Search blog.co.uk

Posts archive for: 29 August, 2007
  • Mewujudkan Impian dengan Kekuatan Cinta

    :D:))

    Pada dasarnya manusia tercipta dari kekuatan cinta. Dalam diri kita Tuhan sudah menghembuskan napas kehidupan, yang berarti Tuhan tinggal dalam hidup kita. Tuhan adalah manifestasi Cinta Yang Mahatinggi, sehingga kita adalah juga perwujudan Kasih Ilahi tersebut.

    Pengelola rubrik:
    Aribowo Prijosaksono, Roy Sembel, dan Tim ManDiri

    Aribowo Prijosaksono (email:aribowo_ps@hotmail.com) dan Roy Sembel (http://www.roy-sembel.com) adalah co-founder dan direktur The Indonesia Learning Institute – INLINE (http://www.inline.or.id), sebuah lembaga pembelajaran untuk para eksekutif dan profesional.

    Oleh
    ARIBOWO PRIJOSAKSONO
    dan DWI SANJAYA

    Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi. Cinta adalah sumber segalanya. Tanpa cinta kita tidak dapat menjadi rekan sekerja Tuhan (co-creator) karena Tuhan adalah kasih. Kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta.

    Cinta Mengubah Hidup Menjadi Lebih Baik
    Sebuah kisah yang diceritakan oleh Jack Canfield dalam bukunya Chicken Soup for the Soul mengisahkan tentang seorang profesor di sebuah perguruan tinggi yang membawa kelas sosiologinya pergi mengunjungi pemukiman kumuh di kota Baltimore, Amerika Serikat guna memperoleh riwayat hidup dua ratus anak laki-laki. Ia menyuruh mahasiswanya menulis penilaian tentang masing-masing anak laki-laki tersebut. Dalam setiap kasus, mahasiswanya selalu menulis, ”Ia tidak punya peluang.”
    Dua puluh lima tahun berselang, seorang profesor sosiologi yang lain menemukan hasil studi tersebut. Ia menugaskan mahasiswanya menindaklanjuti proyek itu untuk melihat apa yang terjadi terhadap para anak laki-laki itu. Kecuali 20 anak laki-laki yang telah pindah tempat tinggal atau meninggal, para mahasiswa menemukan bahwa 176 dari 180 orang yang tersisa ternyata meraih sukses besar sebagai pengacara, dokter, dan pengusaha.
    Profesor tersebut terpesona dan memutuskan untuk mengungkap hal itu lebih jauh lagi. Untungnya, semua orang yang dulu kasusnya ditulis tersebut masih tinggal di wilayah yang sama sehingga ia dapat menanyai mereka masing-masing tentang bagaimana mereka menerangkan kesuksesan mereka. Dalam setiap kasus, jawaban selalu muncul dengan nuansa ”ini berkat seorang guru.”
    Guru tersebut masih hidup, jadi si profesor melacaknya dan menanyai perempuan yang sudah tua namun masih tetap waspada tentang rumus ajaib yang digunakannya untuk mendorong anak laki-laki itu keluar dari pemukiman kumuh menuju prestasi yang gemilang.
    Mata guru tersebut berseri-seri dan bibirnya menyunggingkan senyuman lembut. ”Sederhana saja,” katanya, ”saya mencintai anak-anak itu.”

    Cinta dan Daya Cipta
    Kisah di atas menunjukkan bahwa kekuatan kasih dapat membantu mewujudkan impian dan mengubah kehidupan seseorang. Banyak kisah lain yang mengajarkan kepada kita bahwa cinta dapat membuat seseorang berjuang dengan keras untuk mewujudkan impiannya. Bahkan kita sering mendengar bahwa seseorang yang sedang jatuh cinta akan menjadi seorang pujangga atau penyair yang sangat kreatif.
    Banyak di antara kita berhasil mencapai impian kita dalam kehidupan karena kita dikelilingi oleh cinta, baik dari orangtua, pasangan hidup dan anak-anak, dan mereka semua yang kita cintai. Cinta membuat kita berani membayar betapa pun mahal harga (berupa kerja keras, penderitaan dan kegagalan) untuk mewujudkan impian yang dapat membahagiakan mereka yang kita cintai itu.
    Cinta terhadap sesuatu, termasuk pekerjaan atau hobi dapat mewujudkan sebuah prestasi yang gemilang dalam bidang pekerjaan atau hobi kita. Lakukan segala sesuatu dengan penuh rasa cinta, maka kita akan memperoleh hal-hal terbaik dalam bidang tersebut. Bekerja dengan penuh rasa cinta akan jauh berbeda dengan mereka yang bekerja karena uang semata.
    Jika kita mencintai apa yang kita kerjakan sehari-hari, kita dapat meraih hasil yang terbaik. Semua orang yang sukses adalah mereka yang mencintai apa yang mereka kerjakan.
    Sebagai teladan kita lihat Warren Buffet, salah seorang terkaya di dunia. Pada suatu hari dalam sebuah seminar di Universitas Nebraska dia ditanya rahasia kesuksesannya. Dia menjawab bahwa apa yang dia lakukan tidak ada yang istimewa. ”Saya tidak berbeda dari Anda sekalian,” katanya. ”Jika ada, perbedaannya hanya bahwa saya bangun setiap pagi dan memiliki kesempatan untuk melakukan apa yang saya cintai setiap harinya.”
    Dengan melakukan apa yang kita cintai untuk orang-orang yang kita cintai, kita akan memperoleh hal-hal terbaik yang dapat ditawarkan kehidupan ini kepada kita. Intinya, cintai pekerjaan kita atau carilah pekerjaan yang kita cintai. Banyak orang sukses karena menekuni dan melakukan hal-hal yang mereka cintai dengan kesungguhan hati.
    Saya memiliki keyakinan kuat bahwa kekuatan cinta adalah prasyarat utama untuk mewujudkan impian kita. Tanpa cinta kita tidak memperoleh kekuatan untuk mewujudkannya. Cinta akan menumbuhkan iman atau keyakinan tentang sesuatu yang kita harapkan, sesuatu yang belum terwujud.

