* Tommy Tawarkan Uang di Paribas Diambil Pemerintah
Koran Tempo - Kamis, 01 November 2007
JAKARTA -- Setelah menawarkan gudang Goro dan tanah di Marunda,
Jakarta Utara, untuk diambil pemerintah, Hutomo Mandala Putra alias
Tommy Soeharto kembali mengajukan tawaran damai. Kali ini ia
merelakan
uangnya di Banque Nationale de Paris (BNP) Paribas, Inggris, diambil
pemerintah.
Menurut Elza Syarief, pengacara Tommy, tawaran ini sebagai syarat
untuk menyelesaikan sengketanya secara damai dengan pemerintah. "Kami
fleksibel saja," katanya kemarin.
Kendati begitu, Tommy mengajukan syarat jika uangnya nanti jadi
diambil pemerintah. Menurut Elza, mengutip kliennya, syaratnya, uang
US$ 36 juta atau setara dengan Rp 420 miliar itu harus dikelola oleh
Tommy. Sedangkan pemerintah mengawasi pengelolaan dana itu.
Menurut Elza, uang sebanyak itu bisa digunakan untuk kepentingan
masyarakat. "Daripada pemerintah harus membayar pengacara mahal di
sana (pengadilan Guernsey), padahal pemerintah belum tentu menang,"
kata Elza.
Sengketa Tommy dengan pemerintah berawal dari pelaksanaan tukar
guling
aset Bulog dengan pihak Goro yang berakhir dengan kerugian negara
mencapai Rp 500 miliar. Putusan pidana berkekuatan hukum tetap telah
membuktikan Tommy bersalah melakukan korupsi bersama rekan kerjanya,
Ricardo Gelael. Bekas Kepala Bulog Beddu Amang juga diputus bersalah
melakukan korupsi.
Kejaksaan Agung sebagai pengacara negara kemudian menggugat PT Goro
Batara Sakti, Hutomo Mandala Putra, Ricardo Gelael, dan Bekas Kepala
Bulog Beddu Amang ke pengadilan. Saat ini proses mediasi berlangsung
dan Tommy melakukan penawaran kepada pemerintah untuk menyelesaikan
perkara ini secara damai.
Direktur Perdata Kejaksaan Agung Yoseph Suardi Sabda belum bersedia
menjelaskan tanggapannya atas tawaran damai itu. Dia hanya memastikan
kejaksaan telah menyiapkan jawaban atas tawaran Tommy. "Kami sudah
membuat counter proposal damai," ujarnya kemarin. Jawaban kejaksaan
secara terperinci, kata Yoseph, akan disampaikan dalam pertemuan
mediasi Senin pekan depan.
Elza juga membenarkan bahwa sampai kemarin pemerintah belum
menanggapi
tawaran damai dari Kejaksaan Agung. Setahu dia, pemerintah masih
menunggu disposisi dari Jaksa Agung Hendarman Supandji.
Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar tidak mau terburu-buru
menanggapi tawaran Tommy. Saat ini Bulog tengah mengkaji tawaran itu.
"Kalau kajian sudah selesai, baru kami menentukan sikap," ujarnya
Mustafa di sela-sela acara World Rice Commerce di Nusa Dua, Bali,
kemarin.
Tawaran Tommy untuk memberikan gudang Goro dan tanah Marunda, kata
Mustafa, baru diterima jika Tommy membayar semua kewajibannya
terhadap
Bulog. Ia pun berharap proses mediasi menemukan penyelesaian yang
menguntungkan kedua belah pihak.
============ =====
* Bulog Kaji Tawaran Tommy Soeharto
Koran Tempo - Kamis, 01 November 2007
NUSA DUA -- Perusahaan Umum Bulog tak mau terburu-buru menanggapi
tawaran Tommy Soeharto dalam proses mediasi gugatan perdata
pemerintah
terhadap PT Goro Batara Sakti. Menurut Direktur Utama Perum Bulog
Mustafa Abubakar, saat ini Bulog tengah mengkaji tawaran tersebut.
"Kalau kajian sudah selesai, baru kami menentukan sikap," kata
Mustafa
di sela-sela acara World Rice Commerce di Nusa Dua, Bali, kemarin.
Yang jelas, kata Mustafa, saat ini kasus gugatan tersebut sedang
memasuki tahap mediasi sehingga yang dicari cara kompromi. "Kami
berharap ada win-win solution," ia menjelaskan.
