Search blog.co.uk

Archives for: December 2007

Pajak untuk Orang Kaya

by jakarta @ 2007-12-26 - 18:11:48

Cantik-superzz

http://www.indopos. co.id/index. php?act=detail_ c&id=318035

Jumat, 21 Des 2007,

Pajak untuk Orang Kaya
Oleh Chandra Budi *

Denyut jantung penerimaan negara (APBN) adalah sektor pajak. Karena itu, ketika denyut jantung ini melemah, efeknya akan dirasakan perekonomian bangsa.

Saat ini, penerimaan pajak belum cukup bagus, ditambah lagi makin kuatnya usul untuk memberikan insentif pajak bagi pengusaha yang menanamkan modalnya di Indonesia sehingga akan mengurangi penerimaan pajak juga. Langkah-langkah penggalian potensi perpajakan, baik menambah jumlah pajak baru (ekstensifikasi) maupun menggali penerimaan pajak dari wajib pajak terdaftar (intensifikasi) , belum menunjukkan hasil nyata.

Terakhir, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengejar wajib pajak yang kekayaannya telah diumumkan secara terbuka oleh majalah Forbes. Bagaimana cara cepat menggali penerimaan pajak yang seharusnya bisa ditempuh Ditjen Pajak? Tulisan ini akan mengupas cara-cara tersebut sehingga dapat secara nyata memberikan kontribusi ke penerimaan pajak.

Pentingnya Data

Persoalan utama yang dihadapi dalam menggali potensi pajak adalah ketersediaan data pendukung, terutama data transaksi keuangan. Sebenarnya data tersebut ada. Namun, karena aturan dan arogansi sektoral, data tersebut sulit didapat. Kalaupun Ditjen Pajak mengejar wajib pajak yang telah diumumkan majalah Forbes, sangat mungkin hasil yang dicapai akan nihil karena wajib pajak tersebut pasti sudah merupakan wajib pajak besar di Kantor Pelayanan Pajak masing-masing.

Jadi, untuk apalagi dikejar, wong sudah diawasi terus! Ada dua data yang bisa didapat Ditjen Pajak, yaitu Data Nasabah Private Banking di masing-masing bank dan Data Pemilik Obligasi Ritel Indonesia (ORI) yang dimiliki Departemen Keuangan.

Data empiris menyebutkan, setidaknya ada 64.000 orang Indonesia dengan aset Rp US$ 257 miliar. Indikasi lain, angka penjualan mobil mewah (ferari, roll royce, dan bentley) meningkat setiap tahun. Periode Januari-Juli 2007 saja terjual 4.000 unit. Belum lagi data penjualan rumah mewah di atas Rp 1 miliar telah menembus angka 61.000 unit.

Kalau mau di-explore lebih lanjut, struktur kepemilikan rekening nasabah sebagai berikut: nilai Rp 100 juta-Rp 1 miliar sebanyak 1,3 juta rekening dan nilai Rp 1 miliar-Rp 5 miliar sebanyak 226.000 rekening. Itu bisa langsung dibandingkan dengan jumlah WP OP terdaftar yang hanya 3 jutaan.

Selanjutnya, bila dibandingkan dengan data pembayaran pajak PPh orang pribadi, Ditjen Pajak masih bisa menambah penerimaan pajak dengan cepat. Setidaknya, cukup membandingkan total aset dengan jumlah harta yang dilaporkan dalam SPT.

Data Obligasi Ritel Indonesia (ORI) sebenarnya bisa segera dimanfaatkan. Peluncuran ORI 001, ORI002, dan ORI003 telah menarik 53.398 investor dengan nilai Rp 18,8 triliun. Orang awam pun tahu bahwa mereka belum semuanya membayar pajak dan pasti memiliki kemampuan ekonomi di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP).

Pemanfaatan Data

Untuk nasabah bank, Ditjen Pajak akan kesulitan memperoleh data. Bank Indonesia sebagai pemegang otoritas moneter akan merahasiakan nasabah bank sesuai dengan pasal 40 UU No 10/1998 tentang Perbankan. Meski, disebutkan juga dalam pasal 41 UU itu bahwa untuk kepentingan perpajakan, atas permintaan menteri keuangan, Bank Indonesia dapat memerintah bank untuk memberikan keterangan dan memperlihatkan bukti-bukti tertulis mengenai nasabah kepada pejabat pajak.

Berarti, asumsi yang berkembang selama ini bahwa rahasia nasabah di bank tidak bisa dibuka akan gugur dengan sendirinya. Selanjutnya, tugas Ditjen Pajak adalah bagaimana memperoleh data transaksi keuangan (pembelian/penjuala n tanah/bangunan dan kendaraan bermotor) sehingga atas dasar tersebut dapat diperoleh nomor rekening dan bank yang akan digunakan menteri keuangan dalam meminta keterangan atas nasabah bank tersebut.

Ditjen Pajak bisa bekerja sama dengan pihak penjual mobil mewah dalam memperoleh data penjualannya. Perusahaan real estate juga bisa diminta data pembelinya. Langkah-langkah itu lebih mudah dan cepat dilakukan sebelum memasuki bagian "perbankan".

Akhir-akhir ini, berkembang perusahaan pengelola aset kekayaan (wealth management) untuk individu (Height Network Individual/HWNI) yang non-perbankan. Klien perusahaan tersebut adalah pemilik rekening dengan nilai di atas Rp 500 juta. Di satu perusahaan saja, sudah ada yang terdaftar sebanyak 26.000 orang. Model-model seperti itu akan berkembang cepat dengan semakin banyaknya kebutuhan investasi individual yang ditawarkan. Ditjen Pajak juga harus melihat itu sebagai tantangan untuk bisa memperoleh data klien tersebut tanpa harus terikat dengan UU Perbankan.

Data ORI sepenuhnya ada di tangan menteri keuangan. Sekarang tinggal ditunggu kemauan politis dari Menkeu, apakah lebih mempertahankan keberlangsungan ORI dengan tetap menyembunyikan data tersebut sehingga investor tidak resah atau lari. Atau, membuka data tersebut ke Ditjen Pajak untuk dibandingkan dengan SPT-nya dan ini secara langsung akan menambah penerimaan pajak untuk tahun-tahun berikutnya.

Langkah Selanjutnya

Kesulitan utama Ditjen Pajak dalam memperoleh data adalah rendahnya respons dari pihak yang dimintai datanya dengan alasan menjaga rahasia pembeli atau kliennya. Untuk itu, sangat diperlukan kemauan politis tingkat pimpinan (Dirjen Pajak) dalam menjalin kerja sama dengan perusahaan tersebut langsung atau melalui Departemen pemberi izin perusahaan tersebut (Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Departemen Hukum dan HAM, dan pemda setempat).

Cara lain adalah Ditjen Pajak bisa menggunakan UU No 16/2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang mengatur mengenai permintaan data ke pihak ketiga dalam rangka pemeriksaan pajak. Mengingat itu bisa memberikan kontribusi penerimaan yang signifikan, Ditjen Pajak dapat segera melakukan Pemeriksaan Sederhana Kantor (PSK) terhadap perusahaan yang menjual atau memiliki klien yang akan dimintai datanya. Prinsipnya, yang memang kaya mbok ya bayar pajak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kan mereka nggak mau disebut miskin?


 
 

MEMOMPA SEMANGAT BERPRESTASI

by jakarta @ 2007-12-26 - 17:15:04

by2

Mengapa ada orang-orang yang mempunyai energi yang begitu besar untuk meraih sesuatu? Mengapa ada orang yang penuh gairah dalam menghadapi tantangan? Mengapa ada orang yang sangat ingin berprestasi? Terlepas dari apa motivasi seseorang itu meraih prestasi, mereka selalu mempunyai kesamaan, yaitu,mempunyai energi yang melimpah, berani menghadapi tantangan dan ambisi besar untuk diwujudkan. Itu kenapa banyak pakar perilaku berpendapat bahwa keberhasilan adalah sikap. Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terus gigih meraih prestasi adalah kemampuannya untuk memompakan semangat untuk berprestasi. Berikut ada beberapa tips untuk memompakan semangat berprestasi.

1. Jadilah diri sendiri.

Kalau ambisi anda berprestasi adalah untuk mengalahkan orang lain, anda akan segera kehabisan energi positif dalam bekerja. Dorongan yang muncul lebih banyak bersifat negatif yang dapat mengganggu kejernihan pandangan anda.Jangan bandingkan diri anda dengan orang lain. Kenali saja siapa diri anda, dan jadilah diri anda sendiri. Itu jauh lebih sehat bagi kepribadian anda.

2. Menyusun visi, target, dan skedul pencapaian

Susunlah gambaran besar yang ingin anda raih dalam di masa depan. Buatlah sesulit mungkin, namun percayalah anda bisa mencapainya. Lalu kembangkan ke dalam target-target jangka pendek, serta tentukan waktu kapan anda akan meraihnya. Perjalanan sejauh ribuan kilometer dicapai dengan selangkah demi selangkah.

3. Belajar terus, dan berusaha mempunyai keahlian khusus

Jangan berhenti belajar, namun tak perlu mempelajari semuanya. Kenali apa kekuatan anda untuk menjadi seorang ahli agar anda mampu menuntaskan pekerjaan dengan hasil yang baik. Anda akan merasakan kesenangan jika anda mampu menyelesaikan pekerjaan sebaik-baiknya. Mempelajari semua hal memang baik untuk menambah wawasan dan kebijakan, namun jika anda tak punya sebuah keahlian yang menjadi keunikan diri anda sendiri, maka anda takkan tahu apa yang ingin anda kerjakan dengan baik. Hanya karena anda ahli, anda akan menetapkan standar yang tinggi. Sedangkan, standar tinggi adalah salah satu kualitas dari seorang yang berprestasi.

4. Melakukan apa yang anda sukai

Lakukan apa yang anda cintai. Ini akan menumbuhkan semangat dan kesenangan dalam setiap pekerjaan. Anda akan temukan bahwa keberhasilan bukan sesuatu yang ada di depan sana, namun berjalan seiring dengan apa yang anda kerjakan.

5. Jangan menyia-nyiakan peluang

Jangan terlalu banyak memikirkan masalah uang atau penghasilan yang anda peroleh. Jauh lebih penting anda memperoleh tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan anda. Lalu bersungguh-sungguh mengerjakannya. Pikirkan bagaimana anda bisa memperbaiki keadaan yang ada dalam tanggung jawab anda. Seringkali keberhasilan besar bersembunyi di balik sebuah peluang yang kelihatannya sepele.

6. Temukan kegembiraan dalam setiap langkah

Perhatikan anak-anak kecil belajar, mereka menunjukkan kegembiraan saat berangkat sekolah, saat di kelas, saat beristirahat, saat pulang bahkan saat mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Temuka kegembiraan yang sama di setiap langkah anda. Jika anda tak menemukannya, mungkin anda berada di jalan yang keliru. Segera renungkan kembali apa yang ingin anda raih.

7. Berbagi atas keberhasilan yang bisa diraih

Tak apa jika anda ingin menikmati sebuah keberhasilan kecil yang bisa anda raih. Namun, jangan semata-mata melakukannya sendiri. Bagilah dengan orang lain. Berbagi kegembiraan justru melipatgandakan kegembiraan anda. Ucapan selamat yang diberikan orang lain pada anda sangat efektif untuk memompa semangat anda meraih yang lebih baik lagi.

8. Tidak bersedih atas kegagalan

Satu hal yang sangat meruntuhkan semangat adalah kegagalan. Namun, mereka yang mempunyai keinginan berprestasi yang tinggi, kegagalan justru memacu mereka untuk belajar dan berusaha lebih baik lagi. Terimalah kegagalan sebagaimana adanya. Buka kembali buku pelajaran anda, mungkin ada yang terlewatkan. Berlatih terus dan coba lagi. Keberhasilan selalu didahului oleh kegagalan. Itu mengapa orang bijak mengatakan, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

Memuja Pertumbuhan
Rabu, 26-12-2007 | 00:33:22

Kualitas pertumbuhan, minimal jika dikaitkan dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran justru sangat mencemaskan.

Oleh: Syahrituah Siregar SE MA
Fakultas Ekonomi Unlam

Banyak yang khawatir pada suatu tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah. Di masa orde baru, angka tujuh persen dikultuskan sebagai target minimal yang harus dicapai. Di lain pihak, implikasi sosial ekonomi angka itu jarang dikaji apalagi dijadikan fokus kebijakan. Pandangan itu berlanjut, terkesan dari pendapat beberapa kalangan birokrat saat ini.

Indikator makro itu seakan menjadi rapor pembangunan, terlebih jika hirarki pemerintah teratas telah meletakkan suatu target. Saat ini pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan sekitar 6,5 persen, maka bagi provinsi dan lebih lanjut kabupaten/kota menjadi kewajiban untuk minimal menyamai tingkat tersebut. Skenario yang ada di kepala adalah mengundang investasi setinggi-tingginya, menguras sumberdaya alam dan menjual secepatnya agar pertumbuhan terlihat tinggi.

