Search blog.co.uk

Posts archive for: 26 December, 2007
  • Pajak untuk Orang Kaya

    Cantik-superzz

    http://www.indopos. co.id/index. php?act=detail_ c&id=318035

    Jumat, 21 Des 2007,

    Pajak untuk Orang Kaya
    Oleh Chandra Budi *

    Denyut jantung penerimaan negara (APBN) adalah sektor pajak. Karena itu, ketika denyut jantung ini melemah, efeknya akan dirasakan perekonomian bangsa.

    Saat ini, penerimaan pajak belum cukup bagus, ditambah lagi makin kuatnya usul untuk memberikan insentif pajak bagi pengusaha yang menanamkan modalnya di Indonesia sehingga akan mengurangi penerimaan pajak juga. Langkah-langkah penggalian potensi perpajakan, baik menambah jumlah pajak baru (ekstensifikasi) maupun menggali penerimaan pajak dari wajib pajak terdaftar (intensifikasi) , belum menunjukkan hasil nyata.

    Terakhir, Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengejar wajib pajak yang kekayaannya telah diumumkan secara terbuka oleh majalah Forbes. Bagaimana cara cepat menggali penerimaan pajak yang seharusnya bisa ditempuh Ditjen Pajak? Tulisan ini akan mengupas cara-cara tersebut sehingga dapat secara nyata memberikan kontribusi ke penerimaan pajak.

    Pentingnya Data

    Persoalan utama yang dihadapi dalam menggali potensi pajak adalah ketersediaan data pendukung, terutama data transaksi keuangan. Sebenarnya data tersebut ada. Namun, karena aturan dan arogansi sektoral, data tersebut sulit didapat. Kalaupun Ditjen Pajak mengejar wajib pajak yang telah diumumkan majalah Forbes, sangat mungkin hasil yang dicapai akan nihil karena wajib pajak tersebut pasti sudah merupakan wajib pajak besar di Kantor Pelayanan Pajak masing-masing.

    Jadi, untuk apalagi dikejar, wong sudah diawasi terus! Ada dua data yang bisa didapat Ditjen Pajak, yaitu Data Nasabah Private Banking di masing-masing bank dan Data Pemilik Obligasi Ritel Indonesia (ORI) yang dimiliki Departemen Keuangan.

    Data empiris menyebutkan, setidaknya ada 64.000 orang Indonesia dengan aset Rp US$ 257 miliar. Indikasi lain, angka penjualan mobil mewah (ferari, roll royce, dan bentley) meningkat setiap tahun. Periode Januari-Juli 2007 saja terjual 4.000 unit. Belum lagi data penjualan rumah mewah di atas Rp 1 miliar telah menembus angka 61.000 unit.

    Kalau mau di-explore lebih lanjut, struktur kepemilikan rekening nasabah sebagai berikut: nilai Rp 100 juta-Rp 1 miliar sebanyak 1,3 juta rekening dan nilai Rp 1 miliar-Rp 5 miliar sebanyak 226.000 rekening. Itu bisa langsung dibandingkan dengan jumlah WP OP terdaftar yang hanya 3 jutaan.

    Selanjutnya, bila dibandingkan dengan data pembayaran pajak PPh orang pribadi, Ditjen Pajak masih bisa menambah penerimaan pajak dengan cepat. Setidaknya, cukup membandingkan total aset dengan jumlah harta yang dilaporkan dalam SPT.

    Data Obligasi Ritel Indonesia (ORI) sebenarnya bisa segera dimanfaatkan. Peluncuran ORI 001, ORI002, dan ORI003 telah menarik 53.398 investor dengan nilai Rp 18,8 triliun. Orang awam pun tahu bahwa mereka belum semuanya membayar pajak dan pasti memiliki kemampuan ekonomi di atas penghasilan tidak kena pajak (PTKP).

    Pemanfaatan Data

    Untuk nasabah bank, Ditjen Pajak akan kesulitan memperoleh data. Bank Indonesia sebagai pemegang otoritas moneter akan merahasiakan nasabah bank sesuai dengan pasal 40 UU No 10/1998 tentang Perbankan. Meski, disebutkan juga dalam pasal 41 UU itu bahwa untuk kepentingan perpajakan, atas permintaan menteri keuangan, Bank Indonesia dapat memerintah bank untuk memberikan keterangan dan memperlihatkan bukti-bukti tertulis mengenai nasabah kepada pejabat pajak.

    Berarti, asumsi yang berkembang selama ini bahwa rahasia nasabah di bank tidak bisa dibuka akan gugur dengan sendirinya. Selanjutnya, tugas Ditjen Pajak adalah bagaimana memperoleh data transaksi keuangan (pembelian/penjuala n tanah/bangunan dan kendaraan bermotor) sehingga atas dasar tersebut dapat diperoleh nomor rekening dan bank yang akan digunakan menteri keuangan dalam meminta keterangan atas nasabah bank tersebut.

    Ditjen Pajak bisa bekerja sama dengan pihak penjual mobil mewah dalam memperoleh data penjualannya. Perusahaan real estate juga bisa diminta data pembelinya. Langkah-langkah itu lebih mudah dan cepat dilakukan sebelum memasuki bagian "perbankan".

    Akhir-akhir ini, berkembang perusahaan pengelola aset kekayaan (wealth management) untuk individu (Height Network Individual/HWNI) yang non-perbankan. Klien perusahaan tersebut adalah pemilik rekening dengan nilai di atas Rp 500 juta. Di satu perusahaan saja, sudah ada yang terdaftar sebanyak 26.000 orang. Model-model seperti itu akan berkembang cepat dengan semakin banyaknya kebutuhan investasi individual yang ditawarkan. Ditjen Pajak juga harus melihat itu sebagai tantangan untuk bisa memperoleh data klien tersebut tanpa harus terikat dengan UU Perbankan.

    Data ORI sepenuhnya ada di tangan menteri keuangan. Sekarang tinggal ditunggu kemauan politis dari Menkeu, apakah lebih mempertahankan keberlangsungan ORI dengan tetap menyembunyikan data tersebut sehingga investor tidak resah atau lari. Atau, membuka data tersebut ke Ditjen Pajak untuk dibandingkan dengan SPT-nya dan ini secara langsung akan menambah penerimaan pajak untuk tahun-tahun berikutnya.

    Langkah Selanjutnya

    Kesulitan utama Ditjen Pajak dalam memperoleh data adalah rendahnya respons dari pihak yang dimintai datanya dengan alasan menjaga rahasia pembeli atau kliennya. Untuk itu, sangat diperlukan kemauan politis tingkat pimpinan (Dirjen Pajak) dalam menjalin kerja sama dengan perusahaan tersebut langsung atau melalui Departemen pemberi izin perusahaan tersebut (Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Departemen Hukum dan HAM, dan pemda setempat).

    Cara lain adalah Ditjen Pajak bisa menggunakan UU No 16/2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang mengatur mengenai permintaan data ke pihak ketiga dalam rangka pemeriksaan pajak. Mengingat itu bisa memberikan kontribusi penerimaan yang signifikan, Ditjen Pajak dapat segera melakukan Pemeriksaan Sederhana Kantor (PSK) terhadap perusahaan yang menjual atau memiliki klien yang akan dimintai datanya. Prinsipnya, yang memang kaya mbok ya bayar pajak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kan mereka nggak mau disebut miskin?

  • MEMOMPA SEMANGAT BERPRESTASI

    by2

    Mengapa ada orang-orang yang mempunyai energi yang begitu besar untuk meraih sesuatu? Mengapa ada orang yang penuh gairah dalam menghadapi tantangan? Mengapa ada orang yang sangat ingin berprestasi? Terlepas dari apa motivasi seseorang itu meraih prestasi, mereka selalu mempunyai kesamaan, yaitu,mempunyai energi yang melimpah, berani menghadapi tantangan dan ambisi besar untuk diwujudkan. Itu kenapa banyak pakar perilaku berpendapat bahwa keberhasilan adalah sikap. Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terus gigih meraih prestasi adalah kemampuannya untuk memompakan semangat untuk berprestasi. Berikut ada beberapa tips untuk memompakan semangat berprestasi.

    1. Jadilah diri sendiri.

    Kalau ambisi anda berprestasi adalah untuk mengalahkan orang lain, anda akan segera kehabisan energi positif dalam bekerja. Dorongan yang muncul lebih banyak bersifat negatif yang dapat mengganggu kejernihan pandangan anda.Jangan bandingkan diri anda dengan orang lain. Kenali saja siapa diri anda, dan jadilah diri anda sendiri. Itu jauh lebih sehat bagi kepribadian anda.

    2. Menyusun visi, target, dan skedul pencapaian

    Susunlah gambaran besar yang ingin anda raih dalam di masa depan. Buatlah sesulit mungkin, namun percayalah anda bisa mencapainya. Lalu kembangkan ke dalam target-target jangka pendek, serta tentukan waktu kapan anda akan meraihnya. Perjalanan sejauh ribuan kilometer dicapai dengan selangkah demi selangkah.

    3. Belajar terus, dan berusaha mempunyai keahlian khusus

    Jangan berhenti belajar, namun tak perlu mempelajari semuanya. Kenali apa kekuatan anda untuk menjadi seorang ahli agar anda mampu menuntaskan pekerjaan dengan hasil yang baik. Anda akan merasakan kesenangan jika anda mampu menyelesaikan pekerjaan sebaik-baiknya. Mempelajari semua hal memang baik untuk menambah wawasan dan kebijakan, namun jika anda tak punya sebuah keahlian yang menjadi keunikan diri anda sendiri, maka anda takkan tahu apa yang ingin anda kerjakan dengan baik. Hanya karena anda ahli, anda akan menetapkan standar yang tinggi. Sedangkan, standar tinggi adalah salah satu kualitas dari seorang yang berprestasi.

    4. Melakukan apa yang anda sukai

    Lakukan apa yang anda cintai. Ini akan menumbuhkan semangat dan kesenangan dalam setiap pekerjaan. Anda akan temukan bahwa keberhasilan bukan sesuatu yang ada di depan sana, namun berjalan seiring dengan apa yang anda kerjakan.

    5. Jangan menyia-nyiakan peluang

    Jangan terlalu banyak memikirkan masalah uang atau penghasilan yang anda peroleh. Jauh lebih penting anda memperoleh tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan anda. Lalu bersungguh-sungguh mengerjakannya. Pikirkan bagaimana anda bisa memperbaiki keadaan yang ada dalam tanggung jawab anda. Seringkali keberhasilan besar bersembunyi di balik sebuah peluang yang kelihatannya sepele.

    6. Temukan kegembiraan dalam setiap langkah

    Perhatikan anak-anak kecil belajar, mereka menunjukkan kegembiraan saat berangkat sekolah, saat di kelas, saat beristirahat, saat pulang bahkan saat mengerjakan pekerjaan rumah mereka. Temuka kegembiraan yang sama di setiap langkah anda. Jika anda tak menemukannya, mungkin anda berada di jalan yang keliru. Segera renungkan kembali apa yang ingin anda raih.

    7. Berbagi atas keberhasilan yang bisa diraih

    Tak apa jika anda ingin menikmati sebuah keberhasilan kecil yang bisa anda raih. Namun, jangan semata-mata melakukannya sendiri. Bagilah dengan orang lain. Berbagi kegembiraan justru melipatgandakan kegembiraan anda. Ucapan selamat yang diberikan orang lain pada anda sangat efektif untuk memompa semangat anda meraih yang lebih baik lagi.

    8. Tidak bersedih atas kegagalan

    Satu hal yang sangat meruntuhkan semangat adalah kegagalan. Namun, mereka yang mempunyai keinginan berprestasi yang tinggi, kegagalan justru memacu mereka untuk belajar dan berusaha lebih baik lagi. Terimalah kegagalan sebagaimana adanya. Buka kembali buku pelajaran anda, mungkin ada yang terlewatkan. Berlatih terus dan coba lagi. Keberhasilan selalu didahului oleh kegagalan. Itu mengapa orang bijak mengatakan, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

    Memuja Pertumbuhan
    Rabu, 26-12-2007 | 00:33:22

    Kualitas pertumbuhan, minimal jika dikaitkan dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran justru sangat mencemaskan.

    Oleh: Syahrituah Siregar SE MA
    Fakultas Ekonomi Unlam

    Banyak yang khawatir pada suatu tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah. Di masa orde baru, angka tujuh persen dikultuskan sebagai target minimal yang harus dicapai. Di lain pihak, implikasi sosial ekonomi angka itu jarang dikaji apalagi dijadikan fokus kebijakan. Pandangan itu berlanjut, terkesan dari pendapat beberapa kalangan birokrat saat ini.

    Indikator makro itu seakan menjadi rapor pembangunan, terlebih jika hirarki pemerintah teratas telah meletakkan suatu target. Saat ini pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan sekitar 6,5 persen, maka bagi provinsi dan lebih lanjut kabupaten/kota menjadi kewajiban untuk minimal menyamai tingkat tersebut. Skenario yang ada di kepala adalah mengundang investasi setinggi-tingginya, menguras sumberdaya alam dan menjual secepatnya agar pertumbuhan terlihat tinggi.

    Kualitas pertumbuhan, minimal jika dikaitkan dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran justru sangat mencemaskan. Selama kurun 1986-1996, pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 7,5 persen per tahun. Pada 1997-2005, setelah dilanda krisis, pun masih tumbuh positif rata-rata 2,28 persen per tahun. Jika 1986 sebagai titik dasar, maka perekonomian telah tumbuh kumulatif 103 persen.

    Pada saat yang sama, penduduk Indonesia tumbuh rata-rata 1,8 persen per tahun selama 1985-1990 dan 1,4 persen sepanjang 1990-2005. Artinya, sejak 1986 sampai 2005 penduduk bertambah 30 persen. Perhitungan kasar, selama kurun 1986-2005 terdapat surplus kenaikan pendapatan riil per kapita 73 persen. Jarang yang menyadari itu suatu besaran peningkatan kemakmuran yang begitu tinggi bagi rakyat. Karenanya, sekalipun suatu saat pertumbuhan negatif, tidak akan menghanguskan hasil yang sudah ada.

    Pertanyaannya, betulkah rakyat dapat menikmati hal itu? Jika tidak, tentunya hasil pertumbuhan itu hanya dinikmati oleh segelintir orang. Oleh sebab itu, persoalannya sekarang bukan lagi menumbuhkan ekonomi setinggi-tingginya melainkan bagaimana membagikan hasil tersebut secara lebih adil.

    Faktanya, kemiskinan justru terus meningkat. Jika pada 1996 terdapat 22,5 juta penduduk miskin, maka sampai Maret 2006 jumlahnya mencapai 39,05 juta jiwa atau tumbuh 6,14 persen per tahun. Sementara itu, data pengangguran tidak menunjukkan perbaikan yang berarti. Pada Agustus 2004, jumlah penganggur terbuka di Indonesia sebanyak 10,3 juta meningkat pada Agustus 2006 menjadi 10,93 juta orang.

    Demikianlah, jika mengejar pertumbuhan semata maka tujuan pembangunan yang sebenarnya tidak akan tercapai. Pertumbuhan yang diciptakan akan menjadi bilangan tanpa arti. Sebaliknya, konsekuensi pertumbuhan pasti dibayar dampak negatif yang tak pernah terkelola dengan baik. The costs of growth sedikitnya berbentuk kerugian lingkungan, melebarnya jurang ketimpangan, dekadensi sosial-budaya dan psikologis, kemandegan (unsustainable development) , terkurasnya SDA dan bahkan perbudakan kapitalistik.

    Kesenjangan hanya teratasi melalui reformasi distribusi aset, modal, akses dan penguatan kas pemerintah agar leluasa memberikan insentif fiskal dan pelayanan berkualitas. Namun ketika berbicara masalah reformasi lahan dan aset, permodalan yang adil tanpa bunga, proteksi sumberdaya bagi kepemilikan lokal (pemerintah bersama pengusaha dan masyarakat), dan restrukturisasi skema bagi hasil SDA, semua kalangan berkompeten menjadi mati pikir.

    Di saat manusia berpacu dalam pertumbuhan itu, kefanaan dunia makin tampak. Pemanasan global dan dampak bencana kian berakselerasi. Menurut informasi, tiap kenaikan satu derajat saja suhu, akan memusnahkan 30 persen spesies di bumi. Komoditas yang tercepat musnah, di antaranya palawija lahan tropis.

    Paradigma unlimited wants versus limited resources dalam ekonomi makin dirujung, sesuai keserakahan manusia. Dengan mental kapitalis yang berkuasa saat ini niscaya akan mengembalikan manusia pada derajat hukum rimba barbar, berebut makan untuk survive. Ataupun kalau tidak, kita akan sama-sama menantikan kematian yang didahului orang di negara miskin yang tidak memiliki daya dukung dan deposit utilities melimpah seperti negara maju.

    Untuk mengatasi hal itu, tidak mungkin berharap pada model kepemimpinan dunia yang ada sekarang. Dalam United Nation Climate Change Conference di Bali pada Desember 2007 tadi, meski dihadapkan setumpuk fakta bumi menuju kematian, sang adidaya USA, tetap tidak konsisten bersikap. Sekarang yang kita butuhkan adalah model ekonomi bertuhan, terbentuk dari pandangan hidup menyeluruh material dan spiritual. Sekian.

    Semakin otentik Anda, semakin tulus ekpresi Anda, khususnya berkenaan dengan
    pengalaman pribadi dan bahkan keraguan diri, semakin orang-orang dapat berhubungan
    dengan ekpresi Anda dan mereka pun merasa semakin aman untuk mengekpresikan
    diri mereka sendiri. Ekspresi ini pada gilirannya menjadi umpan balik bagi semangat
    orang lain, dan empati kreatif yang murni terjadi, menghasilkan wawasan baru dan proses
    belajar dan gairah serta petualangan yang memuat prosesnya terus berlangsung" (Covey)

    Nikmati proses belajar. Adalah hebat menjadi bagus di bidang tertentu. Adalah hebat
    belajar menjadi bagus di bidang tertentu" (Sean Mc Arthur)

    Bersedialah membuang ide-ide lama Anda jika seseorang muncul dengan sesuatu
    yang baru dan lebih baik. Ide tidak pernah setia pada siapa yang menciptakannya,
    tetapi ide setia pada orang yang menjadi sahabatnya" (Brian Tracy)

    "Mendengar secara empatik membutuhkan waktu, tetapi tidak sebanyak waktu yang
    dibutuhkan untuk mundur dan memperbaiki kesalahpahaman, untuk mengerjakan ulang,
    untuk hidup dengan masalah yang tidak terungkap dan terpecahkan, untuk berhadapan
    dengan hasil dari tidak adanya pemberian udara psikologis kepada orang lain" (Covey)

    "Putuskan terlebih dahulu tujuan utama dalam hidup Anda dan kemudian susunlahsemua
    kegiatan-kegiatan Anda di sekitarnya. Buanglah kegiatan yang tidak sesuai dengan tujuan.
    Seringkali tujuan tidak tercapai bukan karena kurangnya dukungan tetapi karena terlalu
    banyak penolakan" (Brian Tracy)

    "Sabarlah, gagasan yang bagus tidak dihasilkan dengan instan, namun dikembangkan
    dengan tindakan" (Sean Mc Arthur)

  • Berapa Persen Gaji Anda Naik di tahun 2008 ini?

    bugil1

    Tahun 2007 sebentar lagi akan berakhir. Para Manajer Keuangan di setiap perusahaan pasti sudah menyelesaikan rancangan budget yang akan dipakai tahun depan – dan tentu dalam rancangan itu, termasuk formula kenaikan gaji karyawan. Artinya, dalam hari-hari ini akan segera muncul pengumuman resmi – bukan lagi sekedar rumor ! — mengenai berapa persen kenaikan gaji yang akan Anda peroleh dan – aha – mungkin juga jatah bonus tahunan.

    Satu komponen pasti dalam penentuan kenaikan gaji adalah laju inflasi – yang tahun 2007 ini diprediksi akan berada pada angka 6,5 %. Itu artinya gaji Anda pasti akan naik sebesar itu – plus faktor penambah. Bagi Anda yang bekerja di perusahaan yang “pelit”, ya mungkin faktor penambahnya cuma 3 % (duh, nasib, nasib). Namun bagi yang beruntung bekerja di perusahaan yang “peduli” dengan kesejahteraan karyawannya (artinya ndak cuma lips service doang), faktor penambah itu bisa sebesar 10 %. Ditambah kenaikan inflasi yang 6,5% total kenaikan gaji Anda bisa mencapai 16,5 %. Kalau gaji Anda sekarang Rp 10 juta/bulan, berarti mulai tahun depan, akan ada tambahan pemasukan sebesar Rp 1,650,000 (lumayan….buat nambah uang pendidikan bagi si kecil).

    Hanya soalnya begini : tak banyak perusahaan yang memiliki kriteria jelas untuk menentukan persentase kenaikan gaji bagi setiap karyawannya. Akibatnya, sering terjadi kenaikan gaji di sama-ratakan untuk semua karyawan. Bagi karyawan yang kinerjanya pas-pasan, kejadian ini barangkali merupakan anugerah. Namun bagi karyawan yang telah mendedikasikan prestasi terbaiknya, fenomena diatas tentu bisa menjadi pemincu demotivasi. Ngapain saya memberikan yang terbaik jika kenaikan gaji yang saya peroleh disamakan dengan semua orang, begitu mungkin bisiknya dalam hatinya yang tercabik. Disini ada sejenis ketidakadilan yang tersirat sebab tidak ada pembeda yang jelas (diferensiasi) antara top performers dengan poor performers.

    Sebenarnya dilema diatas bisa diatasi dengan baik jika setiap perusahaan memiliki sistem evaluasi karyawan yang solid dan terstruktur dengan baik. Dalam konteks ini, sistem evaluasi karyawan yang optimal setidaknya mesti memiliki dua komponen kunci : yakni komponen kompetensi untuk mengukur aspek kecakapan karyawan dan komponen hasil kinerja (performance) untuk mengukur ouput nyata yang dihasilkan karyawan.

