Search blog.co.uk

Posts archive for: 1 December, 2007
  • Tips buat sakit yg suka sakit perut

    In-Japan-tundra
    Tips buat sakit yg suka sakit perut. Alamiah nih...

    Saya mau share sedikit, saya kena penyakit yg cukup langka, nama
    penyakitnya Colitis Ulcerative. Ini adalah penyakit perut yg cukup parah, dimana saya sering merasa perut kembung dan pengen buang angin. Tapi sewaktu pengen buang angin kotorannya keluar juga. (Buang Air Besar juga). Sudah begitu, ada darahnya lagi, darahnya buanyak lagi.
    Saking seringnya saya BAB darah, HB saya menjadi sangat rendah sekali.
    Saya pun sempat pingsan beberapa kali.

    Saya di diagnosa penyakit ini di negeri Belanda (melalui endoscopy), yg
    katanya dokternya hebat2. Mereka malah gak tahu obatnya, saya malah
    dikasih obat paling ampuh dan sekaligus paling berbahaya di dunia yaitu:
    Prednison atau Osbason atau yg ada son-son nya lah. Ini memang obat paling ampuh di dunia. Para dokter bilang ini obat anti alergi. Semua penyakit sembuh
    kalo minum obat ini. Tapi obat ini hanya bekerja selama beberapa jam,
    setelah itu anda sakit lagi. Kalo obat ini anda minum terus menerus efek samping nya buanyak bangeeeeeeeeeeeeeet .

    Setelah saya pulang ke Indonesia saya sakit lagi. Semua dokter di
    Indonesia gak ada yg tahu obatnya. (Semua dokter di dunia kali gak tahu obatnya). Terus saya ketemu some one spesial yg biasa hidup di kampung.

    Dia kasih tahu obatnya, dan gampang lagi.

    Ini diagnosa saya sementara.
    Semua penyakit perut disebabkan oleh berkurangnya lapisan pelindung
    usus dan lambung. Sehingga asam yg di produksi oleh tubuh kita langsung mengenai usus dan lambung kita, akibatnya perut kita sakit ato kita merasa kembung. Pada beberapa kasus, bahkan terjadi pendarahan hebat pada usus dan lambung. Sehingga banyak orang bilang ususnya luka atau ususnya bolong. Padalah usus memiliki kemampuan recovery yg sangat hebat. (Inilah kekuasaan Allah).
    Obatnya gampang saja:
    1. Ambil segelas air putih biasa (tidak dingin dan tidak juga panas)
    2. Masukkan 3 sendok makan Tepung SAGU.
    3. (Optional / boleh tidak, boleh juga iya) Masukkan gula jawa ( Sesuai
    Selera)
    4. (Optional / boleh tidak, boleh juga iya) Masukkan garam sesuai
    selera, untuk penyedap saja.
    5. Minum deh.
    (Simpel Buangeeeeeeeeet ya)

    Jangan di campur apa2 dulu, karena saya kawatir campuran lainnya bisa
    menyebabkan iritasi pada lambung dan usus.

    Setelah meminum resep ini di jamin semua gangguan perut yg ada di dunia
    ini hilang.
    Perut terasa lega dan bisa buang angin dengan tenang, tanpa was-was
    akan keluar kotorannya juga :)
    Hal ini disebabkan karena SAGU yg kita minum mampu melindungi usus dan
    lambung kita dari asam lambung yg berasal dari tubuh kita sendiri.

    Penyakit yg mungkin bisa disembuhkan:
    1. Perut Kembung (orang bilang kena angin duduk)
    2. Mencret
    3. Buang Air Besar dengan darah.
    4. Muntah2
    5. Semua gangguan perut.

    Setahu saya banyak orang yg meninggal karena penyakit yg gejalanya
    mirip dengan penyakit saya.
    Saya jg tahu kebanyakan orang frustasi karena sudah berobat ke banyak
    dokter tapi tidak sembuh2.

