Search blog.co.uk

Archives for: February 2008

Istri Semakin Berani Gugat Cerai Suami

by jakarta @ 2008-02-26 - 08:50:34

my-gurlb67

Senin 18 Februari 2008, Jam: 10:31:00

JAKARTA (Pos Kota) - Banyak hal menjadi penyebab perceraian. Selain faktor ekonomi, ternyata perselingkuhan, sering dicemburui dan dimarahi cukup dominan menjadi penyebab seorang istri menggugat cerai suami.

Data Pengadilan Agama di sejumlah wilayah di DKI, menunjukkan justru perceraian dilakukan atas gugatan sang istri kepada suami. Faktor utama sebagai alasan memicu perceraian, antara lain faktor ekonomi, selingkuh dan karena ditinggal suami tidak bertanggung jawab.

Di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Barat, di Jalan Flamboyan, Cengkareng, sudah bertahun-tahun perkara perceraian didominasi oleh istri yang mengajukan gugatan cerai. Sedangkan yang diajukan suami (cerai talaq) jumlahnya hanya sedikit.

Meskipun tidak menyebutkan jumlahnya secara rinci, Panitera Sekretaris (Pansek) PA Jakarta Barat, Masgiri, mengatakan pada tahun 2007 dari perkara cerai yang masuk, 65 persen diajukan oleh istri dan 35 persen suami. Bahkan tahun-tahun sebelumnya angka persentase menunjukkan 75 istri dan 25 suami. “Faktornya masalah ekonomi, cemburu (selingkuh-Red) dan ditinggal suami,” jelas Masgiri, akhir pekan Minggu (17/2).

MENDOMINASI
Sementara itu, di PA Jakarta Timur menyebutkan dalam sebulan terakhir ini tercatat sekitar 27 perkara cerai dan yang baru masuk proses persidangan sebanyak 7 perkara. Masalah ekonomi, mendominasi penyebab perceraian. Suami terkena PHK menyebabkan lilitan kebutuhan hidup yang semakin berkepanjangan.

Setelah faktor utamanya ekonomi, istri mengajukan gugatan cerai karena telah lama ditinggalkan suaminya yang tidak tahu keberadaannya yang otomatis tidak memberikan nafkah. “Sebenarnya, saya tidak dalam kapasitas memberikan keterangan ini, karena bapak Ketua PA, sedang menghadap Kakanwil Depag DKI,” tutur satu karyawati PA Jakarta Timur.

H. Masnadi, SH, satu amil di Cakung, Jakarta Timur, menyatakan biasanya perceraian terjadi saat suaminya sudah tidak berpenghasilan lagi sehingga istri yang mencari nafkah, termasuk yang bekerja di sejumlah tempat hiburan malam.

“Kalau sudah seperti ini, biasanya sering terjadi percekcokan lantaran suami sering mencemburui istrinya yang pulang larut malam. Merasa telah capek sepulang bekerja, masih juga dimarahi dan bahkan diperlakukan kasar oleh suami, akhirnya istrinya menggugat cerai.”

SELINGKUH
Dalam kurun waktu tahun 2007, tercatat sekitar 600 perkara perceraian dan yang paling menonjol juga didominasi lelaki yang tidak bertanggungjawab masalah ekonomi, sehingga digugat cerai oleh istrinya.

Menurut Drs. Nuheri, Humas PA Jakarta Pusat, sampai saat ini masih ada sekitar 130 perkara perceraian dari 600 perkara yang belum diputus. “Masalah perselingkuhan, menempati urutan ketiga, dan ekonomi rakyat yang menjadi penyebab banyaknya kasus perceraian di kalangan menengah ke bawah. Kalau menyangkut tanggungjawab lelaki, kami segera memutuskannya,” tuturnya

Sama halnya perkara perceraian yang masuk di PA Jakarta Selatan, selain perceraian menduduki peringkat pertama dibanding perkara lainnya, gugatannya terbanyak diajukan oleh istri. Sebagai penyebab utamanya masalah ekonomi. Hanya bedanya, di PA Jaksel ini sering menyidangkan perkara cerai menyangkut rumah tangga selebritis bila dibanding dengan PA lainnya di Jakarta.

Juru bicara PA Jaksel, Muhammad Abduh Sulaeman, SH. MH, menyebutkan, artis Ira Maya Sopha menggugat suaminya dan sudah diputus. Perkara penyanyi Kristina – Al Amin sudah selesai karena terjadi perdamaian dan perkara Maia Estiyanti – Dhani Ahmad masih dalam proses persidangan.

Selama 2007, tercatat 1.700 perkara atau rata-rata 150 perkara sebulan yang masuk. Perceraian diajukan istri karena suaminya selingkuh sebagai alasan kedua setelah faktor ekonomi. Atau cerai akibat adanya pihak ketiga. Setelah itu karena ditinggal suami dan akibat adanya KDRT (kekerasan dalam rumah tangga.

Makna '100' untuk Schalke & Liverpool

Jakarta - Schalke 04 dan Liverpool sama-sama memetik kemenangan dalam partai pertama perdelapanfinal Liga Champions. Satu lagi kesamaan mereka di malam Eropa ini: angka 100.

Sebiji gol dari Kevin Kuranyi di AufSchalke, Rabu (20/2/2008) dinihari WIB, cukup untuk membuat Schalke menekuk FC Porto 1-0. Di waktu yang sama di Anfield, adalah Dirk Kuyt dan Steven Gerrard yang membawa The Reds mengungguli Inter Milan 2-0.

Bagi Schalke, partai melawan Porto itu adalah partai ke-100 mereka di kancah Eropa. Hasil 1-0 itu membuat Schalke mencatat 50 kali kemenangan dari 100 pertarungan dimaksud.

Meski sudah 100 kali menjalani partai antar klub Eropa, Schalke dapat dibilang masih "anak bawang" di sana, terutama di Liga Champions. Sebabnya, inilah untuk kali pertama Der Koningsblauen --julukan Schalke-- hadir di perdelapanfinal Liga Champions.

Sementara bagi Liverpool, skor 2-0 yang mereka dapatkan atas Inter adalah kemenangan ke-100 mereka dalam pentas Eropa yang dimainkan di kandang. Dan seperti biasa, malam Eropa di Anfield selalu diawali dengan "lagu kebangsaan" You'll Never Walk Alone.

Namun seisi Anfield harus menunggu hingga ujung laga sebelum memastikan raihan kemenangan ke-100 itu. Pasalnya, gol Kuyt hadir di menit ke-85 sebelum Gerrard melengkapinya lima menit sesudahnya.

Bila saja The Reds gagal menang malam ini, penggenapan angka 100 itu akan membutuhkan waktu lebih lama. Namun sepasang gol di penghabisan pertandingan itu memastikan bahwa kemenangan ke-100 hadir malam ini.

Inter Bercermin Pada Sejarah 43 Tahun Silam

Liverpool - Inter Milan harus mengakui ketangguhan Liverpool saat dihajar 0-2 di Anfield. Kini allenatore Nerazzuri Roberto Mancini pun berharap sejarah 43 tahun silam kembali terulang.

Dijamu The Reds, Rabu (20/2/2008) dinihari WIB, Inter praktis berada di bawah tekanan lawan sepanjang pertandingan karena sudah harus kehilangan satu pemain, Marco Materazzi, semenjak menit 29.

Sampai dengan menit 85, skor 0-0 sepertinya bakal jadi hasil akhir karena tuan rumah selalu gagal menjaringkan bola ke gawang Inter yang dikawal Julio Cesar. Dalam situasi itu hasil imbang tentu sangat bagus buat tim tamu. Akan tetapi dua gol oleh Dirk Kuyt dan Steven Gerrard di lima menit terakhir pertandingan harus membuyarkan angan La Beneamata tersebut.

Dengan tertinggal agregat dua gol, langkah Inter untuk melangkah ke perempatfinal Liga Champions jadi lebih berat meski di pertemuan kedua bakal jadi tuan rumah. Namun kemenangan sekaligus tiket lolos bukannya tidak mungkin diraih Zlatan Ibrahimovic cs.

Hal tersebut bercermin dari satu-satunya pertemuan antara Inter dan Liverpool di Piala Eropa --format lama Liga Champions-- pada tahun 1965. Ketika itu Inter kalah 1-3 di Anfield namun menang 3-0 di Giuseppe Meazza pada pertemuan kedua. Saat itu tim "Biru Hitam" bahkan terus melaju untuk jadi jawara.

"Sepertinya kebetulan, tapi mungkin saja masa lalu datang lagi. Kami butuh tiga gol untuk lolos dan jelas kami mampu melakukannya, tapi kami harus mengakhiri pertandingan dengan seluruh pemain kami," tegas Mancini seperti dikutip Channel 4.

Pertarungan leg kedua antara Inter dan Liverpool akan dilangsungkan pada 11 Maret mendatang, meski partai 16 besar lainnya sudah tuntas sepekan sebelumnya. Alasannya, Stadion San Siro/Giuseppe Meazza bakal digunakan oleh AC Milan untuk menjamu Arsenal sehingga Inter harus "mengalah".

Spalletti: Tak Ada Perayaan

Roma - Luciano Spalletti belum mau berpuas diri. Pelatih AS Roma ini mengingatkan skuadnya bahwa kemenangan 2-1 bukan sebuah keuntungan besar untuk dibawa ke Spanyol.

Tidak ada selebrasi atau pesta kemenangan bagi Roma saat ini. Bagi Spalletti, kemenangan atas Madrid di Estadio Olimpico, Rabu (20/2/2008) dinihari WIB, belum dapat memastikan Roma ke babak selanjutnya.

Spalletti meminta skuadnya tak berpuas diri akan kemenangan di leg pertama ini. "Ini keseluruhan dari laga lain dan kami butuh performa selanjutnya yang baik. Kami tak bisa istirahat dengan rangkaian kemenangan kami," tukasnya.

Roma sempat tertinggal lebih dulu dari Madrid oleh gol Raul Gonzalez. Namun gol David Pizarro dan Amantino Mancini memastikan kemenangan Roma. Bagi Spalletti, skuadnya memang pantas menang di pertandingan ini.

"Kami bermain dengan sabar dan menunggu saat yang paling tepat, tetap memainkan pertandingan dan itu pertandingan terbuka. Saya rasa Roma memang pantas menang," kata pelatih Roma ini seperti dilansir Channel4. (key/arp)


 
 

There is something Good to know

by jakarta @ 2008-02-22 - 17:05:42

seductive-bikini-girl
1. BEKAS BOTOL AQUA

Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai
ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor.

Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol
(disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai
di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman
untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama,
Tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh
dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik
rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih
baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan
memakai botol plastik.

2 . PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena
ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran
arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya
obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan
sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi
timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun
setelah makan sate.

3. UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan
menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses
reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat
keracunan yang fatal dalam hitungan jam.

4. MI INSTAN

Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu
paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika
Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata
terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi
instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie
instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti
kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya
waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi
instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin
dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita
memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan
lilin tersebut.

BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN.....!!!!

PLASTIK

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita
konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar
bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan.
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada
makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi.

Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan
yang bersentuhan langsung dengan makanan ..
Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.
Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.

Kertas .

Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah)
yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung
timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam
tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita.
pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke
berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang.
Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu
pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang
terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan
yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang.
Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe
goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari
si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah
berpindahnya timbale makanan tsb.

Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas
piring.

Styrofoam

Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu
pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini
membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam
yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan
karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat
dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu
mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang,
mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah,
lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan
Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan
sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter
(EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya
gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat
bahan kimia karsinogen dalam makanan.

JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN, KIRIMKAN TULISAN INI

KEPADA SAHABAT ANDA YANG LAIN... AGAR MEREKA JUGA NGARTI...!!!

Dukungan Pemerintah [2]

Untuk melanjutkan kekuatan ekonomi dan militernya, Jepang memulai proses penakjubkan dan mencetuskan Perang Pasifik yang menyerang kepentingan Barat. Seluruh kekuatan dan sumber ekonomi digunakan Jepang untuk membiayai perang tersebut. Jepang benar-benar serius memperluas daerah kekuasaannya dan memonopoli perdagangan di daerah Timur.

Di awal perang, pasukan Jepang menuai banyak kemenangan. Keberhasilan tersebut ditentang keras pihak Barat, tetapi didukung rakyatnya sendiri. Tetapi situasi berubah saat tentara Jepang tidak lagi dapat mengendalikan tindak tanduknya. Mereka melakukan kekerasan dan penindasan untuk menjalankan dan mempertahankan kekuasaannya.

