Search blog.co.uk

Posts archive for: 3 December, 2007
  • Panglima TNI dan KSAD jangan buat yang tidak-tidak

    pernikahan-bahagia
    Presiden: Panglima TNI dan KSAD jangan buat yang tidak-tidak

    oleh : Erna Sari Ulina Girsang & Gajah Kusumo

    JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Panglima TNI Djoko Suyanto dan KSAD Djoko Santoso agar tidak berbuat yang tidak-tidak menjelang serah terima tugas dan tanggung jawab, sementara dugaan penyelundupan mobil mewah mewarnai rencana proses fit and proper KSAD Djoko Santoso.

    Panglima TNI Djoko Suyanto mengungkapkan dalam pertemuan Presiden meminta agar KSAD mempersiapkan diri untuk menjalani proses fit and proper pemilihan Panglima TNI oleh Komisi 1 DPR pada Senin mendatang.

    "Presiden juga berpesan agar sebelum serah terima tugas dan kewajiban, Panglima dan KSAD tetap melaksanakan tugasnya sesuai apa adanya. Jangan mengendor dan berbuat yang tidak-tidak. Dikerjakan sesuai tanggung jawab sekarang," katanya mengutip instruksi Presiden seusai pertemuan mendadak yang digelar di Kantor Kepresidenan, hari ini.

    Menjelang proses fit and proper di DPR, muncul kabar yang mengkaitkan Djoko Santoso dengan dugaan penyelundupan mobil mewah.

    Seperti diketahui, dalam sidak yang dilakukan oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Ditjen Bea dan Cukai pada 8 November lalu, ditemukan adanya upaya menyelundupkan mobil mewah. Sebagian dari mobil-mobil yang diselundupkan tersebut terdapat 35 mobil jenis Isuzu OZ 3/4 ton yang diimpor TNI-AD dengan menggunakan dokumen impor ambulance.

    Djoko Santoso menjelaskan mobil-mobil tersebut merupakan bagian dari proyek pengadaan mobil ambulance. "Dibeli dalam bentuk bak terbuka untuk kemudian karoserinya dilaksanakan di Indonesia. Jadi bukan mobil mewah. Itu [35 mobil] dibeli di luar karena merupakan spek [kendaraan dengan spesifikasi] militer dan bertujuan untuk menggerakkan ekonomi di dalam negeri. Ditjen Bea dan Cukai sudah menyetujui kok," katanya.

    Lebih jauh dia membantah keterlibatan dirinya maupun kerabatnya dalam proses pengadaan 35 mobil tersebut. "Tidak ada itu. Kalian cek saja lah... Sejak awal menjabat sebagai KSAD tidak ada rekanan-rekanan TNI-AD yang memiliki hubungan kekerabatan dengan saya," tandasnya.

    Sementara itu Panglima TNI AD Djoko Suyanto menyatakan Presiden sama sekali tidak menyinggung mengenai kasus tersebut. "KSAD juga tahu apa yang harus dikerjakannya. Kalau kita selalu menyesuaikan dengan aturan yang ada saja aman kok."

    Di bagian lain, Djoko Santoso mengaku telah mengirimkan enam nama pengganti dirinya kepada Presiden. "Ada enam. Tanya saja sama Presiden," katanya singkat.

    Enam petinggi TNI AD tersebut yang merupakan kandidat kuat calon KSAD, yaitu Pangkostrad Letjen TNI George Toisutta, Wakil KSAD Letjen TNI Cornel Simbolon, Kasum Letjen TNI Erwin Sudjono, Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, Sesmenkopolhukkam Agustadi Sasongko, dan Komandan Kodiklat Bambang Darmono. (dj)

    bisnis.com

    Rivalitas Baru Eropa: Italia vs Prancis

    Jakarta - Rivalitas tradisional Eropa biasanya berputar di sekitar Jerman-Inggris atau Jerman-Belanda. Kini, ada satu rivalitas baru yang muncul di antara Italia dan Prancis.

    "Permusuhan" dua tim berseragam kebesaran biru ini dapat dikatakan dimulai di Euro 2000. Pada turnamen yang dihelat di Belanda-Belgia itu, kedua tim bersua dalam partai final yang menegangkan di Rotterdam. Kala itu, Prancis yang dibesut Roger Lemerre sukses membungkam Italia 2-1 melalui gol emas David Trezeguet di menit ke-103.

    Setelah sempat reda, persaingan dua negara yang sama-sama pernah jadi juara dunia dan juara Eropa itu menghangat lagi di Piala Dunia 2006. Di partai puncak di Berlin, terjadi insiden dramatis yang takkan mungkin dilupakan oleh puluhan ribu manusia di stadion dan jutaan orang lainnya yang menyaksikan lewat televisi.

    Insiden memalukan itu melibatkan Zinedine Zidane vs Marco Materazzi. Entah siapa yang memulai dan apa persoalan yang terjadi sebenarnya, yang jelas "gong" dari baku ejek antara kedua pemain berujung pada peristiwa tandukan Zidane ke Materazzi. Kartu merah pun melayang dari kantong wasit bagi Zidane. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Prancis akhirnya takluk dari Italia melalui adu penalti 5-3.

    Tak selesai sampai di situ, pertarungan kedua negara berlanjut di kualifikasi Euro 2008 dengan sama-sama bergabung di Grup B.

    Raymond Domenech memulainya dengan menuduh Italia "membeli wasit" saat laga U-21 kualifikasi Olimpiade 2000. Akibatnya, pelatih Les Bleus itu harus absen saat kedua tim bentrok di laga grup B di Milan (9/9/2007). Laga itu berakhir 0-0, setelah dua hari sebelumnya di Paris, Prancis menggulung Azzurri dengan skor 3-1.

    Pada akhirnya, kedua tim memang sama-sama lolos ke Austria-Swiss. Tapi Gennaro Gattuso mengaku tak senang Italia membantu rivalnya itu untuk lolos ke Euro 2008. Domenech kembali mengeluarkan kalimat tajamnya dengan menyatakan tetap tak menyukai Christian Panucci (yang turut berjasa meloloskan Prancis).

    Kini, Les Bleus dan Azzuri kembali harus berkubang di kolam yang sama. Mereka bergabung di Grup C putaran final Euro 2008. Terbayang sudah betapa panasnya persaingan kedua tim nantinya.

    Dasar bacar mulut, Domenech tak tahan untuk berkomentar. "Saya tak mau bicara soal Materazzi. Mereka (Italia) memprovokasi saya. Saya takkan membiarkan diri saya hanyut ke dalamnya," ujar Domenech tentang Materazzi yang bagai menjadi musuh nomor 1 Prancis, seperti dikutip Football Italia.

    Tanggapan lebih sejuk datang dari Roberto Donadoni. "Bukan hak saya untuk menilai perilaku Domenech. Yang perlu kita hindari adalah pertemuan Italia-Prancis dengan atmosfer yang tidak sehat," ungkap pelatih Italia itu.

    Menilik dari fakta-fakta di atas, wajar bila pertemuan Italia vs Prancis kembali dinanti pencinta sepakbola. Perang komentar akan menambah rasa penasaran tentang betapa panasnya pertarungan mereka nanti. Kita tunggu saja!

    Foto: Kartu merah Zinedine Zidane di Piala Dunia 2006 (newslose) (arp/a2s)

    Sejarah Pertemuan Italia vs Prancis

    Jakarta - Italia dan Prancis kini jadi musuh bebuyutan baru di Eropa. Meski panasnya pertemuan mereka baru dimulai di Piala Eropa 2000, sejarah pertemuan mereka terentang dari tahun 1910.

