Search blog.co.uk

Posts archive for: 11 December, 2007
  • Iran Membantai Semua Homosexual Dinegerinya !!

    Cantik-supercc

    Iran Membantai Semua Homosexual Dinegerinya !!

    Columbia University hanyalah salah satu dari sekian ribu Universitas
    yang ada di Amerika yang memiliki Islamic Study. Dari ribuan sekte2
    Islam yang ada di Amerika, hampir semuanya mempunyai pandangan yang
    sama terhadap Homosexual ini, yaitu diharamkan dan wajib dibunuh.
    Pandangan ini sebenarnya bukanlah baru dan juga merupakan pandangan
    agama2 lainnya yang berasal dari Timur Tengah seperti halnya Kristen.
    Bedanya, kalo dalam umat Kristen pandangan ber-beda2 mengenai
    homosexual ini bisa berkembang secara bebasnya maka dalam Islam
    pandangannya boleh dikatakan sangat fokus dalam kebiadabannya
    mengeksekusi homosexual.

    Atas dasar kenyataan inilah, pihak Columbia University bermaksud
    membuka kejahatan2 Negara Islam Iran melalui pengakuan terbuka dari
    presiden Ahmad Dineyad.

    Hanya dengan satu pertanyaan saja, presiden Ahmad Dineyad sudah
    mengakui banyak hal tanpa dia sendiri sadar akan pengakuannya. Itulah
    sebabnya dia dinilai "stupid" dan banyak pihak yang menganggap dia
    sebagai seorang yang "low educated".

    Dia bilang, bahwa di Iran tidak ada Homosexual sehingga tidak ada
    masalah Homosexual. Tentu saja Homosexual tidak ada karena dibunuhi
    sehingga tidak seorang Homosexual-pun berani menampakkan dirinya
    dimuka umum dalam mengumbar sex preference-nya. Kenyataannya, banyak
    orang2 Iran yang Homosexual meminta suaka politik di Amerika.

    Yang lebih bodoh lagi aalah, bahwa Ahmad Dineyad tidak tahu bahwa dari
    sekian milyard populasi yang lahir kebumi ini ternyata secara
    statistik lebih dari 30% adalah Homosexual. Kira2 30-40% atau sekitar
    38% bayi2 yang lahir adalah Homosexual. Jadi mana mungkin kalo
    dikatakan di Iran tidak ada Homosexual?? ? Tapi kenyataannya memang
    betul di Iran tidak ada Homosexual karena semua Homosexual dibantai
    langsung tanpa diadili. Hal inilah yang merupakan jawaban Ahmad
    Dineyad yang membuktikan adanya pelanggaran kemanusiaan besar2an di
    Iran hingga detik ini.

    Jawaban Ahmad Dineyad ini sudah jelas merupakan tamparan ataupun
    pukulan kepada diri sendiri tanpa disadarinya. Disatu pihak sang
    presiden menuduh Israel melakukan pelanggaran kemanusiaan sementara
    dirinya juga melakukan pelanggaran kemanusiaan yang lebih parah karena
    menjagal bangsanya sendiri yang tidak berdosa.

    Homosexual adalah predisposisi lahir yang bukan merupakan pilihan
    pribadinya, tidak ada seorangpun yang memilih ingin jadi homosexual
    sewaktu terlahir kebumi ini. Namun kesalahan2 atau deviasi2 kelahiran
    selalu terjadi sementara ilmu kedokteran berihtiar memperbaikinya
    untuk meninggikan tingkat kebahagiaan setiap manusia. Sebaliknya di
    Iran deviasi2 sex ini bukan diperbaiki melainkan dimusnahkan,
    dibunuhi, dijagal, dan kesemuanya merupakan pelanggaran Hak2 Azasi
    Manusi yang justeru wajib dilindungi oleh semua negara seharusnya.

    Ny. Muslim binti Muskitawati.

    Sekitar G30S, Suharto, PKI dan TNI-AD (2)

    Berikut di bawah ini adalah lanjutan dari serangkaian tulisan Sdr Harsutejo mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan peristiwa G30S. Dalam tulisan ini secara berturut-turut ia mengungkap kembali soal-soal yang berkaitan dengan G30S, istilah Gestapu dan Gestok, Lubang Buaya, Gerwani, Letkol Untung, Kolonel Abdul Latief dll.

    Serangkaian tulisan ini bisa merupakan bantuan kepada banyak orang untuk memperoleh informasi atau pandangan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, yang berbeda dengan versi rejim militer Orde Baru.

    Tulisan bersambung ini juga disajikan berturut-turut dalam website http://kontak. club.fr/index. htm).

    GESTAPU, GESTOK (2)

    Oleh: Harsutejo

    Gerakan 30 September merupakan nama “resmi” gerakan sesuai dengan apa yang telah diumumkan oleh RRI Jakarta pada pagi hari 1 Oktober 1965. Nama ini untuk keperluan praktis media massa kemudian ditulis dengan G-30-S atau G30S. Sedang Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) suatu nama yang dipaksakan agar berkonotasi dengan Gestapo-nya Hitler yang tersohor keganasannya itu. Rupanya sang konseptor, Brigjen Sugandhi, pimpinan koran Angkatan Bersenjata, telah banyak belajar dari sejarah dan jargon nazi Jerman. Jelas nama ini merupakan pemaksaan dengan memperkosa kaidah bahasa Indonesia (dengan hukum DM), kepentingan politik menghalalkan segala cara. Nama Gestapu digalakkan secara luas melalui media massa, sedang dalam buku tulisan Nugroho Notosusanto maupun Buku Putih digunakan istilah G30S/PKI. Barangkali ini merupakan standar ganda yang dengan sengaja dilakukan; yang pertama untuk menggalakkan konotasi jahat Gestapo dengan Gestapu/PKI, sementara buku yang ditulis oleh pakar sejarah itu bernuansa “lebih ilmiah” bahwa G30S ya PKI.

    Sementara itu sejumlah pakar asing dalam karya-karyanya menggunakan istilah Gestapu ciptaan Orde Baru ini. Mungkin ada di antara mereka sekedar mengutip istilah yang digunakan begitu luas dan gencar oleh media massa Orba secara membebek tidak kritis. Dengan demikian dari istilah yang digunakan saja tulisan itu sudah memulai sesuatu dengan berpihak secara politik kepada rezim Orba yang berkuasa. Di antara pakar ini, Prof Dr Victor M Fic, seorang sejarawan Kanada, telah menulis buku yang “menghebohkan” itu karena secara murahan menuduh Bung Karno sebagai dalang G30S. Di seluruh bukunya ia menggunakan istilah Gestapu, ketika dia menggunakan istilah netral ‘Gerakan 30 September’ selalu diikuti dalam kurung (GESTAPU).

    Sementara orang mengartikan penamaan Gestok (Gerakan 1 Oktober) hanya untuk gerakan yang dilakukan oleh Mayjen Suharto pada tanggal tersebut daripada gerakan Letkol Untung. Tetapi mungkin saja bahwa yang dimaksud Bung Karno adalah gerakan yang dilakukan Letkol Untung menculik sejumlah jenderal dan kemudian membunuhnya (terlepas dari adanya komplotan lain dalam gerakan yang melakukan pembunuhan itu). Penamaan itu juga terhadap gerakan Mayjen Suharto yang dilakukan menghadapi gerakan Untung serta mencegah kepergian Jendral Pranoto dan Umar Wirahadikusuma menghadap Presiden ke PAU Halim, sekaligus mengambilalih wewenang Men/Pangad Jenderal Yani yang sudah dipegang oleh Presiden Sukarno serta membangkang terhadap perintah-perintah Presiden untuk tidak melakukan gerakan militer.

    Tentu saja penamaan Gestok tidak disukai oleh rezim Orba. Dalam pidatonya pada 21 Oktober 1965 di depan KAMI di Istora Senayan, Presiden Sukarno menyebutkan, “..Orang yang tersangkut pada Gestok harus diadili, harus dihukum, kalau perlu ditembak mati... Tetapi marilah kita adili pula terhadap pada golongan yang telah mengalami peruncingan seperti Gestok itu tadi”. Mungkin sekali ini maksudnya setelah pelaku peristiwa 1 Oktober (Untung cs) yang hanya berumur sehari itu diadili, maka juga terhadap pelaku yang membuat runcing persoalan sesudah itu, siapa lagi kalau bukan Jenderal Suharto cs. Dalam pidato Pelengkap Nawaksara di Istana Merdeka pada 10 Januari 1967 Presiden Sukarno dengan jelas menyebut pembunuhan para jenderal itu dengan Gestok lalu dilanjutkan dengan bertemunya tiga sebab (a) keblingernya pimpinan PKI, (b) kelihaian subversi Nekolim, (c) adanya oknum “yang tidak benar”.

    Dalam dokumen yang disebut “Dokumen Slipi” yang berisi hasil pemeriksaan Bung Karno sebagai saksi ahli dalam perkara Subandrio dan merupakan kesaksian terakhir BK (1968), “...1 Oktober 1965 bagi saya adalah malapetaka, karena gerakan yang melawan G30S pada 1 Oktober 1965 itu telah melakukan pembangkangan terhadap diri saya, sejak saat itu gerakan yang melawan G30S tidak tunduk pada perintah saya, maka saya berpendapat G30S lawannya Gestok...”. Jika dokumen ini memang benar adanya, hal itu sesuai dengan seluruh perkembangan kejadian serta analisis BK tentang G30S tersebut di atas. Brigjen Suparjo segera menghentikan gerakan G30S sementara Mayjen Suharto meneruskan Gestok-nya. Tetapi sejarah juga menunjukkan bahwa Presiden Sukarno tidak mengambil tindakan apa pun terhadap jenderal yang satu ini, justru melegitimasi dengan mengukuhkan kedudukannya.

    Sebenarnyalah peristiwa G30S di Jakarta hanya berlangsung selama satu hari, sementara di Jawa Tengah yang tertinggal itu berlangsung beberapa hari (sesuatu yang aneh dan perlu dikaji lebih lanjut). Gerakan selanjutnya, yang disebut BK Gestok, dilakukan oleh Mayjen Suharto dengan menentang dan menantang perintah Presiden dengan menindas PKI dan gerakan kiri lainnya, membantai rakyat dan pendukung BK, ujungnya menjatuhkan Presiden Sukarno. Inilah tragedi sebenarnya dengan pembukaan pembunuhan enam orang jenderal dan seorang perwira pertama oleh pihak militer sendiri. (Dari berbagai sumber).

    Swiss-Belhotel International Indonesia

    SIARAN PRES

    EKSPANSI SWISS-BELHOTEL INTERNATIONAL DI INDONESIA

    Jakarta, 25 September 2007 – Swiss-Belhotel International termasuk salah satu manajemen hotel yang aktif dalam beberapa tahun terakhir ini. Swiss-Belhotel International yang berkedudukan di Hong Kong ini, telah berpengalaman lebih dari 20 tahun mengelola hotel dan resor di kawasan Asia Pasifik seperti Cina, Hong Kong, Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia dan Indonesia.

    Swiss-Belhotel International di Indonesia telah mengelola 10 hotel seperti Hotel Ciputra Jakarta, Arion Swiss-Belhotel Bandung, Hotel Ciputra Semarang, Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Pat-Mase Villas, Jimbaran - Bali, Swiss-Belhotel Bay View, Nusa Dua - Bali, Swiss-Grand Bali, Nusa Dua - Bali, Swiss-Belhotel Manokwari (yang akan di buka pada tanggal 28 September 2007), Swiss-Belhotel Papua, Jayapura.

    Dalam tahun 2008 dan 2009 mendatang, Swiss-Belhotel International berencana memperluas bisnis dengan menambah satu lagi hotel di Jakarta dan beberapa hotel di kota-kota kedua di Indonesia seperti Balikpapan, Medan, Makassar dan Manado. Sehingga dapat dikatakan bahwa Swiss-Belhotel International berada di seluruh pulau-pulau besar di Indonesia , dari Sabang sampai Marauke.

    “Banyak kota kedua di wilayah Indonesia , terutama bagian tengah dan timur Indonesia memiliki potensi ekonomi yang berkembang pesat. Dimana mereka membutuhkan hotel berstandar internasional untuk mengakomodasi para investor, institusi pemerintahan dan perusahaan swasta nasional dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Kami melihat kesempatan ini sebagai peluang emas untuk mengoperasikan hotel didaerah tersebut, sehingga pada dua tahun mendatang kami akan mengelola hotel di beberapa kota di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. Kami sangat yakin, pembukaan hotel di kota-kota kedua ini, dapat menjamin tingkat hunian yang tinggi sehingga bagi para investor akan mendapatkan pengembalian investasi yang cepat”. jelas Emmanuel Guillard, Vice President Operations and Development Swiss-Belhotel International, Indonesia .

    Beliau juga menambahkan bahwa pada beberapa tahun mendatang, Swiss-Belhotel International akan menjadi salah satu group hotel berstandar internasional terbesar di Indonesia dalam hal jumlah kamar. ”Kami akan mengelola lebih dari 20 hotel dalam dua tahun kedepan” ujar Emmanuel.

    Swiss-Belhotel International

    Swiss-Belhotel International merupakan perusahaan pengelola hotel berkelas international yang yang berpusat di Hong Kong. Selain di Indonesia, Swiss-Belhotel International juga mengelola hotel dan resor di kawasan Asia Pasifik seperti Cina, Hong Kong, Vietnam, Filipina, Australia, Malaysia, United Arab Emirates.

    Di Indonesia, Swiss-Belhotel International telah mengelola 15 properti sebagai berikut :

    1. Swiss-Belhotel Medan (Dibuka tahun 2008)
    2. Hotel Ciputra Jakarta
    3. Swiss-Belhotel Mangga Besar, Jakarta (Dibuka tahun 2009)
    4. Arion Swiss-Belhotel Bandung
    5. Hotel Ciputra Semarang
    6. Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, Kalimantan Selatan
    7. Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Kalimantan Timur
    8. Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur (Dibuka tahun 2008)
    9. Pat-Mase Villas, Jimbaran, Bali
    10. Swiss-Belhotel Bay View, Nusa Dua, Bali
    11. Swiss-Grand Bali, Nusa Dua, Bali
    12. Swiss-Belhotel Makassar (Dibuka tahun 2009)
    13. Swiss-Belhotel Maleosan, Manado (2008)
    14. Swiss-Belhotel Manokwari, Papua Barat (Dibuka tanggal 28 September 2007)
    15. Swiss-Belhotel Papua, Jayapura

    ***

    Untuk keterangan rinci, silakan hubungi:

    Nor Komala (Mala) / Regional Public Relations and Promotion Manager

    Iin Harun / Regional Asst. Public Relations Manager

    Swiss-Belhotel International Indonesia

    Telp : (021) 566 9710

    Fax : (021) 566 0139

    E-mail : pr-ind@swiss- belhotel. com

    www.swiss-belhotel. com

    Tips Jika Otak Buntu Menulis
    Otak Buntu Menulis (Writer's Block) kerap terjadi pada siapa saja. Bahkan penulis mahir juga sering menghadapi "writer's block"¨Ckebuntuan menulis. Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi ini? Berikut sejumlah kiat sederhana:

    SIMPAN TULISAN FAVORIT ANDA
    Simpan tulisan Anda yang terbagus menurut Anda. Baca kembali ketika Anda menjadi terlalu kritis terhadap diri sendiri sampai tak berdaya menulis. Ini akan mengembalikan rasa percaya diri yang akan mendorong Anda untuk mulai menulis.

    UBAH SUDUT PANDANG
    Cobalah untuk melihat apa saja yang Anda tulis dari sudut pandang berbeda untuk sementara waktu. Ini akan membuat Anda menilai suatu masalah secara obyektif dan secara kreatif sekaligus, serta memacu dorongan untuk menulis.

    AMBIL JARAK
    Seringkali Anda harus menyisihkan tulisan secara fisik dan membiarkan alam bawah sadar Anda "mengerjakan" tulisan itu. Pergilah berjalan-jalan, atau mengerjakan apa saja yang lain, dan kembalilah setelah segar.

    RUNTUHKAN KERUTINAN
    Coba menulis pada waktu yang berbeda dari kebiasaan Anda, makan di restoran tradisional yang baru dibuka, belanja di pasar yang berbeda atau mengambil rute lain ketika pulang ke rumah. Melakukan sesuatu secara berbeda memungkinkan Anda untuk melihat masalah secara baru dan mengeksplorasi pengalaman baru yang tidak pernah Anda lakukan.

    GANTI ALAT TULIS ANDA
    Jika Anda biasa menggunakan komputer pengolah kata, coba menulis dengan mesin ketik atau tulis tangan.

    UBAH LINGKUNGAN KERJA
    Temukan tempat baru untuk menulis. Parkir mobil Anda di tempat dengan pemandangan indah dan mulailah menulis. Atau menulislah di taman dekat rumah Anda sekadar untuk membuat perubahan suasana.
    BICARALAH KEPADA ANAK-ANAK
    Sungguh, cobalah bicarakan topik yang Anda tulis pada anak-anak! Bahkan jika mereka tidak sepenuhnya memahami subyek yang Anda katakan mereka umumnya memiliki pendapat yang unik dan seringkali bisa membantu Anda melihat sebuah topik dari sudut pandang yang sama sekali berbeda.

    * Kejagung Minta Dukungan Jaksa Agung Sedunia ETC
    Jawapos - Selasa, 25 September 2007

    JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) serius menindaklanjuti dokumen
    Bank Dunia berisi aset mantan Presiden Soeharto di luar negeri (LN).
    Selain mengajukan request ke Bank Dunia, kejaksaan bakal minta
    dukungan kepada seluruh jaksa agung sedunia yang akan hadir di
    pertemuan The 2nd Annual Conference and General Meeting of The
    International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA) di
    Nusa Dua, Bali, pada 21-24 November mendatang.

    Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan, dalam pertemuan tersebut,
    para jaksa agung akan membicarakan konvensi untuk merumuskan
    mekanisme penelusuran aset, agar tidak melanggar prinsip-prinsip
    kerahasiaan bank. "Kami juga membuat kesepakatan dengan lembaga
    internasional, untuk berkomitmen membantu pelacakan (aset
    Soeharto)," kata Hendarman di sela rapat kerja antara Komisi III DPR
    dan jajaran kejaksaan di Gedung MPR/DPR, kemarin.

    Menurut dia, kejaksaan tidak dapat menindaklanjuti temuan Bank Dunia
    tanpa hasil pertemuan IAACA tersebut. Hendarman menjelaskan,
    kejaksaan mutlak harus masuk dalam tataran global untuk pelacakan
    aset Soeharto. Kejaksaan juga memenuhi tawaran Prakarsa PBB dalam
    The Stolen Asset Recovery (StAR) Initiative.

    Di tengah upaya menindaklanjuti temuan aset Soeharto, kejaksaan
    menyelidiki kasus korupsi yang melibatkan keluarga Cendana. Kali ini
    terkait keterlibatan Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut dalam
    kasus korupsi penerbitan commercial paper dalam pembangunan jalan tol
    yang diduga merugikan Rp 209,35 miliar dan USD 105 ribu. "Saat ini,
    kasus itu masih dalam penyelidikan di Kejati DKI," kata Hendarman.
    Dalam paparannya, Hendarman tidak mendetailkan kasus tersebut. Dia
    hanya mengatakan, kasusnya terkait pembangunan jalan tol.

    Penyelidikan kasus tersebut terungkap ketika anggota Komisi III
    Nadrah Izahari (F-PDIP) menyoroti keseriusan kejaksaan menangani
    kasus korupsi keluarga Soeharto. Mulai gugatan kerugian negara dalam
    kasus Yayasan Supersemar, kasus korupsi Badan Penyangga dan Pemasaran
    Cengkih (BPPC) yang menyeret Tommy Soeharto, hingga tunggakan kasus
    yang melibatkan Mbak Tutut.(agm)

    ============ ========
    * Program StAR PBB
    Kompas - Selasa, 25 September 2007

    Data yang dilansir Perserikatan Bangsa Bangsa dan Bank Dunia,
    mengenai aset negara yang diduga dicuri melalui penggelapan pajak
    dan suap pada masa pemerintahan Soeharto, tidak dapat langsung
    ditindaklanjuti. Bank Dunia dan PBB tak memiliki wewenang melakukan
    investigasi, menyelidiki, menyidik, maupun menyita.

    Demikian dikemukakan Jaksa Agung Hendarman Supandji dalam rapat kerja
    dengan Komisi III DPR, Senin (24/9), menjawab pertanyaan anggota
    Komisi III tentang Stolen Asset Recovery (StAR) Initiative yang
    ditawarkan PBB dan Bank Dunia. Dalam daftar StAR Initiative, Soeharto
    menempati posisi pertama dalam mengorupsi aset negara, senilai 15
    miliar-35 miliar dollar Amerika Serikat (AS).

    Menurut Hendarman, ketiadaan kewenangan PBB dan Bank Dunia untuk
    melakukan investigasi dapat diatasi melalui kerja sama dengan badan
    dan negara dalam menelusuri dugaan korupsi dalam penggelapan pajak
    dan suap ini. "Indonesia ditawari, apakah ingin masuk dalam tatanan
    global penelusuran aset ini. Menteri Luar Negeri akan mengajukan
    request untuk masuk dalam StAR," kata dia.

    Seusai rapat kerja, Hendarman menjelaskan, data yang diterima
    Kejaksaan Agung dari Bank Dunia berupa matrik yang menyebutkan aset
    negara yang diduga dikorupsi sejumlah mantan pemimpin negara.
    Kejaksaan juga memiliki data, tetapi berbeda dengan data dari Bank
    Dunia.

    "Data yang kami dapat jumlahnya lebih kecil. Soal tujuh yayasan.
    Belum ada bukti yang signifikan," kata Hendarman.

    Di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, seorang pengacara
    Soeharto, Juan Felix Tampubolon, mengatakan, data yang dilansir PBB
    dan Bank Dunia bukan hal baru. Isinya sama dengan yang dilansir
    beberapa tahun lalu.

    "Hal itu tidak benar. Pak Harto tidak pernah punya uang di mana pun.
    Tujuh tahun lalu bahkan sudah menyerahkan surat kuasa kepada
    pemerintah untuk melacak aset Beliau. Pemerintah ke Austria dan
    Swiss, tetapi tidak menemukan uang itu," katanya.

    Hendarman menyatakan pula, pada November 2007 ada konvensi
    internasional jaksa agung. Pertemuan itu untuk menindaklanjuti StAR
    Initiative. Pada acara itu akan dibahas tentang penelusuran aset,
    sekaligus penandatanganan hubungan kerja sama timbal balik dengan
    Hongkong.

    Gugatan intervensi

    Secara terpisah, sidang perkara gugatan Negara (Pemerintah Indonesia)
    terhadap Soeharto dan Yayasan Beasiswa Supersemar di PN Jaksel,
    Senin, memasuki pokok perkara, setelah penggugat dan tergugat gagal
    mencapai perdamaian dalam mediasi. Sidang dipimpin majelis hakim
    yang diketuai Wahjono.

    Dalam sidang, dibacakan juga gugatan intervensi dari M Yuntri, Munir
    Fuadi, dan Cyprus A Talali yang mengaku mewakili Keluarga Mahasiswa
    dan Alumnis Penerima Beasiswa Supersemar. Mereka meminta apa pun
    putusan pengadilan tak merugikan pemohon intervensi. (idr)
    ============ ========= =
    http://www.pikiran- rakyat.com/ cetak/2007/ 092007/25/ 0101.htm

    * Hanya Tuntut Pengembalian Harta:
    Pemerintah tak Akan Perkarakan Soeharto
    NEW YORK, (PR).-

    Pemerintah Indonesia tetap berusaha mengembalikan harta mantan
    Presiden Soeharto yang diduga diperoleh secara tidak sah, kepada
    negara. Akan tetapi, pemerintah tidak akan memperkarakan kasus-kasus
    Soeharto mengingat kesehatannya sudah tidak memungkinkan.

    "Sebaiknya mengusahakan untuk mengembalikan hartanya saja. Pak Harto
    tidak perlu diperkarakan. Sudah sakit-sakitan, " ujar Juru Bicara
    Kepresidenan Andi Mallarangeng yang mendampingi kunjungan Presiden
    Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan mengikuti Sidang Umum ke-62
    PBB di New York AS.

    Koresponden "PR" Bambang Indra Kusumawanto dari New York semalam
    melaporkan, PBB dan Bank Dunia mengingatkan, pengembalian aset
    negara yang dicuri memang memakan waktu, memerlukan kredibilitas dan
    upaya yang berkelanjutan, serta keinginan politik yang kuat dari
    suatu negara. "Harus lewat upaya yang serius dan komitmen yang kuat.
    Tanpa itu, bakal sia-sia," ujar Presiden Bank Dunia Robert B.
    Zoellick, di New York, Senin (24/9).

    Menurut dia, Prakarsa Penemuan Kembali Kekayaan yang Dicuri (Stolen
    Asset Recovery--StAR Initiative-red. ), dapat membantu memperkuat
    kemampuan tim dari suatu negara untuk mengembalikan harta yang
    dicuri.

    Dia tidak menjelaskan, apakah Bank Dunia akan meninjau kebijakannya
    terhadap Indonesia, terkait dengan laporan StAR Initiative.

    StAR menempatkan Soeharto di urutan teratas tabel "Perkiraan Dana
    yang Kemungkinan Dicuri dari Sembilan Negara" dengan kekayaan yang
    diperkirakan dicuri mencapai 15 miliar hingga 35 miliar dolar AS.

    Konferensi StAR

    Sementara itu, perihal Prakarsa StAR oleh PBB dan Bank Dunia dalam
    membantu mengembalikan aset negara yang dilarikan mantan pemimpin
    negara ke luar negeri, akan dibahas pada Konferensi Antikorupsi pada
    21 hingga 24 November 2007.

    Konferensi bertajuk International Association of Anti Corruption
    Authorities (IAACA) ini, nantinya akan dihadiri jaksa agung sedunia,
    bertempat di Nusa Dua Bali. "Itu juga menindaklanjuti StAR," kata
    Jaksa Agung Hendarman Supandji, di sela-sela raker Komisi III dengan
    Kejagung di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9).

    Menurut Hendarman, dia telah menerima bahan-bahan Prakarsa StAR,
    yang mencantumkan data Transparency International 2004 tentang
    sepuluh pemimpin dari sembilan negara, yang diduga melarikan uang
    rakyat.

    Menyinggung aset Soeharto seperti yang dilansir PBB dan Bank Dunia,
    menurut dia, total aset Soeharto dalam catatan Kejagung lebih kecil.
    Namun, Kejagung menilai data PBB dan Bank Dunia masih berupa asumsi.

    "Kalau kita, mendapat data lebih kecil. Kalau dia (PBB dan Bank
    Dunia) mengatakan asalnya dari tindak pidana, tanya cara
    menghitungnya bagaimana. Kok bisa mendapat nominal seperti itu,"
    katanya.

    Soeharto digugat

    Mantan Presiden yang juga Ketua Yayasan Supersemar, Soeharto
    dituntut mengembalikan uang kepada negara senilai 420.002.910, 64
    dolar AS dan Rp 185,9 miliar serta ganti rugi imateriil senilai Rp
    10 triliun, sebagai pertanggungjawaban atas penyelewengan dana
    yayasan. Selain itu, Gedung Grahadi di Jln. H.R. Rasuna Said Kav 8-9
    Jakarta Selatan yang dimiliki Yayasan Supersemar, diminta oleh jaksa
    negara selaku penggugat untuk dijadikan sita jaminan.

    Tuntutan pengembalian dana yayasan kepada negara tersebut,
    sebagaimana dibacakan oleh jaksa penggugat Dachmer Munthe di
    Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/9), merupakan subtansi
    dari gugatan perdata oleh pemerintah RI c.q. Presiden RI, yang
    menggugat secara perdata terhadap pendiri sekaligus Ketua Yayasan
    Supersemar H.M. Soeharto dan (manajemen) Yayasan Supersemar.

    Alasan penggugat menuntut dana yayasan dikembalikan ke negara,
    karena Soeharto melalui manajemen yayasan, telah menyalurkan dana di
    luar kepentingan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa, yang menjadi
    pokok peruntukan dana yayasan. Adapun dana dikembalikan ke negara,
    sebab uang yang dikumpulkan diperoleh dari bank-bank milik
    pemerintah. Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 15/1976
    Tanggal 23 April 1976 dan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor
    333/KMK.011/ 1978, yayasan ini memperoleh 50% dari 5% laba bersih
    bank-bank pemerintah.

    Dalam pembelanjaan dana yayasan , peruntukannya menyimpang dari
    ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Yayasan
    Supersemar. AD/ART menyebutkan, uang yayasan dipergunakan sebagai
    beasiswa untuk siswa dan mahasiswa yang cukup cakap namun tidak
    memiliki kemampuan finansial untuk melanjutkan sekolah atau kuliah.

    Penyimpangan bisa dibuktikan dengan disalurkannya dana yayasan ke
    sejumlah rekanan. Penyaluran ke PT Bank Duta pada 22 dan 26
    September 1990 masing-masing senilai 125.000 dolar AS, 19.959.807,19
    dolar AS, dan 275.043.103, 45 dolar AS. Kemudian dana disalurkan ke
    PT Sempati Air milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) senilai
    Rp 13,173 miliar antara 23 September 1989-17 November 1997, PT Kiani
    Lestari dan PT Kiani Sakti senilai Rp 150 miliar pada 13 November
    1995, PT Kalhold Utama, Essam Timber dan PT Tanjung Redep Hutan
    Tanaman Industri, senilai Rp 12,744 miliar antara Desember 1982-Mei
    1993, dan Kelompok Usaha Kosgoro senilai Rp 10 miliar pada 28
    Desember 1993. Tindakan demikian, kata penggugat, sebagai tindakan
    melawan hukum yang diatur dalam pasal 1365 KUHPerdata.

    Untuk menjamin dana yang diselewengkan bisa dikembalikan oleh
    tergugat, dia mengajukan permohonan sita jaminan terhadap aset milik
    tergugat berupa Gedung Grahadi. Sita jaminan ini penting untuk
    menjamin Soeharto dan Yayasan Supersemar tidak memindahkan atau
    melarikan aset tersebut.

    Tidak melanggar

    Kuasa hukum Soeharto, Juan Felix Tampubolon menyatakan tidak
    sependapat dengan penggugat bahwa Soeharto dan Yayasan Supersemar
    telah menyalahgunakan dana yayasan. "Ada AD/ART yayasan yang
    mengatur mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan oleh
    yayasan. Semua yang dilakukan oleh yayasan, termasuk menyalurkan
    uang ke para pihak ketiga, telah sesuai dengan AD/ART yayasan,"
    katanya. (Dtc/A-84)** *
    ============ ========= ========= ======
    http://www.tempoint eraktif.com/ hg/nasional/ 2007/09/24/ brk,20070924-
    108264,uk.html

    * Claim Against Suharto Read
    Monday, 24 September, 2007 | 15:55 WIB

    TEMPO Interactive, Jakarta: The process of the Attorney General's
    Office (AGO) civil claim session against former president Suharto
    went on to the agenda of reading the claim today (24/9) at the South
    Jakarta District Court.

    This session will be chaired by Wahjono after previously being
    chaired by Judge Sulthoni at the mediation level.

    "All claim theories will be read out," said Yoseph Suardi Sabda, Head
    of State Prosecutors Team, when contacted by Tempo yesterday (23/9).

    According to Yoseph, although the mediation failed, during the
    session process the two sides can still make peace.

    "As long as there are requests from both sides, peace can be reached
    in the middle of the session," he said.

    In addition to reading out the claim, the Supersemar Foundation side
    as the intervention plaintiff will put forward a request to join the
    side that has interests in this case.

    Munir Fuady, legal advisor for scholarship, said the claim was filed
    as there was a concern that this legal process will disturb the fund
    flow for all those being granted scholarships throughout Indonesia.

    "Those receiving scholarships are those who have interests in this,"
    he said.

    In the draft of claim against Suharto that Tempo obtained, it is said
    that Suharto (defendant I) and the Supersemar Foundation (defendant
    II) have misused the funds, not in line with the mandate of the
    Government Regulation No. 15/ 1976 on Implementation of State Banks'
    Net Profit Remainder Usage, which was then regulated further by the
    Finance Minister Decision No. 333/KMK.011/ 1978.

    SANDY INDRA PRATAMA
    ============ =========
    * Jakgung Request ke Bank Dunia
    Jawapos - Senin, 24 September 2007

    JAKARTA - Jaksa Agung (Jakgung) Hendarman Supandji tetap optimistis
    bisa melacak aset-aset negara yang diduga hasil korupsi mantan
    Presiden Soeharto di luar negeri. Untuk itu, pemerintah segera
    mengajukan request ke Bank Dunia untuk menelusuri aset-aset tersebut.

    "Secepatnya kita mengajukan request ke Bank Dunia. Ini agar harta
    negara yang diduga ditransfer mantan Presiden Soeharto ke luar negeri
    bisa segera dilacak," ujar Hendarman usai berbuka puasa di kediaman
    Menkes Sabtu (22/9). Menurut dia, pemerintah mengajukan request
    karena
    mekanismenya memang harus meminta izin ke Bank Dunia.

    Hendarman mengatakan, pelacakan aset Soeharto tersebut sangat penting
    karena daftar yang dirilis The Stolen Asset Recovery (StAR)
    Initiative
    tidak detail. Datanya sebatas asumsi bahwa sejumlah pejabat tinggi
    dunia, termasuk Soeharto, menggelapkan pajak dan mengumpulkan uang
    suap.

    Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Harta Negara (Gempita) Albert
    Hasibuan mendukung upaya Kejaksaan Agung menindaklanjuti laporan StAR
    Initiative. Lembaga itu dibentuk PBB dan Bank Dunia terkait aset
    mantan Presiden Soeharto di sejumlah bank di luar negeri. Sebab, isi
    dokumen tersebut bisa menjadi petunjuk awal terjadinya penghimpunan
    uang haram semasa kepemimpinan Soeharto.

    Menurut Albert, kejaksaan harus menjadikan dokumen Bank Dunia sebagai
    bahan penyelidikan. Itu terutama untuk memperkuat pembuktian kasus
    perdata atas berbagai dugaan korupsi Soeharto.

    "Kasus (pidana) Soeharto memang telah dihentikan. Tetapi, sekarang
    ada upaya perdata untuk mengembalikan kerugian negara. Nah, dokumen
    Bank Dunia itu harus dimanfaatkan, " kata Albert yang dihubungi koran
    ini kemarin.

    Albert mengklaim, sebagian isi dokumen Bank Dunia, termasuk Prakarsa
    PBB dalam StAR Initiative, merupakan masukan Gempita. Isinya pernah
    dilaporkan ke kejaksaan di era Jaksa Agung Andi M. Ghalib. "Tetapi,
    tidak berlanjut dalam proses hukum sampai ada perkembangan program
    StAR Initiative," ujar Albert. Gempita, menurut Albert, memaklumi
    kuatnya intervensi politis kala itu sehingga masukannya tidak
    bergulir
    di meja hijau.

    Ditanya tentang isi pengaduan Gempita ke kejaksaan, Albert menjawab,
    sebagian berisi aset Soeharto di luar negeri. "Ada di Selandia Baru.
    Yang lain aset properti di London, Inggris," jelasnya.

    Dari penelusuran koran ini, kantor berita AFP pada 26 April 2000,
    pernah memberitakan kesediaan Menlu Selandia Baru Phill Goff membantu
    mengamankan aset keluarga Soeharto yang disimpan di negaranya.
    Soeharto melalui putranya, Tommy Soeharto, pernah memiliki Hotel
    Alpine senilai jutaan dolar AS di South Island, Selandia Baru. Pada
    2000, keluarga Soeharto menjual properti itu kepada seorang warga
    Singapura.

    Di tempat terpisah, mantan Jaksa Agung Andi M. Ghalib menolak
    mengomentari informasi terkait kasus korupsi Soeharto itu. Termasuk
    dokumen Bank Dunia berisi aset Soeharto di luar negeri. "Ini masalah
    sensitif, masalah pemimpin bangsa. Saya tidak bisa bicara asal-
    asalan.
    Ini terkait harkat dan martabat bangsa," kata Andi yang dihubungi
    koran ini tadi malam.

    Ketua jaksa pengacara negara (JPN) gugatan kasus Soeharto, Dachmer
    Munthe, mengatakan, kejaksaan siap menindaklanjuti dokumen Bank Dunia
    sebagai materi pembuktian perdata kasus korupsi Yayasan Supersemar.
    "Sepanjang ada relevansinya, mengapa tidak? Kalau ada kaitannya,
    tentu
    akan ditindaklanjuti di persidangan. Kami justru merasa terbantu
    dalam
    proses pembuktian," terang Dachmer kemarin. Meski demikian, Dachmer
    mengaku belum menerima instruksi jaksa agung untuk menindaklanjuti
    dokumen Bank Dunia tersebut.