Untuk menghentikan perang yang semakin berlarut-larut, Barat yang dipimpin AS menjatuhkan dua born atom di dua kota besar Jepang. Dalam sekejap mata saja, Hiroshima dan Nagasaki hancur dan menelan korban jiwa yang tidak terhitung. Akibat letusan itu masih terlihat sampai sekarang. Banyak bayi yang lahir cacat karena radiasi. Kekalahan dan kemusnahan itu menjadi hal yang sangat perih untuk rakyat dan pemerintah Jepang. Akan tetapi kehidupan tetap harus berlanjut. Mereka tidak boleh terus meratapi apa yang telah terjadi. Dengan bekal dasar-dasar yang ditetapkan Kaisar Meiji dan pihak pemerintah, Jepang bangkit kembali menjadi negara yang lebih kuat.

Semangat rakyat Jepang tidak pernah luntur demi meletakkan Jepang di tingkat dunia untuk kedua kalinya. Kali ini tidak sebagai penguasa militer, namun sebagai penguasa ekonomi untuk menebus kekalahan dari Barat. Mereka berusaha membersihkan arang yang mencoreng muka dan mendapatkan kembali kehormatan sebagai bangsa yang memiliki harga diri.

Jepang masih dianggap ancaman oleh pihak Barat. Jepang juga masih ditakuti Barat karena meluasnya kekuatan ekonomi mereka dengan cepat. Bahkan, tidak ada yang bisa menahan Jepang dalam hal ini. Sebaliknya, mereka harus bekerja sama dengan Jepang untuk mencapai kemakrnuran dalam bidang ekonorni. Ada juga yang bergantung pada Jepang untuk membangun dan memajukan negaranya. Kesempatan ini digunakan oleh Jepang untuk mengenalkan nilai-nilai negaranya.

Dalam hal ini, kekaisaran memainkan peranan cukup penting. Tanpa dukungan dan langkah proaktif pemimpinnya mustahil para pengusaha Jepang dapat bekerja dengan begitu agresif mencari peluang baru di negara lain. Dukungan kekaisaran juga membantu rakyatnya pulih dari “luka” dalam waktu yang singkat. Kejatuhan, krisis keuangan dan ketidak tentuan ekonomi global tidak meninggalkan dampak berarti bagi Jepang dalam mempertahankan pertumbuhan ekonominya. Prestasi Jepang merupakan yang terbaik di kalangan negara-negara maju dan negara industri.

Meskipun ada pengamat ekonomi yang mengatakan bahwa Jepang mulai letih, tetapi indeks waktu menunjukkan pertumbuhan ekonomi negara itu masih berada di tempat yang positif. Jepang sekarang berada dalam kelasnya sendiri dan tidak ada yang bisa menggugatnya, selain perubahan iklim politik dan dasar negara itu sendiri. Hubungan kekaisaran Jepang dengan perkembangan ekonomi Jepang sangat erat. Selama kekaisaran mengikuti dasar yang telah ditetapkan, ekonomi Jepang akan terus mantap, meski barisan pemimpinnya berubah-ubah.

[ Fakta Menarik ]
Bidang yang dimasuki Jepang :
• Tekstil
• Perkapalan
• Besi baja
• Industri berat

_______

Jepang juga masih ditakuti pihak barat
karena meluasnya kekuatan ekonomi
mereka dengan cepat.

_______

Kejatuhan, krisis keuangan, dan
ketidaktentuan ekonomi global tidak
meninggalkan dampak berarti bagi Jepang
dalam mempertahankan pertumbuhan ekonominya.

_______

Selama kekaisaran mengikuti dasar
yang telah ditetapkan,
ekonomi jepang akan terus mantab,
meski barisan pemimpinnya berubah-ubah.

Hari Penting Lambert

Berita soal tersingkirnya klub Championship Division, Southampton, memang tidak sesanter tergulingnya Liverpool di putaran kelima Piala FA pekan lalu. Ini lantaran The Saints disingkirkan klub asal divisi yang hanya terpaut satu level di bawah Championship, Bristol Rovers (League One).

Selain itu kekalahan 0-1 Southampton juga terjadi di kandang Bristol, The Memorial, pada Sabtu (16/2). Akan tetapi, kekalahan bagi Soton tetap terasa menyesakkan apalagi gol tuan rumah dicetak pada ujung laga yang semula diramalkan hasilnya bakal ditentukan lewat replay tersebut.

Untuk The Pirates, kelolosan mereka ke babak keenam alias perempatfinal itu patut dirayakan secara meriah lantaran menjadi sebuah milestone dalam lima dekade terakhir. Ya, terakhir kali Bristol melaju hingga delapan besar Piala FA memang 50 tahun silam.

Lebih khusus lagi, penentu kemenangan Pirates adalah Richard Lambert, yang pada hari itu tepat merayakan hari ulang tahun ke-26! Berkat kombinasi beberapa fakta menarik di atas, tidaklah mengherankan bila kelak pemain yang akrab disapa Rickie ini pun dijagokan sebagai nomine player of the round oleh panel FA.

Gol Rickie dijaringkan lewat sebuah tendangan bebas setinggi lutut yang membentur kaki gelandang Jermaine Wright. Bola yang berubah arah pun tak pelak membuat kiper Kelvin Davis terkecoh.

Sebelumnya Rickie pun telah menciptakan beberapa kemelut di depan gawang Saints. Salah satu sundulannya pun berhasil menggetarkan jala Davis di awal babak kedua, namun wasit menganulirnya lantaran sang striker dianggap bertumpu pada bahu bek Soton, Darren Powell, saat melakukan sundulan.

Secara umum, skuad Paul Trollope memang dianggap pantas meraih kemenangan karena dominan di sebagian besar durasi pertandingan. Menurut Trollope, Saints amat terlihat mengincar hasil imbang untuk memaksakan replay karena kemudian mereka bisa bangkit dalam lima menit terakhir.

Hal ini pun diamini Rickie. “Kami pantas menang, tapi mungkin pertandingan bisa berjalan ketat bila gol terjadi lebih awal. Saya juga beruntung karena bola berubah arah sebelum masuk ke gawang,” katanya pada situs resmi FA. (toen)

Hitam di Depan Roma

Kekalahan 0-1 dari Juventus membuat Roma semakin jauh ditinggal Inter, yakni 11 poin. Jangankan Lo Scudetto, untuk berada di posisi kedua saja bakal berat bagi I Lupi.

Roma langsung mengakui hal tersebut setelah dipukul Juventus di Olimpico di Torino, Sabtu (16/2). “Akan sulit buat kami untuk dapat berada di peringkat kedua,” kata bek I Giallorossi, Philippe Mexes, seperti dikutip Il Romanista.

Periode hitam ada di depan Roma. Sangat terbuka kemungkinan pada pekan depan, giornata 24, Si Serigala kehilangan tempat di posisi kedua, yang mereka duduki hampir sepanjang musim sampai sejauh ini.

Pada giornata 24, Roma bertemu lawan berat Fiorentina di Olimpico. Sementara itu, peringkat ketiga, Juventus, berjumpa lawan yang lebih ringan, Reggina. Sekarang I Lupi hanya unggul satu poin atas La Vecchia Signora.

Jika tidak pada giornata 24, pertukaran posisi antara Roma dengan Juventus masih berpotensi besar terjadi pada pekan ke-25. Saat itu, I Giallorossi bertandang ke Inter, sedangkan I Bianconeri berduel dengan Torino.

Juventus mengidamkan posisi kedua, yang memberikan tiket langsung ke babak utama Liga Champion. “Posisi dua akan menjadi penghargaan utama buat Juventus musim ini,” kata Presiden Giovanni Cobolli Gigli.

Sudah Dibaca

Melihat permainan pada Sabtu lalu dan hasil pertemuan musim ini, Roma tak layak ada di atas Juventus. Pada 45 menit pertama, I Lupi tak dapat menandingi La Vecchia Signora, yang menahan mereka 2-2 di Olimpico pada September lalu.

Pada babak kedua, permainan Roma lebih baik, tapi pasukan Luciano Spalletti sulit menembus pertahanan Alessandro Del Piero dkk.

“Saat menyerang, kami harus menampilkan sesuatu yang baru karena lawan-lawan sekarang sudah memahami gaya kami,” ujar gelandang serang Rodrigo Taddei.

“Francesco Totti, Amantino Mancini, dan saya tidak dapat terus bermain seperti ini. Kami harus memperbaiki penampilan kami untuk dapat menang lagi,” tambah pemain asal Brasil itu.

Ya, skema permainan yang bergantung pada Totti atau kombinasi satu dua yang melibatkan Totti dan Mancini sudah mudah dibaca lawan. Tanpa perbaikan, ini jadi alasan lain kenapa Roma berpotensi kehilangan tempat di posisi kedua.

“Kami mesti berpikir untuk dapat melewati periode ini dan mempertahankan posisi kedua,” kata Mexes.

Sementara itu, Inter melaju setelah mengalahkan Livorno 2-0 melalui dua gol David Suazo. (Riemantono)

Semua Masih Ingin Ronie

Ronaldo mendapat dukungan moril setelah untuk kesekian kali cedera. Sesudah menjalani operasi di Paris pada 14 Februari, banyak tokoh yang menyatakan keyakinan penyerang Milan asal Brasil itu dapat bermain lagi.

Ronaldo mengalami cedera tendon lutut kiri pada saat baru tampil tiga menit dalam laga tunda Serie A melawan Livorno (13/2) di San Siro. Banyak yang menyebut karier bomber berusia 31 tahun itu tamat gara-gara cedera itu.

Tim dokter yang mengoperasi Ronaldo yakin bintang Brasil saat menjuarai Piala Dunia 2002 itu masih dapat beraksi.

“Perlu banyak energi untuk dapat kembali bermain. Yang terpenting adalah motivasi Ronaldo. Dia tidak dapat berlari sebelum enam bulan dan tidak akan berada dalam kondisi baik sebelum sembilan bulan,” kata Eric Rolland, dokter yang membedah Il Fenomeno, kepada Milan Channel.

Untuk memacu motivasi Ronie, Milan siap memperbarui kontrak pemain terbaik dunia 1996, 1997, dan 2002 itu. Kontrak eks pemain PSV, Barcelona, Inter, dan Real Madrid itu di I Rossoneri berakhir pada Juni nanti.

“Sebagai pencinta sepakbola, saya tahu kamu akan membuat orang-orang Italia dan Brasil dapat kembali melihat aksi-aksi luar biasa kamu,” kata Presiden Brasil, Lula da Silva.

“Ronaldo layak mendapatkan akhir karier yang lebih baik,” kata penyerang Lyon, Karim Benzema, ikut memberikan dukungan kepada pemain pujaannya itu.

Sementara itu, dokter federasi sepakbola Brasil (CBF), Bernando Santi, menyebut Ronie sering cedera karena melakukan doping saat remaja, ketika di PSV. Tuduhan itu dibantah PSV dan CBF langsung memecat Santi. (man)

PERJALANAN CEDERA RONIE
-------------------------------------------------
25 September 1998: Problem di lutut. Ini masalah pertama Ronie setelah penyakit misterius menjelang final PD 1998.
21 November 1999: Cedera tendon lutut kanan saat berbaju Inter melawan Lecce. Ronaldo naik meja bedah.
12 April 2000: Tampil lagi setelah operasi. Baru tujuh menit membela Inter melawan Lazio, tempurung lutut kanan Ronie bergeser. Il Fenomeno dioperasi lagi.
16 Oktober 2005: Cedera tulang betis kiri saat derby Madrid kontra Atletico. Absen tiga bulan membela El Real.
Juli 2007: Cedera otot paha kiri saat acara presentasi Milan di San Siro. Baru main lagi pada 25 November 2007.
28 November 2007: Cedera otot betis kiri pada pemanasan menjelang laga melawan Benfica. Absen dua bulan.
13 Februari 2008: Cedera tendon lutut kiri saat baru tiga menit bermain melawan Livorno.

Bye Bye Monica

Keinginan untuk come back belum kesampaian, Monica Seles sudah memutuskan untuk menggantung raket. Padahal, Desember silam ia baru saja mengaku terinspirasi oleh kembalinya pemain AS lain, Lindsay Davenport, ke arena, yang membuat pemain 34 tahun ini ingin kembali mengayun raket setelah vakum selama empat tahun lebih karena rangkaian cedera di kaki.

Monica Seles, batal come back.

"Saya beberapa kali berencana untuk kembali bermain, tapi sekarang saya memutuskan tak akan melanjutkan niat tersebut," begitu keterangan yang diberikan Seles di situs WTA setelah menyatakan pensiun, Selasa (12/2).

Seles termasuk pemain yang cepat melesat. Pemain kelahiran Yugoslavia ini terjun ke pro saat berusia 14 tahun. Pada usia 16 tahun, ia berhasil meraih titel grand slam di Prancis Terbuka, yang diulanginya dua kali berturut-turut.

Malapetaka menimpanya pada April 1993. Ketika sedang melawan bintang tuan rumah yang juga rival utamanya, Steffi Graf, di Hamburg, Jerman, ia ditikam dari belakang oleh penggemar Graf, Guenther Parche. Cedera dan trauma membuat Seles absen dari arena selama 2,5 tahun.