    Memelihara Cinta dalam Keseharian
    Bagaimana cara kita agar dapat memiliki cinta serta memeliharanya dalam kehidupan sehari-hari?
    n Pertama, kita harus menyadari bahwa setiap manusia di dalam lubuk hatinya telah memiliki cinta yang merupakan wujud keberadaan Ilahi dalam dirinya. Dalam diri setiap manusia ada Roh Tuhan yang tinggal dan menetap, namun banyak dari kita tidak menyadari bahwa Roh Tuhan itulah yang memberi kita rasa cinta. Tuhan adalah manifestasi tertinggi dari cinta. Dengan menyadari keberadaan cinta dalam diri, kita dapat menggunakannya untuk mencapai hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.
    n Kedua, dengan mendekati hadirat Tuhan setiap hari, baik melalui doa, pujian, penyembahan, dan meditasi. Agar pohon cinta dalam diri dapat terus tumbuh dan berkembang serta berbuah, kita harus selalu memelihara dan merawatnya. Cara terbaik untuk merawat pohon cinta dalam diri kita adalah dengan secara terus- menerus kita memasuki gelombang otak yang lebih rendah dan melakukan meditasi.
    n Cara terbaik untuk memelihara cinta adalah dengan memelihara dan mengembangkan hubungan pribadi yang sangat indah dengan Tuhan. Dengan tekun berdoa dan bermeditasi, kita dapat bertumbuh dan berkembang secara spiritual dan mampu mendengarkan suara Tuhan sebagai pemandu kita dalam setiap langkah kehidupan. Puncak hubungan yang indah dengan Tuhan adalah ketika kita bisa menemukan tujuan hidup kita sendiri dan kita bisa menjalani hidup ini dengan penuh keyakinan dan pengharapan. Jika kita sudah menemukan ke mana kita akan pergi, seluruh proses dalam perjalanan, yaitu kesulitan dan penderitaan, hanyalah bagian dari perjalanan kehidupan kita. Sehingga apa pun yang terjadi dalam kehidupan kita, kita terus melangkah dan melangkah untuk meraih impian dan tujuan hidup kita.

    Meditasi dan Cinta
    Kasih dan kedamaian dalam diri akan muncul dari kerinduan yang terus-menerus untuk memasuki hadirat Tuhan melalui meditasi. Ketika kita sedang berdoa dan menyembah, sesungguhnya kita sedang berbicara kepada Tuhan. Sedangkan ketika kita bermeditasi, kita sedang berusaha mendengar dalam diam, dalam keheningan dan dalam kesendirian. Ketika kita semakin cerdas secara spiritual, dalam batin kita muncul kedamaian diri (inner peace) yang akan mewujud dalam sikap rendah hati dan hati yang penuh kasih. Kekuatan inilah yang akan dapat mengubah bukan hanya kehidupan kita, tetapi juga mengubah kehidupan orang lain di sekitar kita, lingkungan tempat kita be-kerja, komunitas di mana kita tinggal, dan bahkan umat manusia pada umumnya.
    Berikut adalah beberapa saran praktis yang berguna untuk melakukan doa dan meditasi setiap hari, yang saya kutip dari buku kami terdahulu, Self Management – 12 Langkah Manajemen Diri:
    n Sediakan waktu khusus. Sebaiknya kita menyediakan waktu khusus untuk berdoa dan meditasi. Pilihlah waktu yang sesuai agar kita dapat dengan mudah memasuki alam bawah sadar. Pengalaman saya, waktu yang nyaman adalah antara jam 2:00 hingga jam 5:00 pagi dini hari. Inilah sebabnya kaum muslim dianjurkan untuk sholat Tahajud pada jam-jam tersebut. Sebaiknya kita tidur terlebih dahulu supaya kondisi badan segar pada saat berdoa dan meditasi.
    n Ketenangan (quiteness — silence). Carilah tempat yang cukup tenang, tidak terganggu dan sunyi. Tempat khusus seperti ini memudahkan kita berkonsentrasi kepada-Nya. Matikan radio, televisi, dan telepon. Mintalah kepada Tuhan untuk menenangkan diri kita.
    n Diam (stillness). Lakukan meditasi. Lakukan relaksasi terlebih dulu, kemudian masuki keadaan alpha dan terus diam dalam hening sampai kita memasuki keadaan theta. Meditasi terutama meliputi proses mendengar secara aktif. Dalam keadaan hening dan sunyi, berhentilah berpikir dan dengarkan suara-Nya yang lembut dalam hati kita.
    n Sendirian (solitude). Lakukan doa dan meditasi sendiri. Tidak ada orang lain yang dapat membantu kita bertumbuh dan berkembang secara spiritual dengan memasuki kedalaman alam bawah sadar kita, kecuali kita sendiri.
    n Setelah melakukan meditasi, kita dapat melanjutkan dengan berdoa dan melakukan Saat Teduh dengan membaca Firman Tuhan. Jika Anda beragama Islam, Anda dapat melakukan Sholat Tahajud dan dilanjutkan dengan berdzikir. Setelah tiba waktunya, Anda dapat melaksanakan Sholat Subuh.
    n Pengontrolan diri (awareness). Kita bertanggung jawab untuk mencari dan menemukan Tuhan dengan setia dan ketulusan hati. Kita tidak boleh merasa terpaksa. Jangan menuruti keinginan ego atau keinginan hati kita sendiri selama meditasi. Sikap kita adalah diam, mendengar suara Tuhan, melepaskan seluruh nafsu dan hasrat pribadi sampai kita mendengar suara-Nya. Pada tahap ini kita dapat melihat visualisasi kehendak-Nya dalam kehidupan kita.
    Kita akan segera mendapatkan hasil dari meditasi yang kita lakukan ini. Meditasi akan menenangkan jiwa dan roh, menumbuhkan rasa cinta yang dalam, memurnikan hati, menumbuhkan kerinduan untuk senantiasa hidup bersama dengan Tuhan, meningkatkan pemahaman tentang Tuhan dan alam semesta, mempertajam penilaian, memberikan arah hidup yang lebih jelas, dan meneguhkan atau mengingatkan akan nasihat dan petunjuk Tuhan dalam perjalanan kehidupan kita.