    Partai pertama Italia vs Prancis terjadi dalam sebuah laga persahabatan pada 15 Mei 1910 di Milan. Ini adalah pertandingan internasional pertama Italia. Saat itu, Italia tampil superior dan menang telak 6-2 atas Prancis.

    Italia mencatat kemenangan penting atas Prancis di babak perempatfinal Piala Dunia 1938 dengan skor 3-1. Ajang yang berlangsung di rumah sendiri itu kemudian dimenangi Italia.

    Di Piala Dunia 1986 di Meksiko, kembali terjadi pertemuan Italia-Prancis. Kali ini pertarungan terjadi di perdelapanfinal dan Prancis sukses menekuk Italia 2-0.

    Prancis kemudian sukses menjadi juara dunia untuk kali pertama saat Piala Dunia 1998 digelar di kandang sendiri. Dalam perjalanannya menjadi juara, Prancis mengangkangi Italia di perempatfinal. Les Bleus menang 4-3 atas Azzurri dalam adu penalti setelah skor normal 0-0.

    Salah satu kemenangan legendaris Prancis atas Italia terjadi di final Euro 2000 di Rotterdam, Belanda. Prancis butuh golden goal David Trezeguet di menit ke-103 di babak perpanjangan waktu untuk menumpas Italia 2-1 sekaligus menjuarai Piala Eropa untuk kali kedua setelah yang pertama tahun 1984.

    Italia membalas di final Piala Dunia 2006 di Berlin, Jerman. Diwarnai aksi tandukan Zinedine Zidane kepada Marco Materazzi (yang kemudian berujung dikeluarkannya bintang Prancis itu), Italia memang adu penalti 5-3 setelah imbang 1-1 dalam 120 menit pertarungan.

    Dua pertemuan terakhir Italia melawan Prancis terjadi di penyisihan Euro 2008 grup B. Di Paris, 7 September 2007, Prancis unggul 3-1. Italia tak sanggup membalas saat menjadi tuan rumah dua hari kemudian. Pertarungan kedua tim di Milan berakhir 0-0.

    Secara total, dari 35 pertemuan yang terjadi, Italia unggul jauh di atas Prancis. Gli Azzurri tercatat memenangi 18 partai dan hanya sembilan laga yang dimenang Les Bleus. Delapan pertarungan sisanya berakhir damai alias seri.

    Kini, keduanya kembali harus bertemu di grup C putaran final Euro 2008 yang akan digelar di Swiss-Austria tahun depan. Bagaimana hasil pertarungan kedua tim kali ini? (arp/key)

    WORLD AIDS DAY..... i want u ppl to read this post..plz..
    « on: November 30, 2007, 10:54:57 PM »

    Hi Friends...
    I want to share few words of mine with u..(No offence meant...plz lemme once in my life share wit u my words..the words deep frm my heart)

    Do u guys know 2day's world AIDS day??
    how many of u know?? can i say 10 - 20?

    Ppl hardly know abt it..i wonder y it's all like this... y don't the ppl consider this as serious issue??

    Generally when u hear the word AIDS..ppl move away frm the ones suffering frm it or the ones who hav doubt to get it..

    even AIDS victims r HUMANS...THEY R PPL LIKE US..they r not untouchables...everyone know this...but still they don't care to speak a word with an AIDS sufferer..y??

    I get swayed when i hear sumthng abt them...y shld they lead a tortured life?? aren't they also a part of god's wonderful creation??

    I really feel like doing sumthng 4 them..but then..i'm just a gal of 16..i don't hav strength to do physically,mentally & more importantly financially... the world doesn't recognise me as a grown up individual..

    but i guess in this forum there r many ppl who r all ways strong..atleast they hav got individuality & they can lead their life themselves...

    can't u ppl do one thng on this day??
    I just want u to make ppl aware of what AIDS is..
    many ppl & children don't even know what exactly it is (including me...i know basic thngs),They just look at it as though it is a devil pulling away our souls frm us..

    They don't know how it spreads & all..

    It's not sumthng which is spread by talking or shaking hands or sumthng like tat...it just spreads by sharing blood or bed...or by our ill fate..
    but then ppl refuse to even talk to AIDS patients...don't do it guys..

    If old ppl do that.it's different...coz they r very narrow minded..but we ppl...i thnk we r broad minded...education has provided us to make our minds broaden..isn't it?

    If we r studying so much...then isn't it 4 this purpose..that we lead a better & a broadened life?

    Wake up guys..leave the narrow thnking aside...do sumthng to ur world to make it look much more beautiful..to make it look lovelier & treat everyone equally loving...share ur love to AIDS sufferers..they r a part of this lovely world..they deserve few loving words frm us..

    if u can't do that..atleast contribute sumthng to it..try making ppl aware of what AIDS is..atleast to ones who r in ur neighbourhood & all..try making children learn abt it..they r the future lamps of our country & the world...they need to know all these..

    Plz lay down a helping hand...if we ppl thnk to do sumthng...then it's impossible to b stopped..

    Do really sumthng on this world aids day & contribute ur part as a human in this world..

    it's a request frm ur friend...frm me..frm a soul who wishes to see smiles spreading around..

    Thank U..
    Angel..

    P.S - this is not to hurt u ppl but just share my views...if i spoke sumthng wrong,,...then plz plz forgive me with ur kind heart!

  • Pengalaman Mengelola Pluralisme

    edisi: Jum'at, 30 November 2007 WIB
    Penulis: Ayik Heriansyah

    Pengalaman Islam dalam mengelola pluralitas yang begitu mengesankan disebabkan oleh syariahnya yang begitu universal

    KERAGAMAN agama (pluralitas) adalah realitas yang seharusnya tidak perlu dipersoalkan. Karena pluralitas adalah sunnatullah yang mesti dikelola dengan benar agar membawa kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan manusia. Bukan malah dijadikan alasan untuk membuat kerusakan dimuka bumi. Pluralitas tidak sepatutnya menjadi kambing hitam konflik antarumat beragama.

    Pengalaman peradaban manusia dalam menyikapi pluralitas ini berbeda-beda. Tulisan ini akan membandingkan pengelolaan pluralitas oleh ideologi Islam dan kapitalisme barat. Dipilih Islam karena dianut mayoritas orang di negeri ini, sedangkan kapitalisme karena secara praktis berkuasa di dunia sekarang.

    Peradaban Islam mencatat pengalaman yang mengesankan dalam mengelola pluralitas. Dari sejak awal agama ini mewujud dalam sebuah Negara (Daulah Islamiyah) di Madinah, Rasulullah Muhammad Saw telah membuat perjanjian untuk mengelola pluralitas agar tercipta kerukunan dan keharmonisan kehidupan di Madinah. Perjanjian ini yang dikenal dengan nama Piagam / Konstitusi Madinah.

    Secara sosiologis saat itu di Madinah terdiri komunitas Muslim, komunitas Yahudi dan orang-orang musyrik. Salah satu isi perjanjian itu berbunyi: Bahwa bangsa yahudi dari bani Auf merupakan sebuah umat bersama orang-orang yang beriman (muslim), bagi bangsa Yahudi agama mereka dan bagi umat Islam agama mereka....”.
    Piagam Madinah ini merupakan pengakuan secara de jure Islam atas eksiitensi komunitas Yahudi dan otonomi keagamaannya. Robert N Bella Sosiolog Amerika dalam buku Beyond Belief mengatakan, konstitusi Madinah ini “terlalu modern untuk ukuran zamannya”.

