Search blog.co.uk

Posts archive for: 13 August, 2007
  • Theodore F. Stoddard

    Namanya Ny. Thompson. Ia berdiri di depan ruang kelas 5 pada hari pertama
    tahun pengajaran, dan berbohong kepada murid-muridnya. Seperti kebanyakan
    pengajar, ia memandang ke seluruh murid dan berkata bahwa ia memperhatikan
    seluruh murid dengan adil. Tetapi hal itu tidak mungkin, karena di barisan
    depan, ada seorang anak yang duduk dengan menggelesot namanya Teddy
    Stoddard.

    Ny. Thompson sudah mengawasi Teddy setahun sebelumnya dan ia memperhatikan
    bahwa dia tidak bisa bermain dengan baik dengan anak-anak yang lain karena
    bajunya morat marit dan terlihat selalu perlu untuk dimandikan. Dan Teddy
    bisa jadi tidak suka. Itu semua mendapat penilaian, dimana Ny.Thompson
    kenyataannya akan memberikan tanda khusus di laporan Teddy dengan tinta
    merah besar, membuat X tebal dan memberi tanda F besar di atas kertas
    laporan Teddy.

    Di sekolah tempat Ny.Thompson mengajar, ia diminta untuk melihat ulang
    catatan murid-muridnya di tahun sebelumnya, dan ia membiarkan cacatan Teddy
    di giliran terakhir. Saat membaca catatan Teddy ia terkejut.

    Guru kelas satu Teddy menulis,Teddy adalah anak yang cemerlang dan ceria. Ia
    mengerjakan perkerjaannya dengan rapi dan memiliki hal-hal yang baik.Ia
    membawa kegembiraan bagi sekitarnya.

    Guru kelas duanya menulis, Teddy adalah murid yang sempurna, sangat disukai
    oleh seluruh temannya, tetapi ia terganggu karena ibunya sakit stroke dan
    untuk tinggal di rumah adalah suatu perjuangan bagi Teddy.

    Guru kelas tiganya menulis, Ia mendengar kematian ibunya. Ia berusaha untuk
    melakukan yang terbaik, tetapi ayahnya tidak menunjukkan ketertarikannya dan
    kehidupan di rumah akan segera mempengaruhinya jika tidak ada
    langkah-langkah yang dilakukan.

    Guru kelas empat Teddy menulis, Teddy menjadi mundur dan tidak tertarik ke
    sekolah. Ia tidak punya banyak teman dan terkadang tertidur di kelas.

    Setelah itu, Ny. Thompson menyadari masalahnya dan dia malu terhadap dirinya
    sendiri. Ia merasa tidak enak ketika murid-muridnya membawa hadiah natal,
    dibungkus dengan pita-pita yang indah dan kertas yang menyala, kecuali
    pemberian Teddy. Hadiah dari Teddy kumal bentuknya dan dibungkus dengan
    kertas coklat yang diambil dari tas belanja.

    Ny.Thompson dengan terharu membuka kado Tedy ditengah-tengah kado yang lain.
    Anak-anak mulai tertawa saat ia menemukan gelang batu dimana beberapa
    batunya hilang, dan sebuah botol yang berisi parfum setengahnya.

    Tetapi ia menyuruh murid-muridnya diam dan menyatakan bahwa gelang pemberian
    Teddy sangat indah, serta mengoleskan parfum di pergelangan tangannya.

    Setelah sekolah usai, Teddy Stoddard tetap tinggal, menunggu cukup lama
    untuk mengatakan, Ny. Thompson, hari ini bau wangi anda seperti ibu saya.
    Setelah murid-muridnya pergi, Ny.Thompson menangis hampir selama satu jam.
    Hari berikutnya Ny.Thompson berhenti untuk mengajar membaca, menulis dan
    aritmatika. Sebagai gantinya ia mulai mengajar anak didiknya.

    Ny. Thompson memberi perhatian khusus kepada Teddy. Selama bekerja
    dengannya, pikiran Teddy mulai hidup. Semakin ia mendorong Teddy, semakin
    cepat Teddy memberikan tanggapan.

    Di akhir tahun, Teddy menjadi anak terpandai di kelas, akan tetapi Ny.
    Thompson jadi berbohong dengan mengatakan bahwa ia akan memperhatikan
    murid-muridnya secara adil, karena Teddy telah menjadi murid kesayangannya.

    Satu tahun berlalu, Ny. Thompson menemukan sebuah surat dibawah pintu, dari
    Teddy, yang mengatakan bahwa ia adalah guru terbaik yang pernah dimiliki
    sepanjang hidupnya.