    Sementara itu, Direktur Perdata pada Jaksa Agung Muda Perdata dan
    Tata
    Usaha Negara (Datun) Yoseph Suardi Sabda mengatakan, perlu kajian
    mendalam terhadap data Bank Dunia sebelum menjadikannya sebagai
    materi
    pembuktian di persidangan. "Dalam kajian tersebut, harus
    diidentifikasi kasus hukumnya terlebih dahulu," jelas Yoseph.

    Dia menambahkan, jika hanya melansir data dari media massa dan LSM,
    kejaksaan sulit mengembalikan aset Soeharto. Sebab, data tersebut
    masih mentah dan belum dapat disebut fakta yuridis. "Bank Dunia dan
    PBB seharusnya merinci lebih detail jumlah dan di mana harta
    tersimpan
    serta mengidentifikasi pelanggaran hukumnya. Dengan demikian, harta
    kekayaan itu dapat dikembalikan ke negara," ujarnya.

    Todung M. Lubis, ketua dewan pengurus Tranparency International
    Indonesia (TII), mengatakan, sebagian dokumen Bank Dunia merupakan
    hasil temuan kantor pusat Transparency International (TI) di Berlin,
    Jerman. Namun, Todung yang menjadi pengurus perwakilan di Indonesia
    mengatakan tidak pernah tahu isi temuan TI tersebut. "Saya belum
    baca,
    tetapi idealnya kejaksaan memang harus menindaklanjuti, " kata Todung.

    Kerja Sama Bilateral

    Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional (HPI) Deplu Eddy Pratomo
    mengatakan, pemerintah masih harus bekerja keras jika ingin
    membongkar
    kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Presiden Soeharto.
    Pasalnya, daftar yang dirilis StAR Initiative hanya sebatas penguatan
    kapasitas. Itu pun tidak spesifik pada kasus Soeharto.

    Meski begitu, dia menambahkan, peluang menarik aset negara yang
    diduga
    dilarikan mantan Presiden Soeharto ke luar negeri masih terbuka.
    Caranya, pemerintah harus membuat perjanjian bilateral dengan negara
    tempat aset tersebut diduga disimpan.

    "Kita harus membuka kerja sama dan menyepakati MLA (Mutual Legal
    Assistance) dengan negara tempat diduga aset negara dilarikan," jelas
    Eddy Pratomo di Jakarta kemarin.

    "Bentuknya nanti sebatas pelatihan teknis tentang penelusuran dan
    pengusutan aset negara yang diduga dikorupsi pejabat maupun mantan
    pejabat negara," ujarnya.

    Bukan hanya itu. Data tentang dugaan pelarian aset hasil korupsi juga
    harus dikumpulkan pemerintah setempat.

    "Tapi, pelatihan itu tetap kita butuhkan karena mungkin mereka (PBB,
    Red) menganggap aparat penegak hukum kita masih lack of expertise,
    terutama dalam hal pelacakan aset negara di luar negeri," paparnya.
    (agm/nue)

  • PERJANJIAN PRA NIKAH

    India-target1
    PERJANJIAN PRA NIKAH (1)

    PERJANJIAN PRA NIKAH
    *) Tina Mariam SH

    Di negara kita yang masih menjunjung tinggi adat ketimuran, menjadi persoalan yang sensitif ketika salah seorang calon pasangan berniat mengajukan untuk membuat perjanjian pra nikah. perjanjian pranikah (Prenuptial Agreement) menjadi suatu hal yang tidak lazim dan dianggap tidak biasa, kasar, materialistik, juga egois, tidak etis, tidak sesuai dengan adat timur dan lain sebagainya

    Karena pernikahan dianggap sebagai sesuatu yang sakral, maka perjanjian pranikah masih dianggap sebagai urusan duniawi yang tidak sepantasnya dibicarakan dan dilakukan. Karena kalau dilakukan, lalu akan muncul pertanyaan apa bedanya dengan perjanjian-perjanji an yang biasa dilakukan oleh dua orang yang melakukan transaksi bisnis?

    1. Apa yang dimaksud dengan perjanjian pra nikah?

    Prenuptial Agreement atau perjanjian pra nikah adalah perjanjian yang dibuat sebelum dilangsungkannya pernikahan dan mengikat kedua calon mempelai yang akan menikah, isinya mengenai masalah pembagian harta kekayaan diantara suami istri yang meliputi apa yang menjadi milik suami atau isteri dan apa saja yang menjadi tanggung jawab suami dan isteri, ataupun berkaitan dengan harta bawaan masing-masing pihak agar bisa membedakan yang mana harta calon istri dan yang mana harta calon suami, jika terjadi perceraian atau kematian disalah satu pasangan.

    Biasanya perjanjian pra nikah dibuat untuk kepentingan perlindungan hukum terhadap harta bawaan masing-masing, suami ataupun istri. Memang pada awalnya perjanjian pranikah banyak dipilih oleh kalangan atas yang yang memiliki warisan besar.

    2. Apakah membuat perjanjian pra nikah dibenarkan secara hukum dan agama?

    Membuat perjanjian pra nikah diperbolehkan asalkan tidak bertentangan dengan hukum, agama dan kesusilaan, nilai-nilai moral dan adat istiadat. Hal ini telah diatur sesuai dengan pasal 29 ayat 1 UU No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan, yaitu:"Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, keduabelah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai Pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut". dalam penjelasan pasal 29 UU No.1/1975 tentang perkawinan, dikatakan Yang dimaksud dengan perjanjian dalam pasal ini tidak termasuk Taklik Talak.

    Dalam ayat 2 dikatakan: perjanjian tersebut tidak dapat disahkan bilemana melanggar batas-batas hukum agama dan kesusilaan.

    Selain itu Kompilasi Hukum Islam juga memperbolehkan Perjanjian pra nikah sebagaimana dikatakan dalam pasal 47 ayat : "Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan kedua calon mempelai dapat membuat perjanjian tertulis yang disahkan Pegawai Pencatat Nikah mengenai kedudukan harta dalam perkawinan"

    Konsep perjanjian pra nikah awal memang berasal dari hukum perdata barat KUH Per. Tetapi UU No.1/1974 tentang Perkawinan ini telah mengkoreksi ketentuan KUH Per (buatan Belanda) tentang perjanjian pra nikah. Dalam pasal 139 KUH Per: "Dengan mengadakan perjanjian kawin, kedua calon suami isteri adalah berhak menyiapkan beberapa penyimpangan dari peraturan perundang-undangan sekitar persatuan harta kekayaan asal perjanjia itu tidak menyalahi tata susila yang baik atau tata tertib umum dan asal diindahkan pula segala ketentuan di bawah ini, menurut pasal berikutnya"

    Bila dibandingkan maka KUH Per hanya membatasi dan menekankan perjanjian pra nikah hanya pada persatuan harta kekayaan saja, sedangkan dalam UU Perkawinan bersifat lebih terbuka, tidak hanya harta kebendaan saja yang diperjanjikan tetapi juga bisa diluar itu sepanjang tidak bertentangan dengan hukum, agama dan kesusilaan, nilai-nilai moral dan adat istiadat

    Secara agama, khususnya agama islam dikatakan dalam AQ Al-baqarah :2 dan Hadits: bahwa setiap Mukmin terikat dengan perjanjian mereka masing-masing. Maksudnya, jika seorang Mukmin sudah berjanji harus dilaksanakan. Perjanjian pranikah tidak diperbolehkan bila perjanjian tersebut menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, contohnya : perjanjian pranikah yang isinya, jika suami meninggal dan mereka tidak dikaruniai anak, warisan mutlak jatuh pada istrinya. Padahal dalam Islam, harta suami yang meninggal tanpa dikaruniai seorang anak tidak seluruhnya jatuh kepada sang istri, masih ada saudara kandung dari pihak suami ataupu orangtua suami yang masih hidup.Hal diatas adalah "menghalalkan yang haram" atau contoh lain Perkawinan dengan dibatasi waktu atau namanya nikah mut'ah (kawin kontrak). Suatu Pernikahan tidak boleh diperjanjikan untuk bercerai"

    Dalam agama katolik, perjanjian perkawinan yang penting adalah dimana pria dan wanita yang melakukan perkawinan akan membentuk kebersamaan seluruh hidup (Consorsium totius Vitac) diantara mereka menurut sifat kodratnya terarah pada kesejahteraan suami isteri serta pada kelahiran dan pendidikan anak. Sementara untuk agama Hindu, hukum yang mengatur khusus tentang perjanjian perkawinan tidak ada, tetapi yang jelas apabila ada perjanjian yang dibuat bertentangan dengan larangan dalam agama Hindu maka perjanjian itu tidak sah. Begitu pula dengan agama budha, menurut hukum perkawinannya (HPAB) yang telah disahkan pada tanggal 1 Januari 1977, tidak ada aturan khush tentang perjanjian perkawinan, diaman berarti terserah para pihak yang bersangkutan asal perjanjian yang diabuat tidak bertentangan dengan agama Budha Indonesia, UU No. /1975 dan kepentingan Umum (Prof. Hilman Hadikusuma, SH, Hukum perkawinan Indonesia menurut perundang-undangan, hukum adat dan hukum agama, CV. Maju
    Mandar, Bandung, 1990, hlm. 60)

    3. Apa Saja Isi Perjanjian Pranikah?

    Isi Perjanjian pra nikah diserahkan pada pihak calon pasangan yang akan menikah dengan syarat isinya tidak boleh bertentangan dengan ketertiban umum, kesusilaan, hukum dan agama, Seperti telah dijelaskan diatas dalam point 1.

    Bahwa perjanjian pra nikah dasarnya adalah bentuk kesepakatan maka ia termasuk dalam hukum perjanjian buku III KUHPer, sebagaimana Pasal 1338 : para pihak yang berjanji bebas membuat perjanjian selama tidak melanggar kesusilaan, ketertiban umum dan undang-undang.

    Biasanya berisi pengaturan penyelesaian dari masalah yang kira-kira akan timbul selama masa perkawinan, antara lain :

    - Tentang pemisahan harta kekayaan.
    Pemisahan harta kekayaan yang diperoleh sebelum pernikahan yaitu segala harta benda yang diperoleh sebelum pernikahan dilangsungkan atau yang biasa disebut harta bawaan yang didalamnya bisa termasuk harta warisan atau hibah, disebutkan dalam harta apa saja yang sebelumnya dimiliki suami atau isteri.
    Pemisahan harta pencaharian/ pendapatan yang diperoleh selama pernikahan atau mengenai tidak adanya percampuran harta pendapatan maupun aset-aset baik selama pernikahan itu berlangsung maupun apabila terjadi perpisahan, perceraian, atau kematian.
    Tetapi untuk hal pemisahan pendapatan para pihak tidak boleh melupakan hak dan kewajiban suami sebagai kepala rumah tangga, seperti dikatakan dalam Pasal 48 ayat 1 Kompilasi Hukum Islam: "Apabila dibuat perjanjian perkawinan mengenai pemisahan harta bersama atau harta syarikat, maka perjanjian tersebut tidak boleh menghilangkan kewajiban suami untuk memenuhi kebutuhan RT". Dalam ayat 2 dikatakan: "Apabila perjanjian perkawinan tidak memenuhi ketentuan tersebut dalam ayat 1 dianggap tetap terjadi pemisahan harta bersama atau harta syarikat dengan kewajiban suami menanggung biaya kebutuhan RT". Untuk biaya kebutuhan RT istri dapat membantu suami dalam menanggung biaya kebutuhan RT, hal mana bisa diperjanjikan dalam perjanjian pra nikah. Atau mungkin dalam rangka proses cerai, ingin memisahkan harta, bisa saja diperjanjiankan tentang bagaimana cara pembagian harta.

    - Pemisahaan harta juga termasuk pemisahan utang, jadi dalam perjanjian pranikah bisa juga diatur mengenai masalah utang yang akan tetap menjadi tanggungan dari pihak yang membawa atau mengadakan utang itu. Utang yang dimaksud adalah utang yang terjadi sebelum pernikahan, selama masa pernikahan, setelah perceraian, bahkan kematian

    FYI!!! Contoh Perjanjian Perkawinan (2)

    Contoh Perjanjian Perkawinan Februari 21st, 2007 Di bawah ini ada contoh perjanjian perkawinan, contoh ini bukanlah contoh baku dan dimungkinkan untuk melakukan modifikasi terhadap contoh ini. Saya akan senang apabila modifikasi terhadap contoh ini dapat juga ditaruh pada fasilitas komentar pada tulisan ini. Sehingga akan memperkaya pengetahuan hukum saya dan juga para pembaca blog. Terima Kasih. Artikel terkait dengan perjanjian pra nikah lihat di sini

    Contoh Perjanjian Perkawinan
    Pada hari xxx, bulan xxx, tahun xxx di kota xxx telah dibuat perjanjian perkawinan dari dan antara

    Nama :
    Alamat :
    Tempat dan Tanggal Lahir :

    Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi, yang untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama

    Nama :
    Alamat :
    Tempat dan Tanggal Lahir :

    Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi, yang untuk selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

    Kedua belah pihak, berdasarkan itikat baik, sepakat untuk mengikatkan diri dalam sebuah perkawinan resmi dan untuk itu bersepakat untuk mengikatkan diri dan tunduk pada perjanjian ini

    Prinsip Dasar

    Pasal 1 Kedua belah pihak adalah saling sama hak, saling sama martabat, dan saling sama kedudukan di depan hukum

    Pasal 2
    Perjanjian berasaskan pada prinsip keadilan, kesetaraan, kesamaan kedudukan, hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

    Perkawinan Monogami

    Pasal 3
    Kedua belah pihak sepakat bahwa pada prinsipnya perkawinan ini hanya tunduk pada perkawinan monogami

    Pasal 4
    (1) Dalam keadaan khusus, kedua belah pihak sepakat untuk mengabaikan prinsip monogami
    (2) Keadaan khusus tersebut adalah :

    a. Dalam jangka waktu 15 tahun setelah perkawinan disahkan oleh pejabat yang berwenang, salah satu pihak berdasarkan surat keterangan dari Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Perjanjian ini, dinyatakan tidak mempunyai kemampuan untuk memperoleh keturunan dan;
    b. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak melakukan pengangkatan anak (adopsi)

    (3) Rumah Sakit yang ditunjuk oleh perjanjian ini adalah RSB XXX

    Pasal 5
    Pengabaian prinsip monogami ini, selain harus memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, harus berdasarkan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan disertai dengan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

    Harta Kekayaan Dan Pengelolaan Kekayaan
    Pasal 6
    (1) Harta kekayaan Pihak Pertama saat ini meliputi : XXX (sebutkan satu persatu)
    (2) Pengelolaan harta kekayaan Pihak Pertama merupakan hak dari Pihak Pertama
    (3) Pihak Pertama berhak untuk melakukan tindakan hukum yang patut terhadap harta kekayaan sebagaimana disebutkan dalam ayat (1)
    (4) Tindakan hukum tersebut termasuk namun tidak terbatas pada menjual, menggadaikan, dan menjaminkan kepada pihak ketiga

    Pasal 7
    (1) Harta kekayaan Pihak Kedua saat ini meliputi : XXX (sebutkan satu persatu)
    (2) Pengelolaan harta kekayaan Pihak Pertama merupakan hak dari Pihak Pertama
    (3) Pihak Kedua berhak untuk melakukan tindakan hukum yang patut terhadap harta kekayaan sebagaimana disebutkan dalam ayat (1)
    (4) Tindakan hukum tersebut termasuk namun tidak terbatas pada menjual, menggadaikan, dan menjaminkan kepada pihak ketiga

    Pasal 8
    (1) Harta Kekayaan yang diperoleh oleh kedua belah pihak selama berlangsungnya perkawinan adalah harta milik bersama.
    (2) Pengelolaan harta kekayaan bersama tersebut dijalankan secara bersama-sama
    (3) Salah satu pihak tidak dibenarkan untuk melakukan tindakan hukum tanpa ijin terhadap harta bersama termasuk namun tidak terbatas pada menjual, membeli, menggadaikan, dan menjaminkan harta bersama kepada pihak ketiga

    Perlindungan Anak dan Kekerasan Terhadap Rumah Tangga

    Pasal 9
    (1) Kedua belah pihak sepakat untuk tidak melakukan tindak pidana kekerasan terhadap rumah tangga sebagai telah diatur dalam UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga
    (2) Kedua belah pihak sepakat segala bentuk kekerasan terhadap rumah tangga harus ditiadakan baik terhadap anggota keluarga inti maupun terhadap orang ¨C orang yang bekerja dalam rumah yang merupakan tempat kediaman dan/atau tinggal dari kedua belah pihak

    Pasal 10 (1) Kedua belah pihak sepakat untuk memberikan perhatian yang baik terhadap tumbuh kembang anak.
    (2) Kedua belah pihak sepakat untuk memberikan waktu yang seimbang terhadap anak
    (3) Kedua belah pihak sepakat untuk menerapkan prinsip-prinsip umum sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak dan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

    Perubahan Perjanjian

    Pasal 11
    Perubahan perjanjian hanya dapat dilakukan atas persetujuan kedua belah pihak

    Pasal 12
    Perubahan perjanjian hanya dimungkinkan terhadap ketentuan yang belum diatur dalam perjanjian ini serta tidak bertentangan dengan hukum

    Pasal 13
    Perubahan perjanjian tersebut bersifat penambahan sehingga akan melekat terhadap perjanjian ini

    Pasal 14
    Perubahan perjanjian hanya sah, berlaku, dan mengikat secara hukum bagi kedua belah pihak apabila telah mendapatkan pengesahan dari Ketua Pengadilan Negeri dimana perjanjian ini didaftarkan

    Perselisihan

    Pasal 15
    (1) Apabila terjadi perselisihan mengenai isi dan penafsiran dari perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara damai
    (2) Apabila penyelesaian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tersebut gagal, maka kedua belah pihak sepakat untuk menunjuk satu atau lebih mediator
    (3) Mediator berjumlah ganjil yang jumlahnya sekurang-kurangnya satu dan sebanyak-banyaknya lima
    (4) Pengaturan tentang mediasi akan diatur dalam perjanjian lain yang melekat pada perjanjian ini
    (5) Pengaturan tentang mediasi dapat dilakukan pada waktu terjadinya perselisihan

    Pasal 16
    Apabila mediator gagal dalam menjalankan tugasnya dan/atau kedua belah pihak tidak mencapai persetujuan terhadap hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menunjuk Pengadilan Negeri XXX sebagai tempat penyelesaian perselisihan

    Pihak Pertama

    Pihak Kedua

    sumber: anggara.org

    Motivasi perlu dan wajib dilakukan secara terus menerus; dosis motivasi yang teratur akan menciptakan kesehatan, kebahagiaan dan pencapaian yang lebih baik."

    " Terimakasih Ayah, Telah Menunjukkan Kepada Saya Betapa Miskinnya Kita "

    Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin.

    Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.

    Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya. "Bagaimana perjalanan kali ini?"

    "Wah, sangat luar biasa Ayah"

    "Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin" kata ayahnya.

    "Oh iya" kata anaknya

    "Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?" tanya ayahnya.

    Kemudian si anak menjawab.

    "Saya saksikan bahwa :

    Kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

    Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ke tengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

    Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.

    Kita memiliki patio sampai ke halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh.

    Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.

    Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya.

    Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.

    Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi."

    Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.

    Kemudian sang anak menambahkan "Terimakasih Ayah, telah menunjukkan kepada saya betapa miskinnya kita."

    Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya.

    Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain.

    Semua ini berdasarkan kepada cara pandang seseorang.

    Membuat kita bertanya apakah yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk
    meminta lebih.

    Avery Day Life

    If I knew it would be the last time That I'd see you fall asleep, I would tuck you in more tightly and pray the Lord, your soul to keep. If I knew it would be the last time that I see you walk out the door, I would give you a hug and kiss and call you back for one more. If I knew it would be the last time I'd hear your voice lifted up in praise, I would video tape each action and word, so I could play them back day after day.
    If I knew it would be the last time, I could spare an extra minute or two to stop and say "I love you," instead of assuming you would KNOW I do If I knew it would be the last time I would be there to share your day, well I'm sure you'll have so many more, so I can let just this one slip away. For surely there's always tomorrow to make up for an oversight, and we always get a second chance to make everything right.

    There will always be another day to say our "I love you's," And certainly there's another chance to say our "Anything I can do's?" But just in case I might be wrong, and today is all I get, I'd like to say how much I love you and I hope we never forget. Tomorrow is not promised to anyone, young or old alike, And today may be the last chance you get to hold your loved one tight So if you're waiting for tomorrow, why not do it today? For if tomorrow never comes, you'll surely regret the day, That you didn't take that extra time for a smile, a hug, or a kiss and you were too busy to grant someone, what turned out to be their one last wish.

    So hold your loved ones close today, and whisper in their ear, Tell them how much you love them and that you'll always hold them dear Take time to say "I'm sorry," "Please forgive me," "Thank you," or "It's okay." And if tomorrow never comes, you'll have no regrets about today.

    Wujudkan Final Impian

    Etoile Sahel mengejutkan. Kampiun Afrika asal Tunisia itu memukul juara Concacaf, Pachuca, yang lebih diunggulkan maju ke semifinal. Pada empat besar, Etoile Sahel kembali membuat kejutan? Banyak yang berharap tidak.

    “Semua orang mengharapkan final Boca kontra Milan dan saya kira klub Italia itu juga berharap demikian. Saya yakin mereka ingin membalas kekalahan pada 2003,” kata bek Boca Juniors, Hugo Ibarra, kepada situs resmi FIFA.

    Pada Piala Toyota-Interkontinental 2003, juara Copa Libertadores asal Argentina itu mengalahkan Milan 3-1 melalui adu penalti. Untuk mewujudkan final impian, Boca mesti mengatasi Etoile Sahel di Tokyo pada Rabu (12/12).

    Kualitas Boca ada di atas Etoile Sahel. Pemain seperti Ibarra, gelandang Sebastian Battaglia, dan penyerang Martin Palermo menjadi jaminan kehebatan Los Xeneizes. Mereka pernah membawa Boca menjuarai Piala Toyota.

    Boca harus mewaspadai pukulan mematikan Etoile Sahel. Melawan Pachuca, Brigade Rouge lebih sering ditekan dan hanya beberapa kali mengancam lawan. Salah satunya, tembakan Moussa Narry, menghasilkan gol. (man)

    Semua Tersihir Kaka

    Seperti diduga, dari enam kontestan di luar wakil Jepang yang tampil di FIFA Club World Cup 2007, wakil Eropa, AC Milan, paling memesona. Sejak tiba di Bandara Narita (6/12), awak I Rossoneri selalu disambut histeris ratusan wanita.

    Publik Jepang tenggelam dalam pesona Kaka.

    Semua tenggelam dan larut dalam pesona Kaka. Ketika sang Golden Boy menampakkan wajahnya, baik di bandara ketika tiba maupun di tempat latihan di Marinos Town, suasana riuh menyelubungi seluruh tempat tersebut.

    “Aku penggemar berat dia. Ganteng, hebat, dan alim. Hanya sekali seumur hidup bisa melihat wajahnya langsung, meskipun tak begitu dekat,” sebut seorang gadis pada sebuah saluran televisi yang membuat liputan kedatangan Milan.

    Bukan hanya Kaka yang membuat para ABG Jepang histeris. Seperti dilansir dari situs acmilan.com, pada Sabtu setelah sesi latihan di Marinos Town, para fan berteriak: “Ambrosini! Ambrosini!” Mereka meminta tanda tangan.

    Padahal, sosok yang diteriaki dan diburu itu bukan si gelandang Massimo Ambrosini. Pria muda berambut pirang dan mengenakan pakaian Rossoneri itu adalah Andrea Primitivi, staf pelatih kebugaran Il Diavolo!

    Kaka tersanjung dengan sambutan luar biasa publik Jepang. “Penggemar Milan di sini luar biasa. Kami gembira dan aku pribadi merasa tersanjung. Mudah-mudahan penampilan kami nanti bisa membahagiakan mereka,” sebut Kaka.

    Selain berlatih dan bertanding, agenda Milan selama berada di Yokohama adalah menikmati budaya setempat. Pada Sabtu malam lalu, beberapa pemain seperti Kaka, Paolo Maldini, Clarence Seedorf, dan Cafu pergi ke Yokohama Arena.

    Maldini dkk. bersama belasan ribu penonton di ruang olahraga tertutup itu menikmati pertunjukan kick boxing dan seni bela diri lain dari Jepang. (Irwandi, dari Tokyo/Riemantono/Foto: AFP)

  • Belajar di UK

    Cantik-super26

    Mohon ijin, mau sharing tulisan, semoga bermanfaat.

    A. Asep Syarifuddin
    Pekalongan

    Belajar di UK

    ALANGKAH bahagianya kalau kita berkesempatan untuk belajar di UK (United Kingdom). Untuk S-1 memakan waktu sekitar 4 tahun, sementara untuk program master
    sekitar 1-2 tahun. Tidak diragukan lagi produk-produk luar negeri apalagi lulusan Universitas di Inggris, banyak perusahaan yang mengincaruntuk berbagai posisi. Pekerjaan
    yang mengejar-ngejar Anda, bukan Anda yang mengejar-ngejar pekerjaan. Apakah semuanya memiliki kesempatan untuk belajar di sana? Hanya sebagian kecil saja. Tapi
    jangan kecil hati dulu, siapapun memiliki kesempatan untuk belajar di UK, tapi UK yang saya maksud bukanlah United Kingdom, namun "Universitas Kesulitan". Kawan
    saya bilang Hard University. Benar, Universitas Kesulitan. Mau berapa lama Anda belajar di sana, bisa ambil program S-1 atau S-2 bahkan S3. Waktunya tidak jauh
    berbeda dengan di Universitas pada umumnya.

    Saya mempunyai pengalaman langsung belajar di Universitas Kesulitan (UK) selama 3 tahun. Waktu itu saya diminta pindah bekerja dari satu tempat ke tempat lain.
    Sebelumnya saya tidak pernah tahu seperti apa kondisi tempat kerja saya yang baru. Memang ada orang yang bilang miring tentang situasi kerja di sana. Tapi saya tidak
    percaya begitu saja sebelum membuktikan sendiri. Siapa tahu orang yang bilang miring tadi memang selalu negatif di mana pun dia bekerja. Ketika saya datang ke tempat
    baru memang agak berbeda dengan tempat kerja yang lama terutama situasi kerja, rasa kebersamaan, dan yang lebih parah lagi adalah pola manajemen.

    Saya di sana diberi posisi sebagai pemimpin umum. Tapi dalam kenyataannya saya sendiri tidak memiliki kebijakan sebagai pemimpin umum untuk membuat perusahaan
    tersebut jauh lebih maju dengan pola-pola manajemen saya. Nyaris semua kebijakan, terutama yang berhubungan dengan keuangan dalam jumlah kecil apalagi besar harus
    atas persetujuan big bos yang juga pemilik perusahaan tersebut. Tapi kalau ada kesalahan jangan tanya, semuanya ditimpakan kepada saya sebagai pemimpin umum.
    Wah gimana ini, kok jadi begini. Terkadang ada keinginan untuk segera mengakhiri bekerja di sana agar tidak lagi menghadapi situasi kerja yang serba salah. Tapi niat itu
    diurungkan karena saya sudah berkeluarga dan punya anak.

    Satu tahun pertama saya beradaptasi dengan tempat baru tersebut belum memunculkan warna baru dalam pola manajemen. Kondisinya masih seperti itu-itu juga.
    Kesulitan tersebut saya coba komunikasikan dengan teman-teman di sana, tapi mereka juga mempunyai persoalan yang sama. Bahkan di awal saya masuk dalam suatu
    rapat salah seorang di antara mereka pernah nyeletuk, apakah sudah tahu kondisi di sini seperti ini. Saya bilang sudah tahu. Tapi pengetahuan itu memang berbeda dengan
    pengalaman. Pengetahuan itu nyaris mengerti tanpa ada resiko apapun. Sementara pengalaman itu adalah sesuatu yang terjadi di depan mata kita dan resikonya akan
    terasa langsung terutama resiko-resiko psikologis.

    Menginjak tahun kedua saya menemukan sebuah buku yang cukup bagus. Judulnya Piece of Mind karya Sandy McGregor. Dalam pandangan saya buku itu sangat bagus
    karena diri kita memiliki kuasa untuk mengubah sesuatu yang ada di luar lewat visualisasi untuk mengaktifkan kekuatan alam bawah sadar. Saya lakukan satu per satu
    perubahan dalam skala yang kecil sampai skala yang agak besar. Caranya sederhana, inventarisir tujuan apa dalam jangka pendek dan jangka panjang. Setelah ditemukan
    maka ada skala prioritas tujuan-tujuan. Yang saya masih ingat betul saat itu adalah visualisasi kenaikan gaji. Saya menetapkan sebuah angka kenaikan. Menurut logika
    realistis saat itu angka tersebut tidak mungkin terjadi apalgi disetujui. Tapi karena keyakinan saya terhadap kekuatan alam bawah sadar tadi saya bayangkan terus
    menerus (mungkin ini yang namanya doa secara benar) terutama setelah selesai shalat dan di sepertiga malam menjelang berakhir. Saya takjub, alhamdulillah entah
    bagaimana caranya kenaikan gaji tersebut persis seperti yang saya gambarkan (doakan).
    Dari sana muncul keyakinan-keyakinan bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil untuk berubah asalkan memang kita mau untuk membayar harganya untuk melakukan
    perubahan. Dari sana saya pun mulai berkenalan dengan literatur-literatur lain tentang pengembangan diri, motivasi dalam jumlah banyak. Dan perjumpaan yang cukup
    mengesankan dalah bertemu dengan seorang dosen yang mengkaji NLP (Neuro Linguistic Programming) . Dia belajar NLP di Australia. Di saya belajar banyak, bagiamana
    cara mencapai tujuan, melatih diri untuk terampil dengan ilmu-ilmu kehidupan, dll. Bahkan saya sampai menjadi trainer dan consultant sumber daya manusia (SDM) untuk
    pengembangan diri. Banyak teman-teman yang meminta advis tentang persoalan-persoalan mereka.

    Situasi di kantor tempat saya bekerja sebenarnya tidak terlalu banyak perubahan. Tapi dengan mempelajari beberapa hal di atas cara pandang saya terhadap persoalan
    sedikit bergeser. Yang muncul bahkan pendapat, segala sesuatu yang terjadi pada diri kita pasti memiliki hikmah tersembunyi di kemudian hari untuk kebaikan kita. Saya
    rasakan itu semua. Tapi ceritanya harus berjalan lain, saya akhirnya pindah juga dari tempat kerja tersebut ke tempat lain yang sama sekali baru. Dengan segala pikiran
    yang positif saya berprinsip ke manapun dan di mana pun saya bekerja, saya siap untuk melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Bahkan setelah di tempat baru tadi saya
    menyadari bahwa saya sudah belajar banyak tentang berbagai macam hal ilmu kehidupan, manajemen, leadership, marketing, komunikasi, psikologi manusia, ESQ, EQ
    dll. Terimakasih ya Allah atas anugerahmu dalam memberikan kesempatan untuk sekolah di UK. (*)

    Hidup Penuh Makna, Bahagia,
    Damai dan Sejahtera
    Sukses Selalu
    Pekalongan, 16 November 2007

    Cara Meluncurkan Buku Tanpa Biaya Promosi dari Penerbit

    "Try not to become a man of success but rather try to become a man of value." -- Albert Einstein

    Jika Anda pernah membaca artikel saya beberapa waktu lalu di milis ini berjudul “Long and Winding Road ”, nah tulisan kali ini merupakan lanjutannya.

    Ketika saya mengirim naskah ke penerbit besar belum mendapat jawaban maka akhirnya saya putuskan untuk mengirim ke penerbit kecil. Restu Agung; penerbit yang berada di Jakarta menerima naskah saya hanya dalam waktu 2 minggu sudah diterima.

    Setelah naskah diterima saya ingin cepat menjadi buku. Buku yang ingin dilihat dan dibaca oleh salah seorang kontributor yang terus memberi dukungan. Kindeng namanya yang juga memperkenalkan saya dengan artis Jajang C Noer.

    Jajang C Noer yang menulis kata pengantar di buku pertama saya ini.

    Hal pertama yang saya pikirkan dari sebuah buku adalah covernya. Saya meminta suami membuat design cover buku, membuat diagram ke dalam bahasa Indonesia yang telah diberi izin oleh pembuat aslinya. Suami tampak “ogah-ogahan” ketika diminta membuat design sesuai keinginan saya.

    Membuat design cover sangat penting, sebab hasil riset pasar banyak pembeli melirik buku dari bentuk covernya. Riset cover saya pelajari dari sebuah toko buku di dunia maya: www.amazon.com.

    Naskah buku pertama saya (Perkawinan Antarbangsa: LOve and ShOck) ditulis oleh para wanita.
    Nah bagaimana agar buku ini tidak mencerminkan sebagai buku “cewek”?
    Jadilah saya berpikir agar cover tidak “berbau” wanita. Cover saya ciptakan sebagai buku serius dan tidak segmented. Saya ingin buku ini dibaca oleh semua kalangan, semua lapisan masyarakat di dunia ini.

    Hasilnya memang tampak cover sebagai buku ilmiah, walaupun warna cover kurang terang seperti yang saya harapkan. Saya sebelumnya meminta agar warna BBC World dipakai. Ketika saya riset pasar di Jakarta , tampak sebuah buku yang telah lebih dahulu cetak dengan design warna cover yang hampir sama, hanya beda buku saya diatas warnanya lebih gelap.

    Ada beberapa kali ide cover dari pihak penerbit yang saya tolak sebab gambar cover sangat berbau wanita. Misalnya; ada gambar bunga mawar, ada gambar pengantin dan bahkan gambar hati yang dipanah.

    Setelah setuju dengan cover, seharusnya isi dari layout buku selayaknya diperlihatkan pada penulis. Namun akibat kejar tayang dan buku harus jadi sebelum tanggal 28 Oktober 2007, akhirnya saya tidak menerima ‘dummy”.

    Saya tiba di Jakarta tanggal 25 Oktober 2007 malam hari. Keesokannmya langsung bertemu EO ( Event Organizer) dan penerbit.

    Sejak beberapa bulan yang lalu sudah dipersiapkan bagaimana bentuk promosi buku pertama saya ini. Ide yang terlintas adalah di Universitas; tempat dimana banyak anak muda berkumpul.

    Mau tidak mau saya membutuhkan EO yang bersedia mengatur segala acara, sebab jarak yang jauh antara Yunani dan Indonesia tidak memungkinkan saya bergerak mencarai sponsor sendiri dan mengatur segala sesuatunya.

    Mencari EO susah-susah gampang, ada EO yang sudah beken ternyata tidak tertarik melakukan peluncuran buku. Akhirnya bertemulah dengan seorang anak muda di internet yang punya jiwa seni tinggi. EO Evonica namanya yang dimotori oleh Yurskie.

    Ia bersedia menerima tawaran kerjasama, tanpa imbalan uang cash. Saya hanya menawarkan hasil penjualan buku dari nilai diskon yang diberikan oleh penerbit. Penerbit Restu Agung tidak memberi bantuan dana promosi sepeser-pun sesuai dengan isi perjanjian di SPP (Surat Perjanjian Penerbitan).

    Karena berkenalan di internet, maka komunikasi makin lancar, setiap hari saya chatting dengan EO. Chatting untuk mengarahkan dan memberi tahu harus kemana mencari sponsor. Sayang, waktu yang sempit merupakan kendala utama. EO tidak bisa bergerak mencari dana. Saat itu bulan Ramadhan dan beberapa perusahaan sulit untuk memberi keputusan sebagai sponsor dalam waktu singkat.

    Yurie yang biasa menangani “Band” dengan mudah bisa masuk ke kampus-kampus. Dua bulan sebelumnya melalui pendekatan personal, saya minta ijin pada Dekan Fakultas Sastra Universitas Andalas Padang untuk acara diskusi buku.

    Ijin dan respon dari beberapa universitas didapatkan. Masalah tempat teratasi. Sekarang bagaimana membuat sebuah event yang besar?
    Datanglah ide dari EO agar acara diadakan di Blizt Megaplex. Saya baru dengar nama Blizt dan langsung melakukan search. Tampak di layer monitor Blizt ternyata tempat anak muda nongkrong juga. Blizt adalah bioskop dan tampak modern. Saya sangat antusias melihatnya, maklum di tempat saya tinggal tidak ada gedung bioskopnya.

    Tempat peluncuran awal sudah didapatkan. Kemudian masalah membayar Blizt. Yurie yang kenal dengan salah seorang supervisor Blizt Jakarta mulai melakukan pendekatan pribadi. Ia minta tolong bantuan agar dapat menggunakan Blizt dan diberi harga diskon. Usahanya berhasil, kami dapat tempat di Blizt tepat sesuai keinginan yaitu tepat pada hari Sumpah Pemuda.