    Secara spesifik komponen kompetensi dirancang untuk mengevaluasi aspek kecakapan seorang karyawan, baik dalam aspek kecakapan manajerial (misalnya : kecakapan teamwork, communication skills, dan interpersonal relation) ataupun kecapakan teknis yang berkaitan dengan profesi pekerjaannya (semisal kemampuan selling skills bagi seorang salesman, atau marketing management bagi manajer pemasaran).

    Komponen kompetensi ini mesti dipetakan dengan baik sesuai dengan masing-masing posisi jabatan – dan kemudian juga mesti dijabarkan dalam indikator perilaku yang dapat diobservasi dan dievaluasi. Pemetaan semacam ini diperlukan sebab secara periodik, setiap tahun atau setiap semester, level kompetensi setiap karyawan harus dievaluasi secara komprehensif. Dan proses evaluasi ini hanya akan bisa berjalan dengan mulus jika setiap jenis kompetensi telah dijabarkan dalam serangkaian kriteria yang jelas. Tanpa ini, proses penilaian biasanya akan tergelincir pada “feeling” semata, dan terpelanting dalam kabut subyektifitas sang atasan yang acap tak jelas kriterianya.

    Selain komponen kompetensi, sebaiknya sistem evaluasi karyawan dilengkapi dengan komponen berikutnya yakni : komponen hasil kinerja (performance). Komponen ini intinya bertujuan untuk memetakan hasil kerja karyawan dalam serangkaian key performance indicators (KPI) yang jelas dan bisa diukur. Contoh KPI bagi orang pemasaran misalnya adalah indeks kepuasan pelanggan, market share ataupun volume penjualan per area. Contoh KPI bagi orang HR misalnya adalah jumlah good-employee turn-over, jumlah keluhan karyawan terhadap kecepatan pelayanan HR, ataupun jumlah jam pelatihan per karyawan per tahun.

    Setelah serangkaian KPI dapat dirumuskan dengan baik, maka selanjutnya ditetapkan target yang hendak dicapai untuk setiap KPI yang telah disusun. Dengan model ini maka proses evaluasi karyawan tinggal membandingkan target terukur yang telah ditetapkan dengan hasil aktual yang dicapai. Dalam proses ini pula, dimensi obyektivitas akan menjadi lebih mekar sebab semuanya telah dipetakan dalam indikator yang jelas dan terukur.

    Demikianlah kombinasi dua komponen kunci – yakni komponen kompetensi dan komponen performance – yang mestinya dijadikan sandaran untuk proses evaluasi karyawan. Berapa bobot dari setiap komponen itu dalam proses penilaian akhir? Tak ada jawaban yang baku disini. Untuk posisi-posisi yang lebih jelas ukuran hasilnya seperti bagian sales dan pemasaran, maka bobot yang lebih besar (misal 60%) mestinya dialokasikan untuk komponen hasil kinerja (performance). Sebaliknya untuk posisi-posisi administratif – semacam support function – maka bobot untuk komponen kompetensi bisa lebih besar (misal 60 % untuk komponen kompetensi dan 40 % untuk komponen performance).

    Gabungan hasil evaluasi untuk kedua komponen diatas kemudian mesti dijadikan dasar untuk menntukan besaran kenaikan gaji setiap karyawan. Dengan cara ini maka persentase kenaikan gaji karyawan bisa berbeda-beda tergantung dari hasil evaluasi menyeluruh atas aspek kompetensi dan aspek kinerja yang bersangkutan. Dan dengan cara ini pula, proses penentuan kenaikan gaji bisa dibangun dengan lebih fair dan transparan.

    So, omong-omong, berapa persen kenaikan gaji Anda di tahun 2008 ini?

    10 KEMAMPUAN UNTUK SUKSES MENJALANKAN BISNIS DENGAN INTEGRITAS

    "Strategi bukan hanya perkara menjadi yang baik pada apa yang Anda lakukan-Strategi adalah perkara menjadi berbeda dalam hal apa pun yang Anda lakukan.
    ~Michael Porter
    Professor di Harvard Business School

    Hampir sebagian besar orang lebih senang menjadi pewirausaha. Menjadi wirausahawan atau pebisnis dianggap cara yang paling tepat dan cepat untuk mencapai kebebasan waktu dan keuangan. Realitasnya memang sumber penghasilan orang-orang terkaya di dunia 74 persen berasal dari berbisnis.

    Tetapi berdasarkan statistik, kurang dari 20 persen pebisnis berhasil melewati tahun ke-5. Sebuah pepatah bijak mengatakan, "Bukan soal menang atau kalah, melainkan bagaimana Anda memainkan bisnisnya." Artinya memang tak mudah menjalankan sebuah bisnis, karena tak hanya butuh modal keuangan maupun mental, melainkan kemampuan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik hingga mencapai sukses dan berintegritas. Berikut ini beberapa kemampuan yang harus dimiliki untuk menjalankannya.

    Kemampuan pertama yang harus dimiliki untuk menjalankan sebuah bisnis adalah bertanggung jawab untuk menyajikan produk atau jasa yang berkualitas dan memberi manfaat yang optimal terhadap konsumen. Hal itu akan melahirkan situasi di mana pebisnis dan konsumen sama-sama mendapatkan apa yang diinginkan dan saling diuntungkan. Sehingga untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan bisnis bertahan hingga berjangka panjang, maka seorang pebisnis juga harus bertanggung jawab untuk menyajikan produk dan pelayanan yang lebih baik pula.Seperti Michael Porter pernah berkata,"Strategi menuntut pilihan. Anda harus memutuskan nilai apa yang hendak Anda sajikan, dan kepada siapa nilai itu hendak Anda sajikan. Anda tidak dapat menyajikan segala nilai kepada semua orang."

    Kemampuan yang kedua adalah kemampuan membaca peluang maupun risiko yang terhitung maupun tidak. Kemampuan membaca peluang merupakan kelebihan alamiah yang dimiliki oleh seorang pebisnis sejati. Kemampuan tersebut tentu saja tidak dimiliki oleh seorang profesor sekalipun yang hanya menguasai ilmu ekonomi secara teori.

    Kemampuan ketiga adalah kemampuan bersikap jujur dan menjadi diri sendiri, karena setiap pebisnis merupakan pesan dari bisnis yang ia jalankan. Kejujuran menjadikan konsumen maupun investor yang menjadi bagian penting dari bisnis merasa aman dan nyaman serta menikmati aktivitas bisnis dengan pebisnis tersebut. Hal itu akan menumbuhkan kesetiaan, kepercayaan, dan hubungan yang erat dengan mereka. Dengan kata lain, reputasi kejujuran yang dimiliki oleh seorang pebisnis dalam menyajikan produk maupun jasa merupakan faktor penentu apakah nantinya ia akan berhasil mengembangkan bisnisnya atau tidak.

    Selanjutnya, seorang pebisnis yang berhasil pasti mempunyai keberanian mengambil keputusan atau tindakan-tindakan bisnis walaupun hanya mendapatkan beberapa informasi dan bukan gambaran secara terperinci. Memang setiap keputusan atau tindakan-tindakan bisnis selalu mengandung resiko, misalnya inovasi produk atau jasa yang diluncurkan diterima atau ditolak oleh pasar. Jika bisnis cukup menguntungkan, tentu mengandung resiko yang lebih besar pula. No pain, no gain. Sebuah bisnis hanya akan berjalan di tempat atau bahkan hancur tanpa keberanian mengambil keputusan.

    Kemampuan lain yang harus dimiliki adalah menjadikan bisnis yang ditekuni sebagai sesuatu yang menyenangkan. Kehidupan kita sudah penuh dengan berbagai hal yang serius. Sehingga manusia cenderung lebih terkesan pada segala sesuatu yang bersifat menyenangkan dan menarik.

    Berikut contoh-contoh hal menyenangkan yang dapat diaplikasikan kedalam bisnis; memberikan potongan harga atau ekstra produk khusus jika berhasil mengumpulkan poin tertentu. Contoh lainnya adalah berupa kejutan yang menarik dalam periode waktu tertentu. Mengirimkan surat tanda terima kasih atau ucapan selamat juga merupakan hal yang menyenangkan sekaligus menghargai orang lain. Konsumen yang menerima kejutan pasti merasa senang. Itu merupakan ciri khas yang unik. Jika seorang pebisnis mampu melakukannya, dapat dipastikan bisnisnya akan berkembang pesat. Karena apa yang kita berikan itulah nantinya yang akan kita terima.

    Seorang pebisnis juga harus mempunyai kemampuan memanajemen, setidaknya kemampuan manajemen dasar. Berbisnis harus dilandasi oleh manajemen bisnis dan keuangan yang baik. Jika manajemen yang ia terapkan cukup baik, tertib dan disiplin, maka segala sesuatu ataupun sistem yang berkaitan dengan konsumen, kolega, maupun rekanan akan berjalan dengan baik pula. Sehingga, semua elemen yang terkait merasa puas dan senang berbisnis dengannya.

    Selain memiliki kemampuan manajemen bisnis dan keuangan, seorang pebisnis haruslah mempunyai kemampuan memanajemen waktu, khususnya di awal bisnis dijalankan yang akan menguras banyak waktu. Selain fokus kepada pekerjaan, seorang pebisnis jangan lalai memberikan waktu dan perhatian terhadap keluarga. Kurangnya perhatian terhadap keluarga dapat memicu konflik dan berikutnya mempengaruhi kondisi emosional dan kebijakan bisnis yang diambil.

    Untuk menjadi seorang pebisnis yang berhasil harus mempunyai kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan informasi tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan bisnisnya. Ilmu pengetahuan dan informasi memungkinkan seorang pebisnis mampu melakukan dan menikmati kreativitas, contohnya: menciptakan inovasi produk baru, atau melakukan langkah-langkah guna mengantisipasi tantangan, tehnik produksi yang bertujuan untuk meningkatkan omzet. Ilmu pengetahuan dan informasi pada akhirnya sangat membantu pebisnis untuk membaca peluang yang menguntungkan, mengantisipasi kegagalan dan menciptakan daya tarik khusus dan unik bagi bisnisnya.

    Seorang pebisnis juga harus mampu menyampaikan pesan tentang keunggulan produk melalui iklan atau promosi. Iklan atau promosi tentang produk maupun jasa yang baik setidaknya haruslah jelas, mudah dimengerti dan mengandung unsur humor. Bila perlu seorang pebisnis menyediakan kontak pelayanan, sehingga setiap orang yang terlibat dengan bisnisnya dapat berkomunikasi dengan jelas. Langkah tersebut sangat memudahkan usaha pebisnis memancing banyak orang untuk menggunakan jasa atau produk yang dipasarkan.

    Jika pebisnis tersebut termasuk seorang pengusaha yang mempunyai karyawan cukup banyak, maka ia harus mampu menjadi pemimpin sebuah tim. Artinya, ia harus mampu menciptakan budaya yang baik di lingkungan pekerjanya sehingga produk dan layanan yang dihasilkan berkualitas spesial. Contoh budaya positif diantaranya adalah tersenyum saat melayani, produk berkualitas, garansi, dan lain sebagainya.

    Semua kemampuan tersebut tentu tidak serta merta dimiliki oleh seorang pebisnis. Mungkin ada orang yang mempunyai bakat alamiah dan memiliki beberapa di antara beberapa kemampuan di atas. Tetapi tak menutup kemungkinan setiap orang diantara kita menguasai seluruh kemampuan tersebut, memiliki bisnis yang berintegritas dan mencapai puncak kejayaan jika kita mencoba menerapkannya sedikit demi sedikit. Selamat berbisnis.[aho]

    * Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku bestseller.

    Kram Misterius Woodgate

    Middlesbrough - Sepanjang karirnya Jonathan Woodgate kerap dilanda cedera. Namun kali ini bek Middlesbrough itu dihinggapi kram yang misterius karena belum diketahui benar apa penyebabnya.

    Menghadapi West Ham akhir pekan lalu, Woodgate harus ditarik keluar di menit 63 dan digantikan Robert Huth. Bek 27 tahun itu diduga mengalami kram dengan kakinya, meski bukan kram biasa.

    "Problem kramnya aneh. Dia kesakitan. Saat ini kami sedang melakukan serangkaian tes untuk mengetahui penyebab cederanya. Kami baru mulai bekerja bersama untuk mengetahui akar masalahnya," jelas manajer Boro, Gareth Southgate dilansir Goal, Rabu (26/12/2007).

    Sepanjang karirnya bersama Newcastle United dan Real Madrid, pemain yang memulai karir profesionalnya bersama Leeds United itu relatif tak pernah absen mengalami cedera. Kali ini meski bukan menderita cedera serius, melainkan hanya kram, problem itu malah masih misterius.

    "Ini tidak terjadi kepada Woody ketika latihan, hanya situasi di pertandingan. Untungnya ini hanya kram, bukan cedera," tandas Southgate.

    Middlesbrough akan melawat ke kandang Birmingham City dalam laga "Boxing Day", kemungkinan dengan Huth memulai pertandingan untuk mengisi posisi Woodgate. (krs/a2s)

  • Susahnya Jadi Perawan

    britney-spears

    Nova Eliza

    Jakarta,- Memang terkadang susah jadi perempuan, karena mereka harus benar-benar menjaga keperawanan mereka, apalagi bagi kaum hawa yang baru merintis karir di dunia entertain. Seperti yang dialami dan juga diharapkan oleh Nova Eliza, bagi sesama wanita.

    Dalam film Susahnya Jadi Perawan, Nova, yang bertindak sebagai produser sekaligus pemainnya, memberikan pesan bahwa jangan sampai gemerlapnya dunia mengorbankan harga diri perempuan.

    Sebagai film pertama yang diproduksi bersama sang suami, Mirwan Suwarso, Susahnya Jadi Perawan membuat perasaan Nova 'tak karuan', apalagi saat gala premiere di Citos, Selasa (18/12) malam.

    "Ada rasa senang, deg-degan, dan lega," akunya.

    Secara garis besar, film Susahnya Jadi Perawan menjadi tempat bagi Nova untuk berbagi pengalaman dalam menggeluti lika-liku dunia entertainment selama 18 tahun. Seperti misalnya soal bagaimana dia harus mempertahankan prinsip dari sebuah keperawanan, yang kerap digadaikan demi satu kata popularitas dan cinta yang semu. Dan fenomena ini, diakui ataupun tidak, menurut Nova sudah ada sejak jaman baheula.

    "Dan setelah menikah ini, aku ingin berbagi secara tepat. Dan di entertainment, menurut saya, tidak harus dengan modal 'nekat' saja. Banyak hal yang menarik yang bisa digali untuk bisa dapat masuk dunia entertainment dengan cara yang benar," ungkapnya.

    Karim Benzema
    Superstar Terkini Les Gones

    Dua gol yang dicetak saat Olympique Lyonnais menang 3-0 atas tuan rumah Glasgow Rangers dan mengantar Les Gones lolos ke fase knock-out Liga Champion 2007/08 membuat nama Karim Benzema kian kencang mengiang di telinga para pelatih klub besar di seantero Eropa.

    Karim Benzema, memilih Prancis dibanding negara leluhur, Aljazair.

    Remaja berusia 20 tahun kelahiran 10 Desember 1987 ini adalah superstar terkini Les Gones. Namanya terus bersinar di berbagai kesempatan. Ia memiliki kombinasi teknik, kekuatan, kecepatan, serta insting tinggi dalam mencetak gol.

    Dengan berbagai kelebihan tersebut, Benzema bisa bermain sebagai striker utama Lyon dalam skema 4-3-3 serta bisa ditempatkan di kedua sayap. Yang terpenting lagi, ia bisa mencetak gol dari berbagai sisi. Pada musim 2007/08 Benzema telah menghasilkan 12 gol hingga pekan ke-18 dan menempati posisi top scorer, sementara di Liga Champion membuat tiga gol dalam lima matchday.

    Lahir di Prancis dari orang tua Aljazair keturunan Kabyle, Benzema ditemukan oleh pencari bakat Lyon ketika sedang bermain di tim anak-anak Bron Terraillon pada 1996 saat berusia sembilan tahun. Ketika itu ia langsung diikat oleh Akademi Sepakbola Lyon. Kabyle adalah daerah dataran tinggi di Timur Laut Aljazair.

    Potensi besar yang ada pada Benzema terus berkembang hingga namanya kerap menghiasi tim nasional Prancis U-16, U-17, dan U-18 dengan mengoleksi 20 gol dari 35 penampilan. Pada 2004, Benzema menjadi salah satu pemain kunci ketika Prancis menjadi juara Euro U-17.

    Tim nasional Prancis senior juga sudah membuka pintu. Benzema dipanggil untuk masuk Les Bleus senior pada November 2006 menjelang uji coba melawan Yunani, tapi ketika itu ia menarik diri karena cedera. Ia harus menunggu enam bulan untuk benar-benar merealisasikan impiannya memakai baju kebesaran Les Bleus ketika beruji coba melawan Austria di Stade de France, 28 Maret 2007. Penampilan perdananya sangat memuaskan karena lewat tendangan bebas yang dilakukannya Prancis menang 1-0.

    Sejak itu ia secara regular menjadi bagian dari tim Les Bleus dan sangat mungkin akan masuk skuad Euro 2008. Pada 13 Oktober lalu, ia pun mencetak dua gol kala Prancis mengalahkan tuan rumah Kepulauan Faroe 6-0 pada kualifikasi Euro 2008.

    Debut profesional bersama Lyon pada Januari 2005 saat menghadapi Metz, Benzema, waktu itu berusia 17 tahun, juga langsung membuat kontribusi penting. Masuk pada menit ke-88 dengan nomor punggung 33 dan tanpa nama, sentuhan pertamanya adalah umpan lob indah kepada Bryan Bergougnoux yang membuatnya bisa mencetak gol.

    Menolak Negara Leluhur

    Benzema sebetulnya ditawari juga untuk masuk tim nasional negara leluhurnya, Aljazair, pada 9 Desember 2006. Tapi, kepada majalah Champions, ia menjawab: “Aljazair adalah negara orang tua saya, itu selalu ada dalam hati. Tapi, menyangkut sepakbola, saya akan bermain untuk tim nasional Prancis.”

    Curriculum vitae yang dimiliki Benzema membuatnya jadi incaran klub besar. Internazionale, AC Milan, Juventus, Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal adalah sederet klub yang tengah memantaunya. Kontrak lima tahun yang ditandatangani untuk Lyon pada Mei 2005, lantas diperpanjang lagi pada Agustus 2007 hingga 2012, pun bisa terhenti jika ada klub yang bersedia mentransfernya dengan harga yang tentu disepakati Lyon.

    Pelatih Lyon, Alain Perrin, sebetulnya sangat ingin mempertahankan Benzema dan ia khawatir salah satu aset terbesarnya lepas. Media Prancis bahkan memprediksi klub-klub kaya akan memaksa Benzema untuk keluar dari Les Gones pada transfer window edisi Januari mendatang.

    Benzema sendiri membantah berbagai spekulasi dan menegaskan tidak akan pergi sebelum kontraknya berakhir pada 2012. Tapi, semua itu bisa berubah jika Chairman Lyon, Jean-Michel Aulas, mulai mempertimbangkan berbagai tawaran yang masuk ke mejanya. (Yudhi F. Oktaviadhi/Foto: AFP)

    DATA DIRI
    -----------------------
    Lahir: 10 Desember 1987 di Lyon, Prancis
    Tinggi: 183 cm
    Berat: 74 kg
    Posisi: Striker
    Klub: Lyon
    Nomor: 10

    Klub Remaja
    1995-1996 Bron Terraillon
    1996-2004 Lyon
    Klub Profesional
    2004/05 Lyon 6 tampil (0 gol)
    2005/06 Lyon 13 (1)
    2006/07 Lyon 21 (5)
    2007/08 Lyon 18* (12)
    *) Hingga pekan ke-18
    Tim Nasional
    2003-2004 U-16 7 tampil (1 gol)
    2004-2005 U-17 18 (14)
    2005-2006 U-18 10 (5)
    2006 Junior 5 (-)
    2007- Senior 3 (3)

    Prestasi
    2004 Juara Euro U-17
    2005 Juara Ligue 1
    2006 Juara Ligue 1
    2007 Juara Ligue

    Ensiklopedia Sepakbola

    Ketika dibandingkan dengan kemampuan Zinedine Zidane, Karim Benzema lebih sreg dipandang memiliki karakter seperti mantan rekan Zizou di Real Madrid, Ronaldo. El Fenomeno, yang kini membela AC Milan, dianggapnya sebagai inspirator. “Sejak saya kecil Ronaldo adalah referensi utama, sumber inspirasi.”

    Benzema menurut teman-teman dan kolega di klub kerap disebut ensiklopedia sepakbola. Pasalnya ia sangat suka meluangkan waktu untuk mempelajari video-video pertandingan. Yang sering ia pelajari adalah penampilan sang idola, Ronaldo.

    Benzema bahkan selalu mengikuti secara detail perkembangan karier Ronaldo sejak pemain asal Brasil itu pindah ke Barcelona. Ia pun mengaku mengadopsi teknik, kekuatan, kecepatan, dan cara Ronaldo dalam mendribel bola.

    Namun, itu semua tidak akan bisa berkembang dan berjalan dengan baik jika Benzema tidak memiliki bakat besar. Imbasnya, jika dalam performa terbaik, Benzema sulit dihentikan. Setiap bek selalu kerepotan untuk menjaga pergerakannya. (yudi)

    New Golden Generation

    Setelah era Michael Platini, Jean Tigana, dkk. mempersembahkan juara Piala Eropa 1984, lantas era Zinedine Zidane, Thierry Henry cs. sukses menjadi juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, Prancis kini memiliki the new golden generation.

    Salah satunya adalah Karim Benzema. Striker Lyon ini menjadi harapan masa depan Prancis bersama rekan seklubnya, Hatem Ben Arfa, serta Samir Nasri (Marseille) dan Jeremy Menez (Monaco). Kolaborasi mereka telah menghasilkan gelar juara Euro U-17 pada 2004. Di klub masing-masing pun mereka sudah menjadi pemain kunci meski usia mereka rata-rata baru 20 tahun.

    Untuk Benzema, pelatih Prancis U-17 pada 2004, Philippe Bergeroo, melontarkan pujian khusus. “Ia mengingatkan saya kepada (David) Trezeguet. Di depan ia sangat istimewa. Tak hanya pergerakannya. Ia juga bisa melakukan tembakan jarak jauh hingga bola diagonal dari pertahanan. Sangat sedikit penyerang yang bisa melakukannya.”

