Search blog.co.uk

Posts archive for: 13 December, 2007
  • A prayer in each corner

    KATA-MUTIARA---Wisdom

    By Mohammad Ali Salih

    Over a recent weekend, I attended two religious services, one at a mosque and the other at a church, and said "amen" to two contradictory prayers. Doing that confused me and added to my stress and depression as these wars in Iraq and Afghanistan go on and on.

    On Friday, during the weekly Juma'a gathering in a mosque in Springfield, Viginia, a suburb of Washington, I and about 300 people repeatedly said "amen" to an imam as he loudly prayed: "May Allah support the mujahedeen. May Allah defeat their enemies. May Allah support Islam and the Muslims. May Allah defeat Islam's enemies."

    The following Sunday, in a nearby church, I and about 500 people said "amen" to the following prayer by a minister: "Lord, protect and strengthen our soldiers in Iraq, Afghanistan and wherever they are. Guide our leaders and leaders of other nations and give them wisdom to work for peace."

    An Arab friend had gone with me to the mosque after I convinced him that this might lessen his stress and depression as he, too, was psychologically affected by George W. Bush's wars. Like many Middle Easterners, he vehemently refused to go to counseling (at least that Friday I talked him out of drinking a bottle of vodka).

    When the imam started his "provocative" prayers, we were squatting on the floor in the last row, with our backs to the wall. My friend got scared and whispered in my ear, "Isn't this guy afraid of the FBI?" I, half-sacred and half-joking, said, "Let's get out of here."

    But we didn't leave, and we noticed that the imam was clever in the way he worded his prayer. He did not mention Iraq or Afghanistan by name. He probably didn't need to, as it was clear from the congregation' s faces, accents and clothes that almost all of them were immigrants from third-world countries.

    There wasn't a single white face. There wasn't a single woman either; women prayed in a separate room because a dominant conservative interpretation of the Koran claimed that their presence among men would distract men.

    That was a far cry from the church, where men and women mingled. Actually there were more women than men. I sat in the back pew and in front of me sat a woman with long golden hair that became brighter when reflected by the morning sun rays that came through the high window of the church.

    Those men and women, from the way they were dressed, seemed to belong to middle and upper-middle classes. They were almost all white.

    The minister said a prayer "for military family members fighting in the Middle East." The service program named about 10 of them and selected one named Jonathan, and asked people to "please take time to send him cards or care packages."

    The program said that "items must be able to withstand shipping and possible three weeks in transit," and mentioned "lotion, soap, deodorant, toothpaste, cookies, nut-mixes, pretzels, chewing gum, hot drink mixes, fruit roll-up. . ."

    I turned to my high-school daughter, who was sitting next to me, and said, "This is your job." The following day, we went to a store and she bought some of these items, put them in a shoe box and gave me the box to take to the post office. She added a short letter to Jonathan, part of which said, "Thanks for serving our country!" and "God bless you!"

    The next day, on my way to the post office, I thought of something else: I bought a package of coffee and put it in the box. I thought of Jonathan finding a quiet time in the midst of the turmoil in Iraq to sit down and enjoy a cup of fine coffee.

    At the mosque, the imam had also asked for monetary donations and pointed toward a row of boxes at the entrance.

    Each box was labeled for a certain cause, like "Flood in Bangladesh," "Drought in Somalia" or "Earthquakes in Pakistan." There were also boxes for close-to-home causes, such as "Fix Mosque's Roof" or "Pay Mosque's Utility Bills."

    There was no box for "mujahedeen" (whoever and wherever they were), no requests to send them cards, soaps or cookies (or coffee). Doing this would have been a crime - supporting terrorists - punishable by prison.

    Mohammad Ali Salih is an Arab journalist based in Washington.

    The Golden Gift

    Some time ago, a friend of mine punished his 3-year old daughter for wasting a roll of gold wrapping paper. Money was tight, and he became infuriated when the child tried to decorate a box to put under the tree.

    Nevertheless, the little girl brought the gift to her father the next morning and said, "This is for you, Daddy." He was embarrassed by his earlier overreaction, but his anger flared again when he found that the box was empty. He yelled at her, "Don't you know when you give someone a present, there's supposed to be something inside of it?"

    The little girl looked up at him with tears in her eyes and said, "Oh, Daddy, it;s not empty. I blew kisses into the box. All for you, Daddy."

    The father was crushed. He put his arms around his little girl, and begged for forgiveness. My friend told me that he kept that old box by his bed for years. Whenever he was discouraged, he would take out an imaginary kiss and remember the love of the child who had put it there.

    In a very real sense, each of us as parents has been given a gold container filled with unconditional love and kisses from our children. There is no more precious possession anyone could hold.
    '

    Untuk apa rayuan

    Untuk apa rayuan kalau wanita hanya perlu pembuktian.
    Memang sebagian wanita yang termakan rayuan gombal,tak heran menafikan sebuah hasil. Yang di tunggu hanyalah kata puja dan puji, sekosong mata mereka yang terbalikjadi serba putih. Maka jangan sesali bila saatnya tiba , hari penahbisan saat bosannya selera lelaki yang memang kosong akan cinta.
    Namun bagi sebagian lainnya adalah berpikir realistis. Karena mereka tak ingin hanya mendapat tong kosong yang hanya berbunyi nyaring tanpa isi. Mereka ingin hasil nyata dari lelaki dalam tindakan dan ucapannya. Itulah yang sebagian wanita menyebutnya Lelaki, yang mampu memberi sugesti dan pengaruh positif,yang mampu memberi rasa aman dan rasa di hargai berlandas kasih sayang.
    Untuk apa rajukan kalau lelaki kalahnya cukup di manja.
    Berhentilah merajuk., kalau tak ingin lelaki serba salah, kalau tak ingin membuat lelaki jadi orang pikun yang tak bisa mengambil keputusan terbaik,kalau tak mau membuat lelaki jadi perayu gombal mendadak.Tapi tahukah anda kalau lelaki itu hanya dengan satu langkah mudah, anda sudah menjadikannya seperti kucing rumah yang meliuk liukkan badan dan ekornya ke kaki anda? Manjakanlah dia!
    Untuk apa tangisan kalau dia sudah mengatakan tidak?
    Maka bangunlah! Dunia tak cukup hanya mendengar isak tangis dan air matamu.dunia masih menanti dan menyediakan waktu ,kapan kamu akan bangkit untuk menata kembali kehidupan dan masa depanmu. Dunia juga tak perlu penyesalanmu yang terlambat. Justru dunia menyediakan ribuan jalan dan pilihan untuk berbenah. Bangkitlah dan tetap melangkah. Tak perlu lagi menoleh kebelakang. Bilapun kamu perlu menangisi masa lalumu yang suram,jadikan itu cerminan agar kamu tak terperosok kedua kalinya.

    5 Bola Kehidupan

    "Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan
    keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama :
    Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit dan kita harus menjaga agar
    ke-5 bola ini seimbang di udara".

    Kita akan segera megerti bahwa ternyata "Pekerjaan" hanyalah sebuah bola karet.
    Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali.

    Tetapi empat bola lainnya * Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit terbuat dari
    gelas. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka,
    tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah
    *mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya.

    Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.
    Bagaimana caranya?

    * Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain.
    Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita special.

    * Jangan tetapkan tujuan dan sasaran Kita dengan mengaju pada apa yang orang
    lain anggap itu penting. Hanya Kita yang dapat mengerti dan merasa "apa yang
    terbaik untuk kita".

    * Jangan mengangap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya
    seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup
    mejadi kurang berarti.

    * Jangan biarkan hidup kita terpuruk dengan hidup di "masa lampau" atau dalam
    mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh
    waktu hidupmu.

    * Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada
    yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.
    Jangan takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan
    inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.

    * Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk
    belajar bagaimana menjadi berani.

    * Jangan berusaha untuk mengunci Cinta memasuki hidupmu dengan berkata : "tidak
    mungkin saya temukan". Cara tercepat mendapatkan cinta adalah dengan memberinya,
    cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang
    mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan
    memberinya "sayap".

    * Janganlah berlari, meskipun hidup tampak sangat cepat, sehingga kita lupa dari
    mana kita berasal dan juga lupa sedang menuju kemana kita.

    * Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah kebutuhan
    untuk merasa dihargai. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan
    adalah harta karun yang selalu dapat Kita bawa kemanapun tanpa membebani.

    * Jangan gunakan waktu dan kata-kata dengan sembrono. Karena keduanya tidak akan
    mungkin kita ulang kembali jika telah lewat.Hidup bukanlah pacuan melainkan
    suatu perjalanan dimana setiap tahap sepanjang jalannya harus dinikmati.

    * Dan akhirnya resapilah :

    MASA LALU adalah SEJARAH,
    MASA DEPAN merupakan Misteri,
    dan
    SAAT INI adalah KARUNIA.

    Ada artikel bagus niy.....

    Tuhan memberiku satu tugas,

    yaitu membawa keong jalan-jalan.

    Aku tak dapat jalan terlalu cepat,

    keong sudah berusaha keras merangkak,

    Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit

    Aku mendesak, menghardik, memarahinya,

    Keong memandangku dengan pandangan

    meminta-maaf,

    Serasa berkata : âaku sudah berusaha

    dengan segenap tenaga !

    Aku menariknya, menyeret, bahkan

    menendangnya, keong terluka.

    Ia mengucurkan keringat, nafas

    tersengal-sengal, merangkak ke depan.

    Sungguh aneh, mengapa Tuhan memintaku

    mengajak seekor keong berjalan-jalan.

    Ya Tuhan! Mengapa ?

    Langit sunyi-senyap

    Biarkan saja keong merangkak didepan,

    aku kesal dibelakang.

    Pelankan langkah, tenangkan hati….

    Oh? Tiba-tiba tercium aroma bunga,

    ternyata ini adalah sebuah taman bunga.

    Aku rasakan hembusan sepoi angin,

    ternyata angin malam demikian lembut.

    Ada
    lagi! Aku dengar suara kicau

    burung, suara dengung cacing.

    Aku lihat langit penuh bintang

    cemerlang. Oh?

    Mengapa dulu tidak rasakan semua ini ?

    Barulah aku teringat,

    Mungkin aku telah salah menduga!

    Ternyata Tuhan meminta keong

    menuntunku jalan-jalan sehingga aku

    dapat mamahami dan merasakan keindahan

    taman ini yang tak pernah kualami kalo

    aku berjalan sendiri dengan cepatnya.
    Tuhan memberiku
    sebuah tugas,

    "He's / She's here and with me for a
    reason"

    Saat bertemu dengan orang

    yang benar-benar engkau kasihi,

    Haruslah berusaha memperoleh kesempatan

    untuk bersamanya seumur hidupmu.

    Karena ketika dia telah pergi,

    segalanya telah terlambat.

    Saat bertemu teman yang dapat

    dipercaya, rukunlah bersamanya.

    Karena seumur hidup manusia, teman

    sejati tak mudah ditemukan.

    Saat bertemu penolongmu,

    Ingat untuk bersyukur padanya.

    Karena ialah yang mengubah hidupmu

    Saat bertemu orang yang pernah kau

    cintai, Ingatlah dengan tersenyum untuk

    berterima-kasih .

    Karena ia lah orang yang membuatmu

    lebih mengerti tentang kasih.

    Saat bertemu orang yang pernah kau

    benci, Sapalah dengan tersenyum.

    Karena ia membuatmu semakin teguh /

    kuat.

    Saat bertemu orang yang pernah

    mengkhianatimu,

    Baik-baiklah berbincanglah dengannya.

    Karena jika bukan karena dia, hari ini

    engkau tak memahami dunia ini.

    Saat bertemu orang yang pernah diam-

    diam kau cintai, Berkatilah dia.

    Karena saat kau mencintainya, bukankah

    berharap ia bahagia ?

    Saat bertemu orang yang tergesa-gesa

    meninggalkanmu,

    Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada

    dalam hidupmu.

    Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

    Saat bertemu orang yang pernah salah-

    paham padamu,

    Gunakan saat tersebut untuk

    menjelaskannaya.

    Karena engkau mungkin hanya punya satu

    kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

    Saat bertemu orang yang saat ini

    menemanimu seumur hidup,

    Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia

    mencintaimu.

    Karena saat ini kalian mendapatkan

    kebahagiaan dan cinta sejati

    Sekian

    Posts: 854

    * I Have.....*
    « on: Today at 01:16:50 AM »

    Project Manager working in an MNC, as usual after lunch
    goes to the cafeteria for coffee.

    He relaxes in canteen.

    He sees a canteen boy cleaning tables there.

    So he decides to have fun with him.

    He calls him.

    Then The Discussion Goes Like This

    Project Manager - (Asks canteen boy) : How much do you earn?
    Canteen boy smiles...

    Project Manager - what are your future plans?
    Canteen boy keeps quiet...

    Project Manager - where do you see yourself 10 years down the line?
    Canteen boy gives a cold stare.

    Project Manager – In The Beginning When I came Here (BNGLR)…

    I Don't Have Anything…....

    And Now…

    I Have Everything….Like…Money…Fame…

    And What Do U Have Huh

    Scroll down to find out his answer

    .

    Scroll Down To See Answer...
    .

    Canteen boy – " Sir…..I Have Work "

    Project Manager leaves the cafeteria silently....

  • KARAKTER PENTING BAGI SEORANG PEMIMPIN

    Chrysler-Firepower2

    Ada tujuh karakter penting yang membuat seorang pemimpin dianut oleh
    karyawan atau bawahannya. Tujuh karakter penting itu saling terkait antara
    satu dengan yang lain. Sehingga ketujuh karakter ini tidak bisa dipisahkan.
    Apa saja tujuh hal itu?

    Mitra bisnis, dalam business wisdom kesempatan ini saya ingin menelaah
    tentang kepemimpinan atau leadership. Apa sih yang membuat anak buah,
    karyawan, atau bawahan itu mau mendengarkan gaya kepemimpinan Anda.

    Ada tujuh hal penting yang membuat seseorang itu mau dipimpin atau
    menurut kepada Anda.

    Pertama, bila anda sebagai pemimpin memperlakukan mereka dengan rasa
    hormat. Tidak semua orang memang gila hormat, tetapi siapapun orangnya
    juga tidak mau untuk dihina. Kalau kita bisa memperlakukan karyawan atau
    bawahan kita dengan rasa hormat, maka mereka akan menghargai itu.

    Kedua, seorang pemimpin harus bisa memberikan inspirasi kepada
    bawahannya. Pemimpin harus mampu memberikan inspirasi, visi, dan misi ke
    mana sebenarnya arah perjalanan kita. Kalau mau maju, apa pula yang
    diinginkan.

    Ketiga, karyawan atau bawahan akan menurut bila Anda dapat mengajarkan
    sesuatu, memberikan sebuah ilmu atau kemampuan. Sehingga semuanya
    dapat belajar dan tumbuh menjadi karyawan yang lebih baik.

    Keempat, pemimpin harus dapat mentoleransi sebuah kesalahan yang tentu
    saja bukan kesalahan yang sama dan telah dibuat berulang-ulang. Tetapi
    sebuah kesalahan yang terjadi sekali saja.

    Kelima, pemimpin harus mau berkomunikasi dengan jujur dan terbuka.
    Karena kalau kita tidak mampu mengomunikasikan diri kita dengan bawahan,
    maka akan terjadi ketidakpastian dan salah paham di antara mereka.

    Keenam, anak buah harus percaya terhadap apa yang dijalankan oleh
    pimpinannya. Kalau anak buah tidak percaya dan merasa bahwa
    pemimpinnya menipu, mau menangnya sendiri, mau enaknya saja, tetapi
    tidak mau bekerja dengan benar dan jujur, maka bawahannya tidak akan
    menurut.

    Ketujuh, pimpinan harus mau melakukan apa yang telah diajarkan. Jadi kalau
    dia bilang harus hidup dengan baik, maka dia harus mempunyai cermin dari
    hidup yang baik itu. Kalau tidak, mereka akan menganggap Anda hanya
    berbicara tanpa memberikan contoh yang benar. Pemimpin yang baik harus
    mempunyai ketujuh karakter tersebut.

    Demikian business wisdom hari ini. Semoga bermanfaat bagi Anda atau
    orang-orang di sekitar Anda. (Haryo)

    20 Perwira Tinggi TNI Dimutasi

    Jakarta-RoL -- Sebanyak 20 orang dalam jabatan perwira tinggi (pati) di lingkungan TNI dimutasi. Berdasarkan keterangan tertulis Kepala Dinas Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat (7/12), pemberhentian dan pengangkatan 20 pati itbt tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/259/XII/ 2007 tanggal 5 Desember 2007.

    Dua puluh pati tersebut, satu orang jajaran Mabes TNI, sembilan orang jajaran TNI AD, enam orang jajaran TNI AL, satu orang jajaran TNI AU, dua orang di jajaran Dephan, dan satu orang jajaran BIN.

    Dalam mutasi tersebut, 10 orang mutasi antar-jabatan dalam pangkat yang sama, tujuh orang promosi jabatan, dan tiga orang dalam rangka pensiun.

    Kemudian 10 orang mutasi antar-jabatan dalam pangkat yang sama yaitu, Mayjen TNI Syarifudin Tippe, SIP, MSi dari Pangdam II/SWJ menjadi Dirjen Strahan Dephan, Mayjen TNI Mochammad Sochib, SE,MBA dari Danseskoad menjadi Pangdam II/SWJ.

    Mayjen TNI Hotma Marbun dari Wadan Kodiklatad menjadi Danseskoad; Mayjen TNI Uddy Rusdillie, SH dari Pa Sahli Tk III Bidang Komsos Panglima TNI menjadi Deputi I Bidang Koordinasi Poldagri Kemenko Polhukam; Laksda TNI Gunadi, MDA dari Asrena Kasal menjadi Dirjen Renhan Dephan.

    Laksda TNI Moh Sunarto Sjoekronoputra dari Danseskoal menjadi Asrena Kasal; Brigjen TNI Bambang Sugamas, SH dari Dirlat Kodiklatad menjadi Kasdam IX/UDY; Brigjen TNI Wibowo,SIP dari Wadan Seskoad menjadi Kasdam VII/WRB; Laksma TNI Amanullah Sjuhari dari Danlantamal V menjadi Danlantamal III; dan Laksma TNI Drs Jhony Elly Awuy dari Kadiskual menjadi Danlantamal V.

    Sebanyak tujuh orang promosi jabatan, Laksda TNI Tedjo Edhy Purdijatno dari Dirjen Renhan Dephan menjadi Dansesko TNI; Brigjen TNI Sihar EE Sagala dari Kasdam IX/Udy menjadi Wadan Kodiklatad.

    Brigjen TNI Budi Heriyanto dari Kasdam VII/Wrb menjadi Pa Sahli Tk III Bid Komsos Panglima TNI; Laksma TNI Mochamad Jurianto, SE dari Danlantamal III menjadi Danseskoal; Kolonel Inf Lodewijk Freidrich Paulus dari Danrem 052/WKR Dam Jaya menjadi Dirlat Kodiklatad; Kolonel Inf Agus Suharyanto dari Dirbinlem Seskoad menjadi Wadan Seskoad; dan Kolonel Laut (S) Sunarto, SE dari Sekdiskual menjadi Kadiskual.

    Sedangkan tiga orang pensiun yaitu, Mayjen TNI Dadi Susanto dari Dirjen Strahan Dephan menjadi Pati Mabes TNI AD; Brigjen TNI Nanno Purnomo dari Direktur Perencanaan & Dalops Deputi II BIN menjadi Pati Mabes TNI AD; dan Marsma TNI S Herry Sutjipto, SE, MM dari Karoum Settama BIN menjadi Pati Mabes TNI AU. antara

    Perawatan Pesawat Harus Dikaji Ulang
    Kecelakaan Pesawat 70 Persen karena "Human Error"

    Jakarta, Kompas - Pemerintah harus mengkaji ulang dan mengawasi program perawatan pesawat yang dilaksanakan maskapai penerbangan. Pemerintah pun perlu memverifikasi dan membuat sertifikasi terhadap bengkel pesawat yang menjadi pihak ketiga dalam perawatan pesawat.

    "Dua kasus lepasnya komponen pesawat seharusnya menjadi perhatian pemerintah. Peristiwa ini menunjukkan adanya kelemahan dalam pemeriksaan dan pengawasan terhadap komponen pesawat, baik yang dilakukan mekanik bengkel pesawat maupun mekanik internal maskapai," kata pengamat penerbangan K Martono, Jumat (7/12) di Jakarta.

    Menurut Martono, di tengah sorotan dunia internasional, pemerintah semestinya melakukan perbaikan kinerja penerbangan nasional secara menyeluruh.

    Di tempat terpisah, manajemen Lion Air menganggap telah menjalankan prosedur dalam pelaporan insiden pesawatnya. Lion Air merasa tidak berupaya menutupi fakta dengan tidak melaporkan adanya komponen pesawat yang terlepas di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa lalu.

    "Sesaat setelah ada temuan komponen pesawat dan pemberitahuan dari pihak Administratur Bandara, kami langsung memeriksa tujuh pesawat yang saat itu berangkat dari terminal satu di bandara tujuan. Dari pemeriksaan itu tidak ditemukan kejanggalan dan pesawat terbang normal," kata Quality Assurance Manager Lion Air Heru Susilo.

    Missing part baru diketahui pada pelaksanaan pemeriksaan "A" Check pesawat. "Setelah diketahui, sesuai prosedur langsung kami laporkan," ujarnya.

    Di tempat terpisah, Kepala Staf TNI AU Marsekal Herman Prayitno seusai pelantikan perwira TNI AU lulusan Sekolah Pembentukan Perwira Angkatan X di lapangan upacara Lanud Adisumarmo mengungkapkan, 70 persen penyebab kecelakaan pesawat karena kesalahan manusia (human error). Sisanya sebesar 20 persen disebabkan faktor teknis dan 10 persen karena cuaca.

    Tingginya faktor kesalahan manusia menyebabkan belum bisa tercapainya tingkat kecelakaan nol. Karena itu, peningkatan sumber daya manusia menjadi keharusan. "Kualitas sumber daya manusia harus terus-menerus ditingkatkan, " katany

    why God allows pain
    « on: October 30, 2007, 09:20:34 PM »

    This is one of the best explanations of why God allows pain and suffering that I have seen...

    A man went to a barbershop to have his hair cut and his beard trimmed.
    As the barber began to work, they began to have a good conversation.
    They talked about so many things and various subjects.
    When they eventually touched on the subject of God, the barber said:
    "I don't believe that God exists."

    "Why do you say that?" asked the customer. "Well, you just have to go out in the street to realize that God doesn't exist.
    Tell me, if God exists, would there be so many sick people?
    Would there be abandoned children?

    If God existed, there would be neither suffering nor pain.
    I can't imagine a loving God who would allow all of these things."
    The customer thought for a moment, but didn't respond because he didn't want to start an argument.
    The barber finished his job and the customer left the shop.

    Just after he left the barbershop, he saw a man in the street with long, stringy, dirty hair and an untrimmed beard.
    He looked dirty and unkempt. The customer turned back and entered the barber shop again and he said to the barber:
    "You know what? Barbers do not exist."
    "How can you say that?" asked the surprised barber.
    "I am here, and I am a barber. And I just worked on you!"
    "No!" the customer exclaimed. "Barbers don't exist because
    if they did, there would be no people with dirty long hair and untrimmed beards, like that man outside."

    "Ah, but barbers DO exist! That's what happens when people do not come to me."
    "Exactly!" affirmed the customer. "That's the point! God, too, DOES exist!
    That's what happens when people do not go to Him and don't look to Him for help.
    That's why there's so much pain and suffering in the world."

    BE BLESSED & BE A BLESSING TO OTHERS !!!!!!!

    Don't give up.....

    One day I decided to quit...
    I quit my job, my relationship, my spirituality... I wanted to quit my life.
    I went to the woods to have one last talk with God.
    "God", I asked, "Can you give me one good reason not to quit?"
    His answer surprised me...
    "Look around", He said. "Do you see the fern and the bamboo?"
    "Yes", I replied.
    "When I planted the fern and the bamboo seeds, I took very good care of them.
    I gave them light.
    I gave them water.
    The fern quickly grew from the earth.
    Its brilliant green covered the floor.
    Yet nothing came from the bamboo seed. But I did not quit on the bamboo.
    In the second year the Fern grew more vibrant and plentiful.
    And again, nothing came from the bamboo seed. But I did not quit on the bamboo. He said.
    "In year three there was still nothing from the bamboo seed.
    But I would not quit.
    In year four, again, there was nothing from the bamboo seed. I would
    not quit." He said.
    "Then in the fifth year a tiny sprout emerged from the earth. Compared
    to the fern it was seemingly small and insignificant...But just 6
    months later the bamboo rose to over 100 feet tall.
    It had spent the five years growing roots. Those roots made it strong and gave it what it needed to survive.
    I would not give any of my creations a challenge it could not handle."
    He asked me. "Did you know, my child, that all this time you have been struggling, you have actually been growing roots".
    "I would not quit on the bamboo.
    I will never quit on you."
    "Don't compare yourself to others."
    He said.
    "The bamboo had a different Purpose than the fern.
    Yet they both make the forest beautiful."
    "Your time will come", God said to me.
    "You will rise high"
    "How high should I rise?"
    I asked.
    "How high will the bamboo rise?" He asked in return.
    "As high as it can?" I questioned.
    "Yes." He said, "Give me glory by rising as high as you can."
    I left the forest and brought back this story.
    I hope these words can help you see that God will never give up on you.
    Never, Never, Never Give up.
    For the Christian Prayer is not an option but an opportunity.
    Don't tell the Lord how big the problem is,
    tell the problem how Great the Lord is!