Aneka cedera membuat prestasi Seles menurun. Ia terakhir bertanding resmi di Prancis Terbuka 2003. Meski sudah tak aktif, kolektor sembilan mahkota grand slam itu mengaku tetap akan aktif di olahraga yang sangat dicintainya itu.

"Saya akan terus bermain ekshibisi, pertandingan amal, dan mempromosikan cabang ini, tapi saya tak akan ikut turnamen lagi," jelas Seles.

"Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar setia atas dukungan mereka selama bertahun-tahun. Mereka telah menjadi inspirasi saya di saat-saat susah dan senang," tambah kolektor empat titel juara Australia Terbuka, tiga Prancis Terbuka, dan dua AS Terbuka itu.

Ketua WTA, Larry Scott, mengaku sangat kehilangan Seles, figur yang sangat menonjol selama dekade 1990-an.

"Seles adalah salah satu pemain terbesar dalam sejarah dan menjadi inspirasi dan panutan buat jutaan pendukungnya di seluruh dunia," komentar Scott. (yuk/Foto: Getty Images)

FAKTA TENTANG SELES
--------------------------------------------
Lahir: Novi Sad, Yugoslavia, 2 Desember 1973
1988: Melakukan debut pro di Boca Raton, Florida, dalam usia 14 tahun 3 bulan.
1989: Menjuarai turnamen pro pertamanya di Houston, AS.
1990: Meraih mahkota grand slam pertama di Prancis Terbuka.
1991-92: Menjadi nomor satu dunia dengan menjuarai tiga grand slam pada 1991, Australia, Prancis, dan AS Terbuka, prestasi yang diulanginya lagi pada 1992.
1993: Ditusuk dari belakang oleh Guenther Parche saat bertanding melawan rival utamanya, Steffi Graf, di Hamburg, Jerman, dan kemudian absen selama 28 bulan.
1994: Menjadi warga AS.
1995: Kembali ke arena dan menjuarai Kanada Terbuka.
1996: Menjuarai Australia Terbuka, gelar grand slam yang ke-9 dan terakhir.
2003: Rentetan cedera membuat Seles keluar dari deretan 10 besar untuk pertama kali dalam 14 tahun. Kalah di babak pertama dari Nadia Petrova asal Rusia dan itu menjadi pertandingan resmi terakhirnya.

Tim Piala Thomas dan Uber
Dukungan Terus Berdatangan

Saat pertarungan masih 87 hari lagi, pasukan Indonesia untuk putaran final Piala Thomas dan Uber di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, terus dipompa semangatnya. Kali ini suntikan motivasi dan dukungan datang dari para mantan ketua umum PB PBSI dan mantan pemain.

Dukungan tersebut diwujudkan dalam acara tumpengan di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (15/2) siang. Acara ini memang dimaksudkan untuk memberikan tambahan semangat dan membangun kebersamaan tim bulutangkis Indonesia sebelum bertarung ke medan laga, 11-18 Mei.

“Hidup itu seperti perang, yang ada hanya kalah atau menang. Saya doakan semoga menang. Namun, semua itu tergantung bagaimana usaha dan persiapan kita. Kekompakan dan soliditas itu sangat penting untuk semua, entah itu pemain, pelatih, pengurus, atau ofisial. Saya doakan bisa mencapai prestasi optimal,” pesan Try Sutrisno, Ketua Umum PBSI periode 1985-1993.

Faktor kebersamaan tersebut memang sangat penting dan kerap menjadi kunci keberhasilan Tim Merah-Putih. Hal ini diakui Ketua Umum PBSI 1993-1997, Soerjadi. “Dunia memang berubah. Namun, yang namanya kekompakan dan kebersamaan selalu menjadi kunci kemenangan kita di banyak kejuaraan beregu,” sebutnya.

Dijelaskan Ketua Umum PBSI, Sutiyoso, sebelum bertanding di Piala Thomas dan Uber, semua pebulutangkis terbaik Indonesia akan diterjunkan ke sejumlah turnamen penting. Di antaranya turnamen All England dan Swiss Super Series, awal Maret. Turnamen ini selain untuk memburu poin ke Olimpiade Beijing juga sebagai uji kekuatan terakhir.

“Dua turnamen Eropa itu untuk menguji sejauh mana kekuatan orang per orang. Hasilnya untuk membaca bagaimana peta kekuatan kita di perebutan Piala Thomas dan Uber nanti,” kata Bang Yos.

Dengan menggelar acara tersebut, kebersamaan dan kekompakan tim diharap makin terjalin. Pasalnya, seperti dikeluhkan Taufik Hidayat, faktor ini memang kurang terasa. Sebelumnya, pada acara-acara kebersamaan, banyak pemain yang tidak datang dengan alasan jelas.

“Kalau untuk acara-acara kecil begini saja susah untuk kompak, bagaimana menghadapi pertarungan nanti?” ujar Taufik.

Menurut manajer tim Piala Thomas, Lutfi Hamid, untuk menjalin kebersamaan, tim akan menggelar pertandingan simulasi di Bandung, Sabtu (23/2). Selama di sana, pemain akan diajak kumpul, makan, menonton, dan jalan-jalan bersama.

28 Pemain Pratama

Sementara itu, sebanyak 28 pemain muda, bukan 32 pemain, hasil Seleksi Nasional akan dipanggil ke Pelatnas Pratama. Informasi ini merupakan ralat berita yang dimuat di BOLA No. 1801, edisi Jumat, 15 Februari. Komposisinya adalah masing-masing enam pemain tunggal putra-putri serta empat pasangan putra dan putri.

Para juara otomatis langsung lolos ke pelatnas. Mereka adalah Engga Setiawan (Djarum), Linda Weni Fanetri (Ragunan), Erwin Wihardi/Rizy Delli Nugraha (Djarum), dan Annisa Wahyuni/Nimas Rani (Djarum). Sementara itu sisanya akan ditentukan tim Binpres PBSI.

“Lima pemain tunggal dan tiga ganda putra-putri lain yang lolos seleksi tak otomatis berdasarkan urutan peringkat akhir, tapi dinilai berdasarkan potensi, postur, teknik, fisik, dan mental oleh tim dari Binpres,” sebut Jacob Rusdianto, Ketua Bidang Organisasi dan Daerah PBSI. (Broto Happy W.)

HALAMAN M
Tottenham vs Slavia
White Hart Lane (21/2)
------------------------------
Tak Ada Alasan

Berkat kemenangan tandang di laga pertama, Tottenham seharusnya bisa lebih bersantai di White Hart Lane, Kamis (21/2). Namun, Slavia masih berpeluang terutama jika mampu merepotkan Spurs seperti di babak kedua di Praha.

Kemenangan Tottenham di Evzena Rosickeho, kandang Slavia, menjadi yang ketiga dalam tiga pertemuan. Tak berlebihan jika Spurs kemudian menargetkan rekor sempurna melawan tim Rep. Ceska dengan dukungan catatan pertemuan tersebut.

Namun, klub London Utara ini mendapat peringatan dari pasukan Karel Jarolim itu. Robbie Keane menyebut Spurs mesti berkaca pada performa bagus Slavia di 45 menit kedua.

“Kami tahu mereka akan habis-habisan dan menyulitkan kami,” kata striker Rep. Irlandia ini kepada AFP. “Masih ada kekurangan dari partai ini. Kami akan membayarnya di White Hart Lane. Tak ada alasan kami tidak melaju,” ujarnya.

Toh dengan setengah kaki sudah ada di perdelapanfinal, Juande Ramos mungkin bakal sedikit bereksperimen. Darren Bent punya kesempatan memperlihatkan lagi ketajamannya.

Ramos mungkin pula menempatkan kembali Paul Robinson di bawah mistar. Apalagi, Radek Cerny membuat kesalahan yang berakibat terciptanya satu gol untuk eks klubnya itu sehingga menjadi beban bagi langkah yang sebenarnya ringan. (chrs)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
SLAVIA (4-5-1) 28-Vaniak; 19-Krajcik, 3-Brabec, 17-Suchy, 4-Hubacek; 11-Smicer, 8-Janda, 23-Volesak, 2-Tavares, 16-Pudil; 20-Ivana Cadangan: 1-Vorel, 6-Latka, 13-Sourek, 25-Kalivoda, 30-Jarolim, 10-Gaucho, 14-Senkerik. Pelatih: Karel Jarolim.

TOTTENHAM (4-4-2) 1-Robinson; 2-Chimbonda, 5-Kaboul, 20-Dawson, 3-Lee Y.P.; 4-Zokora, 17-Boateng, 22-Huddlestone , 15-Malbranque; 10-Keane, 23-D. Bent Cadangan: 12-R. Cerny, 39-Woodgate, 6-Tainio, 24-O’Hara, 8-Jenas, 25-Lennon, 9-Berbatov. Absen: Bale, Assou-Ekotto (cedera). Pelatih: Juande Ramos (Spa).

Muenchen vs Aberdeen
Allianz Arena (21/2)
------------------------------
Tuntaskan Misi di Kandang

Tahun lalu, Presiden Bayern Muenchen, Franz Beckenbauer, dengan sombong menyebut Piala UEFA hanyalah turnamen bagi para pecundang alias Loser's Cup. Kini justru FC Hollywood yang harus tertatih-tatih untuk bisa menyabet gelar juara kompetisi kelas dua di Eropa tersebut.

Jutaan euro yang dihambur-hamburkan Muenchen sepanjang musim 2007/08 guna mendatangkan pemain bintang seakan tidak ada artinya. Kamis (14/2), Miroslav Klose dkk. ternyata hanya mampu menorehkan hasil imbang 2-2 ketika bertandang ke markas klub nonunggulan, Aberdeen.

Namun, pelatih Muenchen, Ottmar Hitzfeld, sudah menyiapkan segudang alasan. Salah satunya adalah faktor absennya sejumlah pemain bintang, termasuk gelandang asal Prancis, Franck Ribery, yang mengalami cedera hamstring, dan kiper gaek Oliver Kahn, yang terpaksa kembali ke Jerman karena mengalami flu.

Hitzfeld juga menganggap hasil di kandang lawan sebagai sesuatu yang wajar. “Kami berpikir hasil 2-2 di laga tandang sama baiknya dengan kemenangan,” ucap Hitzfeld dalam situs resmi Muenchen.

“Aberdeen mengerahkan seluruh tenaga mereka, sedangkan permainan kami sedang-sedang saja. Namun, jangan khawatir karena kami akan menuntaskan misi di kandang,” lanjut arsitek tim yang bakal hengkang dari Allianz Arena pada ujung musim 2007/08 tersebut.

Kekuatan Penuh

Hiztfeld dan anak buahnya menjanjikan kemenangan pada laga second leg, yang digelar pada Kamis (21/2). Dukungan publik tuan rumah tentu akan memacu semangat para pemain Muenchen. Apalagi Ribery dan Kahn diprediksikan sudah cukup fit untuk kembali merumput.

“Tidak ada yang namanya pertandingan mudah di tingkat Eropa. Namun, kami sudah mempelajari pergerakan Aberdeen secara seksama dan kami tahu bagaimana cara kerja mereka,” ujar bomber Muenchen, Miroslav Klose.

“Lagipula kami akan bermain di kandang. Kemenangan berada di tangan kami,” imbuh striker tim nasional Jerman kelahiran Polandia tersebut.

Muenchen boleh saja sesumbar. Namun, memandang Aberdeen sebelah mata haram hukumnya mengingat klub tersebut berhasil mematahkan prediksi dengan menyingkirkan Muenchen di babak perempatfinal Piala Winner 1982/83.

Muenchen berhasil menahan imbang Aberdeen 0-0 di kandang, lantas tersingkir setelah menelan kekalahan 3-2 di partai tandang. (Wieta Rachmatia)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
MUENCHEN (4-4-2) 1-Kahn; 30-Lell, 6-Demichelis, 3-Lucio, 23-Jansen; 8-Hamit Altintop, 16-Ottl, 15-Ze Roberto, 31-Schweinsteiger; 18-Klose, 9-Toni Cadangan: 22-Rensing, 11-Podolski, 19-Schlaudraff, 20-Sosa, 21-Lahm, 5-Van Buyten, 39-Kroos Cedera: Sagnol, Van Bommell, Ribery * (cedera) Pelatih: Ottmar Hitzfeld

ABERDEEN (4-4-2) 1-Langfield; 28-Maybury, 21-Considine, 5-Diamond, 18-Mair; 8-Nicholson, 6-Severin, 27-Walker, 26-Aluko; 10-Mackie, 16-Miller Cadangan: 20-Soutar, 9-Lovell, 15-Touzani, 17-Smith, 22-Maguire, 23-Bus, 24-De Visscher. Absen: Byrne, Foster, McNamara (cedera) Pelatih: James Calderwood

Fiorentina vs Rosenborg
Artemio Franchi (21/2)
------------------------------
Tepis Rasa Takut

Satu gol belum cukup untuk mengamankan langkah Fiorentina ke babak perdelapanfinal Piala UEFA. Pelatih I Viola, Cesare Prandelli, bertekad memaksa pasukannya bermain lebih agresif pada duel second leg babak 32 besar Piala UEFA melawan Rosenborg di kandang mereka, Stadion Artemio Franchi, Kamis (21/2).

