
Neraka Chelsea di Villa Park![]()
Jakarta - Ujian berat akan dihadapi Chelsea akhir pekan ini saat melawat ke kandang Aston Villa. Berat karena The Blues beberapa tahun terakhir tidak pernah menang di Villa Park.
Beberapa tahun terakhir Villa Park menjelma jadi neraka buat Chelsea. Semenjak tim asal kota London itu meraih kemenangan 3-0 di Villa Park pada 21 Maret 1999, tidak pernah ada lagi tiga poin yang bisa diraih di kandang Villa.
Musim lalu John Terry cs pun hanya mampu bermain imbang tanpa gol dalam lawatannya, setelah sebelumnya bermain 1-1 pada pertemuan pertama di Stamford Bridge. Apalagi, walau memuncaki klasemen sementara, tim besutan Jose Mourinho belum terlalu meyakinkan. Tiga kemenangannya selalu diraih dengan skor tipis, dan beruntung tidak kalah saat dijamu Liverpool.
Meski begitu, Villa juga dalam kondisi yang tidak meyakinkan dan hanya bisa meraih empat poin dalam tiga laganya. Pertemuan pada Minggu (2/9/2007) pun bisa menjadi peluang bagi Chelsea untuk merevisi catatan buruknya di Villa Park.
Sementara itu di Anfield, Sabtu (1/9/2007), Liverpool kemungkinan besar tidak bakal kesulitan menundukkan tim promosi, Derby County. Yang jadi pertanyaan adalah siapa yang bakal dipilih manajer The Reds, Rafael Benitez, untuk mengisi lini depannya. Dalam lima partai Liverpool, Benitez bahkan sudah menggunakan empat kombinasi duet yang berbeda.
"Keempat striker selalu mendukung satu sama lain dan kami sangat dekat. Namun akan sulit karena kami memiliki empat penyerang hebat dan terkadang tidaklah baik buat satu atau dua diantara kami yang tidak bisa merumput," ujar Dirk Kuyt usai kemenangan 4-0 atas Toulouse di kualifikasi Liga Champions.
Di Emirates Stadium, Arsenal dan Portsmouth akan saling berhadapan untuk meretas jalan ke puncak klasemen. Pompey, walau di laga terakhir ditundukkan Chelsea 0-1, bukan lawan sembarangan. Di musim lalu, pertemuan kedua selalu tim berakhir imbang --di Emirates 2-2 dan di Fratton Park 0-0.![]()
Sunderland yang akan melawat ke Old Trafford tampaknya bakal bermain dengan mengandalkan fisik demi menghalangi kebangkitan Manchester United sekaligus keluar dari jalur kekalahan. Mengawali musim ini dengan meyakinkan usai mengalahkan Tottenham Hotspur, tiga kekalahan beruntun justru dialami The Black Cats.
"Kami tidak melakukan hal yang mendasar dan kami menerima ganjarannya. Skuad ini butuh diperkuat lagi dan kami butuh kehadiran pemain yang lebih bisa main dengan fisik," tukas manajer Roy Keane, yang akhirnya merekrut Danny Higginbotham, Kenwyne Jones, dan Ian Harte.
Laga ini pun bakal jadi media reuni Keane, seorang figur legendaris "Setan Merah", dengan mantan rekan, bos dan stadion yang pernah dihuninya.
Liga Italia Pekan ini
Adu Hebat Milan dan Fiorentina
Jakarta - AC Milan dan Fiorentina yang sama-sama meraih tiga poin di giornata pertama akan membuktikan siapa yang paling tangguh, setelah sama kuat di dua musim terakhir.
Pada pertandingan Seri A Italia pekan kedua, Milan dan Fiorentina bakal meneruskan start bagus pada laga pertama mereka pekan lalu. Saat itu Rossoneri mengandaskan Genoa 3-0, sementara La Viola tidak mau kalah menggasak Empoli dengan skor nyaris mirip, 3-1.
Torehan skor itu bak jadi gambaran ketatnya persaingan antara Milan dan Fiorentina. Akhir musim lalu, kedua tim hanya terpaut tiga angka di klasemen akhir Seri A. Hasil dari empat pertemuan terakhir kedua tim di Seri A juga menunjukkan kalau kedua tim juga masih sama kuat.
Dua pertemuan musim 2006/07 berakhir dengan hasil imbang: 0-0 di San Siro dan 2-2 di Artemio Franchi. Sedangkan pada musim 2005/06, Milan kalah 1-3 dalam lawatannya, tetapi mampu membalas dengan skor sama pada pertemuan kedua.