    Heavens door open this morning, God asked me... My CHILD...
    what can I do for you?" and I said "Daddy please protect and bless the one reading this message.
    God smiled and answered ... "request granted ............

    This message is now in your hands.
    What will YOU do with it?

    You never know when GOD is going to bless you!! Good things happen when you least expect them to !!!!!!!!

  • In Memoriam: Zamrud Khatulistiwa

    Cantik-super5

    Hajatan raksasa. Konvensi Perubahan Iklim mulai digelar di Bali pada awal pekan ini. Dihadiri hampir seluruh negeri di muka bumi—sekitar 10 ribu orang dari 190 negara—konvensi ini membahas isu utama pengurangan emisi gas rumah kaca. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemberian insentif untuk negara pemilik hutan melalui perdagangan karbon. Ini adalah bagian dari mekanisme penyelamatan bumi dari ancaman pemanasan global. Kandungan karbon mesti tetap terjaga di perut bumi agar tak menguap ke angkasa, mendidihkan suhu alam semesta, melelehkan es di kutub.

    Misi Indonesia adalah meloloskan skema pengurangan emisi karbon dari deforestasi dan degradasi (REDD). Ini semacam imbalan untuk upaya penjagaan kandungan karbon di hutan dan tanah gambut. Pertanyaannya: apa yang akan dijual Indonesia saat deru mesin-mesin tebang kayu justru kencang melaju? Seberapa banyak hutan kita tersisa? Tempo melaporkan dari hutan Riau, Kalimantan, dan Papua.

    Gembur dan hitam. Ketika dipijak, kaki ambles seketika. Uap panas meruap, mendidihkan hawa di sekelilingnya. Sepotong tanah itu adalah bagian dari lahan gambut seluas 14 ribu hektare di Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu. Lahan itu kini tengah diolah menjadi kebun kelapa sawit—menambah keluasan kebun sawit yang telah banyak terbentang di tengah hutan Riau.

    Tak ada panorama hijau di tanah itu. Empat bulan lalu lahan tersebut dibakar setelah pohon yang tumbuh di atasnya ditebang habis. Inilah arti harfiah dari ungkapan ”bagai api di dalam sekam”. Sekali terbakar, lapisan tanah gambut bakal menyimpan bara hingga berbulan-bulan. Pertengahan November lalu, Tempo melintasi wilayah itu bersama sejumlah aktivis Greenpeace. Mereka menyebutnya ”Kawasan deforestasi dengan isu paling lengkap”.

    Dalam istilah Hapsoro, juru kampanye Greenpeace Asia Tenggara, ”Riau adalah lokasi deforestasi terbesar di Indonesia.” Di sini, sebagian besar hutan habis ditebang, dibakar, dan dikonversi menjadi kebun sawit. Itu dilakukan di atas lahan lindung gambut dengan kedalaman 4-12 meter. Di situ pula terjadi konflik perebutan lahan dengan warga. Maka terciptalah miniatur bencana kerusakan hutan di Indonesia.

    Di suatu masa yang belum terlalu lama, Indonesia dijuluki zamrud khatulistiwa: hutan tropisnya kaya raya dan terbesar di dunia. Kini pun Indonesia tetap juara—tapi dari titik ekstrem yang berseberangan. April lalu, Guinness Book of World Records mencatat negeri kita sebagai—masya Allah—penghancur hutan tercepat di dunia.

    Jumlah lahan gambut di Indonesia mencapai 22,5 juta hektare. Riau menyimpan hampir separuhnya. Sisanya tersebar di Aceh, Jambi, Kalimantan, dan Papua. Greenpeace menduga hampir separuhnya sudah rusak. Studi lembaga peneliti kehutanan internasional Center for International Forestry Research (Cifor) menyatakan, dari konversi lahan gambut saja, Indonesia melepas 1.100 juta ton karbon dioksida (CO2) ke udara per tahun. ”Ini sama dengan seluruh emisi yang dikeluarkan Jerman,” kata Profesor Daniel Murdiyarso, ahli klimatologi Institut Pertanian Bogor.

    Gambut adalah lapisan tanah bak spons yang menyerap dan menyimpan air dalam jumlah besar. Di dalamnya, zat organik terdekomposisi secara lambat, menjadi cikal bakal batu bara. Dalam kondisi normal, gambut tak mudah terbakar karena sifatnya berair. Tangan manusialah yang mengeringkan dan mengubahnya jadi lahan pertanian. Lahannya dikotak-kotakkan dengan kanal, airnya dialirkan ke sungai. Ketika tanah itu kering, seluruh kawasan dibakar untuk menetralkan tingkat keasamannya.

    Padahal gambut begitu berharga. Ia mengandung karbon lebih tinggi daripada lahan darat lain. Ketika diubah fungsinya, karbon yang tersimpan di dalam gambut terlepas dengan dua cara: melalui proses pembusukan dan dari terbakarnya lahan yang sudah kering dan rusak.

    Menurut Daniel, hutan gambut memiliki kemampuan menyimpan karbon yang tinggi. Tapi hutan gambut juga paling riskan karena, begitu dikeringkan, bahan organik di bawah tegakan hutan akan dioksidasi dan melepaskan karbon ke udara dalam bentuk karbon dioksida. Jika terbakar, jumlah karbon dioksida yang dilepas ke atmosfer besar sekali. ”Namun, jika dikelola dengan baik, hutan gambut memiliki potensi menjadi maskot perdagangan karbon,” katanya (lihat ”Daniel Murdiyarso: Hutan Indonesia Tidak Dijual”).

    Perdagangan karbon inilah yang ramai dibincangkan dalam sidang tahunan Konvensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) di Nusa Dua, Bali, mulai Senin ini. Ada sebelas negara pemilik hutan tropis yang menunggu keputusan tentang skema permanen konservasi baru. Metodenya disebut pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi atau disingkat REDD. Bila ini disetujui, lima tahun lagi pemerintah Indonesia bisa mendapat insentif dari pengelolaan karbon hutan. Dan gambut adalah komoditas ”bintang”-nya.

    Menurut Badan Pangan Dunia (FAO), Indonesia menghancurkan kira-kira 51 kilometer persegi hutan setiap hari, setara dengan hancurnya 300 lapangan bola setiap jam. Tercatat, Indonesia—bersama Papua Nugini dan Brasil—mengalami kerusakan hutan terparah sepanjang kurun 2000-2005.

    Angka deforestasi Indonesia 2000-2005 mencapai 1,8 juta hektare per tahun. Departemen Kehutanan mengeluarkan angka lebih seram: 2,84 juta hektare per tahun sepanjang 1997-2000. Di atas kertas, Departemen Kehutanan menyatakan luas hutan Indonesia 133,57 juta hektare. Penggolongannya berupa hutan konservasi, hutan lindung, hutan produksi terbatas, hutan produksi, dan hutan produksi konversi.

    Tapi jangan buru-buru bangga. Menurut Greenpeace, dalam separuh abad terakhir, Indonesia telah kehilangan separuh hutannya. Kayunya ditebang, dibakar, atau dijadikan bubur kertas. Lalu tanahnya berubah menjadi perkebunan, terutama kelapa sawit, atau dianggurkan begitu saja.

    Angka yang tersisa kemudian mirip dengan yang diperkirakan Daniel. ”Perkiraan saya tinggal 55 juta hektare, mungkin kurang,” katanya.

    Rakyat Indonesia tak mampu berbuat banyak saat hutan primer Pulau Jawa rebah ditebang pemerintah kolonial sebelum Indonesia merdeka. Tapi perambahan hutan besar-besaran terjadi justru sejak Presiden Soeharto resmi berkuasa pada 1967.

    Bahkan salah satu peraturan pertama yang dibuat Orde Baru waktu itu adalah Undang-Undang Dasar Kehutanan. Isinya menyatakan kekuasaan negara atas seluruh jengkal hutan. Itu sama artinya dengan mengangkangi kepemilikan masyarakat adat mana pun dari Sabang sampai Merauke terhadap hutan yang telah mereka jadikan sumber kehidupan puluhan generasi.

    Di bawah Orde Baru, sektor kehutanan menjadi pemasok devisa paling besar setelah minyak dan gas bumi. Dalam sebuah seminar negara-negara donor pada 2000, peneliti kehutanan Mochamad Toha menyebutkan setidaknya 40 juta hektare hutan telah hilang selama Orde Baru yang dipimpin Soeharto berkuasa. Ini disusul jumlah yang lebih besar yang dibiarkan dalam kondisi berantakan.

    Institusi lingkungan PBB pada awal tahun ini menerbitkan sebuah laporan. Isinya, perkebunan kelapa sawit menjadi pokok pangkal kerusakan hutan-hutan tropis di Indonesia dan Malaysia. Faktanya, sejak 1990, lebih dari 28 juta hektare hutan rusak akibat perluasan kebun kelapa sawit. Tapi perkebunan yang tercipta selama periode tersebut hanya sepertiganya. Sisanya masih menunggu ditanami dalam keadaan kering-kerontang.

    Penyebab kedua adalah industri pulp dan kertas. Sejak 1980, industri ini berkembang cepat hingga mencapai kapasitas 6 juta ton per tahun. Mari kita hitung kasar saja. Untuk mencapai kapasitas produksi itu, mereka membutuhkan bahan mentah setidaknya 30 juta meter kubik kayu. Dari mana asalnya?

    Lembaga Cifor punya hitung-hitungannya, yakni 70 persen kayu yang digunakan industri pulp dan kertas berasal dari kayu tropis keras (mix tropical hardwoods). Hanya sebagian kecil berasal dari pohon akasia, yang mestinya mereka tanam sendiri di lahan konsesi. Nah, sebagian besar kayu tropis mereka dapat dari pohon yang mereka tebang saat membersihkan lahan. Ketika pasokan ini kian berkurang, banyak industri pulp dan kertas menadah kayu hasil curian dari pembalakan liar.

    ”Lebih murah daripada harus me-nanam sendiri. Risikonya lebih mahal,” pejabat keuangan di salah satu perusahaan industri pulp dan kertas mengaku kepada peneliti hutan Christopher Barr. Jadi, kapasitas raksasa mereka tak sebanding dengan kemampuan menyediakan bahan mentah yang halal alias minus kayu ilegal. Simaklah contoh di bawah ini.

    Masih di Riau, Tempo mengikuti perjalanan polisi Resor Pelalawan saat mereka menyita puluhan truk dan ribuan batang kayu bulat milik PT Madukoro. Perusahaan ini adalah mitra pemasok kayu ke pabrik PT Riau Andalan Pulp & Paper. Para pekerja tak mampu menunjukkan surat-surat kayu yang sah, ditambah dengan izin perusahaan yang ternyata menyalahi aturan.

    Alhasil, gudang kayu seluas 20 hektare milik PT Riau Andalan Pulp & Paper di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, disegel sampai sekarang. Bahkan aparat kejaksaan setempat masih tetap meminta banding setelah 25 terdakwa—mereka pekerja PT Madukoro—dibebaskan Pengadilan Tinggi Riau awal November lalu.

    l l l

    Di Riau, sebagian pemegang hak pengusahaan hutan (HPH) ternyata memiliki lahan konsesi di atas lahan lindung gambut dengan kedalaman 4-12 meter. Padahal sudah ada aturan hukum yang melarang lahan gambut di atas kedalaman 3 meter dikonversi. Aturan ini terbukti hanya menjadi macan kertas karena tak pernah ditegakkan dengan tegas.

    Kalaupun gambut tak dilindungi negara, mengubah tanah gambut menjadi lahan pertanian amatlah sulit karena kadar keasamannya yang tinggi. Membuat perkebunan di lahan gambut membutuhkan investasi besar, tingkat produksi rendah, dengan risiko kebakaran amat tinggi. Selain itu, berbagai macam penyakit tanaman mudah timbul dan mengancam kehidupan aneka flora di atasnya.

    Masih ingat proyek lahan gambut sejuta hektare di Kabupaten Kapuas dan Barito Selatan yang gagal total? Ini contoh paling besar dari upaya mengonversi lahan gambut menjadi tanah pertanian. Awalnya, ini direncanakan menjadi megaproyek swasembada beras di Kalimantan. Setelah dikeringkan dan tanah gambutnya rusak, 80 persen lahan sekarang justru tak ditanami apa-apa.

    Sepuluh tahun lalu, lahan tidur ini terbakar hebat hingga membuat bencana kabut asap ke Malaysia. Setelah Orde Baru tumbang, barulah aparat berani menyatakan bahwa proyek (mantan) Presiden Soeharto itu gagal karena salah proyeksi sejak awal.

    Aturan yang tumpang-tindih dan tak diindahkan tidak hanya terjadi di area gambut. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melihat berbagai kebijakan ideal yang sudah dibuat sering terabaikan. Misalnya aturan Padu Serasi—dikeluarkan oleh Departemen Kehutanan—yang mengatur penyesuaian tata guna hutan dan perubahan status dari hutan menjadi bukan. Sering kali pemberian izin perubahan lahan dilakukan tanpa menengok lagi aturan Padu Serasi tadi.

    Misalnya, lahan kelapa sawit hanya boleh didirikan di wilayah areal penggunaan lain, jadi bukan hutan produksi atau konversi. Ia tidak boleh berdekatan dengan lingkungan sawah atau mata air. Sebab, kelapa sawit membutuhkan konsumsi air sangat tinggi. ”Lihat saja di Kampar (Riau). Akibat kelapa sawit, tali air untuk persawahan mulai habis,” kata Rully Syumanda, juru bicara Walhi.

    Contoh lain: peruntukan hutan tanaman industri (HTI) yang hanya boleh di lahan kosong, alang-alang, atau semak belukar. Faktanya, sering izin HTI diberikan di hutan lindung. ”Modusnya begini. Biasanya HPH diberikan dulu. Begitu kayunya habis, baru dijadikan HTI,” Rully menambahkan.

    Hal seperti ini lazim dilakukan oleh pemerintah daerah—baik di tingkat gubernur maupun bupati. Tapi itu bukan berarti pemerintah pusat tak ikut menanggung dosa. Walhi melihat promosi pembukaan kebun kelapa sawit besar-besaran membuat pemerintah daerah asal tubruk saja dan yang penting investasi masuk.

    Menteri Kehutanan M.S. Kaban mengatakan pemerintah daerah selama ini tak pernah melibatkan Departemen Kehutanan ketika memekarkan wilayahnya. ”Banyak kawasan hutan yang terdesak,” katanya. Semestinya, kata dia, departemen dilibatkan supaya tahu mana wilayah hutan produksi dan konservasi.

    Untuk hutan konservasi, Departemen Kehutanan mengaku kesulitan menjaga hutan Indonesia yang demikian luas. Satuan tugas polisi hutan memang sudah dibentuk. ”Tapi hutan lindung sulit karena lebih luas dan tak punya aparat sendiri,” kata Nur Masripatin, Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Kehutanan.

    Dari sisi aktivis lingkungan, tak ada kata selain melakukan jeda kegiatan penebangan kayu (moratorium logging). Usul ini amat tidak populer di kalangan pemerintah pusat, tapi—tak dinyana—justru disambut baik oleh dua provinsi. Aceh dan Papua berani menghentikan ekspor kayu gelondongan ke luar wilayahnya. Upaya ini makin greng dengan posisi istimewa mereka sebagai pemilik otonomi khusus.

    Tak lama setelah terpilih, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengumumkan moratorium logging seluruh hutan Aceh. Dalam masa jeda tebang itu, menurut bekas pemimpin Gerakan Aceh Merdeka ini, tak boleh ada pengusaha HPH yang beroperasi di Aceh. Ia mengaku menyesalkan para pengusaha HPH yang tak bersimpati terhadap rakyat Aceh saat terjadi banjir bandang akhir tahun lalu. ”Penebangan hutan selama ini sedikit sekali manfaatnya bagi rakyat Aceh,” katanya.

    Di Papua, Gubernur Barnabas Suebu justru makin bersemangat setelah majalah Time menganugerahkan gelar pahlawan lingkungan kepadanya pada Oktober lalu. Ia kini melarang kayu gelondongan diekspor keluar dari Papua agar industri kayu mau membuka pabrik di Papua. ”Papua bukan sekadar provinsi ekstraksi,” ucapnya.

    l l l

    Kini dunia makin ramai berbicara tentang pentingnya mengurangi emisi karbon dari deforestasi dan degradasi. Deforestasi diartikan sebagai upaya mengubah area hutan menjadi bukan hutan. Adapun degradasi adalah penurunan kualitas hutan. RED atau reduce emissions from deforestation adalah gagasan yang pertama kali diungkap oleh Brasil dan Papua Nugini dalam konferensi lembaga PBB untuk perubahan iklim (UNFCCC) di Montreal, Kanada, pada 2005.

    Dalam masa pembahasan selama dua tahun terakhir, Indonesia menambah D yang kedua, yakni degradasi (degradation) . Menurut Daniel, ini karena hutan Indonesia yang menurun kualitasnya kian banyak—meskipun di atas kertas jumlahnya tak pernah berubah.

    REDD bukan melarang penebangan hutan. Dengan mekanisme ini, negara-negara maju yang wajib menurunkan tingkat emisinya diminta memberikan insentif bagi mereka yang masih memiliki hutan alias negara berkembang. Selama ini, perdagangan karbon sudah berlangsung secara sukarela dalam bentuk pasar karbon dunia. ”Meski belum pernah dalam bentuk produk kehutanan,” kata Agus P. Sari, Direktur Ecosecurities, perusahaan jasa keuangan lingkungan, cabang Indonesia.

    Bila ini terwujud, Indonesia bisa meraup pemasukan besar dari usaha menurunkan emisi. Hamparan hutan kita, meski banyak yang geripis akibat pembalakan liar, kebakaran, dan konversi hutan, punya potensi besar dalam mengurangi emisi karbon dunia. Walaupun, harus diakui, aturan implementasi dagang karbon masih jauh dari matang.

    Sampai sekarang, belum jelas siapa yang berperan sebagai pembeli dan penjual. Bagaimana mekanismenya. Juga akan dikemanakan uang yang didapat. Masih pula harus ditentukan, apakah pasar karbon menjadi satu-satunya alternatif, atau pembiayaannya dalam bentuk dana internasional. ”Mungkin masih dua tahun lagi sampai ada aturan yang jelas,” kata Daniel.

    Di Bali, pada pekan-pekan ini, Indonesia dan sepuluh negara pemilik hutan tropis lain menunggu kabar baik itu: apakah ”insentif” bagi negara-negara penjaga hutan akan diputuskan. Dan diberlakukan secara permanen.

    Dagang Karbon

    Setengah Abad, Dua Rekor

    GELAR ini copot sudah: Zamrud Khatulistiwa. Kini Indonesia menyandang rekor baru: negara penghancur hutan tercepat versi Buku Rekor Guinness 2008.

    Indonesia mendapat sebutan Zamrud Khatulistiwa karena memiliki hutan yang hijau-lebat. Hingga 1950, sekitar 84 persen daratan negeri ini berupa hutan. Indonesia pun menjadi salah satu dari 10 negeri pemilik hutan alam paling perawan sejagat. Tapi, itu sekitar setengah abad lalu.

    Mulai era Orde Baru (1966–1998), hutan dicabik-cabik. Industri kayu dan bubur kertas tumbuh tak terkendali. Setiap tahun, industri ini membutuhkan kayu 74 juta meter kubik, sedangkan kemampuan hutan untuk memasok bahan baku secara lestari hanya 20 juta meter kubik. Pembalakan liar pun merajalela.

    Sebagian hutan juga dikonversi menjadi perkebunan. Di era Soeharto itu, sekitar 16 juta hektare hutan dibuka untuk perkebunan kelapa sawit.

    Pasca-Soeharto tidak lebih baik. Buku Rekor Guinness 2008 mencatat, dalam satu jam, hutan seluas 300 lapangan sepak bola hancur. Dalam 10 tahun, hutan seluas pulau Jawa raib. Berikut ini statistik hutan kita:

    Luas Hutan Indonesia (juta hektare)

    1950 162 (84%)

    1985 119 (64%)

    1997 98 (50%)

    2005 85 (43%)

    Laju Penggundulan Hutan (juta hektare/tahun)

    1985 1,8

    1997 2,8

    2003 3

    Hutan di Enam Pulau Besar (juta hektare)

    Sumatera

    1950: 33,4

    1985: 23,3

    1997: 16,6

    2005: 13,5

    Kehilangan*: 59%

    Jawa

    1950: 4,4

    1985: 1,2

    1997: 1,8

    2005: 2,1

    Kehilangan*: 52%

    Kalimantan

    1950: 47,5

    1985: 39,9

    1997: 31,5

    2005: 25,4

    Kehilangan*: 46%

    Sulawesi

    1950: 14,7

    1985: 11,2

    1997: 9

    2005: 7,8

    Kehilangan*: 47%

    Maluku

    1950: 6,9

    1985: 6,3

    1997: 5,5

    2005: 3,8

    Kehilangan*: 44%

    Papua

    1950: 38,4

    1985: 34,9

    1997: 33

    2005: 31,7

    Kehilangan*: 17%

    *kehilangan 1950–2005

    SUMBER: Departemen Kehutanan, Walhi, Greenpeace, Cifor

    Sikapi Indeks Korupsi dengan Cerdas

    [JAKARTA] Semua pihak, terutama DPR harus menyikapi indeks Barometer Korupsi Global (Global Corruption Barometer/GCB) 2007 secara cerdas. "Siapapun boleh mengkritik tetapi itu tidak akan mengubah persepsi publik tentang korupsi di sejumlah lembaga yang diteliti," kata Ketua Badan Pengurus Transparency International Indonesia (TII), Todung Mulya Lubis, kepada SP, Sabtu (8/12).

    Todung mengatakan seperti itu sehubungan dengan pernyataan anggota DPR, antara lain anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) Ferry Mursyidan Baldan yang mempertanyakan hasil survei TII yang menyatakan, DPR dan partai politik sebagai lembaga terkorup. "Penelitian itu tidak jelas," kata Ferry.

    Sebelumnya TII mengumumkan indeks Barometer Korupsi Global 2007 yang dilansir Transparency International yang menyatakan Polri sebagai institusi paling korup di Indonesia dibanding 14 instansi yang diteliti Gallup Internasional, lembaga riset yang meneliti atas nama Transparency International. Polri mendapat skor 4,2. Di peringkat kedua terkorup adalah pangadilan dan parlemen (4,1), sementara peringkat ketiga adalah partai politik (4,0).

    Menurut Todung, survei semacam ini harus disikapi dengan cerdas dan menunjukkan bahwa memang independensi logistik partai politik masih lemah, sehingga DPR jadi ajang cari uang.

    Todung mengatakan dirinya tidak khawatir dengan kekecewaan partai politik. "Saya lebih khawatir kalau persepsi publik tentang korupsi tahun depan tetap buruk seperti saat ini," katanya.

    Sementara itu, Ketua DPR Agung Laksono mengatakan survei itu bisa menjadi koreksi bagi anggota DPR. "Ini suatu kritik sosial dari masyarakat, ya bagi DPR tidak perlu emosi mendengar ini," katanya.

    Sedangkan, Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto menyatakan penilaian itu merupakan bagian dari konspirasi kelompok illegal logging, bandar narkoba, penjudi, dan koruptor, dengan memojokkan Polri yang berhasil menangani kejahatan transnasional itu.

    Mabes Polri menilai penilaian itu sangat sepihak dan diduga dilakukan secara sistematis dengan melibatkan spionase. Apalagi lembaga itu selama tiga periode (2005-2007) berturut-turut menyebutkan bahwa kinerja pemerintah melalui aparat Polri amburadul. Banyak orang menganggap penilaian TII itu sampah, namun Polri menilai penelitian tersebut serius untuk diselidiki siapa mereka (TII,Red)," katanya dalam percakapan dengan SP. [E-8/L-8/G-5]

    Last modified: 8/12/07
    ++++
    http://www.suarapem baruan.com/ News/2007/ 12/08/Editor/ edit01.htm

    SUARA PEMBARUAN DAILY

    Mari Bersama-sama Memberantas Korupsi

    Kasdin Sihotang

    Pelibatan anak-anak TK dan pelajar SMAN oleh panitia dalam acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Silang Monas merupakan salah satu upaya nyata pedagogi antikorupsi itu di dunia pendidikan.

    Minggu, 9 Desember 2007, diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia. Dalam kaitan dengan itu, Tiga Pilar Kemitraan (3pK), suatu koalisi kebersamaan penyelenggara negara, dunia usaha, dan masyarakat madani, yang bergerak dalam upaya pencegahan korupsi di Indonesia akan menyelenggarakan kegiatan besar di Silang Monas, Jakarta, pada hari itu.

    Sebagaimana tertuang di undangan panitia, dalam acara tersebut akan dilaksanakan berbagai kegiatan, antara lain, pembacaan ulang Naskah Deklarasi Pemantapan Tekad Melawan Korupsi oleh Pelajar SMAN 66 Jakarta, pembacaan ulang naskah Sumpah Pelajar Indonesia 2005, orasi antikorupsi oleh sejumlah tokoh, yakni Marwah Daud Ibrahim sebagai wakil penyelenggara negara, Komaruddin Hidayat dari perwakilan masyarakat madani, Chaerul Tanjung sebagai perwakilan dunia usaha, dan Karang Taruna nasional sebagai representasi dari pemuda.