“Rosenborg tim hebat. Mereka bermain dengan tempo tinggi sehingga kami sulit mengoper bola. Saya mencoba membangkitkan semangat para pemain untuk berusaha mencetak lebih banyak gol, tetapi mereka terlalu takut kubu Rosenborg bakal melancarkan serangan balasan,” jelas Prandelli seperti dilansir situs Goal seusai pertandingan first leg, yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Viola.

“Rasa takut seperti itu harus dihilangkan. Apalagi partai selanjutnya akan digelar di kandang kami,” imbuhnya.

Adrian Mutu dipastikan akan kembali menjadi ujung tombak Fiorentina pada pertemuan kedua Fiorentina versus Rosenborg. Bomber berkewarganegaraan Rumania ini sebenarnya baru saja pulih dari cedera otot. Namun, ia tetap mampu menunjukkan kepiawaiannya dengan mencetak gol tunggal ke gawang Rosenborg pekan lalu.

Kubu Rosenborg sendiri belum bersedia mengaku kalah. Sang pelatih, Trond Henriksen, menegaskan peluang tim arahannya untuk melaju ke babak perdelapanfinal tetap terbuka lebar.

“Kami hanya tertinggal satu gol. Kami akan mengubah keadaan di pertandingan selanjutnya,” tukas Henriksen melalui situs resmi klubnya. (wta)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
FIORENTINA (4-4-2) 1-Frey; 21-Ujfalusi, 5-Gamberini, 2-Kroldrup, 19-Gobbi; 7-Semioli, 22-Kuzmanovic, 18-Montolivo, 20-Jorgensen; 29-Pazzini, 10-Mutu Cadangan: 25-Avramov, 3-Dainelli, 6-Potenza, 23-Pasqual, 24-Mario Alberto Santana, 27-Di Carmine, 99-Cacia. Absen: Liverani, Osvaldo, Lupatelli, Vieri (cedera) Pelatih: Cesare Prandelli

ROSENBORG (4-4-2) 12-Jarstein; 4-Stoor, 30-Demidov, 26-Kvarme, 22-Nordvik; 6-Strand, 15-Skjelbred, 20-Traore, 27-Sapara; 14-Iversen, 7-Kone Cadangan: 28-Hansen, 5-Basma, 8-Ya, 17-Storflor, 18-Lago, 29-Pelu, 11-Aas. Absen: - Pelatih: Trond Henriksen

Angin Segar di Tengah Krisis

Penurunan performa Hamburger SV di Bundesliga terbukti tidak menular ke ajang Piala UEFA. Hamburg mampu mempermalukan tuan rumah FC Zurich 3-1 pada partai first leg babak 32 besar Piala UEFA yang digelar di Letzigrund.

Bagi pelatih Hamburg, Huub Stevens, kemenangan ini bak angin segar di tengah krisis yang melanda timnya. Sejak awal Desember 2007, klub yang berdiri pada September 1887 itu gagal memetik satu pun kemenangan di Bundesliga. Akibatnya posisi mereka merosot dari peringkat tiga ke lima.

“Saya tentu saja senang dengan hasil positif ini. Meski menang besar, kami tidak boleh memandang FC Zurich dengan sebelah mata. Mereka akan berusaha mengubah hasil pertandingan,” ujar Stevens dalam situs resmi Hamburg.

“Hanya dengan berkonsentrasi kami bisa sukses. Namun, saat ini kami juga mempersiapkan diri menghadapi duel Bundesliga selanjutnya. Saya harap kami bisa mengulang permainan yang kami suguhkan hari ini,” imbuh arsitek tim berkewarganegaraan Belanda tersebut.

Sesuai prediksi, Rafael van der Vaart menjadi motor serangan Hamburg di babak pertama. Sayang, playmaker yang dikabarkan bakal segera hijrah ke Juventus itu terpaksa keluar dari lapangan pada menit ke-32 setelah ditekel dengan keras oleh pemain belakang FC Zurich. Posisinya digantikan Jose Paolo Guerrero.

Namun, tanpa Van der Vaart, Hamburg tetap terlalu perkasa bagi FC Zurich. Hamburg membukukan tiga gol yang masing-masing disumbangkan David Jarolim, Ivica Olic, dan Piotr Trochowski. Gol FC Zurich dibukukan Alain Rochat.

Kejutan Non-Unggulan

Hamburg bukan satu-satunya klub yang berhasil mencatat kemenangan signifikan pada pertandingan first leg babak 32 Besar Piala UEFA. Rival sekota mereka, Werder Bremen, juga sukses menggebuk Braga 3-0.

Begitu pula dengan wakil Prancis, Marseille, yang berhasil menumbangkan Spartak Moskva dengan tiga gol tanpa balas.

Sementara itu, sejumlah kejutan juga terjadi pekan lalu. Raksasa Jerman, Bayern Muenchen, hanya mampu membukukan skor imbang 2-2 ketika bertandang ke markas Aberdeen.

Unggulan asal Spanyol, Villarreal, harus pasrah menelan kekalahan 0-1 dari Zenit. Begitu pula dengan Atletico Madrid, yang tunduk di hadapan Bolton Wanderers dengan skor 1-0. (Wieta Rachmatia)

DATA-FAKTA PIALA UEFA
---------------------------------------------
Rabu (13/2)
Zenit St. Petersburg vs Villarreal 1-0 (Pogrebnyak 63’) ; Galatasaray vs Bayer Leverkusen 0-0 ; AEK Athens vs Getafe 1-1 (Blanco 90’+3’; De la Red 86’) ; Brann vs Everton 0-2 (Osman 59’, Anichebe 88’) ; Werder Bremen vs Braga 3-0 (Naldo 5’, D. Jensen 27’, Hugo Almeida 90’+5’ pen) ; Anderlecht vs Bordeaux 2-1 (Polak 79’, Mbo Mpenza 90’+5’; Jussie 69’ pen) ; Marseille vs Spartak Moskva 3-0 (Cheyrou 62’, Taiwo 68’, Niang 79’) ; PSV Eindhoven vs Helsingborg 2-0 (Simons 7’ pen, Lazovic 33’) ; Rangers vs Panathinaikos 0-0 ; Sporting Lisbon vs Basel 2-0 (Vukcevic 8’, 58’)

Kamis (14/2)
Aberdeen vs Bayern Muenchen 2-2 (Walker 24’, Aluko 41’; Klose 29’, Hamit Altintop 55’) ; Zurich vs Hamburger SV 1-3 (Rochat 88’; Jarolim 49’, Olic 67’, Trochowski 77’) ; Rosenborg vs Fiorentina 0-1 (Mutu 16’) ; Bolton vs Atletico Madrid 1-0 (Diouf 74’) ; Slavia Praha vs Tottenham Hotspur 1-2 (Strihavka 69’; Berbatov 4’, Keane 30’) ; Benfica vs Nurnberg 1-0 (Makukula 43’)

Aman di Zona Champion

Pertemanan antara Michael Laudrup dan Ronald Koeman sudah terjalin cukup lama. Kebetulan keduanya sama-sama pentolan The Dream Team Barcelona era 90-an, yang kala itu diarsiteki Johan Cruyff.

Ahad (17/2) kemarin, takdir kembali mempertemukan duet ini. Tempatnya? Coliseum Alfonso Perez. Namun, dalam kapasitas yang berbeda tentunya. Laudrup sebagai pelatih Getafe, si empunya stadion. Sementara itu, Koeman sebagai el entrenador Valencia, sang tamu.

Yang agak disayangkan, ramalan football pundit tentang bakal munculnya perang strategi antara sepasang pria jenius itu sama sekali tak muncul. Meski sebelum laga keduanya berjanji untuk mengesampingkan aspek pertemanan, faktanya faktor sentimentil berusia belasan tahun itu justru berperan lebih dominan.

Satu-satunya percikan api hanya tercipta tatkala David Villa diusir Muniz Fernandez menyusul tendangan sang bomber Mestalla itu ke kaki bek Cortez. Awalnya wasit tak melihat aksi striker La Fiuria Roja tersebut. Tapi, setelah berkonsultasi dengan asistennya, tarjeta roja pun keluar dari sakunya.

Sepanjang 90 menit, praktis tak ada peluang emas yang lahir dari kaki para jugador. Kans terbesar bagi Los Azulones baru muncul dalam tujuh menit terakhir. Pertama, saat Hernandez Pablo menembak bola yang berhasil dibelokkan sundulan Emiliano Moretti.

Di masa injury time, giliran Albin yang mendapat umpan jauh dari wilayah pertahanan Getafe. Saat mencoba menerjang si kulit bundar, kiper Timo Hildebrand cepat menutup ruang. Albil pun tak punya sudut cukup untuk menghasilkan tembakan yang akurat.

Wajar jika dengan permainan seperti ini hasil kacamata alias skor imbang tanpa gol pun menjadi hasil terbaik bagi kedua kubu. Tak ada yang diuntungkan maupun dirugikan secara signifikan dalam kaitannya pada klasemen Primera Division La Liga.

Getafe tetap terpaku di posisi ke-13 dengan raihan 29 angka. Ches juga masih belum bergerak di tangga kesembilan berkat 34 poin yang sudah dikantongi. “Saya pikir hasil seri melawan salah satu tim besar Spanyol tidak terlalu mengecewakan,” ujar Laudrup seperti dikutip Marca.

Atleti Tumbang di Calderon

Komentar Koeman tak jauh beda. “Kami tak mengalami kemunduran. Meski hanya bermain imbang, anak-anak mampu memperlihatkan karakter bagus. Ingat, kami tampil kekurangan satu pemain sejak menit ke-55. Jadi tak banyak yang bisa diharapkan, bukan?” papar Koeman.

Di hari yang sama, partai tanpa gol juga terjadi di El Madrigal. Villarreal, si pemilik rumah, ditahan 0-0 sewaktu menjamu Racing Santander. Untung bagi El Submarino Amarillo karena posisi empat besar tetap aman dalam genggaman akibat hasil buruk yang didapat pesaingnya.

Espanyol, yang bisa naik ke zona Liga Champion jika menang, ternyata kalah 2-3 dari Deportivo La Coruna. Atletico Madrid bernasib serupa. Dengan harapan meraup tiga angka penuh saat menjamu Athletic Bilbao guna menggusur Villarreal, Atleti justru takluk 1-2.

Gol Antonio Lopez pada menit ke-5 mampu dibalas Bilbao lewat dua gol Markel Susaeta dan Fernando Llorente. Ambisi untuk menebus ketertinggalan sirna setelah Raul Garcia dipaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-51 lantaran menerima kartu kuning kedua.

Meski kalah, pasukan Javier Aguirre ini tetap belum keluar dari zona LC. Atleti ada di tangga keempat, setingkat di bawah Villarreal dan satu anak tangga di atas Espanyol. (Sapto Haryo Rajasa)

title-3764048

by jakarta @ 2008-02-22 - 17:05:36

seductive-bikini-girl
There is something Good to know

1. BEKAS BOTOL AQUA

Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai
ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor.

Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol
(disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai
di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman
untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama,
Tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh
dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik
rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih
baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan
memakai botol plastik.

2 . PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena
ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran
arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya
obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan
sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi
timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun
setelah makan sate.

3. UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan
menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses
reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat
keracunan yang fatal dalam hitungan jam.

4. MI INSTAN

Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu
paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika
Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata
terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi
instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie
instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti
kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya
waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi
instan setiap hari . Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin
dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita
memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan
lilin tersebut.

BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN.....!!!!

PLASTIK

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita
konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar
bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan.
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada
makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi.

Ada begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu kemasan
yang bersentuhan langsung dengan makanan ..
Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.
Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.

Kertas .

Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah)
yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung
timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalam
tubuh manusia , timbal masuk melalui saluran pernapasan atau ngan kita.
pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke
berbagai jaringan lain, seperti: ginjal , hati, otak, saraf dan tulang.
Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu
pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang
terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan
yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang.
Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe
goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari
si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah
berpindahnya timbale makanan tsb.

Sebagai usaha pencegahan , taruhlah makanan jajanan tersebut di atas
piring.

Styrofoam

Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu
pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini
membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam
yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan
karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat
dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu
mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang,
mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah,
lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan
Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan
sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter
(EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya
gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat
bahan kimia karsinogen dalam makanan.

JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN, KIRIMKAN TULISAN INI

KEPADA SAHABAT ANDA YANG LAIN... AGAR MEREKA JUGA NGARTI...!!!

Dukungan Pemerintah [2]

Untuk melanjutkan kekuatan ekonomi dan militernya, Jepang memulai proses penakjubkan dan mencetuskan Perang Pasifik yang menyerang kepentingan Barat. Seluruh kekuatan dan sumber ekonomi digunakan Jepang untuk membiayai perang tersebut. Jepang benar-benar serius memperluas daerah kekuasaannya dan memonopoli perdagangan di daerah Timur.

