Search blog.co.uk

Posts archive for: 23 July, 2007
  • 4 step dalam berbisnis

    BLACK CANTIK

    Guru kita mengajarkan ada 4 step dalam berbisnis, yaitu :
    1. Pelayanan
    Layanilah orang dengan baik, maka kita akan menjadi pribadi yang dicari uang
    2. Penjualan
    What ever you do, Sell !
    3. Negosiasi
    Kalau tidak salah, tanggal 8 Agustus, Guru kita mengadakan Super Seminar u/
    bisa melakukan negosiasi yang efektif... dengan hadiah bagi 5 orang tour keliling
    China u/ coaching : "Becoming a Master Negotiator"..
    4. Kepemimpinan

    => Read more!

  • Faedah Masyarakat

    TATUU YG INDAH

    Prabowo Subianto
    Prabowo Pimpinan Orang Kampung

    Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto tak mempersoalkan jika dirinya dijuluki sebagai pimpinan orang-orang kampung. Kesan itu muncul lantaran dua organisasi yang diketuainya, berbasis "orang kampung", yakni Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

    => Read more!

  • Jalan raya menuju keindahan

    Jalan raya menuju keindahan hidup kita
    adalah pengindahan kehidupan orang lain.

    Semakin besar keindahan kehidupan
    yang kita sebabkan
    kepada semakin banyak orang,
    akan semakin indah kehidupan kita.

    => Read more!

  • Please enjoy, absob, and apply.

    .................................

    Hati Yang Penyayang

    MARIO TEGUH

    Bila hatimu penyayang,
    mudah bagimu untuk merasa kasihan.

    Pedih orang lain adalah pedih hatimu.
    Dan engkau semakin merasa pedih
    melihat kesulitan orang
    yang tidak merasakan kesulitannya.

    Bila hatimu penyayang,
    engkau pasti perduli.
    Dan dalam perduli mu,
    engkau mengharapkan perbaikan
    bagi mereka yang kau kasihani.

    Dan karena telah lama engkau bersedih
    dengan rasa kasihan di hatimu,
    rasa sedih mu tumbuh
    menjadi penuntutan kepada alam
    untuk keadilan bagi yang kau kasihani.

    Dalam permintaan dan doa mu,
    alam merasakan sungguh dan marah mu
    atas ketidak-seimbangan perlakuan
    yang menjadikan kehidupan saudara-saudaramu itu
    memedihkan hatimu.

    Alam tersenyum haru kepadamu,
    karena walaupun engkau tidak mengerti
    alasan di balik semua keputusan alam,
    engkau tetap menuntut alam
    untuk berlaku adil dan berkasih sayang.

    Dan alam akan berkata kepadamu,
    karena hatimu yang penyayang:

    Ketahuilah
    bahwa Aku tidak akan berlaku tidak adil;
    tidak kepada mu, tidak kepada mereka,
    tidak kepada siapa pun,
    dan tidak kepada apa pun.

    Aku tidak harus mempertahankan
    dan menjelaskan keadilan-Ku
    kepada siapa pun,
    kecuali kepada engkau
    yang hatinya penyayang.

    Agar hatimu damai …,
    ketahuilah
    bahwa ada pada saudaramu itu
    hal-hal yang harus mereka perbaiki
    untuk memantaskan diri mereka
    bagi kehidupan yang lebih baik.

    Bila mereka berlama-lama
    dalam pikiran, sikap, dan tindakan yang salah;
    maka hukum sebab dan akibat
    yang Aku adakan bagi alam ini –
    akan menetapkan mereka dalam keadaan
    yang tidak membahagiakan mereka.

    Sebenarnya hukum-Ku sangat buta,
    tetapi sangat setia.

    Dia tidak melihat mu dan mereka,
    sehingga dia tidak bisa membedakan kalian.
    Tetapi dia setia kepada perintah-Ku
    untuk mendahulukan keberpihakan kepada kebaikan.

    Bila engkau ingin diperlakukan beda,
    maka bedakanlah sebab
    yang kau masukkan kedalam hukum-Ku.

