Search blog.co.uk

Posts archive for: 21 November, 2007
  • Rahasia Bisnis Orang Jepang

    Oleh : Ann Wan Seng

    Belajar dari :
    Langkah Raksasa Sang Nippon Mengusai Dunia

    Kebangkitan Jepang

    Jepang diakui sebagai negara termaju,
    . . . . dan pengendali utama Negara-negara industri.

    KEBERHASILAN BANGSA JEPANG dalam bidang ekonomi sangat mengagumkan. Siapa sangka setelah mengalami kehancuran dahsyat dalam Perang Dunia II, Jepang mampu bangkit kembali dengan kekuatan yang luar biasa. Jepang muncul sebagai negara paling maju di wilayah Asia Timur. Hanya dalam dua dekade setelah peristiwa pengeboman kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang berhasil menempatkan dirinya di kalangan negara yang berpengaruh dalam perekonomian dunia. Negeri Matahari Terbit itu membuktikan pada dunia bahwa mereka mampu membangun kembali perekonomian mereka yang hancur. Dahulu Jepang tidak dikenal dan tidak dipandang sebagai negara maju, tetapi sekarang, negara itu menjadi contoh dan teladan Negara-negara yang berpengaruh di dunia.

    Awalnya, mutu produk Jepang dianggap paling rendah. Namun, sekarang, produk Jepang dianggap sebagai produk terbaik dan berkualitas. Jepang telah diakui sebagai negara termaju dan salah satu pengendali utama negara-negara industri.

    Ukuran kemajuan Jepang dapat diukur dari pendapatan per kapita dan taraf hidup rakyatnya yang menempati posisi kedua tertinggi di dunia, Pada pertengahan era 1990-an, Produk Nasional Bruto (PNB) Jepang mencapai US$ 37,5 miliar atau 337,5 triliun rupiah. Angka tersebut sekaligus menempatkan posisi Jepang di belakang Swiss yang memiliki PNB tertinggi di dunia. Simpanan khusus Swiss yang berjumlah US$ 113,7 miliar merupakan yang tertinggi di dunia.

    Selain memiliki simpanan khusus yang tinggi, Jepang juga tidak memiliki utang luar negeri. Sebenarnya, jika dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS), kedudukan ekonomi Jepang lebih kuat dan kokoh. Meskipun AS dikenal sebagai negara penguasa ekonomi nomor satu di dunia, sebenarnya AS menanggung utang luar negeri yang besar. Pengeluaran AS bukan hanya mengalami defisit yang besar, tetapi juga menghadapi masalah inflasi yang tinggi.

    Berbeda deng keadaan Jepang. Negara Jepang bukan hanya memiliki tingkat inflasi rendah, melainkan juga tingkat pengangguran yang rendah. Rakyat Jepang hidup mewah dan bersenang-senang dengan pendapatan rata-rata tahunan lebih dari empat puluh ribu dolar AS per tahun. Pelayanan pendidikan dan kesehatan di Jepang merupakan yang terbaik di dunia. Oleh karena itulah, semua penduduknya dapat membaca dan menulis.

    Kemampuan Jepang bangkit dari kerusakan akibat perang dan kehancuran perekonomian dianggap sebagai sebuah keajaiban. Meski demikian, keberhasilan yang dirasakan Jepang tidak dicapai dalam waktu singkat. Sebenarya, tidak ada satu keajaibanpun yang membantu perkembangan dan kemajuan perekonomian Jepang. Semua diperoleh dari hasil kerja dan usaha keras rakyat Jepang untuk memulihkan kembali harga diri bangsa dan negara yang telah tercemar. Segala kesenangan, kemewahan, dan kekayaan negara itu diperoleh dengan usaha yang tidak kenal lelah, disiplin ketat, dan semangat kerja keras yang diwarisi secara turun-menurun.

    Bangsa Jepang memiliki semangat pantang menyerah. Mereka tidak takut dengan cobaan dan kesusahan. Mereka sanggup berhadapan dengan segala cobaan demi mencapai tujuannya. Mereka juga teguh menjaga harga diri dan kehormatan bangsa. Jika melakukan suatu pekerjaan maka mereka melakukannya dengan sungguh agar mendapatkan hasil yang terbaik.

    Bangsa Jepang sulit menerima kekalahan. Bagi mereka, kalah tidak berarti mati. Kekalahan dapat ditebus kembali dengan kemenangan dan keberhasilan dalam bidang lain. Jika kalah, maka mereka mau kalah dengan penuh harga diri.

    Mereka tidak mau dihina. Bagi mereka, lebih baik mati daripada menjadi bangsa yang dihina dan terhina.