Kualitas pertumbuhan, minimal jika dikaitkan dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran justru sangat mencemaskan. Selama kurun 1986-1996, pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 7,5 persen per tahun. Pada 1997-2005, setelah dilanda krisis, pun masih tumbuh positif rata-rata 2,28 persen per tahun. Jika 1986 sebagai titik dasar, maka perekonomian telah tumbuh kumulatif 103 persen.

Pada saat yang sama, penduduk Indonesia tumbuh rata-rata 1,8 persen per tahun selama 1985-1990 dan 1,4 persen sepanjang 1990-2005. Artinya, sejak 1986 sampai 2005 penduduk bertambah 30 persen. Perhitungan kasar, selama kurun 1986-2005 terdapat surplus kenaikan pendapatan riil per kapita 73 persen. Jarang yang menyadari itu suatu besaran peningkatan kemakmuran yang begitu tinggi bagi rakyat. Karenanya, sekalipun suatu saat pertumbuhan negatif, tidak akan menghanguskan hasil yang sudah ada.

Pertanyaannya, betulkah rakyat dapat menikmati hal itu? Jika tidak, tentunya hasil pertumbuhan itu hanya dinikmati oleh segelintir orang. Oleh sebab itu, persoalannya sekarang bukan lagi menumbuhkan ekonomi setinggi-tingginya melainkan bagaimana membagikan hasil tersebut secara lebih adil.

Faktanya, kemiskinan justru terus meningkat. Jika pada 1996 terdapat 22,5 juta penduduk miskin, maka sampai Maret 2006 jumlahnya mencapai 39,05 juta jiwa atau tumbuh 6,14 persen per tahun. Sementara itu, data pengangguran tidak menunjukkan perbaikan yang berarti. Pada Agustus 2004, jumlah penganggur terbuka di Indonesia sebanyak 10,3 juta meningkat pada Agustus 2006 menjadi 10,93 juta orang.

Demikianlah, jika mengejar pertumbuhan semata maka tujuan pembangunan yang sebenarnya tidak akan tercapai. Pertumbuhan yang diciptakan akan menjadi bilangan tanpa arti. Sebaliknya, konsekuensi pertumbuhan pasti dibayar dampak negatif yang tak pernah terkelola dengan baik. The costs of growth sedikitnya berbentuk kerugian lingkungan, melebarnya jurang ketimpangan, dekadensi sosial-budaya dan psikologis, kemandegan (unsustainable development) , terkurasnya SDA dan bahkan perbudakan kapitalistik.

Kesenjangan hanya teratasi melalui reformasi distribusi aset, modal, akses dan penguatan kas pemerintah agar leluasa memberikan insentif fiskal dan pelayanan berkualitas. Namun ketika berbicara masalah reformasi lahan dan aset, permodalan yang adil tanpa bunga, proteksi sumberdaya bagi kepemilikan lokal (pemerintah bersama pengusaha dan masyarakat), dan restrukturisasi skema bagi hasil SDA, semua kalangan berkompeten menjadi mati pikir.

Di saat manusia berpacu dalam pertumbuhan itu, kefanaan dunia makin tampak. Pemanasan global dan dampak bencana kian berakselerasi. Menurut informasi, tiap kenaikan satu derajat saja suhu, akan memusnahkan 30 persen spesies di bumi. Komoditas yang tercepat musnah, di antaranya palawija lahan tropis.

Paradigma unlimited wants versus limited resources dalam ekonomi makin dirujung, sesuai keserakahan manusia. Dengan mental kapitalis yang berkuasa saat ini niscaya akan mengembalikan manusia pada derajat hukum rimba barbar, berebut makan untuk survive. Ataupun kalau tidak, kita akan sama-sama menantikan kematian yang didahului orang di negara miskin yang tidak memiliki daya dukung dan deposit utilities melimpah seperti negara maju.

Untuk mengatasi hal itu, tidak mungkin berharap pada model kepemimpinan dunia yang ada sekarang. Dalam United Nation Climate Change Conference di Bali pada Desember 2007 tadi, meski dihadapkan setumpuk fakta bumi menuju kematian, sang adidaya USA, tetap tidak konsisten bersikap. Sekarang yang kita butuhkan adalah model ekonomi bertuhan, terbentuk dari pandangan hidup menyeluruh material dan spiritual. Sekian.

Semakin otentik Anda, semakin tulus ekpresi Anda, khususnya berkenaan dengan
pengalaman pribadi dan bahkan keraguan diri, semakin orang-orang dapat berhubungan
dengan ekpresi Anda dan mereka pun merasa semakin aman untuk mengekpresikan
diri mereka sendiri. Ekspresi ini pada gilirannya menjadi umpan balik bagi semangat
orang lain, dan empati kreatif yang murni terjadi, menghasilkan wawasan baru dan proses
belajar dan gairah serta petualangan yang memuat prosesnya terus berlangsung" (Covey)

Nikmati proses belajar. Adalah hebat menjadi bagus di bidang tertentu. Adalah hebat
belajar menjadi bagus di bidang tertentu" (Sean Mc Arthur)

Bersedialah membuang ide-ide lama Anda jika seseorang muncul dengan sesuatu
yang baru dan lebih baik. Ide tidak pernah setia pada siapa yang menciptakannya,
tetapi ide setia pada orang yang menjadi sahabatnya" (Brian Tracy)

"Mendengar secara empatik membutuhkan waktu, tetapi tidak sebanyak waktu yang
dibutuhkan untuk mundur dan memperbaiki kesalahpahaman, untuk mengerjakan ulang,
untuk hidup dengan masalah yang tidak terungkap dan terpecahkan, untuk berhadapan
dengan hasil dari tidak adanya pemberian udara psikologis kepada orang lain" (Covey)

"Putuskan terlebih dahulu tujuan utama dalam hidup Anda dan kemudian susunlahsemua
kegiatan-kegiatan Anda di sekitarnya. Buanglah kegiatan yang tidak sesuai dengan tujuan.
Seringkali tujuan tidak tercapai bukan karena kurangnya dukungan tetapi karena terlalu
banyak penolakan" (Brian Tracy)

"Sabarlah, gagasan yang bagus tidak dihasilkan dengan instan, namun dikembangkan
dengan tindakan" (Sean Mc Arthur)

Berapa Persen Gaji Anda Naik di tahun 2008 ini?

by jakarta @ 2007-12-26 - 16:32:02

bugil1

Tahun 2007 sebentar lagi akan berakhir. Para Manajer Keuangan di setiap perusahaan pasti sudah menyelesaikan rancangan budget yang akan dipakai tahun depan – dan tentu dalam rancangan itu, termasuk formula kenaikan gaji karyawan. Artinya, dalam hari-hari ini akan segera muncul pengumuman resmi – bukan lagi sekedar rumor ! — mengenai berapa persen kenaikan gaji yang akan Anda peroleh dan – aha – mungkin juga jatah bonus tahunan.

Satu komponen pasti dalam penentuan kenaikan gaji adalah laju inflasi – yang tahun 2007 ini diprediksi akan berada pada angka 6,5 %. Itu artinya gaji Anda pasti akan naik sebesar itu – plus faktor penambah. Bagi Anda yang bekerja di perusahaan yang “pelit”, ya mungkin faktor penambahnya cuma 3 % (duh, nasib, nasib). Namun bagi yang beruntung bekerja di perusahaan yang “peduli” dengan kesejahteraan karyawannya (artinya ndak cuma lips service doang), faktor penambah itu bisa sebesar 10 %. Ditambah kenaikan inflasi yang 6,5% total kenaikan gaji Anda bisa mencapai 16,5 %. Kalau gaji Anda sekarang Rp 10 juta/bulan, berarti mulai tahun depan, akan ada tambahan pemasukan sebesar Rp 1,650,000 (lumayan….buat nambah uang pendidikan bagi si kecil).

Hanya soalnya begini : tak banyak perusahaan yang memiliki kriteria jelas untuk menentukan persentase kenaikan gaji bagi setiap karyawannya. Akibatnya, sering terjadi kenaikan gaji di sama-ratakan untuk semua karyawan. Bagi karyawan yang kinerjanya pas-pasan, kejadian ini barangkali merupakan anugerah. Namun bagi karyawan yang telah mendedikasikan prestasi terbaiknya, fenomena diatas tentu bisa menjadi pemincu demotivasi. Ngapain saya memberikan yang terbaik jika kenaikan gaji yang saya peroleh disamakan dengan semua orang, begitu mungkin bisiknya dalam hatinya yang tercabik. Disini ada sejenis ketidakadilan yang tersirat sebab tidak ada pembeda yang jelas (diferensiasi) antara top performers dengan poor performers.

Sebenarnya dilema diatas bisa diatasi dengan baik jika setiap perusahaan memiliki sistem evaluasi karyawan yang solid dan terstruktur dengan baik. Dalam konteks ini, sistem evaluasi karyawan yang optimal setidaknya mesti memiliki dua komponen kunci : yakni komponen kompetensi untuk mengukur aspek kecakapan karyawan dan komponen hasil kinerja (performance) untuk mengukur ouput nyata yang dihasilkan karyawan.

Secara spesifik komponen kompetensi dirancang untuk mengevaluasi aspek kecakapan seorang karyawan, baik dalam aspek kecakapan manajerial (misalnya : kecakapan teamwork, communication skills, dan interpersonal relation) ataupun kecapakan teknis yang berkaitan dengan profesi pekerjaannya (semisal kemampuan selling skills bagi seorang salesman, atau marketing management bagi manajer pemasaran).

Komponen kompetensi ini mesti dipetakan dengan baik sesuai dengan masing-masing posisi jabatan – dan kemudian juga mesti dijabarkan dalam indikator perilaku yang dapat diobservasi dan dievaluasi. Pemetaan semacam ini diperlukan sebab secara periodik, setiap tahun atau setiap semester, level kompetensi setiap karyawan harus dievaluasi secara komprehensif. Dan proses evaluasi ini hanya akan bisa berjalan dengan mulus jika setiap jenis kompetensi telah dijabarkan dalam serangkaian kriteria yang jelas. Tanpa ini, proses penilaian biasanya akan tergelincir pada “feeling” semata, dan terpelanting dalam kabut subyektifitas sang atasan yang acap tak jelas kriterianya.

Selain komponen kompetensi, sebaiknya sistem evaluasi karyawan dilengkapi dengan komponen berikutnya yakni : komponen hasil kinerja (performance). Komponen ini intinya bertujuan untuk memetakan hasil kerja karyawan dalam serangkaian key performance indicators (KPI) yang jelas dan bisa diukur. Contoh KPI bagi orang pemasaran misalnya adalah indeks kepuasan pelanggan, market share ataupun volume penjualan per area. Contoh KPI bagi orang HR misalnya adalah jumlah good-employee turn-over, jumlah keluhan karyawan terhadap kecepatan pelayanan HR, ataupun jumlah jam pelatihan per karyawan per tahun.

Setelah serangkaian KPI dapat dirumuskan dengan baik, maka selanjutnya ditetapkan target yang hendak dicapai untuk setiap KPI yang telah disusun. Dengan model ini maka proses evaluasi karyawan tinggal membandingkan target terukur yang telah ditetapkan dengan hasil aktual yang dicapai. Dalam proses ini pula, dimensi obyektivitas akan menjadi lebih mekar sebab semuanya telah dipetakan dalam indikator yang jelas dan terukur.

Demikianlah kombinasi dua komponen kunci – yakni komponen kompetensi dan komponen performance – yang mestinya dijadikan sandaran untuk proses evaluasi karyawan. Berapa bobot dari setiap komponen itu dalam proses penilaian akhir? Tak ada jawaban yang baku disini. Untuk posisi-posisi yang lebih jelas ukuran hasilnya seperti bagian sales dan pemasaran, maka bobot yang lebih besar (misal 60%) mestinya dialokasikan untuk komponen hasil kinerja (performance). Sebaliknya untuk posisi-posisi administratif – semacam support function – maka bobot untuk komponen kompetensi bisa lebih besar (misal 60 % untuk komponen kompetensi dan 40 % untuk komponen performance).

Gabungan hasil evaluasi untuk kedua komponen diatas kemudian mesti dijadikan dasar untuk menntukan besaran kenaikan gaji setiap karyawan. Dengan cara ini maka persentase kenaikan gaji karyawan bisa berbeda-beda tergantung dari hasil evaluasi menyeluruh atas aspek kompetensi dan aspek kinerja yang bersangkutan. Dan dengan cara ini pula, proses penentuan kenaikan gaji bisa dibangun dengan lebih fair dan transparan.

So, omong-omong, berapa persen kenaikan gaji Anda di tahun 2008 ini?

10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITAS

"Strategi bukan hanya perkara menjadi yang baik pada apa yang Anda lakukan-Strategi adalah perkara menjadi berbeda dalam hal apa pun yang Anda lakukan.
~Michael Porter
Professor di Harvard Business School

Hampir sebagian besar orang lebih senang menjadi pewirausaha. Menjadi wirausahawan atau pebisnis dianggap cara yang paling tepat dan cepat untuk mencapai kebebasan waktu dan keuangan. Realitasnya memang sumber penghasilan orang-orang terkaya di dunia 74 persen berasal dari berbisnis.