    Kalo ada di antara anggota milis yg sudah mencoba resep saya dan
    ternyata sembuh, tolong kirim email ke milis ini ya. Supaya makin banyak orang
    yg tahu. Dengan demikian makin banyak orang yg bisa diselamatkan dan di
    sembuhkan.
    Saya jg sudah mengirim saran saya ke beberapa milis berbahasa asing,
    tapi mereka kebanyakan menganggap remeh dan tidak mau mencoba.

    Saya Bukan Sinterklas

    refleksi: Wah, hebat juga pernyataan Haji Megawati yang mau dipilih untuk menjadi preiden NKRI.

    HARIAN ANALISA
    Edisi Rabu, 21 November 2007

    Megawati: Saya Bukan Sinterklas

    Blora, (Analisa)

    Ketua Umum PDIP yang juga Calon Presiden dari PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan, dirinya bukan sinterklas yang datang untuk membagi-bagikan bantuan uang kepada rakyat yang dikunjunginya.

    Saat bertemu dengan sekitar seribu masyarakat tani dari sejumlah kelompok tani penggarap hutan di Desa Kedung Wungu, Blora, Megawati mengimbau masyarakat agar tidak membiasakan diri menjadi orang yang selalu meminta-minta.

    "Kalau berpikir pendek tidak punya uang lalu tidak bisa berbuat apa-apa, maka bangsa ini tidak akan bisa maju," katanya.

    Mega lalu mengingatkan pesan ayahnya, Bung Karno, yang selalu menekankan agar bangsa ini bisa mandiri dengan kekuatannya sendiri tanpa bergantung pada pihak lain.

    Lalu setelah panen, petani dihadapkan masalah rendahnya harga jual produksi mereka.

    "Semua itu memang tidak bisa saya selesaikan karena kapasitas bukan lagi sebagai kepala pemerintahan, tapi aspirasi tetap akan diperjuangkan melalui fraksi PDIP di DPR," katanya.

    Dalam pertemuan yang mengambil tempat di obyek wisata Goa Terawang, Kedung Wungu, yang diteduhi banyak pohon jati berusia belasan hingga puluhan tahun itu, Megawati juga berpesan agar masyarakat setempat tak lagi mengulangi penjarahan hutan seperti pada 1998. Dikatakan, perusakan hutan bakal mendatangkan bencana bagi warga sendiri.

    Sebelumnya, para petani setempat memohon agar Mega memperjuangkan nasib petani yang di antaranya terkendala oleh kelangkaan pupuk.

    "Hasil panen pertanian juga selalu rendah atau di bawah ongkos produksi. Jadi kami ini selalu melarat selawase (susah selamanya-red) ," kata salah seorang petani.

    Petani lainnya meminta agar Megawati memberikan bantuan modal untuk menghidupkan usaha kripik pisang. Industri kecil ini potensial dikembangkan karena ditempat itu banyak terdapat bahan baku pisang.

    Sementara itu pada hari ketiga safari di Jawa Tengah, Megawati membatalkan berziarah ke makam RA Kartini di Rembang, Jawa Tengah karena padatnya acara.

    "Pembatalan ini lantaran banyaknya jadwal kunjungan ibu Mega di beberapa tempat. Makanya, kemungkinan untuk berziarah ke makam RA Kartini di Rembang batal," ujar Hendro, salah seorang staf DPP PDIP yang ikut dalam rombongan.

    Masakan khas Kota Semarang, Soto Bangkong yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, Semarang, Jawa Tengah juga urung disantap Mega. Padahal, beberapa pengurus DPP PDIP dan pengurus PDIP Jawa Tengah, sudah menunggu.

    Mega yang menginap di Hotel Candi Semarang langsung melanjutkan perjalanan selama lebih dari dua jam ke Desa Kedung Wungu, Blora.

  • FILOSOFI ANGSA

    KATA-MUTIARA---TANTANGAN

    Kalau anda tinggal di negara empat musim, maka pada musim gugur akan
    terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari
    musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk
    huruf "V". Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa
    rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi "V".

    Fakta:

    Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan "daya
    dukung" bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi
    karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah
    untuk menembus 'dinding udara' di depannya. Dengan terbang dalam
    formasi "V", seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih
    jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.

