
« on: March 05, 2008, 12:43:06 AM »
Here are 6 great tips you can use!
1. Awareness of your own interaction with other people is the first step in improving your communication skills.
Learn to identify which types of situations make you uncomfortable and then modify your behavior to achieve positive results is a critical step in improving your communication skills.
You can learn to become aware of behaviors in other people that prompt you to respond in negative ways and modify your own behavior to turn the situation into a positive experience.
2. You must accept responsibility for your own behavior and do not fear apologizing for errors in judgment or insensitive actions.
Asking others for honest feedback about the way you interact with others can be very helpful. Accept the negative feedback along with the positive and make changes accordingly.
3. Your non-verbal communication is equally as important as the things that you say. Positive body language is extremely important in your interactions with other people. If your words and your actions do not match, you will have a difficult time succeeding in social situations.
4. In order to learn how to improve your communication skills, you must become a great listener. You must fight the urge to respond immediately and really listen to what the other person is trying to communicate. Offering suggestions or criticism before you are certain of the other person's intent can only lead to frustration for both parties.
5. Improving your communication skills is a process and cannot be accomplished overnight. Trying to improve or change too many things at once will be counter-productive. You will become discouraged and overwhelmed if you attempt to change your entire personality all at once. Choose one or two traits at a time and work on those over a period of time. Learn to take advantage of your personal strengths and make a positive impact on others.
6. Maximize your positive personality traits and use them in your interactions with others. Good communication and great listening skills are the most important tools you can use in improving your communication skills.
You can learn how to improve your communication skills by developing excellent listening skills, learning to resolve problems and conflicts, understanding body language, and accepting responsibility for your own negative behavior.
Determination and self-awareness will make your desire to improve your communication skills a reality.
You can change your life and now is the time to start.
Memperkuat Rasa Syukur
Di artikel sebelumnya telah saya jelaskan bahwa, rasa syukur yang tulus akan mengaktifkan Law of Attraction atau keberuntungan dalam hidup kita. Lalu bagaimanakah caranya memupuk dan mengembangkan rasa syukur kita ?
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, terutama bagi Anda yang belum menjadikan syukur sebagai sesuatu yang otomatis.
Cara pertama adalah dengan membuat Jurnal Rasa Syukur, yaitu sebuah buku atau catatan harian yang berisi semua ungkapan rasa syukur, ucapan terima kasih, kesenangan atau peristiwa keberuntungan yang Anda alami selama ini. Michael Losier menyebutnya sebagai Jurnal Bukti Kemakmuran (Journal of Abundance Evidence). Saya lebih senang menyebutnya sebagai Buku Harian Keberuntungan (Lucky Diary) sebagaimana istilah yang dikemukakan oleh Richard Wiseman dalam bukunya Luck Factor.
Dengan membuat Buku Harian Keberuntungan, maka kita akan menyadari bahwa nikmat yang diberikan Tuhan itu sangat banyak yang sudah kita rasakan, walaupun sebenarnya sangat jauh lebih banyak dari yang kita mampu menghitungnya. Dengan membuat Buku Harian Keberuntungan, kita akan lebih menyadari betapa Tuhan mencintai makhlukNya. Betapa beruntungnya kita. Dengan kesadaran itu, maka kita akan mudah bersyukur kepadaNya. Buku Harian Keberuntungan juga akan membuat kita terus merasa berkelimpahan. Perasaan kita jadi enak (feel good) dan pada akhirnya akan mengaktifkan Hukum Ketertarikan.
Bagi orang-orang yang merasa bahwa hidupnya belum beruntung, penuh dengan kesialan dan penderitaan, maka cara ini cocok untuk dilakukan. Karena jika orang-orang semacam ini terus mengeluh dan mengeluh terus, maka mereka akan semakin jauh dari keberuntungan. Hukum Ketertarikan tidak akan bekerja pada orang-orang yang feel bad. Oleh sebab itu bersyukurlah agar bisa feel good. Bersyukurlah terhadap hal-hal rutin yang jarang kita syukuri, misalnya kesehatan kita, keluarga kita dan sebagainya.
