davina3
Piala Carling
MU Tersingkir

Manchester - Tampil di di Old Trafford dengan bermaterikan pemain mudanya, Manchester United harus kandas di tangan Coventry dengan skor 0-2. Langkah MU pun harus terhenti di babak ketiga Piala Carling.

Tampil di depan pendukungnya sendiri, Kamis (27/9/2007) dinihari WIB, MU harus menelan pil pahit akibat disingkirkan Coventry, dari Piala Carling. Dua gol tim divisi Championship itu dicetak oleh Michael Mifsud.

Young Guns MU memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Baru sembilan menit pertandingan berjalan, Lee Martin sudah menebar ancaman yang memaksa gelandang Stephen Hughes melakukan blok.

Di menit 16, giliran Coventry menekan melalui Leon Best. Namun tendangan kaki kirinya masih melayang di atas mistar Tomasz Kuszczak.

Semenit kemudian Martin membalas dengan melepaskan tendangan keras yang lagi-lagi masih tertahan, kali ini oleh bek Elliot Ward.

MU tersentak ketika Mifsud menggetarkan gawang Kuszczak setelah menyambut umpan silang Michael Doyle di menit 27. Tendangan kaki kanan menyusur tanahnya membuat kedukan 1-0 buat tim tamu.

Dalam keadaan tertinggal, MU menekan melalui Nani dua menit setelah gol Coventry. Namun sepakan kaki kanannya tidak terlalu merepotkan kiper Andy Marshall.

Mifsud nyaris membuat gol keduanya di menit 31. Umpan silang Robbie Simpson dapat disambarnya, kendati bola hasil tendangan kaki kanannya hanya menerpa tiang.

Di sisi gawang lain, Anderson mendapat peluang emas. Menyambut sepak pojok, Anderson meneruskan bola namun si kuli bundar masih bisa ditepis kiper Marshall. Marshall kembali beraksi dengan menghadang tembakan kaki kanan Dong Fangzhuo di menit 65.

Terus menggempur melalui Nani dan Fangzhuo, gawang MU justru kebobolan lagi. Sepakan kaki kanan Mifsud dari arah kanan gawang Kuszczak tidak tertahan untuk membuat skor 2-0 buat Coventry di menit 70.

Di menit-menit akhir, Nani kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas. Namun tendangannya masih jauh dari target dan hanya melayang di atas mistar. Skor 2-0 pun bertahan sampai peluit akhir dibunyikan.

Susunan Pemain:

Man Utd: Tomasz Kuszczak; Phillip Bardsley (W Brown '45), Jonathan Evans (M Carrick '56), John O'Shea, Gerard Pique, Danny Simpson, Chris Eagles, Lee Martin (F Campbell '45), Luis Nani, Oliveira Anderson, Fangzhou Dong.

Coventry: Andy Marshall, Gary Borrowdale, Isaac Osbourne (D McNamee '88), Ben Turner, Elliott Ward, Michael Doyle, Stephen Hughes, Jay Tabb, Leon Best (D Adebola '90), Michael Mifsud, Robbie Simpson. (krs/din)

Podolski Diultimatum

Munich - Sebelum bergabung Bayern Munich, Lukas Podolski punya catatan mencetak gol yang impresif. Namun karena tak kunjung memuaskan di Allianz Arena, dia diultimatum untuk bisa lebih baik lagi.

Saat masih membela Cologne, Podolski adalah salah satu mesin gol paling produktif. Tiga musim di klub semenjana itu, Podolski mencetak 36 gol dari 81 penampilan, yang membuat FC Hollywood tergiur mempekerjakannya.

Tapi bersama Munich, ketajaman penyerang kelahiran Polandia itu seperti menguap tanpa bekas. Cuma empat gol yang dia donasikan dari 22 kali dimainkan musim lalu. Wajar kalau pihak klub kecewa padanya.

"Dia sudah berada di Bayern hampir satu setengah tahun dan musim ini dia harus menunjukkan kalau dia pantas. Tapi (sekarang) dia belum membuktikan apapun," ungkap Manager Munich, Uli Hoeness dalam wawancaranya dengan Sueddeutschen Zeitung, Kamis (27/9/2007).

Striker yang dianugrahi gelar Pemain Muda terbaik Piala Dunia 2006 lalu itu bahkan diberi tenggat hingga enam bulan ke depan untuk memperbaiki performanya. Striker 22 tahun itu musim ini memang diharapkan bisa kembali ke performa terbaiknya setelah pulih dari cedera lutut.

"Dalam enam hingga delapan bulan mendatang, dia harus membuktikan kalau dia pantas berada di klub ini," lanjut Hoeness.

Malang buat Podolski karena dua pemain anyar Munich, Luca Toni dan Miroslav Klose justru sangat mengkilap di awal musim ini. Klose kini malah bertengger di puncak daftar top skor dengan lima gol, sementara Toni berada di belakangnya dengan donasi empat gol. (din/ian)

Villarreal Pimpin La Liga

Madrid - Real Madrid untuk sementara waktu harus menyerahkan tahtanya kepada Villarreal. Kemenangan 2-0 atas Racing Santander, Kamis (27/9/2007) dinihari membawa 'Kapal Selam Kuning' ke puncak klasemen.

Tambahan tiga angka di jornada kelima ini membuat Villarreal mengoleksi total poin 12. Posisi pun terkatrol ke peringkat satu, mengungguli El Real yang mengumpulkan 10 angka dan baru akan melakoni laga kelima mereka besok (28/9/2007) melawan Real Betis.

Namun Villarreal tidak sendirian berada di puncak. Perolehan angkanya disamai Valencia yang menang 2-1 atas Getafe di Mestalla.

Dengan demikian Real Madrid pun untuk sementara waktu menempati posisi tiga. Bukan tidak mungkin peringkatnya akan kembali merosot jika Barcelona mampu menundukkan Real Zaragoza.

Villarreal sendiri menang lewat gol dari dua pemain asingnya, yaitu Nihat Kahveci di menit 39 dan Giuseppe Rossi 15 menit menjelang bubaran babak kedua.

Namun The Y