Tetapi berdasarkan statistik, kurang dari 20 persen pebisnis berhasil melewati tahun ke-5. Sebuah pepatah bijak mengatakan, "Bukan soal menang atau kalah, melainkan bagaimana Anda memainkan bisnisnya." Artinya memang tak mudah menjalankan sebuah bisnis, karena tak hanya butuh modal keuangan maupun mental, melainkan kemampuan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik hingga mencapai sukses dan berintegritas. Berikut ini beberapa kemampuan yang harus dimiliki untuk menjalankannya.

Kemampuan pertama yang harus dimiliki untuk menjalankan sebuah bisnis adalah bertanggung jawab untuk menyajikan produk atau jasa yang berkualitas dan memberi manfaat yang optimal terhadap konsumen. Hal itu akan melahirkan situasi di mana pebisnis dan konsumen sama-sama mendapatkan apa yang diinginkan dan saling diuntungkan. Sehingga untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan bisnis bertahan hingga berjangka panjang, maka seorang pebisnis juga harus bertanggung jawab untuk menyajikan produk dan pelayanan yang lebih baik pula.Seperti Michael Porter pernah berkata,"Strategi menuntut pilihan. Anda harus memutuskan nilai apa yang hendak Anda sajikan, dan kepada siapa nilai itu hendak Anda sajikan. Anda tidak dapat menyajikan segala nilai kepada semua orang."

Kemampuan yang kedua adalah kemampuan membaca peluang maupun risiko yang terhitung maupun tidak. Kemampuan membaca peluang merupakan kelebihan alamiah yang dimiliki oleh seorang pebisnis sejati. Kemampuan tersebut tentu saja tidak dimiliki oleh seorang profesor sekalipun yang hanya menguasai ilmu ekonomi secara teori.

Kemampuan ketiga adalah kemampuan bersikap jujur dan menjadi diri sendiri, karena setiap pebisnis merupakan pesan dari bisnis yang ia jalankan. Kejujuran menjadikan konsumen maupun investor yang menjadi bagian penting dari bisnis merasa aman dan nyaman serta menikmati aktivitas bisnis dengan pebisnis tersebut. Hal itu akan menumbuhkan kesetiaan, kepercayaan, dan hubungan yang erat dengan mereka. Dengan kata lain, reputasi kejujuran yang dimiliki oleh seorang pebisnis dalam menyajikan produk maupun jasa merupakan faktor penentu apakah nantinya ia akan berhasil mengembangkan bisnisnya atau tidak.

Selanjutnya, seorang pebisnis yang berhasil pasti mempunyai keberanian mengambil keputusan atau tindakan-tindakan bisnis walaupun hanya mendapatkan beberapa informasi dan bukan gambaran secara terperinci. Memang setiap keputusan atau tindakan-tindakan bisnis selalu mengandung resiko, misalnya inovasi produk atau jasa yang diluncurkan diterima atau ditolak oleh pasar. Jika bisnis cukup menguntungkan, tentu mengandung resiko yang lebih besar pula. No pain, no gain. Sebuah bisnis hanya akan berjalan di tempat atau bahkan hancur tanpa keberanian mengambil keputusan.

Kemampuan lain yang harus dimiliki adalah menjadikan bisnis yang ditekuni sebagai sesuatu yang menyenangkan. Kehidupan kita sudah penuh dengan berbagai hal yang serius. Sehingga manusia cenderung lebih terkesan pada segala sesuatu yang bersifat menyenangkan dan menarik.

Berikut contoh-contoh hal menyenangkan yang dapat diaplikasikan kedalam bisnis; memberikan potongan harga atau ekstra produk khusus jika berhasil mengumpulkan poin tertentu. Contoh lainnya adalah berupa kejutan yang menarik dalam periode waktu tertentu. Mengirimkan surat tanda terima kasih atau ucapan selamat juga merupakan hal yang menyenangkan sekaligus menghargai orang lain. Konsumen yang menerima kejutan pasti merasa senang. Itu merupakan ciri khas yang unik. Jika seorang pebisnis mampu melakukannya, dapat dipastikan bisnisnya akan berkembang pesat. Karena apa yang kita berikan itulah nantinya yang akan kita terima.

Seorang pebisnis juga harus mempunyai kemampuan memanajemen, setidaknya kemampuan manajemen dasar. Berbisnis harus dilandasi oleh manajemen bisnis dan keuangan yang baik. Jika manajemen yang ia terapkan cukup baik, tertib dan disiplin, maka segala sesuatu ataupun sistem yang berkaitan dengan konsumen, kolega, maupun rekanan akan berjalan dengan baik pula. Sehingga, semua elemen yang terkait merasa puas dan senang berbisnis dengannya.

Selain memiliki kemampuan manajemen bisnis dan keuangan, seorang pebisnis haruslah mempunyai kemampuan memanajemen waktu, khususnya di awal bisnis dijalankan yang akan menguras banyak waktu. Selain fokus kepada pekerjaan, seorang pebisnis jangan lalai memberikan waktu dan perhatian terhadap keluarga. Kurangnya perhatian terhadap keluarga dapat memicu konflik dan berikutnya mempengaruhi kondisi emosional dan kebijakan bisnis yang diambil.

Untuk menjadi seorang pebisnis yang berhasil harus mempunyai kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan informasi tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan bisnisnya. Ilmu pengetahuan dan informasi memungkinkan seorang pebisnis mampu melakukan dan menikmati kreativitas, contohnya: menciptakan inovasi produk baru, atau melakukan langkah-langkah guna mengantisipasi tantangan, tehnik produksi yang bertujuan untuk meningkatkan omzet. Ilmu pengetahuan dan informasi pada akhirnya sangat membantu pebisnis untuk membaca peluang yang menguntungkan, mengantisipasi kegagalan dan menciptakan daya tarik khusus dan unik bagi bisnisnya.

Seorang pebisnis juga harus mampu menyampaikan pesan tentang keunggulan produk melalui iklan atau promosi. Iklan atau promosi tentang produk maupun jasa yang baik setidaknya haruslah jelas, mudah dimengerti dan mengandung unsur humor. Bila perlu seorang pebisnis menyediakan kontak pelayanan, sehingga setiap orang yang terlibat dengan bisnisnya dapat berkomunikasi dengan jelas. Langkah tersebut sangat memudahkan usaha pebisnis memancing banyak orang untuk menggunakan jasa atau produk yang dipasarkan.

Jika pebisnis tersebut termasuk seorang pengusaha yang mempunyai karyawan cukup banyak, maka ia harus mampu menjadi pemimpin sebuah tim. Artinya, ia harus mampu menciptakan budaya yang baik di lingkungan pekerjanya sehingga produk dan layanan yang dihasilkan berkualitas spesial. Contoh budaya positif diantaranya adalah tersenyum saat melayani, produk berkualitas, garansi, dan lain sebagainya.

Semua kemampuan tersebut tentu tidak serta merta dimiliki oleh seorang pebisnis. Mungkin ada orang yang mempunyai bakat alamiah dan memiliki beberapa di antara beberapa kemampuan di atas. Tetapi tak menutup kemungkinan setiap orang diantara kita menguasai seluruh kemampuan tersebut, memiliki bisnis yang berintegritas dan mencapai puncak kejayaan jika kita mencoba menerapkannya sedikit demi sedikit. Selamat berbisnis.[aho]

* Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku bestseller.

Kram Misterius Woodgate

Middlesbrough - Sepanjang karirnya Jonathan Woodgate kerap dilanda cedera. Namun kali ini bek Middlesbrough itu dihinggapi kram yang misterius karena belum diketahui benar apa penyebabnya.

Menghadapi West Ham akhir pekan lalu, Woodgate harus ditarik keluar di menit 63 dan digantikan Robert Huth. Bek 27 tahun itu diduga mengalami kram dengan kakinya, meski bukan kram biasa.

"Problem kramnya aneh. Dia kesakitan. Saat ini kami sedang melakukan serangkaian tes untuk mengetahui penyebab cederanya. Kami baru mulai bekerja bersama untuk mengetahui akar masalahnya," jelas manajer Boro, Gareth Southgate dilansir Goal, Rabu (26/12/2007).

Sepanjang karirnya bersama Newcastle United dan Real Madrid, pemain yang memulai karir profesionalnya bersama Leeds United itu relatif tak pernah absen mengalami cedera. Kali ini meski bukan menderita cedera serius, melainkan hanya kram, problem itu malah masih misterius.

"Ini tidak terjadi kepada Woody ketika latihan, hanya situasi di pertandingan. Untungnya ini hanya kram, bukan cedera," tandas Southgate.

Middlesbrough akan melawat ke kandang Birmingham City dalam laga "Boxing Day", kemungkinan dengan Huth memulai pertandingan untuk mengisi posisi Woodgate. (krs/a2s)

Susahnya Jadi Perawan

by jakarta @ 2007-12-26 - 16:11:29

britney-spears

Nova Eliza

Jakarta,- Memang terkadang susah jadi perempuan, karena mereka harus benar-benar menjaga keperawanan mereka, apalagi bagi kaum hawa yang baru merintis karir di dunia entertain. Seperti yang dialami dan juga diharapkan oleh Nova Eliza, bagi sesama wanita.

Dalam film Susahnya Jadi Perawan, Nova, yang bertindak sebagai produser sekaligus pemainnya, memberikan pesan bahwa jangan sampai gemerlapnya dunia mengorbankan harga diri perempuan.

Sebagai film pertama yang diproduksi bersama sang suami, Mirwan Suwarso, Susahnya Jadi Perawan membuat perasaan Nova 'tak karuan', apalagi saat gala premiere di Citos, Selasa (18/12) malam.

"Ada rasa senang, deg-degan, dan lega," akunya.

Secara garis besar, film Susahnya Jadi Perawan menjadi tempat bagi Nova untuk berbagi pengalaman dalam menggeluti lika-liku dunia entertainment selama 18 tahun. Seperti misalnya soal bagaimana dia harus mempertahankan prinsip dari sebuah keperawanan, yang kerap digadaikan demi satu kata popularitas dan cinta yang semu. Dan fenomena ini, diakui ataupun tidak, menurut Nova sudah ada sejak jaman baheula.

"Dan setelah menikah ini, aku ingin berbagi secara tepat. Dan di entertainment, menurut saya, tidak harus dengan modal 'nekat' saja. Banyak hal yang menarik yang bisa digali untuk bisa dapat masuk dunia entertainment dengan cara yang benar," ungkapnya.

Karim Benzema
Superstar Terkini Les Gones

Dua gol yang dicetak saat Olympique Lyonnais menang 3-0 atas tuan rumah Glasgow Rangers dan mengantar Les Gones lolos ke fase knock-out Liga Champion 2007/08 membuat nama Karim Benzema kian kencang mengiang di telinga para pelatih klub besar di seantero Eropa.

Karim Benzema, memilih Prancis dibanding negara leluhur, Aljazair.

Remaja berusia 20 tahun kelahiran 10 Desember 1987 ini adalah superstar terkini Les Gones. Namanya terus bersinar di berbagai kesempatan. Ia memiliki kombinasi teknik, kekuatan, kecepatan, serta insting tinggi dalam mencetak gol.

Dengan berbagai kelebihan tersebut, Benzema bisa bermain sebagai striker utama Lyon dalam skema 4-3-3 serta bisa ditempatkan di kedua sayap. Yang terpenting lagi, ia bisa mencetak gol dari berbagai sisi. Pada musim 2007/08 Benzema telah menghasilkan 12 gol hingga pekan ke-18 dan menempati posisi top scorer, sementara di Liga Champion membuat tiga gol dalam lima matchday.

Lahir di Prancis dari orang tua Aljazair keturunan Kabyle, Benzema ditemukan oleh pencari bakat Lyon ketika sedang bermain di tim anak-anak Bron Terraillon pada 1996 saat berusia sembilan tahun. Ketika itu ia langsung diikat oleh Akademi Sepakbola Lyon. Kabyle adalah daerah dataran tinggi di Timur Laut Aljazair.

Potensi besar yang ada pada Benzema terus berkembang hingga namanya kerap menghiasi tim nasional Prancis U-16, U-17, dan U-18 dengan mengoleksi 20 gol dari 35 penampilan. Pada 2004, Benzema menjadi salah satu pemain kunci ketika Prancis menjadi juara Euro U-17.

Tim nasional Prancis senior juga sudah membuka pintu. Benzema dipanggil untuk masuk Les Bleus senior pada November 2006 menjelang uji coba melawan Yunani, tapi ketika itu ia menarik diri karena cedera. Ia harus menunggu enam bulan untuk benar-benar merealisasikan impiannya memakai baju kebesaran Les Bleus ketika beruji coba melawan Austria di Stade de France, 28 Maret 2007. Penampilan perdananya sangat memuaskan karena lewat tendangan bebas yang dilakukannya Prancis menang 1-0.

Sejak itu ia secara regular menjadi bagian dari tim Les Bleus dan sangat mungkin akan masuk skuad Euro 2008. Pada 13 Oktober lalu, ia pun mencetak dua gol kala Prancis mengalahkan tuan rumah Kepulauan Faroe 6-0 pada kualifikasi Euro 2008.

Debut profesional bersama Lyon pada Januari 2005 saat menghadapi Metz, Benzema, waktu itu berusia 17 tahun, juga langsung membuat kontribusi penting. Masuk pada menit ke-88 dengan nomor punggung 33 dan tanpa nama, sentuhan pertamanya adalah umpan lob indah kepada Bryan Bergougnoux yang membuatnya bisa mencetak gol.