    Ketika wilayah daulah Islam meluas sampai ke Najran yang dihuni umat Kristen, negara Islam menjadi lebih pluralistik. Umat Kristen Najran tetap memeluk agamanya lalu Muhammad Saw memperlakukan mereka sama seperti Yahudi yaitu diberikan kebebasan beragama dan status otonomi untuk mengatur urusan keagamaan mereka. Sikap politik Muhammad Saw ini termaktub dalam perjanjian dia dengan suku Najran yang berbunyi: Suku Najran dan sekitarnya mendapat perlindungan Allah dan tanggungan Nabi Muhammad Rasulullah, atas diri mereka, agama, tanah, harta, yang hadir dan tidak hadir, rumah-rumah peribadatan dan salat-salat mereka.
    Mereka tidak berhak mengubah seorang uskup dari keuskupannya dan seorang pewakaf dari wakafannya, juga segala sesuatu yang ada di bawah kekuasaan mereka, sedikit maupun banyak....Apabila diantara mereka menuntut suatu hak, maka diantara mereka berlaku keadilan tidak ada yang menzalimi dan dizalimi...Tidak seorangpun dituntut atas kesalahan pihak lain. Perjanjian ini menjadi tanggungan Allah dan Rasul-Nya selamanya hingga Allah memutuskan ketentuan-Nya dengan syarat jika mereka tulus dan setia terhadap kewajiban mereka...”.

    Perjanjian-perjanji an sejenis juga dibuat Rasulullah Muhammad Saw kepada komunitas non Islam lainnya seperti dengan Bani Junbah di teluk Aqaba, Bani Ghadiya, Yahudi Bani Uraid, penduduk Jarba dlll. Sikap toleran Islam terhadap non Islam pasca Rasulullah Muhammad Saw dilanjutkan oleh para Khalifah setelah beliau. Dalam bentangan wilayah Khilafah yang demikian luas (2/3 dunia), semua gereja, sinagog dan kuil masih utuh sampai sekarang.

    Khilafah di Spanyol membuat peradaban Islam, Kristen dan Yahudi mencapai puncaknya. Karena itu, Khilafah di Spanyol terkenal dengan sebutan negara tiga agama. Komunitas-komunitas Kristen di Arab, Yahudi di Arab, Hindu di India sampai sekarang masih eksis walaupun selama 1.400 tahun mereka hidup dalam naungan Khilafah yang menerapkan syariah.

    Lalu bagaimana pengalaman ideologi kapitalisme dalam mengelola pluralitas. Jika akhir-akhir ini pluralitas menjadi masalah maka bisa dipastikan bahwa pasti bukan karena Islam. Sebab konflik-konflik yang terjadi bukan dalam daulah Islamiyah (mengingat negara Khilafah sudah runtuh 83 tahun yang lalu) dan bukan karena diterapkannya syariah (sekarang tidak ada negara yang menerapkan syariah secara total).

    Konflik antarumat beragama yang terjadi antara Kristen - Islam ( di Ambon, Poso, Irak, Afghanistan, dll), Yahudi - Islam (di Palestina), Hindu - Islam (di India), Budha - Islam (di Thailand) bukan inisiatif dari umat Islam.
    Konflik antarumat beragama pada dekade ini terjadi dalam negara yang menerapkan ideologi kapitalisme. Ini menunjukkan kegagalan ideologi kapitalisme dalam mengelola pluralitas.

    Kegagapan ideologi kapitalisme terhadap pluralitas juga tampak dalam perkataan pemimpin-pemimpin Barat. Dengan menunjuk para pelaku peledakan Bom London, Juli 2005, mantan PM Inggeris, Tony Blair, menyatakan seraya mendefinisikan pemikiran mereka sebagai Pemikiran Barbar. Dia tidak hanya berhenti sampai di situ. Blair, bahkan kemudian menambahkan, “Perundang-undangan syariah di dunia Arab akan mengantarkan terbentuknya satu keKhilafahan untuk seluruh umat Muslim.”

    Menteri Dalam Negerinya yang kala itu adalah Charles Clark pun ikut memberikan pernyataan, dalam dialognya dengan para pemikir Amerika sayap kanan, Heritage Foundation, “Kita tidak akan pernah mentolelir apapun perbincangan tentang pendirian Khilafah. Kita juga tidak akan mentolelir apapun perbincangan tentang wajibnya perundang-undangan (hukum) syariah.

    George W. Bush telah mengomentari topik tersebut seraya menyatakan, “Mereka mengharapkan berdirinya entitas politik yang sadis di Timur Tengah, yang mereka sebut Khilafah. Mereka ingin memerintah semua orang dengan ideologi kebencian ini.

    Pada Juli 2007, Menteri Pertahanan Inggeris yang baru, Lord Wist, saat menceritakan para pelaku yang berusaha meledakkan mobil di London, telah menyatakan, “Mereka adalah kaum Rasis dan Puritan. Mereka sedang mencari kekuatan. Mereka adalah orang-orang yang gila harta, dan selalu berbicara tentang Khilafah”. (Leaflet HT Britain 21/08/2007)

    Kalau kita cermati, paling tidak, selama ini ada dua “peluru” yang sengaja dibidikkan oleh kapitalisme kepada Islam dan kaum Muslim. Pertama, melemparkan stigma (cap) buruk bahwa kaum Muslim selalu identik dengan kaum teroris yang layak untuk selalu dijadikan kambing hitam atas berbagai konflik, kerusuhan, ataupun tindakan teror yang terjadi sehingga mereka dipandang layak pula untuk dijadikan sasaran pertama yang harus diburu dan diperangi.

    Kedua, melemparkan gagasan bahwa Islam adalah agama damai yang tidak pernah mengenal kekerasan fisik, termasuk jihad (perang fisik). Hanya saja, untuk menimbulkan kesan bahwa mereka masih mengakui konsep Islam tentang jihad, mereka tetap menggunakan kata ini, tetapi setelah disimpangkan maknanya hanya sekadar “memerangi hawa nafsu”, atau paling banter hanya sebagai “perang untuk membela diri.

    Pengalaman Islam dalam mengelola pluralitas yang begitu mengesankan disebabkan oleh syariahnya yang begitu universal. Dalam konteks syariah Islam atau negara yang mayoritas penduduknya muslim, sama sekali tidak relevan wacana dialog antaragama yang berkembang dewasa ini jika tujuannya adalah untuk mengurangi ketegangan, menghilangkan konflik dan demi mewujudkan perdamaian dunia. Mengapa? Karena penjagaan Islam atas pluralitas yang rukun dan harmonis sudah built in syariahnya. Tinggal persoalannya, apakah syariah itu diterapkan negara atau tidak. (*)

    (* Penulis Adalah DPD I Hizbut Tahrir Indonesia Babel)

    Bangsa Berbudaya: Suatu Ilusi atau Intuisi
    DEWASA ini kehidupan bangsa yang majemuk mengalami krisis. Reduksi sikap toleransi dan pengertian untuk saling memahami satu sama lain (mutual respect and mutual understanding) telah nyata mengancam pluralisme kebangsaan. Hilangnya kesadaran untuk saling menghargai dalam ruang publik telah menyurutkan langkah konkret mewujudkan persatuan yang sinergis. Bahkan, setiap kelompok (primordialistik) menunjukkan apatisme sosial yang saling berlawanan. Ketiadaan mediasi serta solusi penyelesaian terhadap masalah ini justru akan membawa jurang perpecahan yang semakin lebar, dan akhirnya tidak jelas juntrungannya.