    Bangsa Jepang lebih memilih mati dan bunuh diri daripada menanggung malu akibat kekalahan dan kegagalan. Zaman dahulu pahlawan Jepang yang dikenal dengan sebutan samurai akan melakukan harakiri atau bunuh diri dengan menusukkan pedang ke bagian perut jika kalah dalam pertarungan. Hal itu justru memperlihatkan usaha mereka menebus kembali harga diri yang hilang akibat kalah dalam pertarungan. Semangat samurai masih kuat tertanam dalam sanubari bangsa Jepang. Namun, saat ini harakiri tidak lagi dilakukan. Semangat dan disiplin samurai tersebut sekarang digunakan bangsa Jepang untuk membangun kembali ekonomi yang runtuh pada pertengahan tahun 1940-an.

    Untuk menjadi bangsa yang hebat dan dihormati, bangsa Jepang melalui berbagai pengalaman pahit dan berliku. Bangsa Jepang tidak pernah menyerah dengan segala kekurangan dan kelemahan pada diri mereka.

    Meskipun sumber alamnya minimal, terancam gempa bumi, dan sering dilanda angin topan, mereka menggunakan segala potensi yang ada untuk membangun negara mereka agar sebanding dengan negara yang kaya dengan sumber alam. Mereka pintar memanfaatkan dan memberdayakan segala sumber yang ada.

    Namun, mereka tidak boros. Semua sumber alam tersebut dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Mereka juga tidak suka membuang-buang waktu dan selalu tepat waktu.

    Sikap itulah yang membantu Jepang bangkit dan mampu bersaing di pasar ekonomi bebas dan dunia perniagaan. Bangsa Jepang memaksimalkan apa yang mereka miliki karena permukaan wilayah yang bergunung-gunung dan tidak bisa lebih banyak lagi mengeksploitasi hasil alam mereka.

    Di Jepang, persaingan dalam penggunaan tanah untuk tempat tinggal dan pertanian sangat ketat. Akan tetapi, hal itu tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menjelajahi sumber-sumber baru di negara lain. Jepang juga memiliki sumber daya manusia yang cukup dan berkualitas untuk membangun sektor industri dan mendirikan perusahaan-perusaha an industri. Faktor tersebut juga menjadikan Jepang sebagai perusahaan raksasa bertaraf multinasional, dan menjadi penuntun serta pemacu pada keberhasilan ekonominya.

    [Fakta Menarik]

    SIKAP POSITIF ORANG JEPANG :
    • Tidak mudah menyerah
    • Tidak takut pada cobaan dan kesusahan
    • Menjaga harga diri dan kehormatan bangsa
    • Melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh
    • Kekalahan dapat ditebus dengan kemenangan dan keberhasilan dalam bidang lain
    • Orang Jepang pintar memanfaatkan sumber alam yang ada

    ( The IT Perspective )

    Love Marriage: Resembles procedural programming language. We have some set functions like flirting, going to movies together, making long conversations on phone and then try to fit all functions to the candidate we like.

    Arranged Marriage: Similar to object oriented programming approach. We first fix the candidate and then try to implement functions on her. The main object is fixed and various functions are added to supplement the main program. The functions can be added or deleted.

    Love Marriage: It is a throwaway type of prototype as client requirements rises with time thus it is a dynamic system and difficult to maintain.

    Arranged Marriage : Requirements are well defined so use of waterfall model is possible.

    Love Marriage: Family system hangs because hardware called parents are not responding.

    Arranged Marriage: Compatible with hardware Parents.

    Love Marriage: You are the project leader so u are responsible for implementation and execution of PROJECT- married life.

    Arranged Marriage: You are a team member under project leader parents so they are responsible for successful execution of project Married life.

    Love Marriage : Client expectations include exciting feature as spouse cooking food, washing clothes etc.

    Arranged Marriage: All these features are covered in the SRS as required features.

    Love Marriage: Acceptance test possible you can try before you Buy.

    Arranged Marriage: Product is sold on an as is where is basis, Product once sold will not be taken back !

  • Pohon yang Kehilangan Rohnya

    aq2
    Kali ini, saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang

    ditemui

    >pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya

    di

    >Pasifik Selatan.

    >Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang

    >menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa ? Kebisaan ini ternyata mereka

    >lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan

    sulit

    >untuk dipotong dengan kapak.

    >

    >Inilah yang mereka lalukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati.

    Caranya

    >adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat

    hingga

    >ke

    >atas pohon itu.

    >

    >Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada

    di

    >bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu.

    Mereka

    >lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari. Dan,

    apa

    >yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu

    perlahan-lahan

    >daunnya akan mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai

    akan

    >rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan dengan demikian,

    mudahlah

    >ditumbangkan.

    >

    >Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini

    >sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka

    telah

    >membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk

    hidup

    >tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan

    rohnya.

    >

    >Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati. Nah,

    sekarang,

    >apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di

    >kepulauan

    >Solomon ini ? O, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik

    >bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka

    berarti

    >Anda sedang mematikan rohnya.

    >

    >Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda, ?Ayo cepat ! Dasar leletan?

