Search blog.co.uk

Posts archive for: 22 March, 2008
  • LIFE IS YOUR CHOICE!

    « on: March 19, 2008, 10:58:38 AM »

    A group of alumni, highly established in their careers, got together to
    visit their old university lecturer. Conversation soon turned into
    complaints about stress in work and life.

    Offering his guests coffee, the lecturer went to the kitchen and returned
    with a large pot of coffee and an assortment of cups: porcelain, plastic,
    glass, some plain-looking and some expensive and exquisite, telling them to
    help themselves to hot coffee.

    When all the students had a cup of coffee in hand, the lecturer said: "If
    you noticed, all the nice-looking, expensive cups were taken up, leaving
    behind the plain and cheap ones. While it is but normal for you to want only
    the best for yourselves, that is the source of your problems and stress.
    What all of you really wanted was coffee, not the cup, but you consciously
    went for the better cups and are eyeing each other's cups."

    "Now, if Life is coffee, then the jobs, money and position in society are
    the cups. They are just tools to hold and contain Life, but the quality of
    Life doesn't change." "Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail
    to enjoy the coffee in it."

    So frnz, don't let the cups drive you...enjoy then coffee instead.

    Dunia Mengecam China
    Korban Tewas di Tibet Diperkirakan Lebih dari 100 Orang
    AP photo / Kompas Images
    Seorang warga terluka di sela-sela aksi protes besar-besaran hari Jumat (14/3) di Lhasa, Tibet. Demonstran yang dipimpin para biksu itu menentang kekuasaan China atas Tibet. Mereka membakar toko-toko dan kendaraan warga keturunan China.
    Minggu, 16 Maret 2008 | 01:30 WIB

    Sydney, Sabtu - Komunitas internasional ramai- ramai mengecam China dan meminta Negeri Tirai Bambu itu menahan diri dalam menghadapi aksi protes di Lhasa, Tibet. Aksi anti-China merebak karena peredaman kebebasan di Tibet. Aparat China langsung bergerak, yang membuat Tibet senyap, Sabtu (15/3).

    Wilayah yang disebut sebagai ”atap dunia” ini—karena rata-rata merupakan pelataran tertinggi di dunia—mulai melakukan aksi protes sejak Senin (10/3). Ini bertepatan dengan perayaan ”pemberontakan” pada Maret 1959, yang membuat pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama, mengungsi ke Dharamsala, India.

    Aksi protes paling besar terjadi Jumat, ditandai dengan pembakaran mobil dan toko, terutama milik etnis China. Tibet didominasi etnis Tibet.

    Tidak terlalu jelas apa yang terjadi di Lhasa karena China menutup akses bagi wartawan. Cerita para saksi memperlihatkan keadaan yang menghebohkan pada Jumat lalu. Menurut kantor berita Agence France Presse (AFP), Sabtu, para turis asing bercerita soal keadaan yang begitu menakutkan dan kacau- balau saat protes besar merebak. Aksi protes itu kemudian dihadang aksi aparat dengan jumlah yang lebih banyak daripada pemrotes.

    ”Saya melihat banyak orang dengan kepala terluka, berdarah. Ada ambulans, tank-tank, dan kehadiran para polisi,” kata Bente Walle (58), yang mendarat di Bandara Chengdu dari Lhasa.

    ”Saya sangat dekat dengan lokasi huru-hara. Saya tidak mendengar tembakan senjata, tetapi ada banyak kebakaran diiringi dengan orang-orang berlarian tanpa arah. Pemandu wisata tiba-tiba mengatakan ’kita harus lari’. Lalu ada satu orang yang memasukkan saya ke sebuah rumah dan kemudian pintu ditutup,” kata Walle yang berasal dari Denmark.

    Salah satu aksi yang paling menonjol dari kejadian itu adalah serangan terhadap warga dan bisnis berbau China. Untuk menghindari sasaran amuk, etnis Tibet buru-buru memasang selempang putih di pintu-pintu mereka agar tidak jadi sasaran. Bank of China menjadi sasaran pembakaran. Kelompok bernama Free Tibet Campaign, yang berbasis di London, mengatakan, sebuah toko perhiasan China yang terletak di jantung kota hancur total.

    Seorang turis wanita asal Kanada, tidak disebutkan namanya, mengatakan tak bisa menjelaskan kronologi kejadian. Turis Kanada ini mengatakan, biara-biara di Tibet ditutup dan aksi kekerasan merebak hari Jumat. ”Tank-tank berlewatan kemudian diikuti tembakan yang menghasilkan asap. Keadaannya menakutkan. Kami terjebak... tak tahu apa yang terjadi,” katanya.

    Rainer Ulrich, turis asal Jerman, beserta istri dan anak mereka yang berusia 11 tahun juga termasuk yang keluar dari Tibet. Ia mengatakan Lhasa mirip kota hantu karena semua toko ditutup. Ia menambahkan, yang terlihat di Lhasa, Sabtu, hanya aparat keamanan dan ratusan truk tentara. Keadaan kacau-balau membuat bandara di Lhasa dipadati orang yang hendak keluar dari Tibet dan pada umumnya memperlihatkan mimik ketakutan luar biasa.

    10 orang

    Kantor berita China Xinhua, Sabtu, memberitakan, korban tewas dalam aksi huru-hara itu hanya 10 orang, termasuk dua petugas hotel dan dua pemilik toko. Tak ada turis asing yang menjadi korban tewas. Pemerintahan Tibet di pengungsian mengatakan resmi korban tewas sekitar 30 orang.

    ”Kami hanya bisa memastikan bahwa jumlah yang tewas mencapai 30 orang walau kami mendengar jumlah yang tewas melebihi 100 orang,” kata Tenzin Taklha, pejabat senior pemerintahan Tibet yang bermarkas di Dharamsala.

    Pejabat China di Tibet, yang dianeksasi China pada tahun 1951, mengatakan, aksi protes merupakan bagian dari aksi separatis yang dicanangkan Dalai Lama. ”Rencana aksi separatis akan gagal. Kami akan melawan tegas aksi-aksi itu,” kata Gubernur Tibet Champa Phuntsok di Beijing.

    Membantah

    Dalai Lama meminta China menghentikan penggunaan kekerasan serta membantah bahwa aksi protes itu didorong pemerintahan Tibet di pengasingan. ”Aksi protes itu adalah manifestasi dari kebencian yang sudah berakar dalam. Persatuan dan stabilitas di bawah keberadaan pasukan brutal sedang menghadapi ujian,” kata Dalai Lama.

    Hu Jintao, yang terpilih kembali sebagai Presiden China untuk lima tahun mendatang, tidak mengeluarkan pernyataan.

    Atas kejadian itu, Richard Gere, pendukung kemerdekaan Tibet, meminta agar Olimpiade Beijing pada Agustus 2008 diboikot. Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Jacques Rogge tidak mau berkomentar soal usulan pembatalan Olimpiade 2008.

    Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Taiwan, Swedia, dan berbagai negara mengecam aksi-aksi pemberangusan demonstran oleh aparat China itu.

    Di Sydney, aktivis menggantikan bendera China dengan bendera Tibet untuk dipasangkan di depan Konsulat China.

    Kanselir Jerman Angela Merkel meminta agar dialog antara China dan Tibet dilakukan. ”Kami adalah pendukung Tibet yang religius dan punya budaya pekerja,” kata Ulrich Wilhelm, juru bicara Merkel.

    Departemen Luar Negeri Taiwan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan, ”Kami mengecam keras penggunaan kekuatan untuk menekan Tibet dan kami meminta komunitas internasional untuk memantau ketat keadaan.”

    Bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama, juga meminta agar China menunjukkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade yang baik dengan menghargai hak asasi manusia. (REUTERS/AP/ AFP/MON)

    Putri Malu Dilelang di Jerman

    Kamis, 31-01-2008 | 00:20:05

    MARTAPURA, BPOST - Intan putri malu akan dilelang ke sebuah pusat intan di Jerman. Seorang pebisnis intan di Jerman telah mengontak pemilik intan putri malu, Lihan, dan menyatakan siap melelang intan tersebut.

    Lihan mengatakan, dia telah melakukan kontak dengan rekan bisnisnya di Jerman. Dia juga telah mengirim foto intan putri malu tersebut kepada rekannya di Jerman. Setelah melihat foto putri malu tersebut, rekan bisnisnya menyatakan intan itu berkualitas sangat bagus.

    "Katanya, harganya bisa mencapai ratusan miliar. Meski agak ragu, saya tetap percaya kepada dia, karena dia adalah ahli intan Jerman. Dia sudah lama menekuni bisnis intan dari seluruh dunia dalam waktu yang cukup lama," kata Lihan, Rabu (30/1).

    Menurutnya, rekan bisnisnya itu telah menyatakan sanggup memeriksa intan tersebut ke sebuah penggosokan profesional, termasuk memasarkannya. Biasanya, tambah miliarder asal Cindai Alus Martapura ini, intan berukuran besar dijual melalui sebuah acara lelang. Jika pembelinya berasal dari kalangan kolektor, maka harganya tak ternilai lagi, karena yang jadi acuan bukan kadar intannya, tapi karena keunikannya.

    Menurut ayah dua anak ini, rekan bisnisnya di Jerman tersebut mengirimkan kabar mengenai ketertarikannya terhadap intan tersebut melalui sebuah surat elektronik (email).

    Dalam email yang dikirim kepada BPost tersebut, pengusaha tersebut menyatakan intan putri malu tersebut bisa berharga sangat mahal di pasaran internasional.

    "Memang, kata dia, intan ini berharga sangat mahal di pasaran internasional. Bisa mencapai ratusan miliar. Tapi, saya akan mempertimbangkan tawaran itu lebih lanjut," jelas Lihan.

    Ditanya tentang keberadaan pengusaha dari Jakarta yang dikabarkan telah menawar Rp 30 miliar kepadanya beberapa hari lalu, Lihan menyatakan masih menunggu kedatangannya. Dia berprinsip, siapa cepat menawar dengan harga yang cocok, dia akan langsung melepasnya.