    Dijadwalkan dalam acara tersebut Presiden Susilo Bambang Yu- dhoyono akan memberikan sambutan yang dilanjutkan dengan pencanangan tahun 2008 sebagai "Tahun Kebangkitan Kembali Integritas Bangsa". Menarik pula bahwa dalam peringatan tersebut murid-murid Taman Kanak-Kanak (TK) akan menyampaikan plakat dan pesan antikorupsi kepada Jaksa Agung dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Kegiatan yang dirancang oleh Tiga Pilar Kemitraan tersebut pantas disambut dengan gembira. Ada dua argumen mengapa kegiatan seperti ini pantas diapresiasi. Argumen pertama adalah bahaya yang dahsyat dari korupsi. Sebagaimana penulis telah singgung di harian ini tiga tahun lalu (Suara Pembaruan, 25/9/2004), sekurang-kurangnya empat bahaya mendasar dari perilaku buruk ini.

    Bahaya pertama, penghancuran citra bangsa. Sadar atau tidak, maraknya tindakan korupsi telah memperburuk citra bangsa di mata dunia. Kalau dulu bangsa kita terkenal dalam keramahtamahan dan sopan-santunnya yang tinggi, tetapi belakangan ini keterkenalan itu justru pada perilakunya yang kurang terpuji. Ini tentu promosi buruk bagi bangsa kita.

    Kedua, pelanggengan korupsi mematikan nilai keadilan sosial. Bagaimanapun korupsi merupakan penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan. Pelanggengan sikap immoral seperti ini membutakan kepekaan masyarakat akan nilai-nilai etis bahwa perolehan sesuatu melalui perjuangan keras dan usaha yang benar merupakan hal-hal yang bernilai. Pelanggengan pelanggaran ini telah memperkaya satu pihak (baca: koruptor) secara cepat dan mudah tanpa usaha serta kerja keras. Tetapi, di lain pihak koruptor telah menyengsarakan orang lain. Di sini pula terjadi perampasan hak orang lain. Dan ini jelas merupakan deviasi besar-besaran terhadap prinsip keadilan sosial.

    Ketiga, perusakan terhadap sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Para pendiri bangsa ini, seperti, Bung Karno dan Bung Ha- tta, telah mencita-citakan sejak awal bahwa pendirian negara ini bertujuan untuk pencerdasan manusia melalui penghayatan nilai-nilai religi dan nilai-nilai humanis. Sebagaimana sudah diutarakan dalam butir sebelumnya, korupsi justru mematikan kedua nilai mendasar kebangsaan ini.

    Terkait dengan bahaya ketiga, bahaya keempat, korupsi memandekkan fungsi etis dan fungsi ekonomis dari negara. Sebagaimana dikatakan oleh pemikir klasik Yunani, Plato, negara memiliki fungsi untuk menyadarkan warga masyarakat akan nilai-nilai etis dalam kehidupan bersama dan mengupayakan kesejahteraan bagi mereka. Memelihara perilaku koruptif jelas tidak memberikan ruang gerak bagi dua fungsi mendasar dari negara ini.

    Pedagogi Antikorupsi

    Argumen kedua, masih merajalelanya perilaku korupsi. Salah satu tuntutan Reformasi 98 adalah pemerintahan yang bersih, berwibawa dan akuntabel. Namun, hal ini belumlah terwujud, kendati reformasi sudah berjalan sembilan tahun. Ini berarti masih diperlukan perjuangan berkelanjutan untuk mewujudkan cita-cita reformasi tersebut. Dalam bingkai ini, apa yang dipelopori oleh 3pK perlu diapresiasi. Acara di Silang Monas Jakarta mengingatkan bangsa ini bahwa pilar-pilar reformasi seperti disebutkan di atas masih belum terwujud secara nyata. Karena itulah gerakan untuk mewujudkan hal itu diperlukan.

    Gerakan seperti ini sesungguhnya menunjukkan pemberantasan korupsi bukan hanya urusan penegak hukum atau aparatur negara. Pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama seluruh anggota masyarakat. Dengan kata lain, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak bisa digantungkan pada aparatur negara belaka. Upaya ini perlu didukung oleh elemen-elemen bangsa. Tingkat kepedulian yang besar dari seluruh anggota masyarakat justru sangat menentukan keberhasilan pemberantasan korupsi. Jadi, pemberantasan korupsi membutuhkan kebersamaan.

    Selain gerakan moral seperti diadakan di Silang Monas, Jakarta 9 Desember 2007, penulis melihat pedagogi antikorupsi mendesak untuk dikumandangkan secara berkelanjutan ke setiap elemen bangsa ini, minimal melalui tiga wadah sosial utama berikut.

    Wadah pertama, keluarga. Dalam upaya pedagogi antikorupsi, menurut hemat penulis, keluarga memiliki peran penting, bahkan menjadi wadah yang pertama. Di dalamnya anak-anak bangsa pertama kali belajar tentang nilai-nilai. Orang tua memiliki andil dalam pemberantasan korupsi melalui penanaman nilai kejujuran kepada anak-anak di rumah.

    Kedua, dunia sekolah. Dalam wadah ini pedagogi antikorupsi merupakan hal mendasar, mengingat tujuan dari pendidikan itu sendiri tidak hanya mengembangkan dimensi kognitif, tetapi juga dimensi afektif. Sekali lagi menyetir pandangan Plato, pendidikan nilai ini bahkan menjadi substansi dasar dari proses belajar-mengajar. Karena itu para pelaku pendidikan perlu menginternalisasika n sikap antikorupsi kepada peserta didik dalam segala tingkat. Pelibatan anak-anak TK dan pelajar SMAN oleh panitia dalam acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di Silang Monas merupakan salah satu upaya nyata pedagogi antikorupsi itu di dunia pendidikan. Dan hal ini tentunya perlu diikuti oleh sekolah-sekolah di seluruh Indonesia dalam segala jenjang.

    Wadah ketiga, wilayah kekuasaan. Dalam hal ini komitmen pemimpin sangat diperlukan. Artinya, korupsi hanya bisa berhenti di instansi-instansi pemerintah kalau pimpinannya sendiri memiliki komitmen besar untuk memberlakukan sikap antikorupsi di jajarannya.

    Singkatnya, pemberantasan korupsi hanya bisa terwujud kalau ada perhatian dari seluruh elemen bangsa ini. Dengan kata lain, pemberantasan korupsi menuntut kebersamaan dan tindakan konkret bersama. Tampaknya itulah yang sangat dibutuhkan oleh bangsa ini.

    Penulis adalah dosen Etika di FE dan staf inti PPE Unika Atma Jaya, Jakarta

    Polri Institusi Terkorup

    08 Desember 2007 Pukul 10:34
    ImageLaporan JPNN, Jakarta
    Hasil survei Tranparansi Internasional Indonesia (TII) yang menempatkan Polri sebagai institusi paling korup di Indonesia tahun 2007 tak membuat merah telinga Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Hasil survei itu malah akan dijadikan masukan yang baik untuk institusi kepolisian. Kapolri tidak berencana mempermasalahkan TII atas surveinya itu.

    ‘’Itu masukan yang baik untuk institusi kepolisian. Itu adalah hak masing-masing lembaga untuk melakukan survei,’’ kata Kapolri disela pengarahan terhadap para Kasatwil yang digelar di Wisma Kinasih, Lido, Bogor, Jumat (7/12). Mantan Kapolda Jatim itu tidak menanggapi apakah tingginya angka korupsi itu berkorelasi dengan kebijakan anti judi yang dicanangkannya.

    Kamis (6/12) lalu, TII meluncurkan hasil surveinya yang dilabeli Global Corruption Barometer (GCB). Dalam survei itu Polri menduduki posisi ‘’jawara’’ korupsi dengan indeks 4,2 disusul parlemen dan lembaga peradilan di nomor dua dengan indeks 4,1 serta partai politik dengan indeks 4,0. GCB adalah pendapat dan catatan pengalaman masyarakat tentang sebuah institusi yang meminta suap. Indeks maksimal adalah 5,0.

    Saat itu mantan Gubernur PTIK Irjen Pol (Pur) Farouk Muhammad menganalisis jika tingginya budaya suap di tubuh Polri akibat kebijakan antijudi Sutanto. Di masa lalu judi dijadikan sumber pendapatan kas non formal di tingkat Polsek hingga Polda. Namun begitu Sutanto dilantik Juli 2005 lalu, pos judi sudah tidak bisa diharapkan lagi sehingga polisi berganti ngobyek di sektor lalu lintas. Inilah yang membuat citra polisi terpuruk.

    ‘’TII teruji akuntabilitasnya. Mereka tidak sembarangan. Sorotan ini memang aib bagi polisi tapi ini warning. Polisi jangan kebakaran jenggot. Saya juga minta masyarakat jangan apriori pada polisi,’’ kata anggota Kompolnas Novel Ali saat dihubungi kemarin. Dosen jurusan Ilmu Komunikasi Undip itu melanjutkan jika temuan TII sejatinya tidak mengejutkan bagi Kompolnas yang berwenang menerima keluhan dari masyarakat.

    ‘’Keluhan itu umumnya seputar diskresi polisi yang keliru yang ujung-ujungnya suap dan penyalahgunaan wewenang. Memang nyatanya begitu,’’ lanjut Novel yang juga sudah pernah menulis artikel soal ini pada 2006 lalu. Namun dia tidak memegang data berapa banyak keluhan yang telah disampaikan masyarakat dan berapa prosentase masing-masing keluhan tersebut.

    Novel juga setuju analisis adanya hubungan kausalitas antara kebijakan anti judi dengan tingginya angka korupsi di institusi Polri yang dikeluhkan masyarakat. Tapi Novel tak punya data soal itu. ‘’Tapi kebijakan (anti judi) itu tetap harus kita pegang, akibatnya (suap), yang kita berantas. Bukan kebijakannya yang mundur, terus saja,’’ tambahnya. Baginya budaya korupsi bukan karena kekurangan anggaran tapi soal moral.

    DPR Terkorup Ke-3
    Dalam pada itu, institusi DPR masuk tiga besar lembaga terkorup. Atas penilaian TII ini, sejumlah anggota DPR menanggapi sengit pengumuman indeks korupsi tersebut.

    Karena masih dinilai buruk itu, Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjoguritno termasuk kelompok yang berang atas hasil survei tersebut. ‘’Kalau tidak jelas datanya, saya akan menuntut,’’ tegasnya di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/12).

    Menurut dia, hasil survei tersebut telah membangun citra buruk terhadap parlemen. ‘’Saya tidak mau DPR terus didengung-dengungka n seperti itu (lembaga terkorup, red),’’ ujarnya. Dia mengungkapkan, DPR sebenarnya telah memiliki data yang lengkap soal integritas para anggota parlemen di Badan Kehormatan (BK) DPR. ‘’Saya hanya minta semua jelas, jangan asal,’’ kata politikus senior dari PDIP tersebut.

    Protes senada disampaikan Ketua FKB DPR Effendy Choiry. Menurut dia, tidak masuk akal DPR dimasukkan sebagai lembaga korup. ‘’DPR tidak pegang uang kok,’’ ungkapnya.

    Dia menyatakan, DPR hanya bertugas membuat dan mengawasi anggaran. DPR sama sekali tidak punya wewenang mengelola anggaran. ‘’Tapi, kalau yang dimaksud DPR menurut TII adalah setjen (sekretariat jenderal), itu masih mungkin,’’ jelas politikus yang akrab disapa Gus Choi tersebut.

    Dikonfirmasi tentang hal itu, Ketua DPR Agung Laksono pun meminta agar anggota DPR tidak terlalu berlebihan menanggapi hasil survei tersebut. ‘’Tidak perlu terlalu emosional, anggap saja sebagai kritik sosial,’’ kata politikus asal Partai Golkar tersebut.(dyn/dra/naz/

    Diam

    RANG bijak berkata: "Kebenaran itu bukan untuk dipelajari, melainkan
    ditemukan." Pertanyaannya adalah: "Di mana mencarinya?" Jawabnya: "Di dalam
    diam!" Sebab, di dalam diam itu kita bisa berbicara dengan hati. Hati itu
    merupakan teleskop dari jiwa, sedangkan mata merupakan teleskop dari hati.

    Contoh. Kita sering mempertunjukkan kekerdilan diri karena tidak mau diam. Mulut
    nyerocos, tahu-tahu tidak nyambung antara keinginan hati dan paparan mulut.
    Berbuih-buih sudah mulut berkoar, akhirnya kebohongannya terkuak dan sulit
    ditambal.

    Padahal, asal tahu saja, diam adalah perisai orang bodoh dan pelindung bagi
    orang bijak. Orang bodoh tak perlu membuktikan kebodohannya bila ia diam, dan
    orang bijak tak akan melemparkan mutiara ke depan babi bila ia tahu nilai diam.
    Dengan diam --sembari belajar sabar-- sebuah soal yang pelik bisa terpecahkan.

    Anda pernah dengar kisah Nasrudin mencari jarum di halaman rumahnya? Berjam-jam
    dia mencari jarum yang hilang itu hingga membuat seluruh tetangganya tergerak.
    Ramai-ramai mereka ikut sibuk membantu Nasrudin, tapi jarum yang dicari tidak
    ditemukan. Seperti lenyap tertelan bumi.

    Namun, ada seorang yang diam, yang hanya memperhatikan polah tingkah mereka.
    Lama-lama orang ini mendekati Nasrudin dan bertanya: "Anda mencari apa?" Jarum
    yang hilang. "Di mana jarum itu terjatuh?" Nasrudin menjawab: "Di dalam rumah."
    Lho, kok, dicari di halaman rumah? "Ya, di dalam rumah gelap, tapi di halaman
    ini terang."

    Logika Nasrudin memang sering terbolak-balik. Namun, dari cerita ini bisa
    ditarik garis apa saja. Misalnya, bahwa sebenarnya kehidupan itu intinya ada di
    hati. Jika "hati itu gelap", sulit menemukan kebenaran. Jadi, butuh "cahaya"
    Ilahi. Sebenarnya pula, tiada sesuatu kehidupan yang tanpa makna. Hanya karena
    tak memahaminya, maka kita berada dalam kegelapan.
    Sebenarnya, setiap gerak, isyarat, bentuk, suara, perkataan, ekspresi, suasana,
    semuanya menjadi ekspresi sifat dan karakter seseorang. Tanpa harus berbicara,
    mata seseorang sudah bisa terlihat, adakah dia ridha atau tidak, mau atau
    enggan, menolak atau menyetujui, cinta atau benci, bohong atau jujur. Bahkan,
    kearifan dan kebodohan semua menjelma melalui mata.

    Melalui mata pula akan ketahuan bahwa persahabatan itu sebatas kepentingan
    profesional, penuh pamrih atau setengah tulus. Tak bisa dimungkiri bahwa tiada
    hidup yang tanpa pamrih, baik kepada orangtua, anak, istri, mertua, maupun
    tetangga. Yang membedakan cuma kadar kepamrihannya.
    Kita sering tak peduli pada tawa dan tangis orang lain. Banyak orang kaya dan
    punya kedudukan, tapi acap dipenuhi kekecewaan. Ia sering sedih tanpa tahu
    penyebabnya. Ia merindukan kebahagiaan. Pepatah Hindu mengatakan: "Makin kita
    mengejar kebahagiaan, makin tak bahagia keadaan yang kita temukan."

    Itu karena kita kurang merenung, dan "diam". Hati kita tak lagi peka mendengar
    "suara" orang lain. Bila kita tak mampu memahami masalah sendiri dengan dalam,
    bagaimana bisa memahami orang lain? Maka, yang muncul kemudian adalah
    menyalahkan, menyikut, mempermalukan, membodohi, dan menipu orang lain. Kita
    jadi licik. Ini sebuah soal yang terasa makin jamak di negeri ini.
    "Oleh karena itu, yang penting bagimu, kerjakanlah apa-apa yang baik bagimu dan
    bukan yang baik menurut mereka, sembari kau serahkan jiwa ragamu kepada Tuhan,"
    tulis Jatiswara Kawedar. Dan, Anda pernah mendengar bahwa, "Manusia itu
    sesungguhnya adalah gurunya sendiri; di dalam dirinya sendiri terdapat rahasia
    keberadaannya."

    Maka sekali-sekaki diam dan merenunglah

  • Banyak Tulisan yang Memanipulasi Sejarah G30S

    Cantik-superg7

    Sabtu, 10 Nopember 2007
    JAKARTA (Suara Karya): Sejarah mengenai Gerakan 30 September 1965 banyak dikaburkan bahkan dimanipulasi baik oleh sejumlah bekas anggota maupun simpatisan PKI. Hal itu dilakukan melalui tulisan dalam berbagai buku yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir.

    "Manipulasi sejarah yang dilakukan oleh siapa pun dan pihak mana pun adalah perbuatan tercela yang tidak dapat dibenarkan," kata Dr OC Kaligis SH, dalam pengantar peluncuran buku "Simtom Politik 1965, PKI dalam Perspektif Pembalasan dan Pengampunan" di Jakarta, Jumat.

    Buku setebal 349 halaman dengan editor OC Kaligis dan Rum Aly menghimpun sejumlah tulisan tokoh di antaranya Fahmi Idris, Cosmas Batubara, Sanento Juliman, Anhar Gonggong, Arief Budiman, Chairuman Harahap, Soe Hok-Gie, Try Sutrisno, HR Dharsono, Marzuki Darusman, Hotmangaradja Panjaitan dan Mochtar Lubis.

    Peluncuran buku tersebut ditandai dengan diskusi ber- tema,"Pemahaman Sejarah Konflik Indonesia Masa Lampau dengan Perspektif Baru" dengan pembicacara Prabowo Djamal Ali, Fahmi Idris, Sugeng Saryadi dan Anhar Gonggong. Hadir dalam acara tersebut antara lain mantan Jaksa Agung Andi Ghalib, Rosihan Anwar, mantan anggota DPR Amin Arjoso, Muslimin Nasution, dan mantan Hakim Mahmilub Humala Simanjuntak.

    Kaligis mengatakan, atas adanya manipulasi sejarah tersebut, dia bersama Rum Aly tergugah untuk membuat dan menghimpun tulisan atas dasar obyektivitas dan kebenaran masalah dengan menelaah peristiwa tersebut. Hal tersebut tanpa pretensi sebagai kebenaran satu-satunya, karena untuk mencapai kebenaran sejarah sepenuhnya atas peristiwa tersebut masih memerlukan waktu. Belum lagi jika menyangkut penyembuhan sepenuhnya luka yang masih tersisa dari peristiwa tersebut.

    "Terlepas dari manipulasi sejarah, saya yakin seandainya PKI berhasil berkuasa melalui Gerakan 30 September 1965, sebagian besar dari kita yang hadir di sini, apalagi mereka yang terlibat dengan gerakan-gerakan antikomunis, sudah menjadi almarhum. Seperti halnya yang dialami oleh rakyat Kamboja 1975-1978 tatkala Khmer Merah berhasil merebut kekuasaan negara," kata Kaligis.

    Menyinggung tentang buku tersebut, Kaligis mengatakan buku tersebut terdiri tiga bagian tulisan berdasarkan masa penulisan. Bagian pertama memuat tulisan mereka yang terlibat dalam peristiwa sekitar 1965-1966, antara lain Cosmas Batubara, Fahmi Idris, Marzuki Darusman, Anhar Gonggong, Taufik Ismail.

    Bagian kedua memuat catatan para jenderal dari tiga generasi, yaitu HR Dharsono (alm), Try Sutrisno dan Mayjen Hotmangaradja Pandjaitan (putra Pahlawan Revolusi DI Pandjaitan). Bagian ketiga memuat tulisan aktivis terkemuka antara lain Rahman Tolleng, Nono Anwar makarim, Arief Budiman, Soe Hok-Gie. (Lerman Sipayung)

    Pahlawan Nasional Ignatius Slamet Rijadi

    Julius Pour

    Sabtu (4 November 1950) sore Letkol Ignatius Slamet Rijadi memerintahkan pasukan Groep II Komando Pasukan Maluku Selatan atau KP Malsel mendekati Benteng Victoria, Ambon.

    Menurut laporan intelijen, di benteng bekas VOC itu masih bertahan sisa-sisa pasukan Republik Maluku Selatan (RMS). Pada sisi lain, Pak Met, begitu panggilan akrabnya dari semua anak buahnya, juga menerima informasi, benteng itu pada Jumat siang sudah bisa direbut oleh pasukan Mayor Lukas Koestarjo dari Divisi Siliwangi.

    Slamet Rijadi ada di dalam panser paling depan, dikemudikan Kapten Klees, Komandan Eskader Kavaleri. Di belakangnya, dua panser lain mengikuti. Tiba-tiba tembakan gencar berdatangan dari arah benteng, langsung menghujani pertahanan pasukan TNI. Pak Met kaget. Sementara itu, Klees langsung memerintahkan anak buahnya segera membalas tembakan. Tiba-tiba Pak Met berteriak, "Stop het veuren. Hentikan tembakan."

    "Mengapa Overste?" tanya Kapten Klees heran.

    Pak Met menukas, "Ini semua salah paham. Lihat, mereka semua mengibarkan Merah Putih dari dalam benteng. Pasti mereka TNI, anak-anak Siliwangi. Saya akan keluar memastikan…."

    Klees berusaha mempertahankan pendapatnya, "Overste, saya bekas KNIL. Saya tahu cara bertempur mereka. Bisa saya pastikan, mereka adalah bekas KNIL yang bergabung ke RMS. Jangan hiraukan mereka, meski mereka mengibarkan Merah Putih…."

    Jawaban Pak Met amat mengejutkan, "Saya Komandan KP Malsel. Lihat tembakan mereka sudah berhenti. Saya akan keluar untuk lebih memastikan, buka canopy (kubah) panser."

    "Siap Overste," jawab Klees sambil menarik tungkai pembuka kubah panser. Pak Met keluar panser, tanpa memakai topi baja. Hanya membawa teropong sambil berkalungkan owen gun, senapan otomatis kesayangannya.

    Apa yang dikawatirkan Klees menjadi kenyataan. Slamet Rijadi tidak pernah tahu bahwa pada Sabtu dini hari pasukan komando RMS telah menguasai kembali Benteng Victoria sekaligus mengusir keluar anak buah Lukas Koestarjo. Maka, apa yang disangka Slamet Rijadi bahwa benteng itu masih dikuasai TNI, keliru. Seorang sniper (penembak jitu) RMS dari atas Benteng Victoria Sabtu sore itu bagai menemukan durian runtuh. Dengan jelas, dia melihat Slamet Rijadi keluar dari dalam panser. Sebuah tembakan langsung terdengar, pelurunya meluncur tepat mengenai bagian perut Pak Met.

    Melihat tubuh komandannya jatuh, Klees langsung memerintahkan kedua panser lain menghujani benteng dengan tembakan gencar. Tindakan itu agar bisa memberi kesempatan kepada dirinya membawa Pak Met ke garis belakang di Laha. Tubuh Slamet Rijadi langsung diangkut ke KM Waibalong yang membuang sauh di depan Pelabuhan Laha. Beberapa jam kemudian, Mayor Dr Abdullah, perwira kesehatan, memberi laporan kepada Kolonel Alex Kawilarang, Panglima KP Malsel, "Letnan Kolonel Ignatius Slamet Rijadi gugur pada sekitar pukul 11.30 Sabtu malam…."

    Ganti nama

    Jumat kemarin pemerintah mengangkat Brigadir Jenderal (Anumerta) Slamet Rijadi sebagai Pahlawan Nasional. Dalam upacara di Istana Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menyampaikan anugerah Bintang Mahaputera Utama. Lalu, pada Senin (12/11) siang, KSAD Jenderal Djoko Santoso bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peresmian patung Ignatius Slamet Rijadi di Jalan Slamet Rijadi, jalan raya yang membelah kota Solo, Jawa Tengah.

    Slamet Rijadi dilahirkan di Kampung Danukusuman Solo pada Rebo Pon, 28 Mei 1926 dengan nama Soekamto. Karena semasa kecil sering sakit, namanya diganti menjadi Slamet. "...ketika di SMP Negeri II Solo banyak anak bernama Slamet. Maka oleh gurunya diberi tambahan nama, maka jadilah sampai sekarang Slamet Rijadi," kata Kolonel (Purn) Soejoto, teman main Pak Met sejak kecil, yang kemudian menjadi anak buah saat bergerilya di daerah Solo, menumpas gerombolan DI di Jawa Barat, dan dalam operasi menumpas RMS mulai dari Pulau Buru sampai ke Pulau Ambon, Maluku.

    Dengan demikian, Pak Met gugur saat usianya belum genap 24 tahun. Namun, meski hidupnya amat singkat, jejak serta teladan yang ditinggalkan amat mengesankan. Dia tidak hanya seorang jago tempur, yang dilakukan secara otodidak dengan belajar dari buku dan majalah militer, oleh karena dia terjun menjadi anggota militer semata-mata untuk memenuhi panggilan revolusi sehingga bukan lewat jalur formal.

    Namun, Pak Met, amat berbeda dengan para pemimpin perang lain, meninggalkan naskah tertulis yang masih bisa dipakai sampai hari ini dalam judul Pedoman Gerilya I dan II. Bahkan, berbeda dengan AH Nasution atau TB Simatupang, yang menulis bukunya sesudah perang selesai. "Pak Met menulis di tengah pertempuran, berdasarkan pengalaman yang ditemukan selama perang. Salah satu yang legendaris adalah petunjuknya, de beste verdediging ligt juist in de anvall. Pertahanan terbaik teletak pada penyerangan, " kata Kolonel (Purn) Aloysius Soegianto, tokoh intelijen sekaligus bekas ajudan Pak Met.

    Pasukan komando

    Seusai operasi penumpasan RMS, saat Alex Kawilarang sudah diangkat sebagai Panglima Siliwangi, dia teringat gagasan Slamet Rijadi untuk membentuk pasukan komando, "...yang terampil dalam bertempur dalam semua medan sekaligus mahir menggunakan aneka macam senjata."