    Bego

    >banget sih. Hitungan mudah begitu aja nggak bisa dikerjakan? Ayo,

    jangan

    >main-main disini. Berisik ! Bising !? Atau, pernahkah Anda berteriak

    kepada

    >orang tua Anda karena merasa mereka membuat Anda jengkel ? Kenapa sih

    >makan aja berceceran ? Kenapa sih sakit sedikit aja mengeluh begitu?

    >Kenapa sih jarak dekat aja minta diantar ? Mama, tolong nggak usah

    >cerewet, boleh nggak? Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada

    >pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?Cuih! Saya nyesal

    kawin

    >dengan orang seperti kamu tahu nggak!Iii!Bodoh banget jadi laki nggak

    >bisa apa-apa ! Aduh. Perempuan kampungan banget sih !? Atau, bisa

    seorang

    >guru berteriak pada anak didiknya?E, tolol. Soal mudah begitu aja nggak

    >bisa. Kapan kamu mulai akan jadi pinter? Atau seorang atasan berteriak

    pada

    >bawahannya saat merasa kesel, ?E tahu ngak ? Karyawan kayak kamu tuh

    >kalo pergi aku kagak bakal nyesel. Ada banyak yang bisa gantiin

    kamu?Sial !

    >Kerja gini nggak becus ? Ngapain gue gaji elu ?

    >

    >Ingatlah ! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa

    jengkel,

    >marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh

    penduduk

    >kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita

    mulai

    >berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita

    juga

    >mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan, yang

    >kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya

    akan

    >membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita.

    >

    >Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah

    untuk

    >mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan. Coba kita perhatikan

    dalam

    >kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita

    >bicara

    >dengan orang yang jauh jaraknya, bukan ? Nah, tahukah Anda mengapa

    orang

    >yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak

    mereka

    >hanya beberapa belas centimeter. Mudah menjelaskannya. Pada realitanya,

    >meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka

    begituuuu

    >jauhnya. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak !

    >

    >Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha

    melukai

    >serta mematikan roh pada orang yang dimarahi kerena perasaan-perasaan

    >dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki. Kita berteriak karena kita

    >ingin

    >melukai, kita ingin membalas.

    >

    >Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada

    orang

    >yang kita sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah

    >menggunakan teriakan-teriakan. Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin

    segera

    >membunuh roh pada orang lain ataupun roh pada hubungan Anda, selalulah

    >berteriak. Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda

    akan

    >semakin dijauhi. Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai

    >balasannya.

    >

    >Saatnya sekarang, kita coba ciptakan kehidupan yang damai, tanpa harus

    >berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita.

    Serie A Tetap Berputar

    Serie A, kompetisi terbaik di Italia, akan tetap berputar pada 24 dan 25 November saat memasuki giornata 13. Sebelumnya, setelah terjadi kerusuhan di Bergamo dan Roma, muncul suara kompetisi dihentikan satu bulan.

    Akhir pekan lalu, Serie A tidak berputar karena memang tidak ada jadwal pertandingan mengingat 17 November adalah agenda untuk laga internasional.

    Federasi sepakbola Italia (FIGC) menyatakan pembatalan Serie B dan C pada akhir pekan lalu sudah cukup untuk mendinginkan suasana. Pembatalan dilakukan setelah terjadi kerusuhan di Bergamo dan Roma karena tewasnya tifoso Lazio akibat tertembak polisi di tempat peristirahatan jalan tol di Arezzo pada 11 November.

    FIGC belum membuat keputusan apakah ada klub yang harus bermain tanpa penonton. Atalanta sangat terancam menerima hukuman tersebut. Pekan lalu, tifosi mereka mengancam melakukan kerusuhan jika laga melawan Milan diteruskan. Melihat ultras mulai memecahkan kaca pembatas tribun, wasit kemudian menghentikan pertandingan.

    Sementara itu, badan pemantau kegiatan olahraga melarang tifosi dari enam klub Serie A melakukan perjalanan menemani tim dalam partai tandang berikut. Mereka adalah tifosi Atalanta, Catania, Milan, Roma, Sampdoria, dan Torino. (man)

  • Azan Berkumandang di Gereja New York

    waaah

    New York (ANTARA News) - "Allahu Akbar Allaahu Akbar... Laa Ilaaha Ilallaah", demikian azan --panggilan salat bagi kaum muslim-- dilantunkan dari awal hingga akhir dengan suara bariton oleh Christopher Herbert dan menggema di Gereja Marble Collegiate di kawasan Manhattan, New York.

    Suara azan yang dikumandangkan anggota jamaah Marble Collegiate Church itu merupakan salah satu acara yang mengawali berlangsungnya dialog segitiga kalangan penganut agama Kristen, Yahudi dan Islam di New York, Minggu.

    Dialog yang mengusung tema "Perspektif dari Tiga Agama" tersebut menghadirkan tiga pemimpin agama, yaitu pemimpin masyarakat muslim Indonesia Syamsi Ali, Pendeta Yahudi Peter J. Rubinstein, dan Pendeta Edwin G. Mulder --mewakili komunitas Marble Collegiate Church.