    Kepada majalah Champions, pelatih timnas Prancis senior, Raymond Domenech, juga memuji remaja yang memiliki sembilan saudara ini. “Sangat bagus apa yang bisa ia lakukan di usianya,” ujar sosok yang mulai mempercayai Benzema di tim senior tersebut.

    Lain lagi dengan Thierry Henry. Ia memprediksi Benzema akan mendapat Ballon d’Or sebagai penghargaan Pemain Terbaik Eropa suatu hari nanti. Kita nantikan! (yudi)

    China falls for Christmas, at least in its stores

    Christmas decorations are seen at a shopping mall in Shanghai, December 22, 2007. (Reuters)

    BEIJING –– China's shopping malls in late December leave little doubt that the country has been smitten by Christmas, if not in quite the way devout Christians might hope.

    Christmas has secured a spot on the Chinese calendar as a cherished excuse to buy, buy, buy. And while Christianity is indeed spreading in the officially atheist country, many shoppers have only a faint idea of the holiday's religious connection.

    But their manner of celebration is sure to win the blessing of at least one group: economists.

    "It's not really a real holiday," said Benny Zhang, 29, a computer programmer outside a Beijing mall with his wife. "It's just a nice atmosphere for shopping and a chance to swap gifts with each other."

    Economists long despaired that the Chinese propensity to save, not spend, was storing up trouble should China's exports falter and hurting the world economy because it was not buying enough from abroad.

    Even as China has become wealthier, the savings culture has been reinforced by the dismantling of the social security system, which forced ordinary people to keep enough money on hand for education, medicine and old age.

    But Christmas reveals that Chinese consumers, buoyed by fast rising incomes, have now burst on the scene with a fervour for shopping that someday might rival their American counterparts.

    "It is hard to get away from cultural norms," said Anna Kalifa, head of research in Beijing for Jones Lang LaSalle, a real estate management firm.

    "What is also true is there is a new generation that is coming along and really changing things. They value quality and they want to spend money," she said.

    Seven of the world's 10 biggest shopping malls will be in China by 2010, Kalifa said.

    Hard numbers show why. Retail sales rose 18.8 percent in November from a year earlier, marking the fastest growth since 1999, the National Bureau of Statistics reported this month.

    Bedecked in trees and bunting, with carols piped through their speakers, Chinese malls are thronged by shoppers at Christmas and look much like ones anywhere else in the world. The difference lies just below the surface.

    Wang Lijun knows her Santa Claus hat and coat are supposed to lure customers to the buffet house in the Beijing mall where she works but beyond that she is confused.

    "The boss makes us wear these," the restaurant hostess, 25, said. "I have no idea what they mean."

    But the hat and coat do the trick. Business is brisk in the restaurant behind Wang as waiters clad in similar Santa Claus outfits scurry among the tables, dodging the poinsettia and fake gifts scattered about the floor.

    That the gift-buying element of Christmas has spread faster than the religious rituals of the holiday is seen by some Chinese Christians as more an opportunity than a worry.

    "It's nothing to be disappointed about," Liu Bainian, vice-president of the China Patriotic Catholic Association, said. "It's good for understanding. From our perspective, it's good for spreading the idea of Christmas."

    Liu, who often echoes government opinion on church affairs, said Chinese shouldn't get caught up in the commercialism and should instead view the Christmas message as one of world peace much like the "harmonious society" promoted by authorities.

    About 40 million Chinese -- or 3 to 4 percent of the 1.3 billion population -- are Christian, according to the U.S. Central Intelligence Agency.

    But precise estimates are hard to come by, as devotees are divided between "above ground" churches approved by the ruling Communist Party and "underground" churches, wary of government ties, that have grown in popularity.

    So long as shopping outpaces church-going, Christmas will cheer the hearts of government officials who have been trying to boost consumption to lessen the economy's reliance on exports.

    Apakah Tangan Diatas Selalu Lebih Baik Dari Yang Dibawah?

    Makan. Itu kebiasaan kita setiap hari. Bahkan kita melakukannya
    lebih dari satu kali dalam sehari. Tetapi, adakah `nilai lebih' dari
    proses makan yang kita lakukan itu? Bagi anda yang berkecukupan,
    fungsi makan bisa ditingkatkan dengan cara `memberi makan' kepada
    orang yang membutuhkan. Dengan begitu anda digelari sebagai sang
    dermawan. Posisi si pemberi derma selalu berada lebih tinggi
    daripada si penerima. Sehingga timbul ungkapan; `tangan diatas jauh
    lebih baik daripada yang dibawah'. Oleh karenanya pula, tidak heran
    kalau kita sering merasa `lebih mulia' setiap kali memberi. Bahkan,
    ketika menyerahkan pemberian itu pun tidak jarang wajah kita
    mendongak keatas. Pertanda kemuliaan kita - rasanya - lebih tinggi
    dari si fakir itu. Karena melalui ungkapan itu kita meletakkan
    posisi sang penerima derma ditempat terbawah. Memang; `Tangan diatas
    jauh lebih baik daripada yang dibawah'.

    Ada sebuah model lain yang saya temukan. Model dimana posisi sang
    pemberi dan sang penerima itu sama. Sederajat. Tanpa sekat. Tidak
    berbeda martabat. Ketika itu, saya dalam perjalanan untuk berkunjung
    ke rumah salah seorang famili kami. Tiba-tiba saja perut saya
    keroncongan. "Aku pengen makan ketoprak nih," Saya bilang. Kemudian,
    istri saya yang duduk disebelah kiri bertugas untuk melihat-lihat;
    siapa tahu disepanjang jalan yang kami lalui ada gerobak penjual
    ketoprak. Makanan favorit saya. Tak lama kemudian, kami menemukan
    gerobak penjual makanan. Tidak hanya satu gerobak, melainkan dua.
    Yang satu gerobak ketoprak. Dan yang satu lagi, mie ayam. Anda boleh
    berpikir; `ngapain sih kok yang beginian aja diomongin? Bukankah
    gerobak mie ayam dan ketoprak sudah biasa saling berdampingan? '
    Memang betul. Itu pemandangan yang biasa kita temukan. Tetapi, yang
    menjadikannya begitu luar biasa adalah moment ketika tengah
    berlangsung adegan pertukaran makanan diantara kedua penjualnya.
    Tukang ketoprak menyediakan sepiring penuh ketoprak dan
    menyerahkannya kepada tukang mie ayam. Sedangkan, tukang mie ayam
    menyajikan semangkuk mie ayam untuk disantap si penjual ketoprak....

    Pernah menyaksikan adegan itu? Bagi saya, itu bukan adegan yang
    biasa. Ketika seseorang bersedia menyerahkan sesuatu yang
    dimilikinya bagi orang lain, dan tindakan itu berlangsung secara dua
    arah; maka saya kira, kita sudah mencapai nilai kemanusiaan kita
    yang paling tinggi. Coba perhatikan, bagaimana mereka meletakkan
    diri mereka sendiri relatif terhadap orang lain. Meskipun mereka
    berada pada posisi sebagai `sang pemberi derma', namun mereka sama
    sekali tidak menunjukkan tanda-tanda keangkuhan yang sering menempel
    dalam diri kita setiap kali kita menyodorkan pemberian kepada orang
    lain. Mereka tetap berada dalam kesetaraan.

    Anda boleh saja mengatakan bahwa mereka bisa begitu karena ketika si
    tukang ketoprak memberikan ketopraknya, dia juga akan menerima mie
    ayam dari temannya. Anda benar. Tetapi, bukankah itu merupakan
    isyarat bagi kita untuk terbebas dari distorsi tangan yang diatas
    lebih baik daripada yang dibawah? Anda boleh protes; "Gue kan kalau
    ngasih kagak dapat imbalan apa-apa dari dia. Ya wajar donkszt, kalau
    dia berhutang budi sama gue! Toh gue memberi sama dia bukan
    mengharapkan imbalan apapun dari dia. Apa sih yang bisa dia lakukan
    buat gue? Nothing!"

    Anda benar lagi. Mungkin, dia tidak akan bisa membalas budi anda.
    Bagaimanapun juga caranya. Tidak mungkin. Lagipula, anda tidak
    membutuhkan apa-apa dari dia. Tetapi, tidakkah anda meyakini bahwa
    untuk setiap kebaikan yang anda lakukan; Tuhan akan selalu
    menyediakan balasannya? Seandainya kepada anda dikatakan: Tuhan
    tidak akan membalas kebaikan apapun yang anda lakukan kepada orang
    lain; apakah anda masih bersedia melakukannya? See? Ada trade-off
    disitu. Dan anda melakukannya untuk trade-off, itu. Baiklah, anda
    boleh berkata: "gue tidak butuh pahalanya!" Oh ya? Bukankah ketika
    anda menolong orang lain, lalu hati anda merasa lega. Anda bahagia.
    Lalu anda terpicu untuk memberi lebih banyak lagi, kepada lebih
    banyak orang lagi. Dan hati anda semakin senang. Lalu, anda terpicu
    lagi, dan anda merasa nyaman dengan suasana hati anda? Sadarkah anda
    bahwa hati yang tenang itu adalah bayaran kontan yang Tuhan berikan
    atas kebaikan anda? Jika setelah memberi hati anda menjadi gundah;
    apakah anda akan melakukannya lagi? Begitulah Tuhan memberi pahala
    kepada kebaikan anda. Apapun hitungannya, memberi itu, selalu
    membawa keuntungan bagi sang pemberi. Namun, sekedar perasaan nikmat
    itu saja bisa menjebak kita kedalam perasaan `lebih tinggi' dari
    orang yang menerima kebaikan kita. Well, `Tangan diatas jauh lebih
    baik daripada yang dibawah'.

    Tapi, itu tidak terjadi pada tukang ketoprak dan mie ayam. Mereka
    tetap memposisikan diri dan hatinya dalam kesetaraan. Dan ternyata;
    pertukaran tidak hanya terjadi diantara mereka berdua. Melainkan
    juga dengan tukang lontong sayur. Tukang gado-gado. Tukang cuanki.
    Tukang baso. Tukang es buah. Dan dengan tukang-tukang lainnya.
    Begitulah cara mereka menikmati pengalaman memakan beragam jenis
    makanan. Tanpa harus terbebani oleh pikiran; bagaimana cara
    membayarnya.

    Dengan cara itu, mereka tidak sekedar berhasil meningkatkan nilai
    dari sebuah tindakan yang kita sebut sebagai `makan'. Mereka juga
    telah secara alami berhasil meningkatkan nilai hidup mereka sendiri.
    Nilai hidup? Ya, nilai hidup. Masih ingat bahwa manusia ini adalah
    mahluk sosial? Maka apa yang bisa dilakukannya untuk orang lain
    itulah yang menentukan nilai hidupnya sendiri. Jika dia tidak
    berguna bagi orang lain, maka sebagai mahluk sosial dia sudah gagal
    membawakan fungsinya. Jika begitu, dia tidak menjadi apapun selain
    perwujudan perilaku para benalu.

    Tidak hanya itu; mereka juga telah secara alami berhasil
    meningkatkan kemuliaan diri mereka sendiri dihadapan Tuhannya.
    Tuhan? Apa hubungannya dengan Tuhan? Mengapa segala sesuatu yang
    kita lakukan dalam hidup ini harus selalu dikait-kaitkan dengan
    Tuhan? Karena Tuhan sudah berjanji untuk memberikan imbalan kepada
    manusia-manusia yang bersedia memberikan manfaat kepada orang lain.
    Kepada yang memberi makan orang lapar, Tuhan berjanji untuk tidak
    membiarkannya kelaparan. Dan janji Tuhan adalah benar. Ketika si
    Tukang ketoprak menyerahkan ketoprak jatah makan siangnya kepada
    tukang mie; dia bisa saja kelaparan. Tapi, ternyata tidak.
    Sebaliknya, malah dia mendapatkan mie ayam tanpa harus mengeluarkan
    uang sepeserpun. Begitu pula sebaliknya dengan tukang mie ayam. Coba
    perhatikan. Kedua orang itu saling memberi makan, tanpa harus takut
    akan kelaparan karenanya.

    Kita, jika makan. Ya..., makan saja. Kalaupun ada pahala didalamnya,
    itu karena kita makan yang baik-baik dari rejeki yang halal. Tetapi,
    tukang ketoprak dan mie ayam itu; ketika mereka makan, mereka
    mendapatkan pahala dari Tuhan. Karena, setiap kali mereka tahu bahwa
    temannya sedang lapar; mereka dengan sukarela memberinya satu porsi
    dagangannya. Tanpa menghitung berapa temannya itu harus membayar.
    Tanpa terbersit dihatinya ungkapan `Tangan diatas jauh lebih baik
    daripada yang dibawah'. Karena, faktanya memang demikian, bukan?

    Harta Calon Panglima Rp 3,1 M

    Refleksi: Bagus punya panglima yang kaya raya, sebab dengan begitu para prajurit krocok pun bisa jadi kaya. Apakah bisa begitu?

    http://www.pontiana kpost.com/ berita/index. asp?Berita= Utama&id=148145

    Sabtu, 22 Desember 2007

    Harta Calon Panglima Rp 3,1 M

    Djoko Santoso

    Jakarta,- Berapa nilai kekayaan calon Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso? Menjelang memangku jabatan sebagai orang nomor satu di Mabes TNI Cilangkap, Djoko memiliki kekayaan Rp 3,138 miliar.

    Jumlah itu didasarkan pada laporan yang ditulis Djoko dalam LHKPN (Laporan Harta Kekyaan Pejabat Negara) yang dilaporkan ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Laporan terakhir itu bertanggal 24 Mei 2006, di awal menjabat kepala staf TNI-AD.

    Kekayaan Rp 3,138 miliar itu meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan nilai kekayaan jenderal asal Solo itu, lima tahun sebelumnya. Dalam LHKPN per 14 Juni 2001, dia hanya memiliki kekayaan Rp 1,667 miliar.

    Dalam tempo lima tahun, kenaikan paling signifikan terjadi pada koleksi kendaraannya. Pada 2001, nilai kendaraannya Rp 115 juta. Lima tahun kemudian menjadi Rp 780 juta.

    Dua mobil lamanya dijual dan diganti dengan dua mobil baru, yakni Toyota Land Cruiser seharga Rp 550 juta dan Honda CR-V Rp 230 juta.

    Selain kendaraan, penambahan kekayaan suami Angky Retno Y. itu terdapat pada sisi harta bergerak lain (selain kendaraan) yang sebelumnya bernilai Rp 55,45 juta menjadi Rp 341,98 juta. Dalam lima tahun, Djoko menerima hibah dua kali, yakni berupa batu mulia bernilai Rp 120 juta dan barang seni dan antik bernilai Rp 15 juta.

    Kepada Pontianak Post, Direktur LHKPN KPK M. Sigit mengungkapkan, meski LHKPN terakhir tercatat 24 Mei 2006, laporan tersebut relatif baru dimasukkan dalam tambahan berita negara yakni pada 7 Desember 2007. KPK, ujarnya, belum menerima LHKPN terbaru. ”Jika dia sudah resmi dilantik (sebagai panglima TNI, Red), kami akan mengirimkan surat pemberitahuan untuk memperbarui LHKPN. Tapi, tanpa surat, yang bersangkutan semestinya sudah tahu. Kan lama jadi KSAD,” ujarnya.

    Ditambahkan, data yang dicatatkan pada lembaran negara adalah data yang lolos verifikasi administrasi, bukan hasil invenstigasi. ”Temuan ataupun masukan masyarakat terhadap data yang bersangkutan kami mohon disampaikan ke KPK,” lanjut pria berkacamata itu.

  • Menjadi pahlawan atau pecundang

    Muscle-gallery0

    Pahlawankah anda, atau seorang pecundang? Sebuah
    pertanyaan yang mungkin

    terkesan janggal. Jelas2 beda... kok masih ditanya...

    Di satu sisi, pahlawan akan disanjung tinggi. Di sisi
    lain seorang pecundang

    akan diingat sebagai pihak minus. Sisi negatif..

    Tapi apa iya sih memang beda?

    Keduanya mungkin saja serupa. Keduanya melakukan
    tindakan yang sama2 aja.

    Bisa jadi keduanya melakukan langkah2 yang sama2
    keras... langkah2 yang

    kesannya "anarkis" dan ofensif...

    Terkadang yang membedakan hanyalah... hasil akhir.
    Sukseskah atau gagal?

    menangkah... atau kalah?

    Suatu titik rawan yang membedakan apakah seseorang itu
    menjadi pahlawan...

    atau pecundang.

    Kok bisa?

    Anda masih bingung dengan pernyataan itu. Ok, saya
    akan memberi permisalan

    berupa contoh2... Jadi siap2lah gunakan imajinasi
    anda. Siapkan sandaran

    kursi yang enak dan mouse di tangan kanan anda untuk
    roll screen penjelasan

    di bawah.

    Pertama, anda tahu Napoleon Bonaparte... . salah satu
    tokoh besar dalam

    revolusi Perancis. Seorang yang memimpin armada
    Perancis dalam upaya

    mempersatukan Eropa. Dan sampai pada suatu titik ia
    akhirnya kalah. Usahanya

    gagal... dan akhir hidupnya cukuplah memprihatinkan.

    Pernahkah anda membayangkan seandainya Napoleon
    Bonaparte tak pernah kalah

    dan pada akhirnya sukses menyatukan Eropa... Jika saja
    pada akhirnya Eropa

    kemudian menjadi satu negara, anggaplah bernama
    Europion.

    Jika sejarah berbicara githu, tidakkah ia saat ini
    sudah akan menjadi tokoh

    yang ternama?? Pahlawan pemersatu Eropa. Pembentuk
    Europion. Begitu...

    Sayang toh usahanya gagal. Ia kalah dalam perang di
    Waterloo dan ia kemudian

    ia malah dikenal menjadi penjahat perang. Seorang
    tokoh... antagonis.

    Ok, lain cerita lagi. Tahu tentang Adolf Hitler? Tahu
    dong. Ia dikenal

    sebagai pembantai yang sadis dan kejam bagi bangsa
    Yahudi semasa perang

    dunia 2.

    Pernah coba bayangkan seandainya dia adalah pemenang
    perang? Seandainya

    semua kekuasaan Eropa akhirnya ada di tangan Jerman?
    Seandainya Jerman jadi

    pihak pemenang di perang dunia 2 dan sukses menjadi
    penguasa Eropa... Coba

    bayangkan jika sejarah berkata demikian.

    Tidakkah ia akan dianggap sebagai pahlawan? Sebagai
    seorang tokoh yang

    sukses. Dan buku2 sejarah mencatat dia sebagai seorang
    yang "baik"? Terlepas

    dari pembantaiannya terhadap kaum Yahudi? Mungkin tak
    akan pernah diekspos.

    Mungkin saja yang diekspos adalah kesuksesannya
    menyatukan dunia. Atau

    apapun itu. Sesuatu yang nilainya positif.

    Jendral Mc Arthur, panglima perang di Pearl Harbour...
    pada akhirnya menjadi

    pemenang perang setelah strateginya berhasil memukul
    mundur pasukan blok

    sentral di perang dunia kedua. Tidakkah ia lantas
    dipuja-puja sebagai

    pahlawan. Sebagai seorang tokoh sukses...

    Pada kenyataannya. . bukankah ia toh sama2 saja dengan
    Hitler dan Napoleon?

    Hitler membunuh dalam peperangan, dia juga. Napoleon
    menerapkan strategi

    perang untuk memperoleh kedudukan dan wilayah, dia
    juga.

    Jadi apa bedanya?

    Bedanya... dia menang dan sukses. Dan pada akhirnya
    orang menganggapnya

    sebagai tokoh baik. Sayang bahwa yang lainnya adalah
    pihak yang kalah... dan

    tinggallah mereka sebagai pecundang dan penjahat.

    Pemimpin armada pro dan kontra kemerdekaan Timor-Timur
    misalnya. Ketika

    tahun 1970-an Timtim memilih integrasi dengan
    Indonesia, pihak Fretilin (pro

    kemerdekaan) seolah menjadi tokoh antagonis dalam
    buku2 sejarah.

    Namun setelah di awal tahun 2000-an, dengan referendum
    ulang dan Timtim

    merdeka, tidakkah tokoh pro kemerdekaan lantas jadi
    pahlawan?? Bukan lagi

    pemberontak.

    Seandainya GAM di Aceh sukses memerdekakan negeri
    Aceh, mungkin saja mereka

    akan menjadi pahlawan bagi rakyat Aceh? Coba bayangkan
    saja...

    Seandainya terjadi sebuah kudeta di suatu negara...
    dan "kudeta" itu telah

    terbukti sukses, tidakkah sang pengkudeta lantas
    menjadi pahlawan? Menjadi

    rezim baru yang dicatat sejarah telah berbuat baik??
    Dia berkuasa. Apa

    mungkin masyarakat akan mencap dia sebagai penjahat?

    Andaikata kudeta itu gagal, tidakkah mereka hanya akan
    tercatat sebagai kaum

    pemberontak semata? Tidak beda dengan usaha2
    "pemberontakan" yang mengganggu

    integritas bangsa?

    Jika dilihat secara netral... tanpa bermaksud memihak
    sisi manapun...

    Bukankah para "penjahat" melakukan tindak kekerasan?
    Apa para "pahlawan"

    tidak?

    Bukankah "penjahat" melakukan tindak radikal? Bukannya
    "pahlawan" toh juga.

    Jadi... apa bedanya?

    Sekedar menang dan kalahkah? Sekedar sukses dan
    gagalkah?

    What do you think?

    Kita telah tiba di penghujung tahun 2007. Kita optimis, kita pesimis, ada senang, ada duka, menangis, kita tertawa, kita gembira, kita sedih, kita lesu, kita semangat, ada tujuan yang tercapai, ada yang tidak, dan seterusnya.. .. dinamika yang indah dan karena saat ini kita semua masih bernafas, alive and kicking, kita hanya bisa bertambah kuat dan hebat.
    Saya tuliskan beberapa pertanyaan di bawah ini sebagai bahan renungan kita di tahun 2007. Bisa jadi bahan pertimbangan saat para sahabat menyusun bahan refleksi diri di akhir tahun saat menyusun TUJUAN di tahun 2008.