    Pelajaran:

    Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling
    membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan
    lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya
    dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.

    Fakta:

    Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan
    merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan
    kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung
    yang diberikan burung di depannya.

    Pelajaran:

    Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor angsa, kita akan
    tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan di depan. Kita akan
    mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih
    sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya
    bersama-sama.

    Fakta:

    Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang
    memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan
    posisinya.

    Pelajaran:

    Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh
    tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya
    angsa,manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal
    kemampuan, kapasitas dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau
    sumber daya lainnya.

    Fakta:
    Angsa-angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh
    rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada angsa yang
    terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.

    Pelajaran:

    Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam
    kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih
    besar. Kekuatan yang mendukung (berdiri dalam satu hati atau
    nilai-nilai utama dan saling menguatkan) adalah kualitas suara yang
    kita cari. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan
    dan bukan melemahkan.

    Fakta:

    Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua
    angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan
    mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka
    tinggal dengan angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang
    lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri
    atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

    Pelajaran:

    Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor angsa, kita akan
    tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka,
    sama seperti ketika segalanya baik.

    Apa itu Kecerdasan Emosi ?

    Menurut Definisi yang dilontarkan oleh dua orang ahli, dalam bukunya mengenai EQ dan IQA1995, Daniel Goldman, Kecerdasan Emosi adalah:
    1. Kemampuan untuk bisa mengenali emosi diri sendiri.
    2. Mengelola dan Mengekspresikan Emosi Diri dengan Tepat.
    3. Memotivasi Diri Sendiri
    4. Mengenali Emosi Orang lain
    5. Membina Hubunga

    Sebelumnya sudah banyak kita ketahui penelitian tentang kecerdasan inteletual (IQ). Kecerdasan Intelektual bias diukur, ditunjuk dengan score2 tertentu, apakah tinggi, sedang, jenius, di atas rata2 atau dibawah rata2. Jelas bahwa kecerdasan intelektual yang tinggi berbicara tentang kemampuan minat intelektual yang dapat kita ramalkan.

    Sedangkan kecerdasan emosi (EQ) yang tinggi; berbicara mengenai tidak mudah takut atau gelisah, mudah bergaul dan jenaka, mampu melibatkan diri dengan orang lain atau dengan permasalahan, tanggung jawab dan simpatik, erat dalam hubungan sosial.

    Tidak bisa dipisahkan antara emosi dan rasio, semua bisa berjalan beriringan, ada hubungan intergratif antara IQ da EQ, terutama dalam masalah motivasi/ketekunan.
    Seringkali pada anak2, IQ superior, harusnya prestasi tinggi, ttp pd kenyataannya IQ
    tinggi tapi prestasi tdk optimal. Harusnya IQ tinggi prestasi juga optimal. Disinilah EQ berperan. Untuk itu ada suatu kesimpulan bahwa IQ tidak bisa meramalkan kesuksesan seseorang, bahkan EQ lebih bias berperan dlm menentukan kesuksesan

    Ada lagi yang lebih tinggi pembahasannya yaitu kecerdasan spiritual. Posisinya jauh di atas kecerdasan emosi. Kecerdasan spiritual berbicara tentang ikhlas, ihsan ketika kita beraktivitas sehari-hari.

    Shinta Agustian: Oiya, maaf klo nanti bahasannya ke EQ pd anak ya, anggap saja buat bekal nanti untuk yg belum menikah atau yg blm dikaruniai anak

    Shinta Agustian: Kembali ke Kecerdasan Emosi, definisi kecerdasan emosi:

    1. Mengenali Emosi Diri Sendiri
    Mengenali emosi diri sendiri merupakan syarat utama untuk memahami 4 point lainnya.
    Mengenali emosi diri berarti mewaspadai terhadap suasana hati kita atau terhadap pikiran tentang suasana hati kita sendiri, artinya harus memosisikan diri kita sebagai pengontrol emosi, bukan kita yang dikontrol emosi. Diri kita ada di atas aliran emosi, bukan berada di dalam aliran emosi, sehingga tidak membuat kita terhanyut.