Menolak Negara Leluhur

Benzema sebetulnya ditawari juga untuk masuk tim nasional negara leluhurnya, Aljazair, pada 9 Desember 2006. Tapi, kepada majalah Champions, ia menjawab: “Aljazair adalah negara orang tua saya, itu selalu ada dalam hati. Tapi, menyangkut sepakbola, saya akan bermain untuk tim nasional Prancis.”

Curriculum vitae yang dimiliki Benzema membuatnya jadi incaran klub besar. Internazionale, AC Milan, Juventus, Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal adalah sederet klub yang tengah memantaunya. Kontrak lima tahun yang ditandatangani untuk Lyon pada Mei 2005, lantas diperpanjang lagi pada Agustus 2007 hingga 2012, pun bisa terhenti jika ada klub yang bersedia mentransfernya dengan harga yang tentu disepakati Lyon.

Pelatih Lyon, Alain Perrin, sebetulnya sangat ingin mempertahankan Benzema dan ia khawatir salah satu aset terbesarnya lepas. Media Prancis bahkan memprediksi klub-klub kaya akan memaksa Benzema untuk keluar dari Les Gones pada transfer window edisi Januari mendatang.

Benzema sendiri membantah berbagai spekulasi dan menegaskan tidak akan pergi sebelum kontraknya berakhir pada 2012. Tapi, semua itu bisa berubah jika Chairman Lyon, Jean-Michel Aulas, mulai mempertimbangkan berbagai tawaran yang masuk ke mejanya. (Yudhi F. Oktaviadhi/Foto: AFP)

DATA DIRI
-----------------------
Lahir: 10 Desember 1987 di Lyon, Prancis
Tinggi: 183 cm
Berat: 74 kg
Posisi: Striker
Klub: Lyon
Nomor: 10

Klub Remaja
1995-1996 Bron Terraillon
1996-2004 Lyon
Klub Profesional
2004/05 Lyon 6 tampil (0 gol)
2005/06 Lyon 13 (1)
2006/07 Lyon 21 (5)
2007/08 Lyon 18* (12)
*) Hingga pekan ke-18
Tim Nasional
2003-2004 U-16 7 tampil (1 gol)
2004-2005 U-17 18 (14)
2005-2006 U-18 10 (5)
2006 Junior 5 (-)
2007- Senior 3 (3)

Prestasi
2004 Juara Euro U-17
2005 Juara Ligue 1
2006 Juara Ligue 1
2007 Juara Ligue

Ensiklopedia Sepakbola

Ketika dibandingkan dengan kemampuan Zinedine Zidane, Karim Benzema lebih sreg dipandang memiliki karakter seperti mantan rekan Zizou di Real Madrid, Ronaldo. El Fenomeno, yang kini membela AC Milan, dianggapnya sebagai inspirator. “Sejak saya kecil Ronaldo adalah referensi utama, sumber inspirasi.”

Benzema menurut teman-teman dan kolega di klub kerap disebut ensiklopedia sepakbola. Pasalnya ia sangat suka meluangkan waktu untuk mempelajari video-video pertandingan. Yang sering ia pelajari adalah penampilan sang idola, Ronaldo.

Benzema bahkan selalu mengikuti secara detail perkembangan karier Ronaldo sejak pemain asal Brasil itu pindah ke Barcelona. Ia pun mengaku mengadopsi teknik, kekuatan, kecepatan, dan cara Ronaldo dalam mendribel bola.

Namun, itu semua tidak akan bisa berkembang dan berjalan dengan baik jika Benzema tidak memiliki bakat besar. Imbasnya, jika dalam performa terbaik, Benzema sulit dihentikan. Setiap bek selalu kerepotan untuk menjaga pergerakannya. (yudi)

New Golden Generation

Setelah era Michael Platini, Jean Tigana, dkk. mempersembahkan juara Piala Eropa 1984, lantas era Zinedine Zidane, Thierry Henry cs. sukses menjadi juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, Prancis kini memiliki the new golden generation.

Salah satunya adalah Karim Benzema. Striker Lyon ini menjadi harapan masa depan Prancis bersama rekan seklubnya, Hatem Ben Arfa, serta Samir Nasri (Marseille) dan Jeremy Menez (Monaco). Kolaborasi mereka telah menghasilkan gelar juara Euro U-17 pada 2004. Di klub masing-masing pun mereka sudah menjadi pemain kunci meski usia mereka rata-rata baru 20 tahun.

Untuk Benzema, pelatih Prancis U-17 pada 2004, Philippe Bergeroo, melontarkan pujian khusus. “Ia mengingatkan saya kepada (David) Trezeguet. Di depan ia sangat istimewa. Tak hanya pergerakannya. Ia juga bisa melakukan tembakan jarak jauh hingga bola diagonal dari pertahanan. Sangat sedikit penyerang yang bisa melakukannya.”

Kepada majalah Champions, pelatih timnas Prancis senior, Raymond Domenech, juga memuji remaja yang memiliki sembilan saudara ini. “Sangat bagus apa yang bisa ia lakukan di usianya,” ujar sosok yang mulai mempercayai Benzema di tim senior tersebut.

Lain lagi dengan Thierry Henry. Ia memprediksi Benzema akan mendapat Ballon d’Or sebagai penghargaan Pemain Terbaik Eropa suatu hari nanti. Kita nantikan! (yudi)

China falls for Christmas, at least in its stores

Christmas decorations are seen at a shopping mall in Shanghai, December 22, 2007. (Reuters)

BEIJING –– China's shopping malls in late December leave little doubt that the country has been smitten by Christmas, if not in quite the way devout Christians might hope.

Christmas has secured a spot on the Chinese calendar as a cherished excuse to buy, buy, buy. And while Christianity is indeed spreading in the officially atheist country, many shoppers have only a faint idea of the holiday's religious connection.

But their manner of celebration is sure to win the blessing of at least one group: economists.

"It's not really a real holiday," said Benny Zhang, 29, a computer programmer outside a Beijing mall with his wife. "It's just a nice atmosphere for shopping and a chance to swap gifts with each other."

Economists long despaired that the Chinese propensity to save, not spend, was storing up trouble should China's exports falter and hurting the world economy because it was not buying enough from abroad.

Even as China has become wealthier, the savings culture has been reinforced by the dismantling of the social security system, which forced ordinary people to keep enough money on hand for education, medicine and old age.

But Christmas reveals that Chinese consumers, buoyed by fast rising incomes, have now burst on the scene with a fervour for shopping that someday might rival their American counterparts.

"It is hard to get away from cultural norms," said Anna Kalifa, head of research in Beijing for Jones Lang LaSalle, a real estate management firm.

"What is also true is there is a new generation that is coming along and really changing things. They value quality and they want to spend money," she said.

Seven of the world's 10 biggest shopping malls will be in China by 2010, Kalifa said.

Hard numbers show why. Retail sales rose 18.8 percent in November from a year earlier, marking the fastest growth since 1999, the National Bureau of Statistics reported this month.

Bedecked in trees and bunting, with carols piped through their speakers, Chinese malls are thronged by shoppers at Christmas and look much like ones anywhere else in the world. The difference lies just below the surface.

Wang Lijun knows her Santa Claus hat and coat are supposed to lure customers to the buffet house in the Beijing mall where she works but beyond that she is confused.

"The boss makes us wear these," the restaurant hostess, 25, said. "I have no idea what they mean."

But the hat and coat do the trick. Business is brisk in the restaurant behind Wang as waiters clad in similar Santa Claus outfits scurry among the tables, dodging the poinsettia and fake gifts scattered about the floor.

That the gift-buying element of Christmas has spread faster than the religious rituals of the holiday is seen by some Chinese Christians as more an opportunity than a worry.

"It's nothing to be disappointed about," Liu Bainian, vice-president of the China Patriotic Catholic Association, said. "It's good for understanding. From our perspective, it's good for spreading the idea of Christmas."

Liu, who often echoes government opinion on church affairs, said Chinese shouldn't get caught up in the commercialism and should instead view the Christmas message as one of world peace much like the "harmonious society" promoted by authorities.

About 40 million Chinese -- or 3 to 4 percent of the 1.3 billion population -- are Christian, according to the U.S. Central Intelligence Agency.

But precise estimates are hard to come by, as devotees are divided between "above ground" churches approved by the ruling Communist Party and "underground" churches, wary of government ties, that have grown in popularity.

So long as shopping outpaces church-going, Christmas will cheer the hearts of government officials who have been trying to boost consumption to lessen the economy's reliance on exports.

Apakah Tangan Diatas Selalu Lebih Baik Dari Yang Dibawah?

Makan. Itu kebiasaan kita setiap hari. Bahkan kita melakukannya
lebih dari satu kali dalam sehari. Tetapi, adakah `nilai lebih' dari
proses makan yang kita lakukan itu? Bagi anda yang berkecukupan,
fungsi makan bisa ditingkatkan dengan cara `memberi makan' kepada
orang yang membutuhkan. Dengan begitu anda digelari sebagai sang
dermawan. Posisi si pemberi derma selalu berada lebih tinggi
daripada si penerima. Sehingga timbul ungkapan; `tangan diatas jauh
lebih baik daripada yang dibawah'. Oleh karenanya pula, tidak heran
kalau kita sering merasa `lebih mulia' setiap kali memberi. Bahkan,
ketika menyerahkan pemberian itu pun tidak jarang wajah kita
mendongak keatas. Pertanda kemuliaan kita - rasanya - lebih tinggi
dari si fakir itu. Karena melalui ungkapan itu kita meletakkan
posisi sang penerima derma ditempat terbawah. Memang; `Tangan diatas
jauh lebih baik daripada yang dibawah'.

Ada sebuah model lain yang saya temukan. Model dimana posisi sang
pemberi dan sang penerima itu sama. Sederajat. Tanpa sekat. Tidak
berbeda martabat. Ketika itu, saya dalam perjalanan untuk berkunjung
ke rumah salah seorang famili kami. Tiba-tiba saja perut saya
keroncongan. "Aku pengen makan ketoprak nih," Saya bilang. Kemudian,
istri saya yang duduk disebelah kiri bertugas untuk melihat-lihat;
siapa tahu disepanjang jalan yang kami lalui ada gerobak penjual
ketoprak. Makanan favorit saya. Tak lama kemudian, kami menemukan
gerobak penjual makanan. Tidak hanya satu gerobak, melainkan dua.
Yang satu gerobak ketoprak. Dan yang satu lagi, mie ayam. Anda boleh
berpikir; `ngapain sih kok yang beginian aja diomongin? Bukankah
gerobak mie ayam dan ketoprak sudah biasa saling berdampingan? '
Memang betul. Itu pemandangan yang biasa kita temukan. Tetapi, yang
menjadikannya begitu luar biasa adalah moment ketika tengah
berlangsung adegan pertukaran makanan diantara kedua penjualnya.
Tukang ketoprak menyediakan sepiring penuh ketoprak dan
menyerahkannya kepada tukang mie ayam. Sedangkan, tukang mie ayam
menyajikan semangkuk mie ayam untuk disantap si penjual ketoprak....

Pernah menyaksikan adegan itu? Bagi saya, itu bukan adegan yang
biasa. Ketika seseorang bersedia menyerahkan sesuatu yang
dimilikinya bagi orang lain, dan tindakan itu berlangsung secara dua
arah; maka saya kira, kita sudah mencapai nilai kemanusiaan kita
yang paling tinggi. Coba perhatikan, bagaimana mereka meletakkan
diri mereka sendiri relatif terhadap orang lain. Meskipun mereka
berada pada posisi sebagai `sang pemberi derma', namun mereka sama
sekali tidak menunjukkan tanda-tanda keangkuhan yang sering menempel
dalam diri kita setiap kali kita menyodorkan pemberian kepada orang
lain. Mereka tetap berada dalam kesetaraan.

Anda boleh saja mengatakan bahwa mereka bisa begitu karena ketika si
tukang ketoprak memberikan ketopraknya, dia juga akan menerima mie
ayam dari temannya. Anda benar. Tetapi, bukankah itu merupakan
isyarat bagi kita untuk terbebas dari distorsi tangan yang diatas
lebih baik daripada yang dibawah? Anda boleh protes; "Gue kan kalau
ngasih kagak dapat imbalan apa-apa dari dia. Ya wajar donkszt, kalau
dia berhutang budi sama gue! Toh gue memberi sama dia bukan
mengharapkan imbalan apapun dari dia. Apa sih yang bisa dia lakukan
buat gue? Nothing!"