    Cinta dan Kecerdasan Spiritual
    Manifestasi cinta yang tertinggi adalah ketika kita sudah bisa menerima dengan penuh ucapan syukur setiap hal, setiap kejadian yang kita alami dalam kehidupan kita. Inilah kekuatan cinta yang akan memberikan kita suatu kehidupan yang berkelimpahan dan sejahtera.
    Kekuatan cinta merupakan bentuk kecerdasan spiritual yang tertinggi. Tokoh-tokoh dunia yang saya kagumi, seperti Mahatma Gandhi, Nelson Mandela, dan Dalai Lama adalah mereka yang sudah menemukan cinta dan mampu memanifestasikan dalam kehidupannya, sehingga mereka mampu mengubah negerinya dan memberikan keteladanan yang luar biasa tentang apa yang bisa dilakukan oleh cinta.
    Dalam sebuah acara di televisi yang dipandu oleh presenter terkenal Oprah Winfrey, Nelson Mandela menceritakan bagaimana pengalamannya di penjara selama 27 tahun oleh rejim Apartheid. Penjara telah mengajarkan kepada dia untuk mengasihi para musuhnya. Selama dalam penjara Nelson Mandela akhirnya menemukan dirinya, dan mengalami transformasi diri dan perubahan karakter yang membuat dia menjadi rendah hati dan menemukan kedamaian. Puncak dari itu semua adalah ketika dia menemukan cinta yang sangat dalam kepada bangsanya, kepada negerinya, dan kepada sesama manusia. Dengan kekuatan cinta itulah dia mampu mengubah negerinya, dari negara yang rasialis, menjadi negara yang demokratis dan menghormati hak asasi manusia tanpa memandang perbedaan warna kulit.
    Nelson Mandela menjadi legenda dunia modern karena kekuatan cintanya. Warren Buffet menjadi salah seorang terkaya di dunia karena cintanya. Masih banyak lagi teladan yang menunjukkan kepada kita bahwa mereka dapat mencapai hal-hal yang luar biasa dalam kehidupannya karena cinta. Kekuatan cinta adalah kekuatan yang terbesar dan terdahsyat yang diberikan Tuhan kepada kita. Gunakanlah dan wujudkanlah dalam kehidupan sehari-hari, maka kita akan memperoleh hal-hal terbaik yang menjadi impian dan tujuan hidup kita.

    Temukan Cinta dalam Diri
    Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini pasti memiliki cinta dan kasih dalam dirinya. Hal ini dapat terlihat dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari hal yang sangat sederhana seperti orang tua yang mencintai anaknya sehingga mereka rela bekerja keras membanting tulang demi masa depan anak-anaknya, anak-anak yang mengasihi orang tuanya, sepasang kekasih yang saling cinta akan rela mengorbankan nyawanya demi kekasihnya tersebut dan masih banyak lagi contoh lainnya.
    Namun selain itu manusia juga memiliki perasaan yang sangat sensitif, mudah tersinggung dan cepat marah, sehingga tidak jarang emosi kita meningkat ketika ada seseorang yang melontarkan kata-kata yang menyakiti hati dan perasaan kita atau melakukan suatu perbuatan yang tidak sepadan dengan keinginan kita. Hal inilah yang sering menyebabkan kita sebagai manusia tidak dapat merasakan cinta dan kasih dalam diri karena perasaan emosi, amarah, curiga lebih menguasai hati kita dibandingkan dengan perasaan cinta yang ada di dalam diri kita masing-masing.
    Agar kita dapat senantiasa merasakan cinta dan kasih dalam diri, kita harus lebih banyak menumbuhkan cinta kasih dibandingkan dengan emosi dan amarah yang cenderung melingkupi hati kita.

    Landasi Hidup Kita dengan Kasih
    Kita sebaiknya melandasi hidup kita yang singkat di dunia ini dengan kasih. Hidup ini tidak akan terlalu berarti jika kita tidak memiliki kasih dalam hati kita. Mungkin kita dapat memiliki segala sesuatu yang kita inginkan, semua impian yang kita cita-citakan, namun jika kita tidak memiliki kasih, kita akan kehilangan segalanya.
    Cinta kasih timbul karena kita memiliki perasaan, begitu pula dengan emosi. Perasaan kita dapat dibentuk dengan berbagai cara. Misalnya pada saat kita memutar musik klasik kita akan merasakan ketenangan dan tingkat emosi yang kita rasakan menjadi rendah, sebaliknya pada saat kita mendengarkan lagu rock kita seakan-akan diajak untuk aktif bergerak melakukan tindakan-tindakan tertentu dan tingkat emosi kita seakan meningkat seiring dengan keras lembutnya lagu tersebut.
    Selain itu kita juga dapat meningkatkan rasa cinta kita dan menurunkan tingkat emosi dalam diri dengan masuk ke dalam keheningan, melakukan meditasi atau masuk ke hadirat Tuhan dengan berdoa maupun sembahyang menurut kepercayaan kita masing-masing.:wave:

  • Mereka Tewas di Lapangan Hijau

    oriental
    Mereka Tewas di Lapangan Hijau

    >:(:crazy:
    Jakarta - Ibarat perang, pertandingan sepakbola memperjuangkan kebanggaan, harga diri tentu saja demi sebuah kemenangan. Tak ubahnya medan tepur, lapangan hijau pun kadang meminta korban jiwa.