    * Bagaimana hubungan saya dengan AGAMA/KEYAKINAN/ KEPERCAYAAN saya di tahun 2007? Apakah ada KEYAKINAN saya yang diperkaya? Apakah ada bagian yang luntur dan perlu saya perkuat di tahun 2008? Bagaimana hubungan saya dengan SEGALA SESUATU di luar diri saya? Apakah saya sudah BERMANFAAT untuk ORANG LAIN dan ALAM SEMESTA di tahun 2007? Apakah ada ORANG LAIN atau SISTEM yang saya rugikan - besar atau kecil? Bagaimana agar saya bisa lebih BERMANFAAT sesuai AGAMA/KEYAKINAN/ KEPERCAYAAN saya di tahun 2008?
    * Apakah TUJUAN saya tercapai? Berapa bagian dari TUJUAN saya yang tercapai? Berapa bagian yang saya lanjutkan di tahun 2008? Apakah TUJUAN saya di tahun 2008? Apakah SUMBER DAYA yang saya butuhkan untuk mencapai TUJUAn saya di tahun 2008?
    * Apakah saya semakin mengenal SIAPA saya dan MISI saya dalam hidup ini di tahun 2007? Bertambah matang dan dewasakah saya sesuai yang saya INGINKAN? Bagaimana sekarang saya melihat dan merasakan SIAPA saya? Ingin menjadi SIAPA saya sekarang?
    * Apakah ada NILAI/VALUES yang baru bagi saya tahun ini? Apakah ada NILAI saya yang bergeser? Apakah sekarang yang saya rasa PENTING bagi saya - di kehidupan, pekerjaan, karir, keluarga, dll?
    * Apakah ada BELIEF saya yang BERUBAH tahun ini? Apakah ada BELIEF baru? Apakah BELIEF saya sekarang mengenai saya, orang lain, pekerjaan, perusahaan, dan hidup ini? Dapatkah BELIEF ini membantu saya mencapai yang saya INGINKAN di tahun 2008?
    * Apakah ada KEMAMPUAN saya yang meningkat tahun ini? Apakah ada KEMAMPUAN yang baru? Apakah ada POTENSI yang bangkit di tahun ini? Apakah ada yang saya tahu akan MAMPU saya lakukan di tahun 2008? Apakah KEMAMPUAN yang saya butuhkan dan perlu saya dapatkan untuk mencapai yang saya INGINKAN di tahun 2008?
    * Apakah PERUBAHAN berarti dalam diri saya tahun ini? Bagaimanakah saya melihat dan merasakan penyesuaian cara BERPIKIR dan BERPERILAKU saya?
    * Seberapa bermanfaatkah POLA PIKIR dan SIKAP saya di tahun 2007 ini? Bagaimana cara BERPIKIR dan BERSIKAP saya di tahun 2007 ini? Apakah cara BERPIKIR dan BERSIKAP saya membantu saya mencapai apa yang saya INGINKAN? Bagian mana dari cara BERPIKIR dan BERSIKAP ini yang perlu saya sesuaikan untuk tahun 2008 sehingga saya bisa mencapai yang saya INGINKAN?
    * Bagaimana saya melihat dan merasakan ORANG LAIN dan LINGKUNGAN saya - keluarga, tempat kerja, masyarakat? Apakah PERILAKU dan PERBUATAN saya terhadap ORANG LAIN yang paling saya banggakan dalam LINGKUNGAN saya? Apakah ada RAPPORT (hubungan baik) yang perlu saya perbaiki dan bangun di tahun 2007? Bagaimana saya dapat membangun RAPPORT dengan lebih baik di tahun 2008? Bagaimana saya dapat menyesuaikan diri dengan LINGKUNGAN yang lama dan baru di tahun 2008?

    Worker dies trying to save his friends

    KUALA LUMPUR: An Indonesian worker died from smoke inhalation when he tried to rescue three of his colleagues from a fire at their worksite quarters in Jalan Tun Razak here.

    The construction worker identified as Durang Surano, 35, was overcome by smoke when he went back into the burning building to rescue his colleagues during the 3.30am fire Tuesday.

    Mohd Ramali Arbai, the officer-in-charge of the Pudu Fire and Rescue Department said Durang Surano collapsed and died due to smoke inhalation while trying to help three of his friends who were trapped inside the quaters.

    He said three men whom he tried to save, however, managed to escape with minor injuries minutes later.

    A total of 102 workers were fast asleep in the quarters when the fire broke out.

    Durang Surano's body was sent to Hospital Kuala Lumpur for a post-mortem, while the injured workers were given treatment at Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia.

    Mohd Ramali said the fire was put out by 29 firemen who rushed to the scene in three fire engines from the Jalan Pudu, Jalan Hang Tuah and Jalan Chow Kit stations, after receiving a call at about 3.45am.

    He said the cause and damage was yet to be ascertained.

    New Year - 2008 promises changed directions and reform

    2007 has been an eventful year in Mongolia with its trials and tribulations and 2008 holds promises for economic and social growth in its fifth parliamentary election year.
    The most tragic event in 2007 was the June helicopter crash in Selenge Aimag where 15 passengers lost their lives in the line of duty, many fathers with young children, and young officers of the National Emergency Services Agency.

    The choice of Ulaanbaatar for major conferences through the summer period including the Williamsburg Conference in June and the normalization talks between The Democratic Peoples Republic of Korea and Japan as a sub committee of the Six Party Talks for the DPRK’s nuclear disarmament, signaled wider recognition Mongolia has a place as a political lobbying force at a regional level.

    There has been much to celebrate with a major boost from the granting of USD 285 million over a five-year period from the US Millennium Challenge Corporation Compact to improve Mongolia’s land tenure system, primary health care; vocational education and training sector and the railway network.

    New Prime Minister Sanjiin Bayar has adopted a realistic approach for plans for his Cabinet’s work in the lead up to the elections. He has promised to tackle urgent issues including corruption, investment agreements in mining, food security, social stability and trade. And importantly underpinning these goals is the need for a unified and stable working environment among Members of Parliament

    2008 will see Mongolia’s voters face decisions who to support in elections with issues of ownership of strategic deposits in the national and international spotlight; poverty still below international thresholds; corruption a systemic practice and rising inflation a major challenge.
    The opportunity to implement major reform that would have nation-wide impact will be a yardstick for Mongolia’s maturity as a democracy and leader in regional development.

    The Mongol Messenger sends Christmas cheer and best wishes for a prosperous 2008 to all of its readers. The Mongol Messenger has received and appreciated increasing feedback and suggestions from domestic and international readers throughout 2007 and looks forward to a continuing healthy relationship on 2008. In thanking readers for their support it will seek to cover all sectors’ news events and provide an on-the-spot insight in the 2008 election year.
    Indra Borkhondoin,
    Editor-in-chief

    Undian Piala UEFA
    Tiga Hasil Menarik

    Selain undian perdelapanfinal Liga Champion, pada Jumat (21/12) di Nyon, konfederasi sepakbola Eropa juga melakukan undian 32 dan 16 besar Piala UEFA. Setidaknya ada tiga hasil menarik dari acara tersebut.

    Hasil menarik pertama adalah bertemunya dua mantan juara Piala UEFA di putaran 32, yakni Galatasaray (Turki) dan Bayer Leverkusen (Jerman). Galatasaray kampiun pada musim 1999/00. Cimbom menjadi klub tunggal Turki yang pernah memenangi kejuaraan antarklub Eropa.

    Leverkusen memenangi kompetisi kelas dua di Eropa ini pada musim 1987/88. Siapa pun yang menang, bakal terjadi duel mantan kampiun Eropa di perdelapanfinal. Pada fase itu, Galatasaray atau Leverkusen kemungkinan besar bertemu Hamburg, yang diprediksi dapat mengatasi FC Zurich.

    Haisl menarik lain melibatkan klub yang kehadirannya paling menarik perhatian di antara peserta Piala UEFA musim ini. Siapa lagi kalau bukan Bayern Muenchen. Jagoan Jerman ini bertemu Aberdeen. Klub Skotlandia selalu punya spirit tinggi. Hal itu dapat merepotkan Muenchen.

    “Aberdeen adalah lawan yang sangat menarik, tapi juga sulit. Kami harus berada di tingkat yang tepat melawan klub Skotlandia,” ujar pelatih Ottmar Hitzfeld.

    Hasil menarik lain adalah pertemuan dua klub asal dua dari tiga liga terbaik di Eropa, Bolton Wanderers (Inggris) kontra Atletico Madrid (Spanyol). *

    DATA-FAKTA PIALA UEFA
    ---------------------------------------------
    Hasil Undian Putaran 32
    Aberdeen (Sko) vs Bayern Muenchen (Jer)
    AEK Athens (Yun) vs Getafe (Spa)
    Zenit St Petersburg (Rus) vs Villarreal (Spa)
    Galatasaray (Tur) vs Bayer Leverkusen (Jer)
    Bolton Wanderers (Ing) vs Atletico Madrid (Spa)
    Anderlecht (Blg) vs Bordeaux (Pra)
    Brann Bergen (Nor) vs Everton (Ing)
    FC Zurich (Swi) vs Hamburg SV (Jer)
    Rangers (Sko) vs Panathinaikos (Yun)
    PSV Eindhoven (Bel) vs Helsingborg (Swe)
    Slavia Prague (Cek) vs Tottenham Hotspur (Ing)
    Rosenborg Trondheim (Nor) vs Fiorentina (Ita)
    Sporting Lisbon (Por) vs Basel (Swi)
    Werder Bremen (Jer) vs Braga (Por)
    Benfica (Por) vs Nuernberg (Jer)
    Marseille (Pra) vs Spartak Moskwa (Rus)
    Partai pertama dimainkan pada 13/14 Februari. Laga kedua pada 21 Februari.

    Hasil Undian Putaran 16
    Anderlecht/Bordeaux vs Aberdeen/Bayern Muenchen
    Rangers/Panathinaikos vs Werder Bremen/Braga
    Bolton Wanderers/Atletico Madrid vs Sporting Lisbon/Basel
    Galatasaray/Bayer Leverkusen vs FC Zurich/Hamburg SV
    AEK Athens/Getafe vs Benfica/Nuernberg
    Rosenborg Trondheim/Fiorentina vs Brann Bergen/Everton
    Slavia Prague/Tottenham Hotspur vs PSV/Helsingborg
    Marseille/Spartak Moskwa vs Zenit/Villarreal
    Partai pertama dimainkan pada 6 Maret. Laga kedua pada 12/13 Maret.

    Michael Dickhauser
    dari Nyon

    Undian Panas di Musim Dingin

    Musim dingin sedang sangat terasa di Swiss. Tidak ada sinar matahari dan temperatur baik siang dan malam berkisar antara minus 5 sampai minus 3 derajat. Jika ingin melihat matahari, Anda mesti naik ke gunung.

    Akan tetapi, banyak orang pada Jumat (21/12) pagi, dengan berpakaian rapi, memilih pergi ke Nyon, di tepi Danau Geneva. Hanya ada satu keinginan dalam pikiran, yakni mendapatkan undian yang menguntungkan. Ya, di kantor UEFA diadakan undian babak perdelapanfinal Liga Champion.

    Sayang, acara dimulai dengan buruk. Tidak pernah selama enam tahun BOLA mengikuti acara undian di Nyon dan sebelumnya di Jenewa ada kesalahan teknik. Microphone Sekjen UEFA, David Taylor, tidak bekerja dengan baik. Untung saat itu acara belum disiarkan langsung oleh teve.

    Tayangan video clip tentang 16 klub yang tampil di perdelapanfinal juga terganggu. Tapi, ketika undian dimulai semua berjalan dengan lancar. Giorgio Marchetti, Direktur Sepakbola Profesional UEFA, memimpin acara undian. Ia dibantu asistennya, Antonio Giatino.

    Fan sepakbola tentu sudah tahu hasil undian. Dapat disebut sebagai hasil yang panas. Ada dua duel antara jagoan Italia dan Inggris. Pemimpin klasemen Premier League, Arsenal, melawan juara bertahan dan kampiun dunia, AC Milan. Duel lain adalah penguasa Serie A, Inter, melawan runner-up Liga Champion, Liverpool.

    Hasil panas lain adalah bertemunya Manchester United dengan raja Prancis, Olympique Lyonnais. Dalam enam musim terakhir Lyon selalu memenangi Ligue 1. Sesudah start buruk, Les Gones masuk fase knock-out setelah menghantam Rangers di tanah Britania dengan skor 3-0.

    Duel Roma, yang disebut sebagai tim dengan penampilan terindah di Italia, kontra raksasa Spanyol, Real Madrid, juga menarik.

    Problem Lyon

    Hasil undian yang mempertemukan Porto dengan Schalke 04 dan Fenerbahce dengan Sevilla tentu membuat suporter Milan, Inter, Liverpool, dan Arsenal iri. Empat klub yang disebut pertama bukan favorit juara. Tapi, itulah undian. Faktor keberuntungan sangat berperan. Lagipula sebagai juara grup, Porto dan Sevilla, hanya dapat bertemu runner-up.

    Setelah undian, BOLA berbicara dengan Presiden Schalke, Josef Schusenberg. Dia sangat bahagia timnya hanya bertemu Porto. Menurutnya, The Royal Blues punya kesempatan yang bagus untuk mencapai perempatfinal.

    Sementara itu, Lyon lebih mempermasalahkan faktor persiapan daripada hasil undian. OL mesti mengirim beberapa pemain ke tim nasional Prancis beberapa hari sebelum menjamu raksasa dari Inggris di Gerland pada 19 Februari. Pada 6 Februari, Prancis berujicoba dengan Spanyol. Lyon ingin mencari solusi dengan federasi Prancis.

    “Tidak dapat terjadi dua atau tiga pemain top kami pergi beberapa hari sebelum pertandingan melawan Manchester. Tapi, secara umum saya gembira pada hasil undian. Untuk fan dan media di Prancis, ini akan menjadi pertunjukan besar,” kata Jean-Michel Aulas, Presiden Lyon.

    Setelah wawancara dengan media, semua klub harus menjalani itu, para wakil peserta perdelapanfinal bertemu. Mereka bertukar kartu nama dan berbicara soal hotel dan hal lain. Sebuah kejutan, semua ofisial klub Prancis dapat dan mau berbicara Inggris. Sesuatu yang tidak pernah terjadi di Prancis. *

    Mereka Berkomentar

    Arsene Wenger (Pelatih Arsenal)
    “Ini tantangan besar. Jika Anda bertanya pada saya apakah kami punya kans memukul mereka, saya menjawab ya. Untuk menjadi juara, Anda mesti menyingkirkan tim besar dan Milan adalah tim besar, juara Eropa dan dunia.”

    Carlo Ancelotti (Pelatih Milan)
    “Arsenal lebih memiliki kualitas dan teknik lebih baik dari Liverpool, tapi tanpa tingkat pengalaman yang sama. Arsenal tim yang sangat muda. Mereka pemimpin Premier League dan mengawali musim dengan sangat baik meski sekarang mulai melambat. Saya pikir Cesc Fabregas adalah salah satu gelandang terbaik di Eropa.”

    Zlatan Ibrahimovic (Penyerang Inter)
    “Liverpool tim yang kuat, tapi Anda mesti mengalahkan semua tim untuk menjadi juara. Kami akan bermain di stadion yang indah. Saya senang bermain dekat dengan suporter karena itu lebih menarik, menambah motivasi, dan saya menikmatinya. Tapi, kami harus-hati-hati dan focus.”

    Rafael Benitez (Pelatih Liverpool)
    “Inter pasti akan khawatir. Mereka tahu kami tim yang bagus. Saya mengenal Inter dari pengalaman melawan mereka bersama Valencia. Mereka punya pemain-pemain bagus dan berpengalaman di Eropa. Jadi, ini pekerjaan yang sangat berat. Tapi, jika ingin melangkah jauh di kompetisi ini Anda mesti mengalahkan tim top seperti Inter.”

    Gerald Asamoah (Penyerang Schalke)
    “Porto adalah tim yang sangat berpengalaman. Mereka memenangkan Liga Champion di kandang kami. Kami tahu ini akan berat, tapi kami percaya dapat memanfaatkan hasil pada pertandingan kandang untuk lolos ke fase berikut.”
    Vitor Baia (Kiper Porto)
    “Saya bahagia karena Porto akan kembali ke arena yang sudah saya kenal. Di sana ada memori fantastis, tempat saya menjadi juara Eropa. Schalke tim yang kuat dalam menyerang dan punya pertahanan tangguh, hanya kebobolan empat gol di fase grup. Meski kami menghadapi ini dengan optimisme, kami tahu ini akan menjadi tes yang berat.”

    Carles Puyol (Bek Barcelona)
    “Hasil undian yang bagus buat kami. Hanya kami harus menyikapi hasil undian ini dengan penuh hormat. Celtic tim yang mengandalkan kekuatan fisik dan bertahan dengan baik. Akan sulit untuk mencetak gol. Jika kami mampu mencetak gol cepat, semua akan jadi mudah.”

    Alex Ferguson (Pelatih Man. United)
    “Lyon mungkin lawan terberat dari lima tim yang dapat kami hadapi. Mereka enam kali memenangi liga, rekor luar biasa. Lyon kehilangan beberapa pemain penting seperti Diarra, Abidal, Essien, dan Wiltord, tapi tetap menghasilkan para pemain berkualitas. Jadi, partai ini tak akan mudah.”

    Predrag Mijatovic (Direktur Sport Madrid)
    “Roma lawan yang sulit karena mereka punya pemain-pemain yang bagus. Jadi, kedua klub akan menikmati duel menarik ini. Kami cukup mengenal Roma karena kami pernah menghadapi mereka belum lama ini di Liga Champion. Kami sangat menghormati Roma, tapi saya pikir Madrid memiliki kesempatan bagus untuk lolos.”

  • 50 Tahun RI-Jepang

    cantik-hotbn

    REFLEKSI: Indonesia to nihon wa zutto ii tomadachi. Hanya 50 tahun bagaimana waktu 1942-1945?

    REPUBLIKA
    Senin, 24 Desember 2007

    50 Tahun RI-Jepang

    Oleh : Marsudi Budi Utomo
    Marsudi Budi Utomo
    Mantan Ketua Pusat Informasi dan Pelayanan PKS Jepang

    Peringatan tahun emas hubungan diplomatik Republika Indonesia-Jepang pada 20 Januari 2008 di Jakarta akan dihadiri Pangeran Akishino, putra kedua Kaisar Akihito. Awal perjanjian hubungan diplomatik antara RI dan Jepang ditandatangani oleh menteri luar negeri (menlu) Jepang saat itu Aiichiro Fujiyama dan menlu RI saat itu Subandrio di Jakarta 20 Januari 1958. Perjanjian ini sebagai prasasti abadi yang mengakhiri keadaan perang kedua negara selama 13 tahun sebelumnya.

    Perjanjian damai ini menuntut kedua negara dan warga negaranya selalu berada dalam keadaan aman secara nyata dan kekal, serta dalam hubungan baik untuk selamanya. Kedua negara mengharapkan kerja sama ekonomi yang lebih erat selaras dengan semangat perjanjian Asia Afrika di Bandung 18-24 April 1955.

    Kesepakatan damai ini juga memuat konsekuensi Jepang memberikan ganti rugi kepada RI sebesar 223.08 juta dolar AS, setara dengan 80.3 miliar yen kurs saat itu. Ini diasumsikan dengan penggantian 1 juta yen per penduduk Indonesia ditaksir berjumlah sekitar 80 juta jiwa. Angka ini mendekati prediksi R Murray Thomas di Asian Survey, Vol 9, No 7 (July, 1969), bahwa jumlah penduduk Indonesia tahun 1958 adalah 90 juta jiwa. Ganti rugi ini dilakukan secara bertahap selama 12 tahun dalam bentuk bantuan barang produksi dan asistensi pembangunan.

    Kekuatan soft power
    Joseph S Nye dari Harvard's Kennedy School of Government di bukunya Soft Power: The Means to Success in World Politics, mengungkapkan soft power sebagai kemampuan mencapai tujuan dengan tindakan atraktif dan menjauhi tindakan koersif. Di tataran hubungan internasional, soft power diawali dengan membangun hubungan kepentingan, asistensi ekonomi, sampai tukar-menukar budaya dengan negara lainnya.

    Presiden SBY di ASEAN Summit November 2007 lalu juga mengampanyekan soft power untuk membantu penyelesaian Myanmar. Ini karena Myanmar memiliki ciri-ciri yang sama dengan Indonesia yang berada di bawah rezim semi-authoritarian selama 32 tahun. Selama masa itu gerakan oposisi yang menyuarakan demokrasi ditekan kuat sampai menjelang masa reformasi 1997, sama dengan kondisi Myanmar sekarang di bawah tekanan penguasa Jenderal Than Shwe.

    Meskipun belakangan soft power menjadi arus global, jauh hari Jepang telah menerapkannya untuk membangun kembali hubungan baik dengan negara-negara bekas jajahan termasuk Indonesia. Jepang menggunakan soft power berupa bantuan ekonomi atau pinjaman lunak untuk memikat hati negara-negara sahabat, lalu dilanjutkan dengan perjanjian bilateral yang mengikat sehingga ketergantungan kepada Jepang meningkat.

    Misal, di bidang pendidikan Jepang memberikan beasiswa untuk belajar di universitas- universitas di Jepang. Juga, pembuatan pusat kebudayaan Jepang sebagai sarana infiltrasi budaya. Ini berbeda dengan Amerika yang menerapkan soft power berupa tindakan-tindakan responsif, rhetorical support untuk demokrasi dan HAM, penguasaan opini publik dan kredibilitasnya untuk menguasai percaturan politik dunia.

    Berbeda dengan revolusi industri di Eropa, peristiwa demonstrasi mahasiswa memanfaatkan kunjungan PM Kakuei Tanaka dan kerusuhan sosial anti-modal asing yang berubah menjadi Malari 1974 bisa dikatakan awal investasi Jepang ke Indonesia dalam kontek IGGI, CGI, dan pinjaman bilateral. Indonesia banyak memetik manfaat selama 50 tahun hubungan bilateral meskipun Indonesia menjadi objek soft power Jepang.