Anda benar lagi. Mungkin, dia tidak akan bisa membalas budi anda.
Bagaimanapun juga caranya. Tidak mungkin. Lagipula, anda tidak
membutuhkan apa-apa dari dia. Tetapi, tidakkah anda meyakini bahwa
untuk setiap kebaikan yang anda lakukan; Tuhan akan selalu
menyediakan balasannya? Seandainya kepada anda dikatakan: Tuhan
tidak akan membalas kebaikan apapun yang anda lakukan kepada orang
lain; apakah anda masih bersedia melakukannya? See? Ada trade-off
disitu. Dan anda melakukannya untuk trade-off, itu. Baiklah, anda
boleh berkata: "gue tidak butuh pahalanya!" Oh ya? Bukankah ketika
anda menolong orang lain, lalu hati anda merasa lega. Anda bahagia.
Lalu anda terpicu untuk memberi lebih banyak lagi, kepada lebih
banyak orang lagi. Dan hati anda semakin senang. Lalu, anda terpicu
lagi, dan anda merasa nyaman dengan suasana hati anda? Sadarkah anda
bahwa hati yang tenang itu adalah bayaran kontan yang Tuhan berikan
atas kebaikan anda? Jika setelah memberi hati anda menjadi gundah;
apakah anda akan melakukannya lagi? Begitulah Tuhan memberi pahala
kepada kebaikan anda. Apapun hitungannya, memberi itu, selalu
membawa keuntungan bagi sang pemberi. Namun, sekedar perasaan nikmat
itu saja bisa menjebak kita kedalam perasaan `lebih tinggi' dari
orang yang menerima kebaikan kita. Well, `Tangan diatas jauh lebih
baik daripada yang dibawah'.

Tapi, itu tidak terjadi pada tukang ketoprak dan mie ayam. Mereka
tetap memposisikan diri dan hatinya dalam kesetaraan. Dan ternyata;
pertukaran tidak hanya terjadi diantara mereka berdua. Melainkan
juga dengan tukang lontong sayur. Tukang gado-gado. Tukang cuanki.
Tukang baso. Tukang es buah. Dan dengan tukang-tukang lainnya.
Begitulah cara mereka menikmati pengalaman memakan beragam jenis
makanan. Tanpa harus terbebani oleh pikiran; bagaimana cara
membayarnya.

Dengan cara itu, mereka tidak sekedar berhasil meningkatkan nilai
dari sebuah tindakan yang kita sebut sebagai `makan'. Mereka juga
telah secara alami berhasil meningkatkan nilai hidup mereka sendiri.
Nilai hidup? Ya, nilai hidup. Masih ingat bahwa manusia ini adalah
mahluk sosial? Maka apa yang bisa dilakukannya untuk orang lain
itulah yang menentukan nilai hidupnya sendiri. Jika dia tidak
berguna bagi orang lain, maka sebagai mahluk sosial dia sudah gagal
membawakan fungsinya. Jika begitu, dia tidak menjadi apapun selain
perwujudan perilaku para benalu.

Tidak hanya itu; mereka juga telah secara alami berhasil
meningkatkan kemuliaan diri mereka sendiri dihadapan Tuhannya.
Tuhan? Apa hubungannya dengan Tuhan? Mengapa segala sesuatu yang
kita lakukan dalam hidup ini harus selalu dikait-kaitkan dengan
Tuhan? Karena Tuhan sudah berjanji untuk memberikan imbalan kepada
manusia-manusia yang bersedia memberikan manfaat kepada orang lain.
Kepada yang memberi makan orang lapar, Tuhan berjanji untuk tidak
membiarkannya kelaparan. Dan janji Tuhan adalah benar. Ketika si
Tukang ketoprak menyerahkan ketoprak jatah makan siangnya kepada
tukang mie; dia bisa saja kelaparan. Tapi, ternyata tidak.
Sebaliknya, malah dia mendapatkan mie ayam tanpa harus mengeluarkan
uang sepeserpun. Begitu pula sebaliknya dengan tukang mie ayam. Coba
perhatikan. Kedua orang itu saling memberi makan, tanpa harus takut
akan kelaparan karenanya.

Kita, jika makan. Ya..., makan saja. Kalaupun ada pahala didalamnya,
itu karena kita makan yang baik-baik dari rejeki yang halal. Tetapi,
tukang ketoprak dan mie ayam itu; ketika mereka makan, mereka
mendapatkan pahala dari Tuhan. Karena, setiap kali mereka tahu bahwa
temannya sedang lapar; mereka dengan sukarela memberinya satu porsi
dagangannya. Tanpa menghitung berapa temannya itu harus membayar.
Tanpa terbersit dihatinya ungkapan `Tangan diatas jauh lebih baik
daripada yang dibawah'. Karena, faktanya memang demikian, bukan?

Harta Calon Panglima Rp 3,1 M

Refleksi: Bagus punya panglima yang kaya raya, sebab dengan begitu para prajurit krocok pun bisa jadi kaya. Apakah bisa begitu?

http://www.pontiana kpost.com/ berita/index. asp?Berita= Utama&id=148145

Sabtu, 22 Desember 2007

Harta Calon Panglima Rp 3,1 M

Djoko Santoso

Jakarta,- Berapa nilai kekayaan calon Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso? Menjelang memangku jabatan sebagai orang nomor satu di Mabes TNI Cilangkap, Djoko memiliki kekayaan Rp 3,138 miliar.

Jumlah itu didasarkan pada laporan yang ditulis Djoko dalam LHKPN (Laporan Harta Kekyaan Pejabat Negara) yang dilaporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Laporan terakhir itu bertanggal 24 Mei 2006, di awal menjabat kepala staf TNI-AD.

Kekayaan Rp 3,138 miliar itu meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan nilai kekayaan jenderal asal Solo itu, lima tahun sebelumnya. Dalam LHKPN per 14 Juni 2001, dia hanya memiliki kekayaan Rp 1,667 miliar.

Dalam tempo lima tahun, kenaikan paling signifikan terjadi pada koleksi kendaraannya. Pada 2001, nilai kendaraannya Rp 115 juta. Lima tahun kemudian menjadi Rp 780 juta.

Dua mobil lamanya dijual dan diganti dengan dua mobil baru, yakni Toyota Land Cruiser seharga Rp 550 juta dan Honda CR-V Rp 230 juta.

Selain kendaraan, penambahan kekayaan suami Angky Retno Y. itu terdapat pada sisi harta bergerak lain (selain kendaraan) yang sebelumnya bernilai Rp 55,45 juta menjadi Rp 341,98 juta. Dalam lima tahun, Djoko menerima hibah dua kali, yakni berupa batu mulia bernilai Rp 120 juta dan barang seni dan antik bernilai Rp 15 juta.

Kepada Pontianak Post, Direktur LHKPN KPK M. Sigit mengungkapkan, meski LHKPN terakhir tercatat 24 Mei 2006, laporan tersebut relatif baru dimasukkan dalam tambahan berita negara yakni pada 7 Desember 2007. KPK, ujarnya, belum menerima LHKPN terbaru. ”Jika dia sudah resmi dilantik (sebagai panglima TNI, Red), kami akan mengirimkan surat pemberitahuan untuk memperbarui LHKPN. Tapi, tanpa surat, yang bersangkutan semestinya sudah tahu. Kan lama jadi KSAD,” ujarnya.

Ditambahkan, data yang dicatatkan pada lembaran negara adalah data yang lolos verifikasi administrasi, bukan hasil invenstigasi. ”Temuan ataupun masukan masyarakat terhadap data yang bersangkutan kami mohon disampaikan ke KPK,” lanjut pria berkacamata itu.

Menjadi pahlawan atau pecundang

by jakarta @ 2007-12-26 - 15:34:32

Muscle-gallery0

Pahlawankah anda, atau seorang pecundang? Sebuah
pertanyaan yang mungkin

terkesan janggal. Jelas2 beda... kok masih ditanya...

Di satu sisi, pahlawan akan disanjung tinggi. Di sisi
lain seorang pecundang

akan diingat sebagai pihak minus. Sisi negatif..

Tapi apa iya sih memang beda?

Keduanya mungkin saja serupa. Keduanya melakukan
tindakan yang sama2 aja.

Bisa jadi keduanya melakukan langkah2 yang sama2
keras... langkah2 yang

kesannya "anarkis" dan ofensif...

Terkadang yang membedakan hanyalah... hasil akhir.
Sukseskah atau gagal?

menangkah... atau kalah?

Suatu titik rawan yang membedakan apakah seseorang itu
menjadi pahlawan...

atau pecundang.

Kok bisa?

Anda masih bingung dengan pernyataan itu. Ok, saya
akan memberi permisalan

berupa contoh2... Jadi siap2lah gunakan imajinasi
anda. Siapkan sandaran

kursi yang enak dan mouse di tangan kanan anda untuk
roll screen penjelasan

di bawah.

Pertama, anda tahu Napoleon Bonaparte... . salah satu
tokoh besar dalam

revolusi Perancis. Seorang yang memimpin armada
Perancis dalam upaya

mempersatukan Eropa. Dan sampai pada suatu titik ia
akhirnya kalah. Usahanya

gagal... dan akhir hidupnya cukuplah memprihatinkan.

Pernahkah anda membayangkan seandainya Napoleon
Bonaparte tak pernah kalah

dan pada akhirnya sukses menyatukan Eropa... Jika saja
pada akhirnya Eropa

kemudian menjadi satu negara, anggaplah bernama
Europion.

Jika sejarah berbicara githu, tidakkah ia saat ini
sudah akan menjadi tokoh

yang ternama?? Pahlawan pemersatu Eropa. Pembentuk
Europion. Begitu...

Sayang toh usahanya gagal. Ia kalah dalam perang di
Waterloo dan ia kemudian

ia malah dikenal menjadi penjahat perang. Seorang
tokoh... antagonis.

Ok, lain cerita lagi. Tahu tentang Adolf Hitler? Tahu
dong. Ia dikenal

sebagai pembantai yang sadis dan kejam bagi bangsa
Yahudi semasa perang

dunia 2.

Pernah coba bayangkan seandainya dia adalah pemenang
perang? Seandainya

semua kekuasaan Eropa akhirnya ada di tangan Jerman?
Seandainya Jerman jadi

pihak pemenang di perang dunia 2 dan sukses menjadi
penguasa Eropa... Coba

bayangkan jika sejarah berkata demikian.

Tidakkah ia akan dianggap sebagai pahlawan? Sebagai
seorang tokoh yang

sukses. Dan buku2 sejarah mencatat dia sebagai seorang
yang "baik"? Terlepas

dari pembantaiannya terhadap kaum Yahudi? Mungkin tak
akan pernah diekspos.

Mungkin saja yang diekspos adalah kesuksesannya
menyatukan dunia. Atau

apapun itu. Sesuatu yang nilainya positif.

Jendral Mc Arthur, panglima perang di Pearl Harbour...
pada akhirnya menjadi

pemenang perang setelah strateginya berhasil memukul
mundur pasukan blok

sentral di perang dunia kedua. Tidakkah ia lantas
dipuja-puja sebagai

pahlawan. Sebagai seorang tokoh sukses...

Pada kenyataannya. . bukankah ia toh sama2 saja dengan
Hitler dan Napoleon?

Hitler membunuh dalam peperangan, dia juga. Napoleon
menerapkan strategi

perang untuk memperoleh kedudukan dan wilayah, dia
juga.

Jadi apa bedanya?

Bedanya... dia menang dan sukses. Dan pada akhirnya
orang menganggapnya

sebagai tokoh baik. Sayang bahwa yang lainnya adalah
pihak yang kalah... dan

tinggallah mereka sebagai pecundang dan penjahat.

Pemimpin armada pro dan kontra kemerdekaan Timor-Timur
misalnya. Ketika

tahun 1970-an Timtim memilih integrasi dengan
Indonesia, pihak Fretilin (pro

kemerdekaan) seolah menjadi tokoh antagonis dalam
buku2 sejarah.

Namun setelah di awal tahun 2000-an, dengan referendum
ulang dan Timtim

merdeka, tidakkah tokoh pro kemerdekaan lantas jadi
pahlawan?? Bukan lagi

pemberontak.

Seandainya GAM di Aceh sukses memerdekakan negeri
Aceh, mungkin saja mereka

akan menjadi pahlawan bagi rakyat Aceh? Coba bayangkan
saja...

Seandainya terjadi sebuah kudeta di suatu negara...
dan "kudeta" itu telah

terbukti sukses, tidakkah sang pengkudeta lantas
menjadi pahlawan? Menjadi

rezim baru yang dicatat sejarah telah berbuat baik??
Dia berkuasa. Apa

mungkin masyarakat akan mencap dia sebagai penjahat?

Andaikata kudeta itu gagal, tidakkah mereka hanya akan
tercatat sebagai kaum

pemberontak semata? Tidak beda dengan usaha2
"pemberontakan" yang mengganggu

integritas bangsa?

Jika dilihat secara netral... tanpa bermaksud memihak
sisi manapun...

Bukankah para "penjahat" melakukan tindak kekerasan?
Apa para "pahlawan"

tidak?

Bukankah "penjahat" melakukan tindak radikal? Bukannya
"pahlawan" toh juga.

Jadi... apa bedanya?

Sekedar menang dan kalahkah? Sekedar sukses dan
gagalkah?

What do you think?

Kita telah tiba di penghujung tahun 2007. Kita optimis, kita pesimis, ada senang, ada duka, menangis, kita tertawa, kita gembira, kita sedih, kita lesu, kita semangat, ada tujuan yang tercapai, ada yang tidak, dan seterusnya.. .. dinamika yang indah dan karena saat ini kita semua masih bernafas, alive and kicking, kita hanya bisa bertambah kuat dan hebat.
Saya tuliskan beberapa pertanyaan di bawah ini sebagai bahan renungan kita di tahun 2007. Bisa jadi bahan pertimbangan saat para sahabat menyusun bahan refleksi diri di akhir tahun saat menyusun TUJUAN di tahun 2008.