    Kawilarang memerintakan Soegianto mencari Visser, bekas kapten pasukan komando Belanda, yang karena bercerai minta pensiun dini dan tidak mau pulang ke Negeri Belanda.

    Soegianto mengungkapkan, "Visser saya temukan sudah menjadi petani kembang di Pacet dan berganti nama jadi Mohammad Idjon Djanbi. Dia lalu diaktifkan sebagai mayor dalam dinas TNI oleh Panglima Kawilarang, diminta melatih dan membentuk pasukan komando." Jadilah kemudian pasukan Baret Merah KKAD (Kesatuan Komando Angkatan Darat) yang nantinya tumbuh menjadi RPKAD, Sandi Yudha, dan kini dikenal sebagai Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI Angkatan Darat. Karena itu, Pak Met juga dikenal sebagai tokoh penggagas terbentuknya pasukan komando di Indonesia.

    Pak Met gugur dalam usia muda. Namun, dia telah meninggalkan jejak panjang dan sangat bermakna. Khususnya sebuah teladan dalam perjuangan menegakkan Republik Proklamasi serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Julius Pour Wartawan; Penulis Biografi

    Cedera, Musuh Utama Arsenal

    London - Arsenal akhirnya terkalahkan di Liga Inggris. Middlesbrough-lah tim pertama yang melakukannya. Tetapi hantu cedera juga berperan besar dalam kekalahan tersebut.

    Dalam pertandingan melawan Middlesbrough tersebut, tampak lini tengah The Gunners tidak bisa menghalau serangan-serangan lawan. Bahkan Manajer Arsene Wenger dalam situs resmi klub juga mengakui bahwa mereka kurang kreatif membangun serangan dan kurang tajam dalam memberikan operan.

    Hal ini dipengaruhi oleh absennya dua pemain yang selama ini menjadi andalan di lini tengah tim gudang peluru, Cesc Fabregas dan Alexander Hleb. Keduanya absen karena sama-sama cedera hamstring. Praktis tanpa keduanya lini tengah mereka seperti kekurangan visi permainan, dan hanya mengandalkan Tomas Rosicky seorang yang mengatur serangan.

    Hleb dan Fabregas menyusul Robin van Persie dan Mathieu Flamini yang sudah lebih dulu absen akibat dibekap cedera. Tanpa Van Persie yang absen sejak 7 Oktober, Wenger hanya bisa mengandalkan ketajaman Emmanuel Adebayor yang kini telah mencetak sembilan gol.

    Namun, ketika Adebayor mandek tidak ada yang mampu melapisnya. Eduardo da Silva belum menemukan performa terbaiknya di Premiership, bahkan belum mencetak satu gol pun di Liga Inggris. Dalam pertandingan melawan Middlesbrough ia digantikan oleh Nicklas Bendtner pada saat jeda. Bendtner pun sama, belum pernah mencetak gol di Liga.

    Sepeninggal Thierry Henry awal musim ini, sebenarnya The Gunners masih memiliki senjata untuk tetap tampil konsisten yaitu kesolidan dan kekompakan pemain-pemainnya. Namun, pasti ada satu atau dua pemain yang tetap menjadi jantung permainan mereka, sehingga tak pelak cedera pun menjadi musuh utama mereka musim ini.

    Monumen “Yesus Memberkati’’ yang menju-lang di kawasan perumahan elit, CitraLand Manado (Winangun), Minggu (02/11) kemarin, dires-mikan Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang. Acara peresmian yang turut dirangkaikan dengan peng-ucapan syukur satu tahun CitraLand, dilaksanakan di Kawasan Royal Park–Royal Boulevard, pada pukul 10.00 WITA.
    Gubernur Sarundajang mem-beri respons positif atas keha-diran monumen religius ter-sebut. Dalam sambutannya, ia mengatakan, Monumen “Yesus Memberkati’’ ini akan dijadikan ikon religius, seka-ligus memberi dampak positif, sebagai daya tarik tersendiri untuk pelaksanaan WOC 2009 nanti. Gubernur tak lupa pula menghaturkan rasa terima kasih kepada Direksi Citra-Land, dalam hal ini Ir Ciputra yang terinspirasi untuk mem-bangun monumen tersebut.
    “Monumen ini sangat indah, dan menjadi daya tarik baru Kota Manado. Apalagi Sulut akan melaksanakan iven internasional WOC pada 2009 nanti. Ini juga menjadi simbol religius daerah ini,” kata Sa-rundajang. Monumen Yesus Memberkati, yang ‘mengang-kasa’ dengan ukuran 30x20 meter dan berada pada ke-tinggian 150 meter dari per-mukaan laut ini, diklaim se-bagai patung tertinggi di Asia.
    Sedangkan untuk level dunia, monumen ini berada pada urutan dua, setelah Pa-tung Kristus Penebus di Rio de Janeiro, Brasil dengan panjang 38 meter. Proses pembuatan monumen ini dilakukan selama dua tahun oleh seniman-seniman asal Yogyakarta, dan dilakukan langsung di halaman rumah Ir Ciputra di Jakarta. Se-dangkan proses perakitannya di Manado, dikerjakan selama delapan bulan.
    Monumen dengan kemiring-an 20 derajat ini terbuat dari fiber dan memiliki rangka baja pada bagian dalamnya dan berdiri pada tanah seluas 500 meter persegi. Menurut General Manager CitraLand, Davis Su-manti, monumen ini akan di-masukkan dalam Guinness Book of World Record, sebagai patung melayang tertinggi dunia. “Patung di Rio de Janeiro Brasil memang lebih tinggi sedikit dari patung ini. Tapi patung di Brasil itu dibangun dengan posisi tegak, sedangkan kita di sini berada dalam kemiringan 20 derajat. Untuk itu, mo-numen ‘Yesus Memberkati’’ ini akan diusulkan dalam Guin-ness Book of World Record se-bagai patung melayang ter-tinggi dunia,” kata Sumanti.
    Bos Ciputra Group, Ir Ci-putra ketika dimintai kete-rangannya mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran monumen ini. Apalagi, kata-nya, monumen ini dapat di-terima oleh seluruh masyara-kat daerah ini dan mendapat respons positif dari pemerin-tah. “Sebenarnya saya tak memiliki inspirasi khusus untuk menghadirkan patung ini di Manado. Semuanya jadi dengan begitu saja. Ini terjadi atas arahan dan petunjuk dari Tuhan,” ucap Pak Ci, sa-paan akrab pengusaha nasio-nal yang dulunya mengecap bangku sekolah di Manado.
    Awalnya, tanah lokasi ber-dirinya monumen tersebut akan diberikan Ciputra untuk sang istri untuk dibangun sebuah rumah. Namun, kare-na Ciputra ingin menghadir-kan sesuatu yang baru dan unik di kota ini, maka berdiri-lah Monumen Yesus Member-kati yang berbandrol Rp 5 miliar tersebut. Acara peres-mian monumen itu sendiri baru berakhir pada pukul 14.30 WITA di Kawasan Royal Park CitraLand Manado.(yha)

    Types of Marketing
    « on: October 09, 2007, 04:39:36 AM »

    A Professor at one of the IIM's (INDIA) was explaining marketing
    concept to the Students:

    1. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and say:
    "I
    am very rich.
    Marry me!"

    That's Direct Marketing

    2. You're at a party with a bunch of friends and see a gorgeous
    girl. One of your friends goes up to her and poin ting at you say:
    He's very rich. Marry him."

    That's Advertising

    3. You see a gorgeous girl at a party. You go up to
    her and get her
    telephone number. The next day, you cal l and say:
    Hi, I'm very rich. Marry me."

    That's Telemarketing

    4. You're at a party and see gorgeous girl. You get up and
    straighten your tie, you walk up to her and pour her a drink, you
    open the door (of the car)for her, pick up her bag after she drops
    it, offer her ride and then say: "By the way, I'm rich. Will you
    marry
    me?"

    That's Public Relations

    5. You're at a party and see gorgeous girl. She walks up to you
    and
    say: "You are very rich! Can you marry ! me?"

    That's Brand Recognition

    6. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and say:
    I
    am very rich. Marry me!" She gives you a nice hard slap on your
    face.

    That's Customer Feedback

    7. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and say:
    I
    am very rich. Marry me!" And she introduces you to her husband.

    That's demand and supply gap

    8. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and before
    you say anything, another person come and tell her: "I'm rich.
    Will
    you marry me?"
    and she goes with him.

    That's competition eating into
    your market share
    9. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and before
    you say: "I'm rich, Marry me!"
    And your wife arrives.

    That's restriction for entering new markets

    Tetap Emas Di Akhir Masa Keemasan

    Pada tahun 1970-an, tampil di layar kaca butuh perjuangan sengit sarat pengorbanan. Tidak terbilang kisah dan harapan untuk beraksi di depan kamera Televisi Republik Indonesia (TVRI), satu-satunya stasiun televisi, kala itu. Tapi bagi Henny Poerwonegoro (60), tidak berlaku. Sejak tahun 1962 ia sudah menyanyi di berbagai pentas hingga akhirnya TVRI mempercayakan Aneka Ria Safari Anak-anak kepadanya. Acara dengan segmen anak-anak tersebut diasuhnya sejak 1978 hingga 1988. Rupanya layar kaca masih jodohnya. Tahun 1993, ketika televisi swasta mengudara, ibu dari Rietmadhanty Angelica (26) ini dipercaya membintangi iklan Inzana, obat untuk anak-anak.

    sorotanKeberuntungan bukan hanya milik Henny seorang. Grace Simon dan Bob Tutupoly merasakan nasib serupa. Grace (54) yang mengawali kariernya sebagai penyanyi pop pada tahun 1972 langsung beraksi di TVRI pada tahun yang sama. Sebelumnya, aksi perempuan kelahiran Semarang ini d ilayar lebar sudah lebih dulu memikat. Grace tumbuh dari gereja. Ia mulai menyanyi pun di gereja. Begitu melangkah ke dunia selebritis, tempat yang membesarkannya dilupakan. Ia pun ditegur Tuhan lewat penyakit aneh. Seluruh tubuhnya dipenuhi bentol-bentol. Lima orang dokter terlibat menangani penyakit aneh itu. Karena penyakit itu, uang yang diperolehnya ludes. Penyesalan pun datang. Ia pun kembali menoleh kepada Tuhan. Imannya kembali tumbuh dan ia pun sembuh. Ucapan syukur kepada Tuhan diwujudkannya dalam album rohani yang diluncurkannya pada tahun 1979.

    sorotanSedangkan Bob Tutupoly (68) mengenal kamera TVRI pada tahun 1960-an. Ketika itu, ia diajak alm. Mus Mualim, suami Titik Puspa. Meski lagu Widuri belum didendangkan, Bob sudah lebih dulu dikenal berkat aksinya di berbagai lomba band. Sebenarnya ketiga penyanyi di atas bukanlah penyanyi rohani. Bob Tutupoly bahkan mengaku membuat album Natal hanya bersama Pattie Bersaudara. Itupun hanya 2 lagu darinya. Artinya, mereka menyanyikan lagu rohani tidak secara khusus. Album di dunia sekulerlah yang melejitkan ketiganya. Memang kompetisi antar penyanyi tidak seketat sekarang, tetapi modal suara harus bagus, mutlak dimiliki. Belum ada teknologi canggih yang bisa mengup-grade suara. Jadilah kerja keras dan pengorbanan yang mengemuka. Grace Simon pun tidak luput berkorban untuk menembus dapur rekaman. “Pengorbanan mutlak. Saya rela nggak dibayar. Asalkan album itu beredar ke mana-mana. Sedangkan pembuatan lagu rohani saya kerjakan sendiri. Untuk mengedarkannya dibantu teman-teman yang peduli dan bekerja sama dengan Duba Record,” jelas pemilik 250 anak asuh di Bali ini. Juara Festival Lagu Pop di Bangkok 1982 ini enggan bekerja sama dengan perusahaan rekaman rohani meski dulu pernah dilakukannya. “Lebih efektif saya kerjakan sendiri. Saya bawa saat pelayanan hingga ke luar negeri. Keuntungan langsung saya salurkan untuk pelayanan. Termasuk untuk anak-anak di panti asuhan.”

    DIAMPLOPIN RP50 RIBU

    Berkecimpung di dunia rohani. Menyanyikan pujian bagi Allah, kerap menemui kendala. Pelantun Tuhan adalah Gembalaku ini merasakannya. Ia dihadapkan pada banyak celaan. Mulai dari jeans yang dikenakan hingga komentar miring tentang dunia menyanyi sekuler yang masih digelutinya. “Karena pekerjaan sekuler yang dianugerahkan, hasilnya untuk membuat album rohani,” papar penyanyi lagu Lihat Air Mata ini. Akibat gunjingan yang ia terima, Grace sempat vakum dari dunia pelayanan selama 2 tahun. Tantangan yang ia terima ternyata bukan hanya dari kalangan gereja. “Orang bilang saya sudah nyanyi lagu-lagu rohani, jadi jangan diundang lagi. Saya disebut mulai mengkristenkan orang,” katanya.Namun tangan Tuhan tetap menaunginya. Tuhan memulihkan Grace dengan berkat-berkat yang tidak pernah ia duga. Malah ia bersyukur dengan kejadian yang menimpanya. Karena membuat dirinya tahan banting, iman meningkat dan menjadi berkat.

    Grace sendiri punya kisah menarik. Ia pernah melayani ke Papua dan Timor Timur. Kesulitan di daerah terpencil dirasakan. Untuk mandi saja ia kesulitan air. Zat cair yang menjadi syarat utama mandi itu harus diambil sejauh 3 km. “Pas saya mandi terkadang babi lewat,” kisahnya. Di Timor Timur, saat konfrontasi, ia merasakan ketakutan. “Pas lagi nyanyi dipanggung, disuruh berhenti. Saya disuruh naik mobil militer karena lokasi akan diserbu,” kenangnya.Pelayanan yang dilakukan Grace memang tanpa pamrih. Ia tidak pilih-pilih dan tidak neko-neko. “Diamplopin Rp 50 ribu, saya terima atau juga kurang dari segitu, yang penting tiket dan bisa tidur nyaman. Itu pun tidur nggak selalu di hotel. Di rumah pendeta, jemaat, bahkan di gudang pernah saya rasakan.”

    Hal menyedihkan pernah pula dialami Henny. Usai menyanyi, ia ditinggal kabur panitianya. Tapi dasar karakternya yang tidak mengeluh, ia tetap bersukacita. Bahkan rezeki menghampiri. Ia diundang ke tempat lain dan kembali ke Jakarta naik pesawat. “Waktu itu kan pesawat masih transportasi mewah. Baru duduk kok langsung sampai, ya begitulah masih norak,” ujarnya sambil tertawa.Dari berbagai undangan yang dia terima, mertua Ellfonda Mekel alias Once, vokalis grup band Dewa, Henny bisa membeli tanah di sejumlah daerah.

    IBU SEKARAT

    Lagu rohani yang dikumandangkan tahun 1970-an lebih berkutat pada tema Natal. Henny sendiri masih ingat irama dan lirik dari Jingle Bells, Merry Boys, hingga Winter in The Wonderland. “Saya nyanyi rohani bukan karena pilihan tetapi lebih karena meniti perjalanan. Saya kan penyanyi, dan saya beragama Kristen jadi secara otomatis dari tahun ke tahun pasti nyanyi,” katanya kepada Rumintar Silitonga dan Grollus Daniel dari Bahana.Ternyata bukan hanya melagukan Natal yang indah. Momentum Natal sendiri kesannya mendalam. “Pada satu kali pernah saya harus tampil dan ibu saya sekarat. Tapi akhirnya saya pilih tampil karena sudah janji. Saat itu saya minta pertolongan Tuhan. Saya nyanyi sebentar dan kembali lagi ke rumah sakit,” kenang Bob.Sedangkan Grace yang beberapa tahun terakhir melewatinya bersama anak asuhnya mengenang momentum Natal dengan berkesan. “Natal terindah itu kalau anak-anak asuh saya mem-berikan saya hadiah. Ada yang penggaris, ‘supaya saya tidak garis ayat-ayat di Alkitab dengan kaset,” katanya.

    TIDAK ANTRI

    Jerih payah menjadi public figure tidak pelak dinikmati. “Kalau ada antrian untuk mengurus sesuatu, saya dimudahkan. Yang lain berdiri kita disuruh duduk,” kata Bob yang melantunkan lagu Tiada Hari Tanpa Yesus yang diciptakan Melky Goeslaw bersama sejumlah artis itu. Dikenal khalayak juga yang mungkin menjadikan Bob Tutupoly sebagai panutan. Orang-orang Maluku, terutama di Jakarta begitu meneladani pelantun Widuri ini. Ia juga aktif di Perkumpulan Keluarga Besar Ouw, mengumpulkan dana dan menyalurkannya kepada orang-orang di Maluku. Nilai plus juga diperoleh pengundang. “Dalam satu daerah terpencil saya mau pelayanan. Pak Camat yang sebelumnya enggak bisa hadir jadi datang begitu tahu saya nyanyi,” timpal Grace.

    SENJA SEMAKIN MERAH

    Seiring waktu yang merambat, era keterkenalan mulai pudar. Bagaimana ketiga bintang ini menghadapinya? “Saya tidak pernah merasa menjadi orang terkenal. Jadi nggak masalah,” sergah Grace. Sejak kecil Grace memperoleh pendidikan yang mulia dari orang tuanya. Honor yang diperoleh disisihkan untuk menyekolahkan ke-5 adiknya. Barang yang hendak dibelinya pun lebih didasarkan atas kebutuhan. Bukan keinginan.Masa yang oleh sebagian selebritis disebut kelam tersebut seharusnya sudah disiapkan sejak memasuki era keemasan. “Saya dari dulu tidak glamour. Materi saya kelola sebaik mungkin. Saya sudah siap dan perhitungkan untuk menghadapi era ini,” ujar Bob.

    Meski ketiganya sadar karirnya sudah menurun, keterkaitan dengan dunia tarik suara tidak mudah dihentikan. Selain karena dunia tersebut adalah dunianya, juga karena masyarakat kadung mengenal mereka. “Sekarang masih menyanyi bahkan sempat berkecimpung menangani Tembang Kenangan. Disamping menarik juga mengumpulkan dana untuk kaum papa yang memerlukan perawatan lebih seperti operasi. Termasuk membantu korban gempa bumi,” jelas Bob.

    Itu juga yang menyebabkan ayah satu puteri ini menyimpan harapan membuat album lagu-lagu terbaiknya. Sedangkan Grace Simon masih berobsesi mendirikan Rumah Sakit Ibu dan Anak. “Tanah sudah ada, bangunannya belum berdiri. Nggak ada modalnya. Saya juga pengen bikin sanggar,” katanya. Tentang masa itu, Henny punya ulasan sejuk. “Regenerasi selalu ada. Berkarirlah tanpa menganggap yang baru-baru sebagai competitor. Kalau motivasi kita melayani, pasti Tuhan buka jalan. Karena kita menghibur dan membawa sukacita. Tuhan punya rencana masing-masing untuk setiap manusia. Kalau memang Tuhan bilang harus berhenti, ya berhenti.”(Rob, Rum, Grol)