Di awal perang, pasukan Jepang menuai banyak kemenangan. Keberhasilan tersebut ditentang keras pihak Barat, tetapi didukung rakyatnya sendiri. Tetapi situasi berubah saat tentara Jepang tidak lagi dapat mengendalikan tindak tanduknya. Mereka melakukan kekerasan dan penindasan untuk menjalankan dan mempertahankan kekuasaannya.

Untuk menghentikan perang yang semakin berlarut-larut, Barat yang dipimpin AS menjatuhkan dua born atom di dua kota besar Jepang. Dalam sekejap mata saja, Hiroshima dan Nagasaki hancur dan menelan korban jiwa yang tidak terhitung. Akibat letusan itu masih terlihat sampai sekarang. Banyak bayi yang lahir cacat karena radiasi. Kekalahan dan kemusnahan itu menjadi hal yang sangat perih untuk rakyat dan pemerintah Jepang. Akan tetapi kehidupan tetap harus berlanjut. Mereka tidak boleh terus meratapi apa yang telah terjadi. Dengan bekal dasar-dasar yang ditetapkan Kaisar Meiji dan pihak pemerintah, Jepang bangkit kembali menjadi negara yang lebih kuat.

Semangat rakyat Jepang tidak pernah luntur demi meletakkan Jepang di tingkat dunia untuk kedua kalinya. Kali ini tidak sebagai penguasa militer, namun sebagai penguasa ekonomi untuk menebus kekalahan dari Barat. Mereka berusaha membersihkan arang yang mencoreng muka dan mendapatkan kembali kehormatan sebagai bangsa yang memiliki harga diri.

Jepang masih dianggap ancaman oleh pihak Barat. Jepang juga masih ditakuti Barat karena meluasnya kekuatan ekonomi mereka dengan cepat. Bahkan, tidak ada yang bisa menahan Jepang dalam hal ini. Sebaliknya, mereka harus bekerja sama dengan Jepang untuk mencapai kemakrnuran dalam bidang ekonorni. Ada juga yang bergantung pada Jepang untuk membangun dan memajukan negaranya. Kesempatan ini digunakan oleh Jepang untuk mengenalkan nilai-nilai negaranya.

Dalam hal ini, kekaisaran memainkan peranan cukup penting. Tanpa dukungan dan langkah proaktif pemimpinnya mustahil para pengusaha Jepang dapat bekerja dengan begitu agresif mencari peluang baru di negara lain. Dukungan kekaisaran juga membantu rakyatnya pulih dari “luka” dalam waktu yang singkat. Kejatuhan, krisis keuangan dan ketidak tentuan ekonomi global tidak meninggalkan dampak berarti bagi Jepang dalam mempertahankan pertumbuhan ekonominya. Prestasi Jepang merupakan yang terbaik di kalangan negara-negara maju dan negara industri.

Meskipun ada pengamat ekonomi yang mengatakan bahwa Jepang mulai letih, tetapi indeks waktu menunjukkan pertumbuhan ekonomi negara itu masih berada di tempat yang positif. Jepang sekarang berada dalam kelasnya sendiri dan tidak ada yang bisa menggugatnya, selain perubahan iklim politik dan dasar negara itu sendiri. Hubungan kekaisaran Jepang dengan perkembangan ekonomi Jepang sangat erat. Selama kekaisaran mengikuti dasar yang telah ditetapkan, ekonomi Jepang akan terus mantap, meski barisan pemimpinnya berubah-ubah.

[ Fakta Menarik ]
Bidang yang dimasuki Jepang :
• Tekstil
• Perkapalan
• Besi baja
• Industri berat

_______

Jepang juga masih ditakuti pihak barat
karena meluasnya kekuatan ekonomi
mereka dengan cepat.

_______

Kejatuhan, krisis keuangan, dan
ketidaktentuan ekonomi global tidak
meninggalkan dampak berarti bagi Jepang
dalam mempertahankan pertumbuhan ekonominya.

_______

Selama kekaisaran mengikuti dasar
yang telah ditetapkan,
ekonomi jepang akan terus mantab,
meski barisan pemimpinnya berubah-ubah.

Hari Penting Lambert

Berita soal tersingkirnya klub Championship Division, Southampton, memang tidak sesanter tergulingnya Liverpool di putaran kelima Piala FA pekan lalu. Ini lantaran The Saints disingkirkan klub asal divisi yang hanya terpaut satu level di bawah Championship, Bristol Rovers (League One).

Selain itu kekalahan 0-1 Southampton juga terjadi di kandang Bristol, The Memorial, pada Sabtu (16/2). Akan tetapi, kekalahan bagi Soton tetap terasa menyesakkan apalagi gol tuan rumah dicetak pada ujung laga yang semula diramalkan hasilnya bakal ditentukan lewat replay tersebut.

Untuk The Pirates, kelolosan mereka ke babak keenam alias perempatfinal itu patut dirayakan secara meriah lantaran menjadi sebuah milestone dalam lima dekade terakhir. Ya, terakhir kali Bristol melaju hingga delapan besar Piala FA memang 50 tahun silam.

Lebih khusus lagi, penentu kemenangan Pirates adalah Richard Lambert, yang pada hari itu tepat merayakan hari ulang tahun ke-26! Berkat kombinasi beberapa fakta menarik di atas, tidaklah mengherankan bila kelak pemain yang akrab disapa Rickie ini pun dijagokan sebagai nomine player of the round oleh panel FA.

Gol Rickie dijaringkan lewat sebuah tendangan bebas setinggi lutut yang membentur kaki gelandang Jermaine Wright. Bola yang berubah arah pun tak pelak membuat kiper Kelvin Davis terkecoh.

Sebelumnya Rickie pun telah menciptakan beberapa kemelut di depan gawang Saints. Salah satu sundulannya pun berhasil menggetarkan jala Davis di awal babak kedua, namun wasit menganulirnya lantaran sang striker dianggap bertumpu pada bahu bek Soton, Darren Powell, saat melakukan sundulan.

Secara umum, skuad Paul Trollope memang dianggap pantas meraih kemenangan karena dominan di sebagian besar durasi pertandingan. Menurut Trollope, Saints amat terlihat mengincar hasil imbang untuk memaksakan replay karena kemudian mereka bisa bangkit dalam lima menit terakhir.

Hal ini pun diamini Rickie. “Kami pantas menang, tapi mungkin pertandingan bisa berjalan ketat bila gol terjadi lebih awal. Saya juga beruntung karena bola berubah arah sebelum masuk ke gawang,” katanya pada situs resmi FA. (toen)

Hitam di Depan Roma

Kekalahan 0-1 dari Juventus membuat Roma semakin jauh ditinggal Inter, yakni 11 poin. Jangankan Lo Scudetto, untuk berada di posisi kedua saja bakal berat bagi I Lupi.

Roma langsung mengakui hal tersebut setelah dipukul Juventus di Olimpico di Torino, Sabtu (16/2). “Akan sulit buat kami untuk dapat berada di peringkat kedua,” kata bek I Giallorossi, Philippe Mexes, seperti dikutip Il Romanista.

Periode hitam ada di depan Roma. Sangat terbuka kemungkinan pada pekan depan, giornata 24, Si Serigala kehilangan tempat di posisi kedua, yang mereka duduki hampir sepanjang musim sampai sejauh ini.

Pada giornata 24, Roma bertemu lawan berat Fiorentina di Olimpico. Sementara itu, peringkat ketiga, Juventus, berjumpa lawan yang lebih ringan, Reggina. Sekarang I Lupi hanya unggul satu poin atas La Vecchia Signora.

Jika tidak pada giornata 24, pertukaran posisi antara Roma dengan Juventus masih berpotensi besar terjadi pada pekan ke-25. Saat itu, I Giallorossi bertandang ke Inter, sedangkan I Bianconeri berduel dengan Torino.

Juventus mengidamkan posisi kedua, yang memberikan tiket langsung ke babak utama Liga Champion. “Posisi dua akan menjadi penghargaan utama buat Juventus musim ini,” kata Presiden Giovanni Cobolli Gigli.

Sudah Dibaca

Melihat permainan pada Sabtu lalu dan hasil pertemuan musim ini, Roma tak layak ada di atas Juventus. Pada 45 menit pertama, I Lupi tak dapat menandingi La Vecchia Signora, yang menahan mereka 2-2 di Olimpico pada September lalu.

Pada babak kedua, permainan Roma lebih baik, tapi pasukan Luciano Spalletti sulit menembus pertahanan Alessandro Del Piero dkk.

“Saat menyerang, kami harus menampilkan sesuatu yang baru karena lawan-lawan sekarang sudah memahami gaya kami,” ujar gelandang serang Rodrigo Taddei.

“Francesco Totti, Amantino Mancini, dan saya tidak dapat terus bermain seperti ini. Kami harus memperbaiki penampilan kami untuk dapat menang lagi,” tambah pemain asal Brasil itu.

Ya, skema permainan yang bergantung pada Totti atau kombinasi satu dua yang melibatkan Totti dan Mancini sudah mudah dibaca lawan. Tanpa perbaikan, ini jadi alasan lain kenapa Roma berpotensi kehilangan tempat di posisi kedua.

“Kami mesti berpikir untuk dapat melewati periode ini dan mempertahankan posisi kedua,” kata Mexes.

Sementara itu, Inter melaju setelah mengalahkan Livorno 2-0 melalui dua gol David Suazo. (Riemantono)

Semua Masih Ingin Ronie

Ronaldo mendapat dukungan moril setelah untuk kesekian kali cedera. Sesudah menjalani operasi di Paris pada 14 Februari, banyak tokoh yang menyatakan keyakinan penyerang Milan asal Brasil itu dapat bermain lagi.

Ronaldo mengalami cedera tendon lutut kiri pada saat baru tampil tiga menit dalam laga tunda Serie A melawan Livorno (13/2) di San Siro. Banyak yang menyebut karier bomber berusia 31 tahun itu tamat gara-gara cedera itu.

Tim dokter yang mengoperasi Ronaldo yakin bintang Brasil saat menjuarai Piala Dunia 2002 itu masih dapat beraksi.

“Perlu banyak energi untuk dapat kembali bermain. Yang terpenting adalah motivasi Ronaldo. Dia tidak dapat berlari sebelum enam bulan dan tidak akan berada dalam kondisi baik sebelum sembilan bulan,” kata Eric Rolland, dokter yang membedah Il Fenomeno, kepada Milan Channel.

Untuk memacu motivasi Ronie, Milan siap memperbarui kontrak pemain terbaik dunia 1996, 1997, dan 2002 itu. Kontrak eks pemain PSV, Barcelona, Inter, dan Real Madrid itu di I Rossoneri berakhir pada Juni nanti.

“Sebagai pencinta sepakbola, saya tahu kamu akan membuat orang-orang Italia dan Brasil dapat kembali melihat aksi-aksi luar biasa kamu,” kata Presiden Brasil, Lula da Silva.

“Ronaldo layak mendapatkan akhir karier yang lebih baik,” kata penyerang Lyon, Karim Benzema, ikut memberikan dukungan kepada pemain pujaannya itu.

Sementara itu, dokter federasi sepakbola Brasil (CBF), Bernando Santi, menyebut Ronie sering cedera karena melakukan doping saat remaja, ketika di PSV. Tuduhan itu dibantah PSV dan CBF langsung memecat Santi. (man)

PERJALANAN CEDERA RONIE
-------------------------------------------------
25 September 1998: Problem di lutut. Ini masalah pertama Ronie setelah penyakit misterius menjelang final PD 1998.
21 November 1999: Cedera tendon lutut kanan saat berbaju Inter melawan Lecce. Ronaldo naik meja bedah.
12 April 2000: Tampil lagi setelah operasi. Baru tujuh menit membela Inter melawan Lazio, tempurung lutut kanan Ronie bergeser. Il Fenomeno dioperasi lagi.
16 Oktober 2005: Cedera tulang betis kiri saat derby Madrid kontra Atletico. Absen tiga bulan membela El Real.
Juli 2007: Cedera otot paha kiri saat acara presentasi Milan di San Siro. Baru main lagi pada 25 November 2007.
28 November 2007: Cedera otot betis kiri pada pemanasan menjelang laga melawan Benfica. Absen dua bulan.
13 Februari 2008: Cedera tendon lutut kiri saat baru tiga menit bermain melawan Livorno.

Bye Bye Monica

Keinginan untuk come back belum kesampaian, Monica Seles sudah memutuskan untuk menggantung raket. Padahal, Desember silam ia baru saja mengaku terinspirasi oleh kembalinya pemain AS lain, Lindsay Davenport, ke arena, yang membuat pemain 34 tahun ini ingin kembali mengayun raket setelah vakum selama empat tahun lebih karena rangkaian cedera di kaki.

Monica Seles, batal come back.

