
Van Persie: Semua Menertawakan
Den Haag - Meskipun Arsenal kehilangan Thierry Henry dan Fredrik Ljungberg, Van Persie tetap yakin tim The Gunners ini bakal mengejutkan musim ini. Tapi semua orang menertawakan.
"Pada awal musim ini saya mengatakan dalam Turnamen Amsterdam bahwa kami bakal membuat kejutan. Ketika itu semua orang menertawakan saya. Kini setelah sebelas duel lewat, tiba-tiba semua orang mengatakan 'Oh, lihat Arsenal... Mereka punya tim terbaik.' Saya sudah tahu itu sebelumnya dan opini saya tidak berubah sampai sekarang," ujar Van Persie hari ini (Kamis, 4/10/2007) seperti dikutip dari Voetbal International.
Di lapangan Liga Champions Selasa lalu Arsenal sukses menggebuk Steaua in Boekarest berkat gol semata wayang dari Van Persie. Itu merupakan kemenangan sembilan kali berturut-turut yang ditorehkan klub London tersebut. Saat ini The Gunners bertengger di puncak klasemen Premier League.
"Jika kami memainkan permainan sendiri, maka akan sangat sedikit tim yang sanggup membendung kami. Kami sanggup merenggut gelar pada musim ini. Mengapa tidak?" celoteh pemain penyerang yang dijaring dari kolam pembibitan Feyenoord Rotterdam itu.
"Jauh sebelum musim ini dimulai saya sudah mulai latihan bersama Theo Walcott. Dan sejak pemain lainnya mulai masuk latihan saya melihat kekompakan yang luarbiasa. Demikian banyak kualitas dan saling percaya. Itu saya saksikan setiap hari. Jika kami tetap utuh, kami dapat melakukan hal-hal yang luarbiasa di masa depan,"
"Saya juga lega bahwa kami setiap pekan main bersama, sementara beberapa tim lain -seperti Liverpool- selalu berubah-ubah. Jika mereka melakukan seperti itu silakan saja, namun kami menyukai keteraturan. Saya misalnya tahu apa yang dipikirkan Cesc (Frabregas, red) saat dia menguasai bola. Saya selanjutnya jadi tahu apa yang harus saya perbuat. Setiap pemain tim kami tahu apa yang harus mereka lakukan dan itu sangat penting. Kami juga belum klaar, setiap pekan kami terus menjadi lebih baik," demikian Van Persie.
Van Persie, yang diplot menggantikan Thierry Henry, itu digelari julukan Percy. Selain mirip bunyi ujaran namanya, Percy adalah nama besar seorang prajurit Inggris Sir Henry Percy, yang berani memberontak melawan Raja Henry IV (1364-1403). (es/es)
Minggu Depan, Ten Cate Gantikan Grant?
London - Kabar mengejutkan muncul. Avram Grant dikabarkan akan lengser dari kursi pelatih kepala Chelsea minggu depan. Penggantinya adalah arsitek Ajax Amsterdam Henk ten Cate.
Adalah The Sun yang mengabarkan hal ini. Disebutkan harian paling berpengaruh di tanah Inggris itu dalam situsnya, Kamis (4/10/2007) waktu setempat, Henk ten Cate sudah menerima posisi sebagai pelatih tim utama.
Kabar ini didapatkan The Sun dari orang dalam Chelsea. Menurut seseorang tersebut, Ten Cate merupakan sosok yang sesuai dengan pelatih harapan Roman Abramovich, yang menjunjung sepakbola indah.
"Ini adalah keinginan Roman membuat penunjukan Grant bekerja. Ten Cate akan mengisi kekosongan yang ada. Ia akan menjadi otak dari sistem kepelatihan, mengatur pemain dan memotivasi mereka," menurut sumber The Sun itu.
Kuatnya kabar ini juga ditunjukkan dari sudah disiapkannya kontrak berdurasi tiga tahun yang bernilai 2,1 juta poundsterling per tahunnya.
Ten Cate sendiri bukan muka baru di persepakbolaan internasional. Ia menjadi asisten Frank Rijkaard di Barcelona dan turut membawa El catalan memenangi titel Liga Champions tahun 2006.
Sedangkan tahun ini menjadi tahun keduanya mengarsiteki Ajax. Bisa juga menjadi musim terakhirnya bersama The Amsterdamers mengingat kontraknya akan berakhir Juli 2008 nanti, atau digaet Chelsea secara resmi minggu depan.