    Lihan membayar intan putri malu yang ditemukan 1 Januari oleh sembilan penambang asal Desa Antaraku Pengaron Banjar itu tanggal 22 Januari lalu. Dia membayarnya sebesar Rp 3 miliar secara cash kepada pemilik intan tersebut, Israniansyah. sig
    _

    Tak ada gading yang tak retak. Sebuah kalimat yang tidak lagi asing
    bagi kita. Didunia ini, tak ada seorang manusia pun yang sempurna.
    Dan, 'tak ada seorang manusia pun' itu bermakna semuanya, tanpa
    kecuali. Segala sesuatu yang disebut sebagai manusia pasti tidak
    sempurna. Tidak peduli siapapun anda, pastilah anda mempunyai
    kekurangan. Saya pun demikian. Mereka juga begitu. Kita semua
    mempunyai kekurangan. Jadi, jika ada orang yang begitu percaya diri
    sehingga merasa dirinya selalu benar; maka kemungkinan dia lupa
    bahwa dia adalah seorang manusia. Sebab, yang sempurna itu bukan
    manusia. Sehingga yang menganggap dirinya selalu benar berarti
    mengira diri sendiri bukan.....

    Tak ada gading yang tak retak. Bagi saya, peribahasa ini memiliki
    kedekatan dengan sikap memaafkan dan penerimaan. Menyadari bahwa
    tidak ada manusia yang sempurna, mengingatkan kita bahwa memaafkan
    adalah tindakan yang sangat relevan. Dan dengan sikap memaafkan
    itulah kita bisa menunjukkan penerimaan. Bukankah sulit bagi kita
    untuk menerima kehadiran orang yang tidak bisa kita maafkan? Namun,
    peribahasa itu juga mengingatkan kita untuk bersikap adil. Adil
    dalam pengertian bahwa kita patut menerapkannya kepada diri kita
    sendiri dan orang lain. Pada umumnya, orang cenderung toleran kepada
    diri sendiri, sehingga dapat selalu memahami ketika dirinya
    melakukan kesalahan. Namun, kepada kesalahan orang lain, tidak
    selalu bisa bersikap demikian.

    Ada sebuah fenomena menarik tentang diri kita. Kita, jika melakukan
    suatu kesalahan biasanya 'mengetahui' alasan 'mengapa kita
    melakukannya' . Dengan begitu, kita selalu 'mempunyai alasan'. Kita
    bilang;"Saya ini kan manusia biasa. Wajar saja jika saya melakukan
    kesalahan... ". Sedangkan, jika orang lain melakukan kesalahan, kita
    tidak benar-benar tahu; 'apa yang menyebabkannya melakukan kesalahan
    itu'. Walhasil, kita mencap atau menghukum orang itu secara membabi
    buta. Padahal, boleh jadi sebenarnya kita juga pernah atau akan
    melakukan kesalahan yang sama jika berada pada situasi yang sama
    dengan orang itu.

    Ada situasi dimana terjadi 2 kali kesalahan yang sama. Pertama,
    kesalahan itu dibuat oleh orang lain, dan kedua, dilakukan oleh kita
    sendiri. Kita tidak tahu situasi yang melatarbelakangi orang lain
    melakukan kesalahan itu, sedangkan kita tahu 'alasan' mengapa kita
    melakukannya. Maka, respon kita terhadap dua kesalahan yang sama itu
    jadi berbeda. Dengan kata lain; kita menerapkan standar ganda.

    Mari sekali lagi kita cermati; apa yang menjadikan kita menerapkan
    standar ganda itu? Kita tahu alasan kita, tapi tidak mengetahui
    alasan orang lain. Bagaimana seandainya kita tahu alasan atau
    kondisi yang memaksa orang lain melakukan kesalahan itu? Tentu kita
    akan lebih bisa memahaminya. Dan lebih mudah memaafkannya. Misalnya,
    ketika sahabat kita melakukan suatu kesalahan; dan kita mengetahui
    bahwa dia tidak akan melakukan kesalahan itu jika situasinya tidak
    memaksanya, mungkin kita akan membelanya. Perhatikan; kita
    mengetahui situasinya, kemudian kita memahaminya, dan kita
    memaafkannya, bahkan kita membelanya. Sebaliknya, jika kita tidak
    mengetahui latarbelakangnya; atau 'alasan' mengapa teman kita itu
    melakukannya; mungkin kita akan ikut-ikutan menghukumnya. Bahkan,
    boleh jadi kita akan mengatakan; "Tidak kusangka, orang yang selama
    ini aku anggap baik ternyata sebenarnya berhati busuk....!" Lalu
    kita memutuskan persahabatan itu.

    Teman-teman, apa yang saya ungkapkan ini bukanlah situasi yang
    mengada-ada. Jika anda menonton film "Gie", anda tentu ingat tentang
    mahasiswa yang berdemonstrasi. Mereka mengkritik dan menutut
    perbaikan moral para pengelola negara dan wakil-wakil rakyat. Tak
    berapa lama kemudian, situasi berubah. Sebagian pengkritik itu
    menduduki posisi penting di pemerintahan, dan menjadi anggota dewan.
    Apa yang terjadi kemudian? Mereka melakukan tindakan yang beberapa
    saat sebelumnya mereka caci maki. Saya masih teringat adegan ketika
    Gie megingatkan bahwa mereka sudah kebablasan. Mereka
    berdalih; 'jaman sudah berubah'. Jika jaman sudah berubah; apakah
    suatu tindakan buruk bisa berubah menjadi kebenaran? Sesungguhnya,
    itu bukan soal perubahan jaman; melainkan perubahan dalam cara orang
    itu memandang suatu situasi sehingga menentukan tindakan dan
    perilakunya. Sebelum menduduki jabatan itu, mereka tidak tahu
    situasi dan konsekuensi dari situasi-situasi itu. Tetapi, setelah
    mereka berada didalamnya, mereka mulai mengetahui, mengerti dan
    merasakan; lalu mengatakan "oh....baiklah. ..".

    Contoh lain. Ini kisah nyata. Ada dua orang yang bersahabat dekat.
    Saking dekatnya, tidak ada lagi rahasia diantara mereka. Dan karena
    keduanya adalah orang-orang yang baik; maka persahabatan mereka juga
    selalu dalam koridor yang baik. Salah satu dari mereka menganggap
    sahabatnya sebagai orang yang sangat baik. Gambaran ideal hamba
    Tuhan. Manusia yang terjaga dari segala keburukan. Ikon bagi
    kesucian. Suatu ketika, sahabat yang dikagumi ini dituduh melakukan
    penggelapan keuangan perusahaan. Apa yang terjadi? Sahabatnya
    bilang; "aku nggak nyangka kamu bisa berbuat sebejat itu......."

    Ada banyak contoh nyata lainnya dimana seseorang 'tidak rela' ketika
    orang lain melakukan kesalahan. Bahkan sekalipun kesalahan itu sama
    sekali tidak ada sangkut pautnya dengan dia. Sebaliknya, dia 'selalu
    dapat memahami' kesalahan-kesalahan dirinya sendiri.

    Bayangkan, jika kita selalu bisa memahami; mengapa orang lain
    melakukan kesalahan itu seperti kita memahami mengapa kita sendiri
    melakukannya. Setidaknya, kita bisa mengurangi sikap menghakimi
    kita. Sikap mudah menjatuhkan vonis kepada orang lain. Saya tidak
    bermaksud mengatakan bahwa orang-orang yang berbuat kesalahan boleh
    bebas dari hukuman. Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Seperti
    halnya tindakan baik, maka tindakan buruk pun demikianlah adanya.
    Namun, mungkin kita bisa lebih bersikap proporsional. Kesalahan
    adalah kesalahan; tetapi penting untuk bersikap adil kepada diri
    sendiri dan orang lain.

    Memang, ada banyak sekali orang yang kita anggap sebagai penjahat.
    Pencuri. Perampok. Apa pun sebutannya. Kita perlu waspada kepada
    orang-orang yang memilih profesi-profesi negatif seperti itu.
    Profesi yang merugikan orang lain. Namun, tak jarang sikap kita
    berlebihan. Untuk kesalahan kecil yang dilakukan oleh seseorang;
    kita melupakan seribu kebaikan lain yang orang itu lakukan untuk
    kita. Padahal, seandainya saja kita berada pada situasi yang sama
    dengan apa yang sedang dihadapi oleh orang tersebut; mungkin kita
    juga melakukan hal yang sama.

    Sejauh ini, kita sudah membahas tentang apa yang biasa kita sebut
    sebagai 'kesalahan', alias perbuatan buruk. Sesuatu yang kita boleh
    menyebutnya 'tidak patut' untuk dilakukan. Sekarang, bagaimana
    halnya dengan 'perbedaan'. Sesuatu yang dilakukan bukan berhubungan
    dengan dosa; melainkan sekedar cara dan gaya seseorang dalam
    melakukan sesuatu. Dalam banyak situasi, kita menilai buruk orang
    lain hanya gara-gara mereka melakukan sesuatu dengan cara yang tidak
    sama dengan kita. Kita ini halus, mereka keras; kita menyebut mereka
    orang kasar. Kita ini rapi, tertib, dan tertata. Kepada orang yang
    tidak demikian, kita menyebutnya; kampungan. Kita ini jika bicara
    lembut dan pandai menjaga perasaan orang lain. Dan kepada orang-
    orang yang lugas. To the point dan blak-blakan; kita menyebutnya
    tidak berperasaan. Kita masih sering dipusingkan oleh hal-hal kecil
    semacam itu.

    Ada dua orang lainnya yang saling bersahabat. Meskipun karakter
    mereka saling berlawanan, tetapi persahabatan mereka begitu indah.
    Ketika saya menanyakan; mengapa mereka begitu cocok ditengah
    segudang perbedaan itu? Mereka bilang; 'kami menerima satu sama lain
    apa adanya'.