    Bantuan Jepang untuk pembangunan semasa Repelita tidak bisa dipungkiri, meskipun melahirkan konsekuensi pemasokan LNG sampai sekarang. Penandatangan EPA beberapa waktu lalu merupakan perspektif baru hubungan Indonesia-Jepang. EPA merupakan perjanjian ekonomi yang konprehensif yang memuat kesepakatan pengurangan atau penghapusan tarif impor, meningkatkan kapasitas investasi Jepang di Indonesia, dan program-program capacity-building untuk indusri dan SDM.

    Dengan penandatanganan EPA ini, Menteri Perdagangan Mari Pangestu memprediksikan di tahun 2010 volume investasi Jepang akan mencapai 65 miliar dolar AS. Angka ini meliputi pembangunan capacity-building di 10 sektor industri, yakni industri otomotif, elektroniks, konstruksi, mesin, fasilitas publik, promosi, makanan, tekstil, besi dan kimia, dan petrokimia. Di sektor perdagangan, Indonesia akan memotong tarif impor lebih dari 10,350 kategori, sementara Jepang akan mengurangi tarif impor untuk 8,350 kategori. Dengan perimbangan seperti ini ekspor Indonesia ke Jepang akan melonjak 14 persen di tahun pertama dan 4.7 persen di tahun-tahun berikutnya.

    Industri nasional mesti bersiap memetik buah hubungan emas Indonesia-Jepang. Membengkaknya investasi industri PMA Jepang tahun 2008 hendaknya segera ditengarai sebagai peluang memajukan industri dan teknologi (intek) nasional. Pengembangan sentra-sentra industri yang sudah mapan seperti MM2100 dan Jababeka, serta pembuatan sentra-sentra industri baru harus dibarengi dengan pembangunan sarana pendukungnya. Sarana pendukung ini bisa berupa UKM-UKM pendukung, sentra industri, dan lembaga-lembaga keuangan pendukung UKM-UKM tersebut.

    Di satu sisi, kewajiban industri PMA untuk menumbuhkan dan membina UKM-UKM industri untuk pemenuhan 70 persen kandungan lokal akan memperkecil risiko forex. Di sisi lain, secara perlahan dan bertahap industri nasional akan beralih ke industri riil dengan produk jaminan mutu, serta menyerap tenaga kerja nasional berbasis intek.

    Peran Islam politik
    Harus diakui adanya saham pahlawan Islam dalam memperjuangankan kemerdekaan RI melawan pendudukan Jepang. Juga, saham umat Islam dan partai-partai Islam berperan penting dalam membuka kembali hubungan diplomatik RI-Jepang dan menjaga hubungan baik selama ini. Memang ada perbedaan mencolok akidah dan ras, tetapi nilai-nilai moral dan adab sopan santun masyarakat Jepang mirip dengan masyarakat Indonesia. Sehingga tak ayal, hubungan budaya kedua negara sangat erat.

    Pemerintah Jepang telah melakukan berbagai upaya untuk membangun saling pengertian dan kerja sama melalui bantuan bagi kegiatan-kegiatan ke-Islam-an. Antara lain melakukan kunjungan ke sejumlah pondok pesantren dan mengundang para cendikiawan Islam serta calon-calon pemimpin Muslim masa depan untuk kunjungan kerja ke Jepang. Juga upaya-upaya penguatan sains dan teknologi di pesantren-pesantren daerah.

    Dalam bidang politik, pemerintah Jepang juga melakukan pendekatan kepada parpol-parpol Islam, khususnya PKS sebagai partai Islam fenomenal. Sebagai timbal balik, PKS menempatkan kadernya di Pusat Informasi dan Pelayanan Partai Keadilan Sejahtera (PIP PKS) di Jepang. PIP PKS Jepang ini sebagai wadah kader dan simpatisan PKS yang memberikan informasi kiprah PKS kepada konstituen di luar negeri, melakukan komunikasi sosial dan diplomasi politik dengan masyarakat Jepang, parpol, LSM dan lembaga-lembaga resmi di Jepang. Ini untuk menunjukkan kepada Jepang bahwa PKS sebagai brand image umat Islam Indonesia tidak kaku dan bukan sosok menakutkan.

    Ikhtisar
    - Pendekatan soft pawer menjadi kata kunci bagi harmonisasi hubungan RI-Jepang.
    - Dalam hubungan ini Jepang terus menambah tanaman modalnya di Indonesia dan harus dimanfaatkan dengan baik oleh dunia usaha di dalam negeri.
    - Keberadaan Indonesia sebagai negara berpunduduk mayoritas Muslim menjadi warna tersendiri dalam hubungan tersebut.

    FOKUS PASAR: – Dollar Berpotensi Menguat Dalam Perdagangan Yang Sepi
    Dollar bisa bergerak lebih tinggi terhadap mata uang regional pekan ini setelah terus menguat selama empat pekan berturut-turut, tipisnya pergerakan hari libur mendorong dealer fokus pada faktor teknikal. Jika indeks dollar AS yang diperdagangkan di New York, indikator penampilan dollar terhadap mata uang regional, mengalami kenaikan pekan ini, akan menjadi yang pertama sejak musim semi 2005 dimana indeks naik selama lima pekan berturut-turut.

    Penguatan dollar dalam beberapa pekan terhadap mata uang negara berkembang, meyakinkan pasar valas bahwa reli telah mendapatkan momentum tanpa data penting atau pidato dari petinggi bank sentral yang dapat menghentikan dollar pekan ini. "Lanjutkan penguatan dollar saat ini diperkirakan jangka pendek dan jangka menengah," kata strategist valas dengan BNP Paribas, satu-satunya yang mengumumkan “dollar lemah” selama bertahun-tahun. "Rendahya likuiditas membuat euro/dollar ringkih untuk bergerak tajam masa-masa mendekati akhir Desember," Kata mereka.

    Namun, minimnya data ekonomi AS dan liburan Natal akan meyakinkan pasar bahwa pergerakan yang terjadi relatif tidak mengkhawatirkan selama pekan penuh terakhir 2007. Euro, saat ini berada di $1.4375, beresiko secara teknikal melemah ke level support $1.4040 dan lebih tajam di bawah $1.3850, sinyal euro berpotensi melemah lebih jauh. Dari kacamata penilaian ekonomi, krisis pasar kredit yang menghantui ekonomi AS selama tiga bulan di 2007 akan meluas ke zona Eropa, fundamental memberi alasan tambahan untuk memperkirakan euro melemah di pekan-pekan mendatang.

    "Kejutan-kejutan di pasar akan berubah arah dari negatif AS ke negatif zona Eropa, memicu reversal (posisi berlawanan) euro/dollar, yang bisa mengakhiri 2008 di kisaran $1.43 – tidak jauh dari level saat ini," kata Niels From, analis valas dengan Dresdner Kleinwort di Frankfurt. Mata uang lainnya yang terlihat lebih lemah untuk pekan ini adalah pound Inggris. Selama empat pekan sebelumnya, dealer memangkas sebagian besar penguatan sterling terhadap dollar tahun ini, karena ekonomi mengirimkan banyak sinyal melemah terkait masalah sektor perumahan dan pasar kredit.

    Bank Inggris telah melonggarkan kebijakan moneter bulan ini dan sepertinya akan melakukan lagi di bulan depan. "Kami terus melihat pound tertekan sampai kuartal pertama tahun depan karena pasar cenderung memperkirakan BoE akan membuat pelonggaran," strategist valas dengan UBS.

    Forex - Pound Berada Pada Rekor Terendah vs Euro
    Poundsterling mencapai record low terbaru against euro setelah laporan dari Hometrack mengindikasikan nilai rumah mengalami penurunan tajam bulan ini selama 3 tahun terakhir, menambahkan pondasi berita-berita buruk pada ekonomi UK. Laporan Hometrack menunjukkan housing price jatuh menjadi 0.3% di bulan Desember dari bulan November, penurunan terbesar dalam skala bulanan semenjak January 2005. Ini hanya merupakan lanjutan dari survey perumahan yang dapat menggambarkan prospek yang semakin buruk pada pasar property.

    Berita dirilis ditengah-tengah kekhawatiran pada dampak dari sektor kredit yang bermasalah di ekonomi UK dan bukti membengkaknya defisit UK, membuat poundsterling dijauhi dan menempatkan euro/gbp mencapai angka tertinggi 0.7263. Mata uang Inggris juga menyentuh angka terendah selama 4 bulan terhadap dollar, yakni 1.9805. “Mendekati akhir tahun, sterling akan semakin tertekan dengan pola reversal yang cukup kuat. Dengan pelambanan sektor perumahan, trade defisit yang membengkak, sektor kredit yang cukup membebani konsumen dan diskon yang mengurangi profit sektor Retail” kata Simon Derrick di Bank of New York Mellon. Setelah stabil selama 4 tahun, semua pola nya berubah menjadi jenis pola yang sudah tidak terlihat selama 10 tahun lebih, lanjutnya. Sementara itu Euro lebih stabil terhadap dollar setelah kejatuhan yang cukup dramatis, dengan transaksi menjelang liburan, penguatan dollar cukup terbatas.

    Prospek Pasar Perumahan Inggris Tersuram Sejak 1998
    Royal Institution of Chartered menyebutkan bahwa agen real estate dan surveyor Inggris paling pesimis terhadap harga rumah sejak 1998 bulan lalu terkait penurunan pasar properti melebar ke London. Indeks perkiraan harga rumah turun minus 47 di Nopember, dari minus 35.3 bulan lalu, menurut survei RICS berbasis di London. Hasil ini adalah yang terendah sejak kali pertama lembaga ini mencatat prospek masa depan properti tahun 1998. Indikator harga rumah juga turun setidaknya dalam 2 ½ tahun terakhir dan pasar London mulai menunjukkan hal yang sama. Laporan terkini menambah bukti bahwa pasar perumahan Inggris yang melambung mulai terbatas setelah kenaikan biaya kredit, dipicu oleh pasar subprime mortgage AS yang kolaps. Bank Inggirs memotong suku bunga kali pertama dalam dua tahun terakhir pada 6 Desember lalu, menyatakan bahwa ekonomi beresiko melemah. ``Pasar perumahan secara nyata terus merasakan ketegagangan dari tertekannya kondisi pasar,'' kata Jeremy Leaf, jurubicara RICS. ``Krisis kredit saat ini terus memukul tingkat kepercayaan.''

    Yen Rebound Oleh Aksi Ambil Untung Dalam Tipisnya Volume
    yen rebound dari level terendahnya sejak tujuh minggu terakhir terhadap dollar pada transaksi hari selasa setelah aksi ambil untung menjelang masa liburan. Australia dan New Zealand dollars juga menjadi target aksi mabil untung terhadap yen setelah sebelumnya rally di pasar U.S. senin lalu. Pasar menghindari posisi mereka pada product beresiko dan hal tersebut cenderung menguntungkan investasi beryield tinggi. Activitas terlihat sepi pada pasar regional begitu pula pasar eropa dan U.S. dalam rangka merayakan Christmas. "para pengexport Jepang melakukan penjualan dollar dan menekan dollar/yen bergerak lebih rendah," ujar para trader dari trust bank. "namun secara keseluruhan pergerakan sangat lambat."

    Saham Jepang Mencapai Level Tertinggi Sejak 2-Minggu Terakhir
    Saham jepang ditutup pada angka tertingginya sejak dua minggu terakhir pada perdagngan hari selasa oleh aksi sejumlah investor yang melakukan pembelian terhadap saham Sony Corp, sebagai akibat melemahnya mata uang yen dan adanya informasi dari Merrill Lynchyang mempromosikan kondisi naiknya saham Wall Street. Namun secara keseluruhan perdagngan relative sepi dan keniakan index cenderung terbatas beberapa institutional investors merayakan liburan natal. Sementara Nikkei secara rata-rata naik 1.9 persen atau 295.59 point di level 15,552.59, ini merupakan angka tertinggi sejak 12 Dec. sementara index TOPIX turut naik 1.8 persen atau sekitar 26.83 point di angka 1,496.03, tertinggi sejak 14 Dec. pasar Tokyo buka secara penuh pada transaksi selasa, sementara rata-rata saham asia lain tutup termasuk Hong Kong dan Singapore, memperingati hari raya natal.

    Budaya Malu ala Jepang!

    H.Bambang Eka Wijaya:

    "APA kesan terpentingmu tentang Jepang selama berkunjung ke negeri ini?" tanya Edi menjelang kepulangan Edo ke Tanah Air.

    "Heran saja!" jawab Edo. "Bagaimana warga sebuah bangsa bisa seragam dalam disiplin, sehingga kota-kota dan permukiman mereka di desa serbabersih dan rapi, lalu-lintas tertib sekali, tak ada orang kebut-kebutan atau menyalip di jalan, hak orang lain sesama pemakai jalan dihormati tanpa kecuali pejalan kaki, pengendara sepeda dan orang catat! Untuk semua itu, aku tak pernah melihat polisi lalu-lintas di jalan, kecuali polisi biasa berjaga di posnya dengan sepeda dinas tercagak di luarnya!"

    "Itu hanya masalah nilai!" jawab Edi. "Ada satu nilai yang tertanam kuat pada mereka, yakni budaya malu! Mereka malu kalau dilihat orang menyerobot antrean di mesin penjualan karcis kereta api! Mereka malu kalau terlihat kerja bermalas-malasan, bahkan para arbeto--pekerja paro waktu--selalu berusaha menunjukkan produktivitasnya tak kalah dari para pekerja regular! Mereka malu kalau ada orang bergumam 'tak berbudaya' ketika ia membuang sampah di kotak yang salah untuk botol, plastik, dan sampah lain-lain!"

    "Apakah di kantor-kantor pemerintah disiplin kerjanya juga begitu?" kejar Edo.

    "Itu yang terlewatkan, aku lupa membawamu jalan ke kantor pemerintahan! " sambut Edi. "Waktu aku mengurus KTP ke kantor catatan sipil, semua orang kulihat sibuk di tempat kerjanya! Tak ada yang santai membaca koran atau ngobrol! Begitupun, ketika melihat aku di depan pintu, seorang petugas datang berbungkuk di depanku menanya apa yang bisa dibantu dan melayaniku sampai selesai!"

    "Mungkin mereka tak suka baca!" sela Edo.

    "Mereka rajin membaca koran, majalah atau buku! Itu dilakukan di rumah atau di kereta api! Saat di tempat kerja, konsentrasi mereka sepenuhnya pada pekerjaan!" jelas Edi. "Bukti mereka rajin membaca, koran-koran harian nasional, Asahi Shimbun, Yomiuri Shimbun, dan Mainichi Shimbun, masing-masing oplahnya di atas lima juta eksemplar sehari! Tradisi membacanya bukan hanya di kota-kta besar, di kota kecil seperti Gifu punya koran lokal, Gifu Shimbun umurnya sudah lebih 130 tahun! Berarti terbit sejak Restorasi Meiji, awal industrialisasi Jepang!"

    "Kembali soal budaya malu, apa sih intinya, hingga orang yang malu gagal dalam tugas sampai harakiri--bunuh diri?" tanya Edo.

    "Pada lubuk terdalam budayanya, orang Jepang percaya ada hukum karma--balasan atas semua perbuatannya di dunia ini juga, yang bisa dialami dirinya atau keluarganya! " jelas Edi. "Jadi, selain secara sosial malu berbuat tidak pada tempatnya, mereka takut kalau hal-hal buruk yang dia lakukan pada orang lain berimbas menimpa keluarganya! Misalnya, kalau dia remehkan hak orang cacat, keluarganya bisa cacat lebih buruk dari orang yang dilecehkannya! "

    "Berarti kita tak bisa seperti mereka karena kita tak mengenal hukum karma!" tegas Edo. "Yang cenderung terasa malah hukum rimba--survival of the fittest--hanya yang terkuat berhak hidup! Dengan hukum seperti itu, mengecundangi hak orang lain dianggap bukan hal yang memalukan!" *

    TKW Indonesia Disekap Empat Hari di Johor

    Kuala Lumpur-RoL-- Kementerian Sumber Manusia dan Persatuan Agensi Pembantu Rumah Asing (PAPA) Malaysia akan menyidik agensi pemasok PRT (pembantu rumah tangga) di Malaysia, karena diketahui telah menyekap Nanang Rahmawati asal Jakarta, di pusat perniagaan Sutera Utama, Johor Bahru, selama empat hari tanpa makanan.

    Wakil Menteri Sumber Manusia, Abdul Rahman Bakar, mengatakan segera mengirim pegawainya ke tempat kejadian untuk mengetahui kejadian tersebut secara benar.

    "Kami akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada penyekapan, karena hal itu melibatkan nyawa dan warga asing," kata Abdul Rahman, seperti dilansir Berita Harian, Senin.

    "Tidak peduli apakah agensi itu punya izin atau tidak, karena tindakan tegas tetap akan diambil. Kementerian memandang serius masalah ini," kata dia pula.

    Jika terbukti bersalah, lanjut Abdul Rahman, majikan yang melakukan kesalahan dapat dikenakan UU tentang Pekerja Tahun 1955, dengan hukuman denda 50.000 ringgit atau dua tahun penjara, atau dikenakan penjara dan didenda.

    Korban perlu membuat aduan ke kantor polisi terdekat dan di Jabatan Tenaga Kerja dengan segera, supaya tindakan dapat diambil dan korban mendapat pengadilan sewajarnya, kata dia lagi.

    Abdul Rahman mengatakan hal itu, menanggapi pemberitaan media massa Malaysia yang mengungkapkan adanya PRT Indonesia telah berhasil diselamatkan, setelah disekap empat hari tanpa diberi makan oleh agensinya di pusat perniagaan Sutera Utama, Johor Bahru.
    Wanita itu bernama Nanang Rahmawati (39), dari Jakarta yang telah diselamatkan masyarakat setempat.

    Nanang masuk ke Malaysia September 2007, tetapi majikannya dikatakan tidak puas dengan pekerjaannya, mengakibatkan Nanang dikembalikan semula kepada agensi pemasoknya. an

    Perdelapanfinal Coppa Italia
    Bintang Baru Lahir

    Pertandingan perdelapanfinal pertama Coppa Italia di Oreste Granillo pada Rabu (19/12) akan menjadi momen penting. Laga itu dapat dicatat sebagai saat lahirnya bintang baru sepakbola Italia, khususnya Inter.

    Bintang tersebut adalah Mario Balotelli. Penyerang berusia 17 tahun itu mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 I Nerazzurri atas tuan rumah Reggina. Hasil itu membuat satu kaki Inter ada di delapan besar.

    Pekan lalu menjadi periode hebat untuk Balotelli. Sebelum melawan Reggina, tepatnya pada 16 Desember, ia melakukan debut di Serie A. Pemain tim Primavera ini menggantikan David Suazo pada menit ke-91 dalam laga kontra Cagliari.

    “Saya harus mengucapkan terima kasih kepada Mancini, pelatih tim Primavera, Esposito, dan semua pelatih di akademi Inter dan Lumezzane. Tanpa mereka, saya tak akan ada di sini,” ujar Balotelli setelah lawan Cagliari, di inter.it.

    Tiga hari kemudian, Balotelli tampil hebat di Coppa. Jangan heran kalau pemuda kelahiran Ghana itu mendapat pujian.

    “Hal paling penting adalah Inter memainkan permainan yang bagus. Sebuah kesempatan yang penting untuk beberapa pemain muda, seperti Mario Balotelli, yang bermain sangat baik dan mencetak dua gol,” kata Hernan Crespo.

    Sehari setelah aksi Balotelli, pemain Milan yang juga berusia 17 tahun tak mau kalah. Alberto Paloschi menyumbang gol untuk I Rossoneri. Bedanya, Milan kalah. Bermain di San Siro, Il Diavolo menyerah 1-2 dari Catania.

    Sementara itu, juara bertahan Roma tumbang di Olimpico di Torino. I Lupi menyerah 1-3. Pintu pasukan Luciano Spalletti untuk masuk perempatfinal belum tertutup rapat. Giallorossi mesti menang 2-0 di Olimpico di Roma pada 16 Januari. (man)

    HASIL PERTANDINGAN
    ---------------------------------------
    Rabu (19/12)
    Lazio vs Napoli 2-1 (De Silvestri 66’, Baronio 71’; Dalla Bona 28’)
    Reggina vs Inter 1-4 (Pettinari 50’; Crespo 14’, Balotelli 28’, 86’, Solari 61’)
    Torino vs Roma 3-1 (Recoba 12’, 50’, Comotto 88’; Mancini 45’)
    Udinese vs Palermo 0-0

    Kamis (20/12)
    Milan vs Catania 1-2 (Paloschi 59’; Spinesi 19’, Mascara 26’)

    Daftar Hitam Valencia

    Ronald Koeman memang sensasional. Hanya dalam tempo sebulan sejak menggantikan peran Quique Sanchez Flores di kursi el entrenador Valencia, eks libero timnas Belanda ini langsung berani mengacak-acak Mestalla.

    Bukankah mengebiri kapten Los Ches beserta dua co-captain-nya itu tergolong gila? Terlebih faktanya trio David Albelda, Santiago Canizares, dan Miguel Angel Angulo ini masih berstatus sebagai punggawa timnas Espana.

    Tanpa tedeng aling-aling Koeman melakukannya. Ketiga figur ini dimasukkan ke dalam daftar hitam dan dipastikan tak akan merumput hingga akhir musim nanti. Katanya langkah bombastis ini memang dirasa perlu.

    “Sejak datang, saya meyakini bahwa tim ini harus diubah. Tim ini butuh pemain dengan antusiasme tinggi dan rasa lapar yang besar. Karena itu akhirnya saya merasa perlu mengambil keputusan ini,” ujar Koeman pada Marca.

    Keberanian Koeman tak lepas dari adanya dukungan kuat dari manajemen. Meski berat, presiden klub, Juan Soler, setelah diyakinkan para direktur klub, akhirnya bisa menerima keputusan sang pelatih anyar.

    Untung bagi Koeman, dalam dua laga setelah mendepak trio ini, Ches memetik hasil positif. Diawali kemenangan 2-1 atas Real Union di Copa del Rey (19/12), disusul hasil imbang 2-2 (sempat tertinggal 0-2) di kandang Zaragoza, Sabtu (22/12).