"Saya beberapa kali berencana untuk kembali bermain, tapi sekarang saya memutuskan tak akan melanjutkan niat tersebut," begitu keterangan yang diberikan Seles di situs WTA setelah menyatakan pensiun, Selasa (12/2).

Seles termasuk pemain yang cepat melesat. Pemain kelahiran Yugoslavia ini terjun ke pro saat berusia 14 tahun. Pada usia 16 tahun, ia berhasil meraih titel grand slam di Prancis Terbuka, yang diulanginya dua kali berturut-turut.

Malapetaka menimpanya pada April 1993. Ketika sedang melawan bintang tuan rumah yang juga rival utamanya, Steffi Graf, di Hamburg, Jerman, ia ditikam dari belakang oleh penggemar Graf, Guenther Parche. Cedera dan trauma membuat Seles absen dari arena selama 2,5 tahun.

Aneka cedera membuat prestasi Seles menurun. Ia terakhir bertanding resmi di Prancis Terbuka 2003. Meski sudah tak aktif, kolektor sembilan mahkota grand slam itu mengaku tetap akan aktif di olahraga yang sangat dicintainya itu.

"Saya akan terus bermain ekshibisi, pertandingan amal, dan mempromosikan cabang ini, tapi saya tak akan ikut turnamen lagi," jelas Seles.

"Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar setia atas dukungan mereka selama bertahun-tahun. Mereka telah menjadi inspirasi saya di saat-saat susah dan senang," tambah kolektor empat titel juara Australia Terbuka, tiga Prancis Terbuka, dan dua AS Terbuka itu.

Ketua WTA, Larry Scott, mengaku sangat kehilangan Seles, figur yang sangat menonjol selama dekade 1990-an.

"Seles adalah salah satu pemain terbesar dalam sejarah dan menjadi inspirasi dan panutan buat jutaan pendukungnya di seluruh dunia," komentar Scott. (yuk/Foto: Getty Images)

FAKTA TENTANG SELES
--------------------------------------------
Lahir: Novi Sad, Yugoslavia, 2 Desember 1973
1988: Melakukan debut pro di Boca Raton, Florida, dalam usia 14 tahun 3 bulan.
1989: Menjuarai turnamen pro pertamanya di Houston, AS.
1990: Meraih mahkota grand slam pertama di Prancis Terbuka.
1991-92: Menjadi nomor satu dunia dengan menjuarai tiga grand slam pada 1991, Australia, Prancis, dan AS Terbuka, prestasi yang diulanginya lagi pada 1992.
1993: Ditusuk dari belakang oleh Guenther Parche saat bertanding melawan rival utamanya, Steffi Graf, di Hamburg, Jerman, dan kemudian absen selama 28 bulan.
1994: Menjadi warga AS.
1995: Kembali ke arena dan menjuarai Kanada Terbuka.
1996: Menjuarai Australia Terbuka, gelar grand slam yang ke-9 dan terakhir.
2003: Rentetan cedera membuat Seles keluar dari deretan 10 besar untuk pertama kali dalam 14 tahun. Kalah di babak pertama dari Nadia Petrova asal Rusia dan itu menjadi pertandingan resmi terakhirnya.

Tim Piala Thomas dan Uber
Dukungan Terus Berdatangan

Saat pertarungan masih 87 hari lagi, pasukan Indonesia untuk putaran final Piala Thomas dan Uber di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, terus dipompa semangatnya. Kali ini suntikan motivasi dan dukungan datang dari para mantan ketua umum PB PBSI dan mantan pemain.

Dukungan tersebut diwujudkan dalam acara tumpengan di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (15/2) siang. Acara ini memang dimaksudkan untuk memberikan tambahan semangat dan membangun kebersamaan tim bulutangkis Indonesia sebelum bertarung ke medan laga, 11-18 Mei.

“Hidup itu seperti perang, yang ada hanya kalah atau menang. Saya doakan semoga menang. Namun, semua itu tergantung bagaimana usaha dan persiapan kita. Kekompakan dan soliditas itu sangat penting untuk semua, entah itu pemain, pelatih, pengurus, atau ofisial. Saya doakan bisa mencapai prestasi optimal,” pesan Try Sutrisno, Ketua Umum PBSI periode 1985-1993.

Faktor kebersamaan tersebut memang sangat penting dan kerap menjadi kunci keberhasilan Tim Merah-Putih. Hal ini diakui Ketua Umum PBSI 1993-1997, Soerjadi. “Dunia memang berubah. Namun, yang namanya kekompakan dan kebersamaan selalu menjadi kunci kemenangan kita di banyak kejuaraan beregu,” sebutnya.

Dijelaskan Ketua Umum PBSI, Sutiyoso, sebelum bertanding di Piala Thomas dan Uber, semua pebulutangkis terbaik Indonesia akan diterjunkan ke sejumlah turnamen penting. Di antaranya turnamen All England dan Swiss Super Series, awal Maret. Turnamen ini selain untuk memburu poin ke Olimpiade Beijing juga sebagai uji kekuatan terakhir.

“Dua turnamen Eropa itu untuk menguji sejauh mana kekuatan orang per orang. Hasilnya untuk membaca bagaimana peta kekuatan kita di perebutan Piala Thomas dan Uber nanti,” kata Bang Yos.

Dengan menggelar acara tersebut, kebersamaan dan kekompakan tim diharap makin terjalin. Pasalnya, seperti dikeluhkan Taufik Hidayat, faktor ini memang kurang terasa. Sebelumnya, pada acara-acara kebersamaan, banyak pemain yang tidak datang dengan alasan jelas.

“Kalau untuk acara-acara kecil begini saja susah untuk kompak, bagaimana menghadapi pertarungan nanti?” ujar Taufik.

Menurut manajer tim Piala Thomas, Lutfi Hamid, untuk menjalin kebersamaan, tim akan menggelar pertandingan simulasi di Bandung, Sabtu (23/2). Selama di sana, pemain akan diajak kumpul, makan, menonton, dan jalan-jalan bersama.

28 Pemain Pratama

Sementara itu, sebanyak 28 pemain muda, bukan 32 pemain, hasil Seleksi Nasional akan dipanggil ke Pelatnas Pratama. Informasi ini merupakan ralat berita yang dimuat di BOLA No. 1801, edisi Jumat, 15 Februari. Komposisinya adalah masing-masing enam pemain tunggal putra-putri serta empat pasangan putra dan putri.

Para juara otomatis langsung lolos ke pelatnas. Mereka adalah Engga Setiawan (Djarum), Linda Weni Fanetri (Ragunan), Erwin Wihardi/Rizy Delli Nugraha (Djarum), dan Annisa Wahyuni/Nimas Rani (Djarum). Sementara itu sisanya akan ditentukan tim Binpres PBSI.

“Lima pemain tunggal dan tiga ganda putra-putri lain yang lolos seleksi tak otomatis berdasarkan urutan peringkat akhir, tapi dinilai berdasarkan potensi, postur, teknik, fisik, dan mental oleh tim dari Binpres,” sebut Jacob Rusdianto, Ketua Bidang Organisasi dan Daerah PBSI. (Broto Happy W.)

HALAMAN M
Tottenham vs Slavia
White Hart Lane (21/2)
------------------------------
Tak Ada Alasan

Berkat kemenangan tandang di laga pertama, Tottenham seharusnya bisa lebih bersantai di White Hart Lane, Kamis (21/2). Namun, Slavia masih berpeluang terutama jika mampu merepotkan Spurs seperti di babak kedua di Praha.

Kemenangan Tottenham di Evzena Rosickeho, kandang Slavia, menjadi yang ketiga dalam tiga pertemuan. Tak berlebihan jika Spurs kemudian menargetkan rekor sempurna melawan tim Rep. Ceska dengan dukungan catatan pertemuan tersebut.

Namun, klub London Utara ini mendapat peringatan dari pasukan Karel Jarolim itu. Robbie Keane menyebut Spurs mesti berkaca pada performa bagus Slavia di 45 menit kedua.

“Kami tahu mereka akan habis-habisan dan menyulitkan kami,” kata striker Rep. Irlandia ini kepada AFP. “Masih ada kekurangan dari partai ini. Kami akan membayarnya di White Hart Lane. Tak ada alasan kami tidak melaju,” ujarnya.

Toh dengan setengah kaki sudah ada di perdelapanfinal, Juande Ramos mungkin bakal sedikit bereksperimen. Darren Bent punya kesempatan memperlihatkan lagi ketajamannya.

Ramos mungkin pula menempatkan kembali Paul Robinson di bawah mistar. Apalagi, Radek Cerny membuat kesalahan yang berakibat terciptanya satu gol untuk eks klubnya itu sehingga menjadi beban bagi langkah yang sebenarnya ringan. (chrs)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
SLAVIA (4-5-1) 28-Vaniak; 19-Krajcik, 3-Brabec, 17-Suchy, 4-Hubacek; 11-Smicer, 8-Janda, 23-Volesak, 2-Tavares, 16-Pudil; 20-Ivana Cadangan: 1-Vorel, 6-Latka, 13-Sourek, 25-Kalivoda, 30-Jarolim, 10-Gaucho, 14-Senkerik. Pelatih: Karel Jarolim.

TOTTENHAM (4-4-2) 1-Robinson; 2-Chimbonda, 5-Kaboul, 20-Dawson, 3-Lee Y.P.; 4-Zokora, 17-Boateng, 22-Huddlestone , 15-Malbranque; 10-Keane, 23-D. Bent Cadangan: 12-R. Cerny, 39-Woodgate, 6-Tainio, 24-O’Hara, 8-Jenas, 25-Lennon, 9-Berbatov. Absen: Bale, Assou-Ekotto (cedera). Pelatih: Juande Ramos (Spa).

Muenchen vs Aberdeen
Allianz Arena (21/2)
------------------------------
Tuntaskan Misi di Kandang

Tahun lalu, Presiden Bayern Muenchen, Franz Beckenbauer, dengan sombong menyebut Piala UEFA hanyalah turnamen bagi para pecundang alias Loser's Cup. Kini justru FC Hollywood yang harus tertatih-tatih untuk bisa menyabet gelar juara kompetisi kelas dua di Eropa tersebut.

Jutaan euro yang dihambur-hamburkan Muenchen sepanjang musim 2007/08 guna mendatangkan pemain bintang seakan tidak ada artinya. Kamis (14/2), Miroslav Klose dkk. ternyata hanya mampu menorehkan hasil imbang 2-2 ketika bertandang ke markas klub nonunggulan, Aberdeen.

Namun, pelatih Muenchen, Ottmar Hitzfeld, sudah menyiapkan segudang alasan. Salah satunya adalah faktor absennya sejumlah pemain bintang, termasuk gelandang asal Prancis, Franck Ribery, yang mengalami cedera hamstring, dan kiper gaek Oliver Kahn, yang terpaksa kembali ke Jerman karena mengalami flu.

Hitzfeld juga menganggap hasil di kandang lawan sebagai sesuatu yang wajar. “Kami berpikir hasil 2-2 di laga tandang sama baiknya dengan kemenangan,” ucap Hitzfeld dalam situs resmi Muenchen.

“Aberdeen mengerahkan seluruh tenaga mereka, sedangkan permainan kami sedang-sedang saja. Namun, jangan khawatir karena kami akan menuntaskan misi di kandang,” lanjut arsitek tim yang bakal hengkang dari Allianz Arena pada ujung musim 2007/08 tersebut.

Kekuatan Penuh

Hiztfeld dan anak buahnya menjanjikan kemenangan pada laga second leg, yang digelar pada Kamis (21/2). Dukungan publik tuan rumah tentu akan memacu semangat para pemain Muenchen. Apalagi Ribery dan Kahn diprediksikan sudah cukup fit untuk kembali merumput.

“Tidak ada yang namanya pertandingan mudah di tingkat Eropa. Namun, kami sudah mempelajari pergerakan Aberdeen secara seksama dan kami tahu bagaimana cara kerja mereka,” ujar bomber Muenchen, Miroslav Klose.

“Lagipula kami akan bermain di kandang. Kemenangan berada di tangan kami,” imbuh striker tim nasional Jerman kelahiran Polandia tersebut.

Muenchen boleh saja sesumbar. Namun, memandang Aberdeen sebelah mata haram hukumnya mengingat klub tersebut berhasil mematahkan prediksi dengan menyingkirkan Muenchen di babak perempatfinal Piala Winner 1982/83.