  • title-3435998

    Cantik-superg7 Banyak Tulisan yang Memanipulasi Sejarah G30S Sabtu, 10 Nopember 2007 JAKARTA (Suara Karya): Sejarah mengenai Gerakan 30 September 1965 banyak dikaburkan bahkan dimanipulasi baik oleh sejumlah bekas anggota maupun simpatisan PKI. Hal itu dilakukan melalui tulisan dalam berbagai buku yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir. "Manipulasi sejarah yang dilakukan oleh siapa pun dan pihak mana pun adalah perbuatan tercela yang tidak dapat dibenarkan," kata Dr OC Kaligis SH, dalam pengantar peluncuran buku "Simtom Politik 1965, PKI dalam Perspektif Pembalasan dan Pengampunan" di Jakarta, Jumat. Buku setebal 349 halaman dengan editor OC Kaligis dan Rum Aly menghimpun sejumlah tulisan tokoh di antaranya Fahmi Idris, Cosmas Batubara, Sanento Juliman, Anhar Gonggong, Arief Budiman, Chairuman Harahap, Soe Hok-Gie, Try Sutrisno, HR Dharsono, Marzuki Darusman, Hotmangaradja Panjaitan dan Mochtar Lubis. Peluncuran buku tersebut ditandai dengan diskusi ber- tema,"Pemahaman Sejarah Konflik Indonesia Masa Lampau dengan Perspektif Baru" dengan pembicacara Prabowo Djamal Ali, Fahmi Idris, Sugeng Saryadi dan Anhar Gonggong. Hadir dalam acara tersebut antara lain mantan Jaksa Agung Andi Ghalib, Rosihan Anwar, mantan anggota DPR Amin Arjoso, Muslimin Nasution, dan mantan Hakim Mahmilub Humala Simanjuntak. Kaligis mengatakan, atas adanya manipulasi sejarah tersebut, dia bersama Rum Aly tergugah untuk membuat dan menghimpun tulisan atas dasar obyektivitas dan kebenaran masalah dengan menelaah peristiwa tersebut. Hal tersebut tanpa pretensi sebagai kebenaran satu-satunya, karena untuk mencapai kebenaran sejarah sepenuhnya atas peristiwa tersebut masih memerlukan waktu. Belum lagi jika menyangkut penyembuhan sepenuhnya luka yang masih tersisa dari peristiwa tersebut. "Terlepas dari manipulasi sejarah, saya yakin seandainya PKI berhasil berkuasa melalui Gerakan 30 September 1965, sebagian besar dari kita yang hadir di sini, apalagi mereka yang terlibat dengan gerakan-gerakan antikomunis, sudah menjadi almarhum. Seperti halnya yang dialami oleh rakyat Kamboja 1975-1978 tatkala Khmer Merah berhasil merebut kekuasaan negara," kata Kaligis. Menyinggung tentang buku tersebut, Kaligis mengatakan buku tersebut terdiri tiga bagian tulisan berdasarkan masa penulisan. Bagian pertama memuat tulisan mereka yang terlibat dalam peristiwa sekitar 1965-1966, antara lain Cosmas Batubara, Fahmi Idris, Marzuki Darusman, Anhar Gonggong, Taufik Ismail. Bagian kedua memuat catatan para jenderal dari tiga generasi, yaitu HR Dharsono (alm), Try Sutrisno dan Mayjen Hotmangaradja Pandjaitan (putra Pahlawan Revolusi DI Pandjaitan). Bagian ketiga memuat tulisan aktivis terkemuka antara lain Rahman Tolleng, Nono Anwar makarim, Arief Budiman, Soe Hok-Gie. (Lerman Sipayung) Pahlawan Nasional Ignatius Slamet Rijadi Julius Pour Sabtu (4 November 1950) sore Letkol Ignatius Slamet Rijadi memerintahkan pasukan Groep II Komando Pasukan Maluku Selatan atau KP Malsel mendekati Benteng Victoria, Ambon. Menurut laporan intelijen, di benteng bekas VOC itu masih bertahan sisa-sisa pasukan Republik Maluku Selatan (RMS). Pada sisi lain, Pak Met, begitu panggilan akrabnya dari semua anak buahnya, juga menerima informasi, benteng itu pada Jumat siang sudah bisa direbut oleh pasukan Mayor Lukas Koestarjo dari Divisi Siliwangi. Slamet Rijadi ada di dalam panser paling depan, dikemudikan Kapten Klees, Komandan Eskader Kavaleri. Di belakangnya, dua panser lain mengikuti. Tiba-tiba tembakan gencar berdatangan dari arah benteng, langsung menghujani pertahanan pasukan TNI. Pak Met kaget. Sementara itu, Klees langsung memerintahkan anak buahnya segera membalas tembakan. Tiba-tiba Pak Met berteriak, "Stop het veuren. Hentikan tembakan." "Mengapa Overste?" tanya Kapten Klees heran. Pak Met menukas, "Ini semua salah paham. Lihat, mereka semua mengibarkan Merah Putih dari dalam benteng. Pasti mereka TNI, anak-anak Siliwangi. Saya akan keluar memastikan?." Klees berusaha mempertahankan pendapatnya, "Overste, saya bekas KNIL. Saya tahu cara bertempur mereka. Bisa saya pastikan, mereka adalah bekas KNIL yang bergabung ke RMS. Jangan hiraukan mereka, meski mereka mengibarkan Merah Putih?." Jawaban Pak Met amat mengejutkan, "Saya Komandan KP Malsel. Lihat tembakan mereka sudah berhenti. Saya akan keluar untuk lebih memastikan, buka canopy (kubah) panser." "Siap Overste," jawab Klees sambil menarik tungkai pembuka kubah panser. Pak Met keluar panser, tanpa memakai topi baja. Hanya membawa teropong sambil berkalungkan owen gun, senapan otomatis kesayangannya. Apa yang dikawatirkan Klees menjadi kenyataan. Slamet Rijadi tidak pernah tahu bahwa pada Sabtu dini hari pasukan komando RMS telah menguasai kembali Benteng Victoria sekaligus mengusir keluar anak buah Lukas Koestarjo. Maka, apa yang disangka Slamet Rijadi bahwa benteng itu masih dikuasai TNI, keliru. Seorang sniper (penembak jitu) RMS dari atas Benteng Victoria Sabtu sore itu bagai menemukan durian runtuh. Dengan jelas, dia melihat Slamet Rijadi keluar dari dalam panser. Sebuah tembakan langsung terdengar, pelurunya meluncur tepat mengenai bagian perut Pak Met. Melihat tubuh komandannya jatuh, Klees langsung memerintahkan kedua panser lain menghujani benteng dengan tembakan gencar. Tindakan itu agar bisa memberi kesempatan kepada dirinya membawa Pak Met ke garis belakang di Laha. Tubuh Slamet Rijadi langsung diangkut ke KM Waibalong yang membuang sauh di depan Pelabuhan Laha. Beberapa jam kemudian, Mayor Dr Abdullah, perwira kesehatan, memberi laporan kepada Kolonel Alex Kawilarang, Panglima KP Malsel, "Letnan Kolonel Ignatius Slamet Rijadi gugur pada sekitar pukul 11.30 Sabtu malam?." Ganti nama Jumat kemarin pemerintah mengangkat Brigadir Jenderal (Anumerta) Slamet Rijadi sebagai Pahlawan Nasional. Dalam upacara di Istana Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga menyampaikan anugerah Bintang Mahaputera Utama. Lalu, pada Senin (12/11) siang, KSAD Jenderal Djoko Santoso bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peresmian patung Ignatius Slamet Rijadi di Jalan Slamet Rijadi, jalan raya yang membelah kota Solo, Jawa Tengah. Slamet Rijadi dilahirkan di Kampung Danukusuman Solo pada Rebo Pon, 28 Mei 1926 dengan nama Soekamto. Karena semasa kecil sering sakit, namanya diganti menjadi Slamet. "...ketika di SMP Negeri II Solo banyak anak bernama Slamet. Maka oleh gurunya diberi tambahan nama, maka jadilah sampai sekarang Slamet Rijadi," kata Kolonel (Purn) Soejoto, teman main Pak Met sejak kecil, yang kemudian menjadi anak buah saat bergerilya di daerah Solo, menumpas gerombolan DI di Jawa Barat, dan dalam operasi menumpas RMS mulai dari Pulau Buru sampai ke Pulau Ambon, Maluku. Dengan demikian, Pak Met gugur saat usianya belum genap 24 tahun. Namun, meski hidupnya amat singkat, jejak serta teladan yang ditinggalkan amat mengesankan. Dia tidak hanya seorang jago tempur, yang dilakukan secara otodidak dengan belajar dari buku dan majalah militer, oleh karena dia terjun menjadi anggota militer semata-mata untuk memenuhi panggilan revolusi sehingga bukan lewat jalur formal. Namun, Pak Met, amat berbeda dengan para pemimpin perang lain, meninggalkan naskah tertulis yang masih bisa dipakai sampai hari ini dalam judul Pedoman Gerilya I dan II. Bahkan, berbeda dengan AH Nasution atau TB Simatupang, yang menulis bukunya sesudah perang selesai. "Pak Met menulis di tengah pertempuran, berdasarkan pengalaman yang ditemukan selama perang. Salah satu yang legendaris adalah petunjuknya, de beste verdediging ligt juist in de anvall. Pertahanan terbaik teletak pada penyerangan, " kata Kolonel (Purn) Aloysius Soegianto, tokoh intelijen sekaligus bekas ajudan Pak Met. Pasukan komando Seusai operasi penumpasan RMS, saat Alex Kawilarang sudah diangkat sebagai Panglima Siliwangi, dia teringat gagasan Slamet Rijadi untuk membentuk pasukan komando, "...yang terampil dalam bertempur dalam semua medan sekaligus mahir menggunakan aneka macam senjata." Kawilarang memerintakan Soegianto mencari Visser, bekas kapten pasukan komando Belanda, yang karena bercerai minta pensiun dini dan tidak mau pulang ke Negeri Belanda. Soegianto mengungkapkan, "Visser saya temukan sudah menjadi petani kembang di Pacet dan berganti nama jadi Mohammad Idjon Djanbi. Dia lalu diaktifkan sebagai mayor dalam dinas TNI oleh Panglima Kawilarang, diminta melatih dan membentuk pasukan komando." Jadilah kemudian pasukan Baret Merah KKAD (Kesatuan Komando Angkatan Darat) yang nantinya tumbuh menjadi RPKAD, Sandi Yudha, dan kini dikenal sebagai Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI Angkatan Darat. Karena itu, Pak Met juga dikenal sebagai tokoh penggagas terbentuknya pasukan komando di Indonesia. Pak Met gugur dalam usia muda. Namun, dia telah meninggalkan jejak panjang dan sangat bermakna. Khususnya sebuah teladan dalam perjuangan menegakkan Republik Proklamasi serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Julius Pour Wartawan; Penulis Biografi Cedera, Musuh Utama Arsenal London - Arsenal akhirnya terkalahkan di Liga Inggris. Middlesbrough-lah tim pertama yang melakukannya. Tetapi hantu cedera juga berperan besar dalam kekalahan tersebut. Dalam pertandingan melawan Middlesbrough tersebut, tampak lini tengah The Gunners tidak bisa menghalau serangan-serangan lawan. Bahkan Manajer Arsene Wenger dalam situs resmi klub juga mengakui bahwa mereka kurang kreatif membangun serangan dan kurang tajam dalam memberikan operan. Hal ini dipengaruhi oleh absennya dua pemain yang selama ini menjadi andalan di lini tengah tim gudang peluru, Cesc Fabregas dan Alexander Hleb. Keduanya absen karena sama-sama cedera hamstring. Praktis tanpa keduanya lini tengah mereka seperti kekurangan visi permainan, dan hanya mengandalkan Tomas Rosicky seorang yang mengatur serangan. Hleb dan Fabregas menyusul Robin van Persie dan Mathieu Flamini yang sudah lebih dulu absen akibat dibekap cedera. Tanpa Van Persie yang absen sejak 7 Oktober, Wenger hanya bisa mengandalkan ketajaman Emmanuel Adebayor yang kini telah mencetak sembilan gol. Namun, ketika Adebayor mandek tidak ada yang mampu melapisnya. Eduardo da Silva belum menemukan performa terbaiknya di Premiership, bahkan belum mencetak satu gol pun di Liga Inggris. Dalam pertandingan melawan Middlesbrough ia digantikan oleh Nicklas Bendtner pada saat jeda. Bendtner pun sama, belum pernah mencetak gol di Liga. Sepeninggal Thierry Henry awal musim ini, sebenarnya The Gunners masih memiliki senjata untuk tetap tampil konsisten yaitu kesolidan dan kekompakan pemain-pemainnya. Namun, pasti ada satu atau dua pemain yang tetap menjadi jantung permainan mereka, sehingga tak pelak cedera pun menjadi musuh utama mereka musim ini. Monumen ?Yesus Memberkati?? yang menju-lang di kawasan perumahan elit, CitraLand Manado (Winangun), Minggu (02/11) kemarin, dires-mikan Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang. Acara peresmian yang turut dirangkaikan dengan peng-ucapan syukur satu tahun CitraLand, dilaksanakan di Kawasan Royal Park?Royal Boulevard, pada pukul 10.00 WITA. Gubernur Sarundajang mem-beri respons positif atas keha-diran monumen religius ter-sebut. Dalam sambutannya, ia mengatakan, Monumen ?Yesus Memberkati?? ini akan dijadikan ikon religius, seka-ligus memberi dampak positif, sebagai daya tarik tersendiri untuk pelaksanaan WOC 2009 nanti. Gubernur tak lupa pula menghaturkan rasa terima kasih kepada Direksi Citra-Land, dalam hal ini Ir Ciputra yang terinspirasi untuk mem-bangun monumen tersebut. ?Monumen ini sangat indah, dan menjadi daya tarik baru Kota Manado. Apalagi Sulut akan melaksanakan iven internasional WOC pada 2009 nanti. Ini juga menjadi simbol religius daerah ini,? kata Sa-rundajang. Monumen Yesus Memberkati, yang ?mengang-kasa? dengan ukuran 30x20 meter dan berada pada ke-tinggian 150 meter dari per-mukaan laut ini, diklaim se-bagai patung tertinggi di Asia. Sedangkan untuk level dunia, monumen ini berada pada urutan dua, setelah Pa-tung Kristus Penebus di Rio de Janeiro, Brasil dengan panjang 38 meter. Proses pembuatan monumen ini dilakukan selama dua tahun oleh seniman-seniman asal Yogyakarta, dan dilakukan langsung di halaman rumah Ir Ciputra di Jakarta. Se-dangkan proses perakitannya di Manado, dikerjakan selama delapan bulan. Monumen dengan kemiring-an 20 derajat ini terbuat dari fiber dan memiliki rangka baja pada bagian dalamnya dan berdiri pada tanah seluas 500 meter persegi. Menurut General Manager CitraLand, Davis Su-manti, monumen ini akan di-masukkan dalam Guinness Book of World Record, sebagai patung melayang tertinggi dunia. ?Patung di Rio de Janeiro Brasil memang lebih tinggi sedikit dari patung ini. Tapi patung di Brasil itu dibangun dengan posisi tegak, sedangkan kita di sini berada dalam kemiringan 20 derajat. Untuk itu, mo-numen ?Yesus Memberkati?? ini akan diusulkan dalam Guin-ness Book of World Record se-bagai patung melayang ter-tinggi dunia,? kata Sumanti. Bos Ciputra Group, Ir Ci-putra ketika dimintai kete-rangannya mengaku sangat bersyukur dengan kehadiran monumen ini. Apalagi, kata-nya, monumen ini dapat di-terima oleh seluruh masyara-kat daerah ini dan mendapat respons positif dari pemerin-tah. ?Sebenarnya saya tak memiliki inspirasi khusus untuk menghadirkan patung ini di Manado. Semuanya jadi dengan begitu saja. Ini terjadi atas arahan dan petunjuk dari Tuhan,? ucap Pak Ci, sa-paan akrab pengusaha nasio-nal yang dulunya mengecap bangku sekolah di Manado. Awalnya, tanah lokasi ber-dirinya monumen tersebut akan diberikan Ciputra untuk sang istri untuk dibangun sebuah rumah. Namun, kare-na Ciputra ingin menghadir-kan sesuatu yang baru dan unik di kota ini, maka berdiri-lah Monumen Yesus Member-kati yang berbandrol Rp 5 miliar tersebut. Acara peres-mian monumen itu sendiri baru berakhir pada pukul 14.30 WITA di Kawasan Royal Park CitraLand Manado.(yha) Types of Marketing « on: October 09, 2007, 04:39:36 AM » A Professor at one of the IIM's (INDIA) was explaining marketing concept to the Students: 1. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and say: "I am very rich. Marry me!" That's Direct Marketing 2. You're at a party with a bunch of friends and see a gorgeous girl. One of your friends goes up to her and poin ting at you say: He's very rich. Marry him." That's Advertising 3. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and get her telephone number. The next day, you cal l and say: Hi, I'm very rich. Marry me." That's Telemarketing 4. You're at a party and see gorgeous girl. You get up and straighten your tie, you walk up to her and pour her a drink, you open the door (of the car)for her, pick up her bag after she drops it, offer her ride and then say: "By the way, I'm rich. Will you marry me?" That's Public Relations 5. You're at a party and see gorgeous girl. She walks up to you and say: "You are very rich! Can you marry ! me?" That's Brand Recognition 6. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and say: I am very rich. Marry me!" She gives you a nice hard slap on your face. That's Customer Feedback 7. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and say: I am very rich. Marry me!" And she introduces you to her husband. That's demand and supply gap 8. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and before you say anything, another person come and tell her: "I'm rich. Will you marry me?" and she goes with him. That's competition eating into your market share 9. You see a gorgeous girl at a party. You go up to her and before you say: "I'm rich, Marry me!" And your wife arrives. That's restriction for entering new markets
  • 8 Langkah Jadi Bintang!

    Cantik-superxx

    Bintang disini bukan dalam artian dia seorang yang cantik atau menarik secara fisik semata namun mencakup semua hal. Mulai dari cerdas, punya keahlian, pandai bergaul, aktif, dan masih banyak lagi. Nah, bagi Anda yang ingin jadi bintang di tempat kerja, coba simak strategi menjadi bintang di bawah ini:

    - Modal
    IQ, kepribadian, kemampuan bersosialisasi, dan pendidikan adalah modal utama. Hal terpenting adalah merubah kekuatan tersebut menjadi kekuatan yang bergerak. Komunikasikan modal tersebut.

    - Aktif
    Bangun dasar yang kokoh ketika memulai. Itu memberikan kesan yang baik kepada rekan, bos, dan klien Anda. Karenanya inisiatif merupakan langkah pertama untuk menjadi bintang. Inisiatif memiliki empat elemen yaitu melakukan hal di luar deskripsi kerja, membantu yang lain, berani mengambil resiko dan melakukan pekerjaan sampai tuntas.

    - Kerjasama
    Cara terbaik menyelesaikan suatu pekerjaan adalah melalui kerjasama. Jika ingin bagus dalam bekerjasama, kenali apa yang Anda tidak tahu tapi perlu tahu. Lalu siapa yang dapat memberikan pengetahuan itu dan jalin hubungan dengan mereka. Kerjasama merupakan sistem barter. Bila mengharapkan orang untuk bertukar dengan Anda, maka tunjukkan bahwa Anda memiliki sesuatu untuk ditukar. Bersiaplah membantu orang sebelum Anda meminta bantuan.

    - Pengaturan diri
    Banyak pekerja melihat pengaturan waktu kerja sebagai pengaturan diri. Sebenarnya tidak hanya dalam mengatur pekerjaan, tapi juga hubungan dengan orang-orang di sekitar karir dan aset karir Anda. Para bintang mulai mencari-cari tahu enam bulan sebelum proyek selesai dan bertanya, "Pengalaman apa yang saya punya? Tugas apa yang harus saya selesaikan setelah ini agar saya lebih berharga bagi perusahaan?" Mereka mulai memilih proyek berikutnya sebelum menyelesaikan proyek yang sedang dikerjakan.

    - Berpikiran luas
    Jangan hanya melihat sesuatu dari sudut pandang sendiri. Lihat dengan cara yang lebih luas dan sesuaikan dengan cara pikir orang lain.

    - Pemimpin
    Para bintang memiliki kemampuan mempersatukan orang untuk menyelesaikan pekerjaan. Bukan memecat, menaikkan gaji, atau jabatan. Mereka punya tiga komponen seorang pemimpin yang baik yaitu berpengetahuan, membawa energi ke tempat kerja dan lingkungan serta selalu memberikan perhatian pada setiap orang yang terlibat dalam suatu proyek.

    - Kenali perusahaan Anda
    Seluk beluk perusahaan, siapa yang dapat dipercaya dan yang sebaiknya dihindari serta bagaimana mengatur kompetisi dalam organisasi, perlu mendapat perhatian. Buka mata dan cari tahu. Apa pandangan atasan dan pekerja yang lebih lama dari Anda mengenai hal-hal yang sedang terjadi. Jadilah guru sendiri. Jadilah murid di tempat kerja.

    - Bintang percakapan
    Seorang bintang di tempat kerja adalah ahli komunikasi yang hebat. Mereka tahu bagaimana cara membentuk percakapan, membatasinya dan menarik perhatian orang. Untuk itu, gunakan bahasa yang tepat dengan pendengar yang tepat pada waktu yang tepat.

    So, bila Anda ingin jadi bintang, mulailah melihat diri Anda dan para bintang di tempat kerja. Apa yang mereka lakukan? Apa yang menyebabkan karir Anda terhambat? Kalo ingin jadi bintang, mulai lah dari sekarang. Karena, Anda memang layak jadi bintang...!

    Henry Kissinger: Program Senjata Nuklir Israel Berbahaya

    Tak ada keraguan lagi, bahwa rejim Zionis Israel memang mengembangkan persenjataan nuklirnya, tanpa ada yang mempersoalkannya. Seorang mantan pejabat AS bahkan mengungkapkan kekhawatirannya soal kepemilikan nuklir Israel itu sejak bertahun-tahun yang lalu.
    Surat kabar The New York Times terbitan Kamis (29/11) mengungkap sebuah memorandum bertanggal 19 Juli 1969, yang ditulis Henry Kissinger. "Israel besar kemungkinan, dibandingkan negara-negara lainnya, secara nyata akan menggunakan persenjataan nuklirnya, " tulis Kissinger yang pada saat itu menjadi penasehat keamanan nasional Presiden Richard Nixon.
    Kissinger juga menyatakan bahwa Israel berpotensi memicu perlombaan senjata. Dan yang lebih membahayakan lagi, terbuka kemungkinan bagi Israel untuk secara sistematis mencuri material-material untuk membuat persenjataan nuklirnya, dari AS.
    "Ini adalah satu program di mana Israel terus menerus menipu kita dan bahkan mungkin telah mencuri dari kita, " tulis Kissinger.
    Ia mengungkap beberapa bukti bahwa sejumlah material yang tersedia di Israel untuk mengembangkan persenjataan nuklirnya, didapat secara ilegal dari AS pada tahun 1965. Saat itu, Kissinger menyarankan agar AS menahan diri untuk tidak menjual pesawat tempur jenis Phantom pada Israel, sebagai cara untuk memaksa Israel agar menjelaskan program nuklirnya. Meski langkah itu, tulis Kissinger, akan memicu munculnya tekanan terhadap pemerintahan Nixon.
    "Kami akan berada dalam posisi tidak bisa bertahan, jika kami tidak bisa menjelaskan mengapa kami menahan pesawat-pesawat tempur itu. Tapi, jika kami menjelaskan posisi kami pada publik, kami akan menjadi orang-orang yang bisa membuat Israel menjelaskan kepemilikan senjata nuklirnya dengan segala konsekuensi internasional yang akan terjadi setelahya, " tukas Kissinger dalam kesimpulannya. (ln/presstv)

    Perkelahian, Kawasan Tanjungpura Tegang

    Pontianak,- Situasi Kota Pontianak yang lengang, tadi malam tegang. Perkelahian memicu kemarahan massa. Polisi tak mau kecolongan.

    Ketenangan di kawasan Jalan Tanjungpura, Kamis (6/12) malam terusik oleh perkelahian satu lawan satu dan memicu konsentrasi massa di kawasan perdagangan itu. Aparat kepolisian yang diturunkan terpaksa memblokir Jalan Tanjungpura mulai dari simpang Jalan Hijas sampai ke simpang Jalan Setia Budi hingga pukul 01.00 dini hari tadi.

    Peristiwa yang memicu kemarahan massa itu berawal dari kasus perkelahian melibatkan dua warga Gang 17. Seorang warga Jalan Gusti Hamzah yang kebetulan melihat perkelahian itu dan melerai menjadi sasaran amukan seorang dari dua warga yang berkelahi itu.

    Syarif Mustafa, nama warga itu menderita luka memar di bagian hidung setelah dipukul menggunakan rantai yang dililitkan di kepalan tangan, pemuda yang kini diamankan di Poltabes Pontianak. Isu perkelahian tersebut menyebar cepat mengundang kerumunan massa dalam jumlah banyak.

    Akibat pukulan itu Mustafa sempat dilarikan ke Rumah Sakit Antonius Pontianak. Namun tidak dirawat inap dan kondisinya masih stabil meski benturan akibat benda keras yang dipakai untuk memukul, masih membekas di batang hidung korban.

    Begitu mendapatkan informasi perkelahian, polisi langsung turun ke lokasi kejadian. Saat itu massa sudah menyemut. Bahkan saat awal kejadian sekitar pukul 19.00, massa yang makin ramai sempat membuat tegang, sehingga polisi beberapa kali mengeluarkan tembakan peringatan.

    Kerumunan massa bertambah besar datang dari berbagai penjuru Kota Pontianak. Padahal saat itu pelaku perkelahian sudah diamankan polisi ke Polsekta Pontianak Selatan. Namun kemudian dipindahkan ke Poltabes Pontianak setelah pelaku sempat dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalbar untuk divisum. Namun lantaran masih tetap ingin mencari pelaku pemukulan atas Sy Mustafa, sekelompok massa mendatangi Polsekta Pontianak Selatan untuk melihat langsung pelaku pemukulan.

    Situasi makin tak terkendali lantaran massa masih tetap tidak terima dengan perlakuan yang diterima Mustafa. Sejumlah massa kemudian kembali berusaha mendobrak rumah tinggal pelaku. Namun karena barikade polisi cukup ketat, massa tidak bisa masuk ke rumah tersebut.

    Beberapa pejabat Poltabes termasuk Wakapoltabes, AKBP Drs Andi Musa terus memberikan pengertian kepada massa. Hanya saja, massa sempat merusak pagar besi rumah bernomor 122a dan melakukan pelemparan batu. Saat itu, aparat dari Brimob dengan seragam lengkap antihuru hara pun diturunkan.

    Sekitar pukul 22.00, aksi massa melebar. Massa berteriak-teriak, sebagian di antara mereka kemudian beranjak dari Gang 17 melakukan sweeping di jalan. Kontan hal tersebut membuat polisi langsung bergerak mengawasi seluruh gerakan massa. Namun massa kembali terpusat di dalam dan depan Gang 17.

    Massa kemudian keluar dari Gang 17 dan berjalan ke arah Jalan Ketapang. Polisi terus memberikan pengertian, namun massa tak mempedulikan. Di Jalan Ketapang, massa kemudian melempari rumah dan mobil yang berada di sepanjang jalan. Banyak kaca rumah dan mobil yang pecah. Bahkan mobil seorang anggota kepolisian yang kebetulan terparkir di pinggir Jalan Ketapang untuk mengamankan juga jadi sasaran.

    Massa kemudian tiba di Jalan Gajah Mada. Ratusan orang tersebut terus berjalan dan berusaha melakukan sweeping di kawasan tersebut. Namun polisi bertindak cepat. Massa tetap sulit dikendalikan, akhirnya tembakan peringatan dikeluarkan. Massa terus berusaha melakukan sweeping. Namun dengan pendekatan yang dilakukan oleh polisi, massa kemudian masuk lagi ke Jalan Ketapang dan kembali menuju Jalan Tanjungpura.

    Menjelang tengah malam, massa mendengar kabar seorang dari massa diamankan polisi. Mendengar itu, beberapa orang kemudian mempertanyakan hal itu kepada polisi. Namun dengan tegas beberapa anggota polisi terus memberikan penjelasan, tidak ada massa yang ditahan. Akhirnya massa terus berjalan menuju ke Jalan Tanjungpura.

    Hingga berita ini diturunkan, massa masih berkerumun dan bertahan di Jalan Tanjungpura, namun jumlahnya tidak seramai saat awal kejadian.

    Solve the below WORLD'S EASiEST QUiZ .

    Passing requires 5 correct awnsers.
    Ok done...
    (no cheating plz)

    1) How long did the Hundred Years War last?

    2) Which country makes Panama hats?

    3) From which animal do we get catgut?

    4) In which month do Russians celebrate the October Revolution?

    5) What is a camel's hair brush made of?

    6) The Canary Islands in the Pacific are named after what animal?

    7) What was King George VI's first name?

    Cool What colour is a purple finch?

    9) Where are Chinese gooseberries from?

    10) What is the color of the black box in a commercial airplane?

    Check your answers..... .......
    ::

    ANSWERS TO THE QUiZ:

    1) How long did the Hundred Years War last?
    Ans: 116 years

    2) Which country makes Panama hats?
    Ans: Ecuador

    3) From which animal do we get cat gut?
    Ans: Sheep and Horses

    4) In which month do Russians celebrate the October Revolution?
    Ans: November

    5) What is a camel's hair brush made of?
    Ans: Squirrel fur

    6) The Canary Islands in the Pacific are named after what animal?
    Ans: Dogs

    7) What was King George VI's first name?
    Ans: Albert

    Cool What color is a purple finch?
    Ans: Crimson

    9) Where are Chinese gooseberries from?
    Ans: New Zealand

    10) What is the color of the black box in a commercial airplane?
    Ans: Orange, of course.

    100 Kalimat dari “The Secret” - Bagian 1
    Filed Under (Articles) by Administrator on October-8-2007

    1. Kita semua selalu berhubungan dengan sebuah kekuatan tanpa batas.
    2. “The Secret” (Rahasia) adalah “The Law of Attraction/LOA” (Hukum Tarik Menarik).
    3. Apapun yang sedang Anda pikirkan itulah yang Anda sedang tarik.
    4. Anda seperti magnet. Anda menjadi dan menarik apa yang Anda pikirkan.
    5. Setiap pikiran memiliki sebuah frekwensi tertentu. Pikiran mengeluarkan energi magnetik.
    6. Kebanyakan orang berpikir apa yang tidak mereka inginkan dan menarik hal yang tidak disukainya itu.
    7. Pikiran = menciptakan. Jika pikiran tersebut melekat pada emosi kuat yang baik atau buruk maka akan terjadi percepatan proses penciptaan.
    8. Anda menarik pikiran Anda yang dominan.
    9. Seseorang yang berbicara banyak tentang penderitaan akan menderita (mengeluh). Seseorang yang berbicara banyak tentang kesejeahteraan akan hidup sejahtera.
    10. Rahasia itu bukan pikiran tentang berharap.
    11. Anda tidak dapat memahami alam semesta tanpa pikiran kita masuk ke dalamnya.
    12. Pilih dan berhati-hatilah dalam berpikir! Anda adalah seni kehidupan Anda.
    13. Wajar bila pikiran tidak segera menjadi kenyataan! (Jika kita melihat sebuah gambar gajah dalam pikiran kita dan dalam sekejab muncul gajah, itu terlalu cepat)
    14. Segala sesuatu dalam kehidupan Anda, Anda telah menariknya. Terimalah kenyataan itu!
    15. Perasaan Anda diakibatkan oleh apa yang Anda pikiran.
    16. Kita tidak perlu untuk repot mencari penyebab emosi kita. Sangat sederhana! Hanya dua katagori, perasaan baik atau perasaan buruk.
    17. Pikiran yang membawa Anda ke perasaan baik berarti Anda sudah pada jalan yang tepat. Pikiran yang membawa Anda ke perasaan buruk berarti Anda belum pada jalan yang tepat.
    18. Apapun yang Anda rasakan adalah refleksi yang sempurna dari apa yang ada dalam proses penciptaan.
    19. Anda mendapat tepat seperti apa yang Anda rasakan.
    20. Perasaan bahagia akan menarik lebih banyak suasana yang bahagia.