    Ide awal hanya untuk peluncuran buku, langsung saya ganti konsepnya menjadi Perayaan Sumpah Pemuda. Dalam hati saya ingin memberi sesuatu pada negeri tercinta, saya membaca isi Sumpah Pemuda dan terharu mengenang negeri nan jauh di mata. Tekad semakin bulat agar acara lebih fokus pada Sumpah Pemuda.

    Akibat sudah sering chatting dan diskusi melalu telepon ketika pertama kali bertemu Yurie, sudah langsung akrab. Setelah bertemu kami langsung menuju ke penerbit di daerah Kwitang.

    Di kantor penerbit sudah ada pemiliknya dan manager BDD-nya. Setelah basa-basi langsung saya menandatangai surat kontrak (SPP). Isi SPP bahwa buku dicetak 2000 ekslemplar dan judul buku masih memakai judul lama.

    Selain cover judul merupakan “paru-paru” dari sebuah buku. Buku perdana ini, sudah mengalami beberapa kali ganti judul. Dari mulai judul “Suamiku Bule”, “Ketika Timur Bertemu Barat” dan “ Bagaimana Sih Punya Suami Asing?”. Hingga pada saat terakhir buku hendak dicetak, saya tiba-tiba mendapat ide judulnya menjadi “ Perkawinan Antarbangsa; LOve and ShOck”. Sengaja saya ingin huruf O ditulis besar agar semua yang melihat dan membaca bukunya akan berkata “ O o o o begitu ya..”.

    Proses pemberian judul sebuah buku memang hak penerbit, tetapi sebagai penulis kita harus punya ide sendiri. Penulis harus rajin melakukan riset sendiri. Dari hasil riset, saya berkesimpulan bahwa pangsa pasar anak muda suka dengan nama yang berbau asing. Mulai film yang berjudul “Eiffel in Love” hingga “I beg you Prada” sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia . Jadilah “Love and Shock” judul yang mantap dipilih.

    Where You Take Life

    Over the same sea, on the same winds;
    A ship sails in one direction, another in opposite.
    It is not the wind that decides which direction the ship goes;
    Its the sails; how they are tied and how they are maneuvered.

    Similarly, it is not fate that decides where your life is going;
    It is all about how you take life and where you take it to.

    "The man or woman who treasures his friends is usually solid gold himself."

    Marjorie Holmes
    Author

    Dikritik? Nggak Masalah!

    Jakarta, Kritikan sering kali membuat yang menerima menjadi putus asa, bahkan beberapa orang menganggap kritikan yang ditujukan padanya adalah sebuah hinaan. Namun bagaimana jika kritikan itu datang di lingkungan kerja, dan si pemberi kritikan adalah atasan Anda sendiri? bagaimana cara menerima kritikan tersebut?, Jika Anda mau tahu tips untuk menerima kritikan, Ini dia!

    1. Hal yang pertama yang harus disadari adalah, terima bahwa diri Anda tidak sempurna dan memiliki kelemahan. Sehingga kelemahan itu bisa Anda pelajari dan perbaiki.

    2. Jadikan kritikan tersebut cambuk untuk bekerja lebih baik dan biasakan untuk mengecek kembali kerjaan Anda agar meminimalisir kesalahan.

    3. Dengarkan baik-baik kritikan itu dan jadikan masukkan bagi diri Anda. Jika Anda mengabaikan kritikan tersebut, kemungkinan besar kesalahan yang sama akan terulang lagi.

    4. Ketika dikritik, yakinkan diri bahwa itu bukan karena atasan atau bos membenci atau tidak menyukai Anda. Hal tersebut semata-mata bertujuan agar hasil kerja dan produktivitas Anda lebih baik.

    5. Jangan fokus pada rasa marah atau sakit hati. Lebih baik fokus pada pekerjaan agar mendapatkan hasil yang lebih baik.

    6. Jika kritikan yang diterima membuat Anda sakit hati, tidak ada salahnya untuk mengutarakan perasaan tersebut pada atasan. Sehingga atasan pun akan mengerti perasaan Anda, dan membuat hubungan atasan-bawahan menjadi lebih kuat.

    Sentuhan Magis Singa dari Rekem

    Eric Gerets seolah ditakdirkan menjadi pembawa berkah. Sudah banyak klub yang merasakan sentuhan magis pelatih asal Belgia ini. Kini giliran Olympique Marseille yang ingin membuktikannya.

    Eric Gerets, tak pernah khawatir dengan tekanan.

    Bukti pertama Gerets seperti penyihir terlihat saat ia membawa klub tak terkenal SK Lierse menjadi juara Liga Belgia musim 1996-97. Padahal itu adalah tahun pertamanya menangani klub tersebut.

    Kemudian lelaki berjulukan Lion from Rekem, karena rambutnya yang jabrik seperti singa dan temperamennya yang tinggi saat menjadi pemain, itu membawa Club Brugge menjuarai Liga Belgia 1998-99. Rekem, kota kecil di Provinsi Limburg di sebelah timur Belgia, adalah kota kelahiran Gerets.

    Ia pun bukan jago kandang. Setelah melintas batas ke negeri tetangga untuk menangani PSV Eindhoven, klub itu dibawanya juara Liga Belanda musim 1999-2000 dan 2000-2001. Bahkan saat ia sudah terbang jauh ke Turki, sentuhan magisnya masih terasa. Di bawah polesannya, Galatasaray menjuarai Liga Turki 2005-2006. Padahal, itu juga tahun pertamanya di sana.

    Penyelamat yang Ampuh

    Gerets bukan hanya bisa memberikan gelar juara. Pelatih berusia 53 tahun itu juga tepercaya sebagai penyelamat. Dua klub Jerman diselamatkan mantan kapten timnas Belgia itu dari jurang degradasi setelah ia mengambil alih kemudi dari pelatih sebelumnya.

    Yang pertama adalah Kaiserslautern, yang mulai ditanganinya Februari 2004. Wolfsburg pun mengalami hal serupa. The Wolves hampir terlempar dari kancah elite Bundesliga, tapi setelah diambil alih oleh Gerets pada April 2005, mereka akhirnya selamat.

    Penyelamatan ini pula yang diharapkan oleh Marseille saat merekrutnya, 25 September lalu. Maklum saja, awal-awal kiprah klub itu di Ligue 1 musim ini sangat memprihatinkan karena terpuruk di zona bawah.

    Pilihan terhadap Gerets sebenarnya cukup mengejutkan karena semula yang diperkirakan bakal menggantikan kursi Albert Emon sebagai pelatih adalah para mantan bintang Prancis, yakni Didier Deschamps, Jean Tigana, atau Bruno Metsu. Tapi, manajemen klub justru lebih memilih seorang mantan bintang Belgia dan menurut mereka keputusan itu bukan mendadak, tapi telah dipikirkan masak-masak.

    "Tim ini butuh penyegaran. Eric Gerets adalah pelatih yang kami butuhkan untuk itu. Pengalaman dan pencapaiannya di Belgia, Belanda, Jerman, dan Turki adalah aset yang akan menolong klub ini," kata Presiden Marseille, Pape Diouf.

    Sanggupkah Gerets memikul beban tersebut? Yang pasti Marseille belum pernah lagi berprestasi tinggi sejak menjuarai Piala Champion 1993 saat dilatih oleh orang Belgia lain, Raymond Goethals.

    "Saya tak ragu untuk menerima tawaran. Klub ini mempunyai reputasi besar dan ada tugas besar yang harus dilakukan di sini. Saya suka itu," jelas Gerets, yang pernah merasakan gelar Piala Champion 1988 saat masih bermain di PSV.

    "Sebenarnya saya tak suka tekanan, tapi saya tak bisa menghindarinya. Lagi pula ini bukan sesuatu yang menakutkan," tegasnya, seperti dilansir situs FIFA.

    Salah satu tantangan besar yang harus dibuktikannya tentu saja meloloskan Marseille ke babak 16 besar Liga Champion. Itu semua bisa terwujud jika Les Marseilles bisa meredam Liverpool di Stade Velodrom, Selasa (11/12). (Rahayu Widiyarti/Foto: AFP)

    DATA DIRI
    --------------------------
    Lahir: 15 Mei 1954 di Rekem, Belgia

    Karier Pemain
    1971-83 Standar Liege 318 tampil (23 gol)
    1983-84 AC Milan 13 (1)
    1984-85 MVV Maastricht 12 (0)
    1985-92 PSV Eindhoven 200 (8)

    Karier Pelatih
    1992-94 RFC de Liege
    1994-97 SK Lierse
    1997-99 Club Brugge
    1999-02 PSV Eindhoven
    2002-04 Kaiserslautern
    2004-05 Wolfsburg
    2005-07 Galatasaray
    2007-... Olympique Marseille

    Keras, tapi Kompromistis

    Sejak menjadi pemain, Gerets dikenal sebagai orang yang keras. Bersitegang dengan pemain lawan adalah hal biasa buat lelaki berewok itu. Tapi, di balik sifat kerasnya itu, Gerets mempunyai sikap kompromistis.

    "Saya memang orang yang keras, tapi saya juga sangat manusiawi," jelas Gerets.

    Sikap keras yang dimiliki tak selamanya merugikan. Buktinya tangan dingin Gerets telah menghasilkan keberhasilan di berbagai negara sebagai pelatih. Salah satu kiat penting yang dijaganya sebagai pelatih adalah sering berkomunikasi dengan para pemain.

    "Sebagai pelatih, saya ingin memberi tempat dan kesempatan pada pemain untuk memberi masukan," ungkap mantan kapten timnas Belgia itu.

    Hal tersebut ia pelajari dari mantan pelatihnya ketika bermain di PSV Eindhoven. Sang pelatih saat itu adalah Guus Hiddink, yang mengantar PSV juara Liga Belanda lima kali (1985-89) dan Piala Champion 1988. Hiddink dikenal komunikatif dengan para pemainnya.

    Gerets juga dikenal tegas dalam memegang prinsip dan keputusan yang telah dibuatnya. Contohnya, ketika Galatasaray memintanya untuk tinggal lebih lama di klub Turki tersebut, Gerets dengan tegas menolak karena ia telah memutuskan untuk hengkang. Padahal pada tahun pertamanya di sana pada 2005 Galatasaray sukses menjuarai Liga Turki.

    "Maaf, saya tak bisa mengambil kesempatan ini. Saya juga meminta maaf pada para pendukung Galatasaray," katanya ketika itu. (yuk)

    Kontras di E dan F

    Menginjak matchday 4 Piala UEFA, 50% dari total 24 tiket sudah direbut. Tiga tiket sekaligus muncul dari Grup E, yang dihuni Spartak Moskva, Bayer Leverkusen, dan Zurich. Raihan angka trio ini sudah tak mungkin lagi dikejar pesaing mereka.

    Spartak memastikan lolos ke babak 32 besar setelah memukul Zurich 1-0 di Luzhniki, Kamis (6/12). Yegor Titov menjadi penentu nilai penuh wakil Rusia tersebut lewat gol tunggalnya pada menit ke-57. Ia memanfaatkan umpan silang Nikita Bazhenov.

    Meski kalah, nasib Zurich tertolong karena di Bay Arena, Sparta Prague, yang masih punya kans lolos, takluk di tangan Leverkusen dengan skor 0-1. Sparta tergolong sial karena dibobol Arne Friedrich justru setelah Leverkusen kehilangan Carsten Ramelow sejak menit ke-60.

    So, menjelang matchday 5 dua pekan depan, yang tersisa di Grup E ini tinggal penentuan susunan klasemen. Sangat kontras jika kita bandingkan dengan situasi di Grup F, yang diisi Bolton Wanderers, Aris Thessaloniki, Sporting Braga, Crvena Zvezda, dan Bayern Muenchen.

    Grup ini sama sekali belum meloloskan satu tim ke knock-out stage. Praktis cuma Crvena Zvezda alias Red Star Beograd, juara Piala Champion 1991, yang sudah tersingkir dari persaingan. Sementara itu, kuartet Bolton, Aris, Braga, dan Muenchen masih sama-sama berpeluang.

    Komposisi pelik ini timbul menyusul hasil di matchday 4. Bolton memuncaki klasemen berkat kemenangan 1-0 atas Crvena Zvezda di Beograd. Dalam partai yang sempat diprotes Bolton akibat ratusan suporter mereka dilarang masuk ke pusat kota itu, Gavin McCann menjadi pahlawan.

    Duet BPL Lolos

    Toh, ini masih membuat posisi The Trotters belum aman karena jatah laga mereka sudah habis. Ivan Campo cs. bisa pasti lolos asalkan terhindar dari situasi Aris bermain imbang dengan Muenchen dan Braga memetik angka penuh atas Cverna Zvezda di Portugal.

    Tapi, jika dua skenario ini benar-benar terjadi, Bolton bisa manyun. Posisi anak-anak yang mulai diasuh Gary Megson per 25 Oktober 2007 itu akan tergeser ke tangga keempat. Ini berarti mereka juga akan menjadi klub BPL pertama yang masuk kotak.

    Soalnya dua rekan senegara mereka, Everton di Grup A dan Tottenham Hotspur di Grup G, sama-sama telah melaju. Everton memastikan langkah setelah menang 2-0 atas Zenit St. Petersburg, sedangkan Spurs butuh gol penalti Dimitar Berbatov guna meraih skor seri 1-1 di Anderlecht. (Sapto Haryo Rajasa)

    Penegasan Tomasson

    Dua dari tiga wakil Primera Division La Liga Spanyol mampu menunjukkan eksistensi dengan lolos awal ke babak 32 besar Piala UEFA. Mereka adalah Villarreal dan Atletico Madrid, dua klub yang juga tengah merajut hasil gemilang di kompetisi domestik dengan berada di zona Liga Champion.

    Pada matchday 4, Rabu (5/12) dan Kamis (6/12), keduanya sama-sama sukses mengantongi kemenangan. El Submarino Amarillo menang 2-0 atas juara Swedia, Elfsborg, di El Madrigal, sedangkan Atleti unggul dengan skor sama tatkala bertamu ke Kobenhavn.

    Dua gol Villarreal diboyong Jon Dahl Tomasson. Pencapaian bomber jangkung Denmark ini termasuk langka mengingat jam terbang di La Liga yang tergolong minim. Dalam total 14 jornada, Tomasson baru tampil empat kali. Itu pun tiga kali sebagai pemain pengganti.

    Mungkin dengan kurangnya total menit ini, Tomasson justru memiliki kesempatan guna menegaskan status pada pelatih Manuel Pellegrini. Rasanya dua gol ini cukup untuk membuat Senor Pellegrini lebih mempercayai Tomasson di laga-laga berikut Villarreal.

    “Target kami sudah tercapai. Kami ingin lolos dan itulah yang terjadi,” ujar Pellegrini seperti dikutip situs resmi UEFA. Dengan kelolosan ini, matchday 5 kontra AEK Athena pun tak akan berpengaruh. “Kami hanya akan mengetahui posisi kami di klasemen akhir,” kata Pellegrini lagi.

    Meski menjadi aktor tunggal dalam kelolosan timnya, Tomasson tetap kecewa. Apa pasal? Seharusnya ia bisa melengkapi pesta dengan hattrick jika penaltinya tak digagalkan kiper Elfsborg. “Sangat memalukan karena penalti saya gagal. Tapi, ini sudah cukup untuk menaikkan kembali kepercayaan diri saya,” aku Tomasson.

    Jika di Villarreal hanya ada satu pahlawan, lain halnya di Atletico. Kemenangan di Kobenhavn ini disumbang Simao Sabrosa dan Kun Aguero. “Setelah menang, sekarang kami harus kembali memetik angka penuh di Panathinaikos agar bisa memuncaki grup,” ucap Javier Aguirre.

    Pelatih Atleti asal Meksiko ini tampak mengincar posisi teratas dengan harapan cuma bertemu klub di posisi tiga saat undian 32 besar dilakukan nanti. Bagaimana nasib Getafe, wakil terakhir Espana? Asalkan bisa menang atas Anderlecht, langkah Getafe untuk keluar dari Grup G akan terealisasi. (shr)

  • title-3426866

    Cantik-super26
    Belajar di UK

    Mohon ijin, mau sharing tulisan, semoga bermanfaat.

    A. Asep Syarifuddin
    Pekalongan

    Belajar di UK

    ALANGKAH bahagianya kalau kita berkesempatan untuk belajar di UK (United Kingdom). Untuk S-1 memakan waktu sekitar 4 tahun, sementara untuk program master
    sekitar 1-2 tahun. Tidak diragukan lagi produk-produk luar negeri apalagi lulusan Universitas di Inggris, banyak perusahaan yang mengincaruntuk berbagai posisi. Pekerjaan
    yang mengejar-ngejar Anda, bukan Anda yang mengejar-ngejar pekerjaan. Apakah semuanya memiliki kesempatan untuk belajar di sana? Hanya sebagian kecil saja. Tapi
    jangan kecil hati dulu, siapapun memiliki kesempatan untuk belajar di UK, tapi UK yang saya maksud bukanlah United Kingdom, namun "Universitas Kesulitan". Kawan
    saya bilang Hard University. Benar, Universitas Kesulitan. Mau berapa lama Anda belajar di sana, bisa ambil program S-1 atau S-2 bahkan S3. Waktunya tidak jauh
    berbeda dengan di Universitas pada umumnya.

    Saya mempunyai pengalaman langsung belajar di Universitas Kesulitan (UK) selama 3 tahun. Waktu itu saya diminta pindah bekerja dari satu tempat ke tempat lain.
    Sebelumnya saya tidak pernah tahu seperti apa kondisi tempat kerja saya yang baru. Memang ada orang yang bilang miring tentang situasi kerja di sana. Tapi saya tidak
    percaya begitu saja sebelum membuktikan sendiri. Siapa tahu orang yang bilang miring tadi memang selalu negatif di mana pun dia bekerja. Ketika saya datang ke tempat
    baru memang agak berbeda dengan tempat kerja yang lama terutama situasi kerja, rasa kebersamaan, dan yang lebih parah lagi adalah pola manajemen.

    Saya di sana diberi posisi sebagai pemimpin umum. Tapi dalam kenyataannya saya sendiri tidak memiliki kebijakan sebagai pemimpin umum untuk membuat perusahaan
    tersebut jauh lebih maju dengan pola-pola manajemen saya. Nyaris semua kebijakan, terutama yang berhubungan dengan keuangan dalam jumlah kecil apalagi besar harus
    atas persetujuan big bos yang juga pemilik perusahaan tersebut. Tapi kalau ada kesalahan jangan tanya, semuanya ditimpakan kepada saya sebagai pemimpin umum.
    Wah gimana ini, kok jadi begini. Terkadang ada keinginan untuk segera mengakhiri bekerja di sana agar tidak lagi menghadapi situasi kerja yang serba salah. Tapi niat itu
    diurungkan karena saya sudah berkeluarga dan punya anak.

    Satu tahun pertama saya beradaptasi dengan tempat baru tersebut belum memunculkan warna baru dalam pola manajemen. Kondisinya masih seperti itu-itu juga.
    Kesulitan tersebut saya coba komunikasikan dengan teman-teman di sana, tapi mereka juga mempunyai persoalan yang sama. Bahkan di awal saya masuk dalam suatu
    rapat salah seorang di antara mereka pernah nyeletuk, apakah sudah tahu kondisi di sini seperti ini. Saya bilang sudah tahu. Tapi pengetahuan itu memang berbeda dengan
    pengalaman. Pengetahuan itu nyaris mengerti tanpa ada resiko apapun. Sementara pengalaman itu adalah sesuatu yang terjadi di depan mata kita dan resikonya akan
    terasa langsung terutama resiko-resiko psikologis.

    Menginjak tahun kedua saya menemukan sebuah buku yang cukup bagus. Judulnya Piece of Mind karya Sandy McGregor. Dalam pandangan saya buku itu sangat bagus
    karena diri kita memiliki kuasa untuk mengubah sesuatu yang ada di luar lewat visualisasi untuk mengaktifkan kekuatan alam bawah sadar. Saya lakukan satu per satu
    perubahan dalam skala yang kecil sampai skala yang agak besar. Caranya sederhana, inventarisir tujuan apa dalam jangka pendek dan jangka panjang. Setelah ditemukan
    maka ada skala prioritas tujuan-tujuan. Yang saya masih ingat betul saat itu adalah visualisasi kenaikan gaji. Saya menetapkan sebuah angka kenaikan. Menurut logika
    realistis saat itu angka tersebut tidak mungkin terjadi apalgi disetujui. Tapi karena keyakinan saya terhadap kekuatan alam bawah sadar tadi saya bayangkan terus
    menerus (mungkin ini yang namanya doa secara benar) terutama setelah selesai shalat dan di sepertiga malam menjelang berakhir. Saya takjub, alhamdulillah entah
    bagaimana caranya kenaikan gaji tersebut persis seperti yang saya gambarkan (doakan).
    Dari sana muncul keyakinan-keyakinan bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil untuk berubah asalkan memang kita mau untuk membayar harganya untuk melakukan
    perubahan. Dari sana saya pun mulai berkenalan dengan literatur-literatur lain tentang pengembangan diri, motivasi dalam jumlah banyak. Dan perjumpaan yang cukup
    mengesankan dalah bertemu dengan seorang dosen yang mengkaji NLP (Neuro Linguistic Programming) . Dia belajar NLP di Australia. Di saya belajar banyak, bagiamana
    cara mencapai tujuan, melatih diri untuk terampil dengan ilmu-ilmu kehidupan, dll. Bahkan saya sampai menjadi trainer dan consultant sumber daya manusia (SDM) untuk
    pengembangan diri. Banyak teman-teman yang meminta advis tentang persoalan-persoalan mereka.

    Situasi di kantor tempat saya bekerja sebenarnya tidak terlalu banyak perubahan. Tapi dengan mempelajari beberapa hal di atas cara pandang saya terhadap persoalan
    sedikit bergeser. Yang muncul bahkan pendapat, segala sesuatu yang terjadi pada diri kita pasti memiliki hikmah tersembunyi di kemudian hari untuk kebaikan kita. Saya
    rasakan itu semua. Tapi ceritanya harus berjalan lain, saya akhirnya pindah juga dari tempat kerja tersebut ke tempat lain yang sama sekali baru. Dengan segala pikiran
    yang positif saya berprinsip ke manapun dan di mana pun saya bekerja, saya siap untuk melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Bahkan setelah di tempat baru tadi saya
    menyadari bahwa saya sudah belajar banyak tentang berbagai macam hal ilmu kehidupan, manajemen, leadership, marketing, komunikasi, psikologi manusia, ESQ, EQ
    dll. Terimakasih ya Allah atas anugerahmu dalam memberikan kesempatan untuk sekolah di UK. (*)

    Hidup Penuh Makna, Bahagia,
    Damai dan Sejahtera
    Sukses Selalu
    Pekalongan, 16 November 2007

    Cara Meluncurkan Buku Tanpa Biaya Promosi dari Penerbit

    "Try not to become a man of success but rather try to become a man of value." -- Albert Einstein

    Jika Anda pernah membaca artikel saya beberapa waktu lalu di milis ini berjudul ?Long and Winding Road ?, nah tulisan kali ini merupakan lanjutannya.

    Ketika saya mengirim naskah ke penerbit besar belum mendapat jawaban maka akhirnya saya putuskan untuk mengirim ke penerbit kecil. Restu Agung; penerbit yang berada di Jakarta menerima naskah saya hanya dalam waktu 2 minggu sudah diterima.

    Setelah naskah diterima saya ingin cepat menjadi buku. Buku yang ingin dilihat dan dibaca oleh salah seorang kontributor yang terus memberi dukungan. Kindeng namanya yang juga memperkenalkan saya dengan artis Jajang C Noer.

    Jajang C Noer yang menulis kata pengantar di buku pertama saya ini.

    Hal pertama yang saya pikirkan dari sebuah buku adalah covernya. Saya meminta suami membuat design cover buku, membuat diagram ke dalam bahasa Indonesia yang telah diberi izin oleh pembuat aslinya. Suami tampak ?ogah-ogahan? ketika diminta membuat design sesuai keinginan saya.

    Membuat design cover sangat penting, sebab hasil riset pasar banyak pembeli melirik buku dari bentuk covernya. Riset cover saya pelajari dari sebuah toko buku di dunia maya: www.amazon.com.

    Naskah buku pertama saya (Perkawinan Antarbangsa: LOve and ShOck) ditulis oleh para wanita.
    Nah bagaimana agar buku ini tidak mencerminkan sebagai buku ?cewek??
    Jadilah saya berpikir agar cover tidak ?berbau? wanita. Cover saya ciptakan sebagai buku serius dan tidak segmented. Saya ingin buku ini dibaca oleh semua kalangan, semua lapisan masyarakat di dunia ini.

    Hasilnya memang tampak cover sebagai buku ilmiah, walaupun warna cover kurang terang seperti yang saya harapkan. Saya sebelumnya meminta agar warna BBC World dipakai. Ketika saya riset pasar di Jakarta , tampak sebuah buku yang telah lebih dahulu cetak dengan design warna cover yang hampir sama, hanya beda buku saya diatas warnanya lebih gelap.

    Ada beberapa kali ide cover dari pihak penerbit yang saya tolak sebab gambar cover sangat berbau wanita. Misalnya; ada gambar bunga mawar, ada gambar pengantin dan bahkan gambar hati yang dipanah.

    Setelah setuju dengan cover, seharusnya isi dari layout buku selayaknya diperlihatkan pada penulis. Namun akibat kejar tayang dan buku harus jadi sebelum tanggal 28 Oktober 2007, akhirnya saya tidak menerima ?dummy?.

    Saya tiba di Jakarta tanggal 25 Oktober 2007 malam hari. Keesokannmya langsung bertemu EO ( Event Organizer) dan penerbit.

    Sejak beberapa bulan yang lalu sudah dipersiapkan bagaimana bentuk promosi buku pertama saya ini. Ide yang terlintas adalah di Universitas; tempat dimana banyak anak muda berkumpul.

    Mau tidak mau saya membutuhkan EO yang bersedia mengatur segala acara, sebab jarak yang jauh antara Yunani dan Indonesia tidak memungkinkan saya bergerak mencarai sponsor sendiri dan mengatur segala sesuatunya.

    Mencari EO susah-susah gampang, ada EO yang sudah beken ternyata tidak tertarik melakukan peluncuran buku. Akhirnya bertemulah dengan seorang anak muda di internet yang punya jiwa seni tinggi. EO Evonica namanya yang dimotori oleh Yurskie.

    Ia bersedia menerima tawaran kerjasama, tanpa imbalan uang cash. Saya hanya menawarkan hasil penjualan buku dari nilai diskon yang diberikan oleh penerbit. Penerbit Restu Agung tidak memberi bantuan dana promosi sepeser-pun sesuai dengan isi perjanjian di SPP (Surat Perjanjian Penerbitan).

    Karena berkenalan di internet, maka komunikasi makin lancar, setiap hari saya chatting dengan EO. Chatting untuk mengarahkan dan memberi tahu harus kemana mencari sponsor. Sayang, waktu yang sempit merupakan kendala utama. EO tidak bisa bergerak mencari dana. Saat itu bulan Ramadhan dan beberapa perusahaan sulit untuk memberi keputusan sebagai sponsor dalam waktu singkat.

    Yurie yang biasa menangani ?Band? dengan mudah bisa masuk ke kampus-kampus. Dua bulan sebelumnya melalui pendekatan personal, saya minta ijin pada Dekan Fakultas Sastra Universitas Andalas Padang untuk acara diskusi buku.

    Ijin dan respon dari beberapa universitas didapatkan. Masalah tempat teratasi. Sekarang bagaimana membuat sebuah event yang besar?
    Datanglah ide dari EO agar acara diadakan di Blizt Megaplex. Saya baru dengar nama Blizt dan langsung melakukan search. Tampak di layer monitor Blizt ternyata tempat anak muda nongkrong juga. Blizt adalah bioskop dan tampak modern. Saya sangat antusias melihatnya, maklum di tempat saya tinggal tidak ada gedung bioskopnya.

    Tempat peluncuran awal sudah didapatkan. Kemudian masalah membayar Blizt. Yurie yang kenal dengan salah seorang supervisor Blizt Jakarta mulai melakukan pendekatan pribadi. Ia minta tolong bantuan agar dapat menggunakan Blizt dan diberi harga diskon. Usahanya berhasil, kami dapat tempat di Blizt tepat sesuai keinginan yaitu tepat pada hari Sumpah Pemuda.

    Ide awal hanya untuk peluncuran buku, langsung saya ganti konsepnya menjadi Perayaan Sumpah Pemuda. Dalam hati saya ingin memberi sesuatu pada negeri tercinta, saya membaca isi Sumpah Pemuda dan terharu mengenang negeri nan jauh di mata. Tekad semakin bulat agar acara lebih fokus pada Sumpah Pemuda.

    Akibat sudah sering chatting dan diskusi melalu telepon ketika pertama kali bertemu Yur

  • The client sits up straight

    super-pre8

    People sometimes exhibit a lack of physical alignment when they aren't aligned with their values etc. This client may want alignment.

    Raises their chin & looks up

    Maybe accessing some internal visual representation of a desired outcome, direction or state of being.

    Then they take a deep breath in through their nose & let it out & a look of contentment settles on their face

    The system is at rest, at peace, with a feeling of contentment.

    Then they look down and to the left

    Looking down and to the left is the classic "talking to myself" eye-accessing cue for right-handed people.

    The unconscious mind has eloquently expressed the specific answer to the "what do you want" question, but by the time the conscious mind has a conversation with itself about it, it doesn't make sense, so the person says "I don't know."

    Why didn't they just say "I want a sense of alignment & contentment"?

    Well, sometimes people will, but on other occasions, such an answer wouldn't fit with their beliefs about what it is appropriate to want (people often think they want more typical "success" oriented stuff, eg. Money, jobs, cars, houses etc).

    If you're coming to the NLP Conference in London this weekend, I'll be demonstrating the idea that people will tell you everything you need to know in the first minute, during my session on Saturday afternoon, The Magic Minute: Your Key for Cracking the Unconscious Code

    If you can't make it to the conference, we really focus on this stuff in depth during NLP Master Practitioner training, which starts in April 2008. Why? Because this is where you find the real magic of NLP. At salad, we want you to learn to do "the real thing" & get amazing results, not just a bunch of techniques.

    Our line-up for Master Prac this year is amazing, & includes me, Peter Freeth, Neo-Ericksonian hypnotist Michael Watson & NLP Meta-Master Trainer Chris Hall. Book right away to take advantage of your super-early- bird discount.

    In the weeks to come, we'll be exploring how you can make sense of the "unconscious code" people use, then influence them to make changes.

    Have a great week!
    Jamie

    Jamie Smart
    director of training
    jamie.smart@ saladltd. co.uk

    If you have found this tip useful, please share it with any friends, family, colleagues and associates who you think will be interested. You are welcome to reprint it (with copyright and subscription information) and continue to enjoy the tips. I am always grateful for any comments, criticisms or other feedback that you may have. Please send them to jamie.smart@ saladltd. co.uk

    Kekurangan Inter

    Inter masih perkasa. La Beneamata meraih kemenangan beruntun keempat di Serie A dan menjauh dari kejaran Roma. Meski demikian, pelatih Roberto Mancini menilai si pemimpin klasemen ini punya kekurangan yang mencolok.

    Mancini mengatakan hal itu setelah I Nerazzurri memukul Torino 4-0 pada Minggu (9/12) di Giuseppe Meazza. Kemenangan itu membuat Inter kini unggul lima poin atas Roma, yang ditahan Livorno 1-1 di Armando Picchi.

    “Kami terlalu banyak berada di belakang, terlalu banyak menguasai bola, dan terlampau linear,” kata Mancini di Datasport. Mancio benar. Pada babak pertama, I Nerazzurri tidak sering menembus pertahanan Il Toro.

    Hanya satu gol pada babak pertama. Itu pun melalui eksekusi penalti Zlatan Ibrahimovic. Masalah Inter yang terlalu bermain ke belakang tidak lepas dari absennya gelandang pembawa bola dari garis belakang ke depan, Olivier Dacourt dan Patrick Vieira, karena cedera. Terus mengandalkan Esteban Cambiasso dapat membuat si pemain kelelahan.

    “Dacourt absen sampai akhir musim. Vieira tak kunjung pulih. Itulah problemnya,” ujar Mancio.

    Allenatore yang musim lalu mengantar Inter meraih scudetto ini meminta presiden klub, Massimo Moratti, untuk mendatangkan gelandang baru. Sebelum laga melawan Torino, Mancini juga sudah meminta tambahan tenaga anyar.

    “Kami dalam situasi darurat,” ucap Mancio. Ia menunjuk fakta Inter hanya membawa 13 pemain ke kandang PSV pada pertengahan pekan ini untuk Liga Champion. Selain Dacourt dan Vieira, Dejan Stankovic, Luis Figo, Nelson Rivas, dan Walter Samuel juga cedera.

    Tak Panik

    Di Armando Picchi, Roma unggul lebih dulu melalui Daniele De Rossi pada menit kelima. Sekitar satu menit kemudian tuan rumah membalas melalui Diego Tristan. Setelah itu Francesco Totti dkk. mendominasi permainan. Tapi, pertahanan Livorno sangat sulit ditembus I Lupi.

    Ditinggal Inter, Roma tak panik. “Kami tertinggal lima poin, tapi kompetisi masih terbuka,” kata De Rossi, seperti dikutip Il Romanista. “Melawan Livorno, Inter juga hanya seri,” lanjut si gelandang. Ya, pada 23 September lalu di Armando Picchi, Nerazzurri tertahan 2-2.

    Pavel Nedved menjadi pemain Juventus paling bahagia pada Minggu lalu. Bagaimana tidak? Dalam laga ke-300 di Serie A, gelandang asal Rep. Ceska ini mencetak gol kemenangan 1-0 atas Atalanta. Gol itu terjadi pada menit ke-86.

    Nedved melakukan debut di Serie A pada 7 September 1996 dalam laga bersama Lazio melawan Bologna. Ia berbaju Biancoceleste sampai musim 2000/01. Setelah itu sampai sekarang pemain berusia 35 tahun ini ada di Juve.

    Dalam 300 penampilan di Serie A, Nedved mencetak 64 gol. Gol Ahad lalu menjadi yang pertama untuk eks gelandang Sparta Prague itu pada musim ini. Menguasai bola, setelah dua kali melangkah Nedved melepas tembakan ke pojok gawang. Gol yang vital untuk perjalanan Juve musim ini. (Riemantono)

    Akhirnya Kalah Juga

    Untuk pertama kali Arsenal dan Liverpool kalah di Premier League 2007/08. The Gunners menyerah 1-2 kepada Middlesbrough di Riverside, Minggu (9/8). Sehari sebelumnya The Reds takluk 1-3 kepada Reading di Madejski.

    Saat pertandingan di Riverside baru berjalan empat menit, The Boro mendapat hadiah penalti setelah mantan striker The Gunners, Jeremie Aliadiere, dijatuhkan Kolo Toure. Eksekusi yang dilakukan Stewart Downing sebetulnya terbaca Manuel Almunia, tapi bola meluncur deras ke gawang.

    Di babak kedua, Tuncay Sanli menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat gol dari sudut sempit, memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Gary O’Neil yang coba dihalau Almunia. Tomas Rosicky memperkecil kekalahan saat injury time telah memasuki menit kelima. Gol itu tidak membantu apa-apa karena beberapa detik kemudian wasit mengakhiri pertandingan.

    Di Madejski, tekel Jamie Carragher terhadap Brynjar Gunnarsson pada menit ke-17 mengawali kekalahan The Reds. Pelanggaran tersebut membuahkan hadiah penalti untuk The Royal, yang dieksekusi oleh Stephen Hunt.

    Sebelas menit berselang, Steven Gerrard menyamakan kedudukan, tapi di babak kedua Reading menambah dua gol yang tidak bisa dikejar The Kop. Sundulan tipis Kevin Doyle pada menit ke-61 memanfaatkan tendangan bebas Nicky Shorey tak bisa dihalau Pepe Reina. Tujuh menit kemudian, Reading melengkapi keunggulan 3-1 lewat gol hasil tendangan James Harper.

    “Hasil melawan tim besar belum tentu menjadi pegangan, tapi itu adalah feeling bagus dan semoga menjadi fondasi yang solid,” ucap manajer Reading, Steve Coppell, kepada BBC Sports.

    Di lain kubu, Rafael Benitez menganggap Reading semestinya tidak mendapat hadiah penalti. “Pelanggaran (Carragher) sangat jelas di luar area penalti. Biasanya seperti itu diganjar kartu kuning, tapi ternyata tidak karena wasit tidak yakin. Sebaliknya Fernando Torres jelas dijatuhkan di kotak penalti. Tapi, itu tidak bisa mengubah hasil dan saya tidak ingin menggunakan hak itu sebagai alasan.”