    Enam tahun berlalu sebelum ia menerima surat yang lain dari Teddy. Ia
    menulis sudah menamatkan SMU, ranking tiga di kelas, dan Ny.Thompson tetap
    guru terbaik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.

    Empat tahun berikutnya, ia menerima surat yang lain, mengatakan bahwa saat
    orang memikirkan banyak hal, ia tetap tinggal di sekolah dan
    mempertahankannya, dan segera lulus dari akademi dengan penghargaan
    tertinggi. Dia meyakinkan Ny. Thompson, bahwa dia tetap guru yang disukai
    dan paling baik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.

    Kemudian empat tahun berlalu dan surat yang lain datang lagi.Saat ini dia
    menjelaskan setelah menyelesaikan gelar sarjananya, dia memutuskan untuk
    melanjutkan sedikit lagi. Surat itu menjelaskan bahwa Ny. Thompson tetap
    guru yang disukai dan paling baik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.
    Tetapi namanya telah sedikit lebih panjang surat ditandatangani oleh
    Theodore F. Stoddard, MD.

    Kisahnya tidak berakhir disini. Masih ada surat lagi pada musin semi itu.
    Teddy berkata bahwa ia bertemu dengan seorang gadis dan merencanakan untuk
    menikah. Ia mengatakan bahwa ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang
    lalu dan dia berharap Ny. Thompson bersedia duduk di kursi yang biasanya
    disediakan untuk ibu pengantin.

    Tentu saja Ny. Thompson bersedia.

    Dan coba tebak apa berikutnya? Ny. Thompson mengenakan gelang batu dimana
    beberapa batunya telah hilang. Dan ia memastikan memakai parfum yang diingat
    Teddy dipakai ibunya pada Natal sebelumnya bersama-sama. Mereka berpelukan,
    dan Dr. Stoddard berbisik di telinga Ny. Thompson, Terima kasih Ny.
    Thompson, anda mempercayai saya. Terima kasih karena sudah membuat saya
    merasa begitu penting dan memperlihatkan bahwa saya dapat membuat perubahan.

    Ny. Thompson dengan air mata berlinang, balik berbisik. Ia berkata,Teddy,
    semua yang kamu katakan keliru. Kamu adalah orang yang telah mengajari bahwa
    aku dapat membuat perubahan. Aku sungguh-sungguh tidak tahu bagaimana
    caranya mengajar sampai bertemu denganmu.

    Hangatkan hati seseorang hari ini .Tolong ingatlah bahwa kemana pun kamu
    pergi, apa pun yang kamu lakukan, kamu akan punya kesempatan untuk menyentuh
    atau merubah diri seseorang.

    Cobalah lakukan hal itu dengan cara yang positif.
    Teman adalah malaikat yang mengangkat kita ke atas kaki kita, saat sayap
    kita bermasalah untuk mengingat bagaimana caranya terbang.

  • Konchesky Serang Curbishley

    Konchesky Serang Curbishley

    Fulham - Mungkin karena sudah berpisah, Paul Konchesky tak ragu menyerang mantan pelatihnya Alan Curbishley. Bek Fulham itu menyebut Curbishley merupakan penyebab kepindahannya dan Carlos Tevez.

    Hubungan Konchesky dan Curbishley selama ini sebenarnya terlihat cukup akur. Keduanya bersama-sama saat di Charlton juga West Ham.

    Namun musim lalu menjadi akhir kebersamaan mereka. Konchesky memutuskan pindah ke Fulham, karena tidak lagi merasa cocok. "Banyak pemain yang tidak senang terhadap dia, beberapa masih di sana sampai sekarang. Itulah sebabnya saya meninggalkan klub," ujar Konchesky seperti dilansir Sky, Senin (13/8/2007).

    Tidak hanya dirinya, bek asal Inggris itu juga menyebut nama-nama lain yang tidak berada di Upton Park saat ini karena Curbishley.

    "Saya yakin dia juga adalah alasan utama mengapa Carlos Tevez tidak bertahan di klub, juga mengapa Darren Bent menolak ke West Ham. Itu semua karena manajer. Dia susah diajak bersama. Dia serius setiap saat, menyendiri dan tidak mau berbaur. Sangat kolot," ketusnya. (lom/key)

    LuaLua ke Olimpiakos, AEK Gaet Blanco

    Athena - Dua klub asal Yunani langganan Liga Champions, Olimpiakos dan AEK Athens, mendatangkan striker baru. Olimpiakos menggaet Lamona LuaLua, sementara AEK merekrut Ismael Blanco.