    Mengawali sesi dialog, Syamsi Ali, yang juga Ketua Dewan Masjid Al-Hikmah New York, membawakan bacaan Alquran Surat Ali Imran ayat 102 yang maknanya menekankan bahwa persaudaraan merupakan sebuah karunia.

    Tidak hanya azan, dialog itu juga dimulai dengan pembacaan doa dan puji-pujian ala Yahudi dan Kristen.
    Menurut Syamsi, pengumandangan azan oleh salah satu Gereja telah melalui konsultasi dengan pihaknya.

    "Mereka menanyakan apa yang bisa dibawakan untuk menghormati kedatangan warga muslim. Saya katakan azan saja. Beliau (Chrisopher Herbert, red) sendiri mengambil sekolah teologi di Universitas Harvard di Boston," kata Syamsi ketika menjawab pertanyaan ANTARA tentang berkumandangnya azan di Marble Collegiate Church.

    Gereja yang didirikan pada tahun 1854 itu sendiri dipadati oleh ratusan anggota Gereja serta beberapa warga muslim dan Yahudi.

    Dialog segitiga --Islam, Kristen, Yahudi-- berlangsung santai karena ketiga pemimpin agama kerap saling melontarkan gurauan.

    "Sekarang dia dulu yang jawab," kata Rubenstein sambil menunjuk Syamsi Ali ketika Pendeta Mulder mengajukan pertanyaan kedua kepadanya.

    "Oh, terima kasih karena memberikan kesempatan duluan kepada yang paling muda," kata Syamsi yang disambut tawa gemuruh dari jamaah.

    Bertindak sebagai moderator, Pendeta Mulder mengajukan lima pertanyaan kepada Syamsi dan Rubenstein, yaitu apa pedoman dan prinsip agama yang dianut; masalah terkini yang menjadi keprihatinan masing-masing; apa peranan rumah ibadah masing-masing dalam bidang politik; apa artinya saling menghormati; serta bagaimana mereka merayakan Hari Pernyataan Terima Kasih.

    Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab secara singkat oleh Syamsi, Rubenstein dan Mulder.

    Tentang masalah terkini, Syamsi menjawab bahwa persepsi yang salah tentang Islam adalah salah satu isu yang saat ini sangat memprihatinkan.

    "Prihatin karena ada kesalahpahaman terhadap Islam, juga adanya Islamophobia (ketakutan akan Islam, red). Media sangat berperan besar dalam membangun pemahaman," kata Syamsi.

    Rubenstein melihat perdamaian dengan keadilan sebagai masalah serius yang harus diwujudkan sementara Pendeta Mulder menyebut rasisme sebagai salah satu masalah besar dan memprihatinkan.

    Tentang peranan rumah ibadah dalam bidang politik, ketiga pemimpin agama memberikan jawaban serupa, yaitu berusaha mendorong jamaahnya untuk melihat masalah-masalah yang berada di sekililingnya dan bagaimana mereka dapat berkontribusi untuk memecahkannya.

    Untuk isu Hari Pernyataan Terima Kasih, Syamsi menerangkan bahwa setiap waktu bagi muslim adalah pernyataan terima kasih.

    "Kami dibiasakan untuk selalu mengucapkan kata `Alhamdulillahi Robbil `Alamiin`," ujarnya.

    Sambil menutup sesi dialog, Pendeta Mulder menyebut berlangsungnya dialog segitiga sebagai hal yang khusus yang mewarnai Thanksgiving.

    Seperti diungkapkan Mulder, dialog seperti pada hari Minggu itu telah memasuki tahun ke-15.

    City Kian Berbau Thailand

    Thaksin Shinawatra boleh saja menjadi buruan pemerintah Thailand lantaran dianggap melakukan korupsi selama menjadi perdana menteri. Akan tetapi, langkah sang miliarder mendatangkan tiga pemain Thailand ke Manchester City kian membuatnya dicintai wong cilik di pelosok Negeri Siam.

    Ketika Sven-Goran Eriksson memperkenalkan Kiatprawut Saiwaew, Suree Sukha, dan Teerasil Dangda sebagai pemain baru City di Bangkok, Jumat (16/11), tudingan miring dari pers Thailand pun merebak.

    Mereka menyebut langkah The Citizen tersebut semata untuk menunjukkan bahwa investasi Thaksin di klub Inggris itu tetap bermuatan kepentingan nasional Thailand. Ujung-ujungnya, Thaksin ingin dianggap sebagai pahlawan lantaran mengharumkan negerinya di belahan dunia lain.

    Well, itu adalah urusan antara Thaksin dan pers serta politisi elite di Bangkok. Eriksson sendiri pada acara yang sama telah melihat bahwa ketiga pemain Thailand di atas tampil memuaskan saat menjalani trial di Manchester pada Agustus lalu.

    Sayang, tidak disebutkan secara detail untuk berapa lama mereka dikontrak City. Pastinya, pelatih asal Swedia tersebut dengan lugas mengatakan bahwa paradigmanya hanya terbatas soal sepakbola.