    Yang pasti kursi yang diduduki Rafa kian panas menjelang pertarungan hidup mati di Liga Champion karena The Reds akan bertandang ke Marseille. Dari sisi mental, kekalahan itu tentu sangat merugikan.

    Gol Ke-100 Giggs

    Kekalahan Arsenal dan Liverpool menguntungkan Manchester United, yang menang 4-1 atas Derby County di Old Trafford. Ryan Giggs mengawali pesta gol yang dilanjutkan dua gol dari Carlos Tevez serta ditutup gol tendangan penalti Cristiano Ronaldo.

    Gol yang dibuat Giggs (34) merupakan yang ke-100 untuk The Red Devils dalam 736 penampilan selama 16 musim. Sepanjang 16 musim tersebut, Giggs turut mempersembahkan sembilan gelar juara liga, empat Piala FA, dan satu Liga Champion. Ia pun baru mengantongi kontrak yang akan menahannya di Old Trafford hingga 2009.

    Bukan tidak mungkin Giggs akan menggeser rekor penampilan Sir Bobby Charlton, yang tampil 759 kali sepanjang kariernya, tapi itu tentu dengan catatan Giggs tetap fit.

    Satu tim dari big four lain, Chelsea, menang 2-0 atas Sunderland. Gol sundulan Andriy Shevchenko dan tendangan penalti Frank Lampard memastikan kemenangan The Blues.

    Hasil-hasil tersebut tidak mengubah komposisi empat besar, tapi perolehan angka menjadi kian ketat. United dengan nilai 36 kini hanya terpaut satu angka dari Arsenal, yang masih memimpin klasemen, dan Chelsea ada di posisi ketiga dengan 34 angka. (Yudhi F. Oktaviadhi)

    Perdelapanfinal I Coppa Italia
    Ciri Khas Ascoli

    Ascoli adalah satu-satunya tim dari luar Serie A yang masih bertahan di Coppa Italia. Klub Serie B itu pada babak perdelapanfinal, yang dimainkan Selasa (11/12) di Stadio Del Duca, bertemu anggota papan atas Serie A, Fiorentina.

    Tifosi Ascoli berharap ciri khas Cicchio (Burung Pelatuk) muncul saat melawan Fiorentina. Ascoli sering tampil hebat saat bertemu tim besar. Pekan lalu, dalam Serie B, Ascoli bermain brilian dan menahan tuan rumah Bologna 0-0.

    Musim lalu, saat berada di Serie A, Ascoli mampu menahan Roma 2-2 di Olimpico dan 1-1 di Del Duca. Burung Pelatuk juga menahan Fiorentina 1-1 saat main di kandang sendiri.

    Dalam perjalanan ke perdelapanfinal, Ascoli dua kali mengalahkan klub Serie A melalui perpanjangan waktu. Pada putaran kedua, I Bianconeri menyisihkan Genoa 3-2. Pada fase berikut, Cicchio menyingkirkan Atalanta 2-1.

    Menghadapi Fiorentina, pasukan arahan pelatih Ivo Iaconi tentu ingin mengulang prestasi musim lalu. Hanya, Presiden Ascoli, Roberto Benigni, meminta Andrea Giallombardo dkk. tidak terlalu bernafsu di Coppa Italia.

    “Kalau menang, tentu saja saya akan merayakannya. Tapi, saya sudah bicara secara jelas kepada tim bahwa yang paling utama adalah kompetisi Serie B,” kata Benigni, seperti dilansir situs Corriere Adriatico.

    Posisi Ascoli belum bagus. Sampai giornata 16, Bianconeri berada di posisi 10. Hanya dua tempat teratas yang langsung promosi ke Serie A.

    Ascoli mesti memanfaatkan keletihan Fiorentina karena bermain di Serie A dan Piala UEFA. Kehadiran pemain yang pernah berbaju Viola, bomber Andrea Soncin, serta kiper berpengalaman Massimo Taibi akan membantu Ascoli. (man)

    Jaksa: Beasiswa Supersemar Mengalir ke Perusahaan Kroni Soeharto

    Jakarta (ANTARA News) - Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam
    sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin, menyatakan
    dana beasiswa yang dihimpun oleh Yayasan Beasiswa Supersemar
    mengalir ke sejumlah perusahaan milik keluarga dan kroni mantan
    Presiden Soeharto.

    Padahal, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1976 tentang
    Penetapan Penggunaan Sisa Laba Bersih Bank-Bank Milik Pemerintah,
    yang kemudian diatur dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor
    373/KMK.011/ 1978, serta Pasal 3 Anggaran Dasar Yayasan Supersemar,
    seharusnya yayasan milik mantan Presiden Soeharto menyalurkan uang
    yang diterima untuk beasiswa pelajar dan mahasiswa.

    Berdasar catatan JPN, Yayasan Beasiswa Supersemar telah berhasil
    menghimpun dana sebesar 420 juta dolar AS dan Rp185,92 miliar.

    Dana itu digunakan tidak sesuai peruntukkannya, dan mengalir ke
    sejumlah perusahaan, antara lain 125 juta dolar AS ke Bank Duta pada
    22 September 1990.

    Bank Duta juga menerima aliran berikutnya, yaitu sebesar 19,96 juta
    dolar AS pada 25 September 1990 dan sebesar 275,04 juta dolar AS
    pada 26 September 1990.

    Dana beasiswa Supersemar juga mengalir ke PT Sempati Air sebesar
    Rp13,17 miliar dalam kurun waktu antara 23 September 1989 sampai 17
    November 1997.

    "Sempati itu milik siapa coba?" tanya Ketua Tim JPN, Dachmer Munthe
    tentang perusahaan penerbangan milik putera bungsu Soeharto, Hutomo
    Mandala Putera itu.

    Kemudian, dana beasiswa sebesar Rp150 miliar ke PT Kiani Lestari dan
    PT Kiani Sakti pada 13 November 1995; Rp12,74 miliar ke PT Kalhold
    Utama, Essam Timber, dan PT Tanjung Redep Hutan Tanaman Industri
    dalam kurun waktu antara Desember 1982 sampai Mei 1993.

    Selain itu, JPN menyatakan Yayasan Beasiswa Supersemar juga
    mengalirkan dana sebesar Rp10 miliar kepada Kelompok Usaha Kosgoro
    pada 28 Desember 1993.

    JPN menilai penyelewengan dana senilai 420 juta dolar AS dan
    Rp185,92 miliar telah menghambat kesempatan pelajar dan mahasiswa
    menerima beasiswa sehingga tidak bisa melanjutkan pendidikan. Hal
    itu dinilai sebagai kerugian imateriil sebesar Rp10 triliun.

    Dalam perkara gugatan perdata terhadap Soeharto dan Yayasan Beasiswa
    Supersemar, secara keseluruhan Kejaksaan menuntut pengembalian dana
    yang telah disalahgunakan senilai 420 juta dolar AS dan Rp185,92
    miliar, ditambah ganti rugi imateriil Rp10 triliun.

    Sebelumnya pada 21 Agustus 2000 Kejaksaan Agung berupaya menyeret
    mantan Presiden Soeharto menjadi pesakitan dalam perkara pidana
    dugaan korupsi pada tujuh yayasan termasuk Yayasan Supersemar, namun
    upaya itu gagal karena Soeharto sakit dan dinyatakan tidak dapat
    diadili.

    Pada 11 Mei 2006, Kejaksaan Agung mengeluarkan Surat Ketetapan
    Penghentian Penuntutan Perkara (SKP3) Soeharto dan mengalihkan upaya
    pengembalian keuangan negara melalui pengajuan gugatan perdata.(*)
    ============ =====

    The smiling general keeps showing his innocent face

    http://www.thejakar tapost.com/ detailheadlines. asp?
    fileid=20070924. B06&irec= 5

    September 25, 2007
    The smiling general keeps showing his innocent face
    Dwi Atmanta, The Jakarta Post, Jakarta

    Few, it seems, share the concern of New Order critic George Junus
    Aditjondro who has been warning of the momentum former president
    Soeharto has gained to strike back following his court victory over
    Time magazine.

    Look at the way many political leaders attacked the release of the
    UN-World Bank list of the world's most corrupt leaders recently,
    which unsurprisingly included Indonesia's longest serving president.
    Soeharto topped the infamous list, which also includes other
    leaders, both current and former, of developing nations in Asia,
    Africa and Latin America. Many would question how the UN and the
    World Bank came up with the roster, but few would believe the two
    international institutions would risk wrecking their credibility.
    Politicians, ranging from members of Golkar, Soeharto's political
    machine during his heyday, to those who claim to have resisted his
    authoritarian regime in the past, lined up in defense of the former
    dictator in the name of national pride. They said they suspected the
    joint UN-World Bank initiative was a black campaign against
    Indonesia and other developing countries.

    Only nine years ago, when "reform" was the word on everyone's lips,
    many figures denied any link to Soeharto, even demanded
    investigations into his alleged corruption, as they struggled to
    make break with the past. Many showed the face of Brutas (or
    Judas). Few were brave enough to show respect for or defend Soeharto
    in public. That many have regained their courage and confidence to
    fight for Soeharto is evidence of the unsustainability of the reform
    movement. The worrying signal of Soeharto's resurgence therefore
    does not necessarily come from the former president himself, due to
    his reportedly poor health, but from the influence he still wields.
    The fact that no president who has succeeded him has been able, or
    perhaps are reluctant, to bring him to justice is just an example of
    his prevailingpower.

    Soeharto's most phenomenal legacy is the kleptocracy, where "KKN"
    (corruption, collusion and nepotism) and the abuse of power are the
    order of the day. He might have helped propel the country's economic
    engine, but he took too much in return for his family and friends.
    The government has changed several times since Soeharto stepped
    down, but the corrupt mentality he condoned, if not cultivated,
    remains as deep-rooted as it was during his tenure. Few would argue
    the gravity of corruption and its aggravating effects on the
    executive, legislative and judicial branches.

    The reform movement, which was aimed at rooting out KKN, only made
    changes to the actors. The script is the same -- illegal levies, red-
    tape, "grease money", kickbacks and gratuities remain common. Look
    the international corruption perception index, where Indonesia
    regularly finds itself at the top, or at rankings of business
    competitiveness, where the country is at the basement level.
    A local cigarette manufacturer has even alluded to the tradition of
    corruption in one of its advertisements. The slogan -- "If it can be
    made complicated, why simplify it?" -- comes to mind whenever one
    renews ones ID at the local district office.

    The fight against KKN is met with an opposition, not only from a
    stubborn bureaucracy, which is reluctant to lose its benefits and
    privileges, but also from those holding legislative and judiciary
    powers. Like government employees who are ordered to pay a certain
    sum of money for a promotion, many politicians are prepared to spend
    a lot on a legislative seat as it is deemed a lucrative gold mine.
    In the judiciary field, the presence of the so-called court mafia is
    an open secret. Under the administration of President Susilo Bambang
    Yudhoyono, the anticorruption has stepped up a gear. A number of
    active governors, regents, legislative members, prosecutors, police
    generals, a judge, former ministers a former ambassador and a
    former military officer have been prosecuted or sentenced for
    corruption.

    The aggressive investigation into officials and persons accused of
    stealing state money is a battle to win the war on the corrupt
    mentality Soeharto helped breed. Winning the war requires more than
    law enforcers with integrity. First of
    all it needs leadership that has the courage to act against
    Soeharto, just to show the nation nobody can escape justice or is
    above the law. Soeharto's great contribution to the country seemed
    to pose a psychological barrier for the last four Indonesian
    presidents and prevented them from bringing him to justice, but it
    is apparent such considerations justified their lack of action.

    There was a joke about the Soeharto children who complained to their
    father he had not fulfilled all their requests. Curious, Soeharto
    asked: "What else I can give to you?" One the children replied: "We
    want a shameful feeling [Memiliki rasa malu]" After taking a deep
    breath, Soeharto said in remorse, That is the only one I don't
    posses." Imagine how we could eradicate corruption if no one any
    longer considered it an offense. When that happens, it is Soeharto,
    the smiling general, who will have the last laugh.

    ============ ========= ========
    * Program StAR PBB
    Kompas - Selasa, 25 September 2007

    Data yang dilansir Perserikatan Bangsa Bangsa dan Bank Dunia,
    mengenai aset negara yang diduga dicuri melalui penggelapan pajak
    dan suap pada masa pemerintahan Soeharto, tidak dapat langsung
    ditindaklanjuti. Bank Dunia dan PBB tak memiliki wewenang melakukan
    investigasi, menyelidiki, menyidik, maupun menyita.

    Demikian dikemukakan Jaksa Agung Hendarman Supandji dalam rapat kerja
    dengan Komisi III DPR, Senin (24/9), menjawab pertanyaan anggota
    Komisi III tentang Stolen Asset Recovery (StAR) Initiative yang
    ditawarkan PBB dan Bank Dunia. Dalam daftar StAR Initiative, Soeharto
    menempati posisi pertama dalam mengorupsi aset negara, senilai 15
    miliar-35 miliar dollar Amerika Serikat (AS).

    Menurut Hendarman, ketiadaan kewenangan PBB dan Bank Dunia untuk
    melakukan investigasi dapat diatasi melalui kerja sama dengan badan
    dan negara dalam menelusuri dugaan korupsi dalam penggelapan pajak
    dan suap ini. "Indonesia ditawari, apakah ingin masuk dalam tatanan
    global penelusuran aset ini. Menteri Luar Negeri akan mengajukan
    request untuk masuk dalam StAR," kata dia.

    Seusai rapat kerja, Hendarman menjelaskan, data yang diterima
    Kejaksaan Agung dari Bank Dunia berupa matrik yang menyebutkan aset
    negara yang diduga dikorupsi sejumlah mantan pemimpin negara.
    Kejaksaan juga memiliki data, tetapi berbeda dengan data dari Bank
    Dunia.

    "Data yang kami dapat jumlahnya lebih kecil. Soal tujuh yayasan.
    Belum ada bukti yang signifikan," kata Hendarman.

    Di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, seorang pengacara
    Soeharto, Juan Felix Tampubolon, mengatakan, data yang dilansir PBB
    dan Bank Dunia bukan hal baru. Isinya sama dengan yang dilansir
    beberapa tahun lalu.

    "Hal itu tidak benar. Pak Harto tidak pernah punya uang di mana pun.
    Tujuh tahun lalu bahkan sudah menyerahkan surat kuasa kepada
    pemerintah untuk melacak aset Beliau. Pemerintah ke Austria dan
    Swiss, tetapi tidak menemukan uang itu," katanya.

    Hendarman menyatakan pula, pada November 2007 ada konvensi
    internasional jaksa agung. Pertemuan itu untuk menindaklanjuti StAR
    Initiative. Pada acara itu akan dibahas tentang penelusuran aset,
    sekaligus penandatanganan hubungan kerja sama timbal balik dengan
    Hongkong.

    Gugatan intervensi

    Secara terpisah, sidang perkara gugatan Negara (Pemerintah Indonesia)
    terhadap Soeharto dan Yayasan Beasiswa Supersemar di PN Jaksel,
    Senin, memasuki pokok perkara, setelah penggugat dan tergugat gagal
    mencapai perdamaian dalam mediasi. Sidang dipimpin majelis hakim
    yang diketuai Wahjono.

    Dalam sidang, dibacakan juga gugatan intervensi dari M Yuntri, Munir
    Fuadi, dan Cyprus A Talali yang mengaku mewakili Keluarga Mahasiswa
    dan Alumnis Penerima Beasiswa Supersemar. Mereka meminta apa pun
    putusan pengadilan tak merugikan pemohon intervensi. (idr)
    ============ ========= =
    http://www.pikiran- rakyat.com/ cetak/2007/ 092007/25/ 0101.htm

    * Hanya Tuntut Pengembalian Harta:
    Pemerintah tak Akan Perkarakan Soeharto
    NEW YORK, (PR).-

    Pemerintah Indonesia tetap berusaha mengembalikan harta mantan
    Presiden Soeharto yang diduga diperoleh secara tidak sah, kepada
    negara. Akan tetapi, pemerintah tidak akan memperkarakan kasus-kasus
    Soeharto mengingat kesehatannya sudah tidak memungkinkan.

    "Sebaiknya mengusahakan untuk mengembalikan hartanya saja. Pak Harto
    tidak perlu diperkarakan. Sudah sakit-sakitan, " ujar Juru Bicara
    Kepresidenan Andi Mallarangeng yang mendampingi kunjungan Presiden
    Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan mengikuti Sidang Umum ke-62
    PBB di New York AS.

    Koresponden "PR" Bambang Indra Kusumawanto dari New York semalam
    melaporkan, PBB dan Bank Dunia mengingatkan, pengembalian aset
    negara yang dicuri memang memakan waktu, memerlukan kredibilitas dan
    upaya yang berkelanjutan, serta keinginan politik yang kuat dari
    suatu negara. "Harus lewat upaya yang serius dan komitmen yang kuat.
    Tanpa itu, bakal sia-sia," ujar Presiden Bank Dunia Robert B.
    Zoellick, di New York, Senin (24/9).

    Menurut dia, Prakarsa Penemuan Kembali Kekayaan yang Dicuri (Stolen
    Asset Recovery--StAR Initiative-red. ), dapat membantu memperkuat
    kemampuan tim dari suatu negara untuk mengembalikan harta yang
    dicuri.

    Dia tidak menjelaskan, apakah Bank Dunia akan meninjau kebijakannya
    terhadap Indonesia, terkait dengan laporan StAR Initiative.

    StAR menempatkan Soeharto di urutan teratas tabel "Perkiraan Dana
    yang Kemungkinan Dicuri dari Sembilan Negara" dengan kekayaan yang
    diperkirakan dicuri mencapai 15 miliar hingga 35 miliar dolar AS.

    Konferensi StAR

    Sementara itu, perihal Prakarsa StAR oleh PBB dan Bank Dunia dalam
    membantu mengembalikan aset negara yang dilarikan mantan pemimpin
    negara ke luar negeri, akan dibahas pada Konferensi Antikorupsi pada
    21 hingga 24 November 2007.

    Konferensi bertajuk International Association of Anti Corruption
    Authorities (IAACA) ini, nantinya akan dihadiri jaksa agung sedunia,
    bertempat di Nusa Dua Bali. "Itu juga menindaklanjuti StAR," kata
    Jaksa Agung Hendarman Supandji, di sela-sela raker Komisi III dengan
    Kejagung di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/9).

    Menurut Hendarman, dia telah menerima bahan-bahan Prakarsa StAR,
    yang mencantumkan data Transparency International 2004 tentang
    sepuluh pemimpin dari sembilan negara, yang diduga melarikan uang
    rakyat.

    Menyinggung aset Soeharto seperti yang dilansir PBB dan Bank Dunia,
    menurut dia, total aset Soeharto dalam catatan Kejagung lebih kecil.
    Namun, Kejagung menilai data PBB dan Bank Dunia masih berupa asumsi.

    "Kalau kita, mendapat data lebih kecil. Kalau dia (PBB dan Bank
    Dunia) mengatakan asalnya dari tindak pidana, tanya cara
    menghitungnya bagaimana. Kok bisa mendapat nominal seperti itu,"
    katanya.

    Soeharto digugat

    Mantan Presiden yang juga Ketua Yayasan Supersemar, Soeharto
    dituntut mengembalikan uang kepada negara senilai 420.002.910, 64
    dolar AS dan Rp 185,9 miliar serta ganti rugi imateriil senilai Rp
    10 triliun, sebagai pertanggungjawaban atas penyelewengan dana
    yayasan. Selain itu, Gedung Grahadi di Jln. H.R. Rasuna Said Kav 8-9
    Jakarta Selatan yang dimiliki Yayasan Supersemar, diminta oleh jaksa
    negara selaku penggugat untuk dijadikan sita jaminan.

    Tuntutan pengembalian dana yayasan kepada negara tersebut,
    sebagaimana dibacakan oleh jaksa penggugat Dachmer Munthe di
    Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (24/9), merupakan subtansi
    dari gugatan perdata oleh pemerintah RI c.q. Presiden RI, yang
    menggugat secara perdata terhadap pendiri sekaligus Ketua Yayasan
    Supersemar H.M. Soeharto dan (manajemen) Yayasan Supersemar.

    Alasan penggugat menuntut dana yayasan dikembalikan ke negara,
    karena Soeharto melalui manajemen yayasan, telah menyalurkan dana di
    luar kepentingan beasiswa bagi siswa dan mahasiswa, yang menjadi
    pokok peruntukan dana yayasan. Adapun dana dikembalikan ke negara,
    sebab uang yang dikumpulkan diperoleh dari bank-bank milik
    pemerintah. Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 15/1976
    Tanggal 23 April 1976 dan Surat Keputusan Menteri Keuangan RI Nomor
    333/KMK.011/ 1978, yayasan ini memperoleh 50% dari 5% laba bersih
    bank-bank pemerintah.

    Dalam pembelanjaan dana yayasan , peruntukannya menyimpang dari
    ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Yayasan
    Supersemar. AD/ART menyebutkan, uang yayasan dipergunakan sebagai
    beasiswa untuk siswa dan mahasiswa yang cukup cakap namun tidak
    memiliki kemampuan finansial untuk melanjutkan sekolah atau kuliah.

    Penyimpangan bisa dibuktikan dengan disalurkannya dana yayasan ke
    sejumlah rekanan. Penyaluran ke PT Bank Duta pada 22 dan 26
    September 1990 masing-masing senilai 125.000 dolar AS, 19.959.807,19
    dolar AS, dan 275.043.103, 45 dolar AS. Kemudian dana disalurkan ke
    PT Sempati Air milik Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) senilai
    Rp 13,173 miliar antara 23 September 1989-17 November 1997, PT Kiani
    Lestari dan PT Kiani Sakti senilai Rp 150 miliar pada 13 November
    1995, PT Kalhold Utama, Essam Timber dan PT Tanjung Redep Hutan
    Tanaman Industri, senilai Rp 12,744 miliar antara Desember 1982-Mei
    1993, dan Kelompok Usaha Kosgoro senilai Rp 10 miliar pada 28
    Desember 1993. Tindakan demikian, kata penggugat, sebagai tindakan
    melawan hukum yang diatur dalam pasal 1365 KUHPerdata.

    Untuk menjamin dana yang diselewengkan bisa dikembalikan oleh
    tergugat, dia mengajukan permohonan sita jaminan terhadap aset milik
    tergugat berupa Gedung Grahadi. Sita jaminan ini penting untuk
    menjamin Soeharto dan Yayasan Supersemar tidak memindahkan atau
    melarikan aset tersebut.

    Tidak melanggar

    Kuasa hukum Soeharto, Juan Felix Tampubolon menyatakan tidak
    sependapat dengan penggugat bahwa Soeharto dan Yayasan Supersemar
    telah menyalahgunakan dana yayasan. "Ada AD/ART yayasan yang
    mengatur mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan oleh
    yayasan. Semua yang dilakukan oleh yayasan, termasuk menyalurkan
    uang ke para pihak ketiga, telah sesuai dengan AD/ART yayasan,"
    katanya. (Dtc/A-84)** *

  • Kredibilitas dan Kekuasaan

    Andreas A Yewangoe

    Kendati pemilihan umum untuk memilih presiden (dan wakil presiden) masih dua tahun lagi, tapi mereka yang merasa diri layak mengemban tugas terhormat itu telah berlomba-lomba mengambil hati rakyat, atau paling tidak memperkenalkan dirinya.

    Megawati Soekarnoputri melakukan safari keliling Pulau Jawa, yang kemungkinan besar disusul dengan kunjungan ke seluruh pelosok negeri ini. Kegiatan ini disifatkan sebagai kunjungan menemui para konstituen. Rupanya "terusik" dengan kegiatan kunjungan tersebut, Andi Mallarangeng, Juru Bicara Presiden, dengan kocak menyebutnya tebar pesona, ungkapan yang pernah dilontarkan Megawati, beberapa waktu lalu.

    Jusuf Kalla, kendati Rapimnas Partai Golkar baru-baru ini menghendakinya menjadi presiden, namun demi menjaga hubungan baik dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum menentukan sikap sekarang. Tunggulah dua-tiga bulan sebelum masa jabatan selesai. Demikian dia dikutip. Tetapi, tidak tertutup kemungkinan Partai Golkar akan mencalonkannya secara resmi. Presiden Yu- dhoyono sendiri masih membuat "kalkulasi" apakah pencalonan dirinya nanti menguntungkan rakyat atau tidak, suatu sikap keberhati-hatian, yang punya nilai yang patut dipertimbangkan.

    Yang paling menarik adalah pencalonan diri Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta. Beberapa hari sebelum meletakkan jabatan sebagai gubernur, ia mengumumkan pencalonan dirinya. Pengalamannya sebagai Pangdam Jaya dan Gubernur DKI dianggapnya sebagai bonus yang patut diperhitungkan bagi kepemimpinan nasional mendatang. Bahwa dia jauh-jauh hari telah mengumumkan pencalonan dirinya, didorong oleh kenyataan belum terlalu dikenal masyarakat Indonesia. Ia membutuhkan waktu untuk memperkenalkan dirinya.

    Ada kemungkinan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mencalonkan diri pula. Di samping mereka yang disebutkan itu rasanya masih banyak lagi orang yang merasa dirinya mampu memimpin bangsa besar ini untuk periode 2009 - 2014 mendatang.

    Tentu saja semua kegiatan ini sah-sah saja adanya. Negara demokratis kita memberikan peluang kepada setiap warga negara untuk mencalonkan diri menjadi presiden atau jabatan apapun. Apakah terpilih atau tidak terpilih, urusan belakangan. Sudah tentu berbagai kriteria yang telah ditetapkan akan menjadi pertimbangan penting.

    Kemiskinan

    Walaupun demikian, ada pertanyaan mendasar yang patut diajukan di dalam seluruh keriuhrendahan ini. Pemimpin yang bagaimana sesungguhnya yang dibutuhkan rakyat Indonesia pada saat ini dan beberapa tahun mendatang? Adakah para pemimpin itu adalah pemimpin yang berpikir dan merefleksikan apa yang secara konkret hidup di dalam masyarakat? Pernahkan para pemimpin Indonesia memandang persoalan-persoalan sekarang dengan memakai kacamata rakyat. Ataukah hanya memakai kacamatanya sendiri yang diklaimnya sebagai milik rakyat?

    Sekian banyak pertanyaan lainnya. Para ahli mengatakan bahwa persoalan-persoalan pokok yang dihadapi masyarakat kita sekarang ini meliputi kemiskinan, pengangguran, dan ekonomi. Kemiskinan, tentu saja bukan sesuatu yang baru di dalam pergumulan bangsa kita. Pada tahun 70-an kita telah menghadapinya. Bahkan pada waktu itu kita sangat optimistis bahwa jumlah orang-orang miskin sudah makin berkurang. Tetapi, bahwa penampakannya sekarang sangat mengerikan dan ironis, perlu diberi perhatian sangat serius. Disebut-sebut adanya pertumbuhan ekonomi makro, tetapi kita juga mencatat adanya kenyataan kemiskinan ekstrem di mana- mana.

    Dalam sebuah diskusi yang difasilitasi oleh Maarif Institute beberapa waktu lalu, analis ekonomi kita, Faisal Basri, memperlihatkan angka-angka pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di segala sektor. Tetapi, pertanyaannya, mengapa kemiskinan ekstrem masih terjadi? Ia sendiri menjawab, bahwa yang disebut kemajuan itu masih terpusat hanya pada beberapa orang tertentu saja.

    Kalau kesimpulan ini benar, berarti kita menghadapi persoalan akut ketidakadilan. Ada beberapa orang yang mempunyai kekayaan luar biasa, sementara sebagian besar masyarakat hanya memperoleh sedikit. Pada hakekatnya, persoalan ini pula yang dihadapi masyarakat kita di era Orde Baru lalu. Rezim itu hanya menguntungkan beberapa orang yang dekat dengan pusat kekuasaan. Itulah sebabnya reformasi dicanangkan agar keadilan sungguh-sungguh diwujudkan. Rakyat menghendaki agar keadilan diberlakukan di segala sektor kehidupan, juga di bidang ekonomi. Maka kebijakan yang dituntut adalah kebijakan yang memihak rakyat. Kalau para pemimpin kita menerapkan kebijakan yang sungguh-sungguh memihak rakyat, maka kredibilitas mereka akan tinggi pula.

    Kredibilitas adalah keadaan ketika (seorang) pemimpin dapat dipercaya karena ia (mereka) secara sungguh-sungguh memperjuangkan kepentingan rakyat yang paling mendasar. Kredibilitas tinggi memancarkan kewibawaan (autoritas) yang disegani dan dihargai, bukan yang dipaksa-paksakan.

    Menurut pengamatan penulis, rakyat kita sekarang ini tidak membutuhkan pemimpin yang hanya mengejar kekuasaan. Rakyat kita menghendaki pemimpin yang dapat dipercayai. Salah satu ungkapan kepercayaan itu adalah ketika rakyat dapat mempercayakan nasib dan masa depan mereka kepada pemimpinnya. Rakyat yakin bahwa di bawah kepemimpinannya berbagai persoalan dapat diselesaikan atau sedikit-banyaknya diringankan. Jangan salah paham. Yang dimaksud adalah seorang pemimpin yang melihat nasib dan harapan rakyat sebagai nasib dan harapannya sendiri. Karena nasib dan harapan rakyat itu adalah nasib dan harapannya sendiri maka ia (atau mereka) mampu menghayati apa sesungguhnya yang dibutuhkan rakyat, dan dengan demikian mencari solusi- solusi tepat. Pemimpin seperti itu adalah pemimpin yang tidak teralienasi dari yang dipimpinnya.

    Apakah itu berarti kekuasaan tidak lagi dibutuhkan? Tentu saja tidak. Kekuasaan tetap dibutuhkan. Apalagi kalau kekuasaan diartikan sebagai enerji yang memberikan kekuatan, yang mendorong agar orang lain dapat hidup. Kekuasaan seperti itu dipakai untuk menyejahterakan masyarakat, bukan sekadar memenuhi kepentingan kekuasaan itu sendiri. Kekuasaan yang mewujudkan keadilan dan keberpihakan kepada yang menderita.

    Di masa-masa ini kita membutuhkan pemimpin yang tidak berambisi untuk terus-menerus berkuasa dari periode yang satu ke periode lainnya hanya demi kekuasaan. Kalau saja ada pemimpin yang rela untuk tidak dipilih lagi, tetapi sebaliknya akan menggunakan waktunya untuk sungguh-sungguh fokus kepada pelaksanaan program dan penyelesaian persoalan-persoalan , maka rasanya segala keriuhrendahan, yang kadang-kadang tidak produktif, tidak perlu terjadi.

    Mereka yang memperoleh kredibilitas tinggi tidak lagi membutuhkan kampanye-kampanye yang mahal, yang menghabiskan enerji dan biaya. Kinerja itu sendiri telah merupakan kampanye yang sangat hidup.

    Penulis adalah Ketua Umum PGI

    Tidak akan ada satupun perkara korupsi yang besar atau kecil, apalagi
    yang kakap akan bisa dirampungkan apabila Suharto sipelindung semua
    koruptor tidak lebih dulu dikarungkan !!!

    Kekuasaan, kewibawaan, maupun nasib presiden RI masih berada ditangan
    dedengkot mafia Suharto Cs. Tidak ada pilihan lain, SBY harus meminta
    bantuan pasukan khusus Amerika untuk menangkap Suharto Cs. karena
    seluruh Angkatan Bersenjata RI masih dibawah perintah beliau terutama
    pasukan paling khusus-nya. Mereka siap mati untuk pak Harto.

    SBY akan salah perhitungan apabila mau menyapu koruptor bagian
    pinggir2annya dulu dengan merencanakan Suharto dirampungkan terakhir.
    Tindakan blunder besar kalo pakai cara begitu. Belajarlah dari
    Aquinno, semua koruptor tentara digeprak langsung dengan pasukan
    khusus Amerika dari Helicopter yang berpangkalan di Armada ke 7.
    Ingat, nyawa Ny. Aquinno sempat menjadi taruhan dan diselamatkan oleh
    black Helicopter pasukan khusus Amerika sewaktu Aquinno diserang
    secara mematikan oleh pasukan khusus Phillipina yang pernah dilatih
    oleh Amerika sendiri.

    Ingat juga peristiwa koruptor besar presiden KorSel Park Chung Hi,
    dalam contoh ini tidak ada kata tawar2an, sang Presiden langsung
    ditembak mati oleh calon penggantinya sebelum naik, padahal Park Chung
    Hi ditopang banyak sekali teman2nya ditubuh CIA. Namun calon
    penggantinya mendapat dukungan banyak rakyat yang meminta lampu hijau
    dari Gedung Putih sehingga semua oknum2 CIA yang juga korup ini tak
    bisa berkutik. Barulah setelah Park Chung Hi tewas ditembak kepalanya
    oleh kepala intelnya sendiri, maka semua oknum2 ditubuh CIA dipecat
    karena bukti2nya bisa lebih gampang ditemukan. Tidak bedanya dengan
    Suharto, dia banyak ditopang oleh konsultant2nya baik bekas anggauta2
    penting CIA, maupun anggauta2 CIA yang masih aktiv lainnya. Anda
    jangan lupa, Clinton juga pernah dituduh terlibat skandal suap oleh
    kaki tangan Suharto melalui James Riyadi si tengkulak senjata yang
    juga kaki tangan penting Suharto. Jangan ragu2 minta bantuan Amerika
    karena Suharto Cs. juga terlibat pembuatan uang dollar palsu, termasuk
    juga surat2 berharga palsu yang pernah menggegerkan bursa saham Amerika.

    Barcelona vs La Coruna 2-1
    Camp Nou Boleh Tersenyum

    Unggul sepuluh atau dua belas poin! Inilah ucapan Ramon Calderon, Presiden Real Madrid, menyangkut duel klasik melawan Barcelona pada 22 Desember jornada 17. Tapi, kubu Barca punya jawaban melalui penampilan yang menjanjikan saat menekuk Deportivo La Coruna 2-1.

    Sabtu, 8 Desember, Real Madrid memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen dengan menundukkan tuan rumah Athletic Bilbao 1-0. Tendangan jarak jauh Ruud van Nistelrooy memperbaiki performa away Los Blancos.

    Selisih poin dua rival utama La Liga itu sempat menjadi tujuh. Namun, sehari kemudian, Barca menjaga perbedaan itu tetap 4. Meski sempat dikagetkan oleh keberanian kubu La Coruna mengikuti ritme cepat serta gol Cristian di menit ke-2 dari luar kotak penalti, The Catalans berhasil menjaga keseimbangan.

    Kehadiran Samuel Eto’o menemani Ronaldinho dan Lionel Messi di lini depan seperti mengembalikan kepercayaan diri pasukan Frank Rijkaard. Namun, dominasi penguasaan bola di babak I, 66 berbanding 34, serta frekuensi serangan hanya sanggup membawa Barcelona menutup paruh I dengan skor imbang 1-1.

    Cristian, mantan pemain Barcelona yang mengejutkan di awal laga, malah berperan menjadi pembuka kebahagiaan publik Camp Nou. Pelanggarannya terhadap Andres Iniesta berbuah penalti. Di menit ke-40, Ronaldinho mampu melakukannya dengan baik.

    Di babak II, masuknya Deco menggantikan Gianluca Zambrotta bak pelumas mesin permainan Barcelona. Namun, derasnya aliran bola menuju pertahanan tim tamu tak segera diikuti hasil yang dibutuhkan. Banyak peluang terbuang meski kerja sama membongkar pertahanan La Coruna terkesan menjanjikan.

    Di menit ke-64, Frank Rijkaard memutuskan terlalu berbahaya memaksakan Eto’o berlama-lama di lapangan. Tensi pertandingan yang semakin tinggi bisa mengembalikan sang bomber ke ruang penyembuhan. Bojan Krkic menggantikannya sebagai target man.

    Bocah berusia 17 tahun itu punya peran atas gol kemenangan Barcelona. Di menit ke-70, skor menjadi 2-1 saat Xavi berada di saat yang tepat ketika kiper Munua gagal membuang bola sontekan Bojan, menerima umpan Carles Puyol, dengan baik.

    Di persaingan lain, hasil buruk menimpa Villarreal (9/12). Kapal Selam Kuning itu kembali membentur karang. Di kandang sendiri, Villarreal keok 0-1 dari Real Betis. Tiga laga terakhir hanya memberikan satu poin tatkala seri 1-1 menjamu Almeria. Setelah itu, Villarreal menyerah 0-2 di Valladolid.

    Posisi Villarreal digeser Atletico Madrid. Skor 1-0 yang dipetik Atleti melalui derby panas melawan Getafe (9/12) mengantar Maxi Rodriguez dkk. ke peringkat 3. (Weshley Hutagalung)

    Mulut Manis Capello

    Setelah mengaku dua kali didekati pemilik Liverpool untuk menggantikan Rafael Benitez, Fabio Capello ‘bernyanyi’ lagi. Kali ini ia menyinggung hal tabu yang dampaknya bisa menciptakan ketidaknyamanan di Real Madrid.