* Bagaimana hubungan saya dengan AGAMA/KEYAKINAN/ KEPERCAYAAN saya di tahun 2007? Apakah ada KEYAKINAN saya yang diperkaya? Apakah ada bagian yang luntur dan perlu saya perkuat di tahun 2008? Bagaimana hubungan saya dengan SEGALA SESUATU di luar diri saya? Apakah saya sudah BERMANFAAT untuk ORANG LAIN dan ALAM SEMESTA di tahun 2007? Apakah ada ORANG LAIN atau SISTEM yang saya rugikan - besar atau kecil? Bagaimana agar saya bisa lebih BERMANFAAT sesuai AGAMA/KEYAKINAN/ KEPERCAYAAN saya di tahun 2008?
* Apakah TUJUAN saya tercapai? Berapa bagian dari TUJUAN saya yang tercapai? Berapa bagian yang saya lanjutkan di tahun 2008? Apakah TUJUAN saya di tahun 2008? Apakah SUMBER DAYA yang saya butuhkan untuk mencapai TUJUAn saya di tahun 2008?
* Apakah saya semakin mengenal SIAPA saya dan MISI saya dalam hidup ini di tahun 2007? Bertambah matang dan dewasakah saya sesuai yang saya INGINKAN? Bagaimana sekarang saya melihat dan merasakan SIAPA saya? Ingin menjadi SIAPA saya sekarang?
* Apakah ada NILAI/VALUES yang baru bagi saya tahun ini? Apakah ada NILAI saya yang bergeser? Apakah sekarang yang saya rasa PENTING bagi saya - di kehidupan, pekerjaan, karir, keluarga, dll?
* Apakah ada BELIEF saya yang BERUBAH tahun ini? Apakah ada BELIEF baru? Apakah BELIEF saya sekarang mengenai saya, orang lain, pekerjaan, perusahaan, dan hidup ini? Dapatkah BELIEF ini membantu saya mencapai yang saya INGINKAN di tahun 2008?
* Apakah ada KEMAMPUAN saya yang meningkat tahun ini? Apakah ada KEMAMPUAN yang baru? Apakah ada POTENSI yang bangkit di tahun ini? Apakah ada yang saya tahu akan MAMPU saya lakukan di tahun 2008? Apakah KEMAMPUAN yang saya butuhkan dan perlu saya dapatkan untuk mencapai yang saya INGINKAN di tahun 2008?
* Apakah PERUBAHAN berarti dalam diri saya tahun ini? Bagaimanakah saya melihat dan merasakan penyesuaian cara BERPIKIR dan BERPERILAKU saya?
* Seberapa bermanfaatkah POLA PIKIR dan SIKAP saya di tahun 2007 ini? Bagaimana cara BERPIKIR dan BERSIKAP saya di tahun 2007 ini? Apakah cara BERPIKIR dan BERSIKAP saya membantu saya mencapai apa yang saya INGINKAN? Bagian mana dari cara BERPIKIR dan BERSIKAP ini yang perlu saya sesuaikan untuk tahun 2008 sehingga saya bisa mencapai yang saya INGINKAN?
* Bagaimana saya melihat dan merasakan ORANG LAIN dan LINGKUNGAN saya - keluarga, tempat kerja, masyarakat? Apakah PERILAKU dan PERBUATAN saya terhadap ORANG LAIN yang paling saya banggakan dalam LINGKUNGAN saya? Apakah ada RAPPORT (hubungan baik) yang perlu saya perbaiki dan bangun di tahun 2007? Bagaimana saya dapat membangun RAPPORT dengan lebih baik di tahun 2008? Bagaimana saya dapat menyesuaikan diri dengan LINGKUNGAN yang lama dan baru di tahun 2008?

Worker dies trying to save his friends

KUALA LUMPUR: An Indonesian worker died from smoke inhalation when he tried to rescue three of his colleagues from a fire at their worksite quarters in Jalan Tun Razak here.

The construction worker identified as Durang Surano, 35, was overcome by smoke when he went back into the burning building to rescue his colleagues during the 3.30am fire Tuesday.

Mohd Ramali Arbai, the officer-in-charge of the Pudu Fire and Rescue Department said Durang Surano collapsed and died due to smoke inhalation while trying to help three of his friends who were trapped inside the quaters.

He said three men whom he tried to save, however, managed to escape with minor injuries minutes later.

A total of 102 workers were fast asleep in the quarters when the fire broke out.

Durang Surano's body was sent to Hospital Kuala Lumpur for a post-mortem, while the injured workers were given treatment at Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia.

Mohd Ramali said the fire was put out by 29 firemen who rushed to the scene in three fire engines from the Jalan Pudu, Jalan Hang Tuah and Jalan Chow Kit stations, after receiving a call at about 3.45am.

He said the cause and damage was yet to be ascertained.

New Year - 2008 promises changed directions and reform

2007 has been an eventful year in Mongolia with its trials and tribulations and 2008 holds promises for economic and social growth in its fifth parliamentary election year.
The most tragic event in 2007 was the June helicopter crash in Selenge Aimag where 15 passengers lost their lives in the line of duty, many fathers with young children, and young officers of the National Emergency Services Agency.

The choice of Ulaanbaatar for major conferences through the summer period including the Williamsburg Conference in June and the normalization talks between The Democratic Peoples Republic of Korea and Japan as a sub committee of the Six Party Talks for the DPRK’s nuclear disarmament, signaled wider recognition Mongolia has a place as a political lobbying force at a regional level.

There has been much to celebrate with a major boost from the granting of USD 285 million over a five-year period from the US Millennium Challenge Corporation Compact to improve Mongolia’s land tenure system, primary health care; vocational education and training sector and the railway network.

New Prime Minister Sanjiin Bayar has adopted a realistic approach for plans for his Cabinet’s work in the lead up to the elections. He has promised to tackle urgent issues including corruption, investment agreements in mining, food security, social stability and trade. And importantly underpinning these goals is the need for a unified and stable working environment among Members of Parliament

2008 will see Mongolia’s voters face decisions who to support in elections with issues of ownership of strategic deposits in the national and international spotlight; poverty still below international thresholds; corruption a systemic practice and rising inflation a major challenge.
The opportunity to implement major reform that would have nation-wide impact will be a yardstick for Mongolia’s maturity as a democracy and leader in regional development.

The Mongol Messenger sends Christmas cheer and best wishes for a prosperous 2008 to all of its readers. The Mongol Messenger has received and appreciated increasing feedback and suggestions from domestic and international readers throughout 2007 and looks forward to a continuing healthy relationship on 2008. In thanking readers for their support it will seek to cover all sectors’ news events and provide an on-the-spot insight in the 2008 election year.
Indra Borkhondoin,
Editor-in-chief

Undian Piala UEFA
Tiga Hasil Menarik

Selain undian perdelapanfinal Liga Champion, pada Jumat (21/12) di Nyon, konfederasi sepakbola Eropa juga melakukan undian 32 dan 16 besar Piala UEFA. Setidaknya ada tiga hasil menarik dari acara tersebut.

Hasil menarik pertama adalah bertemunya dua mantan juara Piala UEFA di putaran 32, yakni Galatasaray (Turki) dan Bayer Leverkusen (Jerman). Galatasaray kampiun pada musim 1999/00. Cimbom menjadi klub tunggal Turki yang pernah memenangi kejuaraan antarklub Eropa.

Leverkusen memenangi kompetisi kelas dua di Eropa ini pada musim 1987/88. Siapa pun yang menang, bakal terjadi duel mantan kampiun Eropa di perdelapanfinal. Pada fase itu, Galatasaray atau Leverkusen kemungkinan besar bertemu Hamburg, yang diprediksi dapat mengatasi FC Zurich.

Haisl menarik lain melibatkan klub yang kehadirannya paling menarik perhatian di antara peserta Piala UEFA musim ini. Siapa lagi kalau bukan Bayern Muenchen. Jagoan Jerman ini bertemu Aberdeen. Klub Skotlandia selalu punya spirit tinggi. Hal itu dapat merepotkan Muenchen.

“Aberdeen adalah lawan yang sangat menarik, tapi juga sulit. Kami harus berada di tingkat yang tepat melawan klub Skotlandia,” ujar pelatih Ottmar Hitzfeld.

Hasil menarik lain adalah pertemuan dua klub asal dua dari tiga liga terbaik di Eropa, Bolton Wanderers (Inggris) kontra Atletico Madrid (Spanyol). *

DATA-FAKTA PIALA UEFA
---------------------------------------------
Hasil Undian Putaran 32
Aberdeen (Sko) vs Bayern Muenchen (Jer)
AEK Athens (Yun) vs Getafe (Spa)
Zenit St Petersburg (Rus) vs Villarreal (Spa)
Galatasaray (Tur) vs Bayer Leverkusen (Jer)
Bolton Wanderers (Ing) vs Atletico Madrid (Spa)
Anderlecht (Blg) vs Bordeaux (Pra)
Brann Bergen (Nor) vs Everton (Ing)
FC Zurich (Swi) vs Hamburg SV (Jer)
Rangers (Sko) vs Panathinaikos (Yun)
PSV Eindhoven (Bel) vs Helsingborg (Swe)
Slavia Prague (Cek) vs Tottenham Hotspur (Ing)
Rosenborg Trondheim (Nor) vs Fiorentina (Ita)
Sporting Lisbon (Por) vs Basel (Swi)
Werder Bremen (Jer) vs Braga (Por)
Benfica (Por) vs Nuernberg (Jer)
Marseille (Pra) vs Spartak Moskwa (Rus)
Partai pertama dimainkan pada 13/14 Februari. Laga kedua pada 21 Februari.

Hasil Undian Putaran 16
Anderlecht/Bordeaux vs Aberdeen/Bayern Muenchen
Rangers/Panathinaikos vs Werder Bremen/Braga
Bolton Wanderers/Atletico Madrid vs Sporting Lisbon/Basel
Galatasaray/Bayer Leverkusen vs FC Zurich/Hamburg SV
AEK Athens/Getafe vs Benfica/Nuernberg
Rosenborg Trondheim/Fiorentina vs Brann Bergen/Everton
Slavia Prague/Tottenham Hotspur vs PSV/Helsingborg
Marseille/Spartak Moskwa vs Zenit/Villarreal
Partai pertama dimainkan pada 6 Maret. Laga kedua pada 12/13 Maret.

Michael Dickhauser
dari Nyon

Undian Panas di Musim Dingin

Musim dingin sedang sangat terasa di Swiss. Tidak ada sinar matahari dan temperatur baik siang dan malam berkisar antara minus 5 sampai minus 3 derajat. Jika ingin melihat matahari, Anda mesti naik ke gunung.

Akan tetapi, banyak orang pada Jumat (21/12) pagi, dengan berpakaian rapi, memilih pergi ke Nyon, di tepi Danau Geneva. Hanya ada satu keinginan dalam pikiran, yakni mendapatkan undian yang menguntungkan. Ya, di kantor UEFA diadakan undian babak perdelapanfinal Liga Champion.

Sayang, acara dimulai dengan buruk. Tidak pernah selama enam tahun BOLA mengikuti acara undian di Nyon dan sebelumnya di Jenewa ada kesalahan teknik. Microphone Sekjen UEFA, David Taylor, tidak bekerja dengan baik. Untung saat itu acara belum disiarkan langsung oleh teve.

Tayangan video clip tentang 16 klub yang tampil di perdelapanfinal juga terganggu. Tapi, ketika undian dimulai semua berjalan dengan lancar. Giorgio Marchetti, Direktur Sepakbola Profesional UEFA, memimpin acara undian. Ia dibantu asistennya, Antonio Giatino.

Fan sepakbola tentu sudah tahu hasil undian. Dapat disebut sebagai hasil yang panas. Ada dua duel antara jagoan Italia dan Inggris. Pemimpin klasemen Premier League, Arsenal, melawan juara bertahan dan kampiun dunia, AC Milan. Duel lain adalah penguasa Serie A, Inter, melawan runner-up Liga Champion, Liverpool.

Hasil panas lain adalah bertemunya Manchester United dengan raja Prancis, Olympique Lyonnais. Dalam enam musim terakhir Lyon selalu memenangi Ligue 1. Sesudah start buruk, Les Gones masuk fase knock-out setelah menghantam Rangers di tanah Britania dengan skor 3-0.

Duel Roma, yang disebut sebagai tim dengan penampilan terindah di Italia, kontra raksasa Spanyol, Real Madrid, juga menarik.

Problem Lyon

Hasil undian yang mempertemukan Porto dengan Schalke 04 dan Fenerbahce dengan Sevilla tentu membuat suporter Milan, Inter, Liverpool, dan Arsenal iri. Empat klub yang disebut pertama bukan favorit juara. Tapi, itulah undian. Faktor keberuntungan sangat berperan. Lagipula sebagai juara grup, Porto dan Sevilla, hanya dapat bertemu runner-up.