Cara kedua adalah dengan ”melihat ke bawah”, yaitu memperhatikan orang–orang yang lebih ”tidak beruntung” dibandingkan kita, antara lain orang-orang yang lebih miskin, lebih bodoh, lebih susah, lebih menderita, lebih gendut, lebih jelek, lebih sial dan sejenisnya.
Bersyukurlah karena Anda memiliki pekerjaan, sementara banyak orang terpaksa harus mengemis untuk hidup. (Lihat di jalanan, banyak anak-anak terpaksa mengemis agar tetap survive). Bersyukurlah Anda dapat mengenyam pendidikan yang layak, sementara banyak orang yang membacapun tidak bisa. (Lihat di daerah terpencil dimana para orang tua belum sadar dengan pentingnya pendidikan). Bersyukurlah Anda masih dapat makan tiga kali sehari, sementara di belahan dunia yang lain banyak orang yang menjadi kurus kering dan kurang gizi (Lihat di beberapa negara Afrika yang rakyatnya menderita karena perang dan kelaparan). Dan bersyukurlah karena Anda masih dapat bernafas, sementara banyak orang yang untuk bernafas saja masih memerlukan bantuan. (Lihat di berbagai rumah sakit dimana orang memerlukan alat dan ’mesin’ agar bisa tetap bernafas).
Cara ini juga bisa dipakai jika Anda mengalami suatu kesialan atau kejadian yang tidak menguntungkan. Pandanglah kesialan Anda dari sisi yang positif, perlunaklah dampak kesialan itu dan bayangkan bahwa keadaan bisa lebih buruk lagi. Ungkapan-ungkapan seperti, ”Untung cuma kepleset, coba kalau jatuh”, ”Untung masih selamat, penumpang yang lain pada mati”, ”Syukurlah hanya rugi sedikit, belum sampai satu milyar”, ”Tidak naik kelas nggak apa-apa, berarti guru-gurumu masih menyayangimu” , ”Gajiku hanya naik 5%, tapi aku bersyukur karena di perusahaan lain banyak yang tidak naik gaji” dan sebagainya, adalah contoh-contoh memandang kesialan atau ketidakberuntungan secara positif agar Anda tidak semakin larut dalam kesedihan dan Anda akan tetap bersyukur. Saya kira dalam falsafah Jawa sangat dikenal prinsip ini, makanya banyak orang tua memberi nama anaknya ”Untung” atau ”Bejo”.
Mungkin Anda bertanya, ”Lha, kalau kita bersyukur terus, kapan majunya, apakah ini tidak berarti pasrah dengan keadaan dan tak mau berusaha agar lebih baik ?” Pertanyaan yang bagus. Tetapi harus diingat bahwa kita berbicara mengenai hal yang telah terjadi, bukan masa depan. Ini hanyalah masalah waktu terjadinya (kalau di dalam pelajaran Bahasa Inggris disebut dengan tenses, ada past tense ada juga future tense). Kunci jawabannya adalah ”semua yang telah terjadi harus disyukuri”, karena tidak ada gunanya disesali. Aa Gym sering membuat perumpamaan, ”Kalau nasi sudah menjadi bubur, ya sudah. Tambahkan santan, kasih irisan daging ayam, kasih bawang goreng dan krupuk. Maka jadilah bubur ayam.” Jadi, ambil sisi positif dari kejadian yang sudah terjadi. Sedangkan yang menyangkut masa depan, boleh disyukuri dan sangat disarankan untuk mengharapkan yang lebih baik. Bisa dipahami kan ?