    “Saya menilai para pemain hanya berdasarkan kualitas teknik sepakbolanya. Semua pemain bagus dari mana pun di dunia berhak untuk mendapatkan kesempatan bermain di Manchester City selama aturan memungkinkannya,” jelas The Ice Man.

    Well, bicara soal aturan, ternyata masalah regulasi jugalah yang menghambat Kiatprawut, Suree, dan Teerasil untuk langsung bergabung dengan tim utama City.

    Meski ketiganya punya jam terbang di timnas, posisi Thailand, yang kurang meyakinkan dalam peringkat FIFA, membuat mereka sulit untuk mendapatkan izin kerja guna merumput di Premier League.

    Mendirikan Akademi Thailand

    Ini berbeda halnya bila mereka bermain di lower division Inggris, yang memiliki persyaratan lebih longgar bagi pemain asing. So, City sendiri untuk sementara sekadar memproyeksikan tiga darah muda asal Thailand itu untuk dipinjamkan ke klub-klub Football League dalam waktu dekat.

    Sumbangsih Thaksin yang lebih nyata bagi negerinya adalah dalam proyek pendirian akademi sepakbola City di Thailand. Hal ini juga diungkapkan manajer akademi Manchester City, Jim Cassell, dalam acara yang sama pekan lalu.

    “Doktor Thaksin ingin menjadikan Manchester City sebagai sebuah klub Inggris yang berprofil global. Beliau juga bermaksud memberikan kesempatan besar bagi para pemuda Thailand untuk mengembangkan kemampuan sepakbolanya di cabang akademi kami di sini,” katanya seperti dikutip Bangkok Post.

    Menyinggung posisi persis akademi tersebut di Thailand kelak, Eriksson dan Cassell mengaku masih mencari tempat yang tepat berdasarkan potensi pemain dan kestrategisan lainnya. Besar kemungkinan lokasi yang dipilih akan berdekatan dengan markas klub Chonburi, yang sudah menjalin kerja sama dengan City mulai musim ini. (Darojatun)

  • intimidasi kepada siswa yang anti-PLTN

    bdfbd

    Selasa, 20 Nopember 2007 MURIA Tolak PLTN, Siswa Diintimidasi
    JEPARA - Ketegangan ribuan warga Desa Balong dengan beberapa orang yang menyatakan belum bersikap, hingga kini masih ditangani aparat kepolisian. Hal itu menyusul laporan adanya dugaan tindakan saling intimidasi. Namun di tengah proses hukum itu, ada wacana membuka dialog untuk mengindari ketegangan lebih parah. "Ada memang wacana dialog. Kami sudah bertemu dengan kedua pihak. Namun, sampai sekarang belum ada tindak lanjut," ujar Ketua Garda Muria Zakariya Anshori.
    Dia juga menghargai proses hukum yang mereka tempuh. "Kami mendengar pihak yang kontra PLTN menyatakan siap menempuh jalur hukum itu." Dialog dinilai ada baiknya untuk menghilangkan ketegangan berlanjut. "Sampai ke jalur pengadilan pun kami siap," tegas Aqidatul Awami dari Tim Advokasi Koalisi Rakyat Tolak PLTN (Kraton).
    Akhir pekan lalu, beberapa siswa MTs di Balong mengadukan Suyitno yang dinilai mengintimidasi mereka. Hal senada juga dilakukan Darul Hasyim dari Kraton yang tidak terima dirinya disebut sebagai mahasiswa gadungan. "Terserah siapa pun, mau menolak atau menerima. Namun kalau menyebut kami mahasiswa gadungan, itu pencemaran nama baik," demikian keterangan pers Darul.
    Suyitno sebagai terlapor pada saat bersamaan juga melaporkan sejumlah nama yang merusak semangka dagangannya. Dia merasa terintimidasi dan terteror. "Saya ini tidak menerima atau menolak PLTN. Saya netral tapi kalau saya ditekan, saya tetap mengadukan ke aparat penegak hukum," tandas dia.
    Dia menekankan, dirinya bukan aktivis Forum Peduli Lemah Abang (FPLA). Kendati begitu, dia mengakui mendatangi acara yang diselenggarakan FPLA, forum yang disebut-sebut pro-PLTN sekalipun mengakui sebagai organisasi independen.
    Bantah Tudingan
    Soal tudingan intimidasi kepada siswa, Suyitno yang juga guru MTs tersebut membantahnya. "Ketika itu saya mengajar tentang agama. Takutlah hanya kepada Allah. Jangan takut PLTN. Hanya itu." Keterangan Suyitno ini berbeda dari sumber-sumber Kraton yang menyatakan adanya provokasi.
    Sementara itu, Senin kemarin Suyitno bersama Kepala Desa Suwanto datang ke setda, bermaksud menemui Bupati Hendro Martojo. Antara yang hadir Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa Mukhlisin, Suyitno sendiri yang juga anggota BPD, Ketua LKMD Sunarto, serta Seksi Pemerintahan Ngasiran. Mereka ditemui Asisten I Setda Suliyono. "Kami meminta petunjuk dari kabupaten, sebab kondisi di desa seperti ini," ucap Suwanto.
    Di desanya, kecurigaan-kecuriga an sering terjadi hingga meresahkan warga. Seusai pertemuan tertutup itu, pihaknya akan mengajukan pengamanan di desanya. "Arahan dari Kabupaten, perlu dilakukan pengamanan sementara. Kami akan ajukan usulan pengamanan ke Polres dan Satpol PP. Harapan kami, pengamanan bisa dilakukan hingga desa benar-benar kondusif," ungkap dia. (H15-69)