Setelah undian, BOLA berbicara dengan Presiden Schalke, Josef Schusenberg. Dia sangat bahagia timnya hanya bertemu Porto. Menurutnya, The Royal Blues punya kesempatan yang bagus untuk mencapai perempatfinal.

Sementara itu, Lyon lebih mempermasalahkan faktor persiapan daripada hasil undian. OL mesti mengirim beberapa pemain ke tim nasional Prancis beberapa hari sebelum menjamu raksasa dari Inggris di Gerland pada 19 Februari. Pada 6 Februari, Prancis berujicoba dengan Spanyol. Lyon ingin mencari solusi dengan federasi Prancis.

“Tidak dapat terjadi dua atau tiga pemain top kami pergi beberapa hari sebelum pertandingan melawan Manchester. Tapi, secara umum saya gembira pada hasil undian. Untuk fan dan media di Prancis, ini akan menjadi pertunjukan besar,” kata Jean-Michel Aulas, Presiden Lyon.

Setelah wawancara dengan media, semua klub harus menjalani itu, para wakil peserta perdelapanfinal bertemu. Mereka bertukar kartu nama dan berbicara soal hotel dan hal lain. Sebuah kejutan, semua ofisial klub Prancis dapat dan mau berbicara Inggris. Sesuatu yang tidak pernah terjadi di Prancis. *

Mereka Berkomentar

Arsene Wenger (Pelatih Arsenal)
“Ini tantangan besar. Jika Anda bertanya pada saya apakah kami punya kans memukul mereka, saya menjawab ya. Untuk menjadi juara, Anda mesti menyingkirkan tim besar dan Milan adalah tim besar, juara Eropa dan dunia.”

Carlo Ancelotti (Pelatih Milan)
“Arsenal lebih memiliki kualitas dan teknik lebih baik dari Liverpool, tapi tanpa tingkat pengalaman yang sama. Arsenal tim yang sangat muda. Mereka pemimpin Premier League dan mengawali musim dengan sangat baik meski sekarang mulai melambat. Saya pikir Cesc Fabregas adalah salah satu gelandang terbaik di Eropa.”

Zlatan Ibrahimovic (Penyerang Inter)
“Liverpool tim yang kuat, tapi Anda mesti mengalahkan semua tim untuk menjadi juara. Kami akan bermain di stadion yang indah. Saya senang bermain dekat dengan suporter karena itu lebih menarik, menambah motivasi, dan saya menikmatinya. Tapi, kami harus-hati-hati dan focus.”

Rafael Benitez (Pelatih Liverpool)
“Inter pasti akan khawatir. Mereka tahu kami tim yang bagus. Saya mengenal Inter dari pengalaman melawan mereka bersama Valencia. Mereka punya pemain-pemain bagus dan berpengalaman di Eropa. Jadi, ini pekerjaan yang sangat berat. Tapi, jika ingin melangkah jauh di kompetisi ini Anda mesti mengalahkan tim top seperti Inter.”

Gerald Asamoah (Penyerang Schalke)
“Porto adalah tim yang sangat berpengalaman. Mereka memenangkan Liga Champion di kandang kami. Kami tahu ini akan berat, tapi kami percaya dapat memanfaatkan hasil pada pertandingan kandang untuk lolos ke fase berikut.”
Vitor Baia (Kiper Porto)
“Saya bahagia karena Porto akan kembali ke arena yang sudah saya kenal. Di sana ada memori fantastis, tempat saya menjadi juara Eropa. Schalke tim yang kuat dalam menyerang dan punya pertahanan tangguh, hanya kebobolan empat gol di fase grup. Meski kami menghadapi ini dengan optimisme, kami tahu ini akan menjadi tes yang berat.”

Carles Puyol (Bek Barcelona)
“Hasil undian yang bagus buat kami. Hanya kami harus menyikapi hasil undian ini dengan penuh hormat. Celtic tim yang mengandalkan kekuatan fisik dan bertahan dengan baik. Akan sulit untuk mencetak gol. Jika kami mampu mencetak gol cepat, semua akan jadi mudah.”

Alex Ferguson (Pelatih Man. United)
“Lyon mungkin lawan terberat dari lima tim yang dapat kami hadapi. Mereka enam kali memenangi liga, rekor luar biasa. Lyon kehilangan beberapa pemain penting seperti Diarra, Abidal, Essien, dan Wiltord, tapi tetap menghasilkan para pemain berkualitas. Jadi, partai ini tak akan mudah.”

Predrag Mijatovic (Direktur Sport Madrid)
“Roma lawan yang sulit karena mereka punya pemain-pemain yang bagus. Jadi, kedua klub akan menikmati duel menarik ini. Kami cukup mengenal Roma karena kami pernah menghadapi mereka belum lama ini di Liga Champion. Kami sangat menghormati Roma, tapi saya pikir Madrid memiliki kesempatan bagus untuk lolos.”

50 Tahun RI-Jepang

by jakarta @ 2007-12-26 - 15:20:18

cantik-hotbn

REFLEKSI: Indonesia to nihon wa zutto ii tomadachi. Hanya 50 tahun bagaimana waktu 1942-1945?

REPUBLIKA
Senin, 24 Desember 2007

50 Tahun RI-Jepang

Oleh : Marsudi Budi Utomo
Marsudi Budi Utomo
Mantan Ketua Pusat Informasi dan Pelayanan PKS Jepang

Peringatan tahun emas hubungan diplomatik Republika Indonesia-Jepang pada 20 Januari 2008 di Jakarta akan dihadiri Pangeran Akishino, putra kedua Kaisar Akihito. Awal perjanjian hubungan diplomatik antara RI dan Jepang ditandatangani oleh menteri luar negeri (menlu) Jepang saat itu Aiichiro Fujiyama dan menlu RI saat itu Subandrio di Jakarta 20 Januari 1958. Perjanjian ini sebagai prasasti abadi yang mengakhiri keadaan perang kedua negara selama 13 tahun sebelumnya.

Perjanjian damai ini menuntut kedua negara dan warga negaranya selalu berada dalam keadaan aman secara nyata dan kekal, serta dalam hubungan baik untuk selamanya. Kedua negara mengharapkan kerja sama ekonomi yang lebih erat selaras dengan semangat perjanjian Asia Afrika di Bandung 18-24 April 1955.

Kesepakatan damai ini juga memuat konsekuensi Jepang memberikan ganti rugi kepada RI sebesar 223.08 juta dolar AS, setara dengan 80.3 miliar yen kurs saat itu. Ini diasumsikan dengan penggantian 1 juta yen per penduduk Indonesia ditaksir berjumlah sekitar 80 juta jiwa. Angka ini mendekati prediksi R Murray Thomas di Asian Survey, Vol 9, No 7 (July, 1969), bahwa jumlah penduduk Indonesia tahun 1958 adalah 90 juta jiwa. Ganti rugi ini dilakukan secara bertahap selama 12 tahun dalam bentuk bantuan barang produksi dan asistensi pembangunan.

Kekuatan soft power
Joseph S Nye dari Harvard's Kennedy School of Government di bukunya Soft Power: The Means to Success in World Politics, mengungkapkan soft power sebagai kemampuan mencapai tujuan dengan tindakan atraktif dan menjauhi tindakan koersif. Di tataran hubungan internasional, soft power diawali dengan membangun hubungan kepentingan, asistensi ekonomi, sampai tukar-menukar budaya dengan negara lainnya.

Presiden SBY di ASEAN Summit November 2007 lalu juga mengampanyekan soft power untuk membantu penyelesaian Myanmar. Ini karena Myanmar memiliki ciri-ciri yang sama dengan Indonesia yang berada di bawah rezim semi-authoritarian selama 32 tahun. Selama masa itu gerakan oposisi yang menyuarakan demokrasi ditekan kuat sampai menjelang masa reformasi 1997, sama dengan kondisi Myanmar sekarang di bawah tekanan penguasa Jenderal Than Shwe.

Meskipun belakangan soft power menjadi arus global, jauh hari Jepang telah menerapkannya untuk membangun kembali hubungan baik dengan negara-negara bekas jajahan termasuk Indonesia. Jepang menggunakan soft power berupa bantuan ekonomi atau pinjaman lunak untuk memikat hati negara-negara sahabat, lalu dilanjutkan dengan perjanjian bilateral yang mengikat sehingga ketergantungan kepada Jepang meningkat.

Misal, di bidang pendidikan Jepang memberikan beasiswa untuk belajar di universitas- universitas di Jepang. Juga, pembuatan pusat kebudayaan Jepang sebagai sarana infiltrasi budaya. Ini berbeda dengan Amerika yang menerapkan soft power berupa tindakan-tindakan responsif, rhetorical support untuk demokrasi dan HAM, penguasaan opini publik dan kredibilitasnya untuk menguasai percaturan politik dunia.

Berbeda dengan revolusi industri di Eropa, peristiwa demonstrasi mahasiswa memanfaatkan kunjungan PM Kakuei Tanaka dan kerusuhan sosial anti-modal asing yang berubah menjadi Malari 1974 bisa dikatakan awal investasi Jepang ke Indonesia dalam kontek IGGI, CGI, dan pinjaman bilateral. Indonesia banyak memetik manfaat selama 50 tahun hubungan bilateral meskipun Indonesia menjadi objek soft power Jepang.

Bantuan Jepang untuk pembangunan semasa Repelita tidak bisa dipungkiri, meskipun melahirkan konsekuensi pemasokan LNG sampai sekarang. Penandatangan EPA beberapa waktu lalu merupakan perspektif baru hubungan Indonesia-Jepang. EPA merupakan perjanjian ekonomi yang konprehensif yang memuat kesepakatan pengurangan atau penghapusan tarif impor, meningkatkan kapasitas investasi Jepang di Indonesia, dan program-program capacity-building untuk indusri dan SDM.

Dengan penandatanganan EPA ini, Menteri Perdagangan Mari Pangestu memprediksikan di tahun 2010 volume investasi Jepang akan mencapai 65 miliar dolar AS. Angka ini meliputi pembangunan capacity-building di 10 sektor industri, yakni industri otomotif, elektroniks, konstruksi, mesin, fasilitas publik, promosi, makanan, tekstil, besi dan kimia, dan petrokimia. Di sektor perdagangan, Indonesia akan memotong tarif impor lebih dari 10,350 kategori, sementara Jepang akan mengurangi tarif impor untuk 8,350 kategori. Dengan perimbangan seperti ini ekspor Indonesia ke Jepang akan melonjak 14 persen di tahun pertama dan 4.7 persen di tahun-tahun berikutnya.

Industri nasional mesti bersiap memetik buah hubungan emas Indonesia-Jepang. Membengkaknya investasi industri PMA Jepang tahun 2008 hendaknya segera ditengarai sebagai peluang memajukan industri dan teknologi (intek) nasional. Pengembangan sentra-sentra industri yang sudah mapan seperti MM2100 dan Jababeka, serta pembuatan sentra-sentra industri baru harus dibarengi dengan pembangunan sarana pendukungnya. Sarana pendukung ini bisa berupa UKM-UKM pendukung, sentra industri, dan lembaga-lembaga keuangan pendukung UKM-UKM tersebut.

Di satu sisi, kewajiban industri PMA untuk menumbuhkan dan membina UKM-UKM industri untuk pemenuhan 70 persen kandungan lokal akan memperkecil risiko forex. Di sisi lain, secara perlahan dan bertahap industri nasional akan beralih ke industri riil dengan produk jaminan mutu, serta menyerap tenaga kerja nasional berbasis intek.

Peran Islam politik
Harus diakui adanya saham pahlawan Islam dalam memperjuangankan kemerdekaan RI melawan pendudukan Jepang. Juga, saham umat Islam dan partai-partai Islam berperan penting dalam membuka kembali hubungan diplomatik RI-Jepang dan menjaga hubungan baik selama ini. Memang ada perbedaan mencolok akidah dan ras, tetapi nilai-nilai moral dan adab sopan santun masyarakat Jepang mirip dengan masyarakat Indonesia. Sehingga tak ayal, hubungan budaya kedua negara sangat erat.

Pemerintah Jepang telah melakukan berbagai upaya untuk membangun saling pengertian dan kerja sama melalui bantuan bagi kegiatan-kegiatan ke-Islam-an. Antara lain melakukan kunjungan ke sejumlah pondok pesantren dan mengundang para cendikiawan Islam serta calon-calon pemimpin Muslim masa depan untuk kunjungan kerja ke Jepang. Juga upaya-upaya penguatan sains dan teknologi di pesantren-pesantren daerah.

Dalam bidang politik, pemerintah Jepang juga melakukan pendekatan kepada parpol-parpol Islam, khususnya PKS sebagai partai Islam fenomenal. Sebagai timbal balik, PKS menempatkan kadernya di Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP PKS) di Jepang. PIP PKS Jepang ini sebagai wadah kader dan simpatisan PKS yang memberikan informasi kiprah PKS kepada konstituen di luar negeri, melakukan komunikasi sosial dan diplomasi politik dengan masyarakat Jepang, parpol, LSM dan lembaga-lembaga resmi di Jepang. Ini untuk menunjukkan kepada Jepang bahwa PKS sebagai brand image umat Islam Indonesia tidak kaku dan bukan sosok menakutkan.