Kembali ke cara bersyukur, cara yang ketiga adalah dengan banyak memberi, bersedekah, bermurah hati dan melayani orang lain. Dengan banyak memberi (bukan hanya uang, tetapi apapun juga), maka akan tercipta mentalitas kelimpahan (abundance consciousness) sehingga kita akan lebih bersyukur lagi dan akan mengaktivasi Hukum Ketertarikan. Akhirnya hidup kita akan lebih beruntung lagi. Begitu seterusnya, yang akan berulang lagi seperti sebuah siklus atau lingkaran, tapi lingkaran malaikat, bukan lingkaran setan.
Dan cara keempat, mulai dan akhiri hidup Anda setiap hari dengan rasa syukur. Ketika mau tidur, ucapkan syukur kepada Tuhan, masukkanlah ke dalam hati, rasakan betapa Tuhan telah melindungi hidup Anda selama seharian penuh. Teruslah mengucap syukur sampai Anda terlelap dalam tidur (saat otak dalam gelombang alpha atau theta). Dengan demikian maka tidur Anda akan tenang dan damai, tidur yang berkualitas, tidur yang bisa menghadirkan ide-ide segar ketika Anda ’pasif’ di gelombang alpha, theta dan delta. Demikian pula, lakukan hal yang sama ketika Anda bangun tidur di pagi hari. Bersyukurlah karena Tuhan (melalui para malaikatNya) telah menjaga Anda sepanjang malam. Bersyukurlah karena Anda bisa bangun dengan segar di pagi hari dan siap untuk melakukan aktivitas dengan bersemangat lagi di hari yang baru. Dengan cara itu maka hidup Anda akan selalu diliputi oleh rasa syukur. Wish You Luck. (SA).
The power of no!
oleh : Anthony Dio Martin
Pembaca, saya ingin share kepada Anda soal kekuatan dari mengatakan TIDAK dalam hidup kita. Bukankah kita lebih banyak diajar untuk mengatakan YA kepada orang lain serta tidak menolak orang lain, sejak kita masih kecil.
Jadi, adakah sisi positif dari mengatakan TIDAK dalam hidup kita. Tentu! Dan saya berikan contoh kasusnya. Saya teringat saat saya memutuskan untuk mengambil ilmu psikologi sebagai dasar basis ilmu saya, saat kuliah. Sanak saudara saya mengatakan "Jangan deh. Apa sih yang bisa diharapkan dari ilmu psikologi". Saya mengatakan TIDAK kepada mereka. Dan saya sangat gembira karena bisa teguh pada keputusan saya.
Ternyata ilmu psikologi menjadi fundamental yang bagus bagi saya dalam menulis, memberikan training serta menjadi seorang pembicara. Begitu juga, saat memulai karir sebagai trainer. Saya keluar dari perusahaan dan meninggalkan karir yang begitu menjanjikan.
Ketika menjadi freelance trainer, berbagai perusahaan dan eksekutif search mencari saya dengan berbagai paket yang menggiurkan. Tapi, saya senang bisa berkata TIDAK pada tawaran mereka sehingga saya bisa berfokus untuk mewujudkan impian saya, dalam usia yang relatif muda.
Pembaca, memang betul sejak kecil kita dibiasakan untuk mengatakan YA, tidak boleh mengecewakan orang lain, membuat orang lain senang dengan setuju ataupun memberikan peng-YA-an kepada mereka. Tetapi, ujung-ujungnya banyak cita-cita dan mimpi yang akhirnya terkorbankan karena kita tidak mampu berkata TIDAK. Percayalah, untuk bisa sukses kadang kita harus bisa belajar mengatakan TIDAK pada tempatnya.
Sikap negatif
Pertama, mengatakan TIDAK kepada orang yang bersikap negatif terhadap ide dan mimpi Anda. Saya seringkali mengingatkan bahwa 'opini adalah komoditas yang paling murah'. Saat Anda memberikan ide Anda, biasanya Anda harus siap menerima berbagai komentar, termasuk segala komentar yang negatif.