    Oh..., ternyata, kuncinya adalah penerimaan. Sebab, dengan
    penerimaan; perbedaan bukan lagi menjadi hambatan. Melainkan
    sumberdaya untuk saling menguatkan. Dan kelemahan orang lain bukan
    lagi menjadi masalah. Melainkan sebuah alat pengingat bahwa
    begitulah adanya manusia. Bukankah tak ada gading yang tak retak?

    TIPS 4 THE COACH (Part 8b)
    Get your FREE Coaching/NLP Coaching Articles
    visit http://coachingmedi a.blogspot. com

    o Coaching is based in the belief that people want to and can do a good job. If, down deep, you don't believe that, coaching is probably not for you. (Ken Coleman)
    o Coaching is not a one-sided initiative. It is a dialogue, a give-and-take, a sharing of ideas and information. The coach does not have to be the initiator of the process or even any given conversation; the coachee can sometimes take the lead. (Kelly Taliaferro)
    o Coaching is not therapy or training or consulting. Each has its appropriate time and situation. Spend some time learning which is called for in what kind of situations. (Ken Coleman)
    o The most useful coaching is situational. Consider the difficulty of the task being coached, the skills and experience of the person you are coaching and their preferences in terms of how much 'help' should be given. Sometimes people don't want/need 'the answer', they need a little assistance in finding out how to get the answer themselves. (Jane Koroniak)
    o The prerequisite for coaching is a basic trust in the coachee and confidence that he or she wants to improve. (Bhatia Samir)

    Berbatov Tambah Kekuatan Milan?

    London - Minimnya stok lini depan AC Milan mungkin akan teratasi musim depan. Itu akan terjadi jika Rossoneri mau memboyong Dimitar Berbatov yang menurut agennya siap hengkang ke San Siro.

    "Milan adalah klub terbesar di Eropa dan jika mereka tertarik kami akan mendiskusikannya dengan Dimitar. Saat ini Dimitar masih berkonsentrasi dengan kewajibannya bersama Tottenham, ada banyak waktu sampai transfer window dibuka," ungkap Agen Berbatov, Emil Dantchev seperti diberitakan Goal.

    Meski sudah beberapa kali diisukan bakal hengkang dari White Hart Lane, kubu Spurs sejauh ini belum menyatakan akan melepas strikernya itu. Sementara media Inggris menyebut 20 juta poundsterling sebagai jumlah yang mungkin diminta Spurs buat pemainnya itu.

    Sejak tersingkir dari Liga Champions dan carut-marut di Seri A, Milan memang tengah mempersiapkan diri menghadapi musim depan. Dengan cuma memiliki Alexandre Pato sebagai striker yang layak diandalkan, tak salah kalau Carlo Ancelotti butuh untuk menambah striker berkualitas.

    "Dia bahagia di Spurs, tapi berdasarkan pengalaman 25 tahun di sepakbola saya tahu kalau pemain merasa bahagia di sebuah klub itu tidak berarti dia tak bisa bahagia di tempat lain," pungkas Dantchev.

    Berani bayar berapa, Milan? (din/arp)

    Acquafresca Tolak Bialo-czerwoni

    Jakarta - Keinginan tim nasional Polandia menggaet Robert Acquafresca ternyata bertepuk sebelah tangan. Meski berterimakasih, sang pemain sendiri menyatakan menolak bergabung.

    Sebelumnya, Polandia dikabarkan serius mendekati Acquafresca untuk masuk ke skuad Bialo-czerwoni --julukan Polandia yang berarti 'Putih Merah'-- yang akan disiapkan untuk ajang Euro 2008 mendatang.

    Acquafresca, pemain yang dimiliki oleh Cagliari dan Inter Milan, memang memiliki darah Polandia dari sang ibu, Eva. Meski sudah menjadi langganan timnas Italia U-21, penyerang berusia 20 tahun itu belum sekalipun memperkuat Azzurri senior.

    Tawaran dari Polandia memang cukup menggiurkan. Dengan kualitas tim yang berada di bawah Italia, peluang Acquafresca untuk menjadi punggawa reguler di tim Eropa timur itu sangatlah terbuka.

    Namun rupanya iming-iming untuk tampil di Euro, ajang sepakbola terakbar di Eropa, tak membuat Acquafresca berpaling. Pemuda kelahiran Turin itu pun menegaskan kesetiannya hanya untuk Italia.

    "Saya berterimakasih kepada Polandia. Tapi saya sudah membuat keputusan. Saya tetap pemain Italia dalam arti apapun," tandas Acquafresca seperti dikutip Goal, Rabu (19/3/2008).

  • What is EGPRS

    « on: March 19, 2008, 11:13:32 AM »

    Many Might have known about the concept called EGPRS, But we dont know wat is it..

    Its nothing but the EDGE

    Enhanced Data rates for GSM Evolution (EDGE) or Enhanced GPRS (EGPRS), is a digital mobile phone technology that allows increased data transmission rates and improved data transmission reliability. Although technically a 3G network technology, it is generally classified as the unofficial standard 2.75G, due to its slower network speed. EDGE has been introduced into GSM networks around the world since 2003, initially in North America.

    EDGE can be used for any packet switched application, such as an Internet connection. High-speed data applications such as video services and other multimedia benefit from EGPRS' increased data capacity. EDGE Circuit Switched is a possible future development.

    EDGE Evolution continues in Release 7 of the 3GPP standard providing doubled performance e.g. to complement High-Speed Packet Access (HSPA).

    Technology

    EDGE/EGPRS is implemented as a bolt-on enhancement for 2G and 2.5G GSM and GPRS networks, making it easier for existing GSM carriers to upgrade to it. EDGE/EGPRS is a superset to GPRS and can function on any network with GPRS deployed on it, provided the carrier implements the necessary upgrade.

    Although EDGE requires no hardware or software changes to be made in GSM core networks, base stations must be modified. EDGE compatible transceiver units must be installed and the base station subsystem needs to be upgraded to support EDGE. New mobile terminal hardware and software is also required to decode/encode the new modulation and coding schemes and carry the higher user data rates to implement new services.

    Transmission techniques

    In addition to Gaussian minimum-shift keying (GMSK), EDGE uses higher-order PSK/8 phase shift keying (8PSK) for the upper five of its nine modulation and coding schemes. EDGE produces a 3-bit word for every change in carrier phase. This effectively triples the gross data rate offered by GSM. EDGE, like GPRS, uses a rate adaptation algorithm that adapts the modulation and coding scheme (MCS) according to the quality of the radio channel, and thus the bit rate and robustness of data transmission. It introduces a new technology not found in GPRS, Incremental Redundancy, which, instead of retransmitting disturbed packets, sends more redundancy information to be combined in the receiver. This increases the probability of correct decoding.

    EDGE can carry data speeds up to 236.8 kbit/s for 4 timeslots (theoretical maximum is 473.6 kbit/s for 8 timeslots) in packet mode and will therefore meet the International Telecommunications Union's requirement for a 3G network, and has been accepted by the ITU as part of the IMT-2000 family of 3G standards. It also enhances the circuit data mode called HSCSD, increasing the data rate of this service.

    Classification

    Whether EDGE is 2G or 3G depends on implementation. While Class 3 and below EDGE devices clearly are not 3G, class 4 and above devices perform at a higher bandwidth than other technologies conventionally considered as 2G as 1xRTT). Because of the variability, EDGE is generally classified as 2.75G network technology.

    EDGE Evolution

    EDGE Evolution improves on EDGE in a number of ways. Latencies are reduced by lowering the Transmission Time Interval by half (from 20 ms to 10 ms). Bit rates are increased up to 1 MBit/s peak speed and latencies down to 100 ms using dual carriers, higher symbol rate and higher-order modulation (32QAM and 16QAM instead of 8-PSK), and turbo codes to improve error correction. And finally signal quality is improved using dual antennas. An EDGE Evolution terminal or network can support some of these improvements, or roll them out in stages.

    Networks

    EDGE is actively supported by GSM operators in North America. Some GSM operators elsewhere viewed UMTS as the ultimate upgrade path and either planned to skip EDGE altogether or use it outside the UMTS coverage area. However, the high cost and slow uptake of UMTS have resulted in fairly common support for EDGE in the global GSM/GPRS market.

    The following companies have EDGE networks in operation:
    Operator' ↓ Country ↓
    Airtel India
    Alltel United States
    Ancel Uruguay (nationwide) Uruguay
    AT&T Mobility United States
    BSNL India
    BTC The Bahamas
    Centennial Wireless United States
    Chinook Wireless United States
    Cincinnati Bell United States
    Claro Guatemala
    Claro Brazil
    Claro Honduras
    Comcel Colombia
    Corr Wireless United States
    CTI Argentina (almost nationwide) Argentina
    Digicel Jamaica Jamaica
    Digitel Venezuela
    Edge Wireless United States
    EntelPCS Chile
    Fido Canada
    Grameen Phone Bangladesh
    Idea India
    i wireless United States
    Mid-Tex Cellular United States
    Mobilink Pakistan
    movistar Guatemala
    Movistar Uruguay (almost nationwide) Uruguay
    movistar Mexico
    movistar Venezuela
    O2 United Kingdom
    Oi Brazil
    Orange Dominican Republic
    Petrocom United States
    Porta Ecuador
    Plateau Wireless United States
    PSC Wireless United States
    Rogers Canada
    Suncom United States
    T-Mobile United States
    Telcel Mexico
    TIM Brazil
    Telecommunications Services of Trinidad and Tobago Trinidad and Tobago
    Telemig Celular Brazil (the state of Minas Gerais)
    Telenor Pakistan Pakistan
    Tigo Colombia
    Tigo Guatemala
    Tigo Honduras
    Tigo Paraguay
    Ufone Pakistan
    Unicel United States
    Viaero United States
    Vodafone India
    VOX Paraguay
    Warid Telecom Bangladesh
    Warid Telecom Pakistan
    Westlink United States
    XIT Communications United States

    The Mysterious Thing Called LOVE ...
    « on: March 19, 2008, 07:13:09 PM »

    The Mysterious Thing Called LOVE ...