    Bisa dibayangkan bagaimana bakal memerahnya muka Soler jika Ches justru makin terpuruk dengan kebijakan Koeman ini? Rupanya Koeman tahu persis soal apa yang ia mau sebelum melakoni perjudian mahal ini.

    “Tak ada yang menyuruh saya melakukan ini. Semua betul-betul masalah strategis,” katanya lagi. Secara tak langsung, Koeman menyebut trio Albelda, Canizares, dan Angulo tak memiliki cukup antusiasme dan rasa lapar.

    Bahayakan El Matador

    Sepintas terdengar aneh karena ketiga warga senior Mestalla ini masih diandalkan pelatih El Matador, Luis Aragones. Ketiganya punya andil penting saat meloloskan Spanyol ke putaran final Euro 2008.

    Bahkan Juni depan mereka juga diproyeksi untuk ikut Senor Aragones ke Austria-Swiss. “Albelda selalu tampil bagus bagi timnas. Di tengah ia selalu menawarkan keamanan dalam segi pertahanan Spanyol,” ucap Aragones di As.

    Secara jujur, Aragones menghargai keputusan setiap pelatih klub. Namun, di sisi lain, ia mengkhawatirkan bakal melorotnya performa mereka jika tak mendapat jam terbang secara reguler hingga musim panas tiba nanti.

    Dengan sepak terjang Koeman yang begitu liar, jantung Aragones amat mungkin bakal terus berdegup kencang. Maklum, di Valencia masih ada empat pemain yang menjadi pelanggan El Matador.

    Selain trio di atas, Ches masih bisa menyumbang Raul Albiol, David Silva, David Villa, dan Fernando Morientes. Tak tertutup kemungkinan bahwa di antara mereka masih ada yang bakal menyusul masuk ke dalam black-list Koeman. (Sapto Haryo Rajasa)

  • Saudi Woman Is Always Guilty!

    NUANSA-ORIENTALbf

    Dania Al-Ghalib, Al-Madinah —

    The Saudi woman is guilty. She is guilty of being born in a male-dominated society. Her fault is that she grows up in a society that stigmatizes her sex as a sin. She is held accountable because society believes she is underaged — even if she is in her 60s — and implements a guardianship system over her as if she were a second-rate citizen. It is very common for a Saudi woman — a widow or a divorcee — to have her young son as her guardian and she needs his written permission to carry out official paperwork. He is in control of her life and her destiny.

    The Saudi woman can be blamed for living in a male-dominated society that opposes many rights for women despite the fact that the Prophet (peace be upon him) — the best of all humans — consulted a woman and listened to her advice. The Saudi woman is guilty of living in a society that confuses tradition with Islamic obligations and idolizes what it sees as the latter to the extent that when she wants to discuss or object, she is accused of rebellion. Her fault is that society considers her an item of her guardian’s property. He can do anything he desires with her without asking her opinion or even listening to her.

    The Saudi woman is born undesired. Everybody wants a male child rather than a female one. This innocent creature is forcibly taught what is prohibited and shameful before even knowing how to speak. She is guilty if she remains silent and guilty if she talks. She is guilty if she is divorced and guilty if she cleaves to her husband and children when someone tries unjustifiably to destroy her marriage. Her only refuge is prison where she has the right to say no. She has lost all her rights and has fought for one that allows her to live only behind bars. Her sin is that she tried to protect her marriage and family. But traditions and customs challenged and destroyed her attempts.

    The Saudi woman is guilty of being raped in darkness or in daylight because her society wants her locked in, producing legal children and never leaving her house unless she is dead and of course accompanied by a guardian. She is guilty when brutal beasts tear her body and soul apart, threatening her with weapons and defamation because society believes she subjected herself to them and she deserves what happens to her.

    She is guilty because society prohibits her from driving and forces her to live at the mercy of a foreign driver. He might rape her one day or make money by allowing others to rape her, and then she will be the one who is blamed for having put herself in such position and went out with a driver without her legal guardian.

    The Saudi woman is guilty because she is part of her guardian’s property even when he is a criminal, serving time in jail and he marries her off to his colleague in prison who is awaiting execution. Society is aware of this and apparently sees no harm in such. In fact, the community blessed this marriage and arranged for them to be legally alone together. And the woman’s fault is that she is the daughter of a criminal.

    The Saudi woman is guilty of being haunted by spinsterhood and not accepting “misyar” and all other types of male-invented marriages. She is also guilty if she accepts being abandoned by her husband when he feels tired and bored with her and wants a new wife. She is guilty if she objects to anything and her legal guardian beats her until he breaks her ribs or permanently disfigures her. His right is to beat her and make her obey and listen, even if that means deforming her physical features as a woman and taking away her beauty.

    She is guilty when others confiscate her property or real estate by impersonating her, and her greatest sin is that her identity stems from her guardian. The Saudi woman is always guilty and anyone who thinks of dealing with her humanely is a criminal.

    Dollar's Fall Is Felt Around The Globe

    http://www.washingt onpost.com/ wp-dyn/content/ article/2007/ 12/23/AR20071223 02441.html? wpisrc=newslette r

    Dollar's Fall Is Felt Around The Globe
    Weakening U.S. Currency Harms Overseas Markets
    By Anthony Faiola
    Washington Post Staff Writer
    Monday, December 24, 2007; Page A01

    The sharp decline of the U.S. dollar since 2000 is affecting a broad swath of the world's population, with its drop on global markets being blamed at least in part for misfortunes as diverse as labor strikes in the Middle East, lost jobs in Europe and the end of an era of globe-trotting rich Americans.

    It marks a shift for Americans in the global economy. In times of strength, a mightier dollar allowed Americans to feed their insatiable appetite for foreign goods at cheap prices while providing Yankees abroad with virtually unrivaled economic clout. But now, as the United States struggles to fend off a recession, observers say the less lofty dollar is having both a tangible and intangible diminishing effect.

    "The dollar was the dominant force in world economics for 100 years -- we had no competition, " said C. Fred Bergsten, an American economist and director of the Washington-based Peterson Institute for International Economics. "There was no other economy close to the size of the United States. But all that is now changing."

    The dollar is down more than 40 percent against the euro over the past seven years, taking a particularly sharp drop last month. Despite a bit of a rebound in recent weeks, the dollar is still off nearly 12 percent since Jan. 11, when it hit its peak for 2007.

    For now, that drop is allowing the U.S. economy to reap rewards. American products have become exceedingly competitive, boosting exports ranging from Caterpillar tractors to Boeing jumbo jets that are now relative blue-light specials in the global marketplace. Using the same logic of chasing cheaper local production costs that has driven many U.S. factories to China, a few iconic European companies, including Airbus, are set to shift some manufacturing lines to the United States.

    But for untold millions worldwide, the weak dollar has emerged as a troubling dark spot. Take Ngengi Mungai, a Nairobi coffee exporter trapped between the weaker dollar and the rapidly appreciating Kenyan shilling -- which gained as much as 12 percent against the dollar this year amid an export-driven economic surge across much of Africa. His coffee sales overseas, as with the bulk of global commodities, are priced in weaker dollars. But he must then convert them into stronger shillings to cover his local costs for local labor, materials, even the clothes on his back. It has cut sharply into his annual income.

    "Basically," Mungai said, "it's bad."

    It has left many wondering whether the dollar has lost its bling for good. Even rapper Jay-Z dissed the dollar in his recent video, "Blue Magic." In scenes celebrating the excess of wealth in Manhattan's shimmering glass canyons, the cameras cut repeatedly not to images of $100 bills -- but of crisp, 500 euro notes.

    Though still the primary choice for global reserves and commodities, some countries have begun to diversify their dollar holdings, while a nascent push is afoot to re-price some commodities in currencies other than the dollar. In May, Kuwait dropped its currency peg to the dollar and other oil-rich Gulf states have threatened to follow. Perhaps most telling: In recent months, the euro surpassed the dollar as the currency with the largest global circulation.

    In very real terms, it has forced Americans to rethink their lust for foreign goods. Sales of luxury, British-made Jaguars and Land Rovers, for instance, are declining in the United States because of the weak dollar, while fewer North American tourists -- a 10 percent drop in the third quarter of 2007 compared with the same period last year -- treated themselves to trips to England.

    The chink in the dollar's armor has dealt a blow to American pride -- at least to the kind of pride that comes with buying power.

    Nowhere is that more visible than with Americans overseas. "It's changed our lifestyle," said Lauren Amlani, 48, who moved to Paris from California with her husband and young son in March 2006. "A meal with pizza and drinks for the three of us comes to over $75. That's ridiculous!"

    Amlani's husband, Aslam, a project manager at Disneyland Paris, is paid in dollars. To compensate for the plunge of the dollar against the euro, the Amlanis are buying clothes and electronics in the United States and hauling them back to Paris.

    With the exception of November, when the dollar dropped sharply after bearish remarks by Chinese officials, the fall has been gradual. It is unclear what will happen in the future. The dollar has fallen because of a combination of fears over the U.S. economy, including the subprime mortgage crisis that may worsen.

    Although considered unlikely, analysts say a more rapid decline could prove disastrous. A global run on the dollar would force the Federal Reserve to hike interest rates to prop up the U.S. currency just as lower interest rates may be needed to stimulate the domestic economy.

    Already, however, the impact of the weaker dollar is growing. Rolls-Royce has proposed moving some operations from Liverpool to its factory in Mount Vernon, Ohio. Airbus has said it will shift more of its production to the United States, home turf of rival Boeing, to offset the cost of the stronger euro. As the dollar has weakened over the past seven years, Airbus has opened assembly lines and other operations in Wichita and Mobile, Ala.; as well as in Moscow and Beijing.

    "Every time the euro increases by 10 cents towards the dollar we lose $1 billion in our operations," said an Airbus official at the company's headquarters in Toulouse, France. "Aircraft are sold in U.S. dollars, but most of our production costs are paid in euros."

    Losses in Europe have been blunted, however, because fewer euros now buy more raw materials that continue to be priced in dollars. In addition, the British pound has depreciated recently over investor fears that England's real estate market may be vulnerable to the same factors that caused the subprime mortgage crisis in the United States.

    Many nations that have pegged their currencies to the dollar have become boxed in by the Fed's moves to lower interest rates. While that may be wise for policymakers in the United States, where the fear is slipping into recession, it is exactly the wrong medicine for red-hot economies such as those in the Persian Gulf that are in far greater risk of overheating from a massive, oil-fueled economic expansion.

    The dramatic surge in oil revenue along with the weakening dollar has sparked a rise in inflation in the Gulf states -- hurting most those who have the least. In recent months, it has wiped out much of the gains from years of hard labor for the thousands of South Asian workers who moved to Dubai for a piece of its multibillion- dollar construction boom. With employers slow to raise salaries as low as $109 a month, workers' savings have diminished in buying power as costs have jumped for vegetables, cooking gas and other essentials. This has triggered wage strikes and a rock-throwing protest this fall that set back construction of the 150-story Burj Dubai, planned to be the world's tallest building.

    "We don't have a single penny," said Ram Chandra, a 33-year-old mason who moved to the United Arab Emirates from India five years ago to seek his fortune in a sand-blown and crowded construction camp on the fringes of the desert. Back home in India, where the dollar has fallen 14 percent against the rupee in the past 18 months, the remittances he has sent to his family have steadily lost value.

    The declining dollar's role in fueling inflation has become a pi¿ata for barbs across the Muslim world, where furious residents and leaders, including Iran's President Mahmoud Ahmadinejad, have sought to turn the weaker greenback into a new rallying point for anti-Americanism. "They get our oil and give us a worthless piece of paper," Ahmadinejad told reporters after the OPEC summit in the Saudi capital of Riyadh last month.

    Some countries with strict controls over their currencies have managed to share in the U.S. windfall from the dollar's drop. Vietnam, for instance, where the tightly controlled currency has stayed relatively constant against the dollar, is enjoying an influx of investors fleeing nearby Thailand -- where the baht's sharp rise against the dollar has made doing business there far less attractive.

    In China, where the currency still trades on a narrow, government-controll ed band linked to the dollar, authorities have resisted global pressure to allow its currency to appreciate faster. The Chinese currency has gained about 11 percent against the dollar since 2005. But by keeping the currency relatively weak, Chinese companies have managed to ride the weak-dollar export boom -- making their products even cheaper in countries where the greenback has sharply dropped.

    But now, some in China are turning their noses up at the dollar. Lin Jing, a sales manager at Shanghai Shuangyuan Import & Export Co., which exports garlic oil, said the company has begun to demand euros from its overseas customers instead of dollars. "The use of euros enables us to shy away from losses caused by the conversion between the [Chinese currency] and the weakened dollar," he said.

    Correspondents Kevin Sullivan in London, Stephanie McCrummen in Nairobi, Ellen Knickmeyer in Cairo, Faiza Saleh Ambah in Jiddah, and special correspondents Corinne Gavard in Paris and Wu Meng in Shanghai contributed to this report.

    Top 10 Music Producers of 2007

    Biasanya kita mengenal ttg penyanyi atau artisnya aja tanpa peduli dgn ‘the man behind the music’
    alias Producer dibaliknya. Nah, kali ini kita coba bawakan Top 10
    Produser yg ‘bersinar’ di sepanjang tahun 2007 ini, baik dari segi
    karyanya, komersil, dll…

    1. Timbaland

    Timbaland makin meroket aja, setelah tahun lalu sukses menggarap
    album Justin Timberlake dan Nelly Furtado, dan utk tahun ini selain dia
    bikin album solo (kompilasi) “Timbaland Presents Shock Valueâ€, dia juga
    ngebantuin 50 Cent di single “Ayo Technology†dan juga Kanye West
    “Strongerâ€. Belum lagi ditambah dgn album barunya Duran Duran, dan juga
    ngegarap ulang single OneRepublic “Apologize†yg bikin ngetop band itu!

    2. Stargate

    Stargate merupakan team produksi yg terdiri dari 2 org asal Norwegia,
    or Erik Hermansen & Mikkel S. Eriksen. Mereka hijrah ke New York
    sejak thn 2005 lalu. Dan di tahun ini, namanya makin bersinar setelah
    mencetak hits2 single R&B, seperti “Beautiful liar†nya Beyonce
    & Shakiraâ€, “Tattoo†Jordin Sparks, “Hate That I Love You†Rihanna
    & Ne-Yo, Chris Brown “With you†dan masih banyak lagi…

    3. will.i.am

    Pentolan Black Eyed Peas yg satu ini emang punya talenta yg cukup
    besar, baru aja merelease solo album yg ke-3 “Songs about Girlsâ€,
    will.i.am juga sukses memproduseri rekan segroupnya yaitu Fergie dgn
    hits singlenya “Big girls don’t cryâ€, dan juga campur tangannya di
    album terbaru master rap, Talib Kweli.

    4. Dr. Luke

    Cari tampang Dr. Luke, aka Lukasz Gottwald yg satu ini emang susah
    sekali. Dulunya dia bekerja sebagai pemain gitar di Saturday Night Live
    House Band, dan bekerja bareng Max Martin sebagai produser pop yg
    ngetop di era 90-an. Tahun ini dia meraup sukses dgn single
    “Girlfriend†dari Avril Lavigne, dan juga kerjasama nya bareng Max
    Martin menggarap single “Who Knew†P!nk.

    5. Howard Benson

    Walau tampangnya tidak mendukung, tapi Howard Benson adalah ‘otak’
    dibalik suksesnya album My Chemical Romance “Three Cheers for Sweet
    Revenge†dan juga All-American Reject “Move Alongâ€. Lalu tahun 2006 dia
    menggarap album debut dari lulusan American Idol yaitu Daughtry, yg
    albumnya sukses berat di thn ini!

    6. Nate “Danja†Hills

    Nate Hills yg merupakan rekan kerja sekaligus ‘murid’ dari Timbaland
    ini semakin bersinar aja namanya. Setelah sempat menggarap debut album
    Runner up American Idol, Katharine McPhee, Danja juga bikin single hits
    Britney Spears “Gimme moreâ€, dan juga banyak single R&B lainnya.

    7. J.R. Rotem

    Kalo yg satu ini emang sempat di gosipkan ‘menghamili’ Britney
    Spears, walau masih gak jelas ujungnya. Suksesnya diawali ketika
    ngebikin single “S.O.S†dari Rihanna thn lalu, dan dilanjutkan dgn
    “Beautiful girls†nya Sean Kingston yg jadi hits dimana2…

    8. Mark Ronson

    Satu2nya Produser asal UK yg masuk jajaran Top 10 produser thn ini,
    namanya emang agak asing utk Amerika. Tapi tahun ini dia berhasil bikin
    single yg cukup revolusioner, yaitu “Rehab†dari Amy Winehouse. Dan
    juga bikin remix single “Wake up call†Maroon 5 ft.Mary J.Blige. Tak
    ketinggalan dia sendiri juga bikin album solo ke-2nya “Versionâ€.

    9. Rick Rubin

    Yg belum tahu tampang Rick Rubin emang pasti kaget… tapi dia lah
    ‘otak jenius’ yg berhasil menggabungkan Rap dan Heavy Metal yg biasa
    disebut RapCore. Thn ini dia berhasil memproduksi album terbaru Linkin
    Park “Minutes To Midnightâ€.

    10. Butch Walker

    Produser sekaligus penyanyi satu ini cukup sukses bikin album “The
    Best Damn Thing†dari Avril Lavigne, dan juga beberapa single di album
    Fall Out Boy “Infinity on High†dan album The Academy Is.. “Santiâ€.

    Almost made it....

    Ini dia bbrp Produser handal lainnya…

    Akon, Swizz Beats, Jermaine Dupri, Rob Cavallo (My Chemical Romance), Scott Storch, Linda Perry,

    Orang-Orang Aceh yang Luar Biasa
    Posted by: "Rusdi Mathari" rusdi_man@yahoo. com rusdi_man
    Tue Dec 25, 2007 2:03 am (PST)
    Di gelap malam ketika kembali menyusuri jalan darurat dari Calang
    menuju Banda Aceh, dari balik jendela mobil saya seolah melihat
    barisan kunang-kunang berkejar-kejaran. Itulah sorot lampu aneka
    mobil milik LSM, lembaga pemerintah, dan sebagainya, yang melaju
    dari dan ke Banda Aceh. Saya diam-diam menangis karena merasa tak
    berarti dibanding orang-orang Aceh yang hebat itu menyusun hidup
    baru setelah tsunami merenggut semuanya dari mereka.

    Oleh Rusdi Mathari

    MOBIL pick up dua gardan yang saya kendarai melonjak-lonjak menapaki
    jalan darurat yang hanya berupa timbunan pasir dan kerikil. Berkali-
    kali mobil itu harus dikendalikan dengan terampil untuk menghindari
    kubangan lumpur, jembatan darurat, atau genangan air laut yang
    menggerus daratan. Di kiri kanan jalan, beberapa dari genangan air
    laut itu terlihat membentuk telaga seolah terjebak oleh daratan dan
    tak bisa kembali ke samudera. Di kejauhan di atas bukit tampak satu
    dua tenda putih bertuliskan U.N yang sudah kusam sebagian bahkan
    terlihat sudah sobek.

    Dari Banda Aceh, perjalanan saya awali pada sebuah pagi di bulan
    Agustus tahun lalu. Tujuannya menyusuri garis pantai barat Aceh
    sebuah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat tsunami
    26 Desember 2004. Garis pantai itu menghubungkan dua kota besar
    yaitu Banda Aceh dan Meulaboh. Di antara kedua kota ada Lamno dan
    Calang dan beberapa kota kecamatan. Pagi-pagi sekali Sani, sopir
    yang hendak mengantar saya sudah menunggu di depan penginapan.
    Menurut dia semakin pagi berangkat akan semakin leluasa menyaksikan
    sisa-sisa kehancuran pantai barat. "Kalau sudah agak malam tidak ada
    penerangan," kata Sani.

    Saya mengiyakan usul dia, dan kami berangkat dari Banda Aceh setelah
    jarum kecil dari arloji saya menunjuk pada angka tujuh. Banda Aceh-
    Meulaboh berjarak 250 kilometer. Dalam keadaan normal ketika jalan
    antara dua kota itu belum hancur oleh terjangan ombak tsunami, jarak
    itu bisa ditempuh dalam waktu empat jam dengan kendaraan umum. Namun
    jalan darurat yang membuat mobil kami melonjak-lonjak, menyebabkan
    rencana perjalanan itu tak tuntas. Saya tidak pernah sampai di
    Meulaboh.

    Jalan darurat itu menurut Sani, sebenarnya sudah lumayan bagus jika
    dibandingkan dengan masa-masa awal pasca tsunami. Hingga masa
    tanggap darurat, jalan itu tak bisa dilalui kendaraan apapun karena
    beberapa ruas terputus total. Jembatan ambruk, sementara sebagian
    dari badan jalan juga sudah tidak berbekas akibat digerus air laut.
    Tentara dari Zeni Konstruksi 13 TNI-AD Srengseng Sawah, Jakarta dan
    Zeni Marinir Cilandak, Jakarta kemudian membangun jalan darurat itu
    dengan membuka hutan, membelah bukit tidak jauh dari jalan lama yang
    sudah hancur. Beberapa jembatan darurat juga dibangun oleh para
    tentara.

    Namanya saja darurat tentu saja sifatnya hanya sementara. Setahun
    setelah dibangun, sebagian dari jalan itu sudah hancur. Dan karena
    jalan yang hancur itu pula, perjalanan saya hanya sampai di Calang,
    itu pun sudah menjelang waktu ashar. Saya dan Ondy Syahputra yang
    juga ikut dalam perjalanan itu, sebenarnya ingin meneruskan
    perjalanan ke Meulaboh, tapi Sani mengingatkan, mobil yang kami
    tumpangi, besok pagi sudah harus ada di Banda Aceh. Mobil itu memang
    kendaraan pinjaman dari sebuah instansi.

    Calang adalah kota yang paling hancur di Aceh bahkan jejak kota
    lamanya, sudah tak tampak karena digantikan oleh ombak samudera.
    Sekitar 80 persen penduduknya hilang atau tewas akibat tsunami.
    Memasuki kota itu seperti disergap oleh suasana dunia yang berbeda,
    selain kesenyapan.