    Ironi pluralisme yang terkoyak tersebut jelas menjadi defisit demokrasi serta demokratisasi kehidupan bangsa. Bukan saja sikap memutlak-mutlakan secara logis bertentangan dengan logika demokrasi, namun lebih dari itu demokratisasi gagal justru melalui ketidakmampuan publik mengembangkan inklusivisme sosial yang mengarah ke perwujudan pluralisme yang sejati.

    Demokrasi merupakan “balairung” dari berbagai pintu kelompok yang amat beragam. Demokrasi bukan dimainkan melalui kekuasaan oligark yang menghasung perbedaan. Setiap kelompok yang berbeda, dalam demokrasi, mestinya bermain secara fair dan rasional dalam kontestasi yang terbuka dan dialogis-partisipat if. Keluwesan disertai strategi perekatan sosial merupakan arena demokrasi yang sejati.

    Hidup di negeri yang berslogan gemah ripah loh jinawi ini sepertinya tidak mudah lagi. Menghidupi diri tidak dengan gampang layaknya menanam kayu yang kemudian tumbuh dan dapat diolah menjadi bahan makanan seperti yang sering diajarkan nenek moyang. Mencari lahan untuk tinggal pun kita nampak harus membayar tinggi jika tidak ingin kebagian tempat di bantaran kali atau tersudut di pojok hutan sambil menunggu digugat oleh petugas dan dimintai biaya untuk administrasi tanah. Bahkan kehidupan nyaman pun tak luput dari tragedi alam hingga lantas berhadapan dengan selalu semrawutnya penanganan pemerintah yang bahkan semakin memperlambat proses bantuan yang secara tulus disalurkan.

    Namun, di satu sisi bangsa ini adalah bangsa yang sarat akan budaya atau lebih dikenal sebagai bangsa yang berbudaya. Ironisnya, saat ini keragaman tersebut mulai menjadi pokok permasalahan. Keragaman yang mendasari pluralitas hidup bernegara menjadi tak terbendung. Kedaerahan sama halnya budaya dan agama dengan keragamannya menyuburkan pluralitas.

    Kelompok politik dengan garis primordialnya menekankan unsur pluralitas. Peraturan dan Undang-undang baru memupuk pluralitas. Sadar akan hak-hak individu dan kelompok membuat setiap hal bisa “dimanfaatkan” . Cara pandang dan cara hidup yang modern meninggalkan akar tradisionalnya. Pendek kata situasi bernegara kita sekarang ini diwarnai oleh cara pikir sektarian atau yang mengkotak-kotakkan, tanpa menafikan masih adanya banyak juga warna kebangsaan.

    Cara Pikir Kekinian

    Dunia modern dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa kita untuk semakin dekat “jarak” satu sama lain. Sarana komunikasi yang begitu canggih dan cepat berkembang berkat kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi membuat begitu cepatnya kontak antar bangsa, negara, budaya dan agama, dengan semakin mudahnya kita mengadakan kontak satu sama lain, maka kita juga saling mempengaruhi dalam satu dan lain cara dan semakin beragamlah tawaran-tawaran yang kita hadapi. Pengaruh ini juga bisa berarti sangat positif.
    Mengingat adanya pengaruh baik yang negatif maupun positif dari ilmu pengetahuan dan teknologi serta cepatnya menyebar suatu berita dan kejadian, maka apapun yang kita lakukan, pendeknya, mempunyai akibat entah besar atau kecil, terhadap keseluruhan arah perkembangan manusia di bumi ini. Kita adalah pelaku-pelaku yang aktif dalam memblokir perkembangan, dalam membantu perkembangan, dalam menentukan arah perkembangan.
    Dalam rangka menyongsong masa depan sebagai kaum terdidik sangat bertanggungjawab untuk melihat kecenderungan dan akibat zaman kita, untuk mempertimbangkan reaksi atas berbagai macam bentuk kontak dan keragaman, agar kita dapat menentukan sikap yang bijak.

    Dalam kerangka cita-cita menyongsong kehidupan lebih baik kita mencoba untuk menganalisis kenyataan kultural-sosiologis , dengan demikian terlihat hubungan dialektika antara kenyataan dan cita-cita, sehingga mampu melihat realitas masyarakat kita dengan lebih jeli serta kritis. Menghadapi keragaman pengaruh dan tawaran setiap pribadi atau negara secara sadar atau tidak akan menentukan sikap. Ternyata bagaimanapun juga setiap pribadi secara sadar atau tidak sadar harus mengambil suatu sikap tertentu. Sikap ini karena ia ambil haruslah juga ia secara pribadi mempertanggung- jawabkannya.

    Pribadi dan bangsa masing-masinglah yang harus membuat sintesis sesuai dengan akar budaya positif dari warisannya. Belajar dan memperkembangkan nilai-nilai baik dari budayanya sembari memanfaatkan “jenis-jenis sayuran dan bumbu masak” dari orang lain atau bangsa lain sehingga jadilah orang atau bangsa yang “sedap”. Mungkin cita-cita kita menjadi bangsa yang benar-benar berbudaya, damai dan dengan gairah yang tinggi bekerja keras membangun agar setiap anak bangsa bisa mengembangkan dirinya, berkreasi secara bebas untuk kepentingan bangsa dan negara, baik dalam menyelesaikan masalah masa kini atau meletakkan landasan untuk membangun masa depan yang jaya dan membanggakan. Masa depan yang sejahtera sehingga seluruh anak bangsa akan mengenang nenek moyangnya dengan kebanggaan karena warisan yang ditinggalkannya tetap dikenang indah sepanjang jaman.

    Generasi Muda (orang Muda) atau apa namanya adalah kunci. Generasi ini merupakan generasi yang akan mewujudkan paradigma baru dengan tetap terlebih dahulu perlu membangunkan kembali akar-akar budaya bangsa. Ini dapat dicapai melalui peningkatan komitmen kebangsaan di dalam sanubari masing-masing agar nasionalisme Indonesia baru akan berpijar dalam bentuk gagasan dan pandangan bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia, dan yang perlu ditekankan apa yang kita cari bukanlah sinkretisme, campuran sana sini.
    Kita menjadi pribadi atau bangsa berpribadi yang “concrescence” bersama budaya dan orang lain. Pantas dicatat bahwa pluralitas adalah kenyataan yang tak tersangkalkan; bahwa pluralitas tidak sama dengan pluralisme; bahwa pluralitas tidak otomatis mengakibatkan disintegrasi bangsa asal pemikiran bonum commune dijadikan landasan bermasyarakat dan bernegara. (**)

    (* Penulis Adalah Pemerhati Masalah Sosial Budaya Staf Unit Penelitian FISIP Unsri)

    Kaka Bidik Ban Kapten Milan

    Milan - Kaka sudah berpikir jauh ke depan dalam berkarir di AC Milan. Usai dinobatkan jadi pemain terbaik Eropa, ban kapten Milan pun sudah dibidiknya untuk untuk diwarisi dari lengan Paolo Maldini.