    Antonio Puerta adalah pesepakbola terakhir yang harus tutup usia di bawah panji-panji klub sepakbola. Gelandang Sevilla berpaspor Spanyol itu meninggal dunia Selasa (28/8/2007) di rumah sakit Virgen del Rocio setelah sempat dirawat tiga hari akibat serangan jatung saat berlaga di Liga Spanyol.

    Puerta yang 26 November nanti berusia 23 tahun bukan pesepakbola pertama yang meninggal dunia saat melakoni profesinya. Dalam dua dekade terakhir beberapa pesepakbola pun bernasib sama.

    Dua tahun lalu, tepatnya bulan Juni 2005, Hugo Cunha yang memperkuat Uniao Leiria di Super Liga Portugal pingsan dan meninggal dunia saat melakukan latihan bersama rekan-rekannya.

    Sementara di Oktober 2004, Sao Caetano yang berlaga di Liga Brasil harus kehilangan Serginho. Pemain yang beroperasi sebagai bek itu diduga tewas karena gangguan jantung dan pernapasan saat bertanding menghadapi Sao Paulo di Liga Brasil.

    Masih dari Brasil, setahun sebelumnya Maximiliano Patrick Ferreira tutup usia di rumah sakit setelah mengaku sakit saat melakukan latihan bersama klubnya Botafogo-Ribeirao Preto. Samba lain yang tewas adalah Marcio Dos Santos, striker 28 tahun itu meninggal dunia satu jam setelah mencetak gol untuk Deportivo Wanka di Liga Peru tahun 2002.

    Dari tanah Eropa, duka sempat menyelimuti Benfica saat striker Hungaria, Miklos Feher tewas akibat serangan jantung. Dia tewas dalam pertandingan Liga Portugal saat Benfica menjamu Vitoria Guimaraes.

    Kasus kematian yang paling mengejutkan terjadi pada pesepakbola Kamerun Marc-Vivien Foe yang tewas saat negaranya unggul 1-0 atas Kolumbia di Piala Konfederasi yang digelar di Lyon, Juni 2003. Foe yang sempat memperkuat West Ham United, Manchester City dan Olympique Lyon pingsan di tengah pertandingan dan tewas beberapa saat kemudian.

    Serangan jantung cukup mendominasi sebab kematian pesepakbola. Kematian striker York City, Dave Longhurst (25 tahun) dua menit sebelum turun minum saat menghadapi Lincoln City tahun 1990 juga karena gangguan pada jantungnya.

    Hal mana juga terjadi pada Samuel Okwaraji tewas saat membela Nigeria menghadapi Angola di kualifikasi Piala Dunia tahun 1989.

    Di tanah air kematian pesepakbola juga pernah terjadi. Pada 3 April 2000, Eri Irianto menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit setelah pada sore harinya ia tiba-tiba menderita sakit saat Persebaya menjamu PSIM di Liga Indonesia 1999/2000. (din/lom)

    Life really is amazing with Him on the ride
    When I'm with Him, everything else fades
    I really can't wait to have her by my side
    And I won't feel so lonely anymore

    Heis the thing that keeps me going
    When I feel I have nothing left
    He seems to be all knowing
    He can ALWAYS make me smile

    No one else really cares about me
    Yet with Him, it's enough
    When He smiles I light up with glee
    Because I can't help but smile too

    Yeah, I may have had a bad past
    And I may be a misfit because I'm different
    But I do have one thing that will last
    My best friend

    Fasilitas Khusus untuk WAG City

    Manchester - Tak lama lagi pasangan-pasangan pemain Manchester City boleh berterima kasih kepada Sven Goran Eriksson. Buat mereka rencananya dibuatkan fasilitas khusus di City of Manchester Stadium.

    Seorang istri atau pacar (Wife And Girlfriends/WAG) pemain bola di Inggris biasanya mendapat tiket gratis untuk duduk dan menonton pertandingan di tribun VIP stadion.

    Pihak Manchester City mungkin akan memberi akses lebih kepada mereka berupa ruangan khusus di dalam stadion di mana mereka bisa saling bertemu di setiap hari pertandingan. Konon gagasan tersebut dicetuskan sang manajer, Eriksson.

    "Saat ini kami punya banyak pemain asing. Sven ingin semuanya merasa di rumah sendiri. Untuk itu ia mengusulkan ada ruangan untuk keluarga dan anak-anak mereka," ungkap orang dalam The Citizens dikutip The Sun. "Di sana mereka bisa rileks, mengurusi kuku-kukunya dan bergosip," sambungnya.

    Pacar Eriksson adalah seorang pengacara asal Italia berusia 43 tahun, Nancy Dell'Olio, yang pernah ia selingkuhi dua kali saat tertangkap basah menjalin hubungan dengan seorang presenter TV Swedia Ulrika Jonsson dan mantan sekretaris FA, Faria Alam.