    Dalam kolom mingguannya di harian Marca, Capello membuka rahasia di awal penugasan musim 2006/07. Menurut pelatih asal Italia itu, saat ia datang, manajemen Madrid tengah berusaha melepas Raul Gonzalez dari skuadnya.

    Tentu saja pengakuan Capello dalam tulisannya itu diiringi keberatan atas niat klub. Don Fabio mengaku ia bersikeras mempertahankan Raul meski Presiden Madrid, Ramon Calderon, dan petinggi lain sudah menjatuhkan vonis terhadap sang kapten.

    “Di awal kerja saya, manajemen punya target prioritas, yakni mencari klub yang mau meminjam Raul,” ujar Capello. Alasan utama karena performa Raul tengah menurun sementara gajinya sangat besar. Kontribusi yang tak seimbang.

    Dalam tulisannya, Capello bersikeras ingin mempertahankan Raul. “Mendukung pemain sekelas Raul yang telah berusia 30 tahun dengan kepribadiannya adalah sangat penting bagi tim,” ujar Don Fabio.

    Pertanyaan menarik, kenapa topik ini baru dimunculkan Capello hari Minggu lalu? Bila Raul tidak menyita pujian berkat performanya saat ini, akankah Capello membuka rencana Presiden Calderon?

    Di era Bernd Schuster, Raul diberi peran menemani Ruud van Nistelrooy sebagai penyelesai serangan. Semasa Capello bertugas, gerak-gerik Raul nyaris jauh dari kotak penalti. Meski tak terdengar keluhan dari sang kapten, posisi Raul nyaris berputar dari kiri ke kanan di belakang striker.

    Pertanyaan lain, sebesar apa dampak kolom Capello dalam hubungan manis antara harian Marca dengan Real Madrid? (Weshley Hutagalung)

  • RUMPUT LAUT BAHAN PANGAN LEZAT MULTI KHASIAT

    Cantik-supernn

    Penulis: Budi Sutomo

    Trend gaya hidup sehat dengan pola makan tinggi serat semakin membudaya di masyarakat kita. Karenanya rumput laut sebagai "ratu serat" juga semakin menanjak popularitasnya. Tak Cuma itu, khasiatnya yang beragam semakin menambah daya tarik tanaman dari dasar samudera ini.

    SEKILAS TENTANG RUMPUT LAUT
    Sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebenarnya apa rumput laut itu?. Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jika kita amati jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Rumput laut biasanya hidup di dasar samudera yang dapat tertembus cahaya matahari. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Warna inilah yang menggolongkan jenis rumput laut. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae) , ganggang hijau (chlorophyceae) , ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae) .

    HASIL OLAH RUMPUT LAUT Beragam hasil olah rumput laut dapat dijumpai di pasaran, mulai dari yang kering, bubuk maupun yang segar. Berikut beberapa diantaranya:

    Nori: Nori dibuat dari rumput laut yang dihaluskan. bubur rumput laut ini kemudian dihamparkan dengan ketebalan yang sangat tipis. Proses selanjutnya dikeringkan sehingga bentuknya lembaran menyerupai kertas. Nori banyak digunakan pada masakan Jepang, mulai dari pembungkus sushi, udang gulung atau rollade goreng. Pilih nori yang lentur, kering dan warnanya hitam mengkilat.

    Kombu dan Wakame Sejenis ganggang laut yang dikeringkan. Kombu adalah bahan dasar membuat kaldu pada masakan Jepang. Setelah direbus kuahnya untuk kaldu dan kombunya digunakan untuk isi soup, salad atau tumisan. Sedangkan wakame, bentuknya hampir menyerupai kombu, biasanya digunakan untuk campuran salad, isi soup atau campuran mie. jangan merebus wakame lebih dari satu menit untuk mendapatkan citarasa yang maksimal.

    Manisan Rumput Laut Diperoleh dari rumput laut segar, kemudian dicuci, direbus dan diolah dengan larutan gula sebagai pengawetnya. Citarasanya menyegarkan dan teksturnya kenyal juga renyah, sangat cocok untuk campuran es, pudding dan aneka dessert.

    Agar-agar Proses membuat agar-agar sangat panjang. Tahap pertama pemilihan jenis rumput laut yang akan digunakan, yaitu jenis gracilaria sp atau gelidium sp. Slanjutnya proses pemecahan dinding sel, pemasakan(ekstrasi) sampai pada pengeringan. Dipasaran banyak dijumpai agar-agar dalam aneka bentuk, baik yang batangan maupun serbuk.

    GIZI TERKANDUNG DAN MANFAATNYA
    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa rumput laut adalah bahan pangan berkhasiat, berikut beberapa diantaranya:

    Antikanker Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkap, wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu mereka.

    Antioksidan Klorofil pada gangang laut hijau dapat berfungsi sebagai antioksidan. Zat ini membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.

    Mencegah Kardiovaskular Para Ilmuwan Jepang mengungkap, ekstrak rumput laut dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Bagi pengidap stroke, mengkonsumsi rumput laut juga sangat dianjurkan karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh.

    Makanan Diet Kandungan serat(dietary fiber) pada rumput laut sangat tinggi. Serat ini bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karbohidratnya juga sukar dicerna sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama tanpa takut kegemukan. Budi Sutomo

    Belajar dari Kesalahan Orang Lain

    Salah satu premis buku-buku yang saya tulis adalah bagaimana mempermudah hidup seseorang hanya dengan membaca. Buku-buku how-to, bisnis, dan motivasi yang telah saya terbitkan, semua mempunyai premis yang tidak mengenal batas-batas budaya dan geografis.

    Lantas, mengapa membaca? Karena, dengan membaca tulisan-tulisan yang bermuara dari pengalaman pribadi penulisnya, kita bisa mempelajari kesalahan-kesalahan dan kegagalan-kegagalan mereka sehingga kita tidak perlu mengulanginya. Jelasnya, dengan membaca kita diberi kesempatan untuk test drive dengan simulator secara cuma-cuma, tanpa perlu mengalami kepahitan hidup seperti yang mereka alami. Cukup dengan menerima informasi dengan hati terbuka dan pikiran yang siap menyerapnya, kita mestinya sudah bisa belajar dari kesalahan orang lain.

    Lantas, apakah hanya dengan membaca? Jelas tidak. Setiap saat indera kita bekerja, kita sedang belajar dari Universitas Kehidupan. Saya dan Anda, kita semua, dalam setiap detik mengalami pembelajaran baik secara sadar maupun tidak sadar. Apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan, adalah materi pembelajaran. Bagaimana kita memulung dan menggunakan hasil pulungan itulah yang menjadi bekal hidup di masa kini dan masa yang akan datang. Istilah memulung dari kehidupan ini saya pinjam dari Bung Andrias Harefa (terima kasih, istilah ini kena sekali).

    Saya kenal banyak orang yang mengulangi kesalahan-kesalahan diri sendiri di masa lampau. Apalagi kesalahan-kesalahan orang lain. Padahal, jelas-jelas hal-hal tersebut terjadi di depan matanya sendiri. Misalnya, menurut data statistik, seseorang yang mempunyai masa kecil kelabu—seperti seringnya dipukul oleh orangtua—kemungkinan besar ketika mempunyai anak sendiri pun akan menjadi orangtua yang gemar memukul. Seseorang yang mempunyai orangtua yang kawin cerai, kemungkinan besar akan menjadi seseorang yang gemar kawin cerai pula.

    Apalagi ada kata mutiara yang berkata, "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya." Ini jelas merupakan suatu `indoktrinasi' yang terjadi secara tidak disengaja, namun diperkuat oleh kultur yang mengungkung. Saya sendiri seringkali merasa terkungkung oleh nosi yang salah kaprah ini. Bahkan sampai hari ini, kadang-kadang masih timbul suatu keragu-raguan dalam bertindak hanya karena persepsi saya yang salah atas kehidupan dan di mana saya berdiri.

    Sering kali, saya merasa `tidak berdaya' karena masa lalu dan kekhawatiran akan masa yang akan datang, yang sesungguhnya hanyalah berasal dari indoktrinasi masa lalu yang salah. (Istilah indoktrinasi di sini saya gunakan dalam konteks yang sangat relaks, yaitu bagaimana suatu proses penempatan konsep diri yang biasanya `salah kaprah' tertanam sedalam-dalamnya sehingga sulit digeser.) Beberapa tahun lalu, saya sangatlah memandang diri sendiri sebagai seseorang dengan latar belakang keluarga yang tidak begitu sempurna serta tidak punya banyak uang, sehingga saya merasa menjadi `diri yang cacat'.

    Untungnya, dengan tempaan dan mengindoktrinasi diri saya kembali, saya belajar ulang dari kehidupan dan menghapus segala macam informasi yang membuat pikiran saya menjadi `cacat'. Ya, bukan saya yang cacat, namun pikiran saya.

    Bagaimana saya belajar ulang atas buku kehidupan yang sudah separuh jalan ini (dengan asumi usia normal manusia 70 tahun)? Mudah saja. Refleksi seperlunya dan lakukan secara pragmatis. Jangan libatkan perasaan. Kalau dilibatkan pun, usahakan seminimal mungkin.

    Pertama: Setiap solusi pasti ada pemecahannya yang berasal dari pemikiran jernih saat itu juga. Jelas, pemecahan ini bukan berasal dari pemikiran njelimet tidak karu-karuan. Apalagi kalau dibumbui segala macam nasihat orang lain—yang mungkin pengalaman hidupnya getir dan pahit—sehingga saran-saran mereka malah mengungkung hasil akhir dan bukan memberikan solusi.

    Karena itu diperlukan latihan memenggal-menggal permasalahan dan mengkotak-kotakkann ya dalam ukuran yang kecil, sehingga bisa dicerna dengan mudah. Pilah-pilahkan masalah besar menjadi beberapa masalah kecil, lantas dengan visualisasi di dalam benak Anda, bayangkan Anda seorang raksasa yang sedang menghantam masalah-masalah kecil tersebut dalam satu kali sapuan bersih.

    Pada saat itu juga masalah hendaknya dipecahkan. Jika tidak memungkinkan, tulis tindakan lanjutan yang sebenarnya sudah merupakan pemecahan masalah, namun hanya ditunda sampai waktu dan kesempatan yang tepat. Sesudah itu, jangan dipikir-pikirkan lagi sampai waktunya untuk diangkat kembali.

    Kedua: Membandingkan masalah kita dengan masalah orang lain yang serupa. Dari pergaulan sehari-hari dan memperhatikan bagaimana anggota keluarga kita menjalankan kehidupan, kita bisa dengan mudah membandingkan suatu situasi yang kita alami dengan bagaimana cara mereka memecahkan masalah.

    Tujuannya bukanlah untuk mengikuti cara mereka dalam memecahkan masalah. Namun, untuk melihat secara obyektif bagaimana suatu pemecahan masalah membawa dampak jangka panjang. Misalnya, seorang ibu yang suka memukul anaknya. Dalam benaknya sudah tertanam anggapan bahwa itulah cara terbaik dalam mendidik anak yang sedang bermasalah atau sedang nakal-nakalnya. Lantas, ketika si anak itu sudah mempunyai anak sendiri, cara itu pula yang ia gunakan untuk mendidik anaknya. Ini cara yang salah karena ia tidak melihat dampak jangka panjang dari memukul anak ini secara obyektif. Malah, ia mengulangi luka-luka lama.

    Intinya, kita mesti dengan jeli melihat bagaimana orang lain bertindak, mengamati dampak dari perbuatan tersebut, dan mengambil sarinya untuk kepentingan kita sendiri, terutama dalam memecahkan masalah. Jika cara pemecahan masalah tersebut kelihatan overacting, seperti si ibu yang gemar memukul tadi, renungkan cara lain yang lebih kena tanpa menggunakan kekerasan.

    Ciri-ciri pemecahan masalah yang salah pun perlu diidentifikasi. Apa saja ciri-cirinya? Antara lain adalah terlalu berlebihan, terlalu rumit, dan terlalu mementingkan pandangan sendiri tanpa melibatkan persepsi orang lain. Anda pasti bisa tambahkan lagi ciri-ciri lainnya apabila mampu melihat dengan obyektif dan saksama bagaimana orang-orang di sekeliling Anda memecahkan masalah.

    Idealnya, suatu masalah dipecahkan dengan solusi yang berasal dari nurani, dari pemikiran yang obyektif serta jernih. Jangan memperpanjang dan memperumit masalah. Pilah-pilah masalah besar menjadi masalah-masalah liliput yang bisa diterjang dalam satu kali hempasan. Belajar dari kesalahan orang lain, jadikan itu menjadi bagian kita, namun pilih pemecahan yang terbaik dalam situasi kita sendiri.

    Hidup itu simpel saja, kok! Ada banyak simulator `gratis' yang bisa memperkenalkan kita kepada begitu masalah yang belum kita alami. Test drive your life dengan menggunakan kesalahan orang lain sebagai bahan pembelajaran. Dan, itulah rahasia sukses saya dalam menghadapi setiap masalah.[]

    * Jennie S. Bev adalah entrepreneur, edukator, kontemplator, motivator dan pelaku seni digital (digital arts) berbasis di California Utara. Ia telah menerbitkan lebih dari 50 ebooks, sedang proses editing beberapa buku print, dan sedang proses produksi film pendek bersetting di Paris, Perancis.

    Have a positive day!

    TKP Sangat Dekat Wisma Haji RI
    Penangkapan 600 WNI di Mekkah

    MAKKAH - Heboh kabar penangkapan 600 WNI ternyata sama sekali tidak didengar oleh calon jamaah haji (CJH) dan petugas haji Indonesia di Saudi. Hampir seluruh petugas haji daerah kerja (daker) Madinah dan Makkah belum mendengar kabar penggerebekan tersebut. Bahkan, wartawan peliput haji selain Jawa Pos yang bertugas di Jeddah pun tampak terkejut saat Jawa Pos menanyakan sikap Konjen RI tentang kasus itu.

    Setelah tiba di Makkah pukul 16.30 waktu setempat atau pukul 22.30 WIB tadi malam, Jawa Pos langsung meluncur ke lokasi kejadian. Mencari dua gedung pemondokan tempat menginap sekitar 600 WNI yang digerebek polisi Arab Saudi Minggu (9/12) sama sekali tak sulit.

    Dua gedung itu ternyata hanya selisih tiga rumah dari Wisma Haji Aziziya 2. Wisma ini terletak di ketinggian, sedangkan lokasi gedung yang digerebek itu berada di bawah. "Kami melihat jelas saat penggerebekan terjadi. Seingat saya, ada sebelas bus yang mengangkut mereka. Sampai kemarin, rumah itu masih dijaga polisi. Koper mereka juga masih ditumpuk di teras rumah," kata Adam, kepala rumah tangga Wisma Aziziya 2.

    Seperti diberitakan, Imigrasi Arab Saudi kemarin menangkap 600 warga negara Indonesia (WNI) yang kehabisan izin tinggal di Al- Aziziya, Makkah. Mereka ditangkap di dua vila yang disewa sebuah perusahaan haji ilegal. Sebelum menyelinap ke Makkah, mereka bersembunyi di Jeddah untuk menunggu tibanya musim haji.

    Jawa Pos yang melihat rumah itu dari teras Wisma Aziziya 2 menyaksikan atap salah satu rumah petak tersebut dipenuhi barang rongsokan. Atap rumah yang satu lagi ditutup terpal warna hijau. Saat itu, rumah tampak kosong. Tumpukan koper seperti yang disebutkan Adam tak lagi terlihat. Di depan rumah dua mobil diparkir. Dari atas, tidak terlihat jelas itu mobil polisi atau bukan.

    Lokasi penggerebekan yang hanya berjarak beberapa meter dari Wisma Haji Aziziya 2 memang terasa ironis. Pasalnya, di wisma inilah petugas haji Daker Madinah, termasuk para wartawan yang bertugas di MCH Madinah, diinapkan saat pindah ke Makkah kemarin. Di Wisma Aziziya 2 ini pula anggota dewan (gelombang 2) yang meninjau pelaksanaan haji pada puncak haji biasa diinapkan. "Kalau saja tiba di sini beberapa hari lebih cepat, Bapak pasti bisa menyaksikan kejadian itu dengan jelas," kata Adam.

    Sementara itu dari Jakarta dilaporkan, kendati telah ramai diberitakan berbagai media, hingga kemarin pemerintah Indonesia mengaku belum mendapat notifikasi apa pun dari pemerintah Arab Saudi soal pelanggaran izin tinggal 600 WNI. Tapi, pemerintah mengaku segera mengecek kebenaran berita tersebut.

    Jubir Deplu Kristiarto Legowo mengatakan, pihak Deplu sudah memerintahkan staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengecek keberadaan dan status para WNI itu. "Kita akan memeriksa apakah benar warga kita itu melanggar UU imigrasi," ujarnya ketika menghubungi Jawa Pos. Sebab, menurut dia, banyak sekali warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi.

    Kepala Penerangan Konsulat Jenderal RI di Jeddah Darma Kirti saat dihubungi lewat telepon tadi malam menyebutkan, pihaknya telah mengirim empat orang ke tempat penahanan (karantina) para WNI tersebut di Distrik Azizah, Makkah. "Dari hasil pemantauan sementara, mereka memang WNI yang undocumented (tanpa dilengkapi dokumen resmi tinggal)," jelasnya.

    KJRI Jeddah saat ini juga menyiapkan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) untuk keperluan penyelidikan dan dokumen pemulangan mereka.

    Dari laporan yang diterima staf, Darma Kirti menyebutkan, dari 600 WNI yang ditangkap, 392 orang di antaranya wanita. "Mereka diperkirakan para tenaga kerja Indonesia (TKI) dan jamaah umrah yang menunggu musim haji," jelasnya.

    Kasus penangkapan jamaah haji gelap yang melibatkan WNI, diakui Darma Kirti, terjadi hampir setiap tahun. "Menjelang musim haji mereka berangkat ke Makkah dan bersembunyi sampai puncak haji tiba," ujarnya.

    Ketika musim haji selesai, biasanya sekitar Januari-Februari mereka ramai-ramai menyerahkan diri ke KJRI. "Karena itu, di data keimigrasian KJRI Jeddah tercatat pengajuan SPLP sekitar 1.700 sampai 2.000 per bulan atau 19.000 sampai 22.000 per tahun," ungkapnya.

    Mengenai lamanya proses penyelidikan, Darma menyebutkan, butuh waktu bervariasi mulai 2 hari sampai satu minggu. Selama waktu tersebut, semua WNI calon haji ilegal harus dikarantina. "Sanksi untuk pelanggaran overstay ya dipulangkan, " ujarnya.

    Amirul Hajj Indonesia atau pimpinan rombongan jamaah haji Indonesia Maftuh Basyuni menyatakan, penangkapan 600 WNI yang hendak menunaikan ibadah haji itu memalukan citra baik Indonesia. "Saya belum tahu persis keberadaan mereka. Kalau ada perusahaan TKI atau travel penyelenggara umrah dan haji yang terlibat, saya kira akan diberi tindakan tegas," ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni. Dia mengatakan hal itu sebelum berangkat ke Arab Saudi sebagai amirul hajj Indonesia kemarin.

    Dari pengamatan koran ini -semasa bertugas di Jeddah pada 2005- biro travel yang melayani jamaah haji ilegal bertebaran di sejumlah lokasi di Jeddah dan Madinah. Biro itu umumnya dikelola TKI mukimin. Mereka bekerja sama dengan muasasah yang dikelola warga setempat. Selain itu, para TKI mukimin bersedia melayani pembuatan paspor aspal lengkap dengan stempel keimigrasian.

    Peserta haji gelap umumnya datang sebelum Syawal atau paling lambat Ramadan. Sebab, satu-dua bulan sebelum musim haji tiba, aparat Arab Saudi memperketat pengawasan dokumen keimigrasian di sejumlah check-point menuju ke Makkah dan Arafah-Mina. Praktis, mereka berada di Makkah sebelum datangnya musim haji.

    Sebaliknya, bagi peserta yang datang terlambat, biro travel menyediakan jalur-jalur tikus pada sejumlah pengunungan menuju Makkah. Mereka terpaksa bermain petak umpet dengan aparat.

    Direktur Pengelolaan BPIH dan SIH Departemen Agama Abdul Gafur Djawir menambahkan, para WNI yang tertangkap itu melakukan ibadah haji tidak melalui Depag. "Mereka menunaikan ibadah haji karena alasan lain, seperti bekerja sebagai TKI dibarengi melaksanakan haji. Lagi pula, visa yang dipegang 600 jamaah ilegal tersebut telah overstay," katanya.

    Gafur menyatakan, Depag tidak akan lepas tangan begitu saja. "Kami akan memberi bantuan, tapi sifatnya terkoordinasi dengan konjen di sana (Arab Saudi). Misalnya, jika mereka membutuhkan pembimbing, kami akan menyediakannya, " ujarnya.

    Lebih jauh Gafur mengungkapkan kemungkinan 600 WNI yang tertangkap tersebut ditahan. Pasalnya, jumlahnya yang terlampau banyak mengakibatkan Kerajaan Arab Saudi enggan membiayai pemulangan mereka.

    Beberapa tahun lalu, peristiwa serupa sempat terjadi. Tapi, kasus itu hanya menimpa satu atau dua jamaah. Kerajaan Arab Saudi pun membiayai pemulangan mereka.

    "Kalau kejadian sekarang kan banyak jamaah yang tertangkap. Ini yang menyulitkan kita. Arab Saudi tidak akan mau membiayai pemulangan mereka. Karena itu, mereka ditahan dulu di sana dan dipulangkan setelah pihak atau departemen terkait di sini (Indonesia), misalnya Deplu dan Depnakertrans, melakukan koordinasi dengan Kedubes di sana," imbuhnya.

    Dia menambahkan, kunjungan Menag Maftuh Basyuni hari ini ke Tanah Suci yang didampingi dua wakil organisasi keagamaan terbesar di Indonesia -NU dan Muhammadiyah- direncanakan juga membahas masalah tersebut dengan Kedubes untuk mencari solusi.

    Wakil Ketua Komisi VIII (agama) DPR Said Abdullah menyatakan prihatin dengan musibah yang terjadi di Arab Saudi. "Dalam kejadian ini, sebenarnya Depag tidak lagi punya kewenangan ikut campur. Sebab, masalah imigrasi bukan kewenangan Depag," ujarnya.

    Said menegaskan, Kedubes Indonesia di Arab Saudi harus mencari cara agar masalah tersebut bisa diselesaikan dan berusaha 600 haji ilegal itu tidak ditahan dan dipulangkan ke tanah air.

  • RUMPUT LAUT BAHAN PANGAN LEZAT MULTI KHASIAT

    Cantik-supernn

    Penulis: Budi Sutomo

    Trend gaya hidup sehat dengan pola makan tinggi serat semakin membudaya di masyarakat kita. Karenanya rumput laut sebagai "ratu serat" juga semakin menanjak popularitasnya. Tak Cuma itu, khasiatnya yang beragam semakin menambah daya tarik tanaman dari dasar samudera ini.

    SEKILAS TENTANG RUMPUT LAUT
    Sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebenarnya apa rumput laut itu?. Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jika kita amati jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Rumput laut biasanya hidup di dasar samudera yang dapat tertembus cahaya matahari. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Warna inilah yang menggolongkan jenis rumput laut. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae) , ganggang hijau (chlorophyceae) , ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae) .

    HASIL OLAH RUMPUT LAUT Beragam hasil olah rumput laut dapat dijumpai di pasaran, mulai dari yang kering, bubuk maupun yang segar. Berikut beberapa diantaranya:

    Nori: Nori dibuat dari rumput laut yang dihaluskan. bubur rumput laut ini kemudian dihamparkan dengan ketebalan yang sangat tipis. Proses selanjutnya dikeringkan sehingga bentuknya lembaran menyerupai kertas. Nori banyak digunakan pada masakan Jepang, mulai dari pembungkus sushi, udang gulung atau rollade goreng. Pilih nori yang lentur, kering dan warnanya hitam mengkilat.

    Kombu dan Wakame Sejenis ganggang laut yang dikeringkan. Kombu adalah bahan dasar membuat kaldu pada masakan Jepang. Setelah direbus kuahnya untuk kaldu dan kombunya digunakan untuk isi soup, salad atau tumisan. Sedangkan wakame, bentuknya hampir menyerupai kombu, biasanya digunakan untuk campuran salad, isi soup atau campuran mie. jangan merebus wakame lebih dari satu menit untuk mendapatkan citarasa yang maksimal.

    Manisan Rumput Laut Diperoleh dari rumput laut segar, kemudian dicuci, direbus dan diolah dengan larutan gula sebagai pengawetnya. Citarasanya menyegarkan dan teksturnya kenyal juga renyah, sangat cocok untuk campuran es, pudding dan aneka dessert.

    Agar-agar Proses membuat agar-agar sangat panjang. Tahap pertama pemilihan jenis rumput laut yang akan digunakan, yaitu jenis gracilaria sp atau gelidium sp. Slanjutnya proses pemecahan dinding sel, pemasakan(ekstrasi) sampai pada pengeringan. Dipasaran banyak dijumpai agar-agar dalam aneka bentuk, baik yang batangan maupun serbuk.

    GIZI TERKANDUNG DAN MANFAATNYA
    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa rumput laut adalah bahan pangan berkhasiat, berikut beberapa diantaranya:

    Antikanker Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkap, wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu mereka.

    Antioksidan Klorofil pada gangang laut hijau dapat berfungsi sebagai antioksidan. Zat ini membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.

    Mencegah Kardiovaskular Para Ilmuwan Jepang mengungkap, ekstrak rumput laut dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Bagi pengidap stroke, mengkonsumsi rumput laut juga sangat dianjurkan karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh.

    Makanan Diet Kandungan serat(dietary fiber) pada rumput laut sangat tinggi. Serat ini bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karbohidratnya juga sukar dicerna sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama tanpa takut kegemukan. Budi Sutomo

    Belajar dari Kesalahan Orang Lain

    Salah satu premis buku-buku yang saya tulis adalah bagaimana mempermudah hidup seseorang hanya dengan membaca. Buku-buku how-to, bisnis, dan motivasi yang telah saya terbitkan, semua mempunyai premis yang tidak mengenal batas-batas budaya dan geografis.

    Lantas, mengapa membaca? Karena, dengan membaca tulisan-tulisan yang bermuara dari pengalaman pribadi penulisnya, kita bisa mempelajari kesalahan-kesalahan dan kegagalan-kegagalan mereka sehingga kita tidak perlu mengulanginya. Jelasnya, dengan membaca kita diberi kesempatan untuk test drive dengan simulator secara cuma-cuma, tanpa perlu mengalami kepahitan hidup seperti yang mereka alami. Cukup dengan menerima informasi dengan hati terbuka dan pikiran yang siap menyerapnya, kita mestinya sudah bisa belajar dari kesalahan orang lain.

    Lantas, apakah hanya dengan membaca? Jelas tidak. Setiap saat indera kita bekerja, kita sedang belajar dari Universitas Kehidupan. Saya dan Anda, kita semua, dalam setiap detik mengalami pembelajaran baik secara sadar maupun tidak sadar. Apa yang kita lihat, dengar, dan rasakan, adalah materi pembelajaran. Bagaimana kita memulung dan menggunakan hasil pulungan itulah yang menjadi bekal hidup di masa kini dan masa yang akan datang. Istilah memulung dari kehidupan ini saya pinjam dari Bung Andrias Harefa (terima kasih, istilah ini kena sekali).

    Saya kenal banyak orang yang mengulangi kesalahan-kesalahan diri sendiri di masa lampau. Apalagi kesalahan-kesalahan orang lain. Padahal, jelas-jelas hal-hal tersebut terjadi di depan matanya sendiri. Misalnya, menurut data statistik, seseorang yang mempunyai masa kecil kelabu—seperti seringnya dipukul oleh orangtua—kemungkinan besar ketika mempunyai anak sendiri pun akan menjadi orangtua yang gemar memukul. Seseorang yang mempunyai orangtua yang kawin cerai, kemungkinan besar akan menjadi seseorang yang gemar kawin cerai pula.

    Apalagi ada kata mutiara yang berkata, "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya." Ini jelas merupakan suatu `indoktrinasi' yang terjadi secara tidak disengaja, namun diperkuat oleh kultur yang mengungkung. Saya sendiri seringkali merasa terkungkung oleh nosi yang salah kaprah ini. Bahkan sampai hari ini, kadang-kadang masih timbul suatu keragu-raguan dalam bertindak hanya karena persepsi saya yang salah atas kehidupan dan di mana saya berdiri.

    Sering kali, saya merasa `tidak berdaya' karena masa lalu dan kekhawatiran akan masa yang akan datang, yang sesungguhnya hanyalah berasal dari indoktrinasi masa lalu yang salah. (Istilah indoktrinasi di sini saya gunakan dalam konteks yang sangat relaks, yaitu bagaimana suatu proses penempatan konsep diri yang biasanya `salah kaprah' tertanam sedalam-dalamnya sehingga sulit digeser.) Beberapa tahun lalu, saya sangatlah memandang diri sendiri sebagai seseorang dengan latar belakang keluarga yang tidak begitu sempurna serta tidak punya banyak uang, sehingga saya merasa menjadi `diri yang cacat'.

    Untungnya, dengan tempaan dan mengindoktrinasi diri saya kembali, saya belajar ulang dari kehidupan dan menghapus segala macam informasi yang membuat pikiran saya menjadi `cacat'. Ya, bukan saya yang cacat, namun pikiran saya.

    Bagaimana saya belajar ulang atas buku kehidupan yang sudah separuh jalan ini (dengan asumi usia normal manusia 70 tahun)? Mudah saja. Refleksi seperlunya dan lakukan secara pragmatis. Jangan libatkan perasaan. Kalau dilibatkan pun, usahakan seminimal mungkin.

    Pertama: Setiap solusi pasti ada pemecahannya yang berasal dari pemikiran jernih saat itu juga. Jelas, pemecahan ini bukan berasal dari pemikiran njelimet tidak karu-karuan. Apalagi kalau dibumbui segala macam nasihat orang lain—yang mungkin pengalaman hidupnya getir dan pahit—sehingga saran-saran mereka malah mengungkung hasil akhir dan bukan memberikan solusi.

    Karena itu diperlukan latihan memenggal-menggal permasalahan dan mengkotak-kotakkann ya dalam ukuran yang kecil, sehingga bisa dicerna dengan mudah. Pilah-pilahkan masalah besar menjadi beberapa masalah kecil, lantas dengan visualisasi di dalam benak Anda, bayangkan Anda seorang raksasa yang sedang menghantam masalah-masalah kecil tersebut dalam satu kali sapuan bersih.

    Pada saat itu juga masalah hendaknya dipecahkan. Jika tidak memungkinkan, tulis tindakan lanjutan yang sebenarnya sudah merupakan pemecahan masalah, namun hanya ditunda sampai waktu dan kesempatan yang tepat. Sesudah itu, jangan dipikir-pikirkan lagi sampai waktunya untuk diangkat kembali.

    Kedua: Membandingkan masalah kita dengan masalah orang lain yang serupa. Dari pergaulan sehari-hari dan memperhatikan bagaimana anggota keluarga kita menjalankan kehidupan, kita bisa dengan mudah membandingkan suatu situasi yang kita alami dengan bagaimana cara mereka memecahkan masalah.

    Tujuannya bukanlah untuk mengikuti cara mereka dalam memecahkan masalah. Namun, untuk melihat secara obyektif bagaimana suatu pemecahan masalah membawa dampak jangka panjang. Misalnya, seorang ibu yang suka memukul anaknya. Dalam benaknya sudah tertanam anggapan bahwa itulah cara terbaik dalam mendidik anak yang sedang bermasalah atau sedang nakal-nakalnya. Lantas, ketika si anak itu sudah mempunyai anak sendiri, cara itu pula yang ia gunakan untuk mendidik anaknya. Ini cara yang salah karena ia tidak melihat dampak jangka panjang dari memukul anak ini secara obyektif. Malah, ia mengulangi luka-luka lama.

    Intinya, kita mesti dengan jeli melihat bagaimana orang lain bertindak, mengamati dampak dari perbuatan tersebut, dan mengambil sarinya untuk kepentingan kita sendiri, terutama dalam memecahkan masalah. Jika cara pemecahan masalah tersebut kelihatan overacting, seperti si ibu yang gemar memukul tadi, renungkan cara lain yang lebih kena tanpa menggunakan kekerasan.

    Ciri-ciri pemecahan masalah yang salah pun perlu diidentifikasi. Apa saja ciri-cirinya? Antara lain adalah terlalu berlebihan, terlalu rumit, dan terlalu mementingkan pandangan sendiri tanpa melibatkan persepsi orang lain. Anda pasti bisa tambahkan lagi ciri-ciri lainnya apabila mampu melihat dengan obyektif dan saksama bagaimana orang-orang di sekeliling Anda memecahkan masalah.

    Idealnya, suatu masalah dipecahkan dengan solusi yang berasal dari nurani, dari pemikiran yang obyektif serta jernih. Jangan memperpanjang dan memperumit masalah. Pilah-pilah masalah besar menjadi masalah-masalah liliput yang bisa diterjang dalam satu kali hempasan. Belajar dari kesalahan orang lain, jadikan itu menjadi bagian kita, namun pilih pemecahan yang terbaik dalam situasi kita sendiri.

    Hidup itu simpel saja, kok! Ada banyak simulator `gratis' yang bisa memperkenalkan kita kepada begitu masalah yang belum kita alami. Test drive your life dengan menggunakan kesalahan orang lain sebagai bahan pembelajaran. Dan, itulah rahasia sukses saya dalam menghadapi setiap masalah.[]

    * Jennie S. Bev adalah entrepreneur, edukator, kontemplator, motivator dan pelaku seni digital (digital arts) berbasis di California Utara. Ia telah menerbitkan lebih dari 50 ebooks, sedang proses editing beberapa buku print, dan sedang proses produksi film pendek bersetting di Paris, Perancis.

    Have a positive day!

    TKP Sangat Dekat Wisma Haji RI
    Penangkapan 600 WNI di Mekkah

    MAKKAH - Heboh kabar penangkapan 600 WNI ternyata sama sekali tidak didengar oleh calon jamaah haji (CJH) dan petugas haji Indonesia di Saudi. Hampir seluruh petugas haji daerah kerja (daker) Madinah dan Makkah belum mendengar kabar penggerebekan tersebut. Bahkan, wartawan peliput haji selain Jawa Pos yang bertugas di Jeddah pun tampak terkejut saat Jawa Pos menanyakan sikap Konjen RI tentang kasus itu.

    Setelah tiba di Makkah pukul 16.30 waktu setempat atau pukul 22.30 WIB tadi malam, Jawa Pos langsung meluncur ke lokasi kejadian. Mencari dua gedung pemondokan tempat menginap sekitar 600 WNI yang digerebek polisi Arab Saudi Minggu (9/12) sama sekali tak sulit.

    Dua gedung itu ternyata hanya selisih tiga rumah dari Wisma Haji Aziziya 2. Wisma ini terletak di ketinggian, sedangkan lokasi gedung yang digerebek itu berada di bawah. "Kami melihat jelas saat penggerebekan terjadi. Seingat saya, ada sebelas bus yang mengangkut mereka. Sampai kemarin, rumah itu masih dijaga polisi. Koper mereka juga masih ditumpuk di teras rumah," kata Adam, kepala rumah tangga Wisma Aziziya 2.

    Seperti diberitakan, Imigrasi Arab Saudi kemarin menangkap 600 warga negara Indonesia (WNI) yang kehabisan izin tinggal di Al- Aziziya, Makkah. Mereka ditangkap di dua vila yang disewa sebuah perusahaan haji ilegal. Sebelum menyelinap ke Makkah, mereka bersembunyi di Jeddah untuk menunggu tibanya musim haji.

    Jawa Pos yang melihat rumah itu dari teras Wisma Aziziya 2 menyaksikan atap salah satu rumah petak tersebut dipenuhi barang rongsokan. Atap rumah yang satu lagi ditutup terpal warna hijau. Saat itu, rumah tampak kosong. Tumpukan koper seperti yang disebutkan Adam tak lagi terlihat. Di depan rumah dua mobil diparkir. Dari atas, tidak terlihat jelas itu mobil polisi atau bukan.

    Lokasi penggerebekan yang hanya berjarak beberapa meter dari Wisma Haji Aziziya 2 memang terasa ironis. Pasalnya, di wisma inilah petugas haji Daker Madinah, termasuk para wartawan yang bertugas di MCH Madinah, diinapkan saat pindah ke Makkah kemarin. Di Wisma Aziziya 2 ini pula anggota dewan (gelombang 2) yang meninjau pelaksanaan haji pada puncak haji biasa diinapkan. "Kalau saja tiba di sini beberapa hari lebih cepat, Bapak pasti bisa menyaksikan kejadian itu dengan jelas," kata Adam.