    Bila yang kau pikirkan - baik,
    yang kau sikapkan – baik,
    dan bila yang kau lakukan – baik;
    sebetulnya engkau telah menjadi sebab baik
    bagi akibat yang menjadi hak mu.

    Ketahuilah bahwa kehidupan adalah akibat.

    Akibat
    yang menjadi sebab
    bagi kehidupan mu yang berikut.

    Dan engkau,
    beserta pikiran, sikap, dan perilaku mu,
    adalah sebab dari dua kehidupan itu.

    Bila engkau tidak menyukai kehidupan mu sekarang,
    maka berpalinglah dengan mata, telinga, dan hati
    yang lebih ramah kepada pengertian baik.

    Bersedih-hati-lah sebentar.
    Salahkan-lah segala sesuatu sebentar.
    Marah dan menangis-lah sebentar.

    Setelah itu,
    tidak harus setelah air mata mu kering,
    pikirkanlah dengan jernih …;
    bila kehidupan adalah akibat
    dan engkau adalah sebabnya –
    berarti keadaan yang menyedihkan mu ini
    masih akan berlanjut,
    kecuali bila engkau menghentikan dirimu sendiri
    dari menjadi sebab
    bagi kepedihan mu sendiri.

    Tidak ada yang terjadi pada mu,
    bahkan yang terburuk
    dari yang Aku ujikan untuk mu,
    yang tidak akan diubah oleh hukum Ku
    untuk menjadi surga mu,
    bila engkau mendahulukan sikap baik,
    pikiran baik, dan perilaku baik.

    Tidak ada dalam niat Ku
    kecuali untuk memuliakan mu.

    Maka,
    masih ragu kah engkau
    bahwa
    engkau adalah penyebab
    bagi kualitas kehidupan mu sendiri?

    Sudah terasa kah bagimu sekarang?
    Bahwa baru dengan mengerti saja –
    mengenai keteraturan dan keadilan hukum-Ku,
    lebih mudah bagimu untuk menenangkan hatimu?

    Lalu,
    masih tetap dengan hati yang penyayang,
    engkau melanjutkan tuntutan mu kepada alam.

    Bagaimana dengan saudara-saudaraku
    yang belum mengerti?
    Mengapakah mereka yang belum mengerti –
    juga terharuskan untuk hidup dalam kesulitan?

    Bagaimana bila belum datang kepada mereka
    ilmu dan petunjuk jalan?

    Bila mereka tidak tahu,
    mengapakah mereka juga disertakan
    dalam kebutaan hukum alam?

    Alam tersenyum haru kepadamu,
    dan engkau mendengar kata-kata ini:

    Engkau yang hatinya penyayang,
    ketahuilah bahwa kasih sayang di hati mu –
    yang menjadi penyebab kepedihan hatimu itu,
    adalah penyebab percakapan mu dengan Ku.

    Dan ketahuilah,
    bahwa Aku tidak pernah berbicara sedekat ini dengan mu,
    kecuali dalam pembicaraan mengenai kesungguhan mu
    untuk menolong saudara-saudaramu
    yang sedang dalam kesedihan, kesulitan,
    dan kegelapan.

    Aku ijinkan engkau berdekat-dekat seperti ini,
    karena keharuan mu dan keharuan Ku - sama
    tentang kepedihan saudara-saudara mu,
    dan niat mu dan niat Ku - sama
    untuk mendatangkan kebaikan
    dalam kehidupan mereka.

    Engkau yang hatinya penyayang,
    Aku menyayangi mu
    sedalam kepedihan hati mu
    atas penderitaan saudara mu.

    Dan karena engkau telah bertanya,
    dan bertanya dari sedekat ini,
    maka Aku inginkan ini menjadi keteguhan mu;
    bahwa
    bila engkau bertanya
    dan menuntut kasih sayang dan keadilan Ku,
    karena kepedihan mu dalam menyaksikan
    kelemahan kehidupan saudaramu;
    maka Aku akan membuat mu tahu
    apa yang ada pada mereka
    yang menjadi penyebab bagi kekurangan,
    kesulitan, dan kelemahan hidup mereka.