    Kaka memang telah menjadi bagian penting dalam sukses I Rossoneri. Namun Kaka tetap tidak melupakan jasa pelatih Carlo Ancelotti. Pemain Brasil itu mengungkapkan bahwa Ancelotti telah memberikan kepercayaan kepadanya sehingga dia dapat meraih sukses."Saya harus mengucapkan terima kasih kepada pelatih saya, yang selalu memberikan saya kepercayaan, selalu memainkan saya. Meskipun di masa-masa sulit selama empat tahun ini," ungkap Kaka seperti dilansir Goal.

    Kontrak Kaka di San Siro baru akan berakhir pada 2011. Namun pemain bernama asli nama asli Ricardo Izecson dos Santos Leite tersebut telah memberikan sinyal akan tetap berkostum Rossoneri dalam waktu yang cukup lama.

    Ia mengaku bahwa suatu saat dia ingin menggantikan Paolo Maldini sebagai Il Capitano. "Saya ingin menjadi kapten bagi tim ini dan juga menjadi pemain yang terbaik dengan belajar dari Paolo Maldini," tukasnya. (key/krs)

    Swiss dan Turki Lupakan Masa Lalu

    Jakarta - Undian putaran final Euro 2008 menempatkan Turki dan Swiss ke dalam grup A. Bayangan kerusuhan yang dulu melibatkan kedua negara di playoff Piala Dunia 2006 kini muncul lagi.

    Lebih dari dua tahun lalu, tepatnya pada 16 November 2005, kedua negara berhadapan di leg 2 playoff Piala Dunia 2006. Swiss yang menang 2-0 di leg 1 akhirnya lolos meski kalah 2-4 di pertandingan tersebut.

    Kubu Turki yang tidak puas dengan hasil itu mulai emosi. Puncaknya, terjadi keributan masal di lorong menuju ruang ganti. Pemain Swiss Stephane Grichting bahkan harus masuk rumah sakit karena ditendang di bagian selangkangan.

    Sanksi pun berhamburan, kebanyakan untuk pemain dan ofisial Turki yang dinilai sebagai pemicu keributan. Hanya dua orang dari Swiss yang dikenai hukuman (gelandang Benjamin Huggel dan seorang fisioterapis).

    Kini, kedua kubu mengaku siap melupakan insiden memalukan itu. "Tak ada masalah antara Swiss dan Turki. Terlalu banyak orang yang mengingatkan pada hal yang sudah sejak lama dilupakan," ujar pelatih Swiss Jakob "Koebi" Kuhn seperti dikutip YahooSports.

    Tanggapan senada dilontarkan kubu Turki. "Apa yang terjadi (dua tahun lalu) biarlah tetap tertinggal di lapangan. Sebelum datang ke sini, saya berpelukan dengan Alexander Frei (pemain Swiss). Tak ada masalah," ujar pelatih Fatih Terim.

    Selain Turki dan Swiss, di grup A juga bercokol dua tim kuat, yakni Portugal serta Republik Ceko.

    Foto: Para pelatih di Grup B. Kiri-kanan: Karel Bruckner (Republik Ceko), Fatih Terim (Turki), Luiz Felipe Scolari (Portugal), Koebi Kuhn (Swiss) (AFP/Fabrice Coffrini)

    Mourinho: Mana Teleponmu, FA?

    Porto - Dikabarkan tengah mengincar Jose Mourinho untuk menangani tim nasional Inggris, FA belum juga menghubungi mantan manajer Porto dan Chelsea itu. Peluang merekrut Mourinho pun kini bisa hilang.

    Mourinho adalah kandidat favorit untuk menempati kursi manajer The Three Lions sepeninggal Steve McClaren. Meski sempat menolak, manajer asal Portugal itu telah mengisyaratkan kepada FA untuk segera mendekatinya jika serius meminangnya.

    Namun demikian, menurut pengakuan seorang sumber dekat Mourinho kepada The Sun, Senin (3/12/2007), sampai saat ini FA belum juga melakukan kontak langsung.

    "Jose ingin berbicara dengan FA perihal pekerjaan (manajer) Inggris namun belum ada yang meneleponnya. Telah ada beberapa hubungan tidak langsung yang dilakukan oleh beberapa individu yang mengenal Jose dan ingin tahu pendapatnya tentang pekerjaan itu. Tapi Jose hanya akan bicara dengan orang yang berwenang dan mereka belum juga bicara dengannya," ungkap sang sumber.

    Seorang rekan dekat Mourinho menambahkan, "Belum ada pendekatan resmi dari FA. Telah ada pendekatan awal, namun belum ada yang resmi. Jose masih menunggu."

    Bukan tidak mungkin FA bakal keduluan jika tidak bergegas melakukan pendekatan resmi kepada Mourinho. Alasannya, pria yang tenar dengan julukan The Special One itu disebut-sebut sudah meneken kontrak sponsor sebesar 2 juta poundsterling (sekitar Rp 38,6 miliar) dengan Adidas, perusahaan yang dekat dengan klub Real Madrid.

    Hal itu dispekulasikan bakal menjadi celah bagi kubu El Real untuk memboyong Mourinho ke Santiago Bernabeu. Belakangan Madrid memang diisukan kurang puas dengan performa di Liga Champions dan berniat merekrut Mourinho untuk menggeser Bernd Schuster.

  • 25 Papuans questioned over independence flag

    TIMIKA, Papua (Antara): The Mimika Police have questioned 25 people for their alleged involvement in hoisting the "Morning Star" Papuan independence flag in Kwaki Baru village.

    Director of the Investigation and Crime Unit of the Papuan Police, Sr. Comr. Paulus Waterpauw, confirmed that the flag had been hoisted at a prayer house in the village.

    "Police will process the case based on the law," he said by telephone.

    The situation in Timika, the capital of Mimiki regency, remains calm, however. Police and military personnel are standing by in some areas, including in the Timika Indah Field, Eme Neme Yauware House, Mimika Legislative Assembly building, Mulia Mini Mall and some main streets of the town.

    The Morning Star flag is commonly used by the West Papuan population, including the separatist Free Papua Movement (OPM) supporters, to express their aspirations for self-determination. (***)

    Jelang Natal, Kapolda Minta Waspadai Masuknya ‘Orang Luar’

    Jelang sebuah perayaan ke-agamaan bisa saja jadi momentum bagi oknum-oknum tertentu dari luar Sulut untuk menciptakan instabilitas di daerah ini. Atas dasar inilah, maka Kapolda Sulut, Brigjen Pol Drs Yakhobus Jacki Uly mengimbau kepada masya-rakat Sulut untuk tetap me-waspadai masuknya orang-orang dari luar Sulut, khusus-nya menjelang perayaan hari Natal.

    Kepada sejumlah wartawan Jumat (30/11) kemarin, kapolda mengungkapkan, sama halnya perayaan Idul Fitri bagi umat Muslim, maka perayaan hari Natal Yesus Kristus bagi umat Kristiani juga merupakan momentum yang suci. Karena itu, keamanan menjelang dan selama berlangsungnya perayaan tersebut, merupakan harga mati.

    “Keamanan di daerah ini adalah harga mati yang harus dipertahankan dan ditingkat-kan. Khususnya menjelang perayaan hari Natal Yesus Kristus ini, keamanan harus menjadi prioritas. Caranya, mewaspadai masuknya orang luar Sulut,” ungkapnya. Ia menjelaskan, kewaspadaan ini bukan berarti kita tidak mengizinkan para pendatang masuk ke daerah ini. Justru para pendatang dipersilakan masuk ke daerah ini sejauh keberadaannya tidak men-ciptakan instabilitas di daerah ini.