Muenchen berhasil menahan imbang Aberdeen 0-0 di kandang, lantas tersingkir setelah menelan kekalahan 3-2 di partai tandang. (Wieta Rachmatia)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
MUENCHEN (4-4-2) 1-Kahn; 30-Lell, 6-Demichelis, 3-Lucio, 23-Jansen; 8-Hamit Altintop, 16-Ottl, 15-Ze Roberto, 31-Schweinsteiger; 18-Klose, 9-Toni Cadangan: 22-Rensing, 11-Podolski, 19-Schlaudraff, 20-Sosa, 21-Lahm, 5-Van Buyten, 39-Kroos Cedera: Sagnol, Van Bommell, Ribery * (cedera) Pelatih: Ottmar Hitzfeld

ABERDEEN (4-4-2) 1-Langfield; 28-Maybury, 21-Considine, 5-Diamond, 18-Mair; 8-Nicholson, 6-Severin, 27-Walker, 26-Aluko; 10-Mackie, 16-Miller Cadangan: 20-Soutar, 9-Lovell, 15-Touzani, 17-Smith, 22-Maguire, 23-Bus, 24-De Visscher. Absen: Byrne, Foster, McNamara (cedera) Pelatih: James Calderwood

Fiorentina vs Rosenborg
Artemio Franchi (21/2)
------------------------------
Tepis Rasa Takut

Satu gol belum cukup untuk mengamankan langkah Fiorentina ke babak perdelapanfinal Piala UEFA. Pelatih I Viola, Cesare Prandelli, bertekad memaksa pasukannya bermain lebih agresif pada duel second leg babak 32 besar Piala UEFA melawan Rosenborg di kandang mereka, Stadion Artemio Franchi, Kamis (21/2).

“Rosenborg tim hebat. Mereka bermain dengan tempo tinggi sehingga kami sulit mengoper bola. Saya mencoba membangkitkan semangat para pemain untuk berusaha mencetak lebih banyak gol, tetapi mereka terlalu takut kubu Rosenborg bakal melancarkan serangan balasan,” jelas Prandelli seperti dilansir situs Goal seusai pertandingan first leg, yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Viola.

“Rasa takut seperti itu harus dihilangkan. Apalagi partai selanjutnya akan digelar di kandang kami,” imbuhnya.

Adrian Mutu dipastikan akan kembali menjadi ujung tombak Fiorentina pada pertemuan kedua Fiorentina versus Rosenborg. Bomber berkewarganegaraan Rumania ini sebenarnya baru saja pulih dari cedera otot. Namun, ia tetap mampu menunjukkan kepiawaiannya dengan mencetak gol tunggal ke gawang Rosenborg pekan lalu.

Kubu Rosenborg sendiri belum bersedia mengaku kalah. Sang pelatih, Trond Henriksen, menegaskan peluang tim arahannya untuk melaju ke babak perdelapanfinal tetap terbuka lebar.

“Kami hanya tertinggal satu gol. Kami akan mengubah keadaan di pertandingan selanjutnya,” tukas Henriksen melalui situs resmi klubnya. (wta)

PRAKIRAAN FORMASI
---------------------------------------
FIORENTINA (4-4-2) 1-Frey; 21-Ujfalusi, 5-Gamberini, 2-Kroldrup, 19-Gobbi; 7-Semioli, 22-Kuzmanovic, 18-Montolivo, 20-Jorgensen; 29-Pazzini, 10-Mutu Cadangan: 25-Avramov, 3-Dainelli, 6-Potenza, 23-Pasqual, 24-Mario Alberto Santana, 27-Di Carmine, 99-Cacia. Absen: Liverani, Osvaldo, Lupatelli, Vieri (cedera) Pelatih: Cesare Prandelli

ROSENBORG (4-4-2) 12-Jarstein; 4-Stoor, 30-Demidov, 26-Kvarme, 22-Nordvik; 6-Strand, 15-Skjelbred, 20-Traore, 27-Sapara; 14-Iversen, 7-Kone Cadangan: 28-Hansen, 5-Basma, 8-Ya, 17-Storflor, 18-Lago, 29-Pelu, 11-Aas. Absen: - Pelatih: Trond Henriksen

Angin Segar di Tengah Krisis

Penurunan performa Hamburger SV di Bundesliga terbukti tidak menular ke ajang Piala UEFA. Hamburg mampu mempermalukan tuan rumah FC Zurich 3-1 pada partai first leg babak 32 besar Piala UEFA yang digelar di Letzigrund.

Bagi pelatih Hamburg, Huub Stevens, kemenangan ini bak angin segar di tengah krisis yang melanda timnya. Sejak awal Desember 2007, klub yang berdiri pada September 1887 itu gagal memetik satu pun kemenangan di Bundesliga. Akibatnya posisi mereka merosot dari peringkat tiga ke lima.

“Saya tentu saja senang dengan hasil positif ini. Meski menang besar, kami tidak boleh memandang FC Zurich dengan sebelah mata. Mereka akan berusaha mengubah hasil pertandingan,” ujar Stevens dalam situs resmi Hamburg.

“Hanya dengan berkonsentrasi kami bisa sukses. Namun, saat ini kami juga mempersiapkan diri menghadapi duel Bundesliga selanjutnya. Saya harap kami bisa mengulang permainan yang kami suguhkan hari ini,” imbuh arsitek tim berkewarganegaraan Belanda tersebut.

Sesuai prediksi, Rafael van der Vaart menjadi motor serangan Hamburg di babak pertama. Sayang, playmaker yang dikabarkan bakal segera hijrah ke Juventus itu terpaksa keluar dari lapangan pada menit ke-32 setelah ditekel dengan keras oleh pemain belakang FC Zurich. Posisinya digantikan Jose Paolo Guerrero.

Namun, tanpa Van der Vaart, Hamburg tetap terlalu perkasa bagi FC Zurich. Hamburg membukukan tiga gol yang masing-masing disumbangkan David Jarolim, Ivica Olic, dan Piotr Trochowski. Gol FC Zurich dibukukan Alain Rochat.

Kejutan Non-Unggulan

Hamburg bukan satu-satunya klub yang berhasil mencatat kemenangan signifikan pada pertandingan first leg babak 32 Besar Piala UEFA. Rival sekota mereka, Werder Bremen, juga sukses menggebuk Braga 3-0.

Begitu pula dengan wakil Prancis, Marseille, yang berhasil menumbangkan Spartak Moskva dengan tiga gol tanpa balas.

Sementara itu, sejumlah kejutan juga terjadi pekan lalu. Raksasa Jerman, Bayern Muenchen, hanya mampu membukukan skor imbang 2-2 ketika bertandang ke markas Aberdeen.

Unggulan asal Spanyol, Villarreal, harus pasrah menelan kekalahan 0-1 dari Zenit. Begitu pula dengan Atletico Madrid, yang tunduk di hadapan Bolton Wanderers dengan skor 1-0. (Wieta Rachmatia)

DATA-FAKTA PIALA UEFA
---------------------------------------------
Rabu (13/2)
Zenit St. Petersburg vs Villarreal 1-0 (Pogrebnyak 63’) ; Galatasaray vs Bayer Leverkusen 0-0 ; AEK Athens vs Getafe 1-1 (Blanco 90’+3’; De la Red 86’) ; Brann vs Everton 0-2 (Osman 59’, Anichebe 88’) ; Werder Bremen vs Braga 3-0 (Naldo 5’, D. Jensen 27’, Hugo Almeida 90’+5’ pen) ; Anderlecht vs Bordeaux 2-1 (Polak 79’, Mbo Mpenza 90’+5’; Jussie 69’ pen) ; Marseille vs Spartak Moskva 3-0 (Cheyrou 62’, Taiwo 68’, Niang 79’) ; PSV Eindhoven vs Helsingborg 2-0 (Simons 7’ pen, Lazovic 33’) ; Rangers vs Panathinaikos 0-0 ; Sporting Lisbon vs Basel 2-0 (Vukcevic 8’, 58’)

Kamis (14/2)
Aberdeen vs Bayern Muenchen 2-2 (Walker 24’, Aluko 41’; Klose 29’, Hamit Altintop 55’) ; Zurich vs Hamburger SV 1-3 (Rochat 88’; Jarolim 49’, Olic 67’, T

Mid Life Crises ... Solved ...

by jakarta @ 2008-02-22 - 16:05:08

my-gurlb7u

When I was married 25 years, I took a look at my wife one day and said,

"Honey, 25 years ago we had a cheap apartment, a cheap car, slept on a sofa bed and watched a 10-inch black and white TV, but I got to sleep every night with a hot 25-year-old blonde.

"Now we have a nice house, nice car, big bed and plasma screen TV, but I'm sleeping with a 50-year-old woman. It seems to me that you are not holding up your side of things."

My wife is a very reasonable woman.

She told me to go out and find a hot 25-year-old blonde, and she would make sure that I would once again be living in a cheap apartment, driving a cheap car, sleeping on a sofa bed and watching a 10-inch black and white TV."

Aren't older women great? They really know how to solve your mid life crisis.

The Perspective Song

One day, not long ago, I decided to re-send the attitude-changing philosophy in "A Course in Miracles." Three years before, in its simple to follow lesson-a-day, the Course had helped me cultivate new levels of inner peace. I figured I could use more of the same. Within the first few weeks, I came upon a lesson that showed me I'd figured well.

The lesson was: "There is another way of looking at this." The idea is to apply the lesson as often as possible throughout the day, to whatever situation is before you.

Okay, I thought. Simple enough. I'll go apply "There is another way of looking at this," to my day. No problem.

The trouble with this was that every situation I faced that day was challenging. And there was not another darn way to look at things. Thank you very much.

From a crashed computer to people not being available on the phone, to running out of shampoo in the middle of a shower, my day was filled with frustrations. It held little, if any, opportunity for me to look at things anew. And no New Age self-help affirmation was going to convince me otherwise!

So I pulled on my panty hose, zipped up my dress, dried my un-shampooed wet hair, and left for an appointment that was only 20 minutes away. Or so I thought.

Okay, the traffic is always crazy at the end of a workday. But I did not expect a bumper-to-bumper gridlock in the middle of the afternoon. Sitting there in my car, I did my best to repeat the day's lesson to myself, hoping that I could find "another way of looking at this" freeway parking lot.

After an eternity, I decided there was no way out and that I'd be better off letting go of my plans and forgetting about making the appointment on time. One cell phone call later, assuring my colleague that I'd meet her the following day instead, I sat back in the car to wait things out.

As I did, something caught my attention at the side of the road. Pulled over onto the shoulder of the highway was an old, yellow, Ford pickup truck. It was lopsided. When I looked closer, I could see that the front tire was as flat as the plains of Texas. Since I wasn't moving anywhere, I had plenty of time to stare.

The driver of the truck was sitting on the rusted and beat up tailgate. He was a young man with a ponytail, wore well-splattered painter's pants and a matching, torn t-shirt. While waiting for a tow truck, or perhaps some divine intervention, he had pulled out his guitar and looked to be moving his mouth as if in song.

I rolled down my window. He was singing at the top of his lungs. My mouth hung open as I saw the peace on his face.

He'd found "another way of looking at this." His music made me smile. His attitude cleared the traffic jam in my head.

I think he understood the lesson for the day. And finally, so did I.

Erica Ross-Krieger

Roberto Carlos
Menatap Semifinal

Apakah sebuah kejutan bila Fenerbahce berhasil melaju hingga perdelapanfinal Liga Champion 2007/08? Benarkah karena banyaknya pemain Brasil di Fenerbahce (7), begitu pula pelatih beken bernama Zico?

Roberto Carlos, memuji sepakbola Turki.

Tak pelak sosok Roberto Carlos menjadi sorotan kesuksesan Fenerbahce. Pengalamannya dianggap mampu menaikkan level permainan tim berjuluk Sary Kargalar alias Si Burung Kenari Kuning itu.

Berikut rangkuman jawaban Roberto Carlos atas sejumlah pertanyaan pengunjung situs UEFA.

Bagaimana peluang Fenerbahce melawan Sevilla di Liga Champion?

Kami punya peluang. Situasi akan lebih buruk bila Fenerbahce bertemu AC Milan. Sevilla memang lebih difavoritkan, tapi kami bisa terus melaju asal mampu memetik hasil baik di kandang. Fenerbahce butuh menang setidaknya 2-0.

Bila kami berhasil lolos dari hadangan Sevilla, selanjutnya hasil undian akan menentukan apakah kami bisa mencapai semifinal.

Seperti apa rasanya bermain di bawah pimpinan Zico and Fabio Capello?

Zico tak terlalu pusing dengan taktik. Dia memberi pemain kebebasan lebih dari Capello. Zico sangat menyukai suguhan sepakbola yang baik.

Apakah kehadiran pemain-pemain asal Brasil, Alex, Aurelio, Deivid, Edu, dan pelatih Zico memengaruhi keputusan Anda bermain di Turki?

Ya, hal itu sangat penting. Kalau tak banyak pemain Brasil di Turki, saya tak tahu apakah mau datang ke sini. Bukan hanya karena kewarganegaraan mereka, melainkan kualitas para pemain.

Seperti apa kualitas pesepakbola Turki setelah Anda pernah bermain di Spanyol? Apakah Anda bahagia di Turki?

Saya sangat bahagia di sini. Lihat, level klub Fenerbahce tak kalah dengan tim di Spanyol. Struktur klub ini pun luar biasa. Hanya, sepakbola Turki kurang menyerang dan cuma ada sedikit klub yang baik dibanding liga milik Spanyol.