    Di tengah kesenyapan itulah, Dina Astina, seorang guru SMP di Calang
    terus membangun harapan untuk dirinya dan orang-orang lain di sana.
    Perempuan itu kini hanya tinggal bersama suaminya, Usman Ahmady,
    Kepala Dinas Pemukimam dan Prasarana Wilayah Calang karena tiga
    anak lekakinya yang hilang ditelan ombak tsunami. Hari ketika
    tsunami menerjang Aceh, Dina dan Usman memang sedang tidak bersama
    anak-anaknya karena sedang berada di Banda Aceh menghadiri
    pernikahan seorang kerabat mereka.

    Mereka berangkat dari Calang ke Banda Aceh selepas shubuh, sementara
    anak-anaknya ditinggal di rumah bersama seorang pengasuh. Dina
    sempat menciup kening dari ketiga anaknya, sebelum benar-benar
    berangkat pada shubuh itu. "Rencana kami akan pulang-pergi dan
    sehabis dhuhur sudah kembali ke Calang," kata Dina. Namun ciuman
    Dina pagi itu adalah sentuhan terakhirnya kepada ketiga anaknya.

    Jam tujuh pagi ketika dia dan suaminya mendengar ada gempa dan lalu
    disusul air laut yang naik, dia mencoba menghubungi rumahnya di
    Calang melalui telepon tapi tak jawaban. Hingga orang-orang di Banda
    Aceh berlarian karena panik, Dina dan Usman tetap mencoba mengontak
    Calang walau hasilnya sama: tak ada jawaban. Kepanikan pasangan itu
    mencapai puncaknya, setelah terdengar kabar bahwa Calang tidak
    berbekas lagi. Mereka sebenarnya berusaha menuju Calang menggunakan
    kendaraan pribadi, namun jalan Banda Aceh ke Calang sudah terputus.
    Dina dan Usman tertahan di Banda Aceh.

    Mereka kembali menginjak tanah Calang, setelah dua hari tsunami
    berlalu. Menggunakan kapal motor dari Banda Aceh, Dina dan Usman
    mendarat di pantai Calang. Mula-mula dicarinya rumah mereka, tapi
    tak ada lagi bahkan jika itu harus berupa bekas. Sepanjang mata
    memandang, hanya genangan air laut yang terlihat.

    Setiap orang di Calang yang mereka temui, lalu ditanya soal nasib
    anak mereka. Ada yang mengatakan tidak tahu atau tidak melihat,
    sebagian menjawab sempat melihat namun tak tahu nasib selanjutnya,
    ada yang berujar ketiga anak lelaki mereka selamat dan sedang
    mengungsi di bukit. Namun ketika tempat pengungsian di sekitar
    Calang disisir oleh mereka, tak satupun yang menampung anak-anak
    mereka. Dina dan Usman lantas kembali ke "pantai" tempat rumah
    mereka semula berdiri.

    Beberapa hari setelah itu kemudian dihabiskan Dina di tepi pantai.
    Setiap sore dan pagi dia duduk di tepi pantai mencoba bertanya pada
    air laut, di mana anak-anaknya. "Saya sempat kehilangan harapan,
    sebelum menyadari semua itu suratan takdir," kata Dina menjelaskan
    perjuangan melawan perasaannya.

    Dina kini terlibat dalam sebuah penerbitan yang dibiayai UNDP
    sembari tetap mengajar Bahasa Inggris di SMP Calang. Tulisan dia
    kirim lewat internet untuk dicetak di Banda Aceh, edisi cetaknya
    beredar di Calang.

    Di pesisir barat Aceh dari Banda Aceh hingga Calang, saya menjumpai
    banyak orang yang bernasib seperti Dina dan Usman dan juga bersikap
    seperti mereka: menerima semua yang terjadi sebagai takdir. Di
    Gampong Pande, Banda Aceh, saya bertemu dengan Ismail Sarong,
    seniman peniup serunai Aceh. Dia kini tinggal bersama Rusdianto,
    anak bungsunya. Keempat anaknya yang lain dan juga istrinya telah
    ditelan ombak pada 26 Desember 2004. Ketika tsunami datang, salah
    seorang anaknya bahkan mengandung tujuh bulan. "Semuanya habis,"
    kata Ismail.

    Ismail dan Dian bisa selamat, karena pada hari itu dia sedang pentas
    di pusat kota Banda Aceh. Istri dan anak-anaknya yang lain dia
    tinggalkan di rumah yang hanya berjarak puluhan meter dari bibir
    pantai. Bapak dan anak itu sempat timbul tenggelam ditelan air bah
    yang masuk ke pusat Banda Aceh. Serunainya ikut mengambang. "Saya
    katakan kepada serunai, `Kamu kok mau ikut saya terus, bencana sudah
    begitu berat'", kata Ismail.

    Ketika mendapatkan kenyataan bahwa istri, anak-anak dan rumahnya
    telah tiada, Ismail mengutuk lautan. Dia melemparkan apa saja ke
    lautan sambil berteriak, "Kenapa bukan aku yang engkau telan. Ayo
    datanglah kembali, telanlah aku." Namun kata Ismail, lama-lama dia
    menyadari, dirinya begitu bodoh karena hanya sanggup mengutuk lautan
    dan mengganggap seolah tidak ada lagi harapan. "Saya melihat Dian,
    dan sadar hidup ini harus dilanjutkan, " kata Ismail.

    Ismail kini tetap meniup serunai dan Dian menjadi penabuh
    gendangnya. Dia dan anaknya banyak diundang untuk pentas, termasuk
    oleh Sardono W. Kusomo, seniman dan rektor IKJ, yang sejak awal
    bencana memberi semangat dan bantuan kepada Ismail.

    Saya juga menemui Husaini yang tinggal Lamteungoh, Aceh Besar.
    Sarjana pertanian ini sempat putus asa, karena kehilangan semua
    orang-orang yang dicintai dan mencintainya: ibu, tiga saudara laki-
    laki, istri dan anaknya yang baru berusia dua tahun. Anak perempuan
    itu lepas dari gendongan Husaini ketika ombak besar setinggi dua
    pohon kelapa menghantamnya.

    Ketika bunyi dentuman pertama terdengar dari rumahnya, yang hanya
    berjarak 300 meteran dari pantai, Husaini berusaha membawa anggota
    keluarganya lari menuju ke bukit. Namun jalan-jalan menuju ke bukit
    sudah sesak dengan orang yang juga berlarian dan panik. Ketika
    sampai di bawah pohon kelapa, Husaini melihat air sudah berada di
    atas pohon kelapa. Ujung ombaknya seperti lidah raksasa namun belum
    menyentuh tanah. Dia mendekap sang anak lebih erat, namun ombak
    terlalu kuat menghempas. Anak itu lepas, bersama harapan Husaini.

    Selama hampir tiga bulan sejak tsunami, dia tak mau melakukan
    pekerjaan apapun termasuk membangun kembali rumahnya. Satu-satunya
    foto kenangan yang tersisa adalah foto dia, istri dan anaknya yang
    tersimpan di dompet. "Saya terus diburu perasaaan bersalah," kata
    Husaini.

    Keadaan berubah ketika Chris Valley dan Christoper Lee dari USAID
    masuk ke Lamteungoh dan datang menemuinya. Husaini terpilih sebagai
    salah satu peserta pelatihan wirakarya. Seminggu lamanya dia
    berkumpul dengan orang-orang senasib, berdiskusi dengan orang asing,
    dan mengorganisir masalah. Intinya mereka diingatkan untuk tak larut
    dalam duka dan segera bangkit membangun rumah-rumah mereka.

    Tiga hari setelah pelatihan, Husaini mengajak beberapa tukang untuk
    mengumpulkan kayu bekas dan membangun dapur yang sudah tiga bulan
    hanya dipikirkannya. Dananya berasal dari USAID. Sampai Juli 2005,
    bukan hanya dapur yang selesai dibangun Husaini. Rumah dan sebuah
    warung kecil yang menjual aneka kebutuhan sehari-hari seperti minyak
    tanah, gula, beras, sabun, dan rokok selesai dia dirikan. Di depan
    warungnya tertulis "Operacy", nama pelatihan yang pernah diikutinya.
    Dia juga mendapat bantuan komputer sebagai sarana untuk menulis
    laporan kemajuan usaha dan kelompoknya. "Sekarang saya sudah
    memikirkan calon pendamping hidup saya," kata Husaini.

    Di Meuraxa, Banda Aceh, Firman menjumpai saya dengan senyum. Dia
    baru kelas dua SMU dan sudah tidak memiliki siapapun: semua
    saudaranya, dan kedua orang tuanya hilang ditelan air, di depan
    matanya. Dia kini aktif berlatih musik bersama teman-temannya di
    Meuraxa, tapi Firman tak tahu siapa yang akan membiayai hidupnya.
    Tahun ini dia akan lulus dari SMU itu.

    Meskipun pemandangan laut di sisi sebelah barat, sungguh mempesona
    tapi saya tidak menikmati perjalanan hari itu, sebuah perjalanan di
    Aceh yang saya rencanakan untuk sebuah penulisan buku. Di gelap
    malam ketika kembali menyusuri jalan darurat dari Calang menuju
    Banda Aceh, dari balik jendela mobil saya seolah melihat barisan
    kunang-kunang berkejar-kejaran. Itulah sorot lampu aneka mobil milik
    LSM, lembaga pemerintah, dan sebagainya, yang melaju dari dan ke
    Banda Aceh. Saya diam-diam menangis karena merasa tak berarti
    dibanding orang-orang Aceh yang hebat itu. Ketika pagi ini saya
    menulis artikel ini, saya kembali menangis mengingat mereka.

    *Artikel lain bisa dibaca di http://www.rusdimat hari.wordpress. com

    Nastya Calon Nyonya Hleb

    Jakarta - Anastasia 'Nastya' Kosenkova menjadi perempuan terpilih yang akan mengakhiri masa lajang bintang Arsenal, Alexander Hleb, yang dulunya dikenal sebagai seorang playboy.

    Nastya pada musim panas mendatang akan menjadi istri Hleb setelah pemain internasional Belarusia itu menyatakan kepada publik bahwa dirinya akan menikahi wanita berusia 22 tahun itu.

    "Kami akan menikah di musim panas. Sudah lama saya mencari wanita impian dan akhirnya saya menemukan dia. Nastya sangat menyenangkan dan pribadi yang murni," ungkap Hleb baru-baru ini seperti dikutip The Sun.

    Nastya adalah penyanyi grup pop asal Belarusia, Topless, yang mengaku pertama kali kesemsem pada Hleb saat menyaksikan laki-laki idamannya itu di televisi.

    Hleb termasuk kurang bahagia ketika kecil. Saat Belarusia masih di bawah kekuasaan negara komunis Uni Soviet, bapaknya bekerja di kilang minyak, ibunya bekerja pula sebagai kuli bangunan.

    "Di Uni Soviet adalah hal biasa seorang wanita bekerja seperti laki-laki," kenang Hleb. "Waktu saya kecil saya melihat ibu bekerja dan dia mendorong gerobak beton."

    "Ketika saya pergi ke Jerman (di usia 19 tahun untuk bergabung dengan VfB Stuttgart), saya akhirnya bisa membantu secara finansial. Saya katakan pada dia, 'Sekarang Ibu harus berhenti bekerja dan menikmati hidup'," tambahnya.

    Selama berkarir di Jerman Hleb justru dikenal punya reputasi sebagai playboy karena doyan gonta-ganti cewek. Kini, bersama Nastya, pria ceking asal Minx itu, yang sosoknya dikenal ramah serta murah senyum, sepertinya akan menghentikan petualangan tersebut.

    "Dia luar biasa. Dia senantiasa ceria, terbuka, dan baik, sama seperti saya," tutur Nastya tentang Hleb, yang di Arsenal telah menjadi idola dan fans The Gunners telah menyanyikan lagu buatnya: 'come on Alex, you can do it!' -- diambil dari lagu band asal Kanada, Arcade Fire, berjudul Neighbourhood#2 (Laika).

    "Saya ingat satu cara dia menunjukkan rasa cintanya pada saya. Di sebuah pertandingan, yang saya menontonnya via televisi, dia menaruh tangannya di dada ketika lagu kebangsaan dikumandangkan. Sebelumnya dia mengingatkan saya bahwa itu adalah sebuah tanda buat saya. Saya menangis melihatnya," tandas Nastya.

    'Kutukan' Juara Hari Natal

    Jakarta - Memuncaki klasemen saat Natal tak selalu mendatangkan berkah. Sebaliknya, justru kutukan yang mungkin datang karena juara di tanggal 25 Desember justru lebih sering berakhir pahit di penghujung musim.

    Arsenal yang kini duduk di puncak klasemen Liga Inggris boleh tidak percaya dengan mitos yang satu itu. Namun fakta sejarah mencatat bahwa juara di Hari Natal memang tak selalu berakhir dengan menjuarai Liga Inggris.

    Sejak era Premiership bergulir tahun 1992 lalu tercatat cuma enam tim yang mampu menjadi juara Liga Primer setelah juga memuncaki klasemen saat Natal. Demikian dikutip dari Guardian.

    Manchester United adalah tim yang paling hebat mematahkan mitos tersebut dengan tiga kali menjadi juara Natal dan dilanjutkan dengan juara Premiership di penghujung musim. The Red Devils meraihnya pada musim 1993-94, 2000-01 dan 2006-07.

    Chelsea bersama Jose Mourinho juga meraih sukses serupa dengan menjadi juara di musim 2004-05 dan 2005-06. Klub lain yang mampu melakukannya adalah Blackburn Rovers pada musim 1994-95.

    Tapi Arsene Wenger boleh saja menganggap mitos tersebut sekedar angin lalu. Soalnya dalam tiga tahun terakhir Chelsea dan MU yang mampu memuncaki klasemen saat Natal bisa meneruskannya dengan merebut titel juara di akhir musim.

    Dari dasar klasemen, Derby County mungkin harus bersiap terdegradasi kembali ke divisi Championship. Sejak tahun 1992 hanya West Bromwich Albion yang mampu terhindar dari degradasi di akhir musim setelah terpuruk di posisi juru kunci pada hari Natal.

    Sementara Wigan Athletic yang masih berkutat di posisi kedua dari bawah punya nasib lebih baik, meski tetap harus waspada. Dalam 15 musim ada tujuh kasus di mana klub akhirnya harus terdegradasi setelah duduk di posisi 19 saat Natal. Mereka adalah Leicester City (1994-95 dan 2001-02), Watford (1999-00), Leeds United (2003-04), Southampton (2004-05), Birmingham 2005-06 dan Charlton musim lalu.

    Hal serupa terjadi pada klub penghuni posisi tiga dari bawah, yang saat ini ditempati Sunderland. Hanya enam tim yang pada akhir musim terdegradasi setelah duduk di posisi tiga dari bawah di hari Natal, mereka adalah Middlesbrough (1996-97), Blackburn (1998-99), Coventry (2000-01), Derby County (2001-02), West Brom (2002-03) dan Crystal Palace (2004-05).

    Milan Izinkan Flamengo Dekati Ronaldo

    Milan - Belum setahun membela AC Milan, Ronaldo kini mendekati pintu keluar San Siro. Mungkin jengah dengan cedera yang terus membebat pemainnya, Rossoneri mengizinkan Flamengo melakukan negosiasi.

    Kabar akan kembalinya Ronaldo ke Brasil bukan sekedar isu yang biasa ramai jelang dibukanya jendela transfer kedua. Wakil Presiden Flamengo sendiri yang mengonfirmasi hal tersebut.

    "Flamengo sudah diizinkan oleh Milan untuk berbicara dengan Ronaldo. Kami sudah melakukan pembicaraan awal, konsep (pembelian) dan kami merasa si pemain ingin mengubah arah hidupnya," ungkap Wakil Presiden Flamengo, Kleber Leite, dalam pernyataannya di Globo Esporte seperti diberitakan Marca, Rabu (26/12/2007).

    Dengan cedera yang terus membebat Ronaldo, Milan memang sangat mungkin melepas pemain yang baru mereka datangkan dari Real Madrid awal 2007 lalu itu. Apalagi mulai Januari mendatang Diavolo Rosso punya striker baru yang lebih muda dan jauh menjanjikan dalam diri Alexander Pato.

    Setelah tampil cukup menjanjikan di paruh kedua musim lalu dengan mencetak tujuh gol dan empat assist dari 14 penampilan, musim ini Ronaldo baru sekali merumput. Setelah pulih dari cedera lutut yang sempat memaksanya absen beberapa bulan, Il Phenomenon itu kembali bermasalah dengan lututnya saat melakukan pemanasan di Liga Champions.

    "Saya tahu ketertarikan yang dimiliki Flamengo, tapi itu semua tergantung Milan. Dia (Ronaldo) punya kontrak sampai Juli 2008 dan mulai Januari saya bersedia mendengar tawaran dari banyak klub," ungkap perwakilan Ronaldo Fabiano Farah.

    Jika jadi pindah, Ronaldo dikabarkan akan mendapat gaji US$ 187.500, setengah bayaran yang diterimanya di Milan saat ini. Namun tak diketahui nilai deal kedua pihak dan durasi kontrak yang akan ditawarkan juara Liga Brasil musim lalu itu.

  • tentang Fatwa Sesat

    NUANSA-ORIENTALq
    Ketua Komisi Fatwa MUI, Anwar Ibrahim, tentang Fatwa Sesat

    http://www.indopos. co.id/index. php?act=detail_ c&id=318415

    Senin, 24 Des 2007,

    Ketua Komisi Fatwa MUI, Anwar Ibrahim, tentang Fatwa Sesat

    Masyarakat Diimbau Jangan Lakukan Kekerasan
    Fatwa sesat MUI menuai protes. Sebab, fatwa itu sering dijadikan pembenaran oleh kelompok tertentu untuk melakukan aksi kekerasan terhadap penganut aliran yang dituding sesat. Bagaimana sebenarnya?

    Apa komentar Anda soal banyaknya kritik terhadap fatwa sesat MUI?

    Itu kami anggap masukan penting. Kebetulan saya baru menjabat sebagai ketua komisi fatwa. Jadi, memang beberapa fatwa diputuskan pada waktu kepemimpinan Pak Ma’ruf Amin. Waktu itu, saya jadi wakil ketua.

    Bagaimana mekanisme pembuatan fatwa aliran sesat itu?

    Biasanya, komisi pengkajian MUI turun ke lapangan untuk mengetahui ajaran tertentu. Kami cari tahu di mana alamatnya, siapa pemimpinnya, bagaimana inti ajarannya, hingga perilaku penganutnya. Memang anggota komisi bekerja seperti intelijen dengan menyusup ke komunitas itu.

    Jadi, mereka sering tidak diketahui masyarakat. Setelah itu, berdasar data yang diperoleh, komisi fatwa akan melakukan rapat pleno untuk memutuskan, apakah aliran tersebut sesat atau tidak.

    Berapa lama komisi pengkajian bekerja meneliti suatu aliran?

    Cukup lama ya.. Misalnya, untuk aliran Al Qiyadah, kami bekerja lebih dari satu bulan. Kami turun ke lapangan sampai ke pusat. Memang agak susah anggota kami bertemu dengan para pemimpin kelompok tersebut untuk melakukan dialog.

    Tapi, kami bisa pelajari ajaran mereka dari buku yang diterbitkan untuk kalangan mereka atau berdialog intensif dengan para penganutnya.

    Fatwa sesat MUI sering dinilai sebagai pemicu kekerasan di lapangan?

    Ya, jangan dong… Seingat saya, MUI tidak pernah mendorong terjadinya kekerasan. Setiap fatwa yang dikeluarkan soal aliran sesat selalu ditambahkan imbauan agar masyarakat tidak melakukan kekerasan terhadap penganutnya.

    Tapi, oleh kelompok tertentu, fatwa MUI dijadikan dasar legalitas untuk melakukan kekerasan?

    Masalah itu bukan lagi kewenangan MUI. Masalah penjatuhan sanksi dan lain-lain ada di tangan pemerintah. MUI hanya menyampaikan.

    Pakem berpendapat MUI seharusnya hanya berperan sebagai pembina, bukan menentukan sebuah aliran itu sesat atau tidak?

    Tidak bisa dong… Sebab, beberapa aliran tersebut menempel pada Islam. Seandainya mereka berdiri sendiri sebagai agama di luar Islam, mungkin kami bisa cari jalan lain.

    Pakem baru akan menentukan nasib Ahmadiyah. MUI sejak 1980-an mengeluarkan fatwa sesat terhadap Ahmadiyah. Mungkinkah ada dobel fatwa antara MUI dan Pakem?

    Ya, sangat mungkin. Tapi, saya yakin tidak akan bertolak belakang satu sama lain. Sebab, Ahmadiyah tidak hanya dilarang di Indonesia, tapi internasional juga melarang. Bahkan, di negeri asalnya, Pakistan, juga dilarang. Kami ingin ada keharmonisan di sini.

    Jadi, MUI akan membuka diri jika penganut Ahmadiyah ingin kembali ke jalan yang benar. (candra kurnia harinanto
    __._,_.___

    News on Dec 25th, 2007 Surat Masuk

    FOKUS PASAR: Dollar Bertahan Kokoh Terkait Kuatnya Minat Beresiko
    Dollar bertahan di kisaran tinggi enam minggu terhadap yen di hari Senin akibat menguatnya sejumlah ekuiti A.S di akhir minggu silam telah menurunkan kekhawatiran atas kondisi kesehatan ekonomi, sehingga mendorong minat beresiko dan carry trade. Aktivitas perdagangan terlihat sangat cerah terkait Tokyo dan sejumlah pusat Eropa tutup karena libur. Hari Jumat lalu bursa A.S lompat akibat saham teknologi reli dan sektor finansial terbantu laporan yaitu raksasa brokerage Merrill Lynch akan menambah modal hingga $5 biliun dari investor negara Singapura, Temasek Holdings.