    “Jika mereka masuk untuk hal yang positif, tanpa bermaksud merusak daerah ini, ya kita harus welcome. Tapi jika ada warga luar Sulut yang masuk, tapi keberadaannya mendatangkan kecurigaan bahkan ancaman bagi kita, maka harus ditindak tegas,” jelasnya. Untuk ini, lanjut kapolda, diperlukan keseriusan khususnya dari aparat pemerintah di tingkat yang paling rendah untuk terus memantau masuknya para pendatang di lingkungannya.

    “Pemeriksaan terhadap identitas resmi para pendatang yang masuk Sulut, harus dilakukan setiap saat. Dan jika ada yang mencurigakan segera melaporkan ke pihak yang berwajib. Semua warga di Sulut bertanggung jawab untuk menjaga daerahnya masing-masing,” tegasnya.

    Sementara itu, dijelaskannya, pihak kepolisian akan menggelar operasi Lilin. Ke-giatan ini akan dilakukan 7 hari sebelum perayaan hari Natal “Jadi kita lakukan operasi tersebut pada H-7. Tapi saat ini, di seluruh jajaran kepoli-sian di daerah, sedang melakukan operasi Sadar Samrat sepanjang bulan November 2007,” tukasnya.

    Ditambahkan kapolda, nantinya pada H-7 tersebut akan diterjunkannya 4.000 personel polisi di jajaran kepolisian Polda Sulut, Poltabes Manado dan seluruh Polres se-Sulut untuk menjaga keamanan menjelang dan saat perayaan hari Natal.
    “Semua lokasi di daerah ini akan dijaga ketat aparat kepolisian. Baik daerah perbatasan, tempat-tempat umum maupun tempat-tempat ibadah,” paparnya. Secara khusus, kapolda pun mengimbau kepada umat Muslim di Sulut, untuk turut membantu men-jaga keamanan di daerah ini, selama umat Kristiani me-nyambut dan merayakan hari raya Natal.

    “Kalau saat Idul Fitri umat Kristiani turut menjaga keamanan di Sulut, maka tentunya saya juga mengimbau kepada umat Muslim untuk turut serta menjaga keamanan menjelang dan saat perayaan Natal. Mari kita buktikan bahwa Sulut adalah daerah yang rukun dan damai, meng-hargai perbedaan agama dan saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” ajaknya.(im

    Drawing Babak Ketiga Piala FA
    Villa Tantang MU

    London - Hasil drawing Piala FA mengharuskan Aston Villa dan Manchester United untuk saling menaklukkan di babak ketiga. Setan Merah sedikit tidak beruntung mengingat laga akan dilangsungkan di Villa Park.

    Pertemuan kedua tim ini bak ulangan tahun lalu. Perbedaannya, MU saat itu bertindak sebagai tuan rumah. Hasil pertandingan memposisikan MU sebagai tim yang melangkah ke babak keempat berkat kemenangan 2-1.

    Tak pelak, hasil undian ini bisa menjadi momen bagi Villa untuk membalas dendam atas tersingkirnya mereka tahun lalu. Syaratnya, tentu saja memetik kemenangan.

    Sedikit informasi, duel Villa kontra MU ini merupakan pertemuan keempat dalam tujuh tahun terakhir gelaran Piala FA. Kubu 'Setan Merah' terhitung lebih unggul dari tim asal London itu.

    Laga lain yang mempertemukan dua tim divisi utama, seperti dikutip dari BBC, Senin (3/12/2007) adalah Tottenham Hotspur kontra Reading di White Hart Lane, Sundeland melawan Wigan Athletic di Stadium of Light dan West Ham United menjamu Manchester City di Upton Park.

    Sedangkan juara bertahan Chelsea akan menjamu Queens Park Rangers di Stamford Bridge. Liverpool akan menghadapi pemenang antara Luton Town kontra Nottingham Forest, sementara Arsenal akan menjadi tim tamu saat melawan Burnley.

    Menurut rencana, duel babak ketiga Piala FA akan berlangsung pada 5 dan 6 Januari tahun depan.

    Hasil Drawing Babak Ketiga Piala FA:
    Preston North End (II) v Scunthorpe United (II)
    Port Vale (III) or Chasetown (ML) v Cardiff City (II)
    Colchester United (II) v Peterborough United (IIII)
    Bolton Wanderers (I) v Sheffield United (II)
    Blackburn Rovers (I) v Coventry City (II)
    Brighton & Hove Albion (III) v Mansfield Town (IIII)
    Northampton Town (III) or Walsall (III) v Millwall (III)
    Charlton Athletic (II) v West Bromwich Albion (II)
    Watford (II) v Crystal Palace (II)
    Luton Town (III) or Nottingham Forest (III) v Liverpool (I)
    Plymouth Argyle (II) v Hull City (II)
    Aston Villa (I) v Manchester United (I)
    Tranmere Rovers (III) v Hereford United (IIII)
    Tottenham Hotspur (I) v Reading (I)
    Burnley (II) v Arsenal (I)
    Bristol City (II) v Middlesbrough (I)
    Fulham (I) v Bristol Rovers (III)
    Huddersfield Town (III) v Birmingham City (I)
    Horsham (ML) or Swansea City (III) v Havant and Waterlooville (ML)
    Sunderland (I) v Wigan Athletic (I)
    Oxford United (ML) or Southend United (III) v Dagenham and Redbridge (IIII)
    Everton (I) v Oldham Athletic (III)
    Derby County (I) v Sheffield Wednesday (II)
    Southampton (II) v Leicester City (II)
    West Ham United (I) v Manchester City (I)
    Ipswich Town (II) v Portsmouth (I)
    Wolverhapton Wanderers (II) v Cambridge United (ML)
    Barnsley (II) v Blackpool (II)
    Chelsea (I) v Queens Park Rangers (II)
    Stoke City (II) v Newcastle United (I)
    Swindon Town (III) v Burton Albion (ML) or Barnet (IIII)
    Norwich City (II) v Bury (IIII)

  • INSPIRATION

    india-glitz03
    INSPIRATION
    « on: November 26, 2007, 10:52:37 PM »

    Hai Friends

    These is My First Post in LOVEBEAT Forum, Hope all you like.

    Lets start with.....
    How r u?

    what lies before us what lies behind us are tiny matters when compared to what lies inside us...read the following poems and get inspired...

    When things go wrong as they sometimes will;
    When the road you're trudging seems all uphill;
    When the funds are low, and the debts are high
    And you want to smile, but have to sigh;
    When care is pressing you down a bit-
    Rest if you must, but do not quit.

    Success is failure turned inside out;
    The silver tint of the clouds of doubt;
    And you can never tell how close you are
    It may be near when it seems so far;
    So stick to the fight when you're hardest hit-
    It's when things go wrong that you must not quit.

    "Don't Quit," Author Unknown

    It is not the critic who counts;
    not the man who points out how the strong man stumbled
    or where the doer of deeds could have done them better.
    The credit belongs to the man
    who is actually in the arena,
    whose face is marred by dust and sweat and blood;
    who strives valiantly;
    who errs and comes short again and again;
    who knows great enthusiasms,
    the great devotions;
    who spends himself in a worthy cause;
    who at the best, knows in the end the triumph of high achievement,
    and who, at the worst, if he fails, at least fails while
    DARING GREATLY
    so that his place shall never be
    with those timid souls
    who know neither victory or defeat.

    Theodore Roosevelt
    26th President Of The United States

    so my frend always take the road which is less travelled and leave a legacy....