Bagaimana Anda melihat duel Galatasaray vs Fenerbahce?

Saya menempatkannya sama dengan Real Madrid vs Barcelona di Spanyol. Bahkan, rivalitas keduanya lebih besar. Menyenangkan bisa bermain di pertandingan seperti ini.

Siapa pemain terbaik yang pernah Anda hadapi?

Pemain terbaik yang pernah saya hadapi adalah Luis Figo. Untuk rekan setim, tak ada yang seperti Zinedine Zidane. Dia membuat segalanya lebih mudah untuk semua.

Kapan Anda mencapai puncak karier?

Tahun 2002, ketika saya meraih gelar Liga Champion dan kemudian Piala Dunia. Saya pikir saya layak terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa atau dunia tahun itu.

Bagaimana kisahnya Anda menjadi bek kiri? Apakah karena pelatih atau Anda memang merasa nyaman di posisi itu?

Semua karena pelatih bernama Adailton Ladeira. Dia yang pertama meminta saya bermain sebagai bek kiri. Kejadiannya tahun 1988. Saat itu posisi saya di Uniao Sao Joao, klub pertama, adalah sayap kiri. Tapi, bek kiri kami cedera. Pelatih meminta saya mengisi pos itu. Saya bilang “Tak masalah,” dan sejak itu saya bermain sebagai bek kiri.

Rasanya Anda masih layak bermain untuk timnas Brasil. Masih berminat?

Bila Brasil membutuhkan, saya siap kembali. Tapi kalau memang diminta, saya hanya ingin bermain dalam sebuah turnamen, bukan partandingan persahabatan.

Selama ini saya tak punya waktu berlibur. Jadi, saya hendak menikmati hari-hari bebas ketika ada waktu libur kompetisi.

Berapa lama lagi Anda bermain?

Saya ingin bermain untuk 2 tahun lagi. Sesudah itu selesai.

Setelah gantung sepatu, apakah Anda menjadi pelatih? Liga mana yang Anda pilih?

Ya, saya ingin menjadi pelatih setelah pensiun nanti. Saya tak tahu akan bekerja di mana. Kita lihat saja siapa yang mengajukan penawaran pertama kali. (Weshley Hutagalung/Foto: AFP)

Mathieu Flamini
The Running Man

Awalnya gelandang ini mendapat perhatian besar karena kerja kerasnya. Perkembangan pesat si pemain tak hanya soal lari, tapi hampir di segala aspek, dan menjadi faktor utama yang mengangkat Arsenal musim ini.

Mathieu Flamini, lahir kembali.

“Perhatikan saja saat ia bermain. Ke mana pun ia tak pernah berjalan. Ia selalu berlari,” ucap Arsene Wenger. Mathieu Flamini adalah pemain yang dimaksud bos The Gunners itu.

Analisis komputer menunjukkan Flamini berlari rata-rata 10 km di setiap laga. Tak mengherankan jika gelandang bertahan ini mendapat julukan The Running Man sejak masih di Marseille, klub yang melesatkannya di dunia profesional.

Pujian Arsene tersebut memang tercetus saat perekrutan sang gelandang dari klub kota kelahirannnya, Marseille, pada musim panas 2004. Penilaian itu terbukti berefek ampuh pada lesatan anak-anak muda Gunners belakangan ini.

Sekarang Flamini menjalani tugas barunya sebagai penyeimbang lini tengah klub London utara ini dengan apik. Saat Cesc Fabregas, Tomas Rosicky, dan Alexander Hleb lebih ofensif, The Running Man tampil sebagai petarung di tengah.

Flamini kini sebagai aset Gunners yang paling berkembang. Tak cuma mampu mengingatkan fan Gunners pada kerja Patrick Vieira, pemain 23 tahun ini menjadi pengoper bola terbanyak di Premier League di belakang rekan seklubnya, Fabregas.

Fisik Penting

Wenger bisa jadi bersyukur telah menahan pemain berayah orang Italia dan ibu Korsika itu dari keinginan cabut di awal musim ini. Ya, meski dinilai tinggi saat direkrut Arsene dari OM, Flamini kerap menghuni bangku cadangan.

Flamini juga enggan berlama-lama di posisi bek kiri. Toh sebenarnya pemilik cap 2 di timnas Prancis ini tampil oke sebagai bek kiri meski berkaki aktif kanan.

Flamini pun ganti bersyukur Wenger telah mengubah niatnya. “Saat itu ia menyimak saya, lalu berkata tak ingin saya pergi dan mengutarakan keyakinan bila saya terus bekerja keras, kesempatan itu akan datang,” ucap pria yang baru merasakan satu titel, Piala FA 2005, ini pada Guardian.

Keputusan Mathieu memperjuangkan tempat di tim utama berbuah manis. Ia telah terlahir kembali. “Ini musim yang menggembirakan selama saya di sini,” katanya.

Rekan-rekan di Arsenal belakangan malah membandingkan kemampuan tekel, stamina, dan kerja keras Flamini dengan milik Gennaro Gattuso, gelandang pengangkut air milik Milan.

“Arsenal mengutamakan teknik dan operan bola. Namun, penting untuk menang dalam pertarungan fisik di Inggris. Itulah tugas saya. Mereka memanggil saya ‘Gattuso’ karena ia menjalankan peran serupa,” tutur pemain yang juga mengaku banyak belajar dari rivalitas keras tapi penuh respek antara Vieira dan Roy Keane ini.

“Flamini tampil luar biasa sepanjang musim. Saya penggemar beratnya. Ia punya gairah bermain yang besar dan benci kekalahan. Ia juga punya tenaga sedemikian besar yang entah dari mana datangnya. Dengan ketangguhannya, kami bermain lebih baik,” ucap Fabregas sambil berharap sang teman diikat Gunners lebih lama lagi.

Walau batal musim panas lalu, Flamini bisa jadi hengkang dari Emirates akhir musim ini saat kontraknya di Arsenal habis. Dengan peningkatan sedemikian tinggi, The Running Man akan menjadi kehilangan besar bagi Arsenal jika klub ini gagal menahannya sekali lagi. (Christian Gunawan/Foto: Getty Images)

MATHIEU FLAMINI
---------------------------------------
Lahir: 7 Maret 1984 di Marseille
Tinggi: 178 cm
Berat: 67 kg
Karier Klub
2003/04 Marseille (14 tampil/0 gol)
2004/05 Arsenal (21/1)
2005/06 Arsenal (31/0)
2006/07 Arsenal (20/3)
2007/08 Arsenal (23/3)

Patron Eks Pengkhianat

Jose Anigo mengaku terkesan saat mengangkat Mathieu Flamini dari Marseille B ke tim senior pada 2003/04. “Ia memiliki temperamen dingin dan fokus yang tak mudah terganggu,” puji pelatih OM saat itu.

Namun, ketika Mathieu dinilai telah melanggar kesepakatan verbal dengan dirinya dan memilih pindah ke Arsenal, Anigo memberi label “la belle trahison”, pengkhianatan besar, untuk sikap pemuda kelahiran 7 Maret 1984 tersebut.

Toh kedinginan itu ternyata hanya terjadi saat pria 23 tahun melakoni tugas sebagai pemain. Flamini dengan hangat bersedia menerima tugas sebagai patron, semacam duta, The Lowe Syndrome Trust yang berupaya menggalang dana amal untuk riset medis dan kewaspadaan pada penyakit ini.

Lowe Syndrome adalah penyakit genetis langka yang menyebabkan keterbelakangan fisik dan mental penderitanya. Organ tubuh yang diserang sindrom ini antara lain otak, mata, ginjal, tulang, dan otot.

Flamini juga dapat diperkirakan dekat dengan keluarganya. Ketika ingin hengkang dari Arsenal akhir musim lalu, Mathieu mencari solusi pada keluarga. Flamini lalu meminta bantuan pamannya agar menelepon harian L’Equipe di Prancis untuk memberitahu bahwa ia siap pindah.

“Itu benar, tapi semua telah lewat dan menjadi masa lalu,” ucapnya soal permintaan bantuan itu. Untuk kasus terakhir tersebut, The Running Man tampaknya menyimpan pula sedikit rasa malu meski tak menyangkal. (chrs)

Program Anti-Doping
Kini Pakai Tes Darah

Disahkannya program antidoping Euro 2008 oleh Komite Eksekutif UEFA akhir pekan lalu semakin menegaskan niat dan keseriusan badan sepakbola tertinggi Eropa itu dalam memerangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Selain isu, rasisme yang seperti tak kunjung berakhir, Michel Platini (Presiden UEFA) dan rekan-rekannya, memang paling getol menyuarakan masalah doping. Selagi di bawah pengawasannya, Platini mencoba segala upaya untuk menggulirkan ajang Euro sebersih mungkin.

Wajar jika dalam draft terbaru yang ditekennya, Platini menyertakan tes darah segala. Maklum, dengan tes ini, para pakar laboratorium bisa mengecek adanya kandungan ilegal yang selama ini tak terpantau jika hanya diperoleh melalui tes urine.

Padahal kandungan yang tak terdeteksi pada air seni ini bisa didapat lewat transfusi darah serta bisa berupa hemoglobin atau sel darah merah sintetis dan suntikan hormon pertumbuhan di luar batas kewajaran. Tampak aneh, tapi tim antidoping kerap menemukan pelanggaran ini.

“Sepakbola memiliki reputasi yang amat bagus dalam memerangi doping. Sekarang dengan keputusan untuk memperkenalkan tes darah selama Euro 2008, baik di dalam maupun di luar kompetisi, kami mencoba melangkah lebih jauh lagi,” ungkap Platini seperti dikutip situs UEFA.

Menurut Platini, momok doping tak akan pernah boleh meneteskan nila di dalam dunia sepakbola. “Ini (tes darah) merupakan senjata baru di dalam gudang amunisi kami,” kata mantan kapten Prancis yang ikut mengantar Les Bleus menjuarai Piala Eropa 1984 ini.

Dua tipe tes ini akan diberlakukan selama turnamen berlangsung, 7-29 Juni mendatang. Artinya di akhir setiap partai yang totalnya berjumlah 31 itu, setiap negara peserta harus bersedia “merelakan” dua pemainnya diuji tim antidoping secara acak.

Selain itu, di luar waktu reguler ini, ke-16 tim juga akan disambangi menimal sekali. Di setiap inspeksi dadakan bakal ada 10 pemain yang dites. Agar tidak ada protes di saat turnamen berjalan, sebelumnya UEFA akan menggelar konferensi pers dan team workshop di Wina (12-13 Maret).

Di sini, UEFA, yang bekerja sama dengan WADA (World Anti-Doping Agency), bakal menerangkan secara rinci maksud, prosedur, dan regulasi dari tes darah ini. Supaya kuat, seluruh presiden federasi diminta menandatangani charter atau piagam pada saat acara tersebut. (Sapto Haryo Rajasa)

Intip Host City

Setelah dinyatakan sebagai pemenang dalam penawaran menghelat Euro 2008, Swiss dan Austria seolah tak pernah berhenti berbenah. Delapan stadion yang tersebar di dua negara itu sibuk mempermulus fasilitas.

Seluruh host city, bahkan ditambah lima kota di luar venue, Lucerne, Lugano, Graz, Linz, dan Lausanne, juga asyik mempercantik diri. Kebetulan, kelima kota ini ikut dipercaya menggelar EURO Experience Tour.

Sejauh ini, Basel, Jenewa, Zurich, Bern, Wina, Innsbruck, Klagenfurt, dan Salzburg sama-sama mengklaim sebagai kota yang paling siap. Namun, selama ini tak ada perhitungan baku yang mampu mencari jawaban konkret soal siapa dari delapan host-city tersebut yang pantas unggul.

Namun, akhirnya salah satu stasiun televisi Swiss membuat program kuis bertajuk City Challenge. Dalam acara stripping setiap hari tersebut, kesiapan delapan kota penyelenggara ini benar-benar diadu.

Pertanyaan muncul berbentuk isu seputar tim peserta, asal-usul negara peserta, dan tentunya sejarah tentang kota mereka sendiri. Sebanyak 12 hingga 15 peserta dibolehkan untuk mewakili setiap kota guna mengisi acara yang langsung mendapat rating tinggi itu.

Di antara mereka semua, kapten kota ditunjuk dari kalangan selebritas. Antara lain komedian Rene Rindlisbacher (Zurich), presenter TV Andrea Jansen (Bern), anchor TV Lolita Morena (Jenewa), aktor Gilles Tschudi (Basel), artis cabaret Viktor Haid (Innsbruck), mantan atlet ski Sonja Nef (Salzburg), President TV ORF Markus Pohanka (Wina), dan aktris Dagmar Koller (Klagenfurt).

Tentu ini juga tidak bisa menjawab secara gamblang pertanyaan siapa kota yang paling siap. Namun, setidaknya sang pemenang sudah dipastikan paling siap dari segi ilmu pengetahuan, bukan? (shr)