    If you find yourself in love with someone who does not love you, be gentle with yourself. There is nothing wrong with you. Love just didn't choose to rest in the other person's heart.

    If you find someone else in love with you and you don't love him/her, feel honored that love came and called at your door, but gently refuse the gift you cannot return, do not take advantage, do not cause pain.

    How you deal with love is how you deal with you, and all our hearts feel the same pains and joys, even if our lives and ways are different.

    If you fall in love with another, and he/she falls in love with you, and then love chooses to leave, do not try to reclaim it or to assess blame, let it go. There is a reason and there is a meaning. You will know in time.

    Remember that you don't choose love. Love chooses you. All you can really do is accept it for all its mystery when it comes into your life. Feel the way it fills you to overflowing, then reach out and give it away.

    Give it back to the person who brought it alive in you. Give it to others who deem it poor in spirit. Give it to the world around you in anyway you can. There is where many lovers go wrong. Having been so long without love, they understand love only as a need. They see their hearts as empty places that will be filled by love, and they begin to look at love as something that flows to them rather than from them.

    The first blush of new love is filled to overflowing, but as their love cools, they revert to seeing their love as need. They cease to be someone who generates love and instead become someone who seeks love.

    They forget that the secret of love is that it is a gift, and that it can be made to grow only by giving it away.

    Remember this, and keep it to your heart. Love has its own time, its own seasons, and its own reason for coming and going. You cannot bribe it or coerce it, or reason it into saying. You can only embrace it when it arrives and give it away when it comes to you. But if it chooses to leave from your heart or from the heart of your lover, there is nothing you can do and there is nothing you should do.

    Love always has been and always will be a mystery. Be glad that it came to live for a moment in your life.

    3 Tanda Cinta Sejati

    Semalam turun hujan gerimis, saya masih berada di dalam bus. Istri
    saya sempat sms, "Ayah, sudah pulang ya?" Kemudian saya membalasnya
    "sudah." Disaat tubuh masih di bus namun pikiran sudah sampai dirumah.
    Rumah buat saya adalah tempat dimana saya menikmati hidup sebab
    disanalah keluarga (anak & istri saya) telah menanti.

    Itulah sebabnya cinta dan kasih sayang bagian yang sangat penting
    dalam keluarga. Cinta adalah sesuatu yang suci, anugerah Sang Pencipta
    namun sering tidak rasional. Cinta dipenuhi nuansa memaklumi dan
    memaafkan. Kesabaran, kesetiaan, pengertian, pemberian dan pengorbanan
    akan mendatangkan/ menyuburkan cinta, sementara penyelewengan, egoisme,
    kikir dan kekasaran akan menghilangkan rasa cinta.

    Dalam pandangan Psikofitrah ada 3 tanda-tanda cinta sejati yaitu:

    1. apabila anda lebih suka berbicara dengan yang anda cintai daripada
    berbicara dengan orang lain.

    2.anda lebih suka duduk berduaan dengannya daripada anda duduk sendirian.

    3. anda lebih suka menuruti kehendaknya daripada kehendak diri
    sendiri, apa lagi kehendak orang lain.

    Perlunya punya banyak 'guru'

    Beberapa waktu lalu saya membaca keluhan salah seorang peserta mailing
    list yang mengomentari soal adanya beberapa pemula usaha yang merasa
    'tersesat' karena mengikuti kiat yang dianjurkan oleh seorang mentor
    kewirausahaan. Orang itu mengatakan telah banyak para peminat
    wirausaha yang akhirnya terjerembab dan punya hutang bahkan hingga
    miliaran rupiah karena mengikuti kiat DODOL yang dianjurkan. DODOL
    sendiri pada intinya menganjurkan bahwa berwirausaha itu harus berani
    dan modalnya pakai duit orang lain. Prinsip ini, katanya, telah
    membuat orang menjadi 'amat-berani' untuk berhutang kepada pihak lain
    untuk meraih permodalan. Tapi ya itu tadi, AKHIRNYA banyak yang gagal
    dan meninggalkan hutang dari yang puluhan juta, ratusan juta, bahkan
    ada yang hingga miliaran. Saya tentu ikut prihatin dan sedih bagi yang
    kena musibah itu.

    Sebagai orang yang bersimpati kepada para peminat wirausaha saya hanya
    ingin memberikan sedikit masukan berdasarkan informasi yang saya
    peroleh. Saya hanya ingin mengatakan bahwa dalam menjalankan usaha
    yang memang punya resiko ini, jangan pernah hanya berguru pada satu
    mentor. Jangan bertaklid pada satu orang. Kita mesti memperbanyak
    sumber informasi, sumber referensi, mendapatkan kiat2 dan
    wisdom-wisdom sebanyak mungkin. Dan kemudian mencari mana saja
    diantara informasi dan kiat-kiat yang dikemukakan berbagai pengusaha
    itu yang paling cocok dan relevan buat bisnis kita dan latarbelakang kita.

    Maklum, setiap pengusaha sukses punya pengalaman dan kiat sukses yang
    bisa jadi hanya relevan untuk industri dia sendiri, tapi tidak cocok
    untuk bidang yang lain. Seorang yang sukses di bisnis pendidikan sebut
    saja, belum tentu sukses ketika menjalankan usaha properti, aparel
    (fashion), ritel, dealership, atau agro bisnis misalnya. Inilah yang
    kadang-kadang kita tak tersadar sehingga 'asal ikut' kepada salah satu
    pengusaha, padahal pengusaha yang kita ikuti itu hanya expert untuk
    satu bidang saja dan banyak gagal di banyak bidang lainnya. Sekali
    lagi, kita jangan membabi-buta mencontoh satu pengusaha, tapi ambillah
    banyak 'air' dari banyak sumber mata air, kemudian dari situ kita
    harus menggabungkannya menjadi air terbaik dan segar dalam kolam kita.

    Saya punya contoh menarik pengusaha yang menerapkan prinsip itu, yaitu
    Pak Harijanto. Kebetulan Pak Harijanto ini juga saya profilkan dan
    saya ulas panjang lebar di buku saya (Sudarmadi) yang sudah cetak
    ulang di Gramedia, "10 PENGUSAHA YANG SUKSES MEMBANGUN BISNIS DARI 0".
    Pak Harijanto ini pengusaha sukses di bidang sepatu. Karyawannya 9.000
    orang. Ia alumni UNS yang dulunya benar-benar orang susah. Beliau ini
    juga punya banyak mentor yang selalu ia kagumi dan banyak ia ambil
    kiat-kiatnya. Contohnya, kalau ia belajar tentang SDM dan bagaimana
    mengelola anak-buah, maka ia banyak belajar dari Pak TP Rachmat. Pak
    TP Rachmat ini orang yang membesarkan Astra dan menata sistem di Astra
    hingga mampu menjadi perusahaan swasta terbesar di Indonesia yang
    sistem manajerialnya diakui paling baik di Indonesia. Entah sudah
    berapa puluh penghargaan diperoleh Astra sebagai best company dari
    berbagai lembaga. Pak Harijanto banyak belajar dari Pak TP Rachmat
    soal bagaimana mengelola orang dan menjadikan anak buah kita prodktif,
    loyal dan menampilkan kinerja terbaoknya. Tapi kalau bicara turn
    arround manajemen (membenahi perusahaan-perusaha an sakit), Pak
    Harijanto berguru pada pengusaha-pengusaha yang lain. Salah satu yang
    ia kagumi ialah Robby Djohan, mantan Presdir Bank Mandiri yang
    belakangan juga sukses jadi entrepreneur.

    Jadi, intinya, kita harus belajar dari sebanyak mungkin orang terbaik
    yang ahli di bidangnya masing-masing. Harus diingat bahwa
    pengusaha-pengusaha sukses itu, sebagaimana kita, juga punya banyak
    keterbatasan dan mereka juga hanya expert untuk bidang dia saja.
    Makanya kita sendiri yang harus bijak menyaring berbagai masukan yang
    kita terima dan kita sesuaikan (harmonize) yang sesuai dengan konteks
    bisnis kita. Jangan pernah membabi-buta mengikuti anjuran atau kiat
    satu mentor saja. Jangan asal berani, termasuk berani berhutang.
    Bukankah dalam agama hutang itu juga ada pertanggungjawabann ya di
    akherat? Jadi, semakin banyak sumber informasi dan mentor yang bisa
    kita ambil kiat-kiatnya, akan semakin baik bagi kita. Namun juga
    dibutuhkan kemampuan kita untuk memfilter mana yang paling cocok buat
    kita.

    Peran Tingkah Laku dalam Menggapai Sukses

    Suatu hal kecil yang terkadang dilupakan orang dalam menggapai sukses adalah pengontrolan tingkah laku. pembelajaran tingkah laku adalah sebuah soft skill yang harus dimiliki seseorang dalam menggapai sukses, kenapa? karena kita Sebagai Individu kita sering dinilai dari tinkah laku kita, manusia dapat dipengaruhi hidupnya oleh tingkah lakunya sendiri.jadi saya menyimpulkan bahwa pondasi dari sebuah kesuksesan adalah tingkah laku.