    Shinta Agustian: Emosi sudah bisa berkembang sejak anak berusia 2 tahun. Hal yang bisa kita lakukan sebagai ummahat dalam rangka melatih kecerdasan emosi pada anak adalah dengan mulai meningkatkan perbincangan mengenai emosi pada anak, mencoba

    Shinta Agustian: memperkenalkan emosi yang ada pada anak, atau yang sedang dirasakan anak. Misalnya anak pulang sekolah keliatan sedih, kita Tanya, g Adek sedih, adek kecewa, adek lagi senang,? kok tertawa..h?, dan sebagainya. Sedih, senang, tertawa, kesal, adalah contoh-contoh emosi yang bisa dikenalkan pada anak. Sering-seringlah sejak dini melatih anak untuk bisa mengenali emosinya sendiri, karena hal ini akan berhubungan dengan melatih rangkaian emosi berikutnya.

    Jadi kita tidak hanya mengajarkan pada kecerdasan akademis saja (IQ), tapi juga mengenali emosi untuk bisa mengatasi gejolak yang ditimbulkan oleh kesulitan-kesulitan hidup nantinya. Kecerdasan intelektual tidak menjamin seseorang bisa bahaga, atau sukses, apabila tidak bisa mengenali emosi dirinya sendiri.

    Banyak contoh anak-anak yang tertutupi kecerdasan intelektualnya karena kecerdasan emosinya tidak bagus.
    Begitupun pada orang dewasa, misalnya konflik dengan pasangan, atau anak-anak sedang berulah, atau dengan sesame teman akhwat dalam organisai Misalnya besok ada ujian, kalau tidak bisa memenej emosi dengan baik, hal-hal tersebut di atas, besar kemungkinan akan mempengaruhi ujian kita.

    Kalau kita tidak waspada, akan masuk ke aliran emosi kita, dan kita bias terhanyut, sehingga hasilnya tidak akan seoptimal apabila EQ kita sedang baik.

    2. Mengelola dan Mengekspresikan Emosi.
    Ketika kita mampu mengelola dan mengekspresikan emosi, maka keuntungannya kita akan mampu lebih cepat menguasai perasaan, dan kembali membangkitkan kehidupan emosi yang normal.

    Contoh ketika orang yang kita cintai dipanggil Allah Swt, reaksi orang akan bereda-beda. Akan berbeda orang yang bisa menguasai emosi dengan orang yang terhanyut, walaupun sama-sama cerdas. Orang yang cepat menguasai perasaan, akan

    cepat pula bangkit dalam perasaan yang normal. Hal ini akan lebih baik, karena bias kembali dalam menjalani kehidupannya. Berbeda dengan orang yang tidak bias menguasai emosinya.

    3. Memotivasi Diri Sendiri
    Diharapkan dapat memotivasi diri sendiri untuk dapat bekerja mencapai tujuan. Dalam suatu penelitian pada anak-anak, mereka yang mampu mengendalikan diri,
    atau bersabar untuk mencapai hasil yang lebih besar, terdapat korelasi dengan kesuksesan anak-anak tersebut di masa depan. Tidak mudah hancur, tidak mudah mengeluh, lebih rapih, lebih bahagia, lebih bisa berhubungan dengan orang lain, dan sebagainya. Dalam hal pekerjaan pun lebih berprestasi, dan lebih cakap.

    4. Mengenali Emosi orang lain.
    Ketika kita bias mengenali emosi diri sendiri, insyaAllah kita akan bisa juga mengenali emosi orang lain. Bisa berempati, bias merasakan apa yang orang lain rasakan tanpa
    Shinta Agustian: harus terhanyut. Ini merupakan hal mendasar dan cukup penting, ketika kita ingin membangun kehidupan bersosial, bertetangga atau berorganisasi. Juga dalam hubungan suami-istri. .