Lalu dimana posisi Grant jika kabar ini benar adanya? Pelatih yang baru menangani Chelsea selama 10 hari ini akan menempati pos barunya sebagai manajer tim. Grant juga menjadi pihak yang bertugas menemui media secara langsung dan memiliki hak untuk menentukan pemain.
Kualifikasi Euro 2008
Vieira dan Trez Bukan Pilihan Domenech
Paris - Raymond Domenech memilih untuk tidak mengikutsertakan Patrick Vieira dan David Trezeguet ke dalam skuad Prancis saat menghadapi dua laga kualifikasi Euro 2008 bulan ini.
Prancis yang kini duduk di peringkat tiga klasemen Grup B kualifikasi Euro 2008 bakal menghadapi Kepulauan Faroe dan Lithuania pada 13 dan 17 Oktober nanti.
Meski tiga poin dalam dua laga itu krusial bagi Les Bleus, Domenech enggan memasukkan Vieira ke dalam skuad karena merasa gelandang tengah itu sudah cukup terforsir energinya untuk klub dan timnas selama beberapa bulan terakhir.
"Lebih baik untuk Vieira kembali ke tingkat kebugaran penuh. Untuk partai terakhirnya, dia terlihat antusias namun kini kurang bersemangat," ujar Domenech dilansir Goal, Jumat (5/10/2007).
Selain Vieira, Treze yang untuk sementara jadi topskorer Seri A bersama Zlatan Ibrahimovich dengan tujuh gol juga tidak dipilih Domenech.
"Itu bisa membantu kompetisi. Kami punya sederet penyerang dan semua keputusan jadi semakin sulit," tandas dia.
Skuad Prancis:
Kiper: Frey (Fiorentina), Landreau (PSG), Rame (Bordeaux)
Bek: Abidal (Barcelona), Escude (Sevilla), Evra (Manchester United), Gallas (Arsenal), Mexes (Roma), Sagna (Arsenal), Thuram (Barcelona)
Gelandang: Diaby (Arsenal), Diarra (Arsenal), Flamini (Arsenal), Makelele (Chelsea), Rothen (PSG), Toulalan (Lyon), Ribery (Bayern Munich), Malouda (Chelsea)
Penyerang: Anelka (Bolton), Benzema (Lyon), Govou (Lyon), Henry (Barcelona), Saha (Manchester United)
Spanyol Loloskan Tiga Wakilnya
Jakarta - Dari empat wakil Spanyol, hanya tiga tim yang mampu melangkah ke fase grup setelah Real Zaragoza tersingkir dan gagal mengikuti jejak Atletico Madrid, Getafe dan Villarreal.
Real Zaragoza gagal lolos karena kalah produktifitas mencetak gol di kandang lawan. Aris Salonika menjadi penakluknya meski di La Romareda kalah 2-1. Namun mengantongi kemenangan 1-0 di leg pertama, Aris pun berhak mendapat tiket ke babak fase grup.
Getafe juga memiliki keuntungan atas aturan produktifitas gol di kandang lawan saat ditundukkan FC Twente 3-2. Tertinggal lebih dahulu oleh gol Rob Wielaert di menit 30, Getafe mampu membalas lewat dua gol David Belenguer dan Esteban Granero, masing-masing di menit 100 dan 113.
Oscar Engelaar mampu menyamakan kedudukan di menit 118 sebelum Arnautovic membuat Twente memimpin satu menit berselang. Namun karena Getafe menang 1-0 di pertemuan pertama, wakil Spanyol inipun dinilai lebih berhak untuk melaju ke babak fase grup. Secara agregate, persaingan dua tim berakhir imbang 3-3.
Sedangkan dua tim lain tak banyak menemui kesulitan untuk melaju. Atletico Madrid misalnya. Berlaga di Kayseri Yeni Stadium, Atletico Madrid malah berpesta lima gol tanpa balas.
Sebastian Aguero mencetak dua gol di menit keenam dan 43, sedangkan tiga gol lainnya disumbangkan Juan Marin, Mario Rodriguez dan Diego Forlan, masing-masing di menit 14, 52 dan 78. Atletico Madrid pun menang 9-0 secara agregate.
Villarreal juga unggul 6-1 secara keseluruhan, setelah di leg kedua juga memetik kemenangan 2-0 atas BATE Borisov. Dua gol dari Cani di menit 24 dan Angel di menit 77 menjadi penentu kemenangan 'Kapal Selam Kuning'.