    Perlu diketahui bahwa tingkah laku yang kita miliki sekarang bukanlah sesuatu yang sudah ada sejak kita lahir melainkan suatu hal yang terus berkembang seiring dengan berjalannya roda kehidupan kita masing-masing. Jika memiliki tingkah laku yang negatif, akan menjadikan kita sebagai batu sandungan bagi diri kita sendiri. Orang-orang dengan tingkah laku yang negatif akan menghadapi masa sulit dalam mempertahankan persahabatan, pekerjaan, pernikahan dan hubungan secara umum, maupun dalam menggapai mimpi.

    karena kita tidak hidup sendiri didunia. manusia adalah mahkluk sosial, yang akan selalu membutuhkan dan berinteraksi dengan sesama. dan dalam menggapai sukses dan mimpi kita kita membutuhkan orang lain, jadi kita harus dapat mempuyai tingkah laku yang baik agar kita dapat menggapai mimpi atau sukses. beberapa hal utama yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah

    1. Lingkungan

    Yang disebut dengan lingkungan adalah mulai dari tempat tinggal kita (rumah), sekolah, kantor sebagai tempat kerja kita sehari-hari, media massa yang kita tonton/dengar/ baca setiap hari, latar belakang kebudayaan, latar belakang agama, latar belakang tradisi, latar belakang kepercayaan, lingkungan sosial serta lingkungan politik. salah satu lingkungan baru adalah lingkungan virtual/internet, yaitu bisa berupa blog ataupun milist yang kita ikuti saat ini

    Di dalam lingkungan yang positif, output yang dihasilkan dari performa seseorang akan meningkat, sebaliknya di dalam lingkungan yang negatif, performa yang pada dasarnya sudah baik justru akan menghasilkan output yang kian menurun.

    Corak kebudayaan di setiap tempat selalu berawal dari kedudukan yang paling atas atau pimpinan kemudian mempengaruhi kedudukan yang lebih rendah di bawahnya, tidak pernah sebaliknya. Sebagai contoh, bilamana pemerintahan suatu negara dilingkupi dengan atmosfer yang penuh dengan kecurangan/kelicika n maka secara umum Anda akan menemukan bahwa orang-orang yang berada di bawah pemerintahan tersebut juga memiliki karakter yang tidak jauh berbeda, demikian sebaliknya.

    2. Pengalaman

    Kebiasaan kita dalam bertingkah laku berubah seiring dengan pengalaman kita terhadap orang lain dan peristiwa yang terjadi di dalam hidup kita. Jika kita memiliki pengalaman yang positif dengan seseorang, maka secara natural kita akan bersikap positif pula terhadap orang tersebut, demikian juga sebaliknya.

    3. Pendidikan
    Pendidikan yang dimaksudkan di sini mencakup baik pendidikan formal maupun pendidikan informal, tidak sekedar jenjang akademik. Sering kali kita tidak menyadari bahwa kebutuhan kita terhadap informasi terpenuhi akan tetapi sangat kekurangan dalam hal pengetahuan dan kebijaksanaan. Pendidikan seharusnya tidak hanya mengajarkan kita bagaimana agar dapat tetap hidup tetapi juga bagaimana kita seharusnya menjalani hidup.

    Secara jujur, saya pribadi menyukai seseorang yang memiliki tingkah laku yang baik atau positif, dan menurut pengamatan saya seseorang yang bertingkah laku positif akan lebih mudah menggapai sukes, contoh tingkah laku positif adalah Seseorang yang ramah, Bersahabat, Suka Belajar, Suka menolong, Enak Untuk diajak tukar pikiran, selalu berpikir positif, ataupun tingkah positif lainnya.

    Karena seperti kita ketahui bersama bahwa tingkah laku seseorang terbentuk mulai pada saat dia lahir ke dalam dunia ini, kemudian terus berkembang seiring dengan berjalannya roda kehidupan seseorang, dan masa yang terbaik untuk membentuk karakter seseorang adalah pada masa pertumbuhan seseorang, mulai dari masih di dalam kandungan, masa balita, kemudian masa anak-anak, sampai seseorang beranjak dari remaja menjadi dewasa adalah masa yang tepat untuk membentuk karakter/ tingkah laku seseorang.

    Bagaimanakah cara membentuk atau mempertahankan tingkah laku yang positif? Hal yang pertama adalah kepekaan terhadap hal-hal mendasar yang dapat membentuk tingkah laku yang positif, kemudian seseorang juga harus memiliki keinginan untuk menjadi seseorang yang positif, dan meningkatkan disiplin dan dedikasi untuk mempraktekkan hal-hal tersebut di dalam kehidupan sehari-hari. Lalu bagaimana agar kita bisa bertingkah laku positif, berikut tips yang menurut pengamatan saya dapat membuat kita bertingkah laku positif/baik.

    1. Selalu Berfikir baik / berperasangka baik

    Dalam agama Kita biasanya dituntuk harus menjadi seorang yang baik. Kita harus fokus terhadap hal-hal yang positif di dalam hidup kita. Mulailah dengan melihat seseorang akan hal-hal yang baik, daripada mencari-cari kekurangan atau kesalahan yang terdapat pada orang tersebut. karena kalau kita terbiasa berfikir baik, tiada beban hidup yang akan kita terima terlalu berat. dan kita akan bisa beraktifitas atau melakukan sesuatu dengan baik

    2. Lakukan sekarang, jangan menunda

    Sering kali kita melakukan penundaan terhadap hal-hal yang ada di dalam hidup kita, dan sering kali pula ketika kita mengetahui bahwa kita telah melakukan penundaan, hal tersebut malahan akan menyebabkan penyesalan di dalam diri kita masing-masing. Melakukan penundaan adalah hal yang buruk untuk dilakukan. Kebiasaan melakukan penundaan akan lebih melelahkan kita dibandingkan usaha yang diperlukan untuk menyelesaikannya. Sebuah tugas atau pekerjaan yang terselesaikan adalah sesuatu hal yang memuaskan dan membuat kita bersemangat, sebaliknya sebuah tugas yang tak terselesaikan sangatlah memboroskan tenaga layaknya seperti kebocoran.

    Janganlah kita menunda segala sesuatu hal yang dapat diselesaikan hari ini juga, karena hal tersebut pada akhirnya akan menyebabkan kita menyesal. Jika Anda ingin membentuk serta mempertahankan tingkah laku yang positif, Anda harus membiasakannya mulai dari sekarang dan saat ini juga.

    3. Selalu bersyukur

    Ketika seseorang yang oleh sebab kecelakaan atau pun penyakit yang dideritanya, orang tersebut mengalami kebutaan atau kelumpuhan bagian tubuh, tetapi pada akhirnya memenangkan sebuah hadiah yang nilainya ratusan juta rupiah. Berapa banyak dari kita yang ingin bertukar tempat dengannya? Tidak banyak. Mengapa? Karena kita terlalu sibuk untuk memperhatikan hal-hal yang tidak kita miliki seperti kehilangan penglihatan atau hal-hal lainnya.Perhatikanl ah kebaikan-kebaikan yang ada di dalam diri Anda, bukan masalah-masalah Anda atau pun kekurangan-kekurang an Anda.

    Terkdang kita selalu melihat kekurang-kekurangan atau yang tidak kita miliki, sehingga kita tidak dapat menysukuri atas apa yang telah kita miliki. contoh kadang kita jenuh dalam bekerja, apakah kita pernah berfikir orang yang punya pekerjaan. Memang hal ini disebabkan karena keinginan manusia yang tidak pernah terbatas. dengan bersyukur kita bisa menikmati apa yang kita punya, dan kan membentuk sebuah pola tingkah laku yang menyenangkan/ positif

    4. Mau Untuk terus Belajar

    Apakah kita benar-benar mendapat pendidikan di bangku-bangku sekolah atau sebuah perguruan tinggi? Mungkin sebagian akan menjawab ya, akan tetapi lebih banyak lagi yang akan menjawab tidak. Bukan berarti bahwa kita tidak memerlukan hal-hal yang dapat kita peroleh dari bangku sekolah, katakanlah informasi, pengetahuan, dan lain-lain. Akan tetapi kita perlu mengetahui hal yang sebenarnya dari sebuah pendidikan.

    Bagaimana caranya? Dengan melakukan kegiatan belajar secara kontinu terus-menerus baik itu dengan membaca buku, membaca sumber-sumber informasi lain seperti media cetak dan elektronik, serta menghadiri seminar-seminar untuk lebih melengkapi pengetahuan kita. Dan akan lebih baik lagi bilamana kitalah yang mengadakan seminar-seminar tersebut. Sebab dalam hal belajar dan mengajar, sebenarnya keuntungan yang lebih besar terdapat di dalam diri sang pengajar. Karena dengan melakukan hal tersebut, dia sedang melatih dirinya sendiri tentang seuatu subjek (latihan secara terus- menerus akan menuju kesempurnaan) . dari contoh kecil, dengan terbiasa menulis mengirim tulisan dar milis hal ini memacu saya untuk terus belajar kembali, hal ini juga semakin saya memahami apa yang saya sebelumnya kurang mengerti. dan dengan terus memacu otak saya untuk dapat menulis dan berbagi untuk sahabat, saya mengalami suatu pemahaman bahwa otak/pikiran manusia adalah sumber informasi yang tidak terbatas.maka saya menulis terus dengan modal ke ikhlasan tanpa pamrih. maka cobalah untuk terus belajar.

    Seseorang bisa dan mungkin menjadi sukses dengan atau tanpa pendidikan formal jika memiliki hal-hal berikut ini; karakter, komitmen, itikad, sopan-santun, keberanian dan semangat. dan jangan lupa pelajaran tidak hanya dibangku pendidikan formal, kita bisa belajar dari lingkungan, dari alam, dari masyrakat, dan dari manapun.

    5. Menghargai diri sendiri/ Self-Esteem

    Apakah self-esteem tersebut? Self-esteem adalah bagaimana perasaan kita terhadap diri kita sendiri. Ketika kita sendiri merasa bahwa diri kita itu adalah baik, maka performa kita akan meningkat seiring dengannya.

    Bagaimana kita membentuk hal tersebut? Cara yang paling cepat dalam melakukan hal tersebut adalah dengan melakukan sesuatu kepada seseorang yang tidak dapat dibalas dengan uang atau pun sejenisnya. Sebab di dalam dunia ini, manusia dapat dikategorikan menjadi dua kategori besar, yaitu sang penerima dan sang pemberi. Sang penerima dapat makan dengan nyaman, akan tetapi sang pemberi dapat tidur dengan nyaman. Pemberi mempunyai self-esteem yang tinggi, sikap yang positif dan mereka melayani masyarakat. saya menikmati menulis dan menjadi sahabat bagi semua.