    Walaupun sempat beberapa kali terancam dan digosipkan putus, tapi hingga sekarang pasangan paruh baya ini masih terikat. Di awal tahun Dell'Olio mengatakan bahwa mereka mulai serius membahas jenjang pernikahan dan berencana mengadopsi anak.

    Apakah yang sedang menunda pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan Anda?

    Membaca tulisan-tulisan Anda yang beragam dalam style, kedalaman, dan keluasan pertimbangan, semua Super Members dan saya mendapatkan pembelajaran yang sangat membumi, realistis, dan cantik. Terima kasih.

    Untuk rekan-rekan Super Members yang baru bergabung,

    Semua Super Members dan saya menyampaikan selamat datang dan terlibat dalam aktifitas kebersamaan di ruang keluarga kita yang ramah ini.

    Berikut adalah jawaban final dari discourse kita di atas.

    Apakah yang sedang menunda pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan Anda?

    Kita dilahirkan dengan bakat untuk tergesa-gesa dan dengan kecenderungan untuk menyegerakan pencapaian keinginan-keinginan kita. Yang terpelajar atau tidak, yang sibuk atau tidak, yang berhasil atau yang belum – semuanya memiliki ketidak-sabaran asli dalam untuk mendapatkan yang diinginkannya.

    Mohon Anda perhatikan, bahkan yang paling malas di antara kita pun – merasa tidak sabar dengan lambatnya perubahan dalam hidupnya.

    Kita semua sedang menantikan hadirnya kehidupan yang lebih baik. Ada yang menantikannya di dalam kesibukan (baca: MTST - Busy While Waiting), dan ada yang menantikannya di dalam kemalasan bekerja dan kesungguhan untuk membuat alasan menghindari pekerjaan.

    Karena kita berangkat dari awal-awal yang berbeda, untuk mencapai ketinggian-ketinggian yang berbeda, dengan kesulitan-kesulitan yang berbeda, dan dengan pengertian mengenai kebaikan yang juga berbeda – kita memiliki pendapat yang berbeda mengenai apa yang kita sebut sebagai kesejahteraan dan kebahagiaan.

    Tetapi, kita tidak akan berlama-lama membincangkan perbedaan antara kesejahteraan dan kebahagiaan, karena kita akan segera menggunakan bakat kita untuk tergesa-gesa – untuk betul-betul mencapai kualitas hidup yang lebih baik.

    Bila kita belum berhasil menyegerakan kesejahteraan dan kebahagiaan, setidaknya kita tidak menunda kedatangan walau sederajat pun dari peningkatan kualitas hidup kita.

    Dearest Super Members,

    Ada dua hal utama yang menunda pencapaian kesejahteraan dan kebahagiaan kita; yang pertama adalah:

    Keterikatan kita kepada sesuatu yang kita anggap penting,

    Dan yang kedua adalah:

    Penghindaran dari sesuatu yang kita anggap tidak penting.

    …….

    Sekarang, ijinkanlah saya sedikit merincikan kedua hal di atas, seperti berikut ini:

    Keterikatan kita kepada sesuatu yang kita anggap penting.

    Mohon Anda perhatikan, berapa banyak orang tetap berpegangan dan bergelatungan mempertahankan sebuah pekerjaan yang menggaji kecil, bermasa depan suram, di bawah seorang atasan yang suka menganiaya dan melupakan janji; DAN masih tetap merasa bahwa itu adalah pekerjaan satu-satunya yang ada di dunia ini untuknya.

    Mereka, dan dia – merasa bahwa pekerjaan yang buruk itu adalah yang hal yang penting di antara semua penderitaannya. Entah apa bentuk dari logikanya, dia merasa bahwa beralih pekerjaan hanya akan mempersulit kehidupannya.

    Apakah dia tidak memperhatikan, bahwa banyak saudaranya yang lain – yang sedang bekerja dalam keadaan yang lebih baik dari yang sedang dialaminya?

    Berapa banyak pribadi baik yang sekarang sedang menua dan meratap di dalam hubungan yang tidak sehat dengan orang lain?

    Berapa banyak pribadi cerdas yang sedang dihindari orang lain seperti penyakit, karena mempertahankan sikap-sikap dan cara-cara yang angkuh, kasar, mengutamakan diri sendiri, dan menyepelekan semua yang tidak disukainya?

    Bila Anda cukup dekat terlibat dalam tugas-tugas penasehatan, Anda akan menemui tidak satu atau dua orang – tetapi ribuan orang yang mengeluhkan kualitas hidupnya, tanpa sedikit pun menduga bahwa mereka berperan kuat dalam mempertahankan sikap dan cara-cara yang memantaskan mereka bagi kesulitan. Mereka mengikatkan diri mereka kepada hal-hal yang mereka anggap penting.

    Maka mulai hari ini, anjurannya kepada kita – Anda dan saya, adalah untuk memeriksa kembali apa saja yang kita anggap penting, tetapi yang tidak menyejahterakan dan tidak membahagiakan kita.

    …….

    Penghindaran dari sesuatu yang kita anggap tidak penting.

    Orang akan mudah mengerti bila Anda menghindari api, saat Anda mengenakan jubah kertas; tetapi kita sulit mengerti alasan orang untuk menghindari pergaulan dengan orang-orang baik, di dalam pekerjaan-pekerjaan baik, dan untuk tujuan-tujuan baik – tetapi kemudian mendahulukan hal-hal yang tidak penting?

    Dia menghindari kebaikan, karena menurutnya kebaikan itu tidak penting.

    Lalu, bila dia menghindari kebaikan, apakah dia mengira dia mendekati sesuatu yang lebih baik daripada kebaikan?

    Apakah sebutan bagi apapun yang selain kebaikan?