    " Pelajaran Ketegaran "

    Di California Selatan ada sebatang pohon yang terkenal di seluruh Amerika. Sepanjang tahun pohon itu dikunjungi ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri. Bentuk pohon itu sama sekali tidak sedap dipandang mata. Tingginya kurang dari 2 meter dengan batang agak pipih & melintir. Hanya sebagian cabang ditumbuhi daun, sedang bagian lainnya gundul. Pohon itu menjadi terkenal karena tumbuh di atas batu granit yang keras. Tingginya sekitar 100 mtr di atas permukaan laut, menghadang langsung Samudera Pasifik yang anginnya keras mendera.

    Tidak ada pohon lain yang tumbuh di sekitarnya, kecuali pohon itu. Rupanya beberapa tahun lalu sebutir biji pohon terbawa angin, dan jatuh di celah batu granit yang ada tanahnya. Benih itu kemudian tumbuh, tetapi setiap kali batang muncul keluar, langsung hancur diterpa angin Pacific yang kencang. Terkadang pohon itu tumbuh agak besar, tapi badai kembali memporakporandakann ya.

    Sekalipun demikian, akarnya terus tumbuh menghunjam ke bawah mencapai tanah melewati poros-poros batu granit sambil menghisap mineral-mineral di sekitarnya. Sementara itu batangnya tumbuh terus setelah berkali-kali dihancurkan angin kencang, makin lama makin kokoh dan liat sampai akhirnya cukup kuat menahan terpaan badai, sekalipun bentuknya tidak karuan. Oleh orang Amerika, pohon tersebut dianggap sebagai simbol ketegaran karena seakan-akan memberi pelajaran kepada umat manusia untuk tetap tabah dan gigih dalam menghadapi berbagai cobaan dan gelombang kehidupan.

    Ada beberapa hal yang perlu dipahami. Pertama, selama hidup, kita tidak bisa bebas dari masalah karena masalah adalah bagian dari kehidupan. Kedua, masalah tidak selalu berdampak negatif, tetapi juga bisa positif. Bila seseorang mampu mengatasi masalahnya dengan baik, maka selain meningkatkan ketegaran juga menjadikan lebih matang dan dewasa. Intinya adalah bagaimana menghadapi masalah dan mengatasinya, serta apakah seseorang dapat belajar dari pengalamannya.

    Ada seseorang meninggal, dan ketika sadar ia sudah berada di tempat indah penuh dengan segala fasilitas. Apapun yang ia minta selalu dipenuhi. Dan tentu saja sama sekali tidak ada masalah di sana . Mula-mula almarhum sangat bahagia, tapi lama kelamaan menjadi sangat jemu karena segalanya terpenuhi, tinggal minta. Akhirnya di puncak kejemuannya ia memohon, Ya Tuhan, aku sangat jemu di Sorga ini. Pindahkan aku ke neraka. Dan apa jawaban Tuhan? Ini bukan Sorga, ini neraka!. Jika problem dihadapi dan berhasil diatasi, dibalik segala masalah ada hikmah yang bisa diambil.

    Pertama, adanya problem memberikan kesempatan kepada kita untuk membuktikan bahwa kita mampu mengatasinya. Keberhasilan mengatasi masalah dan bukan menghindarinya akan membuat diri kita menjadi lebih tegar dalam menghadapi berbagai masalah lain yang pasti suatu saat akan muncul. Kepercayaan diri kita akan meningkat dan kita tidak lagi menjadi pengeluh yang cengeng. Kedua, mengalami getirnya problem memberi peluang untuk menentukan sikap, apakah akan tetap menjalani pola hidup yang sama atau beralih ke arah yang lebih benar dan baik. Sebagian besar penyebab timbulnya masalah adalah karena salah menentukan sikap dan tindakan. Jadi sebenarnya selain memberi petunjuk bahwa kita telah salah langkah. Problem yang timbul juga memberi peluang untuk mengubah arah.

    Ada sebuah kisah menarik. Seorang pria yang bersahabat dengan orang-orang jahat, difitnah oleh teman2-nya sehingga masuk penjara selama bertahun-tahun. Setelah keluar penjara, keluarganya menganjurkan supaya mencari mereka yang memfitnah dirinya dan mengajukan mereka ke pengadilan. Tetapi pria itu menolak bahkan memaafkannya. Ia mengatakan bahwa musibah itu terjadi karena kesalahannya sendiri memilih teman-teman yang tidak baik.

    Kejadian tragis itu malah memberi peluang baginya untuk memilih jalan hidup baru yang lebih baik. Kemudian ia membuka lembaga pendidikan pribadi yang mengajarkan makna memaafkan. Keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya dan keyakinan bahwa di balik masalah ada hikmah yang bisa diambil merupakan sikap positif dan sehat.

    Akhirnya, kalau kita sadar bahwa problem/masalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan dan selalu ada cara untuk mengatasinya serta selalu ada hikmah di balik masalah, maka kita tidak akan lari dari masalah.

    * Ada Bukti Transfer Dana Humpuss ke PT Vista Bella
    Kompas - Rabu, 12 Desember 2007

    Untuk menggugat PT Vista Bella Pratama atau VBP, dibutuhkan bukti-
    bukti yang kuat. Apabila bukti-bukti itu sudah dimiliki, somasi
    tidak diperlukan lagi.

    Hal itu dikemukakan Yoseph Suardi Sabda, Direktur Perdata pada
    Bagian Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung, terkait
    kesiapan jaksa menggugat PT VBP. "Sekarang masih menunggu surat
    kuasa khusus dari Menteri Keuangan," kata Yoseph di Pengadilan
    Negeri Jakarta Selatan, Selasa (11/12).

    Menurut Yoseph, ia sudah melihat fotokopi bukti transfer dana dari
    Humpuss ke PT VBP. Dalam dokumen itu, transfer dana melalui bank
    terjadi pada Maret 2003. Padahal, transaksi jual-beli aset utang PT
    TPN pada April 2003. "Saya tidak tahu bank apa. Pokoknya, bukti
    aliran dana itu ada. Saya tidak tahu jumlahnya, tapi bukan hanya
    satu," kata Yoseph.

    Yoseph mengatakan, meskipun dokumen transfer dana itu berupa
    fotokopi, diyakini itu bisa digunakan sebagai bukti menggugat PT
    VBP. Dalam perkara gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan
    pemerintah terhadap Yayasan Beasiswa Supersemar dan mantan Presiden
    Soeharto, fotokopi dokumen diakui sebagai bukti.

    Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan
    penyimpangan dalam praktik kolusi dalam penjualan aset Grup Humpuss,
    yaitu PT Timor Putra Nasional (TPN) oleh PT VBP. Ditemukan aliran
    dana dari Humpuss kepada PT VBP untuk membeli PT TPN. Utang PT TPN
    kepada Bank Mandiri saat diambil alih Badan Penyehatan Perbankan
    Nasional sebesar Rp 4,576 triliun, namun dibeli PT VBP hanya Rp 512
    miliar.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lantas meminta Kejaksaan
    Agung untuk membatalkan transaksi tersebut.

    Jaksa Agung Hendarman Supandji, Senin malam di Cianjur, menjelaskan,
    Menkeu meminta Kejagung untuk menuntaskan proses perdatanya. Adapun
    proses pidana berkaitan dengan dugaan korupsi dan kolusinya masih
    ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. (IDR)
    ============ =========
    Aset Timor Tommy Pindah ke Investor Singapura

    http://www.indopos. co.id/index. php?act=detail& id=9681

    Selasa, 11 Des 2007,

    Aset Timor Pindah ke Investor Singapura

    Kasus Dugaan Rekayasa Pembelian Perusahaan Milik Tommy Soeharto
    JAKARTA - Dugaan soal adanya persekongkolan di balik pembelian aset
    PT Timor Putra Nasional (TPN) oleh PT Vista Bella Pratama (PT Vista)
    agaknya sulit ditelusuri. Sebab, secara diam-diam PT Vista telah
    menghapus jejak kepemilikannya di perusahaan yang dibesarkan Tommy
    Soeharto itu. Perusahaan tersebut telah menjual aset TPN ke
    perusahaan asal Singapura, Amazonas Finance Limited, pada 30 Juni
    2003.

    Hal itu diungkapkan pengacara TPN, O.C. Kaligis, dalam jumpa pers di
    Hotel Crown, Jakarta, kemarin (10/12). Menurut Kaligis, PT Vista
    telah menjual kembali atau mengalihkan seluruh piutangnya di TPN
    kepada Amazonas berdasar akta cessie No 6 tanggal 30 Juni
    2003. "Saat ini sudah ada investor baru yang memiliki PT Timor (TPN,
    Red)," katanya.

    Dengan demikian, tutur Kaligis, TPN saat ini tidak lagi punya
    hubungan dengan PT Vista. TPN produsen mobil nasional (mobnas) merek
    Timor milik Tommy yang telah gulung tikar. "Selain TPN telah
    dimiliki investor baru, kami punya surat dari BPPN tertanggal 1 Mei
    2003 yang menyebutkan adanya pengalihan piutang," jelasnya.

    Siapa pemilik atau manajemen di balik Amazonas? Kaligis mengaku
    tidak tahu. "Saya belum diberi tahu," kilahnya.

    Dalam kesempatan berbeda, Dirut PT Humpuss Eko Putro Sandjojo
    kembali menegaskan bahwa Humpuss tidak terkait dengan kasus PT Vista
    meski salah satu anak perusahaan PT Humpuss (PT Mabua, Red) disebut-
    sebut ikut mengalirkan dana pembelian aset TPN. "PT Mabua memang
    anak perusahaan kami. Tetapi, perusahaan tersebut nggak pernah
    mengalirkan dana ke PT Vista," katanya saat dihubungi koran ini
    kemarin (10/12).

    Sebuah majalah berita mingguan mengungkapkan, pada April 2003 PT
    Mabua mentransfer dana Rp 112 miliar ke BPPN atas nama PT Vista
    untuk mengikuti lelang tender aset TPN.

    Dihubungi terpisah, JAM Pidana Khusus Kemas Yahya Rahman mengatakan,
    pihaknya masih menyelidiki aspek pidana atas dugaan rekayasa
    pembelian aset TPN oleh PT Vista. "Kami belum menetapkan
    tersangkanya, " katanya di Gedung Bundar, Kejagung, kemarin.

    Menurut Kemas, tim jaksa mempertimbangkan untuk menyita sejumlah
    dokumen terkait lelang tender aset TPN dari BPPN. "Kami juga telah
    memeriksa sejumlah nama," ujarnya. Yang diperiksa, antara lain, para
    staf Bank Bumi Daya (BBD) dan Bank Dagang Negara (BDN). Kedua bank
    tersebut telah dilebur menjadi Bank Mandiri.

    Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Depkeu meminta
    kejaksaan mengusut pembelian aset TPN oleh PT Vista. Tommy disebut-
    sebut merekayasa transaksi tersebut untuk menguasai kembali asetnya.

    Awalnya, melalui Humpuss, Tommy punya utang Rp 4,5 triliun kepada
    pemerintah. Karena tak bisa melunasi secara tunai, Tommy lantas
    menyerahkan aset TPN ke BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional).
    Total aset itu ditaksir Rp 4,5 triliun atau setara dengan utang.
    Namun, saat tender aset TPN, PT Vista memborong bekas aset itu
    seharga Rp 512 miliar.

    Depkeu kemudian menemukan rekayasa berupa transfer uang dari Humpuss
    ke PT Vista. Jika rekayasa tersebut benar, praktis piutang Rp 4,5
    triliun hanya ditebus Rp 512 miliar atau 11 persen dari nilai utang.
    (agm/
    ===========
    Menteri Keuangan Tetap Minta Humpuss Bertanggung Jawab
    Koran Tempo - Jumat, 07 Desember 2007

    JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan Grup
    Humpuss tetap turut bertanggung jawab melunasi utang PT Timor Putra
    Nasional. Utang perusahaan milik bungsu mantan penguasa Orde Baru,
    Soeharto, itu nilainya Rp 4,6 triliun, belum termasuk bunga plus
    dendanya.

    "Kita bicara masalah hukumnya. Ada undang-undangnya dan ada
    kontraknya. Lihat dalam peraturan ada pelanggaran kontrak, dan di
    kontrak itu disebut tidak boleh ada afiliasi langsung ataupun tidak
    langsung. It's very strong kata-katanya, " ujarnya setelah membuka
    diskusi Rancangan Undang-Undang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
    di Jakarta kemarin. "Kalau mau tahu detailnya, tanya lawyer negara
    (kejaksaan), " ia menambahkan.

    Direktur Utama Grup Humpuss Eko Putro Sandjojo dalam konferensi pers
    beberapa waktu lalu mengatakan Humpuss tak ada urusan dengan masalah
    utang di PT Timor Putra Nasional dan PT Vista Bella Pratama. "Tidak
    benar kalau Humpuss harus menanggung kewajiban-kewajiban Timor,"
    katanya (Koran Tempo, 5 Desember).

    Eko mengklaim semua utang Humpuss yang ada di Badan Penyehatan
    Perbankan Nasional pun telah dilunasi. Jumlah utang yang sudah beres
    pembayarannya US$ 343,3 juta dan Rp 85 miliar. Ihwal adanya utang
    US$ 512 juta atau sekitar Rp 4 triliun, ia menduga utang tersebut
    milik Timor. "Kalau Timor yang punya utang, ya, silakan dihubungkan
    dengan Timor. Humpuss tak ada hubungannya dengan Timor," kata Eko.

    Namun, dia mengakui Humpuss, seperti juga Timor, memang dimiliki
    Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Di Humpuss, Tommy punya
    60 persen saham. Selain dia, Sigit Harjojudanto, kakak Tommy,
    memiliki saham di sana.

    Beberapa waktu lalu Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan indikasi
    kuat terjadinya penyimpangan dalam transaksi yang dilakukan Humpuss
    ke PT Vista Bella Pratama. Karena itu, komisi ini meminta Menteri
    Keuangan membatalkan penjualan aset Grup Humpuss kepada PT Vista
    Bella Pratama itu.AGUS SUPRIYANTO
    ============ ========= =========
    Jaksa Siapkan Somasi dan Gugatan PT Timor Putra
    Kompas - Kamis, 06 Desember 2007

    Kejaksaan Agung selaku jaksa pengacara negara menyiapkan somasi
    terhadap PT Vista Bella Pratama, perusahaan yang membeli aset utang
    PT Timor Putra Nasional dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional atau
    BPPN. Dalam somasi itu, PT Vista Bella Pratama diminta untuk
    membayar seluruh nilai aset utang PT Timor sebesar Rp 4,576 triliun.

    Demikian penjelasan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara
    Alex Sato Bya yang ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (5/12).
    Langkah itu merupakan tindak lanjut atas temuan Komisi Pemberantasan
    Korupsi (KPK) mengenai adanya praktik kolusi dalam penjualan aset
    Grup
    Humpuss, yakni PT Timor Putra Nasional (TPN). Saat itu, PT Vista
    Bella
    Pratama (VBP) membeli aset utang PT TPN hanya Rp 512 miliar.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Humpuss Eko Putro Sandjojo di
    Jakarta, Selasa, mengakui, Hutomo Mandala Putra yang memiliki 60
    persen saham Humpuss juga merupakan salah seorang pemilik Timor
    ketika perusahaan itu ditangani BPPN.

    Namun, Timor dan Vista Bella bukan anak perusahaan Humpuss dan tidak
    memiliki keterkaitan manajemen dengan Humpuss.

    Terkait hal itu, Eko meminta Menteri Keuangan dan KPK mengklarifikasi
    pernyataan bahwa PT TPN merupakan aset Grup Humpuss.

    "Tolong dibuktikan apakah tuduhan ada aliran dana dari Humpuss ke
    Vista Bella itu benar," ujar Eko. (idr/DAY)

  • Perempuan merawat bumi

    kata-mutiara-nicem
    Oleh Pdt. Mery Kolimon

    BUMI adalah tempat di mana manusia mengalami seluruh kemanusiaannya. Di bumi kita lahir dan bertumbuh menjadi dewasa. Dari bumi kita mendapat makan dan minum kita. Kita hidup dari bumi. Di atas bumi kita jatuh cinta, menikah dan menjalankan fungsi prokreasi. Di bumi anak-anak kita lahir dan kemudian melahirkan anak-anak mereka. Di bumi manusia mengembangkan peradabannya, menjadi warga dari satu komunitas budaya, bangsa dan agama. Di bumi pula kita menjadi tua, mati dan dikuburkan. Seluruh hidup kita tergantung pada alam. Tanpa manusia, alam semesta dapat terus ada; tapi tanpa alam, tanpa bumi, manusia tiada. ‘Manusia hidup dari roti,’ dan roti dibuat dari gandum, jagung dan singkong yang hidup di atas bumi. Tanpa itu manusia tidak dapat mempertahankan keberlangsungannya. Itu sebabnya banyak bangsa di dunia menyebut bumi sebagai ibu, bunda yang memelihara dan menafkahi anak-anaknya.Bumi, bunda kehidupan yang terluka

    Tapi lihatlah apa yang terjadi pada bumi. Keserakahan manusia menghancurkan bumi. Seperti ibu yang senantiasa menyusu danmembesarkan anak-anaknya tubuh bumi letih menanggung beban memberi kehidupan bermiliar anaknya. Tubuhnya pun penuh luka, digali, dikuras dan dieksploitasi untuk kepentingan dan kerakusan anak-anaknya. Dan sebagai ibu yang letih, tak jarang kita melihat ibu kita bersusah hati, merintih dan mengaduh bahkan marah dan menghukum anak-anaknya.

    Ketika dunia tercipta, demikian teologi Kristen mengajarkan, semua baik adanya. Hutan hutan alami menjadi rumah bagi berjuta spesies tanaman dan binatang. Laut menjadi tempat yang nyaman bagi banyak jenis ikan dan biota laut lainnya. Sungai-sungai mengalir dari kaki gunung, jernih dan murni memberi kehidupan bagi mereka yang hidup di tepi alirannya. Sumber air dalam tanah menopang kehidupan mereka yang hidup di atasnya. Burung-burung terbang dan menari, merayakan kemurahan Allah yang menciptakan mereka dalam kebebasan untuk menikmati kasihNya. Bukan hanya makhluk yang merasakan keagungan penciptaan, bahkan sang Pencipta pun melihat semua itu baik, bahkan sungguh amat baik. Selanjutnya manusia diberi tugas untuk mengelola alam yang indah itu, mengaturnya baik-baik dengan kuasa yang diterimanya dari Allah.

    Tapi kerakusan manusia merusak keindahan itu. Kuasa yang diterimanya dari Allah disalahgunakannya. Bumi tidak dikelola dengan tanggung jawab. Keagungan Eden tercabik; hubungan harmonis dan mutualis antara manusia dan alam diganti dengan hubungan yang eksploitatif. Pandangan modernitas yang menepis sikap hormat dan respek terhadap otoritas bumi semakin memperparah kerusakan alam. Bumi dilihat sebagai obyek yang tersedia semata untuk kepentingan manusia. Otoritas alam sebagai sesama ciptaan yang indah dan mulia dihadapan pencipta dikangkangi. Dan bumi kita hari ini adalah bumi yang penuh luka. Hutan-hutan dijarah; isi laut dikeruk; bahan kimia beracun ditumpahkan ke laut memusnahkan beragam biota yang hidup di dalamnya; sungai dan sumur tercemar, gunung batu diratakan dengan tanah untuk kepentingan eksploitasi marmer. Ibu kita sedang bersedih, ia sedang merintih dan mengeluh.

    Negara kita, demikian pendapat banyak ahli, termasuk negara yang akan merasakan dampak paling besar perubahan iklim akibat pemanasan global. Peningkatan suhu bumi yang diakibatkan oleh rusaknya lapisan ozon akan menyebabkan berbagai bencana alam serta menimbulkan dan meningkatkan angka kasus penyakit seperti asma, kanker kulit, serta penyakit dengan vektor nyamuk (malaria, demam berdarah, chikungunya, radang otak dan filariasis). Karena itu tugas untuk menyelamatkan bumi bukan hanya tugas pihak atau badan tertentu. Ini tugas bersama kita. Semua pihak, laki-laki dan perempuan, anak-anak dan dewasa, lembaga pemerintah dan bukan pemerintah, komunitas agama dan masyarakat luas terpanggil untuk menyelamatkan bumi kita.Perempuan merawat bumi

    Syukurlah kesadaran akan pentingnya merawat dan memulihkan hubungan dengan bumi tetap terjaga dalam masyarakat suku-suku kita. Lihatlah perempuan-perempuan Mollo yang bertahan berminggu-minggu di kaki gunung batu Nuat Mollo di Desa Ajaobaki atau gunung batu Naetapan di Desa Tunua untuk menolak pertambangan di sana. Mereka meratapi gunung batu Nau Sus yang telah rata dengan tanah. Padahal gunung batu bagi orang Meto adalah tulang punggung pulau ini. Dan rakyatMollo sebagai saudari perempuan dari delapan komunitas suku di pulau ini memahami dirinya sebagai penjaga pulau ini. Mollo adalah hulu dan jantung bagi kehidupan di nusa ini karena di sana ada Mutis dan gunung-gunung batu lainnya yang menjadi sumber mata air bagi pulau Timor. Di berbagai komunitas adat respek terhadap alam masih terjaga, dan ini bisa menjadi kekuatan yang dimanfaatkan untuk mempertahankan kehidupan bumi yang berkualitas.

    Ada contoh lain dari India Utara, yakni dari kalangan penduduk asli daerah Rajasthan yang disebut Bishnoeis. Nama itu sendiri berarti ‘pengikut dua puluh sembilan aturan/perintah’ . Aturan-aturan itu antara lain melarang pengikutnya menebang pohon dan membunuh binatang. Akibatnya, hubungan mereka dengan alam, dengan flora dan faunanya- dicirikan secara sangat kuat oleh perasaan hormat dan kasih. Praksis dari agama mereka telah terbukti menjadi alat yang efektif untuk konservasi alam dan peluasan hutan di sekeliling mereka. Perempuan-perempuan dari komunitas ini mengasuh dan menyusui anak-anak rusa yang ibunya terluka atau terbunuh seperti anak-anak mereka sendiri. Tradisi luhur ini menemukan ekspresinya dalam gerakan Chipko yang terkenal dengan ‘memeluk pohon’ sebagai simbol perlawanan terhadap perusakan hutan dan perlindungan alam.

    Perempuan mempunyai kedekatan khusus dengan alam. Dulu, sebelum industri berkembang, saat masyarakat dunia kita masih hidup dari berburu, ada pembagian peran di antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki berburu, perempuan menanam dan mengupayakan pertanian. Halaman-halaman rumah ditanami berbagai tanaman untuk kebutuhan keluarga. Karena itu perempuan dekat dengan alam, bersahabat dan menaruh hormatkepadanya. Alam menyediakan makanan dan minuman bagi komunitas mereka. Saat mereka dan anak-anak mereka sakit, alam menyediakan tanaman obat yang menyembuhkan. Dengan hasil kebun pula mereka memuliakan Sang Pencipta dan Penyelenggara Hidup.

    Tatkala modernitas berkembang dan peradaban manusia di negeri ini dipengaruhi secara sangat kuat oleh modernitas tersebut, persahabatan dan rasa hormat terhadap alam tersebut dapat terkikis. Visi persahabatan dengan alam digantikan dengan eksploitasi alam demi kepentingan manusia. Gunung batu dan mata air tidak lagi dihormati sebagai fatu kanaf ma oe kanaf yang menentukan identitas diri sebagai bagian dari komunitas pulau ini melainkan diukur semata dari nilai ekonomisnya; seberapa besar rupiah yang dihasilkan dari pengerukan batu-batu tersebut.

    Mari kita belajar dari para perempuan Mollo yang berjuang mempertahankan gunung batu di kampung-kampung mereka. Mari kita dengar panggilan dari lereng Gunung Mutis untuk memelihara dan merawat pulau ini. Perempuan adalah pengelola sumber daya keluarga. Mereka tahu bahwa kehidupan di negeri yang dicirikan oleh batu yang bertanah ini mensyaratkan persahabatan dengan alam. Pulau ini telah menafkahi anak-anaknya dari generasi ke generasi. Dan keberlanjutan kehidupan manusia di pulau ini tergantung pada keseimbangan batu, hutan, tanah dan air yang ada di alamnya.

    Perempuan dan anak-anak dari negara-negara miskin adalah kelompok yang paling rentan sebagai korban dari kerusakan ekologis dan hancurnya keseimbangan dan keterhubungan manusia dan alam. Penghancuran hutan dan gunung batu, erosi tanah dan penggunaan pupuk serta pestisida kimiawi yang tidakterkontrol memimpin kepada melemahnya ketahanan ekonomi lokal yang kepadanya perempuan tergantung. Semakin meningkatnya migrasi tenaga kerja perempuan dari daerah ini sebagai tenaga buruh yang murah di pabrik-pabrik di Jawa atau pembantu rumah tangga di negara-negara lain, bahkan berkembangnya industri seks merupakan dampak dari kerentanan perempuan akibat rusaknya sumber daya lokal yang mendukung hidup mereka selama ini.