    6. Jauhi pengaruh Buruk

    Ada beberapa hal-hal yang harus kita hindari di dalam hidup kita ini, supaya kita tidak ikut tersejerumus ke dalamnya.

    Hal pertama yang harus kita hindari adalah orang-orang yang negatif. Tahukah Anda bahwa di dalam ilmu beladiri, Anda akan diajarkan untuk menghindari sebuah serangan. Jadi daripada Anda melakukan pertahanan (blocking), Anda akan dianjurkan untuk melakukan langkah menghindari. Mengapa? Karena untuk melakukan blocking Anda memerlukan tenaga. Jadi daripada menghabiskan tenaga untuk melawan lebih baik Anda menghindar. Sama halnya dengan ilmu bela diri tersebut, ketika Anda meladeni orang-orang yang ingin mencelakakan Anda atau ingin memberikan pengaruh negatif terhadap Anda, Anda harus menghindar. Tetapi untuk melakukan hal tersebut, hal yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah menyadarinya.

    Jangan biarkan orang-orang yang negatif menjerumuskan Anda. Ingatlah bahwa karakter seseorang tidak hanya dinilai oleh tempat dia bekerja atau pun tempat-tempat yang sering dikunjunginya tetapi juga tempat-tempat yang tidak ia kunjungi.

    Hal lainnya adalah obat-obat keras dan alkohol, hal-hal ini sangatlah menjerumuskan kita. Seperti kita ketahui bahwa hal seperti meminum minuman keras menjadi suatu hal yang umum di mata masyarakat, mereka melakukannya untuk merayakan sesuatu, atau sekadar menemani teman, atau untuk menyenangkan hati bos ketika sedang menemaninya minum atau pun hanya untuk menghilangkan stress, ketahuilah bahwa hal tersebut dapat membawa kita ke dalam masalah-masalah baru yang tidak kita kehendaki dan akan makin menjerumuskan kita bila kita segera menyadarinya dan menghentikannya.
    Berikutnya adalah pornografi, tahukan Anda bahwa sebagian besar penyebab kasus pemerkosaan yang terjadi dewasa ini disebabkan karena sang pelaku telah mengonsumsi hal-hal yang berbau pornografi sebelum dia melakukan tindak kejahatan tersebut.

    Tontonan negatif. Contohnya adalah film-film yang sekarang beredar penuh dengan warna kekerasan, kejahatan, kriminalitas dan segala sesuatu yang berbau negatif. Hal ini akan membahayakan terutama bagi anak-anak karena pada masa mudalah seseorang itu justru lebih mudah terpengaruh.
    Hal lainnya adalah musik keras. Tahukan anda bahwa musik-musik keras yang kita dengar serta tontonan yang kita lihat secara tidak sadar akan mempengaruhi kita. Sebuah tes musik pernah dilakukan terhadap dua buah tanaman, yang satu didekatkan dengan radio yang memutar musik-musik keras, sedangkan yang lainnya didekatkan dengan musik yang memutar musik-musik klasik. Hasilnya? Tumbuhan yang pertama layu keesokan harinya, sedangkan yang lainnya tetap segar dan bahkan lebih segar. Menarik bukan?. Satu hal kritik untuk TV sekarang. Adakah tayangan yang layak untuk anak-anak, saat ini saya tidak mendapatkan lagu-lagu untuk anak-anak, dan lagu yang dinyanyikan anak-anak adalah lagu orang dewasa, sungguh ironi.

    7.Mulailah untuk menyukai hal-hal yang kita perlukan

    Ada hal-hal yang perlu kita lakukan meskipun kita tidak menghendakinya, Contohnya seorang ibu yang harus menjagai anak-anaknya. Hal tersebut bukanlah permainan dan mungkin bahkan menyakitkan atau melelahkan. Akan tetapi jika kita belajar untuk menyukainya, hal yang tidak mungkin dapat menjadi hal yang mungkin.

    8. Salalu Mulai Hari Dengan Positif

    Karena memulai hari dengan positif akan berpengaruh dalam kehidupan kesehariaan anda. dan dangan memulai melalui harihari yang positif anda telah memulai langkah awal anda menjadi orang bertingkah laku positif dan anda sudah memulai langkah awal menggapai mimpi anda. Membaca atau mendengar sesuatu yang positif di pagi hari akan melatih kita untuk merespon terhadap hal-hal yang positif di dalam hidup kita. Dan apabila kita melakukan dengan telaten, maka hal tersebut akan menjadi sebuah kebiasaan yang pada akhirnya memberikan efek yang positif bagi diri kita sendiri.
    Cobalah bertingkah laku positif, dan anda akan merasakan perdaan yang luar biasa dalam kehidupan anda. tapi seperti biasa hidup adalah suatu pilihan, bagaimana anda memilih, untuk dapat bertingkah laku positif, dan mendapatkan hasil yang luar biasa, atau bertingkah laku negatif dan anda dapat merasakan sendiri apa yang akan anda dapatkan.Ayo kita mulai bertingkah laku positif

    Manusia pada dasarnya tidak berakhlak baik atau buruk, bagus atau jelek. Manusia mempunyai potensi untuk bertingkah laku baik atau buruk, tepat atau salah berdasarkan bekal keturunan, Pengalaman, pendidikan dan lingkungan. kita dapat memulai bertingkah laku positif dari lingkungan sekitar kita, seperti dirumah, kantor dan lingkungan sosial Anda. Dan bertingkah laku positif adalah sebuah langkah awal anda menggapai mimpi/sukses.

    "Tingkah Laku adalah hal kecil yang membawa perubahan besar dari hidup Anda"

    " Mengakui Kesalahan "

    Saya melihat seorang anak kecil sedang menangis karena kakinya tersandung batu, dan anak tersebut berlari kearah orang tuanya sambil berkata,

    "Mama aku jatuh tersandung batu", dan orang tuanya berkata,

    "Diam sayang batunya nakal nanti batunya mama marahi," kenapa harus menyalahi batu?

    Suatu ketika di lingkungan kantor,

    "Kenapa kamu tak dapat mencapai target penjualan?", tanya seorang manager ke pada supervisornya

    "Iya saya mempunyai tim yang kurang solid", kenapa harus menyalahkan teamnya?

    Ketika suatu saat saya mempunyai janji dengan kerabat untuk bertemu di satu tempat pada pukul 9.00. Ternyata kerabat saya datang pada pukul 10.30, dan saya bertanya,

    "Kenapa telat?",

    "Tadi supir taksinya jalanya pelan, dan jalanan macet", saudara saya berkata, kenapa menyalahkan supir taksi dan jalanan macet?

    Begitu mudahnya kita melempar kesalahan kepada orang lain, disaat kita terdesak.. dari beberapa kasus yang saya tulis diatas. Dari kasus pertama saat kecil kita dibimbing untuk menyalahkan batu ketika kita tersandung dan jatuh. Saat target penjualan tidak teracapai seorang supervisor dengan mudah melemparkan kesalahan kepada teamnya, kenapa tidak mengaku bahwa dia salah, karena mungkin salah strategy, atau malah dia tidak melakukan apa-apa hanya menyerahkan ke teamnya… dan saat kerabat saya datang terlambat dia menyalahkan supir taksi… apakah benar… kenapa kerabat saya tidak berjalan lebih awal atau memilih jalan alternative untuk tidak terlambat.

    Fenomena sosial yang sangat menyedihkan sedang terjadi pada masyarakat kita dimana masing-masing ingin mencari selamat, dan melemparkan kesalahan kepada orang lain dan tidak mau bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuatnya.

    Mungkin kah, sikap melemparkan kesalahan tersebut berawal dari saat kita kecil di mana kita terbiasa menyalahkan dan melemparkan masalah kepada orang lain agar kita aman. Dengan melemparkan kesalahan kepada orang lain tidak kah kita merasa salah dan tidak nyaman. Dan saat kita melemparkan kesalahan orang lain kita sebenarnya sedang membiasakan diri untuk berbohong kepada diri sendiri.

    Dengan mencoba untuk melemparkan kesalahan kita kepada orang lain adalah suatu candu dan akan menghambat perkembangan jiwa kita… jika kita berhasil melemparkan suatu masalah kepada orang lain kita dan kita merasa aman dan berhasil, maka kita akan berusaha mengulang melemparkan setiap kesalahan kita kepada orang lain.

    Mengapa kita tidak bersikap jujur bahwa kesalahan yang kita buat tersebut adalah salah kita dan kita bertanggung jawab atas resiko yang ada. Bagaimana perasaan anda jika orang lain melemparkan suatu masalah kepada kita…. Marah kesal dan kecewa bukan…. Jadi kenapa kita harus melempar kesalahan kepada orang lain.

    Dengan menerima kesalahan, kita seharusnya senang karena kita mendapat pelajaran berharga dan tidak mengulangi kesalahan tersebut. Dan kita punn sangat marah jika kita terkena masalah dari lemparan orang lain. Kita harus melatih jujur dan menumbuhkan jiwa sportif kepada diri kita sendiri. Dengan mengakui kesalahan kita maka orang lain dan lingkungan akan sangat menghargai diri kita. Tidak percaya coba buktikan bersifat sportif, dan anda akan mendapat tanggapan yang baik.

    Begitu indah jika kita tidak saling menyalahkan dan bersikap jujur dan sportif kepada orang lain, seperti kita ingin diperlakukan oleh orang lain. Dengan ini jika berkenan saya ingin mengajak sahabat-sahabatku untuk tidak melemparkan kesalahan kepada orang lain, dan berjiwa sportif dan mengakui kesalahan kita jika kita salah, seperti seorang ksatria, dan wujud iman kita.

    "Menjadi jujur seperti seorang ksatria yang sportif dan berwibawa, atau mencoba tidak jujur (bohong) seperti seorang pencuri yang terhina dan tidak berharga"

    "Walaupun menanam kejujuran terasa pahit, tetapi kejujuran akan menghasilkan buah yang manis. Jadi mari kita jujur, walau kejujuran itu pahit"

    Cara Mudah Menikmati Hidup

    Cara mudah menikmati hidup yang perlu anda lakukan,
    Sholatlah. Perhatikanlah yang sulit menjadi mudah.
    Jika anda lapar, makanlah
    Jika anda lelah, istirahatlah.