Saat itu, lihatlah baik-baik dan lihat kredibilitas orang yang mengatakan. Jika perlu, jangan membiarkan mereka mencuri mimpi Anda hanya karena sebuah kata TIDAK yang mereka ucapkan.
Para penulis buku Chicken Soup for the Soul berisi kumpulan artikel inspirasi terkenal sempat dibilang TIDAK oleh penerbit. Tetapi, karena mereka tidak mau terpengaruh akhirnya buku tersebut hingga sekarang menjadi buku yang begitu banyak menyentuh orang. Jadi, jika ada orang yang bermaksud negatif dan mengatakan tidak kepada mimpi yang Anda yakini, katakan saja, TERIMA KASIH dan teruslah berjuang untuk mimpimu.
Kedua, mengatakan TIDAK kepada aktivitas yang mengacaukan Anda dari kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Adalah sangat umum, godaan untuk istirahat dan bersenang-senang memboroskan waktu dengan tidak produktif. Terkadang ada pula godaan untuk chit-chat, godaan untuk ngobrol yang tidak produktif ataupun acara-acara popular yang berlebih-an, yang akhirnya banyak menghabiskan waktu Anda yang bermanfaat.
Terkadang, agar hidup Anda menjadi lebih berbuah, maka Anda harus berani mengatakan TIDAK kepada mereka yang ingin mencuri waktu Anda. Ingatlah selalu, 'kalau Anda tidak mulai belajar mengendalikan waktu Anda maka orang lainlah yang mulai akan mengendalikan waktu Anda'. Take control of your own time.
Ketiga, mengatakan TIDAK kepada tawaran-tawaran yang tampaknya menggiurkan tetapi mengacaukan Anda dari cita-cita Anda. Memang, musuh dari sesuatu yang baik adalah sesuatu yang lebih baik.
Kadang-kadang, ada hal-hal yang kelihatannya berguna dan bermanfaat, tetapi kalau ki-ta perhatikan baik-baik, maka hal tersebut sebenarnya tidaklah membawa kita lebih dekat dengan cita-cita kita.
Saya salut dengan seorang rekan saya yang membaktikan hidupnya untuk melayani kehidupan rohani para mahasiswa. Saya tahu bahwa ia pun mungkin membutuhkan dana untuk kehidupan keluarganya.
Tetapi saat ada undangan untuk berbicara di kota lain. Ternyata ia menolak dengan mengatakan dengan sopan, "Iya saya memang membutuhkan dana tetapi saya sudah memutuskan menghabiskan minggu ini untuk memberikan konseling pada para mahasiswa dampingan saya. Terpaksa saya katakan TIDAK karena saya sudah punya komitmen waktu dalam minggu ini".
Keempat, mengatakan TIDAK kepada berbagai godaan yang justru menjatuhkan Anda dari sisi martabat dan moral Anda. Dikatakan bahwa seringkali HARTA, TAHTA dan WANITA banyak menjadi godaan yang menjatuhkan. Kisah yang terjadi sejak penciptaan manusia pertama.
Tetapi sering godaan ini akan bagus jika sejak awal kita tidak menerimanya. Misalkan pernah tawaran mendapatkan proyek tertentu tetapi harus dengan menyediakan wanita ataupun sejumlah uang suap.
Celakanya sekali kita terbiasa dengan proses kerja seperti ini, maka kitapun akan jadi keterusan menjalankan bisnis dengan cara seperti itu. Dalam situasi seperti ini, maka akan menjadi sulit bagi kita untuk mengajarkan nilai-nilai yang positif dan baik kepada bawahan maupun anak-anak kita, kalau kita sendiri tidak punya integritas.
aya masih ingat, betapa kagetnya saya saat seorang aktivis yang dulunya dikenal jujur akhirnya terbukti korupsi dan masuk penjara. Ternyata segala sesuatu dimulai dari 'menerima' dan terlalu toleran dengan hal yang kecil. Ketidakmampuan mengatakan TIDAK akhirnya menjeratnya ke penjara.