    Masa depan kehidupan kita karena itu sangat ditentukan oleh kemauan baik kita semua untuk berdamai dengan alam, untuk membangun solidaritas ekologis dengan bumi di mana kita hidup. Sebagai ganti memahami alam dalam pandangan ‘antroposentrik’ yang menempatkan manusia sebagai pusat alam semesta dan bahwa seluruh alam diciptakan untuk manusia, kini saatnya kita mengembangkan pemahaman yang ‘biosentrik.’ Ini adalah cara pandang yang memahami bumi dengan respek dan bukan menyempitkannya dengan kepentingan manusia. Alam memiliki nilai dalam dirinya sendiri dan tidak semata-mata untuk dieksploitasi bagi kepentingan manusia. Sebagaimana dijelaskan oleh Thomas Berry planet bumi telah ada sekitar sepuluh miliar tahun yang lalu, kehidupan di atas planet ini tujuh miliar tahun yang lalu. Tumbuh-tumbuhan muncul sekitar enam ratus juta tahun yang lalu, dan binatang muncul beberapa waktu kemudian. Sedangkan manusia baru muncul sekitar dua juta tahun yang lalu. Jadi alam ini telah ada jauh sebelum manusia ada di bumi. Karena itu adalah arogan kalau kita berpikir bahwa alam ini ada semata-mata untuk kita.

    Sehubungan dengan itu kita menyambut baik kontes adenium dan pameran tanaman hias yang diselenggarakan oleh Pos Kupang beberapa waktu yang lalu di Kota Kupang. Lihatlahdampak baik dari kontes ini. Di sudut-sudut rumah ibu-ibu berlomba-lomba menanam tanaman hias. Bapak-bapak pun tidak ketinggalan. Halaman-halaman rumah kita menjadi lebih semarak. Harapan kita bahwa ini akan menjadi pemicu tren baru dalam merawat alam yang telah dirusakkan oleh tangan manusia sendiri.

    Di lain pihak kita perlu mewaspadai bahwa jangan sampai kontes dan pameran tanaman hias ini hanya ditujukan untuk kepentingan bisnis, komersial dan kosmetik semata dan gagal untuk mendorong pada kesadaran ekologis yang lebih fundamental. Bumi kita sedang sakit. Yang diperlukan bukanlah upaya kosmetik yang dangkal untuk menghiasi tubuhnya yang luka dan penuh borok. Yang kita perlukan adalah kerendahan hati untuk merawat bumi, untuk memulihkannya dari luka-luka kimiawi dan industrial yang menyakitinya. Untuk mencintai alam dan menghormatinya. *
    __._,_.___

    'Quick Count' Dilarang!

    http://www.lampungp ost.com/buras. php?id=200711300 1104215

    Jum'at, 30 November 2007
    BURAS
    'Quick Count' Dilarang!

    H.Bambang Eka Wijaya:

    DPR berkeras memasukkan dalam Undang-Undang Pemilu larangan memublikasikan hasil riset prapemilu dan quick count sebelum hasil resmi perhitungan KPU dan KPUD diumumkan! Alasannya, bisa memengaruhi sikap pemilih!" ujar Umar. "Sejumlah lembaga survei membuat pernyataan sikap bersama menolak larangan tersebut!"

    "Kenapa cara berpikir kalangan elite--politisi dan penguasa--kita jadi mundur?" sambut Amir. "Di negara demokrasi maju survei atau riset prapemilu itu membantu peningkatan kualitas isu yang diusung partai politik atau kandidat! Dengan kejar-kejaran angka hasil polling pendapat umum, misalnya, persaingan terjadi justru untuk menghasilkan rumusan terbaik kebijakan menyangkut kepentingan rakyat yang akan dijalankan jika terpilih!"

    "Mungkin justru tuntutan persaingan kualitas lewat publikasi hasil riset itu yang ditakutkan politisi dan penguasa kita, sehingga cari cara mengelak lewat materi undang-undang yang sedang mereka siapkan!" tukas Umar. "Sebab, masalah konsep dan implementasi pemecahan masalah itu yang paling lemah pada elite politik kita, sehingga dorongan ke arah persaingan untuk itu dari hasil survei dan riset publik harus mereka hentikan lebih dini!"

    "Juga soal quick count, perhitungan cepat hasil pemilu berdasar sampel acak, selama ini terbukti akurat!" timpal Amir. "Kecepatan informasi dibutuhkan agar tak membuang-buang waktu menanti perhitungan yang bertele-tele, yang justru bisa mengganggu konsentrasi rakyat terhadap pekerjaannya! Ini era informasi, semangat zamannya sudah begitu!"

    "Mungkin karena dengan perhitungan cepat itu publik segera tahu hasil pemilu bisa mempersukar usaha untuk mengakal-akalinya! " sambut Umar.

    "Hari gini mau melakukan hal-hal konyol itu?" entak Amir. "Selain zaman seperti itu sudah berlalu, rakyat dan sesama peserta pemilu juga tak bisa diakal-akali! Pokoknya, janganlah sampai mundur lagi dari tanda-tanda kemajuan yang telah dicapai! Kesampingkan keinginan membuat rakyat serbagelap atas proses yang sedang berlangsung karena dengan informasi yang tepat pada waktunya, rakyat juga tak salah mengantisipasi keadaan dan bisa bersikap lebih tepat! Soal pemilih bisa berubah sikap akibat hasil survei, itu justru suatu kemajuan karena menunjukkan rakyat makin sadar informasi!"

    "Masalahnya bagaimana kalau ternyata elite politik tetap berkeras memberlakukan larangan itu dalam undang-undang baru nanti?" kejar Umar. "Apalagi kalau pemberlakuannya diberi sanksi pidana pula!"

    "Kalau itu yang dilakukan, berarti politik makin eksklusif untuk kepentingan elitenya belaka, sedang rakyat untuk menyimak kualitas prosesnya dan mendapatkan hasilnya lebih cepat saja dikecundangi! " jawab Amir. "Sekaligus dengan demikian, selain secara kualitatif proses pemilu akan berlangsung begitu-begitu terus--nyaris tak menyentuh kepentingan rakyat sama sekali--hak rakyat untuk tahu, people right to know, yang dijamin deklarasi hak-hak asasi manusia sedunia itu dilanggar elitenya! Jadi, kalau hal itu dipaksakan juga, berarti elite politik kita memang sudah sesukanya sendiri saja!" ***

    Kenalan, Kawan & Sahabat

    Sepanjang perjalanan hidup kita selaku manusia kita berpeluang berkenalan dan mengenali banyak orang. Orang-orang ini pada amnya dapat dikatogeri kepada tiga kumpulan: Kenalan, Kawan dan Sahabat.

    1.Kenalan(Known) : Orang-orang ini adalah mereka yang kita kenali nama atau ingat nama mereka namun kita tidak rapat dengan mereka. Perhubungan adalah berputar sekitar "Hai atau Hello" lalu berjabat tangan dan bersoal-jawap beberapa soalan dan meminta diri. "Bah, minta maaf, saya ada urusan. Sampai jumpa lagi. Ok, bye..." Pendek kata, kita saling mengenali tetapi tidak rapat dan tidak merasa apa-apa meskipun tak berhubungan sekalian lama. Kerana mereka tidak mempangaruhi dan tidak menyentuh hidup kita. Tidak ada kerinduan untuk bertemu. Tapi kalau terjumpa secara tiba-tiba berteguran juga. Namun tidak dapat bercerita panjang. Macam mau cepat-cepat pergi saja dengan alasan ada urusan. Rasa seperti tidak enak bercakap lama-lama. Kalau dibawa pergi makan dan minum pun tidak mahu. Pasti menolak dengan alsan sudah "baru juga makan dan minum nii." Inilah yang dikatakan orang-orang yang kita kenali namun tidak rapat. Tetapi bagi orang-orang yang tiba-tiab kita jumpa dan mereka masih mesra dengan kita, mereka inilah yang dikatakan kawan atau "Companions".

    2.Kawan(Companions) : Mereka ini adalah orang-orang yang bersama-sama dengan kita terutama sekali semasa bersekolah, atau menuntut di pengajian tinggi atau sama mengikuti kursus atau latihan untuk suatu aktiviti. Malah sama sama membesar dan bersukan seperti bermain bolasepak. Dimasa-masa tersebut kita rapat sekali tetapi bila dah tamat sekolah, atau pengajian atau kursus dan masing-masing sibuk dengan pekerjaan dan kehidupan sendiri maka perhubungan itu menjadi renggang. "Lost contact" dah. Walau bagaimana pun kalau terjumpa dikedai atau dimana-mana pasti panjang cerita. Disamping meluangkan masa untuk makan dan minum. Inilah yang dikatakan kawan. Pendek kata, jarang-jarang berjumpa tetapi kalau tiba-tiba berjuma pasti ramai juga! Kisah-kisah lalu terungkit kembali. Kisah yang manis dan lucu pasti menjadi bahan percakapan. Tapi apa yang jelas ialah kawan biasanya tidak "keep in touch" dengan kita. Tetapi bagi beberapa orang yang "stay in touch" dengan kita meskipun pun tak selalu tetapi mereka tetap bertanya khabar sekali-sekala, orang-orang seperti inilah yang dikatakan Sahabat atau "Friends."

    3.Sahabat(Friends) : Orang-orang yang kita kenali dari dulu lagi sampailah sekarang. Meskipun tak selalu berjumpa tetapi rapat. Kalau ada apa masalah seperti merekalah yang kita cari dan mereka sedia membantu. Dan kalau ada keramaian seperti perkahwinan mereka pasti kita jemput. Walaupun tidak selalu bertemua namun sekurang-kurangnya ada beberapa kali bertemu didalam setahun. Misalnya pada hari-hari perayaan. Mereka pandai datang sendiri ke rumah atau tiba-tiba muncul dihadapan rumah kita. Kalau berjumpa pasti panjang sekali cerita dan makan bersama. Mereka ini kalau mendengar kita ada masalah besar mereka pasti datang dan memberi bantuan meskipun kita tidak meminta. dan mereka ini juga tidak meminta-minta daripada kita. Mereka iklas dan jujur didalam persahabatan. Inilah yang kita kenali sebagai sahabat sejati atau "best friend."

    Memang banyak sekali orang yang kita temui didalam hidup kita. Namun bukan semua orang boleh dianggap sebagai sahabat. Sebenarnyanya kebanyakan ynag kita kenal sekadar menjadi kenalan dan kawan sahaja. Walau bagaimana pun, samada seseorang itu sekadar kenalan atau kawan atau sahabat, perkara ini terserahlah kepada kita untuk menilai orang-orang yang kita temui didalam hidup kita. Namun kalau kita telah berjanji kepada seseorang bahawa kita akan menjadi sahabatnya selama-lamanya maka kita ada kewajipan untuk membukitkan janji kita ini. Jangan hanya manis dimulut sahaja tetapi dihati lain-lain. Pendek kata, bersahabat biarlah selama-lamanya.

    Exodiac NewsLetter

    Beberapa film yang direlease minggu ini di indonesia (sampai dengan tanggal 30 Nov 2007) :

    THE KINGDOM (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001554 )
    Pemain : Jamie Foxx, Jennifer Garner, Chris Cooper, Jason Bateman, Jeremy Piven
    Produksi : Universal Pictures
    kategori : Thriller
    Sinopsis : Ronald Fleury, Agen Spesial FBI (Jamie Foxx) bergabung dengan team elit untuk sebuah misi dalam menghadapi teroris di Saudi Arabia. Tanpa latihan dan pengalaman yang cukup membuat mereka harus berhadapan dengan serangan-serangan mematikan dari para teroris. Hingga akhirnya muncul kapten dari kepolisian saudi yang membantu mereka untuk melindungi dan membantu mereka.

    FILM HOROR (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001629)
    Pemain : Angie Virgin, Sheila Marcia, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Cut Memey, Ferry Irawan
    Produksi : Indika Entertainment
    kategori : Horror, Comedy, Asian
    Sinopsis : "Film Horor" adalah sebuah konsep film Scary Movie Versi Indonesia yang akan mengetengahkan parodi dari beberapa film-film horor Indonesia dan film-film horor International lainnya yang telah meraih box office. Selain itu, "Film Horor" juga akan menyajikan parodi dari kejadian-kejadian faktual yang pernah menjadi hot issue, baik dari kalangan politikus, selebritis maupun dunia perfilman Indonesia.

    "Perlu diketahui bahwa Film Horor ini merupakan film Scary Movie Versi Indonesia yang pertama dan satu-satunya di Indonesia", tegas Shankar Produser Indika Entertainment yang selalu sukses dengan film-film horornya. Konsep film ini diilhami oleh film Scary Movie produksi Hollywood yang telah mencapai sukses hingga 4 sekuel, yaitu Scary Movie 1 s/d 4. Indika ingin menyuguhkan alternatif baru bagi para penggemar film, karena "Film Horor" adalah satu-satunya film yang menampilkan reuni para hantu kondang Indonesia paling lengkap dan komplit. "Di film ini setannya komplit, segala jenis hantu ada disini, jadi penonton puas nontonnya, bayar satu tiket, dapat semua hantu", tutur Shankar.

    Dahsyatnya lagi, film ini menggunakan trick yang sama dengan trick yang digunakan pada film Matrix Hollywood. Bahkan, pengerjaan special effect Mock Up didatangkan khusus dari Hollywood, yaitu orang yang pernah membuat special effect pada film The Lord of The Ring. Selain itu, beberapa crew yang terlibat dalam "Film Horor" ada yang dari Jerman, New York dan Hollywood.

    Seperti pada film-film sebelumnya, kali ini pun Shankar memasang bintang-bintang muda ternama, seperti Angie Virgin, Sheila Marcia Joseph, Andhika Gumilang, Reza Rahadian, Shierly Rushworth, Ferdinal Arnaz, Secha Lauretta, Tertamayasari dan special hot appereance Elena Lubis, Rebecca serta Maria Eva. Tak ketinggalan juga bintang-bintang ternama lainnya, seperti Cut Memey dan Ferry Irawan ikut memperkuat film ini sebagai cameo.

    Film yang direkomendasikan kepada para ibu hamil, penderita sakit jantung dan orang sakit hati ini akan digarap oleh Toto Hoedi. "Film Horor" garapan Toto Hoedi ini selain mampu memenuhi selera pasar karena temanya baru dan unik, juga kaya akan permainan teknis effect yang mampu memacu adrenalin penonton sekaligus menciptakan suasana mencekam.

    "Film Horor" sendiri berkisah tentang sekelompok mahasiswa jahil, yaitu Beni, Dani dan Asto yang saling bertaruh dengan target meniduri Mala, seorang mahasiswi cantik di kampus. Namun sayang, tanpa disengaja Mala tewas mengenaskan ditangan mereka. Tapi anehnya, jasad Mala lenyap tidak pernah ditemukan. Dan mulai saat itu malapetaka mengerikan pun kerap menghantui mereka.

    SKINWALKERS (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001492)
    Pemain : Scott Anderson, Jason Behr, Lyriq Bent, Sarah Carter, Kim Coates, Barbara Gordon, Tom Jackson, Rogue Johnston, Matthew Knight, Elias Koteas, Natassia Malthe, Carl Marotte, Rhona Mitra, Ramona Pringle, Shawn Roberts, David Sparrow
    Produksi : Lions Gate Films
    kategori : Action, Horror
    Sinopsis : "Skinwalkers" adalah film horor aksi yang berkisah tentang seorang anak laki-laki berusia 12 tahun yang secara tiba-tiba menemukan dirinya di sebuah pertempuran dua group manusia serigala. Satu kelompok berjuang untuk melindunginya, sedangkan kelompok lainnya berusaha untuk membunuhnya. Sedangkan ibunya sedang mencari informasi mengapa anaknya dapat berada di tempat tersebut sebelum terlambat.

    ROTTWEILER (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001671)
    Pemain : William Miller, Irene Montalà, Paulina Gálvez, Cornell John, Lluís Homar, Paul Naschy, Nicholas Aaron
    Produksi : Castel Film Romania
    kategori : Horror, Sci-Fi
    Sinopsis : Ini adalah sebuah duel. Dimana seorang pria mencoba melarikan diri, tetapi dikejar oleh monster yang terus mengejar dan menghancurkan apa saja yang ada disekitarnya. Kisah ini dimulai ketika Dante (William Miller), seorang narapidana disebuah penjara yang brutal dan bengis, mencoba melarikan diri. Akan tetapi usahanya tidaklah mudah. Dipenjara tersebut terdapat penjaga yang tak mudah untuk dikalahkan yaitu Rott, seekor anjing berbahaya dan merupakan mesin kematian. Terlatih untuk menjaga para narapidana. Rencana melarikan diri akan mengancam keselamatan Dante, karena binatang mesin ini tak akan berhenti hingga mangsanya terkalahkan.

    untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di : http://www.exodiac. com/movies/ release.php? r=3

    Beberapa film yang release di luar negeri minggu ini :
    WHISPER (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001688)
    Pemain : Josh Holloway, Sarah Wayne Callies, Blake Woodruff, Joel Edgerton, John Kapelos, Dulé Hill, Michael Rooker
    Produksi : Universal Home Entertainment
    kategori : Thriller

    THE SAVAGES (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001689)
    Pemain : Laura Linney, Philip Seymour Hoffman, Philip Bosco, Peter Friedman, Gbenga Akinnagbe, Cara Seymour
    Produksi : Fox Searchlight
    kategori : Drama, Comedy

    AWAKE (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001690)
    Pemain : Hayden Christensen, Jessica Alba, Lena Olin, Terrence Howard, Steven Hinkle, Jennifer Pedersen, Sam Robards, Poorna Jagannathan, Court Young
    Produksi : MGM Studios
    kategori : Drama, Thriller

    BADLAND (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001748)
    Pemain : Jamie Draven, Grace Fulton, Joe Morton, Vinessa Shaw, Chandra West
    Produksi : Badland Corporation
    kategori : Thriller

    HE WAS A QUIET MAN (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001749)
    Pemain : Christian Slater, Elisha Cuthbert, William H. Macy
    Produksi : Neo Art & Logic
    kategori : Drama, Comedy

    PROTAGONIST (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001692)
    Pemain : -
    Produksi : IFC Films
    kategori : Documentary

    THE DIVING BELL AND THE BUTTERFLY (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001691)
    Pemain : Mathieu Amalric, Emmanuelle Seigner, Marie-Josée Croze
    Produksi : Miramax Films
    kategori : Drama

    THE ROCKET (http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001739 )
    Pemain : François Langlois Vallières, Roy Dupuis, Sean Avery, Pascal Dupuis, Ian Laperriere, Vincent Lecavalier, Stéphane Quintal, Mike Ricci
    Produksi : Palm Pictures
    kategori : Drama

    THE SASQUATCH GANG ( http://www.exodiac. com/movies/ detail.php? id=EM001693)
    Pemain : Justin Long, Joey Kern, Jon Gries
    Produksi : Screen Media Films
    kategori : Comedy

    untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di : http://www.exodiac. com/movies/ release.php? r=1

    Film Review (spoiler warning) minggu ini :
    THE KINGDOM oleh Joze (http://www.exodiac. com/movies/ reviewdetail. php?id=EMR000039 4)
    THE KINGDOM oleh Denny ( http://www.exodiac. com/movies/ reviewdetail. php?id=EMR000039 3)
    Quickie Express oleh Maya Damayanti (http://www.exodiac. com/movies/ reviewdetail. php?id=EMR000039 1 )
    Hitman oleh Joze (http://www.exodiac. com/movies/ reviewdetail. php?id=EMR000039 2)

    untuk review film lainnya dapat dilihat di http://www.exodiac. com/movies/ review_list. php

    Exodiac.com

    Penentu Kemungkinan Terumit

    Fase Grup Liga Champion 2007/08 akan memasuki matchday enam atau terakhir pada Selasa dan Rabu ini. Masih ada tujuh tiket yang diperebutkan 13 tim, termasuk dua raksasa penguasa Liga Champion, Liverpool di Grup A dan Real Madrid di Grup C. Keduanya bisa tersingkir jika tergelincir di partai terakhir.

    Persaingan di Grup A dan C memang paling panas karena semua tim masih berpeluang lolos ke fase knock-out. Di Grup A, FC Porto memimpin dengan nilai 8, dibuntuti Marseille (7), Liverpool (7), dan Besiktas (6). Komposisi itu membuat peluang Porto paling besar karena hanya butuh hasil imbang saat menjamu Besiktas.

    Kala bertarung di Istanbul, Porto pun bisa menang 1-0 sehingga di atas kertas Porto bisa meraih angka minimal satu. Meski begitu, Porto tidak bisa memandang sebelah mata karena permainan Besiktas sulit diprediksi. Meski sempat dicukur Liverpool 8-0 di Anfield, Besiktas bisa mengalahkan Marseille dan Liverpool di Istanbul.

    Pemenang laga do-or-die antara Marseille dan Liverpool di Velodrome akan lolos. Namun, jika Marseille dan Liverpool bermain imbang, perhitungan rumit akan terjadi karena hasil Porto dan Besiktas sangat mempengaruhi siapa yang berhak lolos.

    Kalau Porto menang atas Besiktas dan Marseille bermain imbang dengan Liverpool, nilai akhir adalah Porto (11), Marseille (8), Liverpool (8), serta Besiktas (6), dan yang lolos adalah Porto dan Marseille. Marseille unggul agregat dalam head-to-head dengan Liverpool karena sebelumnya menang 1-0 di Anfield.

    Akan tetapi, jika Besiktas menang atas Porto, sedangkan Marseille dan Liverpool imbang, yang lolos justru Besiktas dan Liverpool dengan urutan Besiktas (9), Liverpool (8), Marseille (8), dan Porto (8). Penentuan posisi siapa yang lebih baik jika ada dua atau lebih tim yang memiliki angka sama dijabarkan pada Ayat 6.05 Artikel 6 Regulasi Liga Champion tentang Sistem Kompetisi. Ada enam kriteria untuk menentukannya (lihat boks).

    Dengan nilai akhir sama 8, poin pertemuan sesama mereka pun sama, yakni 5 (Porto vs Liverpool 1-1, Liverpool vs Marseille 0-1, Marseille vs Porto 1-1, Porto vs Marseille 2-1, Liverpool vs Porto 4-1, dan terakhir Marseille vs Liverpool imbang).

    Kondisi tersebut membuat peraturan nomor 2 pada Artikel 6 Regulasi Liga Champion akan diterapkan, yakni klub terbaik yang memiliki selisih gol terbanyak dari pertemuan tiga tim tersebut. Urutannya Liverpool kini 5-3 atau +2, Marseille 3-3 (0), sedangkan Porto kini 5-7 (-2), dan defisit gol Porto akan bertambah, bergantung pada kalah berapa gol mereka dari Besiktas.

    Perhitungan rumit juga bisa terjadi di Grup C. Kini urutannya adalah Madrid (8), Olympiakos (8), Bremen (6), dan Lazio (5). Lazio bisa lolos jika menang atas Madrid, dengan catatan Bremen kalah dari Olympiakos. Jika demikian, nilai Lazio dan Madrid sama 8, tapi Lazio unggul head-to-head atas Madrid.

    Akan tetapi, posisi akan berbeda jika Lazio menang atas Madrid dan Bremen menang atas Olympiakos sehingga nilai akhirnya adalah Bremen 9, Madrid 8 dan Lazio 8, serta Olympiakos 8. Poin Madrid, Lazio, dan Olympiakos dari pertemuan mereka pun semuanya 5 dari hasil-hasil: Olympiakos vs Lazio 1-1, Lazio vs Madrid 2-2, Madrid vs Olympiakos 4-2, Olympiakos vs Madrid 0-0, Lazio vs Olympiakos 1-2, dan Lazio menang atas Madrid, sehingga selisih gol yang dilihat.

    Dari selisih gol, Madrid saat ini paling baik, yakni 6-4 atau +2, Lazio 4-5 (-1), dan Olympiakos 5-6 (-1). Artinya selisih gol kemenangan Lazio atas Madrid akan menentukan. Jika Lazio menang dengan selisih 1 gol, Madrid yang lolos, tapi jika Lazio menang dengan selisih 2 gol, Lazio yang lolos. Namun, sekali lagi, dengan catatan Bremen menang atas Olympiakos.

    Hitungan Lebih Mudah

    Sementara itu, hitung-hitungan di grup lain relatif lebih mudah. Di Grup B, hasil di Gelsenkirchen antara Schalke (7) kontra Rosenborg (5) akan menentukan siapa yang bakal lolos. Laga Chelsea melawan Valencia tidak berpengaruh lagi karena Chelsea sudah lolos dan Valencia telah tersingkir.

    Dari Grup D, dua tiket sudah dikuasai Milan dan Celtic, yang memastikan kelolosan pada Selasa pekan lalu. Jadwal di grup ini dimajukan karena Milan akan tampil di Piala Dunia Klub di Jepang. Celtic lolos meski pada matchday enam kalah dari Milan. Keberuntungan datang kepada Celtic karena pesaingnya, Shakhtar, kalah di rumah dari Benfica.

    Di Grup E, Rangers dan Lyon akan bersaing untuk mendampingi Barcelona, yang sudah lebih dulu lolos. Jadi, pertemuan di Glasgow antara Rangers kontra Lyon benar-benar menjadi penentu nasib. Keduanya bisa memiliki nilai akhir sama 8 jika imbang, tapi Rangers unggul agregat sehingga Rangers sebetulnya hanya butuh hasil imbang.

    Manchester United dan AS Roma telah meloloskan diri dari Grup F sehingga hasil apa pun di grup ini tidak mempengaruhi posisi. Sama halnya dengan Grup H, yang sudah meloloskan Sevilla dan Arsenal.