    Bila engkau berkasih sayang,
    Aku akan membuat mu tahu.

    Lalu,
    ketahuilah juga bahwa di antara engkau
    yang dekat dengan Ku,
    ada jiwa yang Aku banggakan.

    Yaitu dia yang setelah Aku membuatnya tahu;
    mengupayakan perbaikan pada sikap,
    pikiran, dan perilaku saudara-saudaranya –
    sebagai upaya untuk meningkatkan
    kualitas hidup mereka.

    Dia tidak hanya memberi yang tidak mereka miliki,
    tetapi terutama – mengupayakan hilangnya penyebab
    dari kekurangan dan kelemahan mereka.

    Dan karena dia adalah jiwa terkasih,
    maka Aku besarkan hatinya dengan perubahan-perubahan
    yang aku ijinkan melalui upayanya.

    Dia selalu membuat-Ku tersenyum haru,
    karena dia akan menari-nari gembira,
    karena upayanya untuk mendatangkan perubahan
    yang bernilai dan membahagiakan –
    telah Aku restui.

    Dia berterima kasih kepada Ku.

    Dia mengenali
    bahwa Aku lah yang mengijinkannya berilmu,
    bahwa Aku lah yang membuatnya tahu
    apa yang diketahuinya,
    bahwa Aku lah yang mengijinkan kekuatan
    bagi keberhasilan upayanya,
    bahwa hanya Aku lah yang berhak
    untuk mendatangkan perubahan
    pada kualitas hidup seseorang,
    dan
    dengan tulus dan rendah hati
    dia berbahagia dengan perannya
    yang hanyalah sebagai penyampai berita.

    Dia – jiwa kecintaan Ku.

    Dan tidak diketahuinya,
    bahwa sebetulnya telah Aku wakilkan
    di dalam kemampuannya – sedikit kewenangan-Ku
    untuk menyebabkan perubahan.

    Tetapi dia memiliki hati yang penyayang,
    sehingga apa pun yang Aku wakilkan kepadanya,
    tidak akan menjadikannya berbeda
    dari diri sederhana yang menangis hatinya,
    saat dia datang kepada Ku
    dengan keluhan dan tuntutannya dulu;
    karena dari semua yang disayanginya –
    dia paling menyayangi Ku.

    Dia yang hatinya penyayang, … Aku sayangi.

    Hati yang penyayang
    adalah juga bagian dari hati-Ku,
    karena
    Aku adalah Yang Maha Penyayang.

    Maka cukupkanlah kasih sayang-Ku
    sebagai tujuan hidup mu.

    Engkau yang hatinya penyayang,
    datang mendekatlah manja kepada-Ku.

    Damaikanlah hati mu. Aku menyayangi mu.

    Aku, Tuhan mu.

    Jalan raya menuju keindahan hidup kita
    adalah pengindahan kehidupan orang lain.

    Semakin besar keindahan kehidupan
    yang kita sebabkan
    kepada semakin banyak orang,
    akan semakin indah kehidupan kita.

  • Bersaing

    Bersaing dapat dilihat dari dua sisi, baik dan buruk. Bersaing menjadi baik ketika ditujukan untuk meningkatkan kualitas diri dan orang lain, tapi dapat berarti buruk jika berdampak pada kedengkian dan sifat mau menang sendiri alias egois.

    => Read more!

  • Keyakinan Dan Ketekunan

    erapakah surat yang telah ditulisnya ? Konon mencapai 62.000 surat !. Dan setelah 14 tahun, dari salah satu surat itu, menggerakkan hati seorang detektif yang akhirnya menemukan fakta sebenarnya dari kisah pembunuhan yang salah tangkap itu. Bayangkan !. Selama 14 tahun dan dari 62.000 surat cuma dapat 1 tanggapan ?.

    => Read more!

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.