Kelima, mengatakan TIDAK kepada orang yang mengatakan TIDAK kepada Anda. Dalam hidup kadang-kadang kita harus persisten. Inilah maksud dari keberanian mengatakan TIDAK ini.
Saya teringat dengan cerita lucu tentang seorang direktur yang mengatakan bahwa dia telah menolak lima kali seorang sales yang melamar lewat sekretarisnya untuk jadi sales di tempatnya.
Si sales ini dengan tersenyum hanya berkata, "Saya orang yang lima kali ditolak itu!". Tetapi, akhirnya justru dialah yang diterima jadi sales. Pembaca, kadang kita pun harus berani bilang TIDAK kepada orang yang berkata TIDAK kepada kita.
Jelang Inggris vs Prancis
Benzema Out, Trez In
Jakarta - Striker Prancis yang tengah bersinar, Karim Benzema dipastikan tak akan bertanding menghadapi Inggris karena cedera. Ini menjadi berkah buat David Trezeguet yang dipilih jadi pengganti.
Benzema bukan satu-satunya pemain akan akan absen saat Les Bleus bertandang ke Inggris, Kamis (27/3/2008) mendatang. Raymond Domenech juga ditinggal Bacary Sagna dan Sebastian Frey yang terpaksa mundur dari skuad.
Benzema mengalami cedera saat membantu Lyon menundukkan Paris St Germain hari Minggu kemarin, posisinya digantikan striker berpengalaman, David Trezeguet. Ini adalah untuk kali pertama Trez berseragam Prancis dalam kurun setahun lebih, terakhir dia dipanggil ke timnas adalah Februari 2007.
Sementara Sagna yang malam tadi mencetak gol pertamanya untuk Arsenal ke gawang Chelsea juga mengalami cedera. Dia bahkan tak bisa menyelesaikan laga dan ditarik keluar menit di menit 71 saat The Gunners takluk oleh Chelsea. Sebagai pengganti dipilih bek kanan Lyon, Anthony Reveillere.
Tak ada keterangan pasti yang didapat soal absennya Frey. Namun kiper Fiorentina itu dikabarkan mendapat izin khusus untuk absen. Kiper Nice, Hugo Lloris dipilih untuk melapis Gregory Coupet. (din/ian)
Madrid Dalam Ancaman
Jakarta - Enam kekalahan diderita Real Madrid dalam delapan laga terakhir. Selepas pekan ke-29 mereka memang masih di pucuk klasemen, meski begitu Los Blancos kini tengah dalam ancaman.
Perjalanan dua klub penghuni puncak klasemen Liga Spanyol musim ini terbilang unik. Baik Madrid maupun Barcelona terlalu sering terpeleset yang membuat balapan menuju gelar juara sulit diprediksi.
Mungkin Madrid yang mengalami penyesalan terbesar dari serangkaian kegagalan tersebut. Punya banyak peluang untuk menjauhkan jaraknya dengan para pesaing, Raul Gonzales cs kini sudah mengumpulkan tujuh kekalahan di Liga Spanyol saja -- bandingkan dengan Barca yang baru lima kali kalah.
Menyusul kekalahan atas Valencia dinihari tadi, keunggulan Madrid atas Barca, yang pada laga lain justru meraih kemenangan meyakinkan, kini hanya empat poin. Sementara Villareal dengan setia membayangi di posisi tiga terpaut enam angka.
Kekalahan tersebut meneruskan tren Los Blancos yang terus menurun sejak bulan lalu. Dalam delapan pertandingan terakhir di semua ajang, pengoleksi terbanyak tropi Liga Champions itu tumbang enam kali.
"Sangat mengecewakan kalah dalam pertandingan seperti ini. Tapi ini bukan hal yang aneh dalam sepakbola - Anda tak akan pernah tahu itu akan terjadi," ungkap Bernd Schuster menanggapi kekalahan timnya seperti diberitakan Goal.