    Adriano Calon Kuat Bawa 'Tempat Sampah Emas'

    Roma - Sepanjang musim lalu tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan Adriano. Sebaliknya sosok striker Inter Milan itu malah lekat dengan masalah. Maka, nominasi pemain terburuk Italia pun kini ada di tangan.

    Semenjak tahun 2003, Radio2 Catersport rutin memberikan pengghargaan Bidone D'Oro alias "Tempat Sampah Emas" kepada pemain yang dinilai tampil paling buruk dalam satu musim ke belakang.

    Rivaldo adalah pemain pertama yang "dianugerahi" penghargaan itu pada tahun 2003, diikuti oleh Nicola Legrottaglie (2004), Christian Vieri (2005), dan Adriano (2006).

    Kini, Adriano kembali masuk nominasi dan jadi favorit kuat mempertahankan tropi tersebut untuk dua kali beruntun, mengingat masa 12 bulan yang mengecewakan di Inter.

    Beberapa nominasi lainnya adalah duo Milan, Ronaldo dan Nelson Dida. Sementara dari Inter ada David Suazo dan Cristian Chivu, sedangkan Juventus diwakili oleh Tiago Mendes dan Jean-Alain Boumsong.

    Tujuh pemain tim nasional Italia yang mengantarkan Azzuri menjadi Juara Dunia tahun 2006 lalu juga ada di dalam nominasi. Ketujuh pemain itu adalah Alessandro Del Piero, Alberto Gilardino, Simone Barone, Marco Amelia, Fabio Grosso, Alessandro Nesta, dan Marco Materazzi. Demikian dilansir Goal, Rabu (21/11/2007).

    Newcastle Dapat Kompensasi Cedera Owen

    London - Wacana klub menginginkan kompensasi apabila pemainnya mendapat cedera saat membela tim nasionalnya terwujud untuk Newcastle United menyangkut keadaan Michael Owen.

    Newcastle dipastikan menerima kompensasi atas cedera yang dialami penyerangnya itu sewaktu memperkuat Inggris dalam friendly game melawan Austria di Vienna hari Jumat lalu.

    Nilai kompensasi tersebut bahkan tergolong besar, yakni 100 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,9 miliar per pekan, yang dibayarkan sampai pemain bersangkutan dinyatakan sembuh. Demikian dikutip AFP.

    Owen mengalami cedera paha yang membuatnya ditarik keluar dari lapangan pada menit 33. Perkiraan ia akan absen merumput selama satu bulan.

    Menurut keterangan FA, Selasa (20/11/2007), Newcastle berhak atas kompensasi tersebut berdasarkan klausul asuransi mereka, yang menalangi klub untuk pembayaran gaji si pemain maksimal 100 ribu per pekan.

    Sementara itu pihak The Magpies telah mengirim Owen ke Jerman untuk mendapatkan perawatan dari dokter spesialis atlet-atlet terkenal, Dr. Hans-Wilhelm Muller Wohlfahrt.

    Terakhir Owen menjalani operasi hernia bulan lalu yang dipimpin oleh dokter asal Jerman pula, Ulrike Muschaweck. Pemain berusia 28 tahun itu baru memperkuat Newcastle kurang dari 30 pertandingan selama kurun waktu hampir 28 bulan, sejak digaet dari Real Madrid.

  • Tommy Dituduh Ingin Kuasai Aset Bulog

    Faroe-island
    Tommy Dituduh Ingin Kuasai Aset Bulog

    * Bulog-Goro: Tommy S
    Kompas - Selasa, 20 November 2007

    PT Goro Batara Sakti, Hutomo Mandala Putra, Ricardo Gelael, dan
    Beddu Amang—selaku tergugat I, II, III, dan IV—melawan hukum dalam
    perjanjian tukar guling tanah dan bangunan.

    Akibatnya, Perusahaan Umum Bulog yang diwakili jaksa pengacara
    negara selaku penggugat dirugikan materiil Rp 244,2 miliar.

    Demikian isi gugatan yang dibacakan secara bergantian oleh tim jaksa
    pengacara negara yang diketuai Yoseph Suardi Sabda pada sidang di
    Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/11).

    Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Haswandi dengan anggota
    Artha Theresia dan Sunardi. Sidang memasuki pokok perkara, setelah
    mediasi antara penggugat dan tergugat, batal mencapai kesepakatan.