    Emosi jarang terungkap dalam bentuk verbal. Jarang kita lihat orang yang sedang marah bisa mengatakan bahwa saya lagi marah atau lagi senang. Biasanya akan lebih mudah terlihat dari bahasa non-verbal yang mencakup sekitar hampir 90%. Bahasa non-verbal ini juga lebih bisa dipercaya. Ketika kita bisa mengenali emosi orang lain , merupakan modal kita untuk bisa hangat dengan orang lain, lebih peka, dan lebih bias menyesuaikan diri.

    5. Membina Hubungan dengan Orang Lain.
    Jika keempat point di atas sudahbisa dilaksanakan dengan baik, akan lebih mudah untuk point yang terakhir ini yaitu membina hubungan dengan orang lain. Dalam hal

    ini point terpenting adalah mengajarkan prinsip-prinsip pada anak kita. Jangan takut untuk berbeda, bebeda itu tidak selamanya buruk. Jangan selalu berkorban/mengalah untuk kepentingan orang lain. Saat besar nanti, jangan mengorbankan prinsip kita hanya untuk menyenangkan orang lain. Misalnya ikut-ikutan merokok, minum-minum,
    dan lain sebagainya. Ajarkanlah pada anak tentang kejujuran. Utamakan ketulusan, kejujuran pada perasaan diri sendiri, dan pentingnya menghadirkan prinsip gmenjadi diri sendiri.h

  • Afghan 'crisis' as Taliban gain ground

    pernikahan-bahagia2
    Afghan 'crisis' as Taliban gain ground

    http://www.theaustr alian.news. com.au/story/ 0,25197,22803565 -2703,00. html

    Afghan 'crisis' as Taliban gain ground

    November 22, 2007

    LONDON: The conflict in Afghanistan has reached 'crisis proportions' , with the resurgent Taliban present in more than half the country and closing in on Kabul.
    If NATO, the lead force operating in Afghanistan, is to have any effect on the insurgency, troop numbers will have to be doubled to at least 80,000, a new report says.

    “The Taliban has shown itself to be a truly resurgent force,” the Senlis Council, an independent think-tank with a permanent presence in Afghanistan, wrote in its study Stumbling into Chaos: Afghanistan on the brink.

    “Its ability to establish a presence throughout the country is now proven beyond doubt,” it said. “The insurgency now controls vast swaths of unchallenged territory including rural areas, some district centres, and important road arteries.”

    Senlis said its research had established that the Taliban, driven out of Afghanistan by the US invasion in late 2001, had rebuilt a permanent presence in 54 per cent of the country and was finding it easy to recruit new followers.

    It was also increasingly using Iraq-style tactics, such as roadside and suicide bombs, to powerful effect, and had built a stable network of financial support, funding its operations with the proceeds from Afghanistan' s booming opium trade.

    “It is a sad indictment of the current state of Afghanistan that the question now appears to be not if the Taliban will return to Kabul, but when,” the report said.

    “Their oft-stated aim of reaching the city in 2008 appears more viable than ever.”

    NATO has just over 40,000 troops operating in Afghanistan as part of the International Security Assistance Force. The US and Britain are the largest contributors, with 15,000 and 7,700 soldiers, respectively.

    Australians and Dutch make up the bulk of the force in the province of Oruzgan, where Diggers have been hit by a string of recent Taliban attacks. Two Australians have been killed.

    Those numbers pale in comparison with Iraq, where at the peak of operations there were almost 200,000 troops on the ground and where around 160,000 remain.

    While Iraq is showing the first signs of an improvement in security, Afghanistan' s situation is becoming more precarious, Senlis argued, underlining the need for a rapid increase in troop numbers in a country that is larger than Iraq.

    Senlis said that without the troop “surge”, and renewed efforts to win over the Afghan population and make reconstruction take hold, the country was in danger of falling back into the hands of the Taliban.

    Kejagung Dinilai Profesional

    [JAKARTA] Langkah penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tidak menahan para tersangka kasus korupsi penjualan tanker very large crude carrier (VLCC) milik Pertamina yang diduga merugikan negara US$ 20 juta - US$ 56 juta, Rabu (21/11), merupakan langkah benar, dan menunjukkan Kejagung profesional. "Kejagung tidak menahan para tersangka merupakan sebuah terobosan yang sangat positif bagi perkembangan penegakan hukum di Indonesia di era kepemimpinan Jaksa Agung RI Hendarman Supandji," kata salah satu kuasa hukum Laksamana Sukardi, dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Selestinus, kepada SP, Kamis (22/11).