Sayangnya Grafik permainan Madrid mungkin belum akan membaik dalam beberapa ke depan karena di laga selanjutnya mereka akan menjamu peringkat lima, Sevilla. Sepekan berselang Madrid akan bertandang ke tim yang menaklukkan mereka di ajang Copa del Rey, Real Mallorca.
Shuster harusnya mulai waspada dengan kondisi ini mengingat liga tinggal satu-satunya harapan untuk meraih tropi musim ini. Setelah cukup meyakinkan di awal musim, hampa gelar tentu bukan sesuatu yang diharapkan petinggi Los Merengues.
"(Kemenangan) 4-1 adalah cara yang tepat untuk menjaga kepercayaan diri. Itu juga cara yang baik untuk memulai paruh kedua," ungkap Andres Iniesta mengomentari kemenangan yang diraih Barca atas Valladolid dan berujung terbukanya kembali persaingan menuju tangga juara.
Tapi Barca dan Madrid seharusnya juga tak melupakan kalau ada yang dengan ketat membuntuti mereka di posisi tiga, Villarreal. Lama mengintip di bawah, diam-diam "Kapal Selam Kuning" bisa muncul ke permukaan mengejutkan dua pesaing utamanya. Lihatlah fakta bahwa Robert Pires dkk baru sekali kalah dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi. (din/ian)
Dikartu Karena Emosi?
Manchester - Dua kartu kuning yang diberikan Steve Bennett pada Javier Mascherano mengubah jalannya pertandingan. Konon, munculnya sanksi tersebut lebih karena faktor emosi keduanya.
Mascherano menjadi aktor utama drama tersebut. Ia sering terlihat melakukan tindakan terpuji dengan mengeluarkan kata-kata kasar.
Dari catatan detiksport, setidaknya empat kali ia membuat aksi yang tidak patut dicontoh. Tekel dua kaki pada Paul Scholes, yang berujung pada kartu kuning pertama, membuatnya mengeluarkan makian kepada Bennett. Semenit berselang, ia kembali melakukan kekerasan verbal pada Bennett, yang membuatnya memperingatkan Mascherano dengan menyuruhnya diam.
Di pertengahan babak pertama, ia mengkonfrontir keputusan hakim garis dengan menyindirnya seraya berisyarat "sebaiknya Anda mengenakan kacamata". Dan yang terakhir adalah ketika ia menerima kartu kuning kedua yang berbuah kartu merah. Yang disesalkan adalah Mascherano terus berusaha merangsek mendekati Bennett untuk melakukan protes meski sudah ditahan oleh rekan-rekannya, juga ofisial pertandingan dan tim.
Bahkan Rafa Benitez harus turun tangan untuk menenangkan pemain asal Argentina itu. "Saya bisa berbicara dengannya dalam bahasa Spanyol, jadi saya katakan,' Dengar, waktumu sudah berakhir.'." ungkapnya seperti diberitakan dalam situs resmi Liverpool.
Manajer The Kop itu menilai Mascherano terkejut dan tidak bisa menerima keputusan Bennett yang mengusirnya hanya karena bertanya.
Sementara di pihak Bennett sendiri, ada indikasi ia terprovokasi atas aksi Mascherano. Menjadi korban kekerasan verbal membuat emosi Bennett terpancing hingga akhirnya muncul kartu tersebut, walaupun tindakan yang dilakukannya sesuai dengan regulasi.
Pendapat Benitez? "Anda harus tanya langsung kepadanya."
"Sulit menjelaskan beberapa hal yang terjadi di lapangan dan saya pikir lebih baik tidak untuk diperbincangkan terlalu banyak saat ini," imbuhnya.
Apapun itu, selama profesionalitas dijunjung tinggi, emosi bisa terkontrol dengan baik.









No Comments/Trackbacks for this post yet...