Search blog.co.uk

Archives for: July 2007, 31

Liga Spanyol

by jakarta @ 2007-07-31 - 16:34:26

Real Madrid
Bingung Tambal Sisi Kiri

Kemenangan 2-0 dipetik Real Madrid dalam partai perdana di bawah komando pelatih anyar Bernd Schuster. Nyatanya ini sama sekali belum membuat puas sang entrenador. Maklum, skor biasa ini cuma diperoleh atas Stoke City, personel Championship Division Inggris.

Secara kualitas, tentu kapasitas El Real berada berlapis-lapis tingkat di atas Stoke. Logisnya partai uji coba yang digelar di daratan Austria itu bisa dimenangi dengan telak. Apa lacur, Los Merengues hanya mampu membuat gol lewat blunder kiper dan sepakan penalti.

Wajar Schuster pun geram. Pasalnya, selain memperoleh gol mudah, armada Santiago Bernabeu juga sudah menurunkan jugador-jugador anyar semisal kiper Jerzy Dudek, duet bek Christoph Metzelder dan Pepe, serta penyerang lincah Javier Saviola.

“Saya lihat tim ini sudah cukup memiliki keseimbangan. Namun, saya juga mendapati adanya lubang di pos sayap kiri. Terus terang, kami cukup kesulitan dalam menemukan pemain yang pas di posisi ini. Saya berserah pada Pedja untuk melakukan tugasnya,” papar Schuster pada Marca.

Maksud Schuster tak lain adalah kepasrahan pada Direktur Olahraga Predrag “Pedja” Mijatovic untuk segera membeli pemain baru yang memiliki spesialisasi menyerang dari kiri. Soalnya hingga kini titik terang soal perekrutan Arjen Robben dan Royston Drenthe belum muncul.

Menurut Schuster, salah satu alasan mengapa Madrid tak bisa dengan mudah bermain di bursa transfer adalah lantaran begitu mudahnya transaksi bocor. “Tak mudah karena informasi sekecil apa pun langsung bocor ke media. Tapi, saya percaya target kami akan tercapai,” lanjutnya.

Cukup sulit untuk mencerna kemauan pria asal Jerman tersebut. Mengapa? Madrid sebetulnya mempunyai cukup amunisi di sektor tersebut. Mulai Robinho dan Jose Antonio Reyes, sebagai pemain asli di sana, hingga pemain alternatif macam Saviola, Julio Baptista, atau Gonzalo Higuain.

Di era Fabio Capello, pendahulu Schuster yang menyumbang gelar juara La Liga, kecuali Saviola yang baru dibeli, keempat pemain tersebut di atas biasa dirotasi untuk mengisi sayap kiri. Namun, tampaknya Schuster lebih menginginkan kaki-kaki gres.

Baru Sembilan Starter

Apakah ini alamat kuartet Robinho-Reyes-Baptista-Higuain bakal segera dilengserkan? Tanpa mengurangi rasa hormat pada pemain lain yang ada, Schuster mengaku baru punya tempat inti buat satu kiper, lima bek, dua striker, dan satu gelandang.

Katanya, jabatan kiper akan dipegang Iker Casillas, defensa bakal dihuni Marcelo, Pepe, Fabio Cannavaro, Metzelder, dan Sergio Ramos. Tandem depan akan diisi Ruud van Nistelrooy dan Raul Gonzalez. Uniknya posisi tengah justru disematkan pada Julio Baptista. Sayangnya Schuster tak menyebut secara spesifik bagian tengah yang mana.

“Baptista adalah pemain yang sangat cocok untuk Madrid. Saya akan terus memonitor perkembangannya. Namun, saya rasa dengan kemampuan apik seperti itu Baptista akan mendapat tempat spesial,” ujar Schuster lagi tentang pemain yang baru ditawar oleh Villarreal dan AC Milan itu.

Untuk kasus Ramos, sang entrenador juga sudah menjanjikan tim inti. Bukan lagi sebagai palang pintu bareng Cannavaro, melainkan di bek kanan. Duet bek sentral justru akan diberikan pada Canna dan Pepe atau Metzelder. “Ramos jauh lebih berbahaya di posisi wing back,” imbuh Schuster. (Sapto Haryo Rajasa)

Javier Chevanton
Target 15-20 Gol

Minim jam terbang selama mengarungi kompetisi Primera Liga bersama Sevilla musim kemarin tak membuat Ernesto Javier Chevanton gusar. Bomber Uruguay tersebut justru optimistis menatap musim 2007/08.

Javier Chevanton, optimistis musim depan.

Tak tanggung-tanggung, Chevanton langsung mematok target antara 15 sampai 20 gol! Di satu sisi terkesan muluk memang. Tapi, jika kita lihat torehan sembilan gol dalam 22 laga yang dilakoninya, keyakinan Chevanton cukup beralasan.

“Musim lalu saya mampu mencetak sembilan gol meski bermain sedikit. Pada saat datang padahal saya tak mematok berapa gol yang akan saya buat. Jadi, dengan rekor ini, saya berani menargetkan 15 sampai 20 gol,” ujar Chevanton.

Gol-gol terbanyak dari eks striker Danubio, Lecce, dan AS Monaco itu muncul lewat aksi di Primera dan Piala UEFA (masing-masing empat gol). Satu gol lagi dicetak di arena Copa del Rey.

Jumlah ini hanya kalah oleh Frederic Kanoute, yang menjadi top scorer Los Blancos di all competition dengan 31 gol. Juga lebih sedikit ketimbang Luis Fabiano, yang mencatat 14 gol di seluruh panggung kompetisi yang diterjuni Sevilla.

Yang jadi pertanyaan adalah mungkinkah target ini terealisasi jika first team football masih sulit dimenangi Cheva. Soalnya bisa dipastikan pelatih Juande Ramos bakal tetap mempercayakan posisi tandem pada Kanoute-Luis Fabiano.

Menanggapi hal ini, pemain kelahiran Juan Lacaze, Uruguay, 26 tahun silam itu tampak kurang peduli. “Saya akan berlatih 110% untuk mendapat posisi inti. Jika dipasang, saya siap mempertaruhkan nyawa demi seragam ini,” katanya lagi. (shr)

Gol Debut Forlan

Tak percuma Atletico Madrid mengeluarkan dana segar senilai 21 juta euro (261,8 miliar rupiah) untuk menggaet Diego Forlan dari Villarreal. Pasalnya, dalam partai debut resminya bareng Los Rojiblancos, Forlan langsung mencetak gol.

Apalagi gol yang diukir pada 2nd leg babak kualifikasi II Piala Intertoto, Sabtu (28/7), merupakan gol semata wayang Atleti. Tentunya muatan kualitas gol tersebut menjadi semakin besar.

Selain karena berimbas pada lolosnya pasukan Javier Aguirre ke babak berikut, juga berpengaruh pada status Forlan sebagai calon pangeran anyar Vicente Calderon. Maklum, Forlan kini didaulat sebagai striker andalan sepeninggal Fernando Torres ke Liverpool.

“Saya hanya memiliki persiapan selama 20 menit bersama pemain lain (setelah Forlan kembali dari Copa America). Ternyata ini cukup bagi pelatih untuk mempercayai saya. Saya bangga bisa menebus kepercayaan ini,” kata Forlan soal golnya di menit ke-11 itu. (shr)


 
 

Footer

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.