    Arab Saudi berencana mendirikan dana kekayaan kerajaan yang akan bernilai lebih dari $900 biliun – kemungkinan terbesar di dunia – menurut sebuah laporan di situs Financial Times. Hal ini mendukung minat investor untuk beresiko, menggiringnya melakukan carry trades dimana mereka menjual mata uang beryield rendah seperti yen untuk dibelikan aset-aset ber-yield tinggi. "Pasar Asia dibuka dengan hitam gelap menyusul reli di Wall Street hari Jumat," ujar Geoffrey Yu, strategist valas pada UBS di Zurich.

    Saham Telekom, Minyak Memicu Reli Di Bursa HK
    Saham Hong Kong bergerak naik pada hari Senin, terdongkrak oleh naiknya saham Wall Street oleh aksi pembelian saham sejumlah investors, yang didukung oleh naiknya saham sector perminyakan dan telecomunikasi. Saham properti lokal bertahan setelah data inflasi di prediksi mendongkrak permintaan sektor properti. "kami melihat potensi kenaikan di minggu ini, terutama setelah tidak adanya tekanan berita kredit bermasalah perumahan A.S hingga akhir tahun ini. Jadi sentimen pasar terlihat netral beranjak pada positif," ujar Steven Leung, direktur pada UOB Kay Hian Holdings.

    "Selain itu kita menghadapi masa window-dressing. Indeks terlihat menuju ke level range 28,500 hingga 29,000 dalam minggu ini." Pada perdagangan hari senin Hang Seng ditutup naik 1.82 persen pada angka 28,128.80, dengan turnover HK$51.87 billion atau (US$6.65 billion). China Enterprises Index yang merupakan komponen saham Hong Kong, menguat 2.76 persen di angka 16,422.61.

    Bursa Seoul Peroleh Gain Terbanyak Dalam Sebulan, Teknologi Berkilau
    Saham Seoul naik 2.2 persen pada transaksi hari Senin, ini merupakan kenaikan terbesar dalam bulan ini, terkikis oleh membaiknya data A.S spending yang memudarkan adanya kekhawatiran terhdap resesi di Korea Selatan. Saham berorientasi ekspor terbesar kedua, seperti Samsung Electronics naik. Saham sektor keuangan Kookmin Bank, naik setelah ada kemungkinan peningka- tan investasi dari Merrill Lynch dan berlanjutnya deregulasi pada saham perbankan local.

    "Bila bank sentral global' melakukan pemangkasan suku bunga, ini merupakan langkah awal dari bangkitnya index untuk menuju pada area target 2,400 poin pada akhir tahun ini. Namun saya tidak melihat adanya kenaikan indeks yang tajam pada kuartal pertama." KOSPI naik 2.19 persen atau 1,919.47 poin, dengan kenaikan pada dua sesi hingga mencapai posisi tertinggi sejak 12 Des.

    Perempatfinal Piala Liga
    Mengulang Memori 2002

    Terjangan dua kaki Peter Crouch pada John-Obi Mikel membuat peluang Liverpool untuk melaju ke semifinal Piala Liga terbang sudah. Drama berujung kartu merah di Stamford Bridge pada Rabu (19/12) itu terjadi di menit ke-60, satu menit setelah Frank Lampard mencetak gol pertama Chelsea.

    Skor pun berakhir 2-0 setelah Andriy Shevchenko mencetak gol kedua di injury time.

    Tindakan brutal Crouch menjadi cermin rasa frustrasi The Reds, yang sulit mengimbangi kesolidan tuan rumah. Tanpa Steven Gerrard, yang mengalami diare, plus absennya nama beken di bawah mistar, lini belakang, tengah, dan di depan, anak-anak Rafa memang bak kehilangan orientasi.

    Satu-satunya peluang emas Liverpool adalah ketika tendangan Lucas Leiva susah payah dihalau Petr Cech. Selebihnya dominasi jelas kentara dari sembilan sepak pojok Chelsea, yang berbanding nol dengan milik Liverpool.

    So, pengundian di midweek lalu akhirnya mempertemukan Chelsea dengan klub asal kota Liverpool lain, Everton, dalam semifinal pada Januari. Pada laga terakhir Chelsea melawan The Toffees di putaran keempat ajang serupa, Desember 2002, skuad The Londoners menang 4-0.

    Banyak yang berharap memori 2002 tersebut berulang sehingga final ideal bisa terwujud Februari nanti. Ya, mengasyikkan untuk disimak apakah Chelsea dan Arsenal kembali bertemu seperti di final musim lalu yang diwarnai pertikaian panas antarpemain. (toen)

    DATA-FAKTA
    ----------------------
    Perempatfinal Piala Liga
    Rabu (12/12): WEST HAM vs EVERTON 1-2 (C. Cole 12’; Osman 40’, Yakubu 88’).
    Selasa (18/12): MAN. CITY vs TOTTENHAM 0-2 (Defoe 5’, Malbranque 82’. Kartu Merah: Zokora 20’ [T]).
    Selasa (18/12): BLACKBURN vs ARSENAL 2-3 (Diaby 6’; Eduardo 29’ 104’; Santa Cruz 42’, 60’. Kartu Merah: Denilson 90’ [A])

    Rabu (19/12): CHELSEA vs LIVERPOOL 2-0 (Lampard 59’, Shevchenko 90’. KM: Crouch 60’ [L])
    CHELSEA (4-3-3): 1-Cech; 35-Belletti, 22-Ben-Haim, 18-Bridge, 6-Carvalho; 5-Essien, 8-Lampard, 12-Mikel (13-Ballack 68’); 21-Kalou, 7-Shevchenko (9-Sidwell 90’), 17-Sinclair (10-J. Cole 57’). Cadangan: 23-Cudicini; 20-Ferreira. Pelatih: Avram Grant (Israel).
    LIVERPOOL (4-3-3): 30-Itandje; 17-Arbeloa, 12-Aurelio, 23-Carragher, 46-Hobbs; 14-Alonso (42-El Zhar 60’), 21-Leiva, 22-Sissoko; 19-Babel (11-Benayoun 73’), 15-Crouch, 10-Voronin. Cadangan: 40-Martin; 4-Hyypia, 6-Riise. Pelatih: Rafael Benitez (Spanyol).

  • Bom Bunuh Diri Tewaskan 50 Orang Sedang Shalat Jumat

    nbfg6

    Sehari setelah Idul Adha, se-dikitnya 50 orang tewas da-lam aksi bom bunuh diri di se-buah masjid di Pakistan. Sa-saran pengeboman itu diduga untuk menghabisi nyawa Menteri Dalam Negeri Pakistan, Aftab Sherpao.

    Saat itu warga tengah melakukan shalat Jumat di masjid yang lokasinya tak jauh dari kediaman Sherpao di Kota Charshadda, barat laut Pakistan. Sherpao yang merupakan kepercayaan Presiden Pervez Musharraf dilaporkan tidak terluka dalam serangan itu.

    “Sedikitnya 50 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat serangan itu. Saya khawatir korban tewas bertambah,” kata kepala kepo-lisian distrik, Feroz Shah seperti diberitakan AFP, Jumat (21/12) yang turut dilansir de-tik.com.

    Serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok militan itu tergolong dahsyat setelah serangan Oktober 2007 lalu. Saat itu sepasang pengebom bunuh diri menewaskan 139 orang dalam pawai menyambut kedatangan pemimpin oposisi Benazir Bhutto. “Ledakan dahsyat pada Jumat membuyarkan para warga yang shalat. Bagian dalam masjid dipenuhi ceceran darah dan serpihan daging manusia,” kata seorang fotografer AFP.

    “Pengebom berada di antara jamaah yang sedang shalat. Dia berdiri di baris kedua, di belakang mantan menteri dalam negeri,” kata kepala polisi propinsi, Muhammad Sharif Virk. Tidak diketahui bagaimana ledakan itu luput mengenai Sherpao, yang sebagai menteri dalam negeri juga mengomandoi angkatan perang. Namun petugas menyebut salah seorang anak lelaki Sherpao terluka dan di-bawa ke rumah sakit.

    “Secara alami, sasaran mereka adalah Aftab Sherpao,” kata juru bicara Sherpao, Salim Shah. Serangan bunuh diri ini adalah kali keempat yang terjadi di Pakistan, setelah Jumat pekan lalu. Saat itu, Presiden Musharraf menetapkan darurat militer yang kontroversial. (dtc)

    Luar Jawa Tumbuh Lebih Pesat

    Akibat Melonjaknya Harga Komoditas Utama Pertanian
    JAKARTA - Pulau Jawa yang selama ini dianggap sebagai kiblat ekonomi mulai tersaingi. Beberapa daerah di luar Jawa kini berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru. Menguatnya pertumbuhan ekonomi di luar Jawa itu terjadi setelah booming komoditas utama pertanian di pasar dunia.

    Menurut pengamat ekonomi Faisal Basri, akibat meroketnya harga komoditas primer itu, tahun ini telah terjadi pembalikan kesejahteraan masyarakat di luar Jawa. "Sedangkan masyarakat di Pulau Jawa justru cenderung tertekan akibat lambatnya laju pertumbuhan industri. Buktinya, banyak buruh pabrik di-PHK," ujar Faisal tentang evaluasi ekonomi akhir tahun kepada Jawa Pos kemarin.

    Menurut dia, stigma hidup di Jawa lebih makmur ketimbang bertransmigrasi ke luar Pulau Jawa tidak lagi terbukti. Perbedaan kondisi itu lambat laun akan menyebabkan ketimpangan bahwa luar Jawa lebih makmur (pendapatan lebih tinggi) daripada Jawa.

    Faisal mengatakan, ketimpangan kemakmuran Jawa dengan luar Jawa itu bisa dilihat dari perbedaan upah riil buruh tani, yang merupakan mayoritas mata pencaharian masyarakat di Indonesia (43 persen dari total pekerja nasional).

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa upah nominal buruh tani di Jawa Rp 13.373 per hari, sedangkan upah nominal buruh tani di luar Jawa Rp 18.771 per hari. "Di Jawa upah buruh tani cenderung turun, tapi di luar Jawa justru cenderung naik," terangnya.

    Di sisi lain, berdasar data BPS, nilai upah riil buruh informal di perkotaan (yang paling banyak di Jawa) cenderung menurun pada 2007. Sebagai contoh, upah buruh bangunan turun 0,81 persen, buruh potong rambut turun 3,78 persen, dan upah pembantu rumah tangga (PRT) turun 0,91 persen dibandingkan dengan tahun lalu. "Data BPS juga menyebutkan, upah buruh industri rokok turun 7,96 persen dan buruh garmen turun 4,20 persen," lanjut Faisal.

    Meskipun secara nasional semua terlihat baik-baik saja, kata Faisal, perbedaan pola pertumbuhan daya beli masyarakat di Pulau Jawa menunjukkan sesuatu yang mengkhawatirkan. Heterogenitas masyarakat di Pulau Jawa sebagai ukuran pertumbuhan nasional terbentuk melalui gejala yang tidak baik. "Masyarakat yang (daya belinya) tumbuh (di Jawa) hanya kalangan menengah atas, yang bergerak di sektor modern (formal)," tambahnya.

    Namun, daya beli kalangan menengah ke bawah yang bergerak di sektor informal justru cenderung mengerut akibat turunnya upah riil. Akibat perbedaan daya beli itu, kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin di Jawa kian lebar. "Fenomena di Jawa kentara sekali dengan persoalan ketimpangan. Ini yang harus diwaspadai jika tidak ingin menjadi bom waktu," tegas Faisal.

    Komoditas Unggulan

    Menteri Pertanian Anton Apriantono yang dihubungi terpisah mengakui, kenaikan harga komoditas pertanian telah mendongkrak perekonomian sejumlah daerah. Beberapa komoditas yang menjadi idola tahun ini adalah sawit, jagung, dan karet.

    Komoditas paling fenomenal tahun ini, kata Mentan, adalah minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) yang harganya meningkat dari USD 400 per ton menjadi USD 800 dalam dua tahun ini. "Yang menikmati tentu seperti daerah Sumatera Utara dan Riau," ujarnya.

    Direktur Utama Induk Koperasi Tani Indonesia (Inkoptan) Suryo Bawono menambahkan, kenaikan harga komoditas banyak dinikmati petani jagung. Sebab, harganya melonjak dari Rp 900 per kilogram menjadi Rp 2.300. Daerah yang menikmati harga jagung adalah Gorontalo. Provinsi tersebut memang telah berkonsentrasi untuk mengembangkan komoditas jagung.

    Jagung naik karena tingginya permintaan dunia untuk makanan ternak dan biofeul. "Namun, di sisi lain peternak menjerit karena pakan ternak demikian tinggi, sementara harga daging tidak naik," terangnya.

    Komoditas lain yang menjadi unggulan tahun ini adalah singkong yang harganya melonjak dari sekitar Rp 250 per kilogram pada awal 2007 menjadi Rp 600 per kilogram. Beberapa daerah yang menikmati kenaikan harga itu adalah Lampung dan Madura. Akibat turunnya harga tembakau, petani Pamekasan, Madura, banyak yang beralih menanam singkong. "Madura baru tahun ini masuk ke komoditas singkong, tapi langsung menikmati hasilnya," ungkap Suryo.

    Harga singkong kian meninggi setelah harga minyak dunia melonjak drastis hampir USD 100 per barel. Komoditas itu tertuama diekspor ke Eropa sebagai bahan pembuat biofuel, pengganti minyak bumi. Dengan begitu, permintaan singkong untuk kebutuhan ekspor menjadi semakin tinggi. "Eropa memberikan insentif bagi perusahaan yang memproduksi atau menggunakan biofuel," tambahnya.

    Di sisi lain harga karet alam juga terus membubung, karena minyak bumi sebagai bahan pembuat karet sintetis kian menggila. Akibatnya, harga karet alam yang ditanam di Jambi dan Lampung meningkat tiga kali lipat dibanding awal tahun, dari sekitar USD 3 per kilogram menjadi USD USD 9. Bahkan, bibit karet sekarang sulit ditemui akibat tingginya permintaan dari Kalimantan. "Perkebunan mulai beralih dari Sumatera ke Kalimantan karena lahannya masih luas," jelasnya.

    Pengusaha Daerah Menguat

    Menguatnya ekonomi sejumlah daerah juga dibenarkan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia M.S. Hidayat. Menurut dia, secara kasat mata bermunculan anggota Kadin yang merupakan pengusaha-pengusaha baru dari daerah. Hal itu dinilai sebagai fenomena yang wajar karena persaingan bisnis di Jawa semakin ketat.

    "Banyak orang kaya baru dari luar Pulau Jawa, sementara pengusaha di Jawa semakin miskin," komentarnya.

    Pertumbuhan di daerah, menurut Hidayat, juga tak lepas dari peran pemerintah daerah yang semakin baik dalam pelayanan investasinya. Meski begitu, dia mengaku selama ini kebijakan investasi ke daerah tanpa melalui skema khusus. Padahal, daerah lebih banyak memiliki national resources (sumber daya nasional). "Di sana (daerah) juga ada lahan pertanian yang telah mendapat keuntungan dari tingginya harga komoditas dunia," ungkapnya.

    Menyadari hal itu, dalam UU investasi yang baru, pemerintah pusat menjanjikan insentif fiskal bagi investor yang bersedia masuk daerah terpencil. Sebab, kondisi Indonesia berbeda dengan Singapura yang geografisnya sangat kecil. Di Indonesia berinvestasi di Jawa dengan di luar Jawa sangat berbeda. "Saya setuju jika ada investor yang masuk Papua dan membangun infrastruktur, nggak usah bayar pajak dulu selama 10 tahun," jelasnya. (wir/tof)

    Internasional
    Sang Maestro Masih Digdaya

    Tak ada kejutan berarti yang terjadi dalam pentas tenis dunia di tahun 2007. Sama seperti tahun sebelumnya, Roger Federer dan Justine Henin masih membuktikan diri sebagai yang terbaik di muka bumi.

    Di bagian putra, masih sulit menggeser Federer dari puncak peringkat yang telah didudukinya sejak Februari 2004. Di bawahnya, Rafael Nadal dari Spanyol masih bertahan.

    Yang cukup menyenangkan adalah munculnya nama Novak Djokovic ke deretan elite. Pemain muda Serbia ini mampu menempatkan diri di peringkat ke-3, naik jauh dari ranking ke-16 setahun sebelumnya. Diharapkan dalam waktu dekat pemuda 20 tahun ini sudah bisa mengobrak-abrik dominasi Federer-Nadal.

    Dominasi Federer memang nyata terlihat di tahun ini meski ia juga menderita kekalahan terbanyak sejak 2003. Pemain Swiss itu berhasil mengumpulkan delapan gelar juara dan sejumlah itu pula kekalahannya di tahun ini.

    Ia berhasil menembus semua final grand slam dan menjuarai tiga di antaranya, yakni Australia Terbuka, Wimbledon, dan AS Terbuka. Hanya di Prancis Terbuka ia terjegal, lagi-lagi di tangan lawan yang sama, Nadal. Ia juga mengakhiri tahun dengan juara dari turnamen bergengsi Piala Master.

    "Setiap tahun selalu ada tantangan baru dan saya bangga bisa menaikkan level permainan saat dibutuhkan. Semua itu memberi saya kepuasan dengan menjuarai tiga grand slam dan mempertahankan tahta nomor satu," tutur Federer seperti dirilis Reuters.

    Henin Lagi

    Di bagian putri, Henin tetap menjadi yang terbaik. Padahal, di awal tahun sempat ada kekhawatiran prestasi pemain Belgia ini bakal menurun setelah mengalami badai rumah tangga yang berujung perceraian dari Pierre-Yves Hardenne.

    Namun, kekhawatiran itu tak terbukti. Pemain 25 tahun ini merajalela dengan menjuarai sembilan turnamen alias yang terbanyak dalam setahun di sejarah kariernya. Dua di antaranya dari arena grand slam, Prancis dan AS Terbuka.

    Sama seperti Federer, Henin juga menutup tahun dengan gelar bergengsi dari turnamen WTA Championships. Karena kehebatan inilah maka Federer dan Henin dinobatkan sebagai pemain terbaik tahun ini.

    "Sudah pasti tahun ini yang terbaik dalam karier saya dan saya gembira bisa dipilih kembali sebagai pemain terbaik," kata Henin.

    Untungnya, meski Henin masih mendominasi, ada beberapa pemain yang juga menapak naik dan masuk jajaran elite. Sebut saja duo Serbia, Jelena Jankovic dan Ana Ivanovic, serta Anna Chakvetadze dari Rusia. (Rahayu Widiyarti)

    PRESTASI 2007
    ---------------------------------------
    Roger Federer: 8 gelar juara
    1. Australia Terbuka
    2. Dubai Terbuka
    3. Master Hamburg
    4. Wimbledon
    5. Master Cincinnati
    6. AS Terbuka
    7. Swiss Indoor
    8. Piala Master

    Justine Henin: 9 gelar juara
    1. Dubai Terbuka
    2. Qatar Terbuka
    3. Piala J&S
    4. Prancis Terbuka
    5. Piala Rogers
    6. AS Terbuka
    7. GP Porsche
    8. Zurich Terbuka
    9. WTA Championships

    Grup Dunia
    AS dan Rusia Bersanding

    AS dan Rusia bersanding. Bukan di meja perundingan Barat-Timur, melainkan di pentas supremasi beregu tenis dunia. AS merebut Piala Davis, sementara Rusia menjuarai Piala Fed.

    Kemenangan AS tahun ini memberi kesan yang mendalam. Maklum saja, sudah 12 tahun negeri adidaya ini tak pernah lagi merengkuh lambang supremasi beregu putra itu. Apalagi gelar juara tahun ini diraih di hadapan publik sendiri di Portland, dengan mengalahkan juara bertahan Rusia 4-1, 30 November-2 Desember.

    "Semua ini karena komitmen. Anak-anak sudah berkomitmen untuk memberikan 100 persen yang terbaik untuk negara," jelas kapten tim AS, Patrick McEnroe, seperti dikutip situs Piala Davis.

    Kuartet Andy Roddick, James Blake, serta si kembar Bob dan Mike Bryan berhasil mengulang prestasi yang pernah dibuat para legenda seperti Pete Sampras dan Andre Agassi pada 1995.

    Sebaliknya, kekalahan terasa menyedihkan buat Rusia. Pasalnya Negeri Beruang Merah ini justru ingin membuat sejarah dengan menyandingkan Piala Davis dan Fed. Sayang, hanya Piala Fed yang berhasil mereka rebut setelah di final September lalu menundukkan juara bertahan Italia 4-0. Namun, prestasi ketiga ini jelas membanggakan buat negara yang baru mulai meroket di tenis pro mulai pertengahan 1990-an itu. (yuk)

    Tetap di Grup II

    Ternyata sungguh sulit buat tim Piala Davis Indonesia untuk menapak balik ke grup I Asia/Oseania. Setelah terdepak dari grup ini pada 2005, Prima Simpatiaji dkk. belum mampu lagi keluar dari grup II walaupun mengaku telah berusaha maksimal.

    Kekhawatiran sudah mulai terlihat pada babak pertama, 9-11 Februari. Melawan tim lemah Hong Kong, Indonesia hanya bisa menang 3-2. Padahal, setahun sebelumnya di kandang sendiri, Tim Merah-Putih ini bisa menang mutlak 5-0.

    Lawan berikut jelas lebih kuat, Kuwait. Mereka punya Mohammad Al Ghareeb, yang berperingkat 400-an. Apalagi pertandingan dilangsungkan di kandang lawan dan Indonesia datang dengan pemain yang semua berperingkat di luar angka 800. Satu hal lagi yang diingat tentang Al Ghareeb adalah bahwa ia hampir saja mengalahkan pemain terbaik sejagat, Roger Federer, di turnamen Dubai Terbuka 2006.

    Benar saja, pada pertemuan yang berlangsung 6-8 April itu, Al Ghareeb memang menjadi monster menakutkan. Ia berhasil menyumbang tiga angka dan membuat timnya menang 4-1.

    "Al Ghareeb memang bagus sekali. Orangnya tinggi besar dan pukulannya keras," ujar manajer tim Indonesia, Kresno Merdiko, saat itu.

    Dengan demikian, Indonesia harus menunggu setahun lagi untuk bisa kembali berjuang merebut tiket ke grup I. Sebuah prestasi yang kini kelihatan sangat berat. Padahal, dua dekade lalu, tim kita mampu menembus grup dunia. (yuk)

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.