    Menjawab gugatan tersebut, tergugat I yang diwakili pengacara
    kurator, Nuryanto, menyampaikan eksepsi atau keberatan. PT GBS sudah
    dinyatakan pailit sehingga, berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun
    2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang,
    gugatan diajukan kepada kurator. "Gugatan ini merupakan kewenangan
    Pengadilan Niaga Jakarta Pusat," kata Nuryanto.

    Seusai sidang, pengacara tergugat II, Elza Syarief mengatakan,
    gugatan perdata tak bisa diajukan terhadap Hutomo Mandala Putra atau
    Tommy Soeharto karena kliennya sudah bebas dalam perkara pidananya.
    Elza juga menyatakan tetap menyiapkan gugatan balik terhadap Perum
    Bulog. "Karena penggugat menahan uang klien kami di Guernsey," ujar
    Elza. (idr)

    Poros Pesta Ali Sami Yen hingga Wembley

    Semua peserta putaran final Piala Dunia 2008 akan diketahui pada Rabu (21/11) setelah pertandingan terakhir kualifikasi digelar. Dari 16 negara yang akan tampil di Austria-Swiss, sudah 12 negara mencantumkan nama mereka dalam daftar peserta.

    Dari sepuluh tiket yang diperebutkan 18 negara pada Sabtu (17/11)--bukan 12 tiket seperti tertulis pada BOLA edisi Jumat--, enam di antaranya sudah ada pemiliknya. Negara-negara yang lolos pada Sabtu lalu adalah Polandia (Grup A), Italia dan Prancis (Grup B), Kroasia (Grup E), Spanyol (Grup F), dan Belanda (Grup G).

    Enam negara yang sudah lebih dulu mendapat tiket adalah Yunani (Grup C), Jerman dan Republik Ceska (Grup D), Rumania (Grup G), serta Austria dan Swiss, dua tuan rumah yang lolos secara otomatis.

    Jadi, masih ada empat tiket sisa dan akan diperebutkan sembilan negara. Di Grup A, Portugal, Finlandia, dan Serbia akan bersaing untuk mendampingi Polandia. Melihat komposisi, peluang Portugal paling besar karena hanya butuh hasil imbang dengan Finladia.

    Dalam enam laga kandang di kualifikasi Euro, Portugal tidak pernah kalah dengan hasil empat kali menang dan dua imbang. Intinya, sangat sulit bagi Finlandia untuk bisa menang di Estadio do Dragao, Porto. Saat menjadi tuan rumah pun, Finlandia hanya bisa menahan Seleccao das Quinas imbang 1-1.

    Gol Emre Belozoglu dan Nihat Kahveci, yang membawa Turki menang 2-1 di tempat lawan atas Norwegia, menjadi gambaran siapa yang lebih pantas mendampingi Yunani dari Grup C. Hasil tersebut langsung mengantar Turkiye naik ke peringkat kedua, menggeser Norwegia.

    Padahal jika Norwegia yang menang, John Arne Riise dkk. lolos. Kini situasinya berbalik. Turki lebih berpeluang pergi ke Austria-Swiss. Skuad arahan Fatih Terim itu tentu tidak akan menyia-nyiakan tiket yang sudah di depan mata dengan melibas Bosnia-Herzegovina di Ali Sami Yen, Istanbul.

    Peluang Besar Inggris

    Di Grup E, Inggris dan Rusia masih bersaing. Namun, Inggris, yang sebelumnya berada dalam situasi terjepit, kini malah memiliki peluang sangat besar untuk lolos. Kekalahan 1-2 yang diderita Rusia saat bertandang ke Israel sangat menguntungkan The Three Lions. Hasil itu membuat Steven Gerrard dkk. sekarang hanya butuh hasil seri saat menjamu Kroasia di Wembley.

    Kekalahan Rusia juga membuat Kroasia sudah memastikan diri lolos sehingga pertarungan di Wembley tidak berpengaruh bagi Niko Kovac dkk. Artinya jika Steve McClaren gagal meloloskan Three Lions, itu benar-benar keterlaluan dan sangat memalukan!

    Satu lagi negara yang berada di atas angin adalah Swedia di Grup F. Blagult alias Si Biru Kuning hanya perlu satu angka dari hasil imbang dengan Latvia di Rasunda, Solna. Bukan tugas berat bagi Zlatan Ibrahimovic dkk. Ketika Latvia menjadi tuan rumah pun, Swedia bisa menang 1-0.

    Jika kalah pun, Swedia tetap akan lolos asalkan Irlandia Utara gagal menang atas Spanyol. Meski menang 2-1 atas Denmark pada Sabtu lalu, Irlandia Utara pada laga terakhir harus bertandang ke Spanyol. Spanyol memang sudah lolos, tapi La Seleccion La Roja tengah memasuki euforia yang tinggi.