    D RINK WATER ON EMPTY STOMACH

    It is popular in Japan today to drink water immediately after waking up every morning. Furthermore, scientific tests have proven a its value. We publish below a description of use of water for our readers. For old and serious diseases as well as modern illnesses the water treatment had been found successful by a Japanese medical society as a 100% cure for the following diseases:

    Headache, body ache, heart system, arthritis, fast heart beat, epilepsy, excess fatness, bronchitis asthma, TB, meningitis, kidney and urine diseases, vomiting, gastritis, diarrhea, piles, diabetes, constipation, all eye diseases, womb, cancer and menstrual disorders, ear nose and throat diseases.

    METHOD OF TREATMENT

    1. As you wake up in the morning before brushing teeth, drink 4 x 160ml glasses of water

    2. Brush and clean the mouth but do not eat or drink anything for 45 minutes

    3. After 45 minutes you may eat and drink as normal.

    4. After 15 minutes of breakfast, lunch and dinner do not eat or drink anything for 2 hours

    5. Those who are old or sick and are unable to drink 4 glasses of water at the beginning may commence by taking little water and gradually increase it to 4 glasses per day.

    6. The above method of treatment will cure diseases of the sick and others can enjoy a healthy life.

    The following list gives the number of days of treatment required to cure/control/reduce main diseases:

    1. High Blood Pressure - 30 days

    2. Gastric - 10 days

    3. Diabetes - 30 days

    4. Constipation - 10 days

    5. Cancer - 180 days

    6. TB - 90 days

    7. Arthritis patients should follow the above treatment only for 3 days in the 1st week, and from 2nd week onwards - daily.

    This treatment method has no side effects, however at the commencement of treatment you may have to urinate a few times.

    It is better if we continue this and make this procedure as a routine work in our life.

    Drink Water and Stay healthy and Active.

    This makes sense .... the Chinese and Japanese drink hot tea with their meals .not cold water. maybe it is time we adopt their drinking habit while eating!!! Nothing to lose, everything to gain...

    For those who like to drink cold water, this article is applicable to you.

    It is nice to have a cup of cold drink after a meal. However, the cold water will solidify the oily stuff that you have just consumed. It will slow down the digestion.

    Once this "sludge" reacts with the acid, it will break down and be absorbed by the intestine faster than the solid food. It will line the intestine. Very soon, this will turn into fats and lead to cancer. It is best to drink hot soup or warm water after a meal.

    A serious note about heart attacks: Women should know that not every heart attack symptom is going to be the left arm hurting.

    Be aware of intense pain in the jaw line.

    You may never have the first chest pain during the course of a heart attack.

    Nausea and intense sweating are also common symptoms.

    60% of people who have a heart attack while they are asleep do not wake up.

    Pain in the jaw can wake you from a sound sleep. Let's be careful and be aware. The more we know, the better chance we could survive...

    A cardiologist says if everyone who gets this mail sends it to everyone they know, you can be sure that we'll save at least one life.

    Ray Of Hope

    From the skies of life,
    tearing the clouds of sadness there comes a ray of hope.
    Enlightens our world and gives us strength to cope.

    It fills in light. It fills in strength.
    And teaches us never to bend.

    It makes us smile. It brings us joy.
    Makes us as happy as a child with toy.

    A Ray of Hope is as beam of light
    which removes from our lives the darkest night.

    Kegigihan berasal dari kata dasar gigih atau tetap teguh pada pendirian
    dan pikiranm bisa juga keras hati. Kegigihan diartikan dengan keteguhan
    untuk memegang pendapata atau mempertahanan pendirian dan keuletan dalam
    berusaha. Sedangkan Kebodohan, dari kata bodoh = tidak cepat mengerti,
    tidak mudah untuh paham, atau tidak dapat (mengerjakan) .

    Orang gigih tentunya tidak bodoh, beda dengan orang bodoh yang memang
    tidak cepat mengerti. Dari kasus Bro Afda, ada beberapa pertanyaan saya
    :

    Dari mana kita mengetahui batas kemampuan kita ? sudah berapa banyak
    dicoba ? dalam usaha apa saja ? Menurut saya tidak ada batas resmi bahwa
    kita tidak kompeten, kita gagal, kita tidak mampu - keterbatasan yang
    menentukan adalah kita sendiri, tentu saja setiap orang memiliki
    standard limit masing-masing yang sangat berbeda. Bisa jadi setelah
    dia coba yang kesekian kalinya baru menemukan keberhasilannya.
    Keberhasilan dan kegagalan bedanya sangat tipis, Bro ! siapa tahu
    setelah dia coba yang ke 10 misalnya, tanpa dia tahu sebenarnya di
    langkah ke-11 lah kita akan mendapatkan hasilnya. Yang PASTI yang
    menentukan kita bisa atau tidak adalah DIRI KITA SENDIRI.

    Pendapat saya yang lain : setelah mengalami beberapa kali gagal, cobalah
    DIEVALUASI - Sasarannya biarkan TETAP, cobalah caranya / strateginya
    yang mungkin perlu diperbaiki, kemampuan & ilmunya mungkin perlu
    ditambah - dengan begitu Insya Allah kita akan menemukan hal-hal yang
    perlu diimprove. Dan yang perlu diperhatikan juga HUBUNGAN DENGAN LAIN,
    perlu diperbaiki atau ditingkatkan guna memudahkan jalan kita mencapai
    apa yang kita inginkan atau capai, karena memang orang lainpun berperan
    terhadap keberhasilan yang kita peroleh, bukan! Saya percaya orang yang
    sudah berhasil, tentu saja sudah mencoba dengan berbagai cara dan
    strategi serta belajar dari setiap cara-cara ketidakberhasilanny a.

    You Create Your Own Reality, kalau kita akan menganggap diri kita hanya
    bernasib sebagai karyawan saja dan tidak mampu melalukan pekerjaan lain
    seperti berdagang dan sebagainya artinya kita sudah meLABEL DIRI
    kita demikian- tentunya sikap, tindakan dan perilaku kita akan
    mereflesikan dan merepresentasikan ke label yang demikian dan kita
    akan melihat seperti demikian seperti apa yang kita percayai. Mestinya
    impian kita jadikan kenyataan Bro, tidak hanya sekedar impian yang hanya
    menjadi bunga2 pikiran.

    Ini ada peribasa untuk bro : saat kita menanam pikiran positif, kita
    merealisasikan perilaku dan tindakan positif, ketika perilaku dan
    tindakan positif kita lakukan terus menurut secara berulang-ulang akan
    menjadi watak yang positif dan tersimpan dalam alam bawah sadar
    (subcounsious) . Setelah menjadi watak positif, Insya Allah kita akan
    memetik hasil dari pikiran dan tindakan yang kita tanam.

    Sebelum saya close, sebaiknya rubah kata-katannya "TIDAK ADA KEGAGALAN
    MELAINKAN MASUKAN/FEEDBACK" dengan begitu kita pikiran kita akan
    memproses bahwa kegagalan adalah masukan / feedback untuk perbaikan.

    Kabar
    Artikel
    Nafas Panjang di Desember Kelabu …
    Menyongsong Hari Buruh Migran Internasional

    Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 18 Desember sebagai Hari Buruh Migran Internasional. Tanggal tersebut di pilih karena pada tanggal 18 Desember 1990, Sidang Umum PBB telah meratifikasi sebuah konvensi perlindungan hak buruh migran dan keluarganya (the International Convention on the Protection of All Migrant Workers and Members of Their Families).