    Bila yang dihindarinya adalah kebaikan, maka dia telah menghakkan untuk dirinya sendiri kepengapan nafas dan kegerahan di hatinya.

    Mungkin belum pernah datang satu jiwa yang ramah kepadanya, yang mengabarkan bahwa yang hakekat adalah yang lebih penting baginya, dan bahwa yang sekarang sedang dikejarnya hanyalah bayangan yang menyesatkan.

    Kabarkanlah kepadanya, bahwa mengutamakan bayangan dan mengabaikan hakekat adalah penyebab utama dari keruntuhan semua umat besar di dalam sejarah kemanusiaan.

    Umpamakanlah keadaannya, seperti seorang ayah yang mengarungi lautan, mendaki gunung, dan menyeberangi ngarai – dalam perjalanan mencari kebahagiaan; hanya untuk kemudian menemukan kebahagiaan itu di dalam ketulusan kasih sayang istri dan keceriaan anak-anaknya di rumah.

    …….

    http://www.kompas. co.id/kompas- cetak/0708/ 29/opini/ 3754824.htm
    ============ ========= ==

    Dalam rangka reformasi pendidikan, pemerintah menyiapkan Rancangan
    Undang-Undang "Badan Hukum Pendidikan" atau BHP.

    BHP adalah lembaga yang menyelenggarakan pendidikan formal, pendirinya
    pemerintah, pemerintah daerah, atau masyarakat. Dua kali saya baca dan
    merenungi rancangan BHP ini.

    Mengubah nama

    Rencana ini tidak konsekuen. Seharusnya mencantumkan pasal
    penyempurnaan berupa perubahan nama "Departemen Pendidikan Nasional"
    (Depdiknas) menjadi "Departemen Perdagangan Pendidikan" (Depdagpen).
    Atau, demi efisiensi, menutup Depdiknas, semua kegiatan ditransfer ke
    Departemen Perdagangan, menjadi "Direktorat Jenderal Perdagangan
    Pendidikan". Dengan demikian, pemerintah menghemat pengeluaran untuk
    gaji dan fasilitas menteri, dirjen, direktur, dan lainnya.

    Ada pertanyaan menggelitik. Apakah saat menyusun konsep rancangan BHP,
    pemerintah sejak awal menyertakan (staf) Depdiknas? Jika "tidak",
    bunyi yang tersurat dan tersirat dari rancangan itu sungguh melecehkan
    eksistensi Depdiknas. Jika jawabannya "ya", (staf) Depdiknas sendiri
    ternyata melecehkan diri sendiri. Jika demikian, Depdiknas dibubarkan
    saja karena tidak menghayati lagi esensi pendidikan, mengingkari makna
    dan misi suci kelembagaannya bagi Negara-Bangsa Indonesia.

    Pemerintah tidak menyadari dua dasar. Pertama, hasil kerja iptek
    memang bisa, boleh, dan pantas dijual. Namun, pendidikan ke arah
    penguasaan skills ke-iptek-an tak selayaknya diperdagangkan. Any
    scientific knowledge is public knowledge!

    Kedua, demokrasi dalam pendidikan adalah mutu tinggi bagi jumlah anak
    didik yang semakin besar karena tidak dibatasi pada yang mampu
    membayar saja. Inilah gunanya kebijakan "Wajib Belajar", sebisa
    mungkin hingga SMA. Bukankah menurut rancangan ini pendidikan
    diselenggarakan secara "demokratis" .

    Tanpa visi, tanpa konsep

    "Semangat dagang" itu jelas tercermin dalam Pasal 2, yang membenarkan
    pihak luar bersama BHP Indonesia mendirikan lembaga pendidikan, dengan
    modal sampai 49 persen.

    Agar penyelenggaraan pendidikan bisa bermutu memang diperlukan dana
    memadai. Namun, dana ini baru menjadi positif-konstruktif setelah
    sebelumnya ada konsep pendidikan yang jelas. Konsep ini justru tidak
    ada. Dalam penjelasan atas rancangan ini, secara sumir disebutkan,
    sistem pendidikan nasional disusun berdasarkan visi pendidikan
    nasional. Mana visi ini? Angan- angan, day dream, bukan visi!

    Di situlah terletak potensi bahaya. Tanpa konsep, tanpa visi nasional
    tentang pendidikan nasional, modal asing dibolehkan ikut. Di balik
    modal tentu ada pikiran konseptual, betapa pun "kecil" konsep itu.
    Adapun mentalitas kolonial masih melekat pada pejabat kita cenderung
    "menelan saja" pendapat yang diucapkan orang asing. Enggan berdebat
    karena tidak punya argumen yang nalariah.

    Jadi keberadaan konsep jauh lebih menentukan keberhasilan pelaksanaan
    pendidikan "nasional". Konsep/visi yang jelas dan telah disepakati
    bersama amat penting sebagai acuan kerja. Mengapa? Pertama, bagi
    pelaksanaan semua lembaga pendidikan, konsep/visi adalah batu ujian
    dalam menilai ketepatan atau penyimpangannya.

    Kedua, konsep/visi untuk menghadapi kompleksitas alami, liku-liku
    bawaan zaman iptek dan proses globalisasi.

    Ketiga, konsep/visi bagi penyusunan/perubaha n/penyempurnaan kurikulum
    sebagai respons atas kompleksitas, liku-liku dan mengombinasikannya
    dengan aneka potensi alami Indonesia, nasional dan lokal.

    Dalam peresmian UI sebagai Taman Sains", Presiden Yudhoyono
    mengatakan, peran iptek diperbesar agar mampu bersaing di tingkat
    internasional.

    Adapun dalam RUU BHP istilah ilmu pengetahuan dan teknologi tidak
    disebut satu kali pun. Apakah secara implisit Presiden mengkritik RUU
    BHP? Sebagai kepala pemerintah, kalau Presiden tahu ada cacat dalam
    RUU BHP, mengapa meloloskannya ke DPR? Atau, Presiden belum pernah
    membaca RUU BHP itu?

    Dalam penjelasan RUU, poin (e) menyebutkan, "pendidikan
    diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis, dan
    berhitung bagi segenap warga masyarakat". Tidak jelas apakah dengan
    "berhitung" dimaksudkan "hitung dagang" (hundelsrekenen) . Yang jelas
    tidak disebut demi mengembangkan "budaya keilmuan", sejalan makna
    ucapan Presiden di UI.

    Berbagai tindakan aneh

    Tidak heran jika dalam "komunitas nasional" kita belum memiliki
    "subkomunitas ilmiah", lingkungan bekerja orang-orang berbudaya
    keilmuan, meski perguruan tinggi ada di mana-mana. Ketiadaan konsep
    pendidikan yang menyeluruh tercermin pada aneka tindakan yang "aneh"
    di bidang kegiatan kependidikan keilmuan. Ada pendirian "universitas
    riset", padahal tugas utama yang diemban universitas di mana pun
    adalah pendidikan.

    Nyaris semua pemenang Nobel adalah para dosen yang risetnya terkait
    pengembangan ilmu yang dikuliahkan, bukan demi nilai jual hasil
    risetnya. Belakangan hasil-hasil itu biasanya baru menjadi bahan
    bisnis industrial.

    Jadi yang meriset bukan universitas sebagai lembaga, tetapi dosen
    sebagai persona ilmuwan. Sambil meriset dia menuntun para mahasiswanya
    melakukan riset, science in term of process, dan melalui kegiatan ini
    mengembangkan scientific spirit dalam diri anak-anaknya. Mereka inilah
    kelak yang menjadi staf peneliti di R & D departments dari
    perusahaan-perusaha an industrial.

    Lembaga yang seharusnya melakukan riset di negeri ini adalah LIPI,
    Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, dan masih ada Dewan Riset
    Nasional.

    Sementara itu, LIPI menciptakan gelar "profesor riset", padahal
    "profesor" adalah gelar jabatan akademis bagi persona yang mengajar di
    perguruan tinggi. Mungkin pertimbangannya demi kegairahan untuk
    meriset. Di masyarakat ada anggapan umum, "profesor" adalah orang yang
    serba tahu. Di sinilah "keanehan" itu. Alih-alih memperbaiki citra
    yang keliru dari orang-orang awam, lembaga ilmu pengetahuan malah
    menyesuaikan diri pada citra yang keliru.

    Memang profesor adalah gelar jabatan bergengsi. Kegengsiannya itu
    bukan terletak pada "keserbatahuannya" , tetapi pada kenyataan, dia
    adalah persona yang men-transform, melalui ajarannya, "informasi"
    (perolehan SD) menjadi "pengetahuan" (di tingkat SMP, SMA), lalu
    menyempurnakannya lebih lanjut, dari "pengetahuan" menjadi
    "pengetahuan ilmiah" (ilmu pengetahuan) di perguruan tinggi. Idealnya,
    guru-guru di SMP sudah pantas diberi gelar professeur.

    Sebagai keseluruhan apa yang tersurat dan tersirat dari RUU BHP, jelas
    mencerminkan hasrat pemerintah untuk lepas tanggung jawab
    konstitusional dan historisnya. Tanggung jawab konstitusional berupa
    tugas mencerdaskan kehidupan bangsa. Tanggung jawab historis berupa
    menyiapkan masa depan bangsa melalui pemberian pendidikan yang layak
    bagi anak-anak bangsanya.

    Inikah kado istimewa bagi Ibu Pertiwi?

    Daoed Joesoef Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Pembangunan
    III, 1978-1983

  • Kualifikasi III Liga Champions

    BIG DOG N CAT

    Imbang, Rangers Lolos:D

    Belgrade - Glasgow Rangers cuma bermain 0-0 di leg dua kualifikasi III Liga Champions menghadapi Red Star. Tapi tiket ke babak utama tetap didapat dengan keunggulan agregat 1-0.:wave:

    Hasil imbang memang sudah cukup bagi Rangers untuk melaju ke babak utama Liga Champions. Di leg pertama pekan lalu, skuad besutan Walter Smith unggul melalui gol tunggal Nacho Novo yang membuat mereka secara agregat unggul 1-0.

    Di stadion Stadion Crvena Zvezda, Rabu (29/8/2007), kiper Allan McGrego layak dijadikan pahlawan oleh Rangers. Di 45 menit pertama saja ia mampu mememtahkan tiga peluang emas yang dimiliki Igor Burzanovic, juga usaha yang dilakukan Dusan Andjelkovic.

    Tekanan tuan rumah berlanjut di awal babak kedua saat tendangan Filip Dordevic memantul setelah membentur kaki Andjelkovic. Namun bola tak juga bersarang di gawang karena arah pantulannya justru melayang ke atas mistar.

    Tim tamu bukannya tanpa peluang. Di awal babak kedua ean Claude Darcheville memiliki peluang emas di muka gawang yang bakal mempersulit peluang Red Star, sayang tendangannya dari tepi kotak penalti yang diarahkan ke tiang jauh melebar tipis dari sasaran.

    Sementara kiper Red Star, Ivan Randjelovic juga harus berjibaku mengamankan gawangnya dari drive McCulloch yang dilepaskan dari jarak 20 yard pada pertengahan babak kedua.

    Jelang akhir laga McGregor kembali melakukan penyelamatn penting saat mementahkan tendangan spekulasi Koroman. Tak ada gol tercipta hingga akhir pertandingan, Rangers pun melaju ke babak utama Liga Champions.

    Susunan Pemain
    Red Star: Ivan Randjelovic, Dusan Andjelkovic, Dusan Basta, Ibrahima Gueye, Igor Burzanovic (Barcos '71), Segundo Castillo, Ognjen Koroman, Joao Lucas, Nenad Milijas (Raskovic '74), Djorje Tutoric, Filip Dordevic

    Glasgow Rangers: Allan McGregor, Carlos Cuellar, Alan Hutton, Sasa Papac, David Weir, Steven Whittaker (Beasley '79), Barry Ferguson, Brahim Hemdani, Lee McCulloch, Kevin Thomson, Jean Claude Darcheville (Cousin '70) (din/lom)

    Kualifikasi III Liga Champions:DD
    Dua Gol Rocchi Loloskan Lazio

    Roma - Tommaso Rocchi mencetak dua gol guna membawa Lazio ke babak grup Liga Champions. Kemenangan 3-1 atas Dinamo Bucuresti membuat Lazio unggul agregat 4-2

    Setelah di leg pertama bermain imbang 1-1, Lazio harus berkerja keras saat bertandang ke Lia Manoliu, Rabu (29/8/2007) dinihari WIB. Apalagi Bahkan tuan rumah berhasil lebih dulu unggul lewat gol Florin Bratu di menit ke-27.:))

    Namun Lazio bangkit di babak kedua, baru dua menit babak kedua berjalan Rocchi sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti. Mampu menyamakan kedudukan membuat semangat Biancocelesti makin bergelora, Goran Pandev pun mampu membalikan kedudukan menjadi 2-1 lewat tendangannya dari jarak dekat di menit ke-54.

    Rocchi kembali unjuk kemampuan di menit 66. Ia berhasil melewati jebakan off-side guna mengejar umpan Pandev dan membawa melewati kiper Lobont dengan tendangan kaki kanannya. Skor 3-1 bagi Lazio ini tetap tidak berubah hingga akhir pertandingan.

    Tentu saja hasil ini sangat memuaskan bagi pelatih Delio Rossi. Apalagi skuadnya dapat menunjukkan kegigihannya meskipun mereka sekarang ini sedang dilanda krisis pemain karena mengalami cedera.

    "Saya harus berterima kasih kepada skuad. Saya tahu saya memiliki grup yang fantastik dan meskipun saat ini kami memiliki jutaan masalah antara cedera dan juga hukuman, namun pemain menunjukkan karakternya," puji Rossi seperti dilansir Football Italia.

    Susunan pemain :

    Dinamo Bucharest: Lobont; Blay, Nastase, Stefan, Pulhac; Cristea, Margaritescu (Niculescu 59), Ropotan, Oprita (Chiacu 59); Bratu, Danciulescu (Munteanu 72)

    Lazio: Ballotta; De Silvestri, Stendardo (Scaloni 34), Cribari, Zauri; Mudingayi, Ledesma, Manfredini; Del Nero (Belleri 86); Rocchi, Pandev (Tare 90)

    Kualifikasi III Liga Champions
    Liverpool Gasak Toulouse 4-0
    Doni Wahyudi - detikSport

    Liverpool - Liverpool memastikan langkah ke babak utama Liga Champions dengan meyakinkan. The Reds unggul agregat 5-0 setelah pada leg kedua mempecundangi Toulouse 4-0.

    Kemenangan Liverpool ini memang sudah diprediksikan sebelumnya. Perbedaan kelas antara dua klub dan kemenangan 1-0 yang didapat pasukan Rafael Benitez di laga tandang pekan lalu membuat mereka jauh lebih diunggulkan.

    Dan The Reds membuktikan prediksi tersebut tidaklah salah. Di Anfield, Rabu (29/8/2007) empat gol tanpa balas menjadi tiket mereka ke babak utama Liga Champions.

    Keputusan Rafa melakukan rotasi untuk laga ini terbukti sangat tepat. Yossi Benayoun yang kurang dapat kesempatan di Premiership dipasang sebagai starter, juga Dirk Kuyt dan Peter Crouch.

    Gol pertama tuan rumah datang saat laga memasuki menit 19. Crouch mencetak gol kesepuluhnya di Liga Champions setelah ia sukses menyelesaikan crossing yang dikirim Kuyt dari sisi kanan. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.

    Baru empat menit babak kedua berjalan Liverpool menambah keunggulannya melalui tandukan Sami Hyypia. Dua gol terakhir Liverpool diborong Kuyt jelang akhir pertandingan, yakni di menit 87 dan 90.

    The Kop sebenranya bisa meraih kemenangan dengan skor yang lebih besar dalam pertandingan tersebut. Sayang beberapa peluang yang mereka ciptakan banyak yang gagal berujung gol.

    Susunan Pemain
    Liverpool: Jose Reina, Daniel Agger (Finnan '81), Alvaro Arbeloa, Sami Hyypia, Yossi Benayoun, Sebastian Leto (Babel '75), Javier Mascherano, John Arne Riise, Mohamed Sissoko (Lucas '68), Peter Crouch, Dirk Kuyt

    Toulouse: Nicolas Douchez, Mauro Cetto, Mohamed Fofana, Herita Ilunga, Jeremy Mathieu (Sissoko '81), Arruda Paulo Cesar, Nicolas Dieuze, Achille Emana (Fabinho '76), Andre Pierre Gignac (Bergougnoux '54), Pantxi Sirieix, Johan Elmander

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.