    Setelah menang 3-1 atas Denmark di kandang lawan, Spanyol menggilas Swedia 3-0, yang memastikan Cesc Fabregas cs. maju ke putaran final. Grafik meyakinkan tersebut ingin dipertahankan oleh Luis Aragones. Paling tidak, hasil seri sudah cukup bagi Spanyol untuk menjadi juara Grup F. Bisa jadi Spanyol malah pesta gol sekaligus menutup pintu kualifikasi.

    Kesimpulannya: poros pesta amat mungkin akan terjadi di Estadio do Dragao, Ali Sami Yen, Wembley, dan Rasunda sekaligus mengantar lolosnya Portugal, Turki, Inggris, dan Swedia. Nantikan! (Yudhi F. Oktaviadhi)

    Sudah 12 Tiket Lepas
    Azzurri Gandeng Les Bleus

    Dewi fortuna lebih akrab dengan kemapanan ketimbang mengakomodasi faktor kejutan. Faktanya, dalam perebutan tiket menuju putaran final Euro 2008 di Austria dan Swiss, sang dewi condong menggandeng negara-negara besar.

    Dalam partai kualifikasi tujuh grup yang mentas pada Sabtu (17/11), empat raksasa Eropa, Italia, Prancis, Belanda, dan Spanyol, memastikan lolos. Padahal mereka semua sempat berada pada kondisi terjepit.

    Italia dan Prancis misalnya. Pasangan juara dunia dan runner-up di Deutschland 2006 yang tergabung di Grup B ini sebetulnya siap saling gusur jika Skotlandia bisa memenangi laga terakhir mereka di Hampden Park.

    Akan tetapi, The Tartan Army, yang begitu yakin bisa menang atas Italia guna memastikan satu tempat di Austria-Swiss, justru dipaksa takluk 1-2. Alhasil, Italia lolos otomatis. Ironisnya Gli Azzurri juga sukses menggandeng Les Bleus.

    Sorot mata pelatih Skotlandia, Alex McLeish, terlihat meredup saat timnya dipastikan gagal lolos. Selain itu, ia juga kecewa karena gol kemenangan Italia tersebut muncul saat injury time dan parahnya diawali pelanggaran yang sebetulnya tidak perlu terjadi.

    “Penderitaan karena blunder wasit di menit terakhir menutup mimpi kami,” begitu bunyi headline di Sunday Mail menyikapi keputusan wasit Mejuto Gonzalez asal Spanyol yang dianggap keliru dalam menentukan free-kick.

    Saat kedudukan 1-1 menyusul gol pembuka Luca Toni yang mampu dibalas Barry Ferguson, Gonzalez menunjuk tanda pelanggaran buat Italia. Padahal, dari tayangan ulang, terlihat pemain Italia yang justru melanggar bek Skotlandia.

    Andaikan laga berakhir imbang, Skotlandia masih bisa bernapas. Paling tidak, mereka tetap bisa lolos jika Prancis dikalahkan Ukraina di laga terakhir. Akan tetapi, Christian Panucci punya pendapat lain.

    Walau bisa dipastikan bakal lolos saat menghadapi Kepulauan Faroe (21/11), bek AS Roma ini memilih untuk meraih tiket lebih cepat. Untuk memastikannya, Panucci pun menyambar umpan Andrea Pirlo dengan tandukan maut.

    “Kami tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk lolos langsung,” ujar Fabio Cannavaro, el capitano Italia. Uniknya, meski bangga bisa lolos, Gennaro Gattuso menyatakan telah menyesal karena ikut “menggandeng” Prancis.

    Sejarah Polandia

    Dari Grup G, Belanda berhasil menyusul langkah Rumania berbekal kemenangan tipis 1-0 atas tim lemah Luksemburg. Tambahan tiga angka di De Kuip ini cukup untuk memastikan Bulgaria tak sanggup mengejar koleksi angka mereka.

    Hal serupa didapat Spanyol. Lewat kemenangan 3-0 versus Swedia di Santiago Bernabeu, anak-anak asuh Luis Aragones ini lolos ke putaran final.

    Dua tiket lain diambil Polandia dan Kroasia. Yang membedakan, kadar kepuasan lebih berada di kubu Polska. Tak cuma karena kepastian didapat lewat kemenangan 2-0 atas Belgia, tapi juga lantaran ini mewarnai kiprah perdana mereka di panggung Euro.

    “Ini adalah sukses terbaik saya sepanjang berkarier. Kami mengawali kualifikasi dengan sulit, tapi bisa menutupnya dengan sempurna. Saya bangga karena bisa membuat warga Polandia bersukacita,” ucap Leo Beenhakker, bos Polska.

    Sementara itu, Kroasia memperoleh tiket berkat hasil dari tempat lain. Ini terjadi setelah secara mengejutkan Rusia dikalahkan Israel 2-1 di Ramat Gan. Meski kalah dari Masedonia 2-0, Hrvtska tetap lolos lantaran poin mereka tak terkejar lagi oleh Rusia. (Sapto Haryo Rajasa)

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.