    Sementara itu dari Jakarta dilaporkan, kendati telah ramai diberitakan berbagai media, hingga kemarin pemerintah Indonesia mengaku belum mendapat notifikasi apa pun dari pemerintah Arab Saudi soal pelanggaran izin tinggal 600 WNI. Tapi, pemerintah mengaku segera mengecek kebenaran berita tersebut.

    Jubir Deplu Kristiarto Legowo mengatakan, pihak Deplu sudah memerintahkan staf Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengecek keberadaan dan status para WNI itu. "Kita akan memeriksa apakah benar warga kita itu melanggar UU imigrasi," ujarnya ketika menghubungi Jawa Pos. Sebab, menurut dia, banyak sekali warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi.

    Kepala Penerangan Konsulat Jenderal RI di Jeddah Darma Kirti saat dihubungi lewat telepon tadi malam menyebutkan, pihaknya telah mengirim empat orang ke tempat penahanan (karantina) para WNI tersebut di Distrik Azizah, Makkah. "Dari hasil pemantauan sementara, mereka memang WNI yang undocumented (tanpa dilengkapi dokumen resmi tinggal)," jelasnya.

    KJRI Jeddah saat ini juga menyiapkan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) untuk keperluan penyelidikan dan dokumen pemulangan mereka.

    Dari laporan yang diterima staf, Darma Kirti menyebutkan, dari 600 WNI yang ditangkap, 392 orang di antaranya wanita. "Mereka diperkirakan para tenaga kerja Indonesia (TKI) dan jamaah umrah yang menunggu musim haji," jelasnya.

    Kasus penangkapan jamaah haji gelap yang melibatkan WNI, diakui Darma Kirti, terjadi hampir setiap tahun. "Menjelang musim haji mereka berangkat ke Makkah dan bersembunyi sampai puncak haji tiba," ujarnya.

    Ketika musim haji selesai, biasanya sekitar Januari-Februari mereka ramai-ramai menyerahkan diri ke KJRI. "Karena itu, di data keimigrasian KJRI Jeddah tercatat pengajuan SPLP sekitar 1.700 sampai 2.000 per bulan atau 19.000 sampai 22.000 per tahun," ungkapnya.

    Mengenai lamanya proses penyelidikan, Darma menyebutkan, butuh waktu bervariasi mulai 2 hari sampai satu minggu. Selama waktu tersebut, semua WNI calon haji ilegal harus dikarantina. "Sanksi untuk pelanggaran overstay ya dipulangkan, " ujarnya.

    Amirul Hajj Indonesia atau pimpinan rombongan jamaah haji Indonesia Maftuh Basyuni menyatakan, penangkapan 600 WNI yang hendak menunaikan ibadah haji itu memalukan citra baik Indonesia. "Saya belum tahu persis keberadaan mereka. Kalau ada perusahaan TKI atau travel penyelenggara umrah dan haji yang terlibat, saya kira akan diberi tindakan tegas," ujar Menteri Agama Maftuh Basyuni. Dia mengatakan hal itu sebelum berangkat ke Arab Saudi sebagai amirul hajj Indonesia kemarin.

    Dari pengamatan koran ini -semasa bertugas di Jeddah pada 2005- biro travel yang melayani jamaah haji ilegal bertebaran di sejumlah lokasi di Jeddah dan Madinah. Biro itu umumnya dikelola TKI mukimin. Mereka bekerja sama dengan muasasah yang dikelola warga setempat. Selain itu, para TKI mukimin bersedia melayani pembuatan paspor aspal lengkap dengan stempel keimigrasian.

    Peserta haji gelap umumnya datang sebelum Syawal atau paling lambat Ramadan. Sebab, satu-dua bulan sebelum musim haji tiba, aparat Arab Saudi memperketat pengawasan dokumen keimigrasian di sejumlah check-point menuju ke Makkah dan Arafah-Mina. Praktis, mereka berada di Makkah sebelum datangnya musim haji.

    Sebaliknya, bagi peserta yang datang terlambat, biro travel menyediakan jalur-jalur tikus pada sejumlah pengunungan menuju Makkah. Mereka terpaksa bermain petak umpet dengan aparat.

    Direktur Pengelolaan BPIH dan SIH Departemen Agama Abdul Gafur Djawir menambahkan, para WNI yang tertangkap itu melakukan ibadah haji tidak melalui Depag. "Mereka menunaikan ibadah haji karena alasan lain, seperti bekerja sebagai TKI dibarengi melaksanakan haji. Lagi pula, visa yang dipegang 600 jamaah ilegal tersebut telah overstay," katanya.

    Gafur menyatakan, Depag tidak akan lepas tangan begitu saja. "Kami akan memberi bantuan, tapi sifatnya terkoordinasi dengan konjen di sana (Arab Saudi). Misalnya, jika mereka membutuhkan pembimbing, kami akan menyediakannya, " ujarnya.

    Lebih jauh Gafur mengungkapkan kemungkinan 600 WNI yang tertangkap tersebut ditahan. Pasalnya, jumlahnya yang terlampau banyak mengakibatkan Kerajaan Arab Saudi enggan membiayai pemulangan mereka.

    Beberapa tahun lalu, peristiwa serupa sempat terjadi. Tapi, kasus itu hanya menimpa satu atau dua jamaah. Kerajaan Arab Saudi pun membiayai pemulangan mereka.

    "Kalau kejadian sekarang kan banyak jamaah yang tertangkap. Ini yang menyulitkan kita. Arab Saudi tidak akan mau membiayai pemulangan mereka. Karena itu, mereka ditahan dulu di sana dan dipulangkan setelah pihak atau departemen terkait di sini (Indonesia), misalnya Deplu dan Depnakertrans, melakukan koordinasi dengan Kedubes di sana," imbuhnya.

    Dia menambahkan, kunjungan Menag Maftuh Basyuni hari ini ke Tanah Suci yang didampingi dua wakil organisasi keagamaan terbesar di Indonesia -NU dan Muhammadiyah- direncanakan juga membahas masalah tersebut dengan Kedubes untuk mencari solusi.

    Wakil Ketua Komisi VIII (agama) DPR Said Abdullah menyatakan prihatin dengan musibah yang terjadi di Arab Saudi. "Dalam kejadian ini, sebenarnya Depag tidak lagi punya kewenangan ikut campur. Sebab, masalah imigrasi bukan kewenangan Depag," ujarnya.

    Said menegaskan, Kedubes Indonesia di Arab Saudi harus mencari cara agar masalah tersebut bisa diselesaikan dan berusaha 600 haji ilegal itu tidak ditahan dan dipulangkan ke tanah air.

  • title-3426353

    Cantik-supernn
    RUMPUT LAUT BAHAN PANGAN LEZAT MULTI KHASIAT
    Penulis: Budi Sutomo

    Trend gaya hidup sehat dengan pola makan tinggi serat semakin membudaya di masyarakat kita. Karenanya rumput laut sebagai "ratu serat" juga semakin menanjak popularitasnya. Tak Cuma itu, khasiatnya yang beragam semakin menambah daya tarik tanaman dari dasar samudera ini.

    SEKILAS TENTANG RUMPUT LAUT
    Sebagai bahan pangan, rumput laut telah dimanfaatkan bangsa Jepang dan Cina semenjak ribuan tahun yang lalu. Sebenarnya apa rumput laut itu?. Rumput laut merupakan tumbuhan laut jenis alga, masyarakat Eropa mengenalnya dengan sebutan seaweed. Tanaman ini adalah gangang multiseluler golongan divisi thallophyta. Berbeda dengan tanaman sempurna pada umumnya, rumput laut tidak memiliki akar, batang dan daun. Jika kita amati jenis rumput laut sangat beragam, mulai dari yang berbentuk bulat, pipih, tabung atau seperti ranting dahan bercabang-cabang. Rumput laut biasanya hidup di dasar samudera yang dapat tertembus cahaya matahari. Seperti layaknya tanaman darat pada umumnya, rumput laut juga memiliki klorofil atau pigmen warna yang lain. Warna inilah yang menggolongkan jenis rumput laut. Secara umum, rumput laut yang dapat dimakan adalah jenis ganggang biru (cyanophyceae) , ganggang hijau (chlorophyceae) , ganggang merah (rodophyceae) atau ganggang coklat (phaeophyceae) .

    HASIL OLAH RUMPUT LAUT Beragam hasil olah rumput laut dapat dijumpai di pasaran, mulai dari yang kering, bubuk maupun yang segar. Berikut beberapa diantaranya:

    Nori: Nori dibuat dari rumput laut yang dihaluskan. bubur rumput laut ini kemudian dihamparkan dengan ketebalan yang sangat tipis. Proses selanjutnya dikeringkan sehingga bentuknya lembaran menyerupai kertas. Nori banyak digunakan pada masakan Jepang, mulai dari pembungkus sushi, udang gulung atau rollade goreng. Pilih nori yang lentur, kering dan warnanya hitam mengkilat.

    Kombu dan Wakame Sejenis ganggang laut yang dikeringkan. Kombu adalah bahan dasar membuat kaldu pada masakan Jepang. Setelah direbus kuahnya untuk kaldu dan kombunya digunakan untuk isi soup, salad atau tumisan. Sedangkan wakame, bentuknya hampir menyerupai kombu, biasanya digunakan untuk campuran salad, isi soup atau campuran mie. jangan merebus wakame lebih dari satu menit untuk mendapatkan citarasa yang maksimal.

    Manisan Rumput Laut Diperoleh dari rumput laut segar, kemudian dicuci, direbus dan diolah dengan larutan gula sebagai pengawetnya. Citarasanya menyegarkan dan teksturnya kenyal juga renyah, sangat cocok untuk campuran es, pudding dan aneka dessert.

    Agar-agar Proses membuat agar-agar sangat panjang. Tahap pertama pemilihan jenis rumput laut yang akan digunakan, yaitu jenis gracilaria sp atau gelidium sp. Slanjutnya proses pemecahan dinding sel, pemasakan(ekstrasi) sampai pada pengeringan. Dipasaran banyak dijumpai agar-agar dalam aneka bentuk, baik yang batangan maupun serbuk.

    GIZI TERKANDUNG DAN MANFAATNYA
    Banyak penelitian yang membuktikan bahwa rumput laut adalah bahan pangan berkhasiat, berikut beberapa diantaranya:

    Antikanker Penelitian Harvard School of Public Health di Amerika mengungkap, wanita premenopause di Jepang berpeluang tiga kali lebih kecil terkena kanker payudara dibandingkan wanita Amerika. Hal ini disebabkan pola makan wanita Jepang yang selalu menambahkan rumput laut di dalam menu mereka.

    Antioksidan Klorofil pada gangang laut hijau dapat berfungsi sebagai antioksidan. Zat ini membantu membersihkan tubuh dari reaksi radikal bebas yang sangat berbahaya bagi tubuh.

    Mencegah Kardiovaskular Para Ilmuwan Jepang mengungkap, ekstrak rumput laut dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Bagi pengidap stroke, mengkonsumsi rumput laut juga sangat dianjurkan karena dapat menyerap kelebihan garam pada tubuh.

    Makanan Diet Kandungan serat(dietary fiber) pada rumput laut sangat tinggi. Serat ini bersifat mengenyangkan dan memperlancar proses metabolisme tubuh sehingga sangat baik dikonsumsi penderita obesitas. Karbohidratnya juga sukar dicerna sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama tanpa takut kegemukan. Budi Sutomo

    Belajar dari Kesalahan Orang Lain

    Salah satu premis buku-buku yang saya tulis adalah bagaimana mempermudah hidup seseorang hanya dengan membaca. Buku-buku how-to, bisnis, dan motivasi yang telah saya terbitkan, semua mempunyai premis yang tidak mengenal batas-batas budaya dan geografis.

    Lantas, mengapa membaca? Karena, dengan membaca tulisan-tulisan yang bermuara dari pengalaman pribadi penulisnya, kita bisa mempelajari kesalahan-kesalahan dan kegagalan-kegagalan mereka sehingga kita tidak perlu mengulanginya. Jelasnya, dengan membaca kita diberi kesempatan untuk test drive dengan simulator secara cuma-cuma, tanpa perlu mengalami kepahitan hidup seperti yang mereka alami. Cukup dengan menerima informasi dengan hati terbuka dan pikiran yang siap menyerapnya, kita mestinya sudah bisa belajar dari kesalahan orang lain.

    Lantas, apakah hanya dengan membaca? Jelas tidak. Setiap saat indera kita bekerja, kita sedang belajar dari Universitas Kehidupan. Saya dan Anda, kita semua, dalam setiap detik mengalami pembelajaran baik secara sadar maupu

  • Prinsip Makmur dalam Kerajaan Allah

    pernikahan-bahagia1
    Prinsip Makmur dalam Kerajaan Allah oleh Julian Foe, M.Ed

    "...Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!" (Mazmur 128:1-2)

    Kunci utamanya adalah : Ketaatan dan Kerja Keras

    Selain itu, kita hanya bisa mencapainya jika kita dapat menggunakan uang dengan 5 cara:

    1.
    Dibagikan
    2.
    Ditabung
    3.
    Investasi
    4.
    Pinjamkan
    5.
    Belanja

    Perhatikan urutan yang benar! Jangan sampai terbalik-balik karena hasilnya pasti akan beda sama sekali jika urutannya dibalik-balik.

    Mengerti cara Tuhan memberkati kita :

    1. Jangan Pernah Simpan Semuanya

    Amsal 11:24. Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.

    2. Jangan Pernah Habiskan semuanya

    Matius 25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    3. Ingat Bahwa Tuhan Adalah Sumber Kita

    Amsal 10:22. Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

    Ulangan 8:18. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini.

    4. Ingat! Tuhan Tahu kebutuhan dan Keinginan hati Kita

    Mazmur 37:3. Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

    Prinsip-prinsip Alkitabiah yang langsung dikutip dari alkitab ini kerap kali dibawakan oleh Julian Foe dalam seminar-seminar motivasional-nya. Meski nampak sederhana namun dalam penjabarannya, Julian bisa membukakan kebenaran yang ada di dalamnya yang merupakan ilmu terapan paling jitu untuk meraih kemakmuran.

    Siapakah Julian Foe? Tidak lain dia adalah Senior Consultant & Senior Trainer QTQ. Julian Foe pulalah sosok yang telah memiliki perananl besar membesarkan nama QTQ hingga seperti yang kita ketahui sekarang.

    Meraih sertifikasi dalam "Human Performance Technology" untuk memotivasi kinerja, seni kepemimpinan, dan pengembangan kapasitas diri. Julian lulus dari Advance Technology Trainning (Hannouver, Germany), Learning Technology Industries Trainning (Reykjavik, Iceland), Leadership and Personality Mapping (Singapore), Advance Leadership Program (US), serta Human Performance Technology Assessment (Philippines). Beliau juga founder PT.Elang Cipta Kharisma, perusahaan pelatihan motivasi dan kepemimpinan dengan konsep outbound training. Bersama beberapa tim ahli, ia telah mengembangkan 8 paten modul dalam area POWER TEAMWORK untuk mengembangkan potensi dan kompetensi karyawan. Program ini dikembangkan melalui kesinambungan kerjasama dengan PT. Kalbe Farma, Tbk, Hari Darmawan Corporation, ACER, Intel Indonesia, dan PT.Wicaksana Overseas International.

    Jika Anda ingin mendapatkan langsung kiat-kiat sukses khususnya secara financial secara utuh dari Julian Foe, jangan lewatkan Seminar Way to Wealth, Road to Reach yang akan diadakan 24 November 2007, di Belleza-Tuscany Room - Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan.

    Tunggu apa lagi, untuk informasi lebih lanjut segera hubungi 021-89903344 (24 jam) atau klik disini

    Outside The Box - Si Kreatif

    Bob mengirimkan resumenya dengan dibungkus menggunakan kulit jagung. Dia juga menyertakan kalimat seperti : "Berikan saya telingamu sebentar saja", "Kupas dong", dan "Saya yakin anda berpikir ini jagung, tapi...". Akhirnya Bob menerima beragam posisi yang ditawarkan sebagai marketing representative dari stasion Radio dan Televisi.

    Saya telah melihat sebuat resume yang datang dalam bentuk sepatu usang dari pelamar yang hanya menginginkan untuk mendapatkan "kesempatan yang tidak bisa ditolak". Seorang wanita yang mengingini posisi di restoran papan atas menyertakan sebuah foto dirinya memegang satu tulisan yang berbunyi "Akan bekerja untuk makan". Sedang Phil menaruh resumenya bersama dengan presentasi Power Point yang berisi sejumlah gagasan dan ide untuk perusahaan yang akan mewawancarainya.

    Kita sering melihat bahwa ketika pencarian kerja semakin dipersulit, seseorang bisa menjadi lebih kreatif dalam membuat portofolio atau lamarannya. Sejumlah besar lainnya memiliki mentalitas hebat : "apa sih yang saya punyai untuk bisa kalah".

    Namun tidakkah disana ada beberapa alasan untuk tidak memulai sesuatu dengan proses yang kreatif?. Profesional yang kompeten adalah tipikal yang terlalu segan atau sungkan untuk mempromosikan dirinya sendiri. Mereka merasa bahwa tidaklah profesional atau menjadi kelas bawah untuk mengatakan pada dunia betapa "hebatnya" mereka.

    Tentu saja, jadilah realistis tentang area target anda. Jika anda mencari posisi akunting, tidaklah harus mengirim resume anda dengan selusin bunga mawar dan sekotak coklat. Namun tergantung pada posisinya. Jadilah kreatiflah tentang pendekatan yang bisa menunjukkan bahwa diri anda adalah seseorang yang berpikir diluar kotak. "Si kreatif yang outside the box"

    Jangan takut untuk menjadi kreatif

    Dengan Ikhlas Kita Belajar Untuk Bersabar

    Decak dan kagum ku muncul saat berjumpa dengan orang tua renta
    dengan riasan rambut yang telah memutih. Mereka bercerita
    banyak kehidupannya yang telah dijalaninya.

    Begitu tegarnya mereka menghadapi berbagai rintangan kehidupan.
    Kekaguman semakin besar saat mereka menanti sang buah hati sekian
    lama dan tak kunjung tiba. Kesabaran disertai dengan keikhlasan
    dan kepasrahan yang mereka punya itulah kunci keberhasilan dalam
    mengarungi kehidupan dengan segala kerikil tajam yang mesti
    disingkirkan dalam perjalanan hidupnya.

    Lalu bagaimana dengan kita ? Seringkali kita menilai ini adalah
    bentuk ketidak adilan Yang Maha Kuasa yang kita terima atas
    apa yang kita tidak peroleh dan inginkan. Tak mengherankan sebagian
    dari kita cenderung berkeluh kesah dan menggerutu atas keadaan
    yang terjadi.

    Banyak sekali ketidaksabaran hadir dalam kehidupan kita,
    lihatlah sepasang suami istri yang tak henti menantikan keturunannya,
    seorang gadis atau jejaka yang berharap mendapatkan jodoh yang
    diinginkannya, seorang karyawan termenung menunggu kapan naik
    jabatan, seorang pelamar yang menantikan nasib pekerjaannya, atau
    bahkan seorang papa yang menantikan hujan rizky turun dari langit. Bila
    kita mengganggap itu adalah pelajaran yang harus kita lalui,
    sang kesabaran tentu tak sungkan hadir menyertai hati kita.

    Dia akan selalu bersama melangkah mengaruhi samudera menggapai pulau
    impian yang kitapun tak tahu berapa kilometer jarak yang mesti
    kita tempuh. Terpaan angin kencang, gelombang yang siap menerjang,
    hewan buas lautan siap menerkam bagaikan ujian yang mesti kita hadapi.
    Hanya dengan ketegaran, kesabaran, dan keihlasan yang kita miliki
    membuat kita mampu bertahan dan mudah untuk melaluinya.

    Permata yang berkilau tentu selalu diasah dengan berbagai ujian.
    Bagaimana dengan kita ? Membiarkan suasana hati diliputi ketidakpuasan
    dan keluhan yang terus menerus atau kita mau belajar bersabar
    untuk mendapatkan apa yang kita inginkan.

  • Kacamata Apa Yang Kita Pakai?

    kata-mutiara-nicee

    - Jawaban.com - Pernah dipangil ‘empat mata'? Sebagian besar dari kita yang memakai kacamata pasti pernah. Kenyataannya, setiap dari kita mempunyai 2 pasang ‘mata', sepasang mata alami sepasang lagi mata rohani. Dengan mata alamiah kita, kita melihat hal-hal yang kelihatan, dan dengan mata rohani kita, kita ‘melihat' atau merasakan, hal-hal yang tidak kelihatan. Setiap orang yang tidak percaya pun mempunyai 2 pasang mata. Pertanyaannya adalah, bagaimana penglihatan rohanimu?

    Butuh Kacamata Baru?

    Saya sudah menggunakan kacamata selama 32 tahun. Tanpa kacamata, semuanya terlihat kabur dan tidak jelas. Saya sangat tergantung pada kacamata saya sehingga kacamata adalah benda pertama yang saya raih setiap pagi dan yang terakhir saya letakkan di malam hari. Segala sesuatunya selalu saya lihat melalui kacamata saya.

    Dengan cara yang serupa, masing-masing kita mempunyai kacamata rohani yang melaluinya kita melihat diri kita sendiri dan dunia di sekeliling kita. Sadar atau tidak, kita menggunakan ‘kacamata yang tidak tampak' sepanjang waktu. Kita dapat melihat diri kita melalui ‘kacamata kedagingan' dari diri kita sendiri atau melalui ‘kacamata rohani' dari sudut pandangNya. Apa yang kita lihat akan bervariasi, bisa juga berbeda jauh antara satu dengan yang lainnya, tergantung pada jenis ‘kacamata' yang kita gunakan.

    Jika kita memakai ‘kacamata kedagingan', semuanya terlihat tidak seperti yang sebenarnya. Kita akan melihat diri sendiri lebih besar dari kehidupan atau lebih kecil dari yang lain serta tidak layak diperhitungkan. ‘Kacamata kedagingan' memberikan fokus pada diri sendiri, memberikan kepada kita pendapat yang berlebihan atau pendapat yang merendahkan diri kita sendiri. Kita mungkin akan melihat diri kita sebagai seorang yang mandiri, percaya diri, dapat diandalkan, dan berkecukupan, atau melihat diri kita sebagai orang yang penuh keraguan, mengasihani diri sendiri, bodoh, menghakimi diri sendiri, dan benci diri sendiri. Tidak ada yang dapat lebih memuaskan iblis saat dia menyaksikan kita sedang memandang melalui ‘kacamata kedagingan' begitu lama hingga kita menghancurkan diri sendiri.

    Namun Tuhan tidak menghendaki kita memandang hidup kita seperti itu. Dia mau kita melihat diri kita sendiri melalui mataNya. Lewat kacamata Tuhan, kita melihat diri kita sendiri sebagaimana Tuhan melihat kita, sebagai ciptaan yang baru, seorang yang dibenarkan dalam Allah oleh Yesus Kristus, diterima sebagai kesayanganNya. Melalui kacamata Tuhan, kita mampu melihat potensi kita yang tak terbatas di dalam Dia, dibanding keterbatasan dan kelemahan dalam diri kita sendiri. Jika kita melihat diri kita penuh dengan kesalahan, kecerobohan, dan kegagalan, jelas kita akan merasa tidak aman dan tidak percaya diri. Namun jika kita melihat diri kita lebih dari pemenang dan mampu melakukan semua hal melalui Dia yang memberikan kita kekuatan, maka kita akan merasa aman dan percaya diri untuk menjadi sukses.

    Melihat Berarti Mempercayai

    Bagaimana kita melihat diri kita sangat mempengaruhi dan membentuk apa yang kita percayai atau yakini tentang diri kita sendiri. Hal itu juga menyingkapkan dari mana kita mendapatkan kepercayaan diri dan rasa aman kita, serta di mana kita meletakkan kepercayaan diri dan rasa aman kita. Rasa tidak aman dan tidak adanya kepercayaan diri sangat berkaitan. Seseorang yang tidak aman adalah seseorang yang tanpa kepercayaan diri. Dengan kata lain, seseorang yang aman adalah orang yang percaya diri.

    Jadi, dari mana kita mendapatkan kepercayaan diri? Ini kata kuncinya, ‘Apa yang pertama kali kita raih setiap paginya untuk membantu kita melihat lebih jelas sepanjang hari itu? Kepada siapa atau ke mana kita berpaling setiap kali kita mengalami masalah atau kebuntuan?' Dalam skala besar, itulah yang menunjukkan sumber kepercayaan diri dan rasa aman kita. Ya, ada banyak hal dalam hidup ini yang bisa dijadikan sumber kepercayaan diri kita. Tapi hanya satu yang bisa diandalkan, dan yang tidak pernah akan berubah, yaitu Tuhan.

    Ingatlah, tidak ada yang abadi dalam kedagingan kita, jadi jangan meletakkan kepercayaan diri dan rasa aman kita di dalamnya. Kita tidak bisa melakukan apa-apa jika kita terpisah dari Yesus. Tapi di dalam Dia dan melalui Dia, kita dapat melakukan banyak hal. Jangan mengandalkan diri kita sendiri. Buanglah kacamata lama kita dan pakailah kacamata Tuhan, yang anti gores, dengan perlindungan lapisan darah Yesus yang kita butuhkan, dan tidak akan pernah ketinggalan jaman.

    Engkau berharga Di Mata-Ku

    - Jawaban.com -

    Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, Aku ini mengasihi engkau... (Yesaya 43:4)

    Malam itu betul-betul menjadi malam penuh pergumulan bagi Richard. Pemuda berusia 30-an ini berada di sebuah persimpangan jalan. Semuanya seakan-akan telah hilang, mulai dari keluarga, saudara hingga sahabat-sahabat dekatnya. Semenjak usahanya bangkrut beberapa bulan lalu, Richard mulai kehilangan semangat hidup. Hal ini diperburuk dengan semakin menjauhnya satu per satu sahabat dekatnya. Orang-orang yang semula dikira sahabat sejati ternyata hanya dekat tatkala hidupnya senang dan bergelimangan harta.

    Yang membuat Richard bertambah sedih adalah kedua anak serta istrinya pun secara perlahan-lahan mulai menjauh dari kehidupannya. Sejak dua minggu lalu, istri Richard mengungsi ke rumah orang tuanya sambil membawa serta kedua anaknya. Kini, tinggal Richard seorang diri, terkurung di sebuah kamar kecil yang dikontraknya. Kepulan asap rokok menemani malam penuh kebimbangan itu.

    "Semuanya telah hancur. Semuanya telah hilang. Rasanya tidak ada gunanya lagi aku hidup," kata Richard dalam hatinya. Air mata kemudian menetes membasahi pipinya itu. Richard kemudian membuka segel racun serangga yang baru dibelinya di warung sebelah. Ia ingin segera mengakhiri hidupnya. "Mati rasanya pilihan yang terbaik bagiku. Dengan kematian, aku tidak lagi menjadi beban bagi orang lain, terutama keluargaku," pikirnya.

    Ketika racun serangga dituangkan Richard ke sebuah gelas, ia mulai merasakan hal yang aneh dalam hatinya. Suara hatinya seolah berbisik, "Kasihan anak-anakmu Richard. Mereka akan kehilangan seorang ayah..." Suara ini kemudian mengusik hatinya tapi tekadnya sudah bulat. Beberapa saat kemudian kegelisahan luar biasa kembali menghinggapinya. Richard kemudian mengambil sebuah notes yang berada dalam tasnya. Ia berencana menulis surat perpisahan buat istri dan anak-anaknya. Tidak disangka tangan kanan Richard saat itu memegang sebuah buku. Ya, sebuah buku yang tampaknya tidak asing namun telah lama tidak disentuhnya. Buku itu bernama Alkitab.

    Bayangan masa lalu pun mulai muncul di benak Richard. Ia ingat persis bagaimana ia bertemu seorang gadis -yang sekarang adalah istrinya- ketika aktif dalam pelayanan pemuda di sebuah gereja, sekitar 5 tahun silam. Richard menggenggam erat Alkitab tersebut lalu suara hatinya seakan-akan menyuruhnya untuk membuka buku suci tersebut. Dengan ogah-ogahan, ia kemudian membukanya. Betapa terkejutnya Richard ketika halaman yang dibukanya itu ternyata memuat firman Tuhan yang betul-betul mengena di hatinya: "Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, Aku ini mengasihi engkau (Yesaya 43:4). Seketika itu juga Richard seolah kembali menemukan hidupnya. Ia merasakan ada suatu aliran kasih mesra yang mengalir dalam hatinya.

    Richard tidak kuasa menahan emosi batinnya. Ia menangis tersedu-sedu lalu berlutut dan berdoa, "Tuhan, jika sungguh aku ini berharga di mata-Mu, bantulah aku agar sanggup menghadapi semuanya ini." Keheningan malam itu membuat Richard mampu menangkap sebuah suara lembut di hatinya, "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, anak-Ku." Richard kemudian membuang racun serangga itu dan berkomitmen untuk bangkit kembali. Kini, ia berhasil kembali membangun bisnisnya dan hidup bahagia bersama keluarganya kembali.

    Kisah yang dialami Richard ini tampaknya juga dialami banyak orang lain di dunia ini. Dari tahun ke tahun kita bisa melihat dengan jelas, orang-orang yang bunuh diri karena merasa hidupnya tidak lagi berharga. Konon setiap tahunnya terdapat 1 juta orang yang bunuh diri di seluruh dunia. Betapa menyedihkan!

    Peristiwa yang dialami Richard juga mengingatkan saya akan pengalaman pahit yang saya alami sekitar 12 tahun silam. Sebagai anak perantau di Bandung, saat itu saya benar-benar putus asa setelah usaha orang tua di Papua sana bangkrut total. Saya bukan saja terancam putus sekolah namun juga mulai kehilangan arah masa depan saya. Di saat sulit itu, saya kemudian mengalami infeksi tulang belakang yang nyaris melumpuhkan saya. Hampir saja saya bunuh diri karena tidak tahan lagi. Namun seorang sahabat mengingatkan bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kita terus menderita. "Tuhan tidak pernah menjanjikan sebuah hidup yang selalu penuh kemudahan namun Ia berjanji tidak akan pernah meninggalkan kita," katanya.

    Keyakinan seperti itulah yang membuat saya bangkit dan mampu mengatasi berbagai persoalan hidup bersama-Nya. Perlahan-lahan namun pasti tangan Tuhan bekerja nyata dalam hidup saya. Dalam waktu beberapa bulan kemudian, saya memperoleh orang tua angkat dan seorang pacar yang sekarang menjadi istri saya.

    Bercermin dari kisah di atas, saya ingin menegaskan kembali: tidak peduli seburuk apa pun keadaan kita, Tuhan tetap menyayangi kita dan akan membantu kita untuk mengatasinya. Tidak peduli apakah seisi dunia telah meninggalkan kita, Tuhan tetap akan menjadi sahabat setia kita. Pertanyaannya sekarang, bersediakah kita membuka hati kita untuk-Nya?

    Artikel ini dikutip dari Buku Melangkah Maju di Masa Sulit (Stand Strong) karya Paulus Winarto, Penerbit Andi 2005.

    Paulus Winarto adalah pemegang 2 Rekor Indonesia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni sebagai pembicara seminar yang pertama kali berbicara dalam seminar di angkasa dan penulis buku yang pertama kali bukunya diluncurkan di angkasa. Sejumlah bukunya masuk dalam kategori best seller nasional (First Step to be An Entrepreneur, Reach Your Maximum Potential dan The Leadership Wisdom). Ia dapat dihubungi melalui e-mail: pwinarto@cbn.net.id.

    Keluar Dari Hutang Dan Kemiskinan

    - Jawaban.com -

    Kemiskinan adalah kekurangan uang atau kepemilikan material. Kemiskinan biasanya juga disertai dengan adanya kewajiban untuk membayar hutang pada pihak lain. Hutang, apakah dihubungkan atau tidak dengan kemiskinan, adalah suatu bentuk perbudakan. Namun dengan mengikuti prinsip Tuhan akan menghancurkan ikatan baik kemiskinan maupun hutang.

    Yang pertama dari semuanya, Anda harus memiliki komitmen pribadi terhadap keuangan, terhadap keluarga dan terhadap Tuhan. Setuju untuk hidup dengan prinsip Tuhan dan mencari tahu apa yang Tuhan katakan untuk Anda dan situasi Anda. Anda harus benar-benar jujur tentang kesalahan dan kekurangan dalam hidup Anda, masa lalu ataupun saat ini yang mungkin menyebabkan Anda terikat dengan masalah hutang. Untuk melarikan dari kesukaran, Anda harus mengetahui apa yang membuat Anda berada di tempat itu.

    Langkah kedua, lakukan semua yang Anda dapat lakukan untuk mengerti prinsip Tuhan.
    Hosea 4:6
    Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

    Alkitab katakan dalam Hosea 4:6 : "Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah" (sumber pengetahuan). Ada banyak orang percaya yang tidak mempunyai konsep tentang prinsip kerajaan Tuhan. Mereka tidak memiliki pengertian hukum-hukum Tuhan yang berhubungan dengan kemakmuran materi atau juga hak istimewa mereka sebagai anak-anak Tuhan. Jadi akibat kekurangan pengetahuan maka mereka menderita.

    Orang yang berhutang atau dalam kemiskinan khususnya amat membutuhkan pemahaman atas peraturan dalam kerajaan Tuhan yang dikatakan sebagai hukum Tabur Tuai. Ini adalah hukum sebab akibat, hukum aksi reaksi. Dalam area keuangan, hukum ini amat sederhana :
    Lukas 6:38
    Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

    Ketika seseorang mulai memberikan untuk pekerjaan Tuhan, untuk mereka yang miskin dan kurang beruntung maka Tuhan juga mulai memberikan bagi orang itu. Tanpa menghiraukan beban hutang, seseorang seharusnya memberikan nilai minimum 10% dari pendapatannya pada Tuhan. Bahkan jikalau Anda ada dalam level orang berpendapatan kurang atau miskin, Anda masih punya sesuatu yang bisa Anda berikan pada Tuhan. Mulailah dari mana Anda berada. Jangkau dengan belas kasihan mereka yang kurang bentung dibanding Anda. Sebagai prioritas pertama, ambillah posisi untuk bisa memberikan kasih, waktu Anda, energi dan juga uang untuk orang lain meski itu hanya sejumlah kecil saja.

    Selanjutnya, tetapkan anggaran yang realistis. Kebanyakan orang tidak mempunyai anggaran, dan mereka membelanjakan tanpa rencana ataupun kendali. Bagaimanapun level pendapatan Anda, ada harusnya menetapkan anggaran yang sudah termasuk satu jenis atau lebih pemberian khusus plus persembahan pada Tuhan yang bisa dalam bentuk bantuan bagi mereka yang kurang beruntung (Maleakhi 3:10). Setelah menetapkan selain persembahan, tetapkan rencana yang realistik untuk membayar hutang Anda. Pergilah ke kreditor Anda dan dapatkan persetujuan dimana mereka akan menerima jadwal pembayaran hutang Anda. Buat pengertian bahwa Anda tidak dapat membayar lebih daripada jumlah yang telah ditentukan, dan mereka biasanya akan menerima rencana Anda.

    Sekali Anda dapat melakukan hal itu, Anda harus memutuskan dalam benak Anda bahwa tidak akan ada lagi akumulasi hutang dalam hidup Anda. Anda tidak dapat kembali lagi pada kehidupan yang menurut pikiran Anda. Buatlah janji pada Tuhan bahwa Anda tidak akan membeli apapun dengan cara kredit, dan gaya hidup Anda akan terbatas sesuai dengan pendapatan Anda. Ini memerlukan kepastian mental dan komitmen spiritual. Itu mungkin membutuhkan waktu satu, dua atau lima tahun, namun Anda akan keluar dari lilitan hutang.

    Telah dianjurkan oleh pengusaha yang bijaksana bahwa ada bagian dari pendapatan yang seharusnya dipakai untuk rekreasi. Seharusnya ada waktu dalam satu bulan ketika keluarga dapat keluar dari tekanan kehidupan. Mungkin itu berupa piknik di hijaunya taman, perjalanan untuk memancing, atau mungkin bermalam keluar dari rumah di hotel atau resort. Rekreasi termasuk apapun untuk keluar dari tekanan yang konstan dan membiarkan pikiran Anda mengalami rekreasi dalam Tuhan.

    Disamping rekreasi, Anda juga direkomendasikan untuk melakukan istirahat Sabath. Anda tidak dapat bekerja tujuh hari seminggu. Harus ada satu hari dalam minggu yang Anda dedikasikan untuk Tuhan, untuk memikirkan tentang Dia, berdoa pada-Nya, mempelajari Firman-Nya dan beristirahat. Semua ini diperlukan untuk menyiapkan pikiran Anda dan juga roh Anda untuk memenangkan pertempuran hidup ini.