    Di Grup G, Fenerbahce (8) dan PSV (7) akan berebut satu tiket sisa. Satu tempat lain telah menjadi milik Internazionale. Fenerbahce lebih beruntung karena peluang untuk menang sangat besar saat menjamu tim terlemah di grup itu, CSKA Moskva. Jika PSV gagal menang atas Internazionale, Fenerbahce bahkan pasti lolos, apa pun hasilnya dengan CSKA. Nilai akhir Fenerbahce dan PSV pun bisa sama 8, tapi Fenerbahce unggul agregat dari dua pertemuan. (Yudhi F. Oktaviadhi)

    Jika Nilai Sama

    Seandainya ada dua atau lebih tim yang nilainya sama di fase grup, urutan ranking dilihat sesuai Ayat 6.05 Artikel 6 Regulasi Liga Champion tentang Sistem Kompetisi:

    1. Poin tertinggi dari pertandingan di antara tim-tim tersebut.
    2. Selisih gol terbanyak dari pertandingan di antara tim-tim tersebut.
    3. Jumlah gol terbanyak yang dihasilkan dalam partai tandang dari pertandingan di antara tim-tim tersebut.
    4. Selisih gol dari semua pertandingan yang dimainkan di grup.
    5. Jumlah gol terbanyak yang dihasilkan.
    6. Jumlah poin koefisien tertinggi yang diakumulasikan oleh klub yang dipertanyakan, juga asosiasi, dalam lima musim sebelumnya.

    Panggung Jual-Beli

    Dampak keberhasilan di Liga Champion tak melulu menyangkut fulus. Keuntungan pribadi pun bisa dipetik pemain dan pelatih.

    Liga Champion adalah panggung atraksi untuk menarik perhatian dalam hal jual-beli. Tak hanya itu, penampilan melawan klub dari negara berbeda penting sebagai pembuktian pada pelatih nasional. Apalagi Euro 2008 siap dipentaskan.

    Itu sebabnya kiper Jerzy Dudek memutuskan ingin keluar dari Real Madrid di bursa transfer musim dingin. Katanya, “Saya harus mencari klub yang memberi kesempatan tampil rutin bila ingin mengawal gawang Polandia di Euro 2008.”

    Bagi mereka yang namanya belum menjulang, penampilan apik di Liga Champion bisa membawa pada kehidupan yang lebih baik.

    Berikut segelintir contoh mereka yang sukses memanfaatkan panggung Liga Champion sebagai media menuju klub elite. (wesh)

    Michael Ballack dan Ze Roberto: Diboyong Muenchen seusai membawa Leverkusen mencapai final LC 2002
    Robert Prosinecki: Pindah ke Real Madrid setelah membawa Red Star menjuarai Piala Champion 1991.
    Marcel Desailly: Hengkang ke AC Milan sesudah membawa Marseille juara Piala Champion 1993.
    Edgar Davids: Diboyong AC Milan setelah membawa Ajax ke final Piala Champion 1996. Ajax kalah adu penalti vs Juventus 1996)
    Nwankwo Kanu: Bintang Ajax di Piala Champion 1996 pindah ke Inter seusai kejuaraan.
    Jose Mourinho: Digaet Chelsea setelah membawa FC Porto juara Liga Champion 2004. Diikuti Ricardo Carvalho.
    Deco: Otak kesuksesan FC Porto di Liga Champion 2004 yang diminati Barcelona
    Dado Prso: Rangers sangat menyukai aksinya bersama AS Monaco di Liga Champion 2004.
    Park Ji-sung: Penampilannya membawa PSV ke semifinal Liga Champion 2004/05 menjadi tiket ke Man. United.

    Rafa Tidak Akan Dipecat

    Sebentar lagi Natal tiba dan di Inggris masa ini berarti tumpukan kado mahal, makanan berlimpah, dan dukungan tak terbatas bagi klub kesayanganmu.

    Di sekitar 19 hari terakhir pada 2007, Liverpool menghadapi enam pertandingan yang akan menentukan nasibnya pada musim ini di tiga kompetisi berbeda.

    Salah satunya adalah sebuah pertandingan yang harus The Reds menangi di Marseille agar tetap bertahan di Liga Champion, lalu sebuah laga kandang melawan Manchester United di liga, serta lawatan ke Chelsea di kancah Piala Liga.

    Semua itu mereka jalani dalam delapan hari yang melelahkan antara 11-19 Desember.

    Pemilik Reds dari Amerika akan menyeberangi Atlantik untuk menonton pertandingan menghadapi United. Ini adalah sebuah kunjungan yang jarang mereka lakukan.

    Mereka juga akan melakukan pertemuan krusial dengan Rafael Benitez, pelatih yang bisa saja menjadi pahlawan di mata suporter atau malah dipecat oleh kedua bosnya.

    Problem Rafa adalah semakin banyak uang yang diberikan Tom Hicks dan George Gillett, semakin banyak pula yang dimintanya. Jelas ada ketegangan antara para pemilik modal dengan sang pelatih dan dengan ribuan fan yang memobilisasi diri untuk mendukung Benitez.

    Plakat-plakat bertuliskan Rafa confiamos terpampang di Anfield belakangan ini. Artinya pada Rafa kami percaya.

    Banner-banner senada juga diparadekan di jalanan ketika salah satu dari bos Amerika, Hicks, mengatakan sang pelatih bisa dikorbankan bila meneruskan kritiknya pada mereka di koran dan televisi.

    Benitez ingin mengulangi apa yang dilakukan Liverpool ketika masih menjadi kekuatan dominan di antara klub-klub Inggris. Ia bermaksud membeli kekuatan baru ketika tim tengah berada di atas.

    Komitmen Membangun Stadion

    Akan tetapi, seperti halnya pendukung yang harus memilih antara berbelanja untuk keperluan Natal dan membeli tiket untuk pertandingan di periode ini, para pemilik juga harus bijaksana menggunakan hartanya.

    Mereka ingin menjadikan Reds juara, tapi juga harus memenuhi komitmennya membangun stadion baru dengan kapasitas 60 ribu penonton demi masa depan Liverpool.

    Biaya untuk membangun stadion baru selalu naik setiap kali salah satu pendukung bersin. Mungkin saja hari ini nilainya masih 500 juta pound (Rp 9,4 triliun), tapi karena pengaruh udara dingin, besok bisa saja menjadi satu miliar pound (Rp 18,85 triliun ).

    Pada saat yang sama, Benitez masih terus saja memegangi mangkuk untuk mengemis. Hicks dan Gillett sudah mengucurkan duit untuk membeli empat pemain, termasuk si fantastik Fernando Torres, musim panas lalu.

    Kini, Rafa mengatakan, "Beri saya lebih banyak dan saya akan memberi kamu tumpukan piala."

    Sungguh kebetulan para bos Amerika datang ke Liverpool setelah laga di Marseille. Di sana, di belahan selatan Prancis, sebanyak 60.031 penonton yang tak sabaran--termasuk 2.800 pelancong asal Liverpool--akan meramaikan suasana.

    Setiap lelaki, perempuan, atau anak-anak yang terbang dari Inggris akan mengeluarkan uang sekurang-kurangnya 300 pound per orang. Mereka tengah berziarah. Misi mereka adalah agar suaranya didengar, untuk mendukung pelatih dan para pemain hingga tetes keringat terakhir.

    Mereka masih ingat malam terburuk Liverpool musim ini ketika dikalahkan 0-1 Marseille di kandang pada Oktober lalu. Mathieu Valbuena mencetak sebuah gol bagus. Ia berhasil membelokkan tendangannya ke pojok atas gawang dari jarak 20 meter, tapi Liverpool memang tidak sedang dalam warna merah yang sesungguhnya. Malam itu wajah Reds sedikit pucat dan memberi nuansa pink.

    Pengaruh Rekor Besiktas

    Liverpool yang berbeda akan melakukan kunjungan ke Prancis. Skuad ini telah mencetak 21 gol dan menelan hanya satu gol dalam lima pertandingan terakhir.

    Mereka sanggup membuat Besiktas menguap, meski klub asal Turki itu adalah satu-satunya klub lain yang telah memukul Liverpool musim ini. Besiktas mereka hajar dengan skor yang menjadi sebuah rekor di Liga Champion, 8-0.

    Memang masih ada ketegangan antara pelatih dan dewan direksi Liverpool. Memang juga masih ada ketidakpastian dalam pemilihan 11 pemain yang akan menjadi andalan Rafa.

    Lelaki Spanyol itu adalah seorang pria yang tekun bersujud di bawah lengkungan busur yang disebut "Prinsip Rotasi". Secara virtual, ia memilih kombinasi pemain berbeda untuk pertandingan yang berbeda. Dari segi taktik, ia juga merupakan maestro yang sulit dipadani.

    Rafa telah berhasil membawa Liverpool dua kali ke final Liga Champion dalam tiga musim dan itu nilainya melebihi sebuah kemenangan. Fenomena itu mendatangkan puluhan juta pound. Efeknya, semakin banyak ia meraih kemenangan, semakin banyak uang yang harus dihadiahkan pemilik padanya.

    "Kami adalah tim yang bisa bermain di bawah tekanan dan ketegangan," tandas Benitez. "Kami telah membuktikan hal itu."

    Benitez Terlalu Berharga

    Saya percaya bahwa Hicks dan Gillett tahu betapa pentingnya Benitez untuk Liverpool dan betapa keras kepala dan tidak berbelas kasihnya ia membangun kekuatan untuk memenangi sejumlah trofi.

    Yakinlah, mereka berdua tidak akan memecat Benitez, meski Liverpool kalah di Marseille.

    Prioritas di Liverpool adalah terus memantapkan diri di Premier League. Kompetisi tersebut, lebih dari perputaran Liga Eropa, adalah wahana yang membuat Liverpool terus mendunia lewat tayangan televisi.

    Televisi adalah sebuah media marketing krusial dari sebuah klub sepakbola yang membuat para pengusaha investor mendapatkan keuntungan sebagai imbalannya. Itulah sebabnya Benitez, Hicks, dan Gillett akan mengisap pipa rokok perdamaian ketika ketiganya duduk semeja dalam tiga minggu ke depan.

    "Skuad ini sudah cukup bagus untuk memenangi sebuah kejuaraan," begitu kata Hicks ketika ia dikecam Benitez sebagai orang yang tidak mengerti sistem transfer di Eropa. "Liverpool sudah seharusnya menjadi juara," tambah si miliarder itu lagi. "Bila tidak, kami akan mengevaluasi semuanya di akhir tahun dan mencoba memahami apa yang terjadi."

    Sang pemilik telah menegaskan keinginan yang sama seperti halnya cita-cita saya. Kami semua ingin Liverpool menang. Kepemilikan asing dari banyak klub Inggris saat ini hanya berarti satu hal: menang atau disingkirkan.

  • Terbelit Harga Minyak

    Glamour-Girl0

    Pemerintah optimistis lonjakan harga minyak dunia hingga mendekati USD 100 per barel tidak akan mengganggu stabilitas APBN 2008. Artinya, pemerintah tidak akan dibuat tekor akibat menanggung beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang membengkak. Optimisme itu menjadi makin jelas ketika kemudian diumumkan kebijakan lanjutan untuk membatasi konsumsi premium dengan BBM beroktan lebih tinggi. Karena itu, pemerintah tidak perlu mengongkosi subsidi lebih banyak karena konsumsi premium subsidi ditekan hingga 40 persen.

    Kebijakan membatasi konsumsi premium untuk kendaraan pribadi bisa tampak realistis. Di satu sisi tidak perlu menaikkan harga BBM yang paling banyak dikonsumsi pemakai kendaraan pribadi itu. Di sisi lain, penambahan beban subsidi BBM dalam APBN 2008 tidak terlalu besar. Namun, membatasi suplai premium bukan tidak meninggalkan konsekuensi sama sekali. Kebijakan itu rawan memicu gejolak sosial setara dengan jika pemerintah menaikkan harga BBM. Sebab, ketika masih ada suplai sekecil apa pun, konsumen akan memburu suplai yang terbatas tersebut. Di sinilah nanti rawan terjadi penyimpangan. SPBU bisa menimbun stok premium untuk menghabiskan stok BBM beroktan 90 (pengganti premium) dan pertamax.

    Kebijakan harga BBM di dalam negeri adalah kebijakan ekonomi yang dibungkus kepentingan politik jangka pendek. Sejak zaman Orde Baru, pemerintah tidak pernah mendidik masyarakat untuk bisa realistis dalam konsumsi bahan bakar minyak. Subsidi harga telah lama memanjakan publik dalam negeri sehingga terpatri pemahaman bahwa BBM selalu murah. Tanpa sadar bahwa harga BBM di dalam negeri juga sangat ditentukan oleh fluktuasi harga minyak mentah di pasar dunia. Karena itu, ketika pelan-pelan subsidi dikurangi dan harga BBM di dalam negeri naik, reaksi yang muncul adalah protes keras dari masyarakat. Yang lebih ironis, reaksi psikologis para pedagang yang menaikkan harga-harga barang.

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berusaha menghindari jeratan harga minyak dunia. Namun, sebetulnya dia tampak terbelit dalam gejolak global ini. Menjelang Pilpres 2009, SBY tidak berani mempertaruhkan popularitasnya dengan menaikkan harga minyak dalam negeri. Mempertahankan harga pada posisi saat ini juga jelas konyol karena akan membuat anggaran negara amburadul. Karena itu, diambil jalan tengah yang justru makin memperlihatkan bahwa SBY sebagai sosok pemimpin peragu.

    Pembatasan suplai premium bukanlah solusi cerdas untuk mengatasi dampak lonjakan harga minyak dunia. Yang ditunggu adalah keberanian mencabut sama sekali subsidi BBM dan melepaskan harga di pasar domestik sesuai mekanisme pasar. Dalam jangka pendek, kebijakan itu akan direaksi keras oleh masyarakat. Secara ekonomi, hal itu juga langsung memicu inflasi akibat kenaikan harga-harga barang. Tetapi, situasi ini adalah jangka pendek karena dalam kurun setahun setelah subsidi dicabut, pasar akan mencapai tingkat keseimbangan baru. Selama suplai dan demand uang beredar maupun barang berimbang, cost push inflation tidak akan berlangsung berbulan-bulan

    ++++

    http://www.indopos. co.id/index. php?act=detail&id=9663

    Jumat, 07 Des 2007,

    Angkutan Umum Dijatah 10 Liter

    Premium Bersubsidi Dikurangi 40 Persen
    JAKARTA - Pemerintah semakin konkret dalam membeber strategi pembatasan premium bersubsidi (oktan 88). Mulai awal Januari 2008, Pertamina akan membatasi distribusi premium berharga Rp 4.500 itu di stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) untuk Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).

    Setiap hari, Pertamina hanya akan menggelontorkan 2.000 kiloliter (2 juta liter) atau sekitar 60 persen dari jatah saat ini. Atau pengurangan 40 persen. Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina Achmad Faisal menjelaskan, pembatasan distribusi premium oktan 88 untuk mendorong masyarakat pengguna mobil pribadi beralih menggunakan premium oktan 90 yang berharga sekitar Rp 6.750.

    "Kalau tidak ada premium oktan 88, otomatis masyarakat akan memakai premium oktan 90," ujar Faisal. Pembatasan premium bersubsidi itu untuk sementara hanya diberlakukan di Jabodetabek, Batam dan Bali. Ini akan dijadikan percontohan sebelum diterapkan di seluruh Indonesia.

    Semua SPBU yang berada di jalan-jalan protokol, perumahan elite, dan jalan tol yang menjadi konsentrasi mobil-mobil mewah sudah tak mendapat lagi jatah premium bersubsidi. Mereka hanya menjual premium oktan 90, pertamax (oktan 92), dan pertamax plus (oktan 95). Premium bersubsidi hanya dijual di luar wilayah elite tersebut. Jumlahnya pun dibatasi.

    Agar terjadi keadilan distribusi di lapangan, penjualan premium oktan 88 (bersubsidi) juga dibatasi. Angkutan umum sudah tidak bisa lagi seenaknya membeli premium itu. Satu angkutan umum rencananya hanya mendapatkan 10 liter bensin per hari. "Itu untuk memastikan angkutan umum tidak menjual kembali premium 88 yang dibeli," terangnya.

    Pembatasan dilakukan Pertamina agar pemakaian premium oktan 88 tahun depan tidak melampaui kuota subsidi BBM dalam APBN 2008 yang dipatok 16,95 juta kiloliter. Saat ini, bensin premium oktan 88 masih mendapatkan subsidi Rp 2 ribu per liter. Premium oktan 90 hanya mendapatkan subsidi Rp 500 hingga Rp 1.000 per liter.

    Untuk memastikan program konversi premium oktan 88 ke premium oktan 90 berjalan awal tahun, Pertamina pada 20 Desember akan mengapalkan premium oktan 90 sebanyak 20 ribu kiloliter dari Kilang Pertamina di Plaju, Sumatera Selatan, ke Depo Plumpang, Jakarta Utara.

    Kilang Pertamina di Plaju saat ini mampu memproduksi 40 ribu kiloliter premium oktan 90 setiap hari. "Produksi tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan program pengalihan premium oktan 88 ke premium oktan 90 di wilayah Jabodetabek, " terang Kepala Divisi Humas Pertamina Wisnuntoro.

    Pertamina berencana membedakan warna bahan bakar yang diproduksinya. Premium oktan 88 akan berwarna kuning, premium oktan 90 akan berwarna hijau, dan premium oktan 92 akan berwarna merah.

    Dalam kesempatan terpisah, Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, konversi premium oktan 88 ke premium oktan 90 di Jabodetabek akan menghemat anggaran subsidi BBM secara signifikan.

    Menurut dia, konsumsi BBM di Jabodetabek berkisar 15 juta kiloliter per tahun. Dengan demikian, akan diperoleh penghematan subsidi BBM sekitar Rp 6 triliun per tahun. (noe/owi/tof

    Angin Kencang ke Chelsea

    Ronaldinho bakal pindah ke Chelsea. Kabar tersebut tiba-tiba mencuat lagi pada Rabu lalu menyusul anggapan bahwa pemain Brasil tersebut siap hengkang dari Barcelona.

    Musim ini Ronaldinho tak menjadi favorit di Camp Nou seperti musim-musim sebelumnya. Hal itu terutama sejak reputasinya rusak akibat berita-berita miring soal kehidupan pesta di malam hari yang kerap dilakukannya.

    Penjualan kaus nomor 10 miliknya pun anjlok, ia dalam beberapa pertandingan menjadi cadangan, dan performanya juga menurun. Berbagai hal tersebut membuat Marca memberitakan bahwa penerima penghargaan Ballon d'Or 2006 itu akan pergi ke Stamford Bridge.

    Marca tidak menyebutkan sumber berita, tapi mengklaim bahwa pemain berusia 27 tahun tersebut ditawari gaji 10 juta euro atau sekitar 137 miliar rupiah per tahun. Pemilik The Blues, Roman Abramovich, pun disebut sebagai penggemar berat Ronaldinho dan diyakini ingin menariknya pada Januari.

    Jauh hari sebelumnya, The Sun pada September sempat memberitakan bahwa Chelsea siap menawari Barcelona harga 70 juta euro untuk Ronaldinho, dengan gaji tahunan sebesar 17 juta euro.

    Kemungkinan kepergian Ronaldinho dari Catalan dipertegas kedatangan saudara sekaligus agennya, Roberto de Assis, di kota Barcelona pada pekan ini. Ia bahkan menyiratkan Ronaldinho ingin pergi secepat mungkin. AC Milan juga disinyalir tertarik untuk meminangnya.

    “Ia baik-baik saja di Barcelona, tapi jika ada yang ingin ia pergi, ia akan pergi dengan free, tanpa perlu membayar get-out clause," Roberto de Assis berbicara kepada beberapa media Spanyol.

    Sementara itu, pelatih Barcelona, Frank Rijkaard, yang masa depannya juga menjadi subjek spekulasi dalam beberapa pekan ini, membantah rumor bahwa Ronaldinho menjalin hubungan dengan putrinya, Linsey.

    “Pacarnya memang asal Brasil, tapi bukan Ronaldinho,” Rijkaard berbicara kepada media Belanda, Life after Football, seperti dikutip dari harian di Catalan, El Periodico. (yudi)

    Calcio Tiru Rugbi

    Mulai awal 2008, sepakbola Italia siap mencontoh rugbi. Tindakan meniru ini untungnya terbatas pada sikap pemain di tepi lapangan pascapertandingan, bukan di tengah lapangan hijau dalam 90 menit. Fiorentina berandil besar pada niat ini.

    Belakangan ini La Viola kerap memperlihatkan diri sebagai duta sportivitas. Pelatih Cesare Prandelli selalu menolak mengkritik wasit. Sikap fan Viola juga mengundang pujian. Penggemar garis keras, ultras, bahkan terlihat memberikan dukungan untuk Prandelli dan pasukannya.

    Namun, sikap terakhir pasukan kota Firenze itu yang paling banyak mendatangkan kekaguman. Fiorentina memperlihatkan aksi contoh luar biasa selepas duel di Artemio Franchi melawan Inter akhir pekan lalu.

    Walau kalah, pemain-pemain tuan rumah berbaris di pinggir lapangan menuju terowongan. Saat bersiap ke kamar ganti, pemain I Nerazzurri mendapat jabat tangan hangat dan tepuk tangan dari para pemain La Viola.

    Padahal, kekalahan itu bisa menjauhkan Viola dari Inter, yang tengah memuncaki klasemen. Apalagi, partai ini sangat emosional bagi Fiorentina. Mereka menyambut kehadiran kembali allenatore Prandelli di bangku pemain setelah meninggalnya sang istri

    Tidak Yakin

    Banyak pihak di Negeri Piza memuji sikap sportif yang sebenarnya sudah menjadi hal rutin dalam olahraga keras, rugbi, tersebut.

    Lega Calcio adalah salah satu yang terkesan, terutama karena mereka telah lama mencari jalan untuk meredakan tekanan pada permainan ini. Pelaksana liga di Italia itu berencana menerapkan rutinitas rugbi ini setelah jeda musim dingin.

    “Betapa menyenangkan melihat para pemain Fiorentina menunggu pemain Inter untuk berjabat tangan sesudah pertandingan,” tutur adik perempuan Massimo Moratti, Bedy, di Football Italia.

    Namun, keraguan--tak bisa dihindarkan--muncul juga mengingat tidak semua tim di Italia bisa menerima kekalahan begitu saja. Laga-laga di Italia kerap panas bahkan setelah peluit panjang dibunyikan wasit.

    “Saya tidak yakin hal serupa terjadi saat kami bertemu Milan. Penalti atau keputusan lain yang bisa diperdebatkan di San Siro akan membuat jabat tangan seperti itu sulit dilakukan. Bagaimanapun, bakal terasa hebat jika melihatnya di setiap stadion,” ucap Bedy.

    Toh contoh bagus telah diperlihatkan. Rugbi bisa, calcio? (Christian Gunawan)

    Damai Amal Cassano-Ulivieri

    Antonio Cassano dikenal dengan dua sisi, yakni kemampuan hebat dalam bermain dan perilaku kacau. Sisi tenar kedua Si Peter Pan sering terjadi di dalam lapangan, seperti pada akhir minggu lalu. Renzo Ulivieri kena getahnya, tapi sepakat berdamai sekaligus beramal.

    Cassano menjadi inspirasi utama kemenangan 3-0 timnya, Sampdoria, atas kubu tamu, Reggina. Namun, eks pemain Bari, Roma, dan Madrid itu disorot pula karena menodai pertandingan dengan makian ke arah wasit dan pertikaian di tepi lapangan dengan pelatih lawan, Ulivieri.

    Nama terakhir kemudian diusir wasit karena keributan itu dan didenda Komisi Disiplin Lega Calcio sebesar 10 ribu euro. Ulivieri menolak menyetor sanksi tersebut, juga tak mau Reggina membayar untuk dirinya. “Saya menilai hukuman itu tidak adil,” tegas pelatih gaek ini di Football Italia.

    Si pelatih sudah berdamai dengan si anak muda temperamental. Dari gencatan senjata itu, Ulivieri memilih jalan lain untuk membayar denda tanpa harus melihat uang itu hanya lari ke Lega Calcio.

    “Cassano adalah anak baik di samping ‘Cassanate’, kebengalannya, yang terkenal itu. Kami berbicara di bandara dan memutuskan untuk menaikkan denda hingga 120 persen asalkan uang itu diberikan ke keluarga Adriano Lombardi. Ini bisa menjadi hal baik untuk orang yang tertimpa kemalangan,” ujar Ulivieri.

    Tetap Berang

    Lombardi, mantan kapten Avellino, meninggal minggu lalu setelah menderita Lou Gehrig--alias ALS, amyotrophic lateral sclerosis, sebuah penyakit penurunan kemampuan sel saraf motorik--selama bertahun-tahun.

    Namun, pria berusia 66 tahun itu menyatakan tidak akan mengubah sikapnya di stadion. Ulivieri, yang sudah wira-wiri di berbagai klub di Italia, telah dua kali diusir dari bangku cadangan musim ini.

    “Saya tidak ingin menenangkan diri hanya karena menerima dua kartu merah dalam empat gim. Saat menghadapi situasi seperti pada Sabtu silam, saya tidak bisa cuma duduk dan bertepuk tangan. Saya akan tetap berang saat dikonfrontasi dengan setiap jenis ketidakadilan,” tukas Ulivieri.

    Hmm, jangan-jangan Ulivieri berniat didenda lagi untuk membantu orang lain. (chrs)

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.