    Jika tidak ada yang rusak, kenapa mesti repot memperbaiki.
    Sampai anda menyadari bahwa diri anda sekarang
    sedang menikmati hidup.

    Pukulan buat Koo/Tan

    Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, gelar All England dan Swiss SS lepas. (Foto: Erly Bahtiar/BOLA)
    Kegagalan beruntun tak cuma dialami pebulutangkis Indonesia. Negeri jiran Malaysia pun juga mengalami hal serupa di dua turnamen terakhir, All England dan Swiss SS.

    Agaknya hal ini juga yang membuat BAM tak memenuhi undangan untuk melakukan simulasi Piala Thomas-Uber di Batam. Mereka ingin melakukan evaluasi intern karena di Piala Thomas akan bergabung dengan grup berat bersama Denmark dan Inggris.

    Pukulan paling telak tentu dialami ganda putra Koo Kien Keat/Tan Boon Heong. Ganda peringkat tiga dunia ini adalah juara bertahan di All England dan Swiss SS.

    Namun, pasangan yang diasuh Rexy Mainaky ini malah gagal total. Hasil ini membuat geram Dirjen Dewan Olahraga Nasional, Datuk Zolkples Embong.

    “Kami sudah habiskan uang banyak untuk mereka. Mungkin kami tak akan terlalu marah jika mereka kalah dari pasangan yang peringkatnya lebih tinggi seperti Markis Kido/Hendra Setiawan atau Cai Yun/Fu Haifeng,” sebut Zolkples di The Star.

    Di All England, Koo/Tan kalah dari ganda Jepang nonunggulan, Shintaro Ikeda/Shuichi Sakamoto, 18-21, 19-21 di babak pertama. Di Swiss SS, mereka takluk dari juniornya Mohd Zakry Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari, 19-21, 17-21, di babak kedua.

    Prestasi buruk ini membuat mereka terancam turun peringkat. Tentu hal ini tak diharapkan. Maklum, Koo/Tan diharap bisa menyumbang emas pertama buat Malaysia di ajang Olimpiade di Beijing 2008.

    “Mengubah program hanya beberapa bulan sebelum Olimpiade juga tak benar. Kami akan tunggu penjelasan pelatih dan pemain soal hasil ini,” ujar Zolkples. (win)

    Sampoerna Hijau Voli Proliga
    Solo Bertabur Bintang

    GOR Bhinneka Solo bakal meriah. Bintang-bintang voli berlaga di sana, Sabtu (22/3), dalam Sampoerna Hijau Voli Proliga All-Star. Untuk pertama kalinya Solo menjadi tuan rumah Proliga. Biasanya GOR Bhinneka identik dengan basket.

    “Solo pertama kalinya menjadi tuan rumah All-Star. kami pun sudah menyiapkan tempat untuk pemasangan tiang dan net voli,” kata Ketut Sudadi dari PP PBVSI.

    Tak kebagian seri kompetisi, Solo boleh bangga mereka bakal menyaksikan para bintang berlaga mempertunjukkan kebolehan. “Kami siap memberikan yang terbaik bagi pencinta voli di Solo,” kata Dwi Sari Iswaningsih, quicker Jakarta BNI Taplus, yang bakal bergabung dengan tim putri Spirit.

    Tim putri Spirit berintikan pemain dari Wilayah Barat, yakni BNI, Bogor Prayoga, dan Jakarta Electric PLN. Lawannya, Dynamic, adalah kumpulan bintang dari wilayah timur, yaitu Surabaya Bank Jatim, Gresik Petrokimia, dan Jakarta Popsivo Polwan. Popsivo dikategorikan tim Wilayah Timur karena mengambil markas penyelenggaraan di Jember, Jawa Timur.

    Di bagian putra, pasukan Spirit terdiri dari pemain asal klub Jakarta P2B Sananta dan Jakarta BNI Taplus, sedangkan tim Dynamic gabungan pemain dari klub Surabaya Samator, Bantul Yuso Tomkins, dan Jember Pemkab. “Dynamic akan mengalahkan Spirit,” tegas manajer tim Dynamic putri, Lutfi Sukri.

    Pemenang pertandingan akan memperoleh hadiah Rp 15 juta. Yang kalah masih berhak atas hadiah Rp 10 juta. Di kubu tim Dynamic terdapat debutan Proliga All-Star asal Bantul Yuso Tomkins, Ramzil Huda dan toser Martono. Bersama seniornya, Andri Widiatmoko, M. Zainuddin, serta Miko Fajar, pasukan Yuso ini berada satu tim dengan skuad juara bertahan Surabaya Samator dan bakal dipandu pelatih berpengalaman asal Yuso, Putut Marhaento.

    Mereka akan ditantang dua toser kawakan, Loudryans Maspaitella dan Erwin Rusni, yang akan memberikan umpan matang kepada spiker Spirit, M. Riviansyah, Joko Mardianto, atau quicker andal, Brian Alfianto dan Asep Sutrisna. Mereka ditangani pelatih muda potensial dari Jakarta Sananta, Benny Martarius.

    Di bagian putri, publik Solo akan bisa menyaksikan ketajaman serangan pemain asing seperti Danielle Mancuso. Isabelle “Izzy” Czverniak dan Barb Bellini atau pasukan asal Cina, Jin Bing Kun, Zhao Yuan, Kong Yuan, dan Wen Yuan.

    “Sandra Bendimere asal Bogor Prayoga sebenarnya juga bagus, namun ia baru bermain di seri terakhir di Bogor,” kata Ketut.

    Yang pasti publik voli Solo bakal terhibur aksi para bintang. Enggak ada yang seseru Sampoerna Hijau Voli Proliga! (Roosyudhi Priyanto)

    DATA-FAKTA
    ----------------------------
    PUTRI
    Dynamic
    Lilin Lindawati (Toser/Surabaya Bank Jatim)
    Susanti Martalia (Spiker/Surabaya Bank Jatim)
    Isabelle Czverniak (Spiker/Surabaya Bank Jatim)
    Anna Yohana (Libero/Surabaya Bank Jatim)
    Rianita Panirwan (Quicker/Surabaya Bank Jatim)
    Rita Kurniati (Toser/Jakarta Popsivo Polwan)
    Yati Sri Susilowati (Spiker/Jakarta Popsivo Polwan)
    Dani Mancuso (Spiker/Jakarta Popsivo Polwan)
    Jin Bing Kun (Spiker/Gresik Petrokimia)
    Zhao Yuan (Spiker/Gresik Petrokimia)
    Novi Merliana (Quicker/Gresik Petrokimia)
    Novia (Quicker/Gresik Petrokimia)
    Manajer: Lutfi Sukri)
    Coach: Huang Miancheng)
    Asisten: Dadang Sudrajat)

    Spirit
    Novriali Yami (Spiker/Bogor Prayoga Unitas)
    Mella Marshelina (Quicker/Bogor Prayoga Unitas)
    Maya Kurnia Indri (Quicker/Bogor Prayoga Unitas)
    Eri Widiastuti (Spiker/Bogor Prayoga Unitas)
    Puspita Dewirani (Toser/Jakarta BNI Taplus)
    Barb Bellini (Spiker/Jakarta BNI Taplus)
    Dwi Sari Iswaningsih QuickerJakarta BNI Taplus)
    Yulianingsih (Toser/Jakarta Electric PLN)
    Lilis Suryani (Libero/Jakarta Electric PLN)
    Berlian Marsheila (Spiker/Jakarta Electric PLN)
    Kong Yuan (Spiker/Jakarta Electric PLN)
    Wen Yuan (Spiker/Jakarta Electric PLN)
    Manajer: Pediarto Adiwibowo)
    Coach: Victor Laiyan)
    Asisten: M. Anshori)

    PUTRA
    Dynamic
    Didi Irwadi (Toser/Surabaya Samator)
    Fadlan A. Karim (Libero/Surabaya Samator)
    Joni Sugiyatno (Quicker/Surabaya Samator)
    Affan Priyo W. (Quicker/Surabaya Samator)
    Aris A. Rizqon (Spiker/Surabaya Samator)
    Martono (Toser/Bantul Yuso Tomkins)
    M. Zainuddin (Quicker/Bantul Yuso Tomkins)
    Ramzil Huda (Spiker/Bantul Yuso Tomkins)
    Andri Widiatmoko (Spiker/Bantul Yuso Tomkins)
    Miko Fajar B. (Spiker/Bantul Yuso Tomkins)
    Kasoni Mufid (Spiker/Jember Pemkab)
    Luis Hernandez (Spiker/Jember Pemkab)
    Manajer : Achmad Juniarto)
    Coach : Putut Marhaento)
    Asisten : Ibarsjah)

    Spirit
    Erwin Rusni (Toser/Jakarta P2B Sananta)
    Usep Suparman (Libero/Jakarta P2B Sananta)
    Brian Alfianto (Quicker/Jakarta P2B Sananta)
    YuriTexeira (Spiker/Jakarta P2B Sananta)
    M. Riviansyah (Spiker/Jakarta P2B Sananta)
    Joko Mardianto (Spiker/Jakarta P2B Sananta)
    Loudryans Maspaitella TosserJakarta BNI Taplus)
    Asep Sutrisna (Quicker/Jakarta BNI Taplus)
    Teddy Hidayat (Quicker/Jakarta BNI Taplus)
    Uus Susansyah (Spiker/Jakarta BNI Taplus)
    Jack Cabbot (Quicker/Jakarta BNI Taplus)
    Lutfi Anshor (Spiker/Jakarta BNI Taplus)
    Manajer : Ketut Sudadi
    Coach : Benny Martarius
    Asisten : Chandra Halim

    Pertimbangan Nasional

    Pemilihan pemain di laga bintang dilakukan setiap seri oleh wartawan ditambah masukan dari dewan wasit serta para pelatih. “Keputusan akhir ditentukan manajemen Proliga,” tutur Lutfi Sukri, manajer tim Dynamic putri.