    LuaLua yang musim lalu bermain untuk Portsmouth, diikat dengan kontrak selama tiga tahun. Nilai yang dibayar Olimpiakos ke The Pompey tidak disebut persis, tetapi diperkirakan berkisar 3,5 juta poundsterling.

    Kepindahan striker Kongo ini cukup mengejutkan, mengingat LuaLua sembilan tahun berkiprah di Liga Inggris, termasuk sebelumnya bersama Newcastle United. Hanya saja prestasi pemain 26 tahun itu musim lalu memang kurang bersinar, hanya mencetak dua gol dari 22 kali bertanding.

    LuaLua menjadi pembelian kesepuluh Olimpiakos, setelah sebelumnya mendatangkan kiper Michalis Sifakis, bek Paraskevas Antzas dan Raul Bravo. Di posisi gelandang ada Luciano Galletti, Zolt Lacko dan Cristian Ledesma. Sementara di posisi striker, Lenonel Nunez, Konstantinos Mitroglou dan Darko Kovacevic jadi penghuni baru.

    Tidak mau kalah dengan rival abadinya, AEK Athens juga mendatangkan pemain baru. Striker asal Argentina Ismael Blanco didatangkan dari Colon Santa Fe. Prestasi Blanco cukup mengesankan, mencetak 33 gol dari 62 pertandingan di Liga Argentina.

    "Ini merupakan langkah penting bagi saya, karena AEK membuka pintu untuk mendapatkan pengalaman bermain di Eropa. Saya berjanji kepada fans akan tampil terbaik dan membuat mereka senang," ujar Blanco dalam situs resmi UEFA.

    AEK akan memainkan babak kualifikasi ketiga Liga Champions menghadapi Sevilla. Sementara Olimpiakos sudah memastikan jatah di babak grup, berkat status juara Liga Yunani. (lom/key)

    Terry dkk Gantikan Era Kenny Dalglish

    London - John Terry belum sebesar Kenny Dalglish. Tapi Terry dan Chelsea-nya sedang menggantikan sebuah fase mentereng yang pernah ditorehkan Dalglish dan angkatannya.

    Fase itu terkait rekor yang baru ditorehkan Chelsea hari Minggu (12/8/2007) malam, usai mengalahkan Birmingham City 3-2 di Stamford Bridge.

    Itulah kali ke-64 berturut-turut Chelsea tak terkalahkan dalam pertandingan Liga Inggris di kandangnya sendiri. Angka tersebut melampaui capaian Liverpool di tahun 1978-1980 yang 'hanya' 63 kali.

    "Kami sangat bangga bisa mematahkan rekor itu. Pertandingan yang bagus untuk merayakan rekor kandang ini. Banyak gol dan antusisme," tutur manajer Jose Mourinho dikutip BBC.

    Ia mengaku tahu banyak pemain Liverpool di masa lalu. Dan mengalahkan rekor mereka di era moderen dianggapnya sebagai prestasi yang luar biasa.

    "Rekor ini lebih berarti buat Chelsea ketimbang buat saya. Rekor sebelumnya milik pemain-pemain top seperti Kenny Dalglish, Alan Hansen, Phil Neal, dan lain-lain. Tapi saat ini rekor itu dipunyai Chelsea -- John Terry, Frank Lampard, Eodur Gudjohnsen, dan semua orang yang berkontribusi."

    Mourinho mulai bekerja di Stamford Bridge pada Juni 2004, sedangkan kekalahan terakhir Chelsea di markasnya itu terjadi empat bulan sebelum dirinya datang di London.

    "Saya akan pulang ke rumah dan mengingat-ingat semua pemain yang telah membantu kami menorehkan rekor ini, karena tidak semua masih berada di sini. Misalnya Gudjohnsen, Geremi, Damien Duff, dan beberapa yang lain."

    Selain Chelsea, Mourinho juga tinggal selangkah lagi membuat rekor pribadi. Ia sudah 99 kali berturut-turut tidak kalah dalam pertandingan liga di kandang tim yang ditanganinya.

    Kali terakhir ia menelan kekalahan terjadi pada tahun 2002, saat FC Porto ditekuk Beira Mar di Liga Portugal di Estadio do Dragao. Rekor itu bisa diukir Mourinho dalam pertandingan home terdekatnya, melawan Portsmouth pada 25 Agustus.

    "Saya sudah di angka 99. Saya harap temanku Harry Redknapp tidak membunuh rekorku di game selanjutnya di kandang, karena saya ingin sekali mencapai angka 100," tandasnya.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.