    Dalam pembukaan konvensi ini tertuang cukup jelas pentingnya perlindungan bagi para buruh migran. Salah satu alinea pembukaan menyatakan : “…Mempertimbangkan situasi kerentanan yang seringkali dialami buruh migran dan anggota keluarganya, antara lain pada ketidak-beradaannya di Negara asal pada kesulitan-kesulitan yang mungkin mereka hadapi, yang timbul karena keberadaan mereka di Negara tempat mereka bekerja, Meyakini bahwa hak buruh migran dan anggota keluarganya belum diakui secara memadai dimanapun juga, dan karenanya membutuhkan perlindungan Internasional yang layak.”

    PBB melihat bahwa selama ini telah terjadi ketidakadilan terhadap nasib para buruh migran. Perlakuan tidak manusiawi (tindak kekerasan, pembayaran upah rendah, pelecehan dan eksploitasi seksual, perdagangan orang) menjadi sebuah kenyataan pahit dalam dinamika buruh migran saat ini. Globalisasi dengan keterbukaan informasinya telah menelanjangi perilaku tidak beradab segelintir para pengelola negara dan masyarakat yang bertindak sewenang-wenang terhadap para buruh migran.

    Indonesia sebagai salah satu pengirim buruh migran terbesar saat ini ternyata belum meratifikasi Konvensi Perlindungan Hak-hak Buruh Migran dan Anggota Keluarganya. Fakta ini merupakan sebuah ironi yang menyakitkan. Betapa pemerintah yang kelihatannya peduli terhadap para buruh migran (terutama dengan mengangkat jargon dan memberi gelar pahlawan devisa bagi para buruh migran) ternyata tidak punya nyali untuk meratifikasi konevsi ini.

    Ketidakpunyaan nyali ini diperburuk dengan kinerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang lebih sibuk menjadi “calo” pengiriman buruh migran Indonesia ke Korea Selatan daripada mengurusi dan menangani kasus yang menimpa para buruh migran Indonesia di luar negeri. Lembaga yang langsung di bawah presiden ini terasa menjadi pelengkap ketidakpedulian pemerintah saat ini terhadap nasib para buruh migran dan keluarganya. Lembaga ini lebih tertarik mengurusi penempatan karena banyak fulusnya, dibandingkan dengan mengurusi pelindungan karena jelas akan lebih menguras fulus.

    Di sisi lain, keluarnya undang-undang yang mengurusi buruh migran (UU Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, UU Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, UU Tenaga Kerja), implementasinya terkesan masih hanya sebatas normatif. Beragam peraturan di bawahnya yang seharusnya bisa implentatif di tingkatan lintas sektoral masih terkungkung dalam arogansi sektoral dan departemental. Ujung-ujungnya tidak lain perebutan anggaran !

    Bicara anggaran pemerintah, terutama untuk mengurusi buruh migran sebenarnya sudah sangat besar. Beberapa departemen dan lembaga negara menanggung kelimpahan dana rakyat lewat APBN 2008 untuk “mengurusi” para buruh migran. Misalnya BNP2TKI telah diberikan keleluasaan untuk mengurus anggarannya sendiri yang jumlahnya di atas Rp 273,490 milyar. Kemudian Depankertrans mendapat porsi Rp. 2,709 trilyun. Departemen Sosial mendapat talangan Rp 3,735 trilyun, ada bagian dari anggaran departemen ini yang dipergunakan untuk mengurusi para buruh migran yang dideportasi (penampungan sementara berikut makan).

    Kemudian dalam lima tahun belakangan ini, fenomena yang cukup menggembirakan adalah mulai tumbuhnya beragam organisasi, institusi, dan perseorangan yang sangat concern terhadap nasib para buruh migran. Skala kerja organisasi, institusi dan perseorangan ini tidak hanya lokal, namun juga masuk dalam tataran nasional dan internasional. Para aktivis buruh migran bisa dikatakan menjadi leader dalam isu buruh migran baik secara nasional mau pun internasional.

    Namun menjadi sebuah pertanyaan besar, kenapa nasib buruh migran masih terpuruk ? Secara jujur, tingkat kepedulian masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan dan meningkatkan nasib para buruh migran agar lebih baik masih jauh di bawah harapan. Bahkan para buruh migran sering disalahkan dan selalu menjadi kambing hitam ketika banyak kasus yang menimpa mereka. Cobalah tanyakan kepada kawan, saudara, tentangga tentang kasus yang menimpa buruh migran. Jawabnya cukup menyedihkan : “Salah sendiri kenapa mau berangkat menjadi buruh migran !”

    Jarang sekali masyarakat luas yang sangat paham dan mendalam untuk memahamai kenapa seseorang harus menjadi buruh migran. Pengangguran dan kemiskinan yang tinggi kerap menjadi tudingan. Namun bila ditelisik mendalam, kelangkaan lapangan kerja di negeri ini, tingginya angka kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan hanyalah sebuah puncak gunung es dari masa depan Indonesia. Puncak gunung es dari kegagalan pemerintah untuk memakmurkan rakyatnya. Pemerintah di depan rakyat telah menjadi seolah-olah peduli akan nasib rakyat ketika berbicara pahlawan devisa untuk buruh migran; tapi di belakang rakyat, mereka lebih suka memendam rapat-rapat kemauan untuk melindungi rakyatnya yang bekerja di negeri orang sebagai buruh migran.

    Menyongsong hari buruh migran bukan berarti menggelar pesta yang akan membuat kerepotan orang-orang yang harus cuci piring seusai pesta. Hari Buruh Migran Intenasional hendaknya menjadi bahan perenungan untuk lebih taktis dan strategis dalam memperjuangkan nasib buruh migran. Turun ke jalan menyuarakan aspirasi dan tuntutan para buruh migran adalah hal mutlak, namun membuat pemerintah dan rakyat negeri ini agar lebih peduli terhadap saudara-saudaranya yang menjadi buruh migran adalah sebuah nafas panjang bagi kawan-kawan aktivis buruh migran, para buruh migran dan keluarga buruh migran. (btl)

    Pelatih Rumania: Grup C Ringan

    Lucerne - Semua boleh beranggapan satu grup dengan Italia, Prancis, dan Belanda adalah "neraka". Bahkan Raymond Domenech pun menggerutu. Tapi pelatih Rumania menyebutnya tidak berat.

    Victor Piturca menilai demikian setelah Rumania tergabung dengan ketiga raksasa Eropa itu di putaran pertama Euro 2008 di Grup C. "Bagi kami ini adalah grup ringan," katanya sembari tersenyum, seperti dilansir Goal.com.

    "Berada satu grup dengan juara Piala Dunia, runner-up Piala Dunia, dan Belanda adalah sebuah pengalaman yang berharga. Kenapa tidak, bila kami yang melangkah ke perempatfinal?" imbuh pelatih berusia 51 tahun itu.

    Entah melepaskan ketegangan atau bukan, yang jelas dengan komentarnya itu Piturca sepertinya telah berhasil memanaskan persaingan di grup "neraka" tersebut.

    Rumania memang tak bisa dianggap enteng. Di babak kualifikasi mereka merupakan salah satu top performer karena hanya kalah satu kali. Mereka lolos dengan status juara grup setelah mengungguli Belanda yang berada di posisi kedua.

    Foto: Rumania saat diperlihatkan mantan kapten Prancis Didier Deschamps saat undian putaran final Euro 2008. (AFP/Fabrice Coffrini)

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.