Ikhtisar
- Pendekatan soft pawer menjadi kata kunci bagi harmonisasi hubungan RI-Jepang.
- Dalam hubungan ini Jepang terus menambah tanaman modalnya di Indonesia dan harus dimanfaatkan dengan baik oleh dunia usaha di dalam negeri.
- Keberadaan Indonesia sebagai negara berpunduduk mayoritas Muslim menjadi warna tersendiri dalam hubungan tersebut.

FOKUS PASAR: – Dollar Berpotensi Menguat Dalam Perdagangan Yang Sepi
Dollar bisa bergerak lebih tinggi terhadap mata uang regional pekan ini setelah terus menguat selama empat pekan berturut-turut, tipisnya pergerakan hari libur mendorong dealer fokus pada faktor teknikal. Jika indeks dollar AS yang diperdagangkan di New York, indikator penampilan dollar terhadap mata uang regional, mengalami kenaikan pekan ini, akan menjadi yang pertama sejak musim semi 2005 dimana indeks naik selama lima pekan berturut-turut.

Penguatan dollar dalam beberapa pekan terhadap mata uang negara berkembang, meyakinkan pasar valas bahwa reli telah mendapatkan momentum tanpa data penting atau pidato dari petinggi bank sentral yang dapat menghentikan dollar pekan ini. "Lanjutkan penguatan dollar saat ini diperkirakan jangka pendek dan jangka menengah," kata strategist valas dengan BNP Paribas, satu-satunya yang mengumumkan “dollar lemah” selama bertahun-tahun. "Rendahya likuiditas membuat euro/dollar ringkih untuk bergerak tajam masa-masa mendekati akhir Desember," Kata mereka.

Namun, minimnya data ekonomi AS dan liburan Natal akan meyakinkan pasar bahwa pergerakan yang terjadi relatif tidak mengkhawatirkan selama pekan penuh terakhir 2007. Euro, saat ini berada di $1.4375, beresiko secara teknikal melemah ke level support $1.4040 dan lebih tajam di bawah $1.3850, sinyal euro berpotensi melemah lebih jauh. Dari kacamata penilaian ekonomi, krisis pasar kredit yang menghantui ekonomi AS selama tiga bulan di 2007 akan meluas ke zona Eropa, fundamental memberi alasan tambahan untuk memperkirakan euro melemah di pekan-pekan mendatang.

"Kejutan-kejutan di pasar akan berubah arah dari negatif AS ke negatif zona Eropa, memicu reversal (posisi berlawanan) euro/dollar, yang bisa mengakhiri 2008 di kisaran $1.43 – tidak jauh dari level saat ini," kata Niels From, analis valas dengan Dresdner Kleinwort di Frankfurt. Mata uang lainnya yang terlihat lebih lemah untuk pekan ini adalah pound Inggris. Selama empat pekan sebelumnya, dealer memangkas sebagian besar penguatan sterling terhadap dollar tahun ini, karena ekonomi mengirimkan banyak sinyal melemah terkait masalah sektor perumahan dan pasar kredit.

Bank Inggris telah melonggarkan kebijakan moneter bulan ini dan sepertinya akan melakukan lagi di bulan depan. "Kami terus melihat pound tertekan sampai kuartal pertama tahun depan karena pasar cenderung memperkirakan BoE akan membuat pelonggaran," strategist valas dengan UBS.

Forex - Pound Berada Pada Rekor Terendah vs Euro
Poundsterling mencapai record low terbaru against euro setelah laporan dari Hometrack mengindikasikan nilai rumah mengalami penurunan tajam bulan ini selama 3 tahun terakhir, menambahkan pondasi berita-berita buruk pada ekonomi UK. Laporan Hometrack menunjukkan housing price jatuh menjadi 0.3% di bulan Desember dari bulan November, penurunan terbesar dalam skala bulanan semenjak January 2005. Ini hanya merupakan lanjutan dari survey perumahan yang dapat menggambarkan prospek yang semakin buruk pada pasar property.

Berita dirilis ditengah-tengah kekhawatiran pada dampak dari sektor kredit yang bermasalah di ekonomi UK dan bukti membengkaknya defisit UK, membuat poundsterling dijauhi dan menempatkan euro/gbp mencapai angka tertinggi 0.7263. Mata uang Inggris juga menyentuh angka terendah selama 4 bulan terhadap dollar, yakni 1.9805. “Mendekati akhir tahun, sterling akan semakin tertekan dengan pola reversal yang cukup kuat. Dengan pelambanan sektor perumahan, trade defisit yang membengkak, sektor kredit yang cukup membebani konsumen dan diskon yang mengurangi profit sektor Retail” kata Simon Derrick di Bank of New York Mellon. Setelah stabil selama 4 tahun, semua pola nya berubah menjadi jenis pola yang sudah tidak terlihat selama 10 tahun lebih, lanjutnya. Sementara itu Euro lebih stabil terhadap dollar setelah kejatuhan yang cukup dramatis, dengan transaksi menjelang liburan, penguatan dollar cukup terbatas.

Prospek Pasar Perumahan Inggris Tersuram Sejak 1998
Royal Institution of Chartered menyebutkan bahwa agen real estate dan surveyor Inggris paling pesimis terhadap harga rumah sejak 1998 bulan lalu terkait penurunan pasar properti melebar ke London. Indeks perkiraan harga rumah turun minus 47 di Nopember, dari minus 35.3 bulan lalu, menurut survei RICS berbasis di London. Hasil ini adalah yang terendah sejak kali pertama lembaga ini mencatat prospek masa depan properti tahun 1998. Indikator harga rumah juga turun setidaknya dalam 2 ½ tahun terakhir dan pasar London mulai menunjukkan hal yang sama. Laporan terkini menambah bukti bahwa pasar perumahan Inggris yang melambung mulai terbatas setelah kenaikan biaya kredit, dipicu oleh pasar subprime mortgage AS yang kolaps. Bank Inggirs memotong suku bunga kali pertama dalam dua tahun terakhir pada 6 Desember lalu, menyatakan bahwa ekonomi beresiko melemah. ``Pasar perumahan secara nyata terus merasakan ketegagangan dari tertekannya kondisi pasar,'' kata Jeremy Leaf, jurubicara RICS. ``Krisis kredit saat ini terus memukul tingkat kepercayaan.''

Yen Rebound Oleh Aksi Ambil Untung Dalam Tipisnya Volume
yen rebound dari level terendahnya sejak tujuh minggu terakhir terhadap dollar pada transaksi hari selasa setelah aksi ambil untung menjelang masa liburan. Australia dan New Zealand dollars juga menjadi target aksi mabil untung terhadap yen setelah sebelumnya rally di pasar U.S. senin lalu. Pasar menghindari posisi mereka pada product beresiko dan hal tersebut cenderung menguntungkan investasi beryield tinggi. Activitas terlihat sepi pada pasar regional begitu pula pasar eropa dan U.S. dalam rangka merayakan Christmas. "para pengexport Jepang melakukan penjualan dollar dan menekan dollar/yen bergerak lebih rendah," ujar para trader dari trust bank. "namun secara keseluruhan pergerakan sangat lambat."

Saham Jepang Mencapai Level Tertinggi Sejak 2-Minggu Terakhir
Saham jepang ditutup pada angka tertingginya sejak dua minggu terakhir pada perdagngan hari selasa oleh aksi sejumlah investor yang melakukan pembelian terhadap saham Sony Corp, sebagai akibat melemahnya mata uang yen dan adanya informasi dari Merrill Lynchyang mempromosikan kondisi naiknya saham Wall Street. Namun secara keseluruhan perdagngan relative sepi dan keniakan index cenderung terbatas beberapa institutional investors merayakan liburan natal. Sementara Nikkei secara rata-rata naik 1.9 persen atau 295.59 point di level 15,552.59, ini merupakan angka tertinggi sejak 12 Dec. sementara index TOPIX turut naik 1.8 persen atau sekitar 26.83 point di angka 1,496.03, tertinggi sejak 14 Dec. pasar Tokyo buka secara penuh pada transaksi selasa, sementara rata-rata saham asia lain tutup termasuk Hong Kong dan Singapore, memperingati hari raya natal.

Budaya Malu ala Jepang!

H.Bambang Eka Wijaya:

"APA kesan terpentingmu tentang Jepang selama berkunjung ke negeri ini?" tanya Edi menjelang kepulangan Edo ke Tanah Air.

"Heran saja!" jawab Edo. "Bagaimana warga sebuah bangsa bisa seragam dalam disiplin, sehingga kota-kota dan permukiman mereka di desa serbabersih dan rapi, lalu-lintas tertib sekali, tak ada orang kebut-kebutan atau menyalip di jalan, hak orang lain sesama pemakai jalan dihormati tanpa kecuali pejalan kaki, pengendara sepeda dan orang catat! Untuk semua itu, aku tak pernah melihat polisi lalu-lintas di jalan, kecuali polisi biasa berjaga di posnya dengan sepeda dinas tercagak di luarnya!"

"Itu hanya masalah nilai!" jawab Edi. "Ada satu nilai yang tertanam kuat pada mereka, yakni budaya malu! Mereka malu kalau dilihat orang menyerobot antrean di mesin penjualan karcis kereta api! Mereka malu kalau terlihat kerja bermalas-malasan, bahkan para arbeto--pekerja paro waktu--selalu berusaha menunjukkan produktivitasnya tak kalah dari para pekerja regular! Mereka malu kalau ada orang bergumam 'tak berbudaya' ketika ia membuang sampah di kotak yang salah untuk botol, plastik, dan sampah lain-lain!"

"Apakah di kantor-kantor pemerintah disiplin kerjanya juga begitu?" kejar Edo.

"Itu yang terlewatkan, aku lupa membawamu jalan ke kantor pemerintahan! " sambut Edi. "Waktu aku mengurus KTP ke kantor catatan sipil, semua orang kulihat sibuk di tempat kerjanya! Tak ada yang santai membaca koran atau ngobrol! Begitupun, ketika melihat aku di depan pintu, seorang petugas datang berbungkuk di depanku menanya apa yang bisa dibantu dan melayaniku sampai selesai!"

"Mungkin mereka tak suka baca!" sela Edo.

"Mereka rajin membaca koran, majalah atau buku! Itu dilakukan di rumah atau di kereta api! Saat di tempat kerja, konsentrasi mereka sepenuhnya pada pekerjaan!" jelas Edi. "Bukti mereka rajin membaca, koran-koran harian nasional, Asahi Shimbun, Yomiuri Shimbun, dan Mainichi Shimbun, masing-masing oplahnya di atas lima juta eksemplar sehari! Tradisi membacanya bukan hanya di kota-kta besar, di kota kecil seperti Gifu punya koran lokal, Gifu Shimbun umurnya sudah lebih 130 tahun! Berarti terbit sejak Restorasi Meiji, awal industrialisasi Jepang!"

"Kembali soal budaya malu, apa sih intinya, hingga orang yang malu gagal dalam tugas sampai harakiri--bunuh diri?" tanya Edo.

"Pada lubuk terdalam budayanya, orang Jepang percaya ada hukum karma--balasan atas semua perbuatannya di dunia ini juga, yang bisa dialami dirinya atau keluarganya! " jelas Edi. "Jadi, selain secara sosial malu berbuat tidak pada tempatnya, mereka takut kalau hal-hal buruk yang dia lakukan pada orang lain berimbas menimpa keluarganya! Misalnya, kalau dia remehkan hak orang cacat, keluarganya bisa cacat lebih buruk dari orang yang dilecehkannya! "

"Berarti kita tak bisa seperti mereka karena kita tak mengenal hukum karma!" tegas Edo. "Yang cenderung terasa malah hukum rimba--survival of the fittest--hanya yang terkuat berhak hidup! Dengan hukum seperti itu, mengecundangi hak orang lain dianggap bukan hal yang memalukan!" *

TKW Indonesia Disekap Empat Hari di Johor

Kuala Lumpur-RoL-- Kementerian Sumber Manusia dan Persatuan Agensi Pembantu Rumah Asing (PAPA) Malaysia akan menyidik agensi pemasok PRT (pembantu rumah tangga) di Malaysia, karena diketahui telah menyekap Nanang Rahmawati asal Jakarta, di pusat perniagaan Sutera Utama, Johor Bahru, selama empat hari tanpa makanan.

Wakil Menteri Sumber Manusia, Abdul Rahman Bakar, mengatakan segera mengirim pegawainya ke tempat kejadian untuk mengetahui kejadian tersebut secara benar.

"Kami akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada penyekapan, karena hal itu melibatkan nyawa dan warga asing," kata Abdul Rahman, seperti dilansir Berita Harian, Senin.

"Tidak peduli apakah agensi itu punya izin atau tidak, karena tindakan tegas tetap akan diambil. Kementerian memandang serius masalah ini," kata dia pula.

Jika terbukti bersalah, lanjut Abdul Rahman, majikan yang melakukan kesalahan dapat dikenakan UU tentang Pekerja Tahun 1955, dengan hukuman denda 50.000 ringgit atau dua tahun penjara, atau dikenakan penjara dan didenda.

Korban perlu membuat aduan ke kantor polisi terdekat dan di Jabatan Tenaga Kerja dengan segera, supaya tindakan dapat diambil dan korban mendapat pengadilan sewajarnya, kata dia lagi.

<