    Para tersangka kasus itu adalah mantan Komisaris Utama Pertamina yang juga mantan Menteri Negara BUMN, Laksamana Sukardi, mantan Direktur Keuangan Pertamina, Alfred H Rohimone dan mantan Direktur Utama Pertamina, Ariffi Nawawi. Petrus mengatakan, Kejagung selaku penyidik kasus tersebut mempunyai kewenangan konstitusional untuk menahan para tersangka, akan tetapi kewenangan itu tidak digunakan semata-mata didasarkan pada pertimbangan subjektif yuridis bahwa tidak adanya kekhawatiran penyidik terhadap tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan yang dipersangkakan.

    Sementara itu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Kemas Yahya Rahman, dalam acara diskusi bersama wartawan yang sehari-hari meliput di Kejagung, di Bandung, Sabtu (17/11), mengatakan, sampai sekarang Kejagung belum menentukan apakah para tersangka ditahan atau tidak. "Bukannya tidak menahan, tetapi kita belum menentukan sikap saja," kata Kemas. Kemas mengatakan, sampai sekarang para tersangka masih menunjukkan sikap-sikap yang kooperatif dengan penyidik.

    Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa Laksamana untuk kelima kalinya terkait kasus itu, Rabu (21/11). Dua tersangka lain dalam kasus itu, yakni Alfred dan Ariffi menjalani pemeriksaan kelima kali sebagai tersangka, masing-masing pada Senin (19/11) dan Selasa (20/11). [E-8]

    Do you have a boyfriend or girlfriend??
    « on: October 09, 2007, 04:31:50 AM »

    Story I

    E: Do u have a boyfriend?
    C: I have.
    E: Is he working Locally?
    C: No. He is working Overseas.
    E: Sorry, my company cannot employ u !
    C: Why?
    E: U will not be able to settle down here permanently. And my Company don't
    want to pay extra expenses on the Overseas calls just because of u.

    Story II

    E: Any girl friends?
    C: No.
    E: So far chased any before?
    C: Have, but not successful.
    E: Ever think of getting a job first then start looking for a girlfriend?
    C: Career is first priority. Currently didn't want to consider This personal
    issue.
    E: Sorry, my company cannot employ u.
    C: Why?
    E: You are lacking of P.R skills and confidence!!

    Story III

    E: Any girlfriends?
    C: Yes.
    E: Is she pretty?
    C: Not quite.
    E: Sorry, my company cannot employ you.
    C: Why? Will this affect your company's reputation?
    E: No, it does not affect the company's reputation but because My company is
    dealing with arts, our company requested an artist.

    Story IV

    E: Any girlfriends?
    C: Yes.
    E: Is she pretty?
    C: yes
    E: Is she your first lover?
    C: Yes.
    E: Sorry, we can't employ you because you lack of fighting spirit.

    Story V

    E: Any girlfriends?
    C: Yes.
    E: Is she your first lover?
    C: No. Have a few already.
    E: Sorry, my company cannot employ you because you are a "grasshopper" ! (Job
    hoper lah!)

    Story VI

    E: Any boyfriends?
    C: Yes.
    E: Is he rich?
    C: No.
    E: Then sorry, my company cannot employ you because our Company is dealing
    with money and you will seduce.

    Story VII

    E: Any boyfriends?
    C: Yes.
    E: Is he rich ?
    C: Yes, very rich.He owns a company.
    E: Sorry, we cannot employ you because your boyfriend don't Even want to
    employ you, neither do we!
    C: But,...... there is no position in his company.
    E: Then,..... what is your qualification?
    C: Secretary!
    E: Sorry, we still cannot employ you because your prettiness Will affect
    your managers' working spirits.
    C: But,...... I am not pretty at all.
    E: It is even worse because my managers will not be interested In you!!

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.