    Setelah itu dengan semua yang terjadi dengan hidup Anda, Anda perlu memperbaharui iman Anda kepada Tuhan. Tuhan adalah sebagai sumber. Kala Anda memberi pada Dia dan mempercayai-Nya, Tuhan akan mulai membawa Anda dari perbudakan hutang masuk dalam berkat Tuhan. Tuhan akan membuka pintu untuk Anda dan memberikan Anda konsep dan gagasan untuk menolong Anda memenangkan situasi Anda. Anda harus percaya ini dan mengharapkan melihat jawaban-Nya lebih daripada melihat manusia sebagai sumber Anda. Tuhan itu sumber Anda.

    Setiap hari, ucapkan kata-kata itu dengan penuh keyakinan. Katakan dengan keras bahwa Anda akan terbebas dari hutang dan bahwa Tuhan berencana meletakkan Anda dalam posisi yang berbeda. Ingatlah ayat Firman dimana Tuhan mengatakan kata-kata seperti ini :
    1 Samuel 2:8
    Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab TUHAN mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.

    Dengan kerangka berpikir demikian, Anda seharusnya ada dalam trek yang benar. Mungkin membutuhkan waktu tahunan untuk membayar hutang Anda. Dalam contoh yang saya ketahui, rata-rata dalam hitungan bulanan saja hutang Anda akan terbayar. Tapi mungkin membutuhkan waktu tiga, empat atau bahkan lima tahun. Anda akan menang dalam pertempuran jikalau Anda menggunakan senjata yang Tuhan sudah buat yang sesuai dengan Anda! Anda akan terbebas dari hutang, dan juga kemiskinan.

    Jika Anda ingin mendapatkan langsung kiat-kiat sukses khususnya financial secara utuh, jangan lewatkan Seminar Way to Wealth, Road to Reaches yang akan diadakan 24 November 2007, di Belleza-Tuscany Room - Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan.

    BERSYUKUR SETIAP SAAT

    “Just to be alive is a grand thing.”~ Agatha Christie

    Untuk menemukan sukses di dalam diri Anda, pada saat yang sama Anda perlu bersyukur dan menyadari kehadiran mindset sukses tersebut. Tanpa rasa syukur yang besar, hampir mustahil rasanya kita bisa menemukan mindset sukses di dalam diri. Mengapa? Karena rasa syukur yang besar merupakan dasar dari segala hal yang positif di dalam persepsi kita. Ingatlah bahwa segala sesuatu yang kita rasakan dan pikirkan merupakan hasil olahan pikiran kita sendiri. Semua itu tidak lain dan tidak bukan merupakan persepsi kita terhadap dunia, bukan dunia itu sendiri.

    What you think makes you what you are. Apa yang kita pikirkan menjadikan siapa diri kita. Jika kita berpikir bisa, maka kemungkinan besar kita bisa mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Ada juga pepatah yang berkata, “If you think you can, you really can.” Jika kita berpikir tidak bisa, kemungkinan besar kita akan kalah dulu sebelum berperang dan mencari seribu satu alasan mengapa kita tidak bisa melakukannya. Alam bawah sadar kita selalu menuruti pikiran kita. Jika kita ragu-ragu melakukan sesuatu, biasanya hasilnya pun biasanya mencerminkan keragu-raguan. Jika kita melakukan sesuatu dengan mantap, maka hasilnya pun biasanya mantap, alias memuaskan.

    Sebagai analogi, seorang anak yang sering dimarahi dan dilabel sebagai “pemalas” seringkali tumbuh sebagai seorang malas. Mengapa? Pikirannya percaya akan label tersebut dan perbuatannya mengikuti label tersebut. Inilah kekuatan bawah sadar yang seringkali dianggap sepele oleh para orang tua. Ini bahayanya jika kita menyebut anak kita sendiri sebagai “pemalas” atau “bodoh,” karena bisa-bisa ia sungguh-sungguh tumbuh sebagai seorang pemalas dan “bodoh.”

    Seringkali, label seperti ini kita lakukan juga terhadap diri sendiri. Tidak jarang kita dengar label diri sendiri yang cukup “aneh,” misalnya: “saya ini tidak sepandai Anda jadi saya tidak bisa menulis buku,” “saya ini bukan anak konglomerat dan tidak berbakat bisnis maka saya tidak berhasil dalam bisnis,” dan “saya ini tidak pandai sekolah jadi saya tidak selesaikan sekolah saya.” Saya hanya bisa tertawa saja karena semua itu adalah label negatif yang dipakai diri sendiri untuk menjustifikasikan mengapa ia belum juga menemukan sukses di dalam dirinya.

    Kebenaran prinsip bahwa apa yang kita pikirkan menjadikan siapa diri kita, tidak bisa dipungkiri lagi karena semua orang sukses (yang sesuai dengan definisi ala Jennie S. Bev yang dituangkan dalam buku ini, tentunya) mempunyai sikap penuh syukur, penuh berterima kasih, dan tidak senang mencela siapa pun dan apa pun. Semakin positif diri kita, semakin banyak hal-hal positif yang akan terproyeksikan keluar, dan semakin banyak orang bermental positif (baca: sukses) yang akan tertarik untuk berkomunikasi. Ini juga yang menjawab mengapa “orang sukses kok temannya kebanyakan orang sukses pula.”

    Kejelian hati dan pikiran kita untuk mengucapkan syukur dan berterima kasih di setiap kesempatan merupakan dasar dari pikiran-pikiran positif, termasuk mindset sukses. Dengan semakin jeli melihat hal-hal yang positif maka semakin jeli pula kita melihat ke dalam diri dan mengambil sari bahwa kita semua merupakan personifikasi sukses itu sendiri. Dengan selalu mengucapkan terima kasih dan bersyukur akan hal-hal kecil, maka alam bawah sadar kita semakin terbiasa untuk menerima hal-hal positif dengan kesadaran penuh. Ini akan terakumulasi di dalam diri sedemikian rupa sampai akhirnya membentuk diri kita yang baru.

    Diri ini merupakan personifikasi sukses yang siap memproyeksikan keadaan di dalam diri ke luar. Dengan kata lain, dengan memenuhi pikiran dan perasaan kita dengan persepsi-persepsi positif, kita akan berhasil mengatasi sumber-sumber negatif dari luar. Dengan isi pikiran dan perasaan yang positif, maka perbuatan kita pun akan menarik hal-hal yang positif, termasuk hal-hal yang menggandakan kekuatan baik dari uang dan hal-hal lainnya. Singkat kata, semakin tinggi nilai persepsi diri yang positif, mindset sukses akan semakin terpancar dengan perbuatan-perbuatan yang menjadi magnet dari kebebasan finansial.

    Sesuatu yang baru? Tidak juga, karena semua agama mengajarkan mengucapkan syukur dan semua orang tua yang baik mengajarkan anak-anaknya untuk berterima kasih kepada orang lain. Kenyataannya, karena satu dan lain hal, manusia-manusia modern macam kita semua, lebih sering mencela daripada bersyukur dan berterima kasih kepada orang lain. Lebih banyak menjelek-jelekkan pihak lain daripada memuji, serta lebih banyak rasa iri daripada membina hubungan yang sinergis.

    Jika kebiasaan-kebiasaan tidak terpuji tersebut dipertahankan, sangatlah mengecewakan hasilnya. Saya ingat ketika saya menunggu di tempat praktek dokter di Jakarta beberapa tahun yang lalu, betapa saya merasa sungguh tidak berharga karena ternyata pak mantri yang mengurus registrasi sangat merasa berkuasa dengan memerintah-merintah para pasien yang sedang sakit dengan nada yang tidak enak. Hal-hal seperti ini sangat sering saya jumpai, dan bisa ditebak bahwa pelaku demikian adalah orang-orang yang, maaf, biasanya adalah pecundang. Walaupun dalam hati kecil saya mengerti bahwa pekerjaan yang berhubungan dengan orang sakit pasti membawa stres.

    Namun, sebenarnya ia bisa mengatur para pasien dengan cara yang lebih sopan, bahkan sebaiknya dilakukan dengan upaya supaya para pasien merasa sedikit lebih nyaman di ruang tunggu dokter daripada di rumah. Satu ucapan singkat, “terima kasih” kepada para pasien yang telah mengantri giliran dengan sabar sebenarnya merupakan satu getaran positif yang mudah, murah, dan meriah. Sayangnya, ia tidak menyadari keampuhan kata ini.

    Untuk menemukan diri yang sukses di dalam, mengucapkan syukur bisa dibarengi ketika mengucapkan kata-kata pemacu dan melakukan visualisasi setiap jam sebanyak sepuluh kali tersebut (yang dibahas dalam bab di atas). Bisa juga Anda gunakan waktu khusus setiap hari, misalnya ketika bangun pagi, menjelang tidur malam, dan ketika melakukan shalat maupun doa-doa khusus.

    Saya sendiri tidak mengkhususkan diri kapan saya bersyukur dan berterima kasih atas segala sesuatu yang terjadi dalam keseharian. Mengapa? Walaupun cara demikian memang baik, namun seringkali jika tidak berhati-hati dan pilot otomatis sudah bekerja, maka segala sesuatu yang dijalankan dengan rutin akan menjadi rutinitas belaka. Rutinitas tidak lagi memberikan arti mendalam, malah menjadi hambar.

    Sebaliknya, saya biasanya mengucapkan terima kasih begitu ada sesuatu yang menarik perhatian, mempunyai arti, dan dilakukan oleh orang lain untuk saya. Misalnya, begitu bangun pagi. Kalimat pertama yang diucapkan adalah, “Terima kasih untuk hari baru yang cerah ini.” Setelah itu, saya mengucapkan terima kasih pula untuk diberi nafas pada hari ini dan juga kesehatan saya dan suami. Setelah itu, begitu membuka pintu kamar tidur, biasanya saya disambut oleh binatang piaraan saya. Satu lagi ucapan terima kasih saya haturkan kepadaNya dan kepada si Happy itu. Terima kasih kepada Tuhan karena Happy masih hidup dan lucu seperti kemarin, serta terima kasih kepada Happy karena tempat tidurnya rapi dan tidak berantakan, sambil biasanya saya mengusap kepalanya yang berbulu itu.

    Dari begitu bangun pagi di kamar lantai atas sampai turun ke lantai bawah, sudah berapa kali saya mengucapkan terima kasih dan bersyukur? Mungkin sudah lima sampai tujuh kali. Dalam satu hari? Berapa kali saya berterima kasih dan bersyukur di dalam hati? Berapa kali yang saya ucapkan dengan lantang bersuara kepada orang lain? Mungkin bisa 50 sampai 100 kali, bisa jadi lebih, karena tidak saya hitung.

    Tidak praktis kedengarannya? Kok ya aneh mengucapkan terima kasih sampai puluhan kali dan satu hari? Bahkan ratusan kali? Jawabannya mudah saja: dengan berterima kasih dan bersyukur, kita selalu mencari sisi positif dari segala sesuatu. Dengan mencari sisi positif, maka diri kita menjadi semakin positif dalam melihat segala sesuatu. Bahkan hal-hal yang negatif sekali pun pasti ada positifnya, karena tidak ada setengah lingkaran “yin” yang seratus persen putih dan tidak ada lingkaran “yang” yang seluruhnya hitam. Pasti ada putih setitik di dalam hitam kelam dan ada hitam setitik di dalam putih bersih.

    Dengan selalu mengingat kelimpahan kita, otak kita mencetak keyakinan (belief) bahwa memang benar kita hidup dalam kelimpahan. Maka, semua perbuatan kita didasari oleh keyakinan ini, termasuk persepsi diri kita sebagai personifikasi dari sukses. Lantas, sampai kapan Anda perlu mengucapkan terima kasih dan bersyukur berpuluh-puluh kali tersebut? Sepanjang hayat.

    Ah, tidak praktis, mungkin itu lagi pendapat Anda. Sekali lagi saya tekankan bahwa buku ini tidak mengajarkan Anda untuk sukses dalam semalam, namun dengan mengubah mindset maka segala faktor eksternal yang sering menjadi atribut orang sukses akan datang dengan sendirinya bagaikan arus sungai.

    Berterima kasih dan bersyukur toh tidak memerlukan modal uang maupun sumber daya apa pun. Intinya hanya satu, yaitu kemauan keras untuk mengubah diri. Jangan pikirkan “pahala” yang Anda dapat dari perbuatan ini dulu. Jangan pula mengharapkan nasib Anda akan berubah dalam sekejap. Yang jelas, dengan mengucapkan terima kasih kepada orang lain tanpa ada rasa keterpaksaan dan rasa canggung saja sudah merupakan jembatan kita ke dalam hati orang itu.

    “Terima kasih” tidak akan pernah ditolak oleh orang lain, malah biasanya disambut dengan senyum lebar dan hati yang sedikit lebih lembut daripada sebelumnya. Ini saja sudah merupakan magnet yang bisa membantu Anda dalam memproyeksikan diri yang sukses ke luar. Jadi, jika ada keragu-raguan dan keengganan untuk berterima kasih dan bersyukur dalam skala dan frekuensi luar biasa, maka sebaiknya Anda urungkan niat Anda untuk menjadi personifikasi dari sukses itu sendiri. [jsb]

    * Jennie S. Bev adalah penulis buku best-seller Rahasia Sukses Terbesar yang bisa dibeli di toko-toko buku seluruh Indonesia. Ia juga dikenal sebagai penulis dari 60 buku bisnis yang diterbitkan di Amerika Serikat dan Kanada. Ia bermukim di Kalifornia Utara

    FAKTA tentang pengusaha ga kesampaian :
    - Waktu SMA, "ah gw masih terlalu muda buat bisnis, sekolah dulu aja"
    - Waktu Kuliah, "Ah harus fokus dulu ke kuliah, mending nanti kalo dah lulus"
    - Waktu lulus, "Duh ga ada modal, cari modal dulu deh, melamar kerja"
    - Waktu udah kerja, "Duh sibuknya..Mana sempet gw urusin bisnis, ga ada waktu"
    - Waktu paruh baya, "Udah punya keluarga, makin sibuk, harus urus keluarga"
    - Waktu udah tua, "Coba aja dari dulu gw bisnis, mungkin udah sukses ya seperti temen2 gw ? Sayang sekarang gw udah ketuaan, udah cape, ga ada semangat

  • THINKING OF HER....

    super-pre3

    « on: December 09, 2007, 05:17:43 PM »

    how can i forget the way you smiled, the way you talked with the eyes
    your sweet voice still is alive in my ears, though today you stay so far from the eyes

    i can still smell you in my breath, and feel your warmth on my chest
    the moments we spent lying over each other on the grass were the best

    you will be my bride you had vowed, on the sunny day in my arm
    you will never part you promised,and wont cause me any harm

    but today i am lonely once again, surrounded by your precious memories
    you left when all alone i will be you knew well, and left for me here and there only worries

    a baby you will give as a token you had promised
    The days our body were two in fact but in one soul
    what i got in your love and what was it that i missed
    my brain i find in a turmoil when i go through the days we kissed

    I still long for the moment i enlaced you, your breast with my breast collated
    the warmth of your heavy breath feel i still over my cheeks and neck
    the kisses which were at first tender
    and became passionate, sensual and and desiring later

    the curves of your body, i admired like in a dream
    the touch of yours which rendered me supreme

    your heartbeats which were counted only for me
    and my every breath which were taken only for you
    never shall i ever forget whatsoever happens to me
    you were, are and will be what you were for me

    will you ever be in my arms, to quench the thirst of this heart?
    will i ever see you again before i leave this world to part??

    written by Shah of Mauritius.

    Problem Kawasan Kumuh Perkotaan
    Salam Tribun

    PENDUDUK Indonesia yang bermukim di kawasan kumuh perkotaan sampai saat ini mencapai sekitar 17 juta orang. Luas lahan yang ditempati lebih dari 54 ribu hektare. Tingkat kepadatan hunian yang mencapai 13,1 juta orang. Selain penduduk di kawasan kumuh, banyak rumah tak layak huni juga menjadi persoalan yang pelik.
    Keadaan yang tak nyaman itu mendorong pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 60.000 unit rumah susun sedehana sewa hingga tahun 2009. Begitu pula, pembangunan rumah susun sederhana milik sebanyak 25.000 unit, dan perumahan swadaya yang dibangun pengembang sebanyak 3,6 juta unit.

    Menteri Negara Perumahan Rakyat, Yusuf Asy`ari, di Malang, Sabtu (24/11), mengatakan, untuk mempercepat laju kepemilikan rumah bagi penduduk, pemerintah menyiapkan skema kredit rumah yang lebih mudah dan ringan. Di samping itu, pemberian subsidi uang muka bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah dan menengah antara Rp 2,5 juta hingga Rp 4,5 juta per bulan. Perbankan juga memberikan jangka angsuran panjang sampai 20 tahun.
    Persoalan besar dan sangat merepotkan bagi masyarakat di perkotaan adalah memiliki rumah yang layak huni. Saat ini, tak mudah mendapatkan rumah layak huni dengan harga yang terjangkau. Terlebih lagi rumah di lokasi pusat keramaian, nyaris tak mungkin harganya di bawah Rp 1 miliar.
    Harga rumah yang erat kaitannya dengan harga tanah yang kian melambung dari tahun ke tahun. Jika memilih kawasan pinggiran kota, memang, bisa diperoleh rumah dengan harga yang lebih murah. Namun, rumah kategori sederhana di pinggiran kota pun sudah sulit dijangkau oleh warga yang berpenghasilan di bawah Rp 1,5 juta per bulan.
    Wajar bila pemerintah mendorong pengembangan rumah susun di perkotaan. Alasannya jelas, untuk menyiasati semakin terbatasnya lahan pemukiman yang harga tanahnya sangat mahal. Pengembangan rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, bukan apartemen mewah untuk kalangan berpenghasilan besar.
    Pembangunan rumah susun bisa mengurangi kawasan kumuh di perkotaan. Kawasan yang terbentuk karena bertambahnya masyarakat urban yang memaksa diri tinggal di kawasan padat penduduk. Persoalan kawasan kumuh itu sudah diantisipasi dengan Keputusan Menteri Negara Perumahan dan Permukiman Nomor 10/KPTS/M/1999 tentang Kebijakan dan Strategi Pembangunan Rumah Susun.

    Malahan, pencanangan pembangunan rumah susun sewa sederhana di seluruh Indonesia telah dimulai di kawasan Berlan, Jakarta Timur, Oktober 2006. Namun, pengembangan rumah susun sederhana di kota-kota besar, bukan tanpa masalah. Sama halnya pada pembangunan rumah sederhana atau rumah sangat sederhana, kendalanya masih tetap pada pengadaan lahan.
    Begitu pula, tidak semua pengembang dan lembaga bank yang tertarik untuk ikut membangun rumah susun tersebut. Bila pemerintah memberikan insentif kepada pengembang seperti kemudahan perizinan atau subsidi berupa penyediaan sarana dan prasarana dasar, barangkali pembangunan rumah susun, bahkan rumah sederhana bisa berkembang pesat.
    Permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Senin (26/11), kepada bank pemerintah untuk ikut mendanai pembangunan rumah sangat sederhana sebanyak 270 ribu unit per tahun, juga dapat mendorong upaya membersihkan kawasan kumuh di perkotaan. (***)

    Wartawan pun bisa buktikan tindak korupsi
    Tanggal : 29 Nov 2007
    Sumber : Harian Terbit

    Oleh Haris Fadillah

    RENCANA pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Eddy Sumarsono, Pemimpin Redaksi Tabloid Investigasi, yang sedianya dilakukan pada Rabu (28/11) ditunda karena jaksa penuntut umum menyatakan kepada Majelis Hakim belum siap. Padahal pada persidangan sebelumnya, jaksa telah meminta waktu dua minggu untuk mempersiapkan tuntutannya.

    Persidangan perkara pencemaran nama baik terkait pemberitaan "Warisan Korupsi Ismeth di Badan Otorita Batam" yang diturunkan Tabloid Investigasi itu berjalan menarik perhatian publik. Terdapat sejumlah catatan penting dari kemampuan wartawan membuktikan kebenaran tulisannya di pengadilan.

    Menurut catatan Harian Terbit, beberapa fakta yang terungkap selama persidangan antara lain,selama penyidikan di kepolisian hingga penyerahan tahap kedua, terdakwa dikenakan pasal 311, 310 dan 316 KUHP, serta tidak pernah dipersangkakan melanggar Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999.

    Akan tetapi dalam dakwaan, jaksa penuntut umum telah "menyelundupkan" pasal 18 ayat (2) dan pasal 5 ayat (1) Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Jaksa telah mendakwa ketentuan yang tidak pernah dipersangkakan sebelumnya. Terungkap disidang selama menjadi Ketua Otorita Batam pada periode tahun 1998-2005,Tabloid Investigasi menyuguhkan tulisan bernada miring tentang Ismeth Abdullah, khususnya menyangkut tudingan korupsi.

    Di depan Majelis diketuai Ketut Manika, terdakwa memberikan bukti tetulis mengenai dana pengeluaran uang yang dilakukan mantan Ketua Otorita Batam.

    Data yang disodorkan ke depan majelis adalah data keuangan OB per Januari-April 2005 (menjelang pilkada Gubernur Kepulauan Riau) terdapat bukti Ismeth Abdullah memberi sumbangan uang kepada 658 (enam ratus lima puluh delapan) lembaga, organisasi, dan perorangan.

    Total sumbangan mencapai angka sebesar Rp. 7 miliar. Bantuan sebesar Rp 7 miliar itu diberikan kepada aneka ragam organisasi, lem-baga kemasyarakatan, dan perorangan, jumlahnya mencapai 658 hanya dalam kurun waktu 4 (empat) bulan.

    Tercatat yang memperoleh ban-tuan, antara lain, LSM Singa Lapar, Forum Masyarakat Pesisir Batam, LSM Lintas Peduli Anak Negeri, pe-nerbitan Tabloid Lancang, Dewan Pimpinan Daerah Bela Mega, Yayasan Piayu Laut Masyarakat Tempatan dan sebagainya. Namun sumbangan dana itu ditanggapi Ismet Abddulah,sudah sesuai dan tidak ada pelanggaran hukum.

    Fakta lainnya diungkap terdakwa dengan bukti pengeluaran kas dari kas Badan Otorita Batam untuk Harian Suara Karya sebesar Rp. 36.352.800,00- dengan tulisan berjudul "Kawasan Barelang Layak Berpredikat FTZ" tanggal 23-04-2003. Juga pengeluaran untuk pembayaran pemuatan advertorial di Majalah Mentari Oktober 2002 dan Januari 2003 sebesar Rp 100 juta Atau untuk reporter TVRI sebesar Rp. 3.014.600,00 pada 21 Nopember 2003.

    Pada tanggal 9 Juni 2003, ada pengeluaran kas OB untuk biaya penginapan tamu OB di Hotel IBIS Ta-marin sebesar Rp. 49.595.723,00, tanggal 15 Juli 2003 sebesar Rp. 32.379.924,00, dan tanggal 14 Agustus 2003 sebesar Rp.49.731.213, 00. Data tertulis pengeluaran dana itu dibawa ke persidangan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ismeth Abdullah.

    Dokumen lain menyangkut pemberian fasilitas hotel, souvenir. kunjungan diplomat dan pengusaha ke Pulau Batam tanggal 5 Juni 2003, tercatat ada pembelian 45 item souvenir menelan biaya sebesar Rp. 425.000.000, 00 dan, bulan Maret 2003 sebesar Rp. 100 juta serta dikumen Surat Perintah Kerja No. 030/UM-SPK/XI/ 2003 beli wadah memo, jam dan ballpoint saja mencapai Rp. 376.750.000, 00.

    Mengenai berita dengan judul : "Lukisan Mahal di Ruang Pak Ketua" TI menulis menulis berdasarkan dokumen tanggal 30 September 2003,dimana ada pengeluaran uang kas OB sebesar Rp. 75 juta untuk membeli 1 (satu) buah lukisan bunga Flamboyan karya Sutopo ukuran 120 X 200 cm dengan judul "Berkembang dan Berkembang".

    Tanggal 23 September 2003 ada pengeluaran uang kas sebesar Rp. 61.500.000,00 untuk membeli lukisan. Tanggal 12 Januari 2004 ada lagi pengeluaran uang kas sebesar Rp. 75.juta untuk membeli 3 (tiga) lukisan untuk ruang kerja Bpk Ketua OB. Menurut saksi ahli bahasa, Drs. Sutiman, M. Hum yang dihadirkan oleh pihak jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (24/10), kalimat pada halaman 11 Lukisan Mahal di Ruang Pak Ketua berarti bahwa, di ruang Pak Ketua ada lukisan yang berharga mahal.

    Jika yang dimaksud Pak Ketua itu adalah Ismeth Abdullah pernyataan itu dapat berdampak (berarti) bahwa Ismeth Abdullah adalah orang yang mempunyai selera tinggi ter-hadap lukisan sehingga ia mengoleksi lukisan mahal dengan uangnya sendiri. Tentang tulisan yang berjudul: "Pengadaan Mobil Pemadam ala Batam" pada intinya melaporkan adanya indikasi korupsi yang merugikan keuangan Negara dalam pengadaan 1 (satu) unit mobil pemadam kebakaran Tangga (Ladder Truck), dan 1 (satu) unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas 5000 liter, senilai Rp 11,9 miliar pada Januari tahun 2005, melalui mekanisme penunjukan langsung juga dilengkapi dokumen pendukung.

    Terbukti 5 bulan setelah berita itu diturunkan Ismeth Abdullah telah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan korupsi pe-ngadaan mobil pemadam kebakaran di Badan Otorita Batam.

    Sementara artikel lain dengan judul "Hutan Lindung pun Dibabat" juga memiliki bukti dokumen lengkap. Tulisan ini pada intinya melaporkan di Pulau Batam telah terjadi perubahan peruntukan dan fungsi, serta penggunaan kawasan hutan tanpa izin pejabat yang berwenang, yang merugikan negara.

    TI menilai kondisi itu telah melanggar UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dan PP No. 34 Tahun 2000 tentang Tata Hutan Penyusunan Rencana Pengolahan Hutan, Pemanfaatan Hutan dan Penggunaan Kawasan Hutan, serta SK Menteri Kehutanan No. 165/Menhut-VII/ 2003 tanggal 20 Maret 2003.

    Kendati ada surat dari Menteri Kehutanan MS Kaban yang berusaha "memutihkan" perbuatan melawan hukum yang dilakukan Ismet namun tidak banyak membantu. Pertama, karena syarat adanya lahan pengganti hingga lewat dua tahun belum tersedia, juga tidak ada persetujuan formal yang diberikan DPR untuk alih fungsi hutan lindung di Batam.

    Terungkap pula selama persidangan bahwa Tabloid Investigasi sudah memberikan hak jawab kepada Ismeth Abdulah sesuai perintah Undang-Undang Pers. Mengenai masalah Ismeth merasa tidak pernah dikonfirmasi, diketahui berdasarkan keterangan saksi fakta Andi Sabri, wartawan yang ditugasi mewawancarai Ismeth menjelaskan kalau mantan ketua OB itu monolak untuk diwawancarai dengan topik masalah di seputar dugaan korupsi.

    Saksi ahli Wina Armada Sukardi, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers nenyebutkan terdakwa, sesuai ketentuan pasal 50 KUHP, bila seseorang menjalankan tugas Undang-Undang maka dia tidak bisa dipidana. Apalagi Tabloid Investigasi pemberitaannya terkait dengan pemberantasan korupsi. Dalam peristiwa seperti ini, jaksa tidak dapat dituntut terdakwa dengan persangkaan pencemaran nama baik. Sebab jaksa melaksanakan perintah UU sebagai penuntut umum. Jadi sama seperti halnya dengan jaksa atau polisi, wartawan bisa menerobos azas praduga tak bersalah.

    Yang menarik keterangan Dr. Rudi Satrio, ahli hukum pidana dari Univeritas Indonesia, mengatakan, dalam masalah pemberitaan pers, maka KUHP harus disingkirkan, yang digunakan adalah UU No. 40 Tahun 1999. Hal ini didasarkan pada ketentuan Pasal 63 KUHP ayat (2) yang menyatakan, jika suatu perbuatan, yang masuk dalam suatu aturan pidana yang umum diatur pula dalam aturan pidana yang khusus, maka hanya yang khusus itulah yang dikenakan". Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 adalah UU khusus sehingga padanya berlaku azas lex specialis derogate lex generalis.

    Pendapat ini diperkuat pendapat saksi ahli Wina Armanda, karena ketentuan-ketentuan dalam Undang-Undang Pers telah dibuat dalam rangka menjaga dan menguatkan pers bebas sebagai sendi demokrasi dan Negara berdasarkan hukum, maka tata cara yang diatur dalam Undang-Undang Pers harus didahulukan (primaat/prevail) daripada ketentuan-ketentuan hukum lain, terutama ketentuan pemidanaan. Sedangkan Dr. Chairul Huda, SH. MH, saksi ahli hukum pidana dari Universitas Muhamadiyah menjelaskan, sesuai pasal 61 dan 62 KUHP, secara formil pers tidak bisa dituntut pidana sepanjang telah menyebut nama dan alamatnya atau ketika ditegur pertama kali menyebutkan hal itu.

    Secara materiel UU Pers hanya menyangkut korporasi maka sesuai pasal-pasal KUHP tidak dapat digunakan dalam perkara ini. Dengan demikian, baik secara formil maupun materiel pers tidak bisa dikenakan dakwaan berkenaan dengan pasal-pasal pencemaran nama baik maupun fitnah yang ada dalam KUHP, termasuk pasal lainnya.

    Secara umum, diantara hal-hal yang dituntut oleh proses pengadilan adalah pengungkapan fakta, konstruksi, atau penentuan kebenaran. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kebohongan yang dilakukan di dalam pengadilan dianggap lebih serius dibandingkan kebohongan yang dilakukan diluar pengadilan. (Penulis adalah wartawan Terbit)

    Kepercayaan Diri

    Seorang yang percaya dalam Yesus tetapi tidak memiliki kepercayaan diri bagaikan pesawat jet yang sudah siap di jalurnya tanpa bahan bakar. Semua fasilitas yang ada telah tersedia, namun pesawat itu tidak dapat pergi kemanapun juga.

    Jika ada yang orang-orang butuhkan saat ini, itu adalah kepercayan diri. Seseorang dengan kepercayaan diri akan lebih bersemangat dalam mencapai berbagai hal dalam kehidupan, meskipun ia belum mengetahui tentang Yesus. Orang Kristen tanpa kepercayaan diri pun akan kalah bila dibandingkan dengan mereka. Saya yakin bahwa ada banyak orang yang bersikap dan terlihat sepertinya mereka mempunyai segalanya, namun jauh di dalam dirinya mereka digerogoti oleh rasa tidak aman.

    Salah satu alasan yang paling sering diungkapkan sehubungan dengan pergumulan kita dengan rasa tidak aman adalah bahwa kita bergantung pada hal-hal yang salah untuk membuat diri kita merasa percaya diri. Sebagai manusia, kita punya kecenderungan alamiah untuk menyandarkan kepercayaan diri kita pada hal-hal kedagingan, seperti pendidikan, penampilan, posisi, bakat, atau pencapaian prestasi-prestasi. Namun hal-hal tersebut tidak dapat diandalkan. Terkadang kita bahkan menyandarkan kepercayaan diri kita pada bagaimana perasaan kita hari itu sambil berkata, "Oh aku merasa sangat percaya diri hari ini!" Tapi kemudian hari esok datang dan perasaan kita juga ikut berubah.

    Kepercayaan diri yang sejati tidak akan datang dari bagaimana perasaan kita, atau apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan, tapi datang dari pewahyuan tentang siapa diri kita sebenarnya di dalam Kristus. Saat kita tahu betapa besar cinta-Nya pada kita, dan menerima penyembuhan-Nya dari luka-luka kita di masa lalu, maka kita tidak akan lagi menyandarkan kepercayaan diri kita pada hal-hal yang tidak abadi.

    Saya dapat mengingat beberapa tahun lalu saat saya bergumul dengan rasa kurang percaya diri karena saya tidak mempunyai gelar sarjana seperti yang dimiliki oleh banyak pengkotbah lainnya yang saya tahu. Ada juga saat-saat dalam hidup saya dimana saya sangat mengandalkan posisi saya sebagai asisten pastor untuk membangun rasa percaya diri saya. Namun saya bersyukur, karena saat saya mulai berfokus pada cinta Tuhan yang tak bersyarat kepada saya, saya belajar untuk menyandarkan kepercayaa diri saya pada Firman-Nya yang mengatakan tentang siapa diri saya yang sejati, seorang yang dibenarkan di dalam Kristus Yesus.
    2 Korintus 5:21
    Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

    Dengan anugrah-Nya Anda dan saya bisa membuat keputusan untuk menjalani hidup dengan menegakkan kepala dan sikap percaya diri. Menegakkan kepala tidak berarti bahwa kita berjalan ke sana kemari dengan rasa bangga yang berlebihan atau menyombongkan diri. Namun berarti bahwa kita tahu siapa diri kita di dalam Kristus, kita telah belajar melihat diri kita di dalam Dia dan tidak menaruh rasa percaya diri kita dalam daging.
    Filipi 3:3
    karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.

    Yesus ingin mengembalikan kepercayaan diri dalam hidup Anda dengan menyembuhkan Anda dari hal-hal yang berasal dari masa lalu Anda, yang telah merusak perasaan dan persepsi Anda mengenai diri Anda sendiri. Seiring dengan perubahan fokus Anda untuk melihat apa yang benar bersama Tuhan dibanding melihat apa yang salah dengan diri Anda. Anda akan mulai berjalan dalam kepercayaan diri yang datang dari identitas Anda di dalam Dia.

    Semoga artikel ini dapat membantu Anda bertumbuh dalam pengetahuan akan cinta Tuhan untuk Anda serta pewahyuan tentang diri Anda yang sejati di dalam Dia. Ini adalah bahan bakar yang Anda butuhkan untuk tinggal landas dan dengan kepercayaan diri yang utuh memenuhi rencana-Nya untuk kehidupan Anda.

  • Dana Kompensasi Keluarga Miskin Abaikan Perempuan

    Cantik-superaa

    Dok SP - Meutia Hatta Swasono

    [JAKARTA] Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perempuan usia produktif di Indonesia hampir sama dengan jumlah laki-laki produktif. Jumlah perempuan mencapai 108,2 juta jiwa, sedangkan laki-laki 108,9 juta jiwa. Dari angka itu, jumlah penduduk miskin absolut tercatat 36,1 juta jiwa atau 16,66 persen dari total penduduk Indo- nesia.

    Jika dipisahkan menurut jenis kelamin, ternyata lebih banyak penduduk perempuan miskin, yakni 16,72 persen, sedangkan pria miskin 16,61 persen. Jika diperinci, ternyata rumah tangga miskin yang dikepalai perempuan jumlahnya makin bertambah dari tahun ke tahun.

    Hal itu diungkapkan Menteri Negera Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono, dalam seminar bertajuk "Melalui Peringatan Hari Ibu ke-79, Kita Tingkatkan Produktivitas Ekonomi Perempuan Guna Memperluas Kesempatan Kerja dan Penanggulangan Kemiskinan", di gedung Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta, Jumat (23/11).

    Meutia mengatakan, hasil Susenas 1996 dan 1999 menunjukkan, rumah tangga miskin yang dikepalai perempuan bertambah sebesar 45,9 persen atau 1,71 juta menjadi 2,03 juta. Angka ini meningkat menjadi 3,03 juta.

    Melihat data statistik, ujar Meutia, terlihat kemiskinan sangat dekat dengan perempuan. Penerima dana kompensasi untuk keluarga miskin adalah laki-laki, karena definisi kepala keluarga di Indonesia masih menempatkan laki-laki sebagai subjeknya. Dampak dari kemiskinan dapat ditebak, prioritas akses akan diberikan pada laki-laki.

    Budaya Patriarkat

    "Tidak mengherankan jika perempuan identik dengan kemiskinan. Budaya patriarkat yang masih melekat di Indonesia mengakibatkan perempuan tertinggal di setiap sektor.

    Sesungguhnya, kaum perempuan dari segi jumlah saja sudah merupakan kekuatan yang tak bisa diabaikan. Tapi seyogyanya, banyaknya jumlah juga diikuti peningkatan kualitas, agar anggapan kaum perempuan lebih banyak menjadi beban bisa ditolak," tuturnya.

    Meutia mengingatkan bahwa peran perempuan dalam perekonomian menjadi semakin penting, seiring perubahan iklim dan arus globalisasi. "Saat ini. peran perempuan dalam ekonomi sudah tidak bisa diabaikan lagi, karena tingkat kebutuhan dan tingkat perkembangan ekonomi dunia yang mendorong pentingnya keterlibatan perempuan," ucapnya.

    Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai kebijakan dan upaya untuk mewujudkan visi dan misinya, di antaranya adalah program peningkatan kualitas hidup perempuan. Di bidang ekonomi, pihaknya mempunyai kebijakan bernama Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP) yang mendorong terjadinya sinergi antarinstansi terkait dalam melaksanakan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi.