Namun, kata Mustafa, tawaran berupa penyerahan gudang Goro dan tanah
Marunda itu akan diterima bila kewajiban Tommy terhadap Bulog dinilai
bisa terpenuhi.
Seperti yang diberitakan, tergugat II kasus gugatan pemerintah
terhadap PT Goro Batara Sakti, Hutomo Mandala Putra alias Tommy
Soeharto, menawarkan gudang Goro dan Tanah Marunda dalam proses
mediasi dengan kejaksaan dua hari lalu. "Tommy juga menawarkan
sejumlah nominal uang," kata sumber Tempo (Koran Tempo, 31 Oktober).
Anggota tim Jaksa Pengacara Negara, Dachamer Munthe, menolak
menjelaskan ketika dikonfirmasi tentang tawaran itu. Namun, ia
membenarkan klausul gudang dan tanah yang ditawarkan pihak Tommy. Ia
mengatakan tawaran dari pihak Tommy menunjukkan para tergugat secara
tidak langsung mengakui mereka berbuat melawan hukum. Tapi, katanya,
"Kami lihat dulu tawaran lainnya."
Bulog menggugat perdata PT Goro Batara Sakti, Tommy Soeharto, Ricardo
Gelael, dan bekas Kepala Bulog Beddu Amang. Alasannya, perjanjian
ruilslag Goro dan Bulog atas gudang di Kelapa Gading dan tanah di
Marunda, Jakarta Utara, merugikan keuangan negara. Pemerintah ingin
agar tergugat membayar Rp 550 miliar ditambah sepuluh persen dari
nilai gugatan. ROFIQI HASAN | SANDY IP
Koeman Incar Van Der Vaart
Madrid - Ronald Koeman siap membenahi skuadnya setelah ditunjuk sebagai pelatih Valencia. Koeman menegaskan target pertamanya adalah meminang Rafael Van der Vaart.
Valencia telah mengumumkan Koeman sebagai pengganti Quique Sanchez Flores. Pelatih asal Belanda ini pun langsung bersiap memperkuat skuadnya saat transfer pemain kembali di buka Januari nanti.
Koeman pun langsung menyebut playmaker Hamburg Van der Vaart sebagai targetnya nanti. Koeman memang sangat mengenal betul kemampuan Van der Vaart saat keduanya sama-sama berada di Ajax Amsterdam.
"Dia pemain fantastik yang saya akan senang melihatnya di Valencia. Ada beberapa hal terjadi di masalah lalu namun kami akan belajar dari segalanya," ungkap Koeman seperti dilansir World Soccer.
Meski demikian, ini bukanlah pertama kali Van der Vaart dihubungkan dengan klub yang bermarkas di Mestalla ini. Playmaker berusia 24 tahun ini sempat dikabarkan akan bergabung dengan El Che di musim panas lalu.
Tentu saja keinginan Koeman tersebut ditanggapi positif oleh Van der Vaart. "Apa yang terjadi di masa lalu anta ra saya dan Koeman tidak akan menghalangi jalan saya pindah ke Valencia," tukasnya. (key/krs)
Telkom Genjot Trafik Internasional di Musim Haji
Jakarta - PT Telkom memanfaatkan musim Haji 2007 untuk menggenjot trafik sambungan langsung internasional (SLI) dengan tarif murah melalui layanan internet teleponi (VoIP).
VP Public and Marketing Communication Telkom, Eddy Kurnia, mengatakan pihaknya menggelar program Spesial Hajj 2007 agar pelanggan Telkom bisa melakukan panggilan internasional ke Arab Saudi dengan tarif Rp 2.200 menit baik ke nomor tetap maupun seluler.
"Kami ingin agar jemaah Haji tetap bisa merasakan kedekatan dengan keluarga di Indonesia, sehingga mereka bisa beribadah di tanah suci dengan lebih khusyuk," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/11/2007).
Sementara itu, Telkom juga menggelar program sambungan internasional dengan tarif Rp 490 per menit ke negara-negara tujuan tertentu selain Arab Saudi dengan menggunakan kode akses ITKP TELKOMGlobal 01017.
Kedua program tersebut, kata Eddy, dapat dimanfaatkan oleh pelanggan telepon rumah (PSTN) maupun Telkom Flexi, namun tidak berlaku untuk panggilan yang dilakukan melalui wartel. ( rou / rou )