    Berdasar berbagai masukan, Brian Alfianto tampil menggantikan Heryanto. Keduanya dari Jakarta P2B Sananta. “Brian pemain bagus, tapi pada seri di Jakarta ia tak bisa tampil. Itu sebabnya suaranya kurang. Pertimbangan sebagai pemain nasional serta kualitas teknis membuat ia dipilih,” terangnya.

    Di bagian putri, Novriali Yami (Bogor Prayoga) menggantikan Rosalia Maya (Jakarta Electric PLN) dan Novia menggantikan rekannya sesama klub Gresik Petrokimia, Dini Indahsari. “Maya konon cedera, sementara Dini baru mengalami kecelakaan,” jelas Lutfi lagi. (erpe)

    Pacific Life Terbuka
    Nadal Fokus ke 500 Poin

    Nafsu Rafael Nadal (21) untuk mendekati petenis nomor satu dunia, Roger Federer, kian mendekati kenyataan. Targetnya, meraih poin 500 jika berhasil mempertahankan gelar di turnamen Pacific Life Terbuka.

    Rafael Nadal, tetap serius melawan petenis wild card. (Foto: Getty Images)
    Sebagai ilustrasi, poin Nadal hingga pekan lalu 5.980, sedangkan Federer memimpin dengan 6.330. Pada laga yang dipentaskan di Indian Wells, California, itu Nadal tetap fokus sekalipun hanya melayani petenis wild card asal AS Donald Young. Alhasil, petenis Spanyol jagoan lapangan tanah liat tersebut menang mudah 6-1 dan 6–3.

    Nadal, yang diunggulkan di tempat kedua, jelas terlalu perkasa bagi Young. Dengan mengambil keuntungan atas minimnya pengalaman pemain berusia 18 tahun itu, Nadal menyudahi perlawanan Young dalam tempo 1 jam 22 menit.

    “Semua pertandingan penting bagi saya, apalagi saya harus mempertahankan gelar,” ujar Nadal setelah bertanding. “Saya memang belum menampilkan permainan terbaik, tapi saya tidak bermain buruk,” lanjutnya lagi.

    Rawan Terganjal

    Di babak berikutnya juara bertahan ini akan kembali bertemu Jo-Wilfried Tsonga, yang mengandaskan rekan senegara, Paul-Henri Mathieu, 7-6 (5), 6-4.

    Petenis nomor dua dunia ini mengatakan sangat penting baginya untuk dapat bermain lebih agresif dengan servis akurat kala meladeni Tsonga. Maklum, Tsonga sempat mendepak Nadal di semifinal Australia Terbuka 2007. Jika lengah, Nadal rawan terjegal untuk kedua kali.

    Sementara itu juara Australia Terbuka Novak Djokovic (Serbia) juga melaju ke babak keempat berkat kemenangan straight set atas Philipp Kohlschreiber (Jerman) 6–3, 6–2.

    Kejutan justru dibuat petenis nonunggulan asal Korea Selatan, Lee Hyung-taik, yang menghentikan perjalanan petenis nomor lima dunia David Ferrer (Spanyol) dalam pertarungan sengit 7–6 (7–5), 6–7 (5–7), dan 7-6 (7–3).

    Turnamen yang berhadiah total 3.6 juta dolar AS itu kian menarik saja. Akankah Hyung-taik terus mengagetkan publik tenis dunia? Atau malah Tsonga menggusur Nadal? (Teguh Nurtanto/cw-5)

    Sepakbola Bayaran Tanpa Hati

    Sebelum bicara soal sepakbola, saya ingin menceritakan sebuah pengalaman lima tahun silam. Saat itu saya beberapa kali mewakili BOLA berbicara soal isu hangat seputar internasional di sebuah stasiun radio di Jakarta.

    Pengudaraan talk-show tersebut berbarengan dengan periode kepulangan para pekerja ibu kota dari kantor. Jelas jalanan tengah macet.

    So, ketimbang puyeng memilih rute yang tidak terkena aturan three in one, saya kerap memutuskan menumpang ojek dari bilangan Palmerah ke radio di kawasan Bundaran Hotel Indonesia itu.

    Dengan menumpang ojek, saya juga tidak pusing memikirkan mencari tempat parkir. Naik ojek memang banyak untungnya. Namun, itu kadang harus dibayar dengan hilangnya privasi.

    Saya sering harus rela dibonceng seorang tukang ojek yang aroma tubuhnya sangat jauh dari harum. Keadaannya bertambah ”horor” kalau kita disodori helm berbau apek untuk dikenakan plus disertai juga sikap ugal-ugalan dari sang ”pilot”.

    Kedekatan fisik antara saya dan tukang ojek adalah sebuah ”keintiman yang dibangun secara terpaksa”, karena desakan keadaan. Ini pulalah alasan kenapa saat berusia belasan tahun saya tidak pernah mau menumpang ojek.

    Kala remaja, saya lebih memilih kecapaian berjalan kaki ketimbang harus merapatkan tubuh dengan seorang yang tidak kita kenal di sebuah kendaraan roda dua.

    Pertemuan dengan Gilberto

    Well, keintiman gadungan ini juga sering terjadi di dunia sepakbola bayaran. Tengoklah nasib Gilberto Silva. Ia datang ke Arsenal segera sesudah membawa Selecao menjadi kampiun dunia pada 2002 tanpa bayangan pasti mengenai jagat Premier League yang amat kompetitif.

    Gilberto mau bermain di London lantaran Wenger menjamin jangkar berwajah sendu ini tidak kesepian dan mengalami culture shock. Kala itu di skuad Arsenal telah lebih dulu bercokol Brasileiro lain, Eduardo “Edu” Cesar Gaspar.

    Ujungnya, Gilberto sukses membawa Gunners meraih mahkota Premiership. Edu dan dirinya sukses mengantar Arsenal menjadi juara liga 2003/04. Ironisnya, kepindahan Edu pada musim panas 2005 ke Valencia membuat Gilberto merana karena kehilangan seorang sahabat dekat.

    Ketika saya berjumpa langsung dengan Gilberto pada Piala Konfederasi 2005 di Jerman, ia menyatakan tidak yakin akan terus bertahan seiring meredupnya warna Brasil di Arsenal. “Mungkin itu sebabnya saya lebih suka bermain di tim nasional, rasanya seperti bermain di tengah keluarga dekat,” katanya.

    Pemain berbanderol 4,5 juta pound alias 82,6 miliar rupiah tersebut kemudian jadi satu-satunya darah Samba di Arsenal pada 2005/06. Karena merasa terasing, permainannya pun menurun

    Semusim kemudian Wenger meminjam Julio Baptista dari Real Madrid dan mempromosikan Denilson Neves (20) dari reserve team. Ternyata usaha membrasilkan Arsenal ini tak jua membuat Gilberto bangkit dari tidur.

    Rupanya pria yang gemar memetik gitar ini tidak suka kehidupan malam seperti Baptista dan memang terlalu senior untuk jadi kawan sepermainan Denilson. Namun, Wenger tak kehabisan akal. Pada musim yang sama lelaki berumur 31 tahun itu didaulat sang pelatih untuk menjadi wakil kapten.

    Insting Khas Pelatih

    Ngapain Wenger repot-repot menggenjot mood Gilberto? Soalnya Arsenal butuh hati, butuh pemimpin. Para pemain muda The North Londoners akan sekadar menjadi pekerja keras berteknik tinggi yang kehilangan arah tanpa sosok yang dituakan.

    Kenapa harus Gilberto? Insting pelatih memang khas, sulit dimengerti. Namun, semua terjawab ketika pemain bernama asli Gilberto Aparecido da Silva itu dipanggil Carlos Dunga ke Copa America 2007 sebagai kapten Selecao. Brasil terbukti keluar sebagai juara di pesta bola se-Amerika Selatan itu!

    Menurut saya, ini ibarat hati Gilberto berdenyut ketika dirinya bermain untuk negara, tapi tidak untuk Arsenal. Keterlibatan hati dalam di lapangan hijau adalah kunci munculnya kreativitas.

    Jadi itulah jawaban bagi Wenger saat ia bertanya tentang ke mana perginya kreativitas anak-anak buahnya saat mereka empat kali mendapatkan hasil imbang beruntun lalu tersalip Manchester United di Premier League bulan ini.

    Tanpa sifat kreatif, Gunners mentok menghadapi klub yang bermain negatif. Mereka hanya berpeluang besar saat menghadapi rival dengan orientasi permainan yang sama agresifnya. Nah, untuk jadi juara, jelas semua tipe lawan harus bisa diatasi. Mutlak: hati harus selalu dilibatkan.

    Ancelotti Tampik Isu Gantikan Donadoni

    Milan - Belum diperpanjangnya kontrak Roberto Donadoni memunculkan berbagai isu, salah satunya ia akan digantikan oleh Carlo Ancelotti. Namun pelatih AC Milan itu langsung membantahnya.

    "Saya yakin itu tidak mungkin," demikian bantahan yang dikeluarkan Ancelotti seperti dilansir YahooSports, Sabtu (22/3/2008).

    Terikat kontrak dengan Milan menjadi alasan utama Ancelotti membantah isu tersebut. Jikapun memang diminati, timnas Italia masih harus menunggu hingga 2010, di mana masa kontraknya berakhir.

    Selain itu, menurut Ancelotti rumor tersebut juga tidak beralasan karena ia menilai Donadoni tampil bagus membawa Italia ke Euro 2008.

    "Donadoni pantas bertahan. Ia mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan saya harap ia bisa menghadapi Piala Eropa dengan tenang dan membawa tim nasional Italia ke Piala Dunia 2010," tandasnya.

Footer:

The content of this website belongs to a private person, blog.co.uk is not responsible for the content of this website.