    Sementara itu, Ani Yudhoyono mengemukakan, kaum perempuan di Indonesia jangan terlena dalam budaya pasrah alias "nrimo". Pasalnya, hal itu hanya akan menjadikan perempuan seringkali kehilangan akal dan cenderung bergantung sepenuhnya pada suami.

    "Jangan hanya pasrah. Tingkatkan terus keterampilan, karena banyak yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami mengakui, keterlibatan perempuan dalam berbagai bidang pembangunan masih tertinggal dibanding laki-laki," tutur istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini. [E-5]

    Rendah, Apresiasi Masyarakat terhadap Nilai Sejarah

    [JAKARTA] Apresiasi masyarakat Indonesia dalam melindungi dan melestarikan benda-benda bersejarah dinilai rendah. Di samping itu, masyarakat kurang menghargai nilai sejarah bangsa. Hal ini terbukti dari maraknya pencurian dan pemalsuan benda cagar budaya.

    Demikian ungkap, Guru Besar Arkeologi Universitas Indonesia, Mundardjito, ketika dihubungi SP, Jumat (23/11) malam. Terkait lima arca yang dicuri dari Museum Radya Pustaka, Mundardjito berasumsi hal itu disebabkan karena mental sumber daya manusia (SDM) yang rendah, yang tidak bertanggung jawab menjaga benda peninggalan bersejarah.

    Selain itu, pemerintah juga ikut bertanggung jawab atas hilangnya sejumlah benda bersejarah. Pemerintah, kata Mundardjito, kurang menghargai SDM yang bekerja di museum dengan memberi upah yang minim. Hal ini berpengaruh pada tingkat pengawasan pekerja museum yang lemah.

    "Mental bangsa ini, mental terabas, mental ingin cepat kaya. Seharusnya, ada sistem yang baik dalam meningkatkan kualitas SDM kita. Misalnya, pekerja yang berhasil menjaga benda museum dengan baik selama batas waktu tertentu akan mendapatkan penghargaan, atau hukuman jika ada benda bersejarah yang rusak, dipalsukan, apalagi hilang," tegasnya.

    Dia mengingatkan, benda bersejarah, yang merupakan benda kuno, menjadi barang buruan dengan nilai jual tinggi, karena fungsi akademik, edukasi, sosial, dan budaya. Fungsi ini dapat menghasilkan temuan baru yang dapat digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan manusia.

    Mundardjito mengatakan, apabila benda bersejarah terus-menerus tidak dirawat, dan hilang, lama kelamaan Indonesia hanya akan menjadi negeri dongeng. Dikhawatirkan hanya cerita yang bisa dibagikan pada generasi berikut. [CNV/N-4]

    Siaran Gelombang Pendek Pertama di Dunia

    Wij sluiten nu. Vaarwel, tot betere tijden! Leve de Koningin!(Kami tutup sekarang. Sampai jumpa di lain waktu yang lebih baik. Hidup Ratu!)." Demikianlah siaran terakhir dari NIROM (Nederlandsch Indische Radio Omroep Maatschappij - Maskapai Radio Siaran Hindia Belanda) pada tanggal 8 Maret 1942, bersamaan dengan masuknya Jepang ke Indonesia.

    Ternyata, sejak saat itu, NIROM tidak pernah menemukan waktu yang lebih baik untuk kembali siaran. Karena setelah dijajah Jepang, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Untuk dapat memancarkan siarannya hingga akhirnya ditutup, NIROM sebenarnya tidak bisa melepaskan diri dari sejarah hubungan gelombang pendek Belanda - Indonesia yang terjadi belasan tahun sebelumnya. Dalam hal ini Kota Bandung, Jawa Barat, memiliki peran penting.

    Setidaknya hal itu diakui oleh Wakil Duta Besar Belanda, K Ad Koekkoek yang hadir dalam peringatan 80 tahun hubungan gelombang pendek Belanda - Indonesia atas kerja sama Radio Nederland Wereldomroep (RNW) dan Radio Maragitha, di Hotel Savoy Homann, Bandung, 11 November lalu. "Hubungan radio gelombang pendek pertama kali antara Bandung dan Hilversum terjadi pada Maret 1927," tutur Koekkoek, dalam sambutannya pada acara bertema "Radio, Riwayatmu Dulu" itu.

    Han Harlan, Regional Manager Indonesia Radio Nederland Wereldomroep (RNW) menjelaskan hubungan gelombang pendek yang terjadi kala itu adalah siaran percobaan pemancar eksperimen buatan Philips dengan nama sandi PCJJ (Papa Charli Juliet Juliet) pada tanggal 11 Maret 1927.

    Siaran percobaan dari pemancar gelombang pendek PCJJ Philips Laboratoria di Eindhoven itu diterima dengan jelas oleh pakar telekomunikasi Belanda, Dr De Groot di Malabar, Kabupaten Bandung. Tidak lama sesudahnya, Ratu Wilhelmina pun menyapa warganya di tanah jajahan Belanda pada 3 Juni 1927. Keberhasilan siaran internasional itu menjadi rintisan bagi siaran lintas benua di dunia.

    Guru Besar Sejarah dari Universitas Padjadjaran Bandung, Nina Herlina Lubis, mengatakan untuk memperingati momen bersejarah itu maka dibangunlah monumen di Kota Bandung. Monumen itu berbentuk setengah bola dunia dengan patung dua laki-laki tanpa busana di kedua sisinya.

    Mereka saling berhadap- hadapan. Ekspresi patung yang satu sedang berteriak, sedangkan satunya lagi tampak menempelkan telapak tangan di telinga. Gerak tubuh patung itu melambangkan tidak ada lagi jarak di bumi ini dengan adanya alat komunikasi radio telepon. Oleh masyarakat, monumen di Tjitaroem Plein (Lapangan Citarum) ini disebut "Patung Pantat Bugil".

    Patung itu melambangkan tidak ada lagi jarak di bumi ini dengan adanya alat komunikasi radio telepon. "Sayangnya, tahun 1950-an dibongkar, karena patung ini dianggap melanggar kesusilaan," ujar Nina.

    Selain monumen, jasa Dr De Groot juga sempat diabadikan menjadi sebuah nama jalan yang sekarang bernama Jalan Siliwangi, di Kota Bandung.

    Hubungan gelombang pendek itu ternyata semakin berkembang seiring perjalanan waktu. Nina mencontohkan pada Desember 1927 dipersiapkan suatu pemancar telefoni kristal yang dibuat di Laboratorium Dinas Radio di Bandung.

    Antara tahun 1928-1929 terus dilakukan percobaan-percobaan percakapan dengan menggunakan pemancar itu, dan pada 7 Januari 1929 dibukalah secara resmi komunikasi radio telepon antara Negeri Belanda dan Indonesia. Sejak itu, bilik-bilik percakapan mulai menjamur di berbagai kota, seperti, Bandung, Gambir (Jakarta), Semarang, Surabaya, Bogor, Cirebon, Jember, Yogya, Garut, Kediri, Malang, Sukabumi, Solo, dan Cepu.

    Malah, memasuki tahun 1931, percakapan dapat pula dilakukan dari rumah langganan maupun kantor telepon. Percakapan internasional pun kemudian dapat dilakukan bukan hanya dengan Negeri Belanda tetapi dengan negara-negara Eropa, Australia, Amerika, dan beberapa negara Asia Tenggara.

    Tinggal Puing-puing

    Begitu NIROM atau Maskapai Radio Siaran Hindia Belanda mengakhiri siarannya, pemerintah pendudukan Jepang, sambung Nina, mendirikan Hoso Kanri Kyoku. Itu adalah pusat radio pendudukan Jepang yang berpusat di Jakarta dan salah satu cabangnya berada di Bandung.

    "Hanya radio inilah yang boleh didengarkan rakyat Indonesia. Meskipun demikian, banyak yang diam-diam berusaha mendengar siaran luar negeri," ia memaparkan.

    Penguasaan Hoso Kyoku berdampak terhadap pemberitaan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Baru pada malam hari sekitar pukul tujuh, para pemuda Bandung Hoso Kyoku, berhasil mengambil-alih pemancar dari tangan Jepang dan mengadakan hubungan dengan para pegawai Pos, Telegraf dan Telepon (PTT) yang menguasai pemancar-pemancar besar di Dayeuh Kolot dengan kekuatan di atas 10 kilowatt.

    Pada malam itu dibacakanlah teks proklamasi oleh Sakti Alamsjah, RA Darya, Sam Amir, dan Odas Sumadilaga. "Dengan call sign (kode panggilan), di sini Bandung Siaran Radio Republik Indonesia," ujar Nina, seraya menambahkan siaran tersebut terdengar hingga ke telinga Imron Rosyadi, yang sedang menjadi mahasiswa di Baghdad, melalui pesawat radio yang dimilikinya.

    Namun sungguh disayangkan, sejarah hubungan gelombang pendek pertama kali antara Belanda-Indonesia itu sekarang hanya bisa dipelajari dari buku saja. Pasalnya, bukti fisik seperti Gedung Pemancar Radio Telegraf Malabar sekarang tinggal puing-puing saja. Demikan pula dengan monumen peringatannya sudah tidak bersisa. "Seharusnya bangsa kita bisa menghargai bukti-bukti sejarah," Nina menegaskan. [SP/Adi Marsiela]

    Kolonisasi Kekuasaan

    Andre Ata Ujan

    Pemimpin, baik pada aras publik maupun privat, sering menjadi obyek sinisme karena kua- litasnya tak memenuhi harapan banyak orang. Namun, kekecewaan (baca: penolakan) bisa saja berubah menjadi dukungan. Untuk ini, komunikasi verbal harus dikurangi, diganti dengan komunikasi substansial melalui ketekunan melaksanakan keutamaan-keutamaan , berupa tindakan konkret yang menyapa kepentingan banyak orang.

    Retorika keadilan, keberpihakan pada rakyat kecil, akuntabilitas, dan bahasa moral sejenis lainnya menjadi kerdil, dan bahkan balik menjadi ejekan ketika tetap berjarak terhadap kenyataan.

    Inkonsistensi yang terefleksi melalui jurang antara kata dan tindakan menjadi alasan bagi publik untuk meragukan integritas seorang pemimpin, baik ketika berusaha merebut kekuasaan maupun pada saat menjalankan dan mempertahankan kekuasaan. Kewaspadaan ke arah ini penting karena kekuasaan dalam dirinya berpotensi menjadi tujuan yang dikejar dan bukan alat yang tunduk di bawah kendali subyek.

    Kekuasaan umum dimengerti sebagai seni membuat orang lain tunduk pada keinginan pemilik kekuasaan. Dalam arti ini, kekuasaan dipercayai dapat menawarkan rasa puas, kebanggaan, dan bahkan kehormatan diri subyek. Dengan kekuasaan di tangannya subyek tidak lagi menjadi manusia umum. Oleh kekuasaan subyek terdorong keluar dari ruang massa egalitarian dan masuk ke dalam lingkaran privilege penuh pengecualian.

    Itu sebabnya kekuasaan bisa saja membuat subyek terlena dan terseret ke dalam nafsu dominasi. Kekuasaan lalu menjadi tujuan dan bukan sekadar alat demi kebaikan umum. Motif-motif moral mulia yang semula dijadikan pesona menarik suara publik tak jarang kandas di jalan, tergilas oleh nafsu berkuasa.

    Kolonisasi kekuasaan membuat para pemburu kekuasaan semakin percaya dan bahkan terjebak dalam logika Machiavellian bahwa martabat dan harga diri hanya bisa dibangun di atas pondasi kekuasaan. Karena itu, yang utama bagi pemburu kekuasaan adalah teknik merebut dan melanggengkan kekuasaan. Penampilan publik lalu ditata, janji-janji ditebar dengan penuh rasa percaya diri, kemampuan dan keunggulan pribadi diekspos tanpa rasa sungkan, bahkan sering dengan gaya hiperbolis seakan percaya bahwa audiensi sudah kehilangan daya kritis dalam menyerapnya.

    Tak cukup dengan keunggulan pribadi, perselingkuhan politik pun tak ragu dihalalkan. Musuh digandeng. Kekikukan, apalagi hambatan moral tak punya tempat. Garis demarkasi yang sebelumnya tegas mempertajam jurang pemisah antarkubu dapat dengan mudah pupus oleh pesona kekuasaan. Tak heran kalau legitimasi moral, sosiologis, dan yuridis hanya dianggap penting dalam wacana akademis. Moralitas lalu hanya penting sejauh efektif untuk kekuasaan.

    Kursi Kekuasaan

    Para pemburu kekuasaan Machiavellian sebetulnya sadar bahwa etos perjuangan seperti itu akan menempatkan penguasa dan kekuasaan pada posisi yang tidak menguntungkan. Ada dua alasan.

    Pertama, kursi kekuasaan yang diperoleh lewat perjuangan Machiavellian bukan saja tidak nyaman, tetapi bahkan tidak stabil. Kekuasaan yang didasarkan hanya pada kekuatan pribadi pemimpin serta didukung perselingkuhan politik mudah terjerembab oleh kekuatan lawan. Itu sebabnya Thomas Aquinas, misalnya, sangat menekankan pentingnya membangun kekuasaan di atas landasan kesadaran moral publik agar mendapatkan pengakuan dan sekaligus mendorong kepatuhan publik. Di sini hukum dan konstitusi yang adil dipandang sebagai refleksi paling baik dari moralitas publik dan karenanya dukungan yuridis menjadi sentral dalam perebutan dan pelaksanaan kekuasaan.

    Kedua, penguasa Machiavellian sebetulnya tahu bahwa kekuasaan yang dibangun dengan pelbagai intrik akan terus berada dalam rongrongan lawan. Karena itu, demi meredam kekuatan lawan ia akan cenderung menciptakan kepuasan pu-blik dengan memenuhi keinginan dan harapan publik. Tetapi, jalan keluar seperti ini tetap akan menempatkan lembaga atau organisasi dalam posisi rentan karena sang pemimpin bisa saja terjebak dalam kesibukan-kesibukan serba pragmatis, yang pada gilirannya menggerogoti idealisme yang menjadi elan vital organisasi atau lembaga.

    Pragmatisme memang perlu, tetapi tidak mencukupi untuk sebuah organisasi yang sehat, apalagi berorientasi keunggulan (exellence).

    Cara-cara Machiavellian dalam meraih kekuasaan sudah menjadi pengetahuan umum. Publik yang memberikan suaranya dalam proses pemilihan pemimpin lembaga atau organisasi pun tidaklah buta terhadap praktik jalan pintas seperti di atas. Sayang, publik sendiri cenderung permisif karena alasan-alasan yang seringkali sangat pragmatis. Kepentingan instan pribadi atau kelompok tak jarang menjadi motif di balik sikap permisif.

    Lilitan pragmatisme membuat nilai-nilai yang oleh publik dipandang unggul, seperti kejujuran, fairness, kepentingan bersama (bomun commune), kehormatan diri (self-dignity) dan sejenisnya, tak lagi cukup punya tempat dalam medan perebutan kekuasaan. Di sini patut dipersoalkan bukan saja integritas (calon) pemimpin, tetapi juga mutu tanggung jawab moral para pendukung. Cenderung diabaikan bahwa mutu seorang pemimpin adalah refleksi dari mutu (tanggung jawab) pemilih. Itu berarti, keberhasilan dan kegagalan pemimpin juga menjadi milik para pendukung. Karenanya, hujan sinisme dan sarkasme akibat kegagalan pemimpin juga pantas dialamatkan kepada para pendukung.

    Dengan demikian, yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi yang sehat dan unggul adalah pemimpin yang memiliki integritas untuk tidak menjadikan kekuasaan sebagai alat kepentingan pribadi. Di sini, penggunaan suara oleh pemilih secara bertanggung jawab menjadi urgen. Untuk itu, penting bahwa baik (calon) pemimpin maupun para pendukung tidak tergoda oleh tujuan-tujuan jangka pendek dengan mengorbankan moralitas politik serta idealisme organisasi.

    Kecenderungan pragmatis yang berujung pada sikap Machiavellian sebetulnya dapat ditekan. Di sini nilai-nilai utama, khususnya kesejahteraan umum (sebagai tujuan utama kekuasaan), dan kehormatan diri (sebagai nilai pokok bagi siapa saja, termasuk pemimpin) patut mendapat perhatian. Ketika diinternalisasi dengan baik, kedua nilai ini dapat berfungsi efektif sebagai internal self-control yang mencegah subyek dari budaya rimba "tujuan menghalalkan cara".

    Dalam kaitan itu, keberanian melepaskan diri dari kolonisasi kekuasaan menjadi urgen. Untuk itu, kemampuan merelativasi dan menangkap hakekat kesementaraan nilai kekuasaan sebetulnya sangat membantu untuk keluar dari cengkeraman nafsu kekuasaan. Sayang, kekuasaan bagi sebagian manusia homo sapiens ini sering kali terlalu mempesona untuk tidak menggenggamnya, meskipun harus dengan mempertaruhkan harga diri dan kepentingan banyak orang.

    Penulis adalah Staf Pusat Pengembangan Etika Atma Jaya Jakarta

  • MEMBANGUN BUDAYA POSITIF

    Cantik-super10

    "A great civilization is not conquered from without until it has destroyed itself from within. – Sebuah bangsa yang agung tidak dapat terkalahkan kecuali diakibatkan budaya-budaya di dalam masyarakat itu sendiri."
    ~ Will Durant

    Budaya adalah sesuatu yang mempengaruhi pola kehidupan sekaligus dipengaruhi dinamika masyarakatnya. Sehingga perubahan budaya itu sendiri bersifat statis atau tak dapat kita elakkan. Salah satu contohnya adalah budaya Republik Rakyat Tiongkok yang sudah ikut mewarnai kehidupan dan budaya bangsa Indonesia.

    Hal itu dikemukakan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada acara Malam Peringatan 50 Tahun Kerjasama Kebudayaan RI dan RRT. Kebetulan saya menjadi salah seorang tamu undangan pada acara yang diselenggarakan pada tanggal 28 Februari 2007 lalu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa selama ini telah terjalin komunikasi lintas etnis antara bangsa Indonesia dan Tionghoa dan sudah mempengaruhi budaya bangsa Indonesia.

    Dalam acara pertunjukan budaya yang dimeriahkan oleh artis-artis RRT dan Indonesia serta dihadiri sejumlah pejabat negara dan sekitar 5.000 orang itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tegas menyatakan bahwa masyarakat Indonesia sudah terbuka dan mampu menyesuaikan diri lewat komunikasi budaya. Pemerintah RI pun mendukung perubahan tersebut, salah satunya adalah menetapkan Hari Raya Imlek sebagai hari libur nasional.

    Berbicara tentang ragam budaya yang dinamis dan saling mempengaruhi, sesungguhnya yang terpenting bagi kita adalah mengambil nilai positif dari pengaruh budaya yang ada, terutama di tengah gencarnya pengaruh gaya hidup modern di era globalisasi ini. Sebagaimana seorang ahli sejarah, yaitu Will Durant, menyebutkan bahwa sebuah bangsa yang agung sekalipun dapat hancur akibat budaya bangsa itu sendiri. Sehingga kita harus pandai menyeleksi apakah budaya yang masuk itu menjadikan kita lebih maju ataukah tidak.

    Salah satu faktor yang harus kita perhatikan apakah nilai-nilai budaya tersebut membuat kita mampu bersikap saling menghargai? Karena budaya sikap yang membeda-bedakan berdasarkan status, jabatan, pendidikan dan lain sebagainya menjadikan kita sulit mencapai kemajuan. "The way you give your name to others is a measure of how much you like and respect yourself. – Cara Anda menghargai orang lain merupakan tolok ukur seberapa besar cinta dan penghargaan Anda terhadap diri sendiri," kata Brian Tracy. Sikap saling menghargai memungkinkan kita dapat mengesampingkan perbedaan dan sama-sama aktif mengembangkan diri, berkreasi, berinovasi dan mencapai kemandirian.

    Selain itu kita dapat melihat kemajuan pesat yang dicapai bangsa Jepang dalam waktu relatif singkat. Salah satu faktor yang menstimulasi kemajuan tersebut adalah kerja keras bangsa Jepang sendiri. Sedangkan mekanisme di negara tersebut bersifat mendukung dan menghargai kerja keras seseorang. Kita pun kemungkinan besar dapat mencapai kemajuan dalam kurun waktu yang cukup cepat jika kita berusaha menyerap dan menerapkan budaya sikap aktif dan kerja keras seperti yang dilakukan oleh bangsa Jepang.

    Salah satu budaya positif lain yang mesti kita miliki adalah kesederhanaan, meskipun mungkin kita dapat hidup serba mewah dan modern. Hidup sederhana bukan berarti tidak memanfaatkan segala fasilitas yang memungkinkan kita lebih maju dalam waktu cukup cepat, melainkan hidup hemat, tidak boros atau berlebih-lebihan. Kata Henry David Thoreau, "A man is rich in proportion to the things he can afford to let alone. – Seseorang yang mampu hidup sederhana, maka ia tidak akan pernah merasa kekurangan."

    Selain itu kita juga harus memperhatikan apakah budaya yang akan kita ikuti bermanfaat bagi kehidupan dan kemanusiaan? Budaya positif haruslah menumbuhkan empati dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena dunia ini penuh dengan orang-orang yang malang. Bagi diri kita sendiri membudayakan sikap yang penuh empati merupakan sumber semangat untuk terus berupaya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

    Budaya positif lainnya yang mesti kita serap dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah budaya untuk menjadi subjek bukan sekedar menjadi objek. Artinya, kita harus terbiasa bersikap aktif dan kreatif menciptakan karya baru yang bernilai jual tinggi. Budaya tersebut tentu saja memerlukan kesadaran untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, misalnya; senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan melalui kursus, seminar, belajar dari buku dan orang-orang yang sudah berpengalaman dan lain sebagainya.

    Sebenarnya masih sangat banyak budaya positif yang sangat bermanfaat untuk membangun kehidupan kita agar menjadi bangsa yang lebih sukses, kuat dan bermartabat. Terlebih di tengah derasnya modernisasi informasi dan serba cepat, kita dapat dengan mudah mengakses budaya-budaya positif dari berbagai macam etnis, suku, atau bangsa lain di seluruh bagian dunia ini. Meskipun mungkin agak sulit memulai, tetapi selama ada kemauan dan kita terus mencoba maka budaya-budaya positif itu lambat laun akan benar-benar menjadi warna kehidupan kita sehari-hari. Michael Jordan mengatakan, "I can accept failure. But I can't accept not trying. – Saya dapat menerima kegagalan. Tetapi saya tidak dapat menerima jika tidak mencobanya."

    [aho] * Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator dan penulis buku-buku bestseller.

    Awal Menggembirakan

    Seri pertama Liga Kobatama disambut gembira publik basket Medan, ibu kota Sumatra Utara. “Antusiasmenya menggembirakan. Mengingatkan kembali suasana Kobatama masa lalu sebelum berubah menjadi IBL,” kata Pediarto Adiwibowo, Ketua Dewan Kobatama.

    Stadion berkapasitas 2.000 penonton hampir setiap malam terisi tiga perempatnya. Makin malam penonton memang makin berduyun sebab tuan rumah Analisa Medan selalu bertarung di partai pamungkas.

    “Harapan saya, seri-seri berikutnya tak kalah seru," kata Pediarto, yang juga Ketua Bidang Marketing dan Promosi PB Perbasi ini. Seri berikutnya akan berlangsung di Surabaya, 30 November-2 Desember.

    Apalagi dari sisi pertandingan pun berjalan makin sengit. “Analisa misalnya, mampu menyulitkan tim papan atas seperti Muba Hangtuah,” tuturnya. Ia berharap klub-klub makin serius mempersiapkan diri agar persaingan makin nyata terlihat di Liga Kobatama.

    Dengan menggelar pertandingan seri Kobatama di daerah, PB Perbasi berharap gairah daerah makin meningkat. Selain itu, klub Kobatama pun terlatih di sisi manajerial saat menjadi tuan rumah pertandingan.

    Sayang, Pediarto terpaksa mencoret dua pemain karena masalah administrasi. Dua pemain yang dicoret adalah Helmy Soleh (Rajawali) dan Rio Dedy Supriadi (Aliansi Biangbola).

    “Mereka tidak bisa menunjukkan surat keluar dari klub lamanya,” katanya. Helmy sebelumnya bermain di Scorpio dan Dedy adalah pemain klub IBL, Citra Satria.

    Akibat tak mampu menunjukkan bukti administratif tersebut keduanya terpaksa absen dari Kobatama tahun ini. (wis)

    Yang seperti ini adalah kerjaan para SUBVERSIP

    Syallom teman teman,

    Mungkin saat ini seperti saatnya ketika orang orang Filistin itu menantang DAUD, bacalah isi ALKITAB di Kitab Samuel 17 : 1 - 58.

    Dalam kondisi yang "MASUK AKAL MANUSIA" tidaklah mungkin DAUD yang masih imut imut itu bisa mengalahkan Goliat, karena secara kekuatan, Daud itu kecil dan kalau dibanting saja oleh Goliat, pastilah sekali banting saja bisa langsung pingsan atau mati, bukan itu saja, kalau dicekek oleh Goliat pakai tangan kosong saja, pastilah DAUD itu akan mati seperti orang yang digantung ditiang gantungan, lalu bagaimana rahasianya DAUD bisa mengalahkan Goliat? Nah imanilah Firman Tuhan ini yang ditulis di kitab 1 Samuel 17 : 45 - 48 yang demikian bunyinya "engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu. hari ini juga Tuhan akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat mayat tentara orang Filistin kepada burung burung di udara dan kepada binatang binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa Tuhan menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertemuran dan IApun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami"

    Mengapa kita bisa kalah??? Karena orang Kristen di Indonesia itu berprilaku mirip dengan orang yang bukan Kristen, bahkan mereka membuat hal hal yang diluar Alkitab, yang mana sudah diperingatkan di kitab Wahyu 11 : 18 -21. Saya sengaja tidak menuliskan ayat itu, agar anda sekalian membacanya sendiri langsung dari Alkitab anda sendiri, kalau anda belum memiliki Alkitab dan sudah mengaku bahwa anda itu Pengikut Kristus, belilah Alkitab, bacalah secara teliti makna dari Alkitab itu. Alkitab bukan buku Sejarah, bukan buku ilmu pengetahuan, tapi Alkitab itu disebut BIBLE dalam bahasa Inggris, yaitu BASIC INFORMATION BEFORE LEAVING EARTH. Yaitu dalam bahasa Indonesianya adalah Informasi Dasar Sebelum Minggalkan BUMI ini.

    Tentara Sorga jauh lebih banyak daripada orang orang yang masih berani berani memporak porandakan GEREJA, hal ini bukan sombong sombongan, tapi memang kenyataannya seperti itu.

    Salam dalam kasihNYA
    Ir. H.L. Njoo
    Ketua Dewan Pimpinan Komisariat
    PARTAI DAMAI SEJAHTERA
    di REPUBLIK KOREA
    +821086973897

    Dear all,

    gangguan atas gereja kini datang bertubi-tubi . Mungkin akan selalu meningkat dengan puncak disaat Natal nanti seperti peristiwa berdarah dimalam Natal tahun 2000 lalu . Dimalam Natal 2000 telah terjadi serangan bom secara beruntun atas gereja-gereja dari Medan,melintas ke Selatan pulau Sumatera lalu ke Jakarta terus ke Timur hingga sampai pulau Lombok di NTB .Ada yang mengatakan bahwa kini telah terpadu kaum garis keras yang menganut paham "perjuangan kelas" dari ekstrim kiri dengan kaum ekstremis kanan . Maka kita harus pertingkat kewaspadaan . Kalau melihat hal-hal yang mencurigakan disekitar Anda segeralah menghubungi polisi atau pihak aparat keamanan lainnya .

    Hari Minggu tanggal 18 Nopember 2007 pagi jam 8.00 Gereja Kristen Pasundan (GKP) di Bale Endah Kabupaten Bandung (Dayeuh Kolot Bandung ?) diserang massa . Massa telah merusak seluruh perabot gereja .Dan anehnya ialah bahwa pihak Muspika (Musyawarah Pimpinan Kabupaten) bukannya melindungi gereja tapi malah ikut menekan sang Pendeta yang malang itu untuk menutup gerejanya . Sungguh tragis nasib kaum minoritas dinegeri Pancasila ini .

    Bapak dan kawan kita Pendeta Simon Timorason, Ketua Forum Komunikasi Kristiani Jawa Barat tak bisa lagi menahan ini semua dan beliau jatuh sakit dan kini dirawat disebuah rumah sakit di Bandung sejak hari Kamis tgl. 15 November lalu .Mari kita doakan Pak Simon supaya lekas sembuh .

    Hari Jumat atau Kamis kemarin seorang wartawan menanyakan pada saya tentang pengrusakan gereja di Bandung karena kawan wartawan ini melihat kejadian itu ditayangkan disebuah televisi (mungkin Trans TV ?). Saya belum tahu tentang kejadian di Bandung sehingga kawan wartawan tadi meminta nomor HP Bpk Simon Timorason di Bandung untuk menanyakan hal tersebut .

    Saya sendiri juga bertanya-tanya tentang kejadian di Bandung dan ingin menanyakan lagi pada kawan wartawan tadi tentang hasil interpiu dia dengan Pak Simon di Bandung TAPI tiba-tiba ada lagi seorang kawan dari Surabaya tanya pada saya tentang serangan terhadap rumah seorang Pendeta di Tangerang yang dia lihat dalam tayangan televisi Trans TV . Jadi belum sempat saya selidiki peristiwa GKP di Bandung kini saya harus mencari tahu tentang kejadian yang menimpah rumah Pendeta di Tangerang . Sampai jauh malam yakni jam 10 malam baru saya berhasil mendapat nomor telpon Bpk Pendeta Bedali Hulu (29 th) dari Gereja Kristen Baptis Jakarta (GKBJ) di Tangerang . Karena sudah larut malam yaitu jam 10 malam maka saya hanya singkat saja bicara dengan Pdt. Bedali Hulu asal Nias tersebut .Pendeta muda ini telah kuliah teologi di STT "Petra" di Blitar dan disana juga beliau bertemu dengan istrinya . Kini pasangan muda tersebut belum mempunyai anak .
    Sepanjang malam saya kirim laporan tentang serangan atas rumah Pdt.Bedali Hulu di Tangerang per email kepada kawan-kawan . Besok pagi saya buka email untuk mengetahui apa ada kawan yang mengomentari laporan saya . Tapi begitu kaget saya membaca diemail yang masuk bahwa di Jakarta ada sebuah gereja Katolik diserang massa . Itulah Gereja Katolik Paroki Kristus Damai di Kepa Duri, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat . Dalam lampiran Anda dapat baca kronologi peristiwa yang penyerangan gereja Katolik tersebut yang disusun oleh Romo Pastor Kepala Paroki tersebut .Gereja ini telah berada ditempat itu lebih dari 30 tahun dan mempunyai jemaat lebih dari 3000 (tiga ribu0 jiwa ..Apa bila ingin mendapat info lebih lanjut tentang gangguan atas Gereja Kristus Damai silahkan menghubungi Bpk. Rudi Pratikno dari forum "Solidaritas Damai" via HP 0818 912 803 Beliau juga anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama yang disponsori resmi oleh pihak pemerintah kita) Beliau juga hadir saat ada demo massa atas gereja pada hari Jumat tanggal 23 Nopember 2007 yang diberitakan oleh koran Warta Kota, Sabtu tanggal 24 Nopember dihalaman 4 dengan judul "Gereja Damai Kristus Didemo Warga".Silahkan cari koran itu .

    Dalam lampiran Anda juga dapat membaca laporan saya tentang kejadian di Tangerang dan Anda boleh menghubungi Pdt. Bedali Hulu dengan nomor HP yang tertera dalam lampiran .

    Kita semua harus berdoa supaya gangguan terhadap gereja segera berakhir dan bangsa kita bisa hidup rukun satu sama lain dan menatap masa depan yang penuh tantangan ini secara bahu membahu supaya bangsa kita bisa keluar dari segala krisis multi dimensi ini .

    Apa bila gereja orang-orang Nasrani selalu diganggu dan diusik akhirnya kita semua juga yang rugi . Melihat kekacauan demikian tak ada orang yang mau tanam modalnya dinegeri yang kaya ini karena takut akan kekacauan yang dia sering lihat ditelevisi dengan adegan-adegan bringas saat gereja-gereja diganggu atau diserang dan bahkan dibakar . Kalau tidak ada modal yang ditanam maka tak akan timbul lapangan kerja untuk memberi hidup kepada banyak orang-orang muda kita yang menganggur sekarang

    Camkan baik-baik hal ini

    Wedding Ceremony

    Everyone in the wedding ceremony was watching the radiant bride as her father escorted her down the aisle to give away to the groom.

    They reached the altar and the waiting groom; the bride kissed her father and placed some thing in his hand.

    Everyone in the room was wondering what was given to the father by the bride.

    The father could feel the suspense in the air and all eyes were on him to divulge the secret and say something.

    So he announced 'Ladies and Gentlemen today is the luckiest day of my life.'

    Then he raised his hands with what his daughter gave him and continued, 'My daughter finally, finally returned my credit card to me.'

    The whole audience including priest started laughing....

    But not the poor groom!

    Apa Yang Anda Lupakan Hari Ini ?

    Saya kenal seorang teman yang membenci bosnya karena bosnya itu tidak pernah memberinya kenaikan gaji. Ia pulang ke rumahnya dari kantor dengan kemarahan pada bosnya. Dan, karena tak mampu mengontrol kejengkelannya sewaktu-waktu, ia melemparkan kemarahan itu pada istri dan anak perempuannya. Ia ke tempat tidur tapi tidak dapat tidur karena sementara itu ia merencanakan cara-cara membunuh bosnya. Pagi hari ia bangun dengan keputusan untuk mendamprat bosnya; kemudian ia duduk di kursinya dan mengubur kemarahannya untuk sementara waktu.

    Akan datang saatnya ketika Anda datang ke tempat tidur dan membanting bantal. Anda sama sekali sendirian dengan pikiran-pikiran Anda sendiri, aset-aset Anda dan kekurangan-kekurang an Anda. Kemudian tanyakan pada diri Anda apa yang Anda lupa lakukan selama hari yang telah berlalu tadi. Apakah Anda lupa tersenyum, setidak-tidaknya sekali sehari? Apakah anda lupa untuk memuji seseorang atas perbuatan baiknya? Atas kata-kata baik yang ia ucapkan? Lupakan bahwa Anda dapat bahagia, bahwa Anda dapat membiasakan kebahagiaan? Apakah Anda melupakan kemarahan, kekesalan, perasaan-perasaan negatif ini yang menjauhkan Anda dari diri Anda dan membuat Anda menjadi kerdil dari sesungguhnya? Lupakah Anda dilahirkan untuk sukses dalam hidup? Apakah Anda lupa bahwa Anda memiliki aset-aset dalam diri Anda yang Tuhan Anda berikan? Apakah Anda lupa bahwa Anda bermartabat karena anda diciptakan sebagai Citra Allah? Apakah Anda lupa untuk bersikap tulus? Apakah Anda lupa untuk memahami kebutuhan orang lain? Apakah Anda lupa untuk berbelaskasihan ? apakah Anda lupa untuk percaya diri? Apakah Anda lupa untuk menerima diri Anda apapun Anda dan tidak mencoba menjadi orang lain? Apakah yang Anda lupakan hari ini? Pikirkanlah satu hal yang tidak Anda ingin lupakan besok. Ini akan membuat Anda relaks dan lebih baik. Adakanlah pemeriksaan terhadap diri Anda setiap hari. Hal ini menyumbangkan citra diri Anda dan memberi Anda kedamaian pikirin untuk meraih cita-cita esok hari. Lakukan sesuatu yang berarti buat diri anda sendiri maupun orang lain dan Anda akan menpunyai makna buat hidup orang lain.[rlim]

    Words to be remembered when u r low.
    « on: October 11, 2007, 05:59:33 AM »

    Words to be remembered when u r low.

    * When everything else is lost, the future still remains.

    * Only those who do nothing do not make mistakes.

    * Those, who don't make mistakes usually can't make anything.

    * If you do little things well, you'll do big ones better.

    * Winning isn't everything. But wanting to win is.

    * You would achieve more, if you don't mind who gets the credit.

    * If you are not failing you're not taking enough risks.

    * Change your thoughts and you change your world.

    * All progress has resulted from unpopular decisions.

    * Never take a problem to others unless you have a solution.

    * Only thing that comes to you without effort is old age.

    * If you don't stand for something, you'll fall for everything.

    * Don't fight too much. Or the enemy would know your art of war.

    * You won't get a second chance to make the first impression.

    * There are two kinds of failure persons. Those who only think & never do and those who do without thinking.

    * There are two kinds of fools in this world. One who gives advice and one who doesn't take it.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.