Maka pertandingan di San Siro, Senin (3/9/2007) malam WIB ini dipastikan bakal berjalan ketat. Meski begitu, faktor kelelahan bisa menghantui Milan karena pada hari Jumat (31/8/2007) bakal menghadapi Sevilla di Piala Super Eropa. Sementara tim tamu berpeluang tidak diperkuat bintang mudanya, Riccardo Montolivo yang mencetak satu gol di laga pertama karena belum pulih seratus persen dari cedera.
Sementara itu di stadion San Elia, Minggu (2/9/2007), Juventus siap meneruskan awal gemilang di Seri A. Kemenangan 5-1 atas Livorno di partai perdana membuat Juve makin yakin bisa kembali meraja di Seri A. Namun kali ini lawannya, Cagliari, dijamin tidak akan mudah dikalahkan Bianconeri.
Dari catatan sebelumnya, Juve selalu meraih kemenangan besar saat menjamu Cagliari: skor 4-0 dibukukan pada musim 2005/06 dan kemenangan 4-1 diraih satu musim sebelumnya. Tetapi beda halnya kalau bertandang ke San Elia, karena dua pertandingan pada musim tersebut selalu berakhir imbang 1-1.
Hal ini tentu jadi tantangan buat duet striker "Si Nyonya Tua", David Trezeguet dan Vincenzo Iaquinta yang telah membuktikan ketajamannya saat melawan Livorno --Trezeguet mencetak hat-trick sedangkan Iaquinta dua gol.
Di Stadio Carlo Castellani, juara bertahan Inter Milan butuh kemenangan dan tidak mau tertahan lagi seperti di laga pertama. Berposisi sebagai tuan rumah, Empoli beberapa kali menyulitkan Inter di masa silam. Pada musim 2003/04 dan 2002/2003, Inter hanya mampu menang tipis 3-2 dan 4-3. Di kandang, Empoli juga pernah menundukkan Inter pada musim 2005/06 dengan skor 1-0.
Namun di musim lalu Nerazzuri selalu menang atas Empoli --dua di Seri A dan dua di Copa Italia--, sehingga tim besutan Roberto Mancini itu masih berada di atas angin.
Drawing Liga Champions
Inggris Mendominasi Unggulan
Salomo Sihombing - detikSport
Jakarta - UEFA telah menetapkan daftar tim unggulan untuk drawing babak grup Liga Champions 2007/2008. Keempat wakil dari Inggris, mendapat status unggulan.
Sebanyak 31 sudah dipastikan maju ke babak grup dan akan mengikuti drawing. Satu tempat lagi yang belum diketahui wakilnya yakni antara Sevilla dan AEk Athens. Leg kedua yang seharusnya digelar Rabu, (29/8/2007), ditunda karena dukacita meninggalnya pemain Sevilla Antonio Puerta.
Manchester United, Chelsea, Liverpool dan Arsenal berada di Pot 1 yang terdiri dari delapan tim unggulan. Sisanya diisi oleh dua wakil Italia yakni juara bertahan AC Milan dan Inter Milan, sementara dua lagi oleh wakil Spanyol, Real Madrid dan Barcelona.
Pengundian akan dilakukan di Grimaldi Forum di Monaco, Jumat (31/8/2007) dini hari pukul 00.00 WIB.
Seperti biasa, seluruh tim akan dibagi ke dalam delapan grup. Masing-masing grup akan terdiri dari empat tim, dan tidak akan yang berasal dari negara yang sama.
Pertandingan pertama babak grup akan digelar 19/20 September dan berakhir 12/13 Desember. Khusus untuk AC Milan, pertandingan terakhirnya dimajukan pada 4 Desember karena keikutsertaannya di FIFA Club World Cup.
Daftar peserta drawing Liga Champions:
POT 1:
AC Milan (ITA, juara bertahan)
FC Barcelona (ESP)
Liverpool FC (ENG)
FC Internazionale Milano (ITA)
Arsenal FC (ENG)
Real Madrid CF (ESP)
Chelsea FC (ENG)
Manchester United FC (ENG)
POT 2:![]()
Valencia CF (ESP)
Olympique Lyonnais (FRA)
FC Porto (POR)
Sevilla FC (ESP) / AEK Athens FC (GRE)
PSV Eindhoven (NED)
AS Roma (ITA)
SL Benfica (POR)
Werder Bremen (GER)
POT 3:![]()
Celtic FC (SCO)
FC Schalke 04 (GER)
VfB Stuttgart (GER)
FC Steaua Bucuresti (ROU)
PFC CSKA Moskva (RUS)
Sporting Clube de Portugal (POR)
S.S. Lazio (ITA)
Olympique de Marseille (FRA)
POT 4:![]()
Rangers FC (SCO)
FC Shakhtar Donetsk (UKR)
Besiktas JK (TUR)
Olympiacos CFP (GRE)
FC Dynamo Kyiv (UKR)
Fenerbahce SK (TUR)
SK Slavia Praha (CZE)